Anda di halaman 1dari 15

OLEH:

BERLIAN REZKY PUTRI


RIRI ARDIAYUNI
Studi Ekologi / Korelasi
Definisi Studi Ekologi / Korelasi

Studi ekologi atau studi korelasi populasi adalah
studi epidemiologi dengan populasi sebagai unit
analisis, yang bertujuan mendeskripsikan hubungan
korelatif antara penyakit dan faktor-faktor yang
diminati peneliti.
Unit observasi dan unit analis pada studi ini adalah
kelompok (agregat) individu, komunitas atau
populasi yang lebih besar.
Agregat tersebut biasanya dibatasi oleh secara
geografik
Kekuatan studi ekologi
Kekuatan pada studi ekologikal adalah dapat
menggunakan data insidensi, prevalensi maupun
mortalitas( data sekunder).
Rancangan ini tepat sekali digunakan pada
penyelidikan awal hubungan penyakit, sebab mudah
dilakukan dan murah dengan memanfaatkan
informasi yang tersedia.
Dapat mengevaluasi program, kebijakan dan
regulasi.
Kelemahan studi ekologi
Studi ekologi tak dapat dipakai untuk menganalisis
hubungan sebab akibat
Karakteristik studi Ekologi / Korelasi
Penelitian korelasi tepat jika variabel kompleks dan
peneliti tidak mungkin melakukan manipulasi dan
mengontrol variabel seperti dalam penelitian
eksperimen.
Memungkinkan variabel diukur secara intensif
dalam setting (lingkungan) nyata.
Memungkinkan peneliti mendapatkan derajat
asosiasi yang signifikan

Tujuan Studi Ekologi / Korelasi
mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada suatu
faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada satu
atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien
korelasi.
untuk menentukan hubungan antara variabel, atau
untuk menggunakan hubungan tersebut untuk
membuat prediksi
Macam Penelitian Korelasional
Penelitian
hubungan
Penelitian
prediktif
Korelasi
multivariat


Rancangan Penelitian Ekologi /
Korelasional
Korelasi Bivariat
Regresi dan Prediksi
Regresi Jamak (Multiple Regresion)
Analisis Faktor
Rancangan korelasional yang digunakan untuk
menarik kesimpulan kausal
Analisis sistem (System Analysis
Contoh Studi Ekologi / Korelasi
Judul Penelitian :

Kualitas Pelayanan Karyawan Administrasi
Akademik, Survei di Politeknik Kesehatan Jakarta (
2003).

Cont....
Hipotesis Penelitian
Terdapat hubungan positif antara pengetahuan
administrasi akademik dan kualitas pelayanan
Terdapat hubungan positif antara komunikasi
interpersonal dan kualitas pelayanan
Terdapat hubungan positif antara kemampuan
berpikir mekanik dengan kualitas pelayanan
Terdapat hubungan positif antara pengetahuan
administrasi akademik, komunikasi interpersonal,
dan kemampuan berpikir mekanik secara bersama-
sama dengan kualitas pelayanan.( Rusmini,
2004:22).

Cont...
Metodologi Penelitian
Penelitian menggunakan metode survey dengan
pendekatan korelasional. Variabel bebas dalam
penelitian ini adalah pengetahuan administrasi
akademik (X
1
), komunikasi interpersonal(X
2
), dan
kemampuan berpikir mekanik (X
3
). Variabel
terikatnya adalah kualitas pelayanan (Y).

Cont...
Populasi : seluruh karyawan administrasi akademik
di Politeknik Kesehatan Jakarta yang berjumlah 121
orang dengan tingkat pendidikan SMA.
Sampel : diambil secara acak dari jumlah populasi
yaitu sebanyak 60 orang.

Cont...
Hasil Penelitian
Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara
pengetahuan administrasi akademik dan kualitas
pelayanan.
Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara
komunitas interpersonal dan kualitas pelayanan.
Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara
kemampuan berfikir mekanik dengan kualitas pelayanan.
Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara
pengetahuan administrasi akademik, komunikasi
interpersonal, dan kemampuan berfikir mekanik secara
bersama-sama dengan kualitas pelayanan (Rusmini, 2004:
25-29).

TERIMA KASIH......