Anda di halaman 1dari 8

Halaman:

Tugas Personal : No. 01


MATA KULIAH : METODE NUMERIK DAN PEMROGRAMAN
DIBERIKAN : SENIN/29 SEPTEMBER 2014
DIKUMPUL : SABTU/04 OKTOBER 2014

OLEH : RYAN ADI PRATAMA
BP : 2012110038


Soal dan Penyelesaian:

Dari hukum kedua Newton menyatakan bahwa laju waktu perubahan momen suatu benda
sama dengan resultan gaya yang bekerja padanya.
Sehingga dapat dilihat dari persamaan sebagai berikut :

F = mo = m
d
dt
= F
d
F
u

Dimana:
m = massa benda < kg >
o = percepatan ms
2

: = kecepatan ms

Model untuk kasus ini dapat diturunkan dengan menggungkapkan percepatan sebagai laju
perubahan waktu dari percepatan (J:Jt) dan mensubtsitusikanny ke persamaan
(F = mo) sehingga menghasilkan :

m =
d
dt
= F pers a

Dimana : adalah kecepatan dalam ( ms )Jadi massa dikali laju perubahan kecepatan sama
dengan gaya bersih yang bekerja pada benda.
Jika gaya itu positif maka benda akan dipercepat. Jika gaya negatif benda akan diperlambat,dan
jika gaya nol,kecepatan benda akan tetap konstan.

Untuk menyatakan gaya bersih dalam arti variabel dengan parameter yang dapat
diukur. Gaya bersih terdiri dari dua gaya yang berlawanan F = F
d
+F
u
pers b
Tarikan kebawah dari gaya berat (F
d,
)
gaya keatas dari tahanan udara (F
u
)

Jika gaya kebawah diberi tanda positif, hukum kedua tersebut dapat digunakan untuk
merumuskan gaya yang disebabkan oleh gaya berat sebagai
F

= mg pers c

!imana g adalah konstanta gaya tarik bumi yang kira" sama dengan 98u cms
2

#uatu pendekatan yang sederhana menggangap tahanan udara itu berbanding
linear terhadap kecepatan dalam
F
0
= c: pers d

!imana c adalah konstanta kesebandingan$koefisien hambat
Halaman:

%ontoh pada kasus penerjun

&enerjun &ayung '(k. )ewton **)
+ ,! - gaya ke bawah
+ ,U - gaya ke atas
+ , - gaya netto - F
d
F
u




F = mo = m
d
dt
= F
d
F
u


.leh karena itu persamaan diatas /0! dapat
dikombinasikan untuk menghasilkan

m
d
dt
= mg c:

/tau dengan membagi kedua ruas dengan m sehingga didapatkan

d
dt
= g
c
m
:


d
dt
= g
c
m
:
dari persamaan diatas, dapat kita pindah
ruas kan,

sehingga menghasilkan:

d
dt
+
d
dt
: = g persamaan:1

HOMOGEN:

d
dt
(t) +
c
m
:(t) = u persamaan :2

:(t) = Ae
xt
persamaan:3

d
dt
(t) = zAe
xt
=
d
dt
(t) persamaan :4



Kemudian pers. 3 & 4 disubsitusikan ke
pers.2
xAc
Zt
+
c
m
Ac
Zt
=0

: Ae
xt


dapat dihasilkan :
z +
c
m
= u - z =
c
m
persamaan
:5

Kemudian pers. 5 subsitusikan ke pers. 3
sehingga menjadi

u(t) = A e
ctm
persamaan

PARTIKULIR:
:(t) = k persamaan :7
d
dt
(t) = u persamaan : 8
+
c
m
k = g pers. 7 & 8 disubsitusikan
ke pers. 1 didapatkan k =
mg
c

persamaan : 9
Pers. 9 subtitusikan ke pers. 7 didapatkan
:(t) =
mg
c
persamaan : 10

Halaman:

Kemudian jumlahkan pers. 6 & 9 sehingga
didapatkan : = Ae
ctm
+
mg
c
solusi
umum Pada, t = u : = u
u = Ae
u
+
mg
c
- A +
mg
c
= u -
A =
mg
c
persamaan : 11

Subsitusikan pers.11 ke solusi umum
: =
mg
c
e
ctm
+
mg
c


: =
mg
c
( e
ctm
+ 1 )

: =
mg
c
( 1 e
ctm
)

Sehin
gga
didap
atkan
:




Algoritma Kecepatan Penerjun

Contoh Algoritma :

Mulai
Masukan nilai:
o m < kg >
o c < kgs >
o g < ms
2
>
Hitung nilai :(t) dengan :(t) =
gm
c
(1 c
-(c m / )t
)
Hasilnya harga :(t) < ms >
Selesai





u(t) =
mg
c
( 1 e
ctm
)

Halaman:



Flowchart Kecepatan Penerjun

Contoh Flowchart :





















MULAI
NILAI m = < kg >
NILAI C =<
kgs >
g =< ms >
:(t) =
gm
c
(1 c
-(m c)t /
)

:(t) =
m
s


SELESAI
Halaman:


MENGGUNAKAN M.EXCEL :









0,0000
10,0000
20,0000
30,0000
40,0000
50,0000
60,0000
0 10 20 30 40
v
(
t
)
<
m
/
s
>

t<s>
Chart Title
Series1
tugas personal :
m= 68 + 3 Bp trakhir/100 kg
= 12+3 Bp trakhir/100 kg/s
m = 68,38 kg
= 12,38 kg/s
g = !,81 m/s
t"s# $%t&"m/s#
0 0,0000
1 8,!'32
2 16,4604
3 22,'0''
4 2',!205
5 32,26!!
6 35,8!!1
' 38,!2'3
8 41,4540
! 43,5623
10 45,3214
11 46,'8!2
12 48,0140
13 4!,035!
14 4!,8886
15 50,6000
16 51,1!3'
1' 51,68!0
18 52,1023
1! 52,44'2
20 52,'350
21 52,!'51
22 53,1'54
23 53,3426
24 53,4820
25 53,5!84
26 53,6!55
2' 53,''65
28 53,8442
2! 53,!006
30 53,!4'6
Halaman:

MENGGUNAKAN MATLAB :


clear all; close all; clc;
%parameter yang diketahui
m=68.38 %kg
c=12.38 %kg/s
g=9.81 %m/s^2
%solusi analitis/eksak
t=0:1:30
v_eksak=(g*m/c)*(1-exp(-(c/m)*t));
%solusi numerik
v_num(1)=0;
for i=1:length(t)-1
v_num(i+1)=v_num(i)+(g-(c/m)*v_num(i))*(t(i+1)-t(i));
end
%Hasil perhitungan:
data=[t' v_eksak' v_num']
%Grafik:
plot(t,v_eksak,'--ro',t,v_num,'--kd','linewidth',2, ...
'markerfacecolor','k');
grid on; box on; xlabel('t <s>'); ylabel('v(t) <m/s>');
title(['Grafik v(t); m=' num2str(m) 'kg, c=' num2str(c) ...
'kg/s, g=' num2str(g) 'g/m^2']);
legend('eksak','numerik',2);


t =

Columns 1 through 13

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
11 12

Columns 14 through 26

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
24 25

Columns 27 through 31

26 27 28 29 30


data =

0 0 0
1.0000 8.9732 9.8100
2.0000 16.4604 17.8439
3.0000 22.7077 24.4233
4.0000 27.9205 29.8116
5.0000 32.2699 34.2243
6.0000 35.8991 37.8381
7.0000 38.9273 40.7976
8.0000 41.4540 43.2213
9.0000 43.5623 45.2062
10.0000 45.3214 46.8318
11.0000 46.7892 48.1630
12.0000 48.0140 49.2532
13.0000 49.0359 50.1461
Halaman:

14.0000 49.8886 50.8773
15.0000 50.6000 51.4761
16.0000 51.1937 51.9665
17.0000 51.6890 52.3681
18.0000 52.1023 52.6970
19.0000 52.4472 52.9664
20.0000 52.7350 53.1870
21.0000 52.9751 53.3676
22.0000 53.1754 53.5156
23.0000 53.3426 53.6367
24.0000 53.4820 53.7360
25.0000 53.5984 53.8172
26.0000 53.6955 53.8838
27.0000 53.7765 53.9383
28.0000 53.8442 53.9829
29.0000 53.9006 54.0195
30.0000 53.9476 54.0494




0 5 10 15 20 25 30
0
10
20
30
40
50
60
t <s>
v
(
t
)

<
m
/
s
>
Grafik v(t); m=68.38kg, c=12.38kg/s, g=9.81g/m
2


eksak
numerik
Halaman: