Anda di halaman 1dari 2

Sesudah itu Allah SWT meminta perhatian para hamba-Nya agar

memikirkan bagaimana Allah telah memberikan kemahiran kepada para


lebah itu mengumpulkan sari makanan dari berbagai macam buah-
buahan dan bagaimana pula Allah SWT memberikan ilham kepadanya
sehingga lebah-lebah itu mempunyai kemampuan mengumpulkan sari-
sari makanan dari buah-buahan dan diubahnya menjadi madu yang
tahan dan awet tidak mudah busuk.
Cara-cara itu ditempuhnya secara turun temurun.
lebah-lebah itu mengisap sari makanan dari buah-buahan dan bunga-
bungaan ke dalam perutnya dan dari perutnya pula dikeluarkan madu
yang bermacam macam warnanya, menurut jenisnya dari lebah itu. Ada
yang putih dan ada yang kekuning-kuningan dan ada pula yang
kemerah-merahan, sesuai dengan jenis lebah itu dan tergantung pula
kepada buah-buahan dan bunga-bungaan yang ada di sekitarnya.
Di antara manfaat dari madu ialah sebagai obat untuk mengobati
berbagai macam penyakit. Mungkin berguna sebagai ketahanan tubuh
dan mungkin sebagai obat terhadap sesuatu penyakit. Hal ini dapat
diterima oleh ilmu pengetahuan, karena madu itu termasuk sejenis
makanan yang mudah dicerna dan banyak mengandung berbagai macam
vitamin bahkan seluruh macam vitamin berada dalam madu itu. Hal ini
sangat berguna bagi ketahanan tubuh sehingga menyebabkan orang
tahan terhadap berbagai macam penyakit. Di samping itu pula menjadi
obat bagi seseorang yang sedang ditimpa oleh sesuatu penyakit,
terutama bagi orang yang diserang beberapa penyakit kekurangan
vitamin.
Sebagai penjelas tentang fungsi madu ini dapatlah dibaca sebuah hadis:


:
:
:
. :
:
.
:

Artinya:
Bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw, seraya berkata:
"Sesungguhnya saudaraku perutnya mulas", maka Rasulullah saw
bersabda: "Minumilah ia madu", kemudian orang itu memberikan
minuman madu kepada yang sakit itu, lalu datanglah orang itu kepada
Rasulullah saw, seraya berkata: "Ya Rasulullah saya telah
memberikannya minuman madu, tetapi hasilnya bertambah mulas':
Rasulullah saw bersabda: "Pergilah dan minumi (lagi) lah ia madu", maka
orang itu pergi dan memberi si sakit madu, kemudian orang itu datang
lagi kepada Rasulullah saw seraya berkata: "Ya Rasulullah, hasilnya
hanyalah bertambah mulas", kemudian Rasulullah bersabda: "Allah
berkata benar, dan perut saudaramu berdusta, maka pergilah dan berilah
saudaramu itu madu". Lalu orang itu pergi dan memberi si sakit itu
madu, kemudian si sakit sembuh".
(H.R Bukhari Muslim dari Abu Sai'd Al Hudri)
Dari Hadis Nabi yang artinya:
"Obat itu ada tiga macam, mengeluarkan darah dengan cantuk, minum
madu dan membakar kulit dengan api, dan saya melarang umatku
membakar kulit.
(H.R Bukhari Muslim dari Ibnu 'Abbas)
Kemudian dapatlah dikemukakan beberapa faedah dari lebah sebagai
berikut:
1. Madunya dapat jadikan minuman yang lezat karena banyak
mengandung vitamin yang sangat berguna bagi kesehatan.
2. Malamnya dapat dibuat sebagai lilin untuk lampu untuk alat membatik
dan keperluan-keperluan kerajinan lain.
3. Dapat melaksanakan penyerbukan di antara bunga-bungaan yang
berumah satu ataupun yang berumah dua, di antara bunga jantan dan
bunga betina.
4. Madunya juga dapat dijadikan obat-obatan baik untuk menambah
ketahanan tubuh atau untuk pengobatan.