Anda di halaman 1dari 17

0 Suka Tweet

PEMBUKTIAN PERSAMAAN NERNST


Tuesday, March 20th 2012. | LP Kimia Fisika
1. PELAKSANAAN PRAKTIKUM
2. Tujuan : Membuktikan persamaan
nernst pada sistem Cu-Zn dan
menentukan
tetapan persamaan nernst.
1. LANDASAN TEORI
Reaksi oksidasi reduksi banyak yang dapat
dilangsungkan pada kondisi tetrtentu untuk
F U A D S H I F U
Home Laporan Praktikum LP Kimia Fisika PEMBUKTIAN PERSAMAAN NERNST
Admin Toko Online Saya Kamus Kimia Laporan Praktikum
membangkitkan listrik. Dasarnya bahwa reaksi
oksidasi reduksi itu harus berlangsung spontan di
dalam larutan air jika bahan pengoksidasi dan
pereduksi tidak sama. Dalam sel Galvani oksidasi
diartikan sebagai dilepaskannya electron oleh
atom, molekul atau ion dan reduksi berarti
diperolehnya electron oleh partikel-partikel itu.
Sebagai contoh reaksi oksidasi sederhana dan
berlangsung spontan adalah bila lembar tipis zink
dibenamkan dalam suatu larutan tembaga sulfat
maka terjadi logam tembaga menyepuh pada
lembaran zink dan lembaran zink lambat laun
melarut dan dibebaskan energy panas. Reaksinya:
Zn + CuSO
4
ZnSO
4
+ Cu
Reaksi yang sebenarnya adalah antara ion zink
dengan tembaga seperti berikut :
Zn + Cu
2+
Zn
2+
+ Cu
Tiap atom zink kehilangan dua electron dan tiap
ion tembaga memperoleh dua electron untuk
menjadi sebuah atom tembaga (Partana, 2003
:66-67).
Oksidasi : Zn Zn
2+
+ 2e
-
Reduksi : Cu
2+
+ 2e
-
Cu
Sel yang belum mencapai kesetimbangan kimia
dapat melakukan kerja listrik ketika reaksi di
dalamnya mengerakkan electron-elektron melalui
sirkuit luar. Kerja yang dapat dipenuhi oleh
transfer electron tertentu bergantung pada
beda potensial antara kedua electron. Perbedaan
potensial ini disebut potensial sel dan diukur
dalam volt, V. jika potensial sel besar, sejumlah
electron tertentu yang berjalan antara kedua
elekroda dapat melakukan kerja listrik yang
besar, jika potensial kecil, electron dalam jumlah
yang sama hanya dapat melakukan sedikit kerja.
Sel yang reaksinya ada dalam kesetimbangan
tidak dapat melakukan kerja dan sel demikian,
potensial selnya nol (Hiskia, 1999 : 279).
Perubahan energy bebas reksi sel
aA + bB cC + dD
dinyatakan sebagai
G=G
0
+ nRT ln
Perubahan energi bebas reaksi sel aA + bB cC +
dD dinyatakan sebagai
sesudah penggantian G = -nFE dan G
o
= nFE
o
pada persamaan di atas, didapat
Persamaan tersebut dapat juga ditulis sebagai
Pada 298 K kedua persamaan di atas sering
disebut sebagai persamaan nernst (Dogra, 2008).


1. ALAT DAN BAHAN
2. Alat
1. Gelas kimia
2. Voltmeter
3. Kabel
4. Elektroda Cu
5. Elektroda Zn



1. Bahan
1. Larutan CuSO
4
1M; 0,1 M; 0,01 M; dan
0,001 M
2. Larutan ZnSO
4
1 M
3. Kertas saring
4. Larutan KNO
3



1. SKEMA KERJA
2 gelas kimia 100 mL

masing-masing diisi dengan ZnSO


4
1M dan CuSO
4
1M
gulungan kertas saring

Dicelupkan dalam KNO


3
jenuh

Digunakan untuk menghubungkan kedua gelas


kimia
Elektroda Cu dan Zn
diamplas hingga bersih
dihubungkan ke voltmeter
dicelup ke larutan yang sesuai
dicatat nilai voltase/ E sell
Hasil

Percobaan diulangi dengan konsentrasi


larutan Cu
2+
0,1; 0,01; dan 0,001 M
dicatat masing-masing nilai E sell
Hasil


1. HASIL PENGAMATAN
No.
[Zn
2+
] (M) [Cu
2+
] (M)
E sell
1 1 1 1,173
2 1 0,1 1,162
3 1 0,01 1,149
4 1 0,001 1,140


1. ANALISIS DATA
2. Gambar
3. Perhitungan
1. Grafik hubungan antara log [Zn
2+
]/ [Cu
2+
]
vs E sell
Untuk konsentrasi Cu
2+
1 M

= log 1
= 0
Untuk konsentrasi Cu
2+
0,1 M

= log 10
= 1
Untuk konsentrasi Cu
2+
0,01 M

= log 100
= 2
Untuk konsentrasi Cu
2+
0,001 M

= log 1000
= 3


=
= 0,0065
Intersep = E
o
sell = 1,173

1. Persamaan Nernst
Menurut percobaan
Untuk [Cu
2+
] 1 M



Untuk [Cu
2+
] 0,1 M



Untuk [Cu
2+
] 0,01 M



Untuk [Cu
2+
] 0,001 M




Menurut teori
Untuk [Cu
2+
] 1 M




Untuk [Cu
2+
] 0,1 M


,02955

Untuk [Cu
2+
] 0,01 M


,059

Untuk [Cu
2+
] 0,001 M


,0886


1. Persen error
Untuk [Cu
2+
] 1 M
% error = (E sell teori E sell percobaan)
x 100 %
= (1,101 1,173) x 100 %
= 7,2 %
Untuk [Cu
2+
] 0,1 M
% error = (E sell teori E sell percobaan)
x 100 %
= (1,071 1,173) x 100 %
= 10,2 %
Untuk [Cu
2+
] 0,01 M
% error = (E sell teori E sell percobaan)
x 100 %
= (1,042 1,173) x 100 %
= 13,1 %
Untuk [Cu
2+
] 0,001 M
% error = (E sell teori E sell percobaan)
x 100 %
= (1,1 1,173) x 100 %
= 7,3 %

1. Persamaan reaksi
Zn
(s)
+ Cu
2+
Zn
2+
+ Cu
(s)
E sell = 1,101
V
Di anoda
Zn Zn
2+
+ 2e E sell =
0,761 V
Di katoda
Cu
2+
+ 2e Cu E sell =
0,340 V



1. PEMBAHASAN
Pada prakitkum ini dilakukan percobaan tentang
pembuktian persamaan nerst pada sistem Cu-Zn,
dimana cara pembuktian dilakukan dengan
mencelupkan elektrode Cu pada larutan Cu
2+
dan
elektrode Zn pada larutanZn
2+
dimana kedua
elektrode tersebut dihubungkan dengan
voltmeter. Untuk menyeimbangkan ionkedua
larutan tersebut maka memerlukan bantuan
jembatan garam yang dibuat dengan gulungan
kertas saring.yang dicelupkan dalam gram KNO
3
jenuh. Dalam percobaan ini KNO
3
berperan aktif
sebagai jembatan garam yang sangat
berpengaruh dalam kesetimbangan kedua larutan
tersebut karena pada dsarnya ion K
+
pada KNO
3
dapat menyeimbangkan Zn dan Cu. Selain
menggunakan KNO
3
kita juga dapat menggunakan
NaCl, karena fungsinya sama dengan KNO
3
ebagai
garam. Akan tetapi dalam percobaan ni digunakan
larutan KNO
3
jenuh sebagai jembatan garam.
Dapat diketahui bahwa proses yang terjadi pada
percobaan in adalah dilepaskan nya elektron oleh
atom, molekul atau iondan reduksi berarti
diperolehnya elektron oleh partikel-partikel itu
seperti yang telah kita ketahui bahwa bila
lembaran tipis zink dibenamkan dalam suatu
larutan tembaga sulfat maka terjadi logam
tembaga menyepuh pada lembaran zink seperti
pada reaksi:
Zn + Cu
2+
Zn
2+
+ Cu
Dalam hal ini, bila lembaran zink tidak
bersentuhan dengan larutan tembaga sulfat maka
masih mungkin diperoleh suatu reaksi antara Zn
dengan Cu dengan menggunakan penataan dua
setengah sel dihubungkan jembatan garam.

Pada dasarnya, semakin besar konsentrasi Cu
maka larutan akan semakin biru, begitupun
sebaliknya semakin berkurangnya konsentrasi Cu
maka larutan yang bewarna biru akan berkurang.
Hal ini disebabkan karena pada percobaan ini
elektro yang dilepaskan olek atom zink memasuki
kawat penyambung dan menyebabkan elektron-
elekton pada ujung yang lain berkumpul pada
permukaan elektrode tembaga. Elektron-elektron
itu bereaksi dengan ion tembaga untuk atom yang
melekat pada elektrode itu.
Cu
2+
+ 2e
-
Cu
Oleh karena itu elektrode tembaga akan
membesar dan warna biru tembaga sulfat akan
menghiulang. Tak lain dalam halini juga berperan
jembatan garam. Dalam jembatan garam, ion K
+
dari garam kaliumyang dipakai akan berdifusi
keluar menuju ke tembaga. Sementara reaksi
berjalan terdapat gerakan keseluruhan ion
positif menuju tembaga.

Dalam percobaan ini, kita mendapatkan nilai Esell.
Dalam percobaan dengan nilai Esell menurut teori
agak sedikit berbeda akan tetapi dpat dianggap
sama karena kekurangan ataupun kelebihan dalam
percobaan ini tidak bisa sempurna karena alat
elektrometer yang digunakan tidak terlalu normal
atau baru. Akan tetapi dalam percobaan ini grafik
hubungan antara Esell dengan log [Zn
2+
] / [Cu
2+
]
menggunakan slope pada 0,0065, sehingga kita
dapat menentukan nilai persen errornya
yaitu7,3%, karena E
o
sell yang didapat dalam
percobaan semakin besar konsentrasi cu
2+
maka
E
o
sell juga semakin besar.

1. KESIMPULAN
2. KNO
3
berfungsi sebagai jmbatan garam yang
memberikan keseimbangan antara ion zink dan
tembaga.
3. K
+
dn KNO
3
memberikan keseimbangan antara
ion zink dengan tembaga
4. karena konsentrasi ion tembaga berkurang
maka elektrode tembaga akan membesar dan
warna biru akan semakin menghilang.
5. slope yang didapat adalah 0,0065
6. persen error yang didapat adalah 7,3%
persamaan reaksinya Zn + Cu
2+
Zn
2+
+ Cu
1. % errorn = ( Esell teori Esell percobaan ).

DAFTAR PUSTAKA

Atkins, P.W. 1997. Kimia Fisika Jilid 2. Jakarta:
Erlangga.
Dogra, S. 2008. Kimia Fisik dan Soal-soal.
Jakarta: UI Press.
Partana, Crys Fajar, dll. 2003. Common Textbook
: Kimia Dasar 2. Yogyakarta : UNY Press
Kata Kunci Baru
laporan praktikum persamaan nernst,laporan
persamaan nernst,persamaan nernst,laporan
praktikum kimia fisika persamaan
NERNST,laporan persamaan NERST,percobaan
persamaan nernst,laporan praktikum saponifikasi
etil asetat,praktikum persamaan nernst,Tinjauan
pustaka persamaan nernst,jurnal persamaan
nernst,pembuktian persamaan nernst,laporan
kimia fisika persamaan nernst,persamaan
nerst,laporan percobaan persamaan
nernst,landasan teori persamaan
nernst,persamaan nernst pdf,membuktikan
persamaan nernst,laporan tentang persamaan
nernst,Laporan praktek: Persamaan nerst,laporan
praktikum persamaan nersnt,penurunan rumus
persamaan nernst,laporan praktikum kimia fisik
persamaan nernst,contoh laporan persamaan
nerst,laporan praktikum penentuan tetapan
kesetimbangan asam lemah secara
konduktometri,1 3 7-trimetil xanthina yang
mempunyai rumus,penetapan S dan Ksp BaSO4
secara konduktometri,contoh soal persamaan
nernst,landasan teori persamaan nerst,latar
belakang tentang persamaan nerst,persamaan
nernst tinjauan pustaka,percobaan nernst,laporan
praktikum pembuktian persamaan nernst,laporan
tentang persamaan nerst,persamaan nernst
adalah,hasil percobaan persamaan nerst,teori
persamaan nernst,grafik persamaan nernst,dasar
teori persamaan nerst,landasan teori tentang
persamaan nerst,praktikum persaman
nerst,penentuan kesetimbangan asam lemah
dengan konduktometri pdf,LAPORAN
PERSAMAAN NERSNT,contoh pembuktian
elektron,persamaan nernst dalam kimia,contoh
soal dan jawaban persamaan nernst,teori dasar
permasaan nernst,teori nernst,laporan praktikum
nerst,tetapan persamaan nernst,laporan
penetapan s dan ksp baso4 secara
konduktometri,www persamaan nerst,bahan
tentang persamaan nernst,tinjauan kepustakaan
persamaan nernst,soal distribusi nernst,jurnal
persamaan nernst galvani,pembahasan laporan
persamaan nernst,potensial nernst,rumus
persamaan nerst,kafeina merupakan alkaloida
yang diturunkan dari aspirin,penetapan
persamaan nerst,penentuan konstanta laju reaksi
saponifikasi dengan cara
konduktometri,persamaan distribusi
nernst,tinjauan pustaka tentang persamaan
nerst,penurunan persamaan nernst,penurunan
rumus dari persamaan nerst,penetapan s dan ksp
baso4 secarakonduktometri,yhs-
visicom_default,turunan rumus potensial
Panas Pelarutan Asam Konduktivitas PENENTUAN TETAPAN
Nerst,penetapan s dan ksp baso4,tinjUn pustaka
persamaan nernst,tinjaun pustaka persamaan
nernst,penetapan s & ksp secara
konduktometri,persamaan galvani pdf,tinjauan
pustaka dari persamaan nernst,tinjauan pustaka
buku laporan persamaan nernst,persamaan nerst
adalah,persamaan nerst dan contoh soal,soal
persamaan nernst,persamaan nerst
tembaga,potensial nernst pada sel,praktikum
kimfis persamaan nernst,praktikum percobaan
nernst,praktikum persamaan nernst pdf,soal
persamaan nerst,soal tentang persamaan
nernst,persamaan nernst contoh soal,prinsip
percobaan pada persamaan nernst,persamaan
nernst cu dan zn,persamaan nernst
jurnal,Tentukan nilai potensial sel pada Cu(0 001
M) dan Cu(1 M) adalah,soal-soal persamaan
nerst,soal-soal persamaan nernst,persamaan
nernst Percobaan,prosedur praktiukm persamaan
nernst,cara menentukan slope dari grafik
percobaan sel galvani,download laporan
persamaan nerst,HASIL LAPORAN TENTANG
PERSAMAAN NERNST,jurna kimia fisika
persamaan nernts,jurnal kesetimbangan
persamaan nerst,jurnal kimia persmaan nerst
Related For PEMBUKTIAN PERSAMAAN NERNST
Oksalat KESETIMBANGAN ASA
Pencarian Terbaru
satuan konduktan
penentuan rumus senyawa
tembaga sulfida pdf
Landasan teori laporan
asidi alkalimetri
identifikasi vitamin c secara
kualitatif
fungsi etanol dalam
minuman
landasan teori asidi
alkalimetri
asidi alkalimetri pdf
Categories
Artikel
Download
Kamus
Laporan Praktikum
LP Biokimia
LP Biokimia
LP Kimia Analitik
LP Kimia Anorganik
LP Kimia Fisika
LP Kimia Instrumentasi
LP Kimia Organik
Partner
Tips Hardware
Tutorial
Tutorial Blog dan Web
Uncategorized
Video Tutorial
Cari Disini
Search for:
Search

Plugin from the creators ofBrindes :: More at PlulzWordpress Plugins
Copyright 2013 F U A D S H I F U