Anda di halaman 1dari 8

ANATOMI DAN MORFOLOGI TUMBUHAN Argemone mexicana Linn.

Disusun untuk memenuhi tugas praktikum mata kuliah Tumbuhan Berbahaya dan Beracun








Disusun Oleh :
Harni Mutia Sara 140410120007
Tania Puspita Wardhani 140410120034
Kania Aulia Dwiputri 140410120055
Fakhrur Rozi 140410120056
Aulia Nafi 140410120081
Faris Elzo Syauqi Arafah 140410120090

DEPARTEMEN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PADJADJARAN
JATINANGOR
2014

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Tanaman memilki berbagai macam peran dalam kehidupan manusia. Selain sebagai
pangan, obat, serta kosmetik. Tanaman juga memilki kemampuan menimbulkan efek tidak
menyenangkan bahkan mematikan pada manusia karena adanya senyawa kimia berbahaya yang
terkandung di dalamnya atau karena adanya organ perlindungannya. Masing-masing jenis
senyawa kimia tersebut tentunya menimbulkan reaksi yang berbeda-beda pada manusia, bahkan
reaksi yang ditimbulkan tersebut tidak sama antara manusia yang satu dengan manusia yang lain.
Alergi adalah suatu kondisi sensitif (kepekaan) yang tidak biasa dimana terjadi pada
orang-orang tertentu yang umumnya jika terkena pada orang lain merupakan hal biasa atau tidak
berbahaya. Zat atau materi yang menyebabkan kepekaan pada seseorang disebut alergen (zat
yang menyebabkan alergi) (Alfredo, 1932).
Tumbuhan berbahaya dan beracun memiliki ciri ciri (Alfredo, 1932) :
1. Memiliki senjata tubuh berupa duri, trikoma, dan lain lain.
2. Memilki getah yang berbahaya
3. Beraroma tidak enak.
4. Dijauhi mahluk hidup lain
5. Dan lain lain
Salah satu tanaman yang memiliki efek gangguan pada kulit atau reaksi alergi yaitu
Argemone mexicana (Jeruju). Duri-duri yang tersebar di seluruh bagian tanaman mulai dari
batang, daun dan buah jika terkena pada bagian tubuh akan menyebabkan rasa sakit dan nyeri
selanjutnya timbul gatal-gatal meskipun lama-lama akan hilang dengan sendiriny. Seluruh
bagian tumbuhan Argemone mexicana (Jeruju) beracun dan menyebabkanruam merah (Alfredo,
1932)

BAB II
ISI

Argemone mexicana adalah tumbuhan yang dapat tumbuh hingga 1 meter dengan beberapa
cabang dan daun dengan ujung berduri dan bunga yang memiliki enam kelopak kuning. A.
mexicana berasal dari daerah tropis Amerika, tetapi mungkin sekarang dapat ditemukan di
seluruh dunia, termasuk di daerah tropis Afrika, India, dan Nepal (Ratsch, 1998: 61-62). Daun A.
mexicana biasanya dipakai untuk bahan tambahan rokok atau dibuat menjadi teh, Tumbuhan ini
disebut Dreaming Herb karena sifatnya yang psikoaktif. A. mexicana biasanya dipakai obat
penenang.
Suku Meksiko Utara menggunakan teh yang terbuat dari daun Argemone mexicana untuk
mengobati sakit ginjal. Teh ini juga dianggap dapat menghilangkan darah kotor selama
kelahiran. Tumbuhan ini pun dapat mengobati masalah kantong empedu (Ratsch 1998, 63).
Di Peru, plester terbuat dari Argemone mexicana dan digunakan untuk mengobati nyeri
otot. Di pulau-pulau Karibia tanaman ini digunakan untuk menghilangkan kutil dan untuk
mengobati gangguan tidur. Teh yang terbuat dari daun tumbuhan ini juga digunakan untuk
mengobati asma (Watt, 1967).
Biji Argemone mexicana mengandung 22-36% minyak Argemone atau minyak Katkar,
Bijinya mengandung alkaloid, sanguinarine dan dihydrosanguinarine, jika dimakan akan
mengalami mual, muntah, diare, sesak napas, pembengkakan tungkai, dan glaukoma. Kematian
kadang kadang terjadi karena serangan jantung (Voogelbreinder 2009, 88).

Gambar 1. Argemone Mexicana

Klasifikasi Argemone mexicana:
Divisi Spermatophyta
Sub Divisi Angiospermae
Kelas Dicotyledonae
Bangsa Brassicales
Suku Papaveraceae
Marga Argemone
Jenis Argemone Mexicana L.

Nama umum/dagang : Druju
Jawa : Druju (Jawa Tengah)

Habitus : Semak, semusim, tingi 1 m
Batang : Bulat, lunak, bercabang, hijau keputih-putihan.
Daun : Tunggal, berseling, bulat telur, ujung lancip, pangkal
meruncing, tepiberduri, pertulangan menyirip, hijau keputih-putihan, hijau.
Bunga : Tunggal, di ketiak daun dan di ujung batang, kelopak bertaju dua, hijau
muda, benang sari banyak, tangkai sari kuning muda, kepala sari kuning tua, kepala putik coklat,
mahkota enam, membulat, kuning.
Buah : Kotak, bentuk tabung, beruang enam, hijau.
Biji : Kecil, bulat, ujung lancip, coklat kehitaman.
Akar : Tunggang, kuning kecoklatan.

Tipe anatomi sel epidermis daun panjang tanpa dinding berundul. Diameter sel epidermis
95.5m (62.5 - 129.17 m) x 34.75 m (41.76 - 45.58 m). Panjang kompleks stomata 50.84
m(45 - 62.5 m). Tipe stomata amphianisocytic. Diameter stomata 21.45 m (20 - 22.9m) x
8.75 m(6.67 - 8.34 m). Ada trikoma dan rambut halus. Diameter trikoma 150 x 25 m (Plate 1
E) (Zafar, 2010).

Pollen Argemone mexicana L.
Jenis polen tri-tetracolporate. Bentuk dari sisi polar segi empat atau kotak hingga menyegi
empat. Diameter Polar 29.7m (27.5 - 32.5 m). Panjang dan lebar colpiis 5.35 m (2.5 - 7.5
m) dan 3.9 m (2.5 5m) berturut-turut. Ketebalan eksin 2.5 m (1.2 - 5 m) (Plate 1 C and
D) (Zafar, 2010).


Morfologi Argemone Mexicana
Daun adalah exstipulate, sessile, alternatus, sangat lobed, cauline dengan unicostate
reticular dengan margin berduri. Buah adalah kapsul porcidal berduri, memiliki benih coklat
kehitaman 14 biji. Bunga besar ,lengkap, hypogynous, pedicillate, actinimorphic, hermaphrodite
danebracteate. Kelopak memiliki 3 sepal, polysepalous dengan aestivasi bengkok. Corolla
berwarna kuning dengan 6 kelopak, polypetalous, deciduos danaestivasi imbricate. Benang sari
yang polyandrous, terbatas dengan lengkap , introse dan anter berwarna kuning. Ginoesium
memiliki 4-6 karpel, syncarous dengan ovarium superior unilocular dan plasentasi parietal . Akar
panjang dan sub-cylindrical. Argemone mexicana mengandung minyak berwarna kuning muda.
Lemak yang diperoleh dengan melakukan penekanan benih. Minyak Argemone mentah terasa
dan sedikit memiliki bau mual yang dapat dengan mudah disaponifikasi.

















BAB III
KESIMPULAN

Berdasarkan informasi-informasi yang diperoleh dari berbagai situs, jurnal, maupun buku
dapat disimpulkan bahwa:
1. Argemone mexicana adalah tumbuhan yang dapat tumbuh hingga 1 meter dengan
beberapa cabang dan daun dengan ujung berduri dan bunga yang memiliki enam kelopak
kuning. Habitusnya berupa semak, semusim, dengan tinggi 1 m dan batangnya bulat,
lunak, bercabang, dan berwarna hijau keputih-putihan.
2. Dari segi anatominya, tipe anatomi sel epidermis daun panjang tanpa dinding berundul,
tipe stomata amphianisocytic, dan terdapat trikoma dan rambut halus. Sedangkan,
pollennya tergolong dalam jenis polen tri-tetracolporate. Bentuk dari sisi polar segi empat
atau kotak hingga menyegi empat.
3. Dari sisi morfologinya, daun Argemone mexicana adalah exstipulate, sessile, alternatus,
sangat lobed, cauline dengan unicostate reticular dengan margin berduri. Buahnya adalah
kapsul porcidal berduri, memiliki benih coklat kehitaman 14 biji. Bunga besar ,lengkap,
hypogynous, pedicillate, actinimorphic, hermaphrodite danebracteate. Kelopak memiliki
3 sepal, polysepalous dengan aestivasi bengkok. Akarnya pun panjang dan sub-
cylindrical.






DAFTAR PUSTAKA

Alfredo. 1932. The Alkaloids of Argemon mexicana. Journal Pharmacy. University of
Philipines: Manila.
Priya, C.L. dan Rao, K. V. B. 2012. Ethano Botanica and Current Ethano Pharmacological
Aspects Of Argemone mexicana Linn: An Overview. IJPSR, 2012; Vol. 3(7): 2143-2148
ISSN: 0975-8232.
Ratsch, Christian. 1998. The Encyclopedia of Psychoactive Plants: Ethnopharmacology and its
Applications. Park Street Press: Rochester.
Voogelbreinder, Snu. 2009. Garden of Eden: The Shamanic Use of Psychoactive Flora and
Fauna, and The Study of Consciousness. Snu Voogelbreinder.
Watt, J.M. 1967. African Plants Potentially Useful in Mental Health. Lloydia 30: 122.
Zafar, Muhammadetla. 2010. Authentication of misidentifiedcrude herbal Drug. Department of
Plant Sciences. Quaid-i-AzamUniversity Islamabad Pakistan, Department of Botany,
PMAS Arid Agriculture University, Murree Road Rawalpindi, Pakistan, Department
of Botany, University of Balochistan, Pakistan: Pakistan.

http://entheology.com/plants/argemone-mexicana-prickly-poppy/