Anda di halaman 1dari 8

peDestilasi merupakan teknik pemisahan yang didasari atas perbedaan perbedaan titik didik atau

titik cair dari masing-masing zat penyusun dari campuran homogen. Dalam proses destilasi
terdapat dua tahap proses yaitu tahap penguapan dan dilanjutkan dengan tahap pengembangan
kembali uap menjadi cair atau padatan. Atas dasar ini maka perangkat peralatan destilasi
menggunakan alat pemanas dan alat pendingin (Gambar 15.7.
!roses destilasi dia"ali dengan pemanasan# sehingga zat yang memiliki titik didih lebih rendah
akan menguap. $ap tersebut bergerak menuju kondenser yaitu pendingin (perhatikan Gambar
15.7# proses pendinginan terjadi karena kita mengalirkan air kedalam dinding (bagian luar
condenser# sehingga uap yang dihasilkan akan kembali cair. !roses ini berjalan terus menerus
dan akhirnya kita dapat memisahkan seluruh senya"a-senya"a yang ada dalam campuran
homogen tersebut.
Peralatan yang digunakan dalam proses destilasi
Peralatan utama yang digunakan dalam proses destilasi adalah :
1. Pemanas
2. Labu destilasi
3. Pendingin
4. Penampung
3.2.1 Pemanas
Pemanas berfungsi untuk memberikan energi pada bahan untuk
mengubahnya dari fasa cair menjadi fasa uap atau dari fasa padat menjadi fasa
cair dan akhirnya menajdi uap. Menurut sumber energi dan sifatsifat
penyebarannya! pemanas dapat digolongkan menjadi : "1# Penangas "bath#! "2#.
$ompor listrik"electric sto%e#! "3#. Pembakar "burner#. &enisjenis pemanas dapat
dilihat pada Lampiran 1
3.2.1.1 Penangas (bath)
Penangas adalah suatu pemanas yang energi dari sumbernya merambat
melalui media tertentu . Menurut jenis media! ada beberapa jenis penangas!
yaitu: 1# Penangas air "'ater bath#! 2#. Penangas udara "air bath#! 3#. Penangas
pasir "sand bath#! 4. Penangas minyak "oil bath#.
(ifat dari berbagai penangas dapat dilihat pada )abel 3.1 berikut
)abel 3.1. (ifat *ari +erbagai Penangas
&enis Media (umber keuntungan kerugian
Penangas ener
gi
Penangas air
"'ater
bath#!
Penangas
udara "air
bath#!
Penangas
pasir
"sand
bath#!
Penangas
minyak "oil
bath#.
,ir
-dara
Pasir
Minyak
Listrik
dan
gas
.as
.as
Listrik
suhu dapat dibatasi
< titk didih air
Pemanasan tinggi
dapat dicapai
/dem
/dem
)idak dapat
memanaskan di
atas 100
o
1
Panas tinggi perlu
kehatihatihan
/dem
(ering karsinogenik
3.2.1.2 Kompor listrik (electric stove)
(umber energi kompor listrik adalah panas yang duhasilkan dari daya listrik.
$ompor listrik dapat digunakan untuk memanaskan sampai suhu tinggi
3.2.1.3 Pembakar (burner)
Pembakar adalah suatu alat yan memberikan energi berupa api langsung
kepada substansi yang didestilasi. Pembakar yang umum digunakan dalam
laboratorium adalah pembakar +unsen! )eclu dan 2isher "Lampiran 1#
3.2.2 Labu destilasi
Labu destilasi berfungsi sebagai 'adah substansi yang didestilasi. Menurut
sifat substansi dan tujuan destilasi! labu destilasi dibagi atas : "1# Labu destilasi
sederhana! "2# Labu 1laisen! "3#.Labu destilasi berleher banyak "Lampiran 2#
Labu destilasi sederhana tediri atas badan! leher dan pipa samping.
Pemilihan labu destilasi didasarkan pada besar labu dan panjang leher labu.
+erdasarkan besar labu! labu dipilih sedemikian rupa sehingga isi labu tidak akan
kurang dari setengahnya dan tidak melebihi 233. 4al ini dimaksudkan untuk
mencegah banyaknya cairan yang hilang dan menghindari kemungkinan
terjadinya percikan. 4ubungan panjang leher labu dengan titik didih cairan
adalah:
).*. 5061 Labu leher panjang
).*. 5061 7 12061 Labu leher sedang
).*. 10061 7 12061 Labu leher pendek
Labu 1laisen terdiri atas labu destilasi sederhana yang dilengkapi dengan
leher samping. Labu 1laisen digunakan untuk mendestilasi cairan yang berbuih
bila dididihkan. Labu 1laisen dibedakan atas labu 1laisen sederhana dan kolom
berfraksi.
Labu destilasi berleher banyak digunakan untuk destilasi cairan dengan
tambahan alatalat yang diperlukan! misalnya pengaduk! penetes! dan lainlain.
+iasanya labu destilasi berleher banyak terdiri dari berleher tiga dan berleher
dua.
3.2.3 Pendingin
Pendingin adalah komponen adalah komponen alat destilasi yang berfungsi
untuk mendinginkan fasa uap! supaya fasa uap tersebut berubah menjadi fasa
cair. Pendingin terdiri dari: "1#. Pendingin Liebig "Liebig kondensor#! "2#.
Pendingin udara"Aircondensor)! "3# Pendingin ,llihin"Refux condensor#! "4#.
Pendingin .raham "Coil condensor#! "8#. Pendingin 2redrich. .ambar jenis
pendingan dipaparkan pada Lampiran 3

Panjang pendingin Liebig seperti halnya dengan panjang leher labu! juga
disesuaikan dengan titik didih dari cairan.
).*. 9 5061 50 cm
).*. 5061 7 1006 :0 cm
).*. 10061 7 1206 1 40 cm
).*. 12061 7 1806 1 40 cm tanpa aliran air
).* ; 1806 Pendingin udara :050 cm.
3.2.4 Penampung
Penampung berfungsi sebagai tempat pengumpulan hasil pengembunan
"destilat# dalam proses destilasi. (ecara umum penampung destilat dapat
berupa <rlemeyer! gelas piala atau gelas ukur.
-ntuk cairan yang mudah menguap penampung dihubungkan dengan
dengan pendingin dengan pertolongan adaptor. Macam adaptor adalah "1# biasa!
"2#! ganda dan "3# %akum. "Lampiran 4#
-ntuk destilat yang mudah menguap! massa jenisnya lebih besar daripada
air dan saling tak campur dengan air! maka destilat ditampung dalam erlemeyer
yang berisi air. -ntuk destilat yang mudah menguap! saling campur dengan air
dan massa jenisnya lebih kecil dari air! maka destilat ditampung dalam labu
hisap yang dihubungkan dengan slang yang ujungnya dimasukkan ke dalam air.
-ntuk cairan yang uapnya mudah terbakar dan beracun diusahakan agar
uapnya tidak sampai keluar dari penampung yang dipakai.
Destilasi dibagi atas tiga# yaitu % destilasi dengan air# destilasi dengan air dan uap#
dan destilasi dengan uap bahan. Destilasi dengan uap air tidak dapat diterapkan pada semua
bahan# karena dengan cara pengolahan ini hasil mudah di dapatkan. &uatu cairan dapat diuapkan
dengan berbagai cara. 'ang paling mudah dengan mendidihkan sampai menguap dan akhirnya
akan sama dengan cairan asalnya. (etode penyulingan dengan uap air memiliki kelebihan
tersendiri. !enyulingan dengan air dan uap ini relati)e murah dan ekonomis. *iaya yang
diperlukan relati)e rendah jika di bandingkan dengan metode penyulingan dengan uap.
+elemahan utama metode uap air adalah kecepatan penyulingan yang rendah. Dalam destilasi
sederhana# uapnya diambil dan dikondensasi# tetesan rendaman merupakan komposisi yang lebih
banyak mengandung komponen yang lebih banyak dari pada cairan semula. &iklus pendidihan
dan kondensasi dapat diulang secara berurutan. ,adi semakin banyak bahan baku yang diolah#
maka semakin banyak pula yang dihasilkan.
enis!"enis destilasi dan prosesn#a adalah %
Macam-macam Distilasi
1. *istilasi (ederhana! prinsipnya memisahkan dua atau lebih komponen cairan
berdasarkan perbedaan titik didih yang jauh berbeda.
2. *istilasi 2raksinasi "+ertingkat#! sama prinsipnya dengan distilasi sederhana!
hanya saja didistilasi bertingkat ini memiliki rangkaian alat kondensor yang lebih
baik! sehingga mampumemisahkan dua komponen yang memiliki perbedaan titik
didih yang berdekatan.
3. *istilasi ,=eotrop! memisahkan campuran a=eotrop "campuran dua atau lebih
komponen yang sulit di pisahkan#! biasanya dalam prosesnya digunakan senya'a
lain yang dapat memecah ikatan a=eotrop tsb! atau dengan menggunakan
tekanan tinggi.
4. *istilasi $ering : memanaskan material padat untuk mendapatkan fasa uap dan
cairnya. +iasanya digunakan untuk mengambil cairan bahan bakar dari kayu atau
batu bata.
8. *istilasi %akum: memisahkan dua komponen yang titik didihnya sangat tinggi!
motede yangdigunakan adalah dengan menurunkan tekanan permukaan lebih
rendah dari 1 atm! sehingga titik didihnya juga menjadi rendah! dalam prosesnya
suhu yang digunakan untuk mendistilasinya tidak perlu terlalu tinggi.
Destilasi sederhana
Destilasi sederhana digunakan untuk memisahkan substansi dari campurannya yang
mempunyai perbedaan titik didih lebih besar dari 5-./. !ada destilasi sederhana# digunakan
pemanas# labu destilasi dan pendingin yang sesuai dengan si0at-si0at 0isika dan kimia cairan yang
didestilasi. !eralatan destilasi sederhana dipaparkan pada Gambar 1.2 berikut.
Gambar 1.2. !eralatan Destilasi &ederhana
3.3.1.1 Proses destilasi sederhana
!ada destilasi sederhana# cairan yang dipanaskan akan mendidih pada badan labu
destilasi itu. (akin lama# uap cairan itu akan naik ke arah leher labu# dan akan terlihat suatu
lingkaran cairan yang disebut cincin sublimasi# yaitu suatu tempat terjadinya kesetimbangan
antara 0asa cair (disebelah atas dan 0asa uap (di sebelah ba"ah cairan yang didestilasi itu.
&etelah cincin sublimasi ini mele"ati pipa samping# maka 0asa uap akan mengalir mele"ati pipa
samping menuju ke pendingin# yang selanjutnya mengembun dan ditampung pada penampung.
$ntuk menunjukkan titik didih yang tepat# maka bola raksa termometer harus ditempatkan
sejajar dengan tinggi pipa samping. *ila bola raksa dipasang terlalu tinggi# maka termometer
akan menunjukkan titik didih yang terlalu tinggi# demikian juga sebaliknya.
3.3.1.2 Pendidihan
,ika suatu cairan dipanaskan# maka suhunya naik# dan bila tekanan uap cairan tersebut
pada permukaannya sama dengan tekanan atmos0ir# maka terjadilah pendidihan. $ntuk mencapai
tekanan uap sama dengan tekanan atmos0ir# maka suhu pada dasar bejana tempat pendidihan
harus lebih tinggi daripada titik didih cairan pada tekanan atmos0ir# karena 0asa uap yang terjadi
pada dasar bejana harus mela"an tekanan hidrostatik cairan tersebut. 3leh karena itu pada proses
pendidihan sering terjadi gejolak dan percikan (bumping yang dapat menimbulkan bahaya.
$ntuk mencegah percikan# maka dimasukkan batu didih berupa porselen berpori untuk
meratakan panas ke seluruh bagian cairan.
3.3.1.3 Pengisian labu destilasi
(asukkan cairan dengan pertolongan corong bertangkai panjang# agar cairan tidak
mengotori tangkai samping. $ntuk mencegah bumping pada proses destilasi# maka )olume
cairan yang dimasukkan tidak boleh terlalu banyak dan masukanlah beberapa butir batu didih.
!ada umumnya# )olume cairan yang aman untuk destilasi adalah paling banyak separuh sampai
dua pertiga )olume labu destilasi. ,adi misalnya untuk labu destilasi 5-- ml# cairan yang diisikan
paling banyak 25--1-- ml.
3.3.1.4 Pemanasan$ pendinginan dan penghentian destilasi
4akukanlah pemanasan dengan pelan dan teratur agar cairan mendidih dengan teratur
pula. Aturlah pemanasan sehingga di peroleh kecepatan destilasi 1 5 2 ml. (1- 5 6- tetes per
menit.
Alirkanlah air ke dalam pendingin dengan kecepatan sedemikian rupa sehingga selama
destilasi berlangsung dinding luar dari pendingin tetap terasa dingin.
Destilasi dihentikan sebelum cairan di dalam labu habis. 7al ini perlu dilakukan untuk
menghindari terjadinya peruraian dan kehangusan.
*ila cairan yang didestilasi mengandung sedikit kotoran maka mula-mula kita akan
mendapatkan destilat 8 (low boiling fraction yang mengandung kotoran dengan titik didih lebih
rendah. 9emperatur akan terus naik sempai suatu saat dicapai temperatur yang relati0 konstan
(ber)ariasi : 2 5 1./. dalam hal ini didapatkan destilat yang dikotori oleh kotoran yang
mempunyai titik didih lebih tinggi (high boiling fraction.
3.3.1.% Penampung
$ntuk cairan yang mudah menguap penampung dihubungkan dengan pendingin dengan
pertolongan adaptor(jangan lupa memberi split. $ntuk cairan yang uapnya mudah terbakar
diusahkan agar uapnya tidak sampai keluar dari penampung yang dipakai. +eluar di sini
dimaksudkan keluar ke udara bebas. *egitu pula halnya untuk cairan yang mempunyai uap yang
beracun.
&lat dan 'ahan
Alat
Alat destilasi sederhana
*lender
&aringan
Alumunium 0oil
!emanas atau heater
*eaker glass 1-- ml
Bahan
9ape ketan seberat 1#5 liter yang telah disimpan kurang lebih 1-; hari.
(ara Ker"a
1. 9ape ketan yang telah jadi disiapkan beserta alat-alat yang akan digunakan.
2. 9ape ketan diblender.
1. 9ape ketan yang telah diblender kemudian disaring hingga mengeluarkan campuran air
beserta alkohol yang terkandung dalam tape ketan tersebut.
;. Air tape ketan dimasukkan kedalam kaleng bekas yang merupakan salah bagian dari alat
destilasi sederhana yang dibuat.
5. 7eater dinyalakan lalu tunggu beberapa saat hingga air dan alkohol terpisah saat proses
destilasi berjalan.
6. Alkohol yang didapat dimasukkan kedalam sebuah beaker glass lalu ditutup dengan
alumunium 0oil.
). *asil Pengamatan
<. !ada percobaan pemisahan campuran alkohol pada air tape ini# dihasilkan air tape 1=- ml
dari 1#5 liter tape ketan. +emudian dari hasil distilasi 1=- ml air tape# dihasilkan 1- ml
alkohol yang akan diuji kadar nya pada suhu 15- derajat celcius denngan "aktu 2- menit.
=.
1+. Pembahasan
11. !ada proses suhu yang di gunakan harus tepat dengan "aktu yang di pakai karena jika
pada suhu besar dan dengan "aktu yang lama di kha"atirkan air pada campurantersebut
ikut menguap. Disini menggunakan suhu a"al 15- derajat celcius tidak apa karena
alkohol pada suatu campuran akan menguap terlebih dahulu sebelum air dengan "aktu
tertentu.
)itik didih alcohol > ,ir mendidih pada suhu 100 derajat celcius dan alkohol pada
suhu ?5 derajat celcius. 1ampuran airalkohol mempunyai titik didih antara ?5
100 derajat celcius.