Anda di halaman 1dari 11

1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH

triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 1/11
TRI WAHYU KUNINGSIH
BE THE BEST WHATEVER YOU ARE
stay updated via rss
Soal 1 ( dinding Penahan Tanah )
Posted: 14 Agustus 2011 in DINDING PENAHAN TANAH
5
SOAL 1
Diketahui suatu struktur dinding penahan dan batu kali ( gravity wall ) dengan pembebanan dan
profil lapisan tanah seperti pada gambar di bawah ini sebagai salah satu solusi untu keadaan
sebenarnya di lapangan di bawah ini.
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/1.png)
KETENTUAN :
H
1
= 3,00 m B
1
= 2,50 m Tanah I ( urug ) Tanah II ( asli)
H
2
= 4,00 m B
2
= 0,50 m c
1
= 0 kN/m c
2
= 10 kN/m
H
3
= 1,50 m B
3
= 0,50 m
1
= 30
2
= 30
H
4
= 3,00 m B
4
= 1,50 m
1
= 20 kN/m
3

2
= 18 kN/m
3
q = 10 kN/m
2
DIMINTA :
1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH
triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 2/11
Analisis konstruksi tersebut terhadap :
1. Stabilitas Geser
2. Stabilitas Guling, dan
3. Stabilitas daya dukung tanah
4. Gambarkan konstruksi tersebut ( skala 1 : 50 ) beserta sistem drainase pada dinding.
PENYELESAIAN :
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/2.png)
Berat Dinding Penahan Tanah dan Beton di atasnya
Bidang 1
Diambil berat jenis beton = 25 kN/m
3
W
1
= . a . t .
= . 0,50 . 7,00 . 25
= 43,75 kN/m
Bidang 2
Diambil berat jenis beton = 25 kN/m
3
W
2
= p . l .
= 7,00 . 0,50 . 25
= 87,5 kN/m
Bidang 3
Diambil berat jenis beton = 25 kN/m
3
W
3
= p . l .
1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH
triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 3/11
= 5,00 . 1,50 . 25
= 187,5 kN/m
Bidang 4
W
4
= p . l .
= 3,00 . 2,50 . 20
= 150 kN/m
Bidang 5
W
5
= p . l . (
1

w
)
= 4,00 . 2,50 . ( 20 10 )
= 100 kN/m
Beban Akibat Beban Merata
W = q . L
= 10 kN/m
2
x 2,50 m
= 25 KN/m
Jarak Beban Terhadap Ujung Dinding Penahan ( di titik O )
1. x
1
= ( . 0,50 ) + 1,50 = 1,833 m
2. x
2
= ( . 0,50 ) + 0,50 + 1,50 = 2,25 m
3. x
3
= ( . 5,00 ) = 2,50 m
4. x
4
= ( . 2,50 ) + 0,50 + 0,50 + 1,50 = 3,75 m
5. x
5
= ( . 2,50 ) + 0,50 + 0,50 + 1,50 = 3,75 m
6. x = ( . 2,50 ) + 0,50 + 0,50 + 1,50 = 3,75 m
Momen Terhadap Ujung Dinding Penahan ( Titik O )
M
1
= W
1
. x
1
= 43,75 . 1,833
= 80,19375 kN
M
2
= W
2
. x
2
= 87,5 . 2,25
= 196,875 kN
1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH
triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 4/11
M
3
= W
3
. x
3
= 187,5 . 2,50
= 468,75 kN
M
4
= W
4
. x
4
= 150 . 3,75
= 562,5 kN
M
5
= W
5
. x
5
= 100 . 3,75
= 375 kN
M
6
= W
6
. x
6
= 25 . 3,75
= 93,75 kN
Tabel 1.1 Hasil Perhitungan Momen Akibat Gaya Vertikal
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/3.png)
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/11.png)
Koefisien Tekanan Aktif ( Ka )
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/4.png)
1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH
triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 5/11
Koefisien Tekanan Tanah Pasif ( Kp )
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/5.png)
Tekanan Tanah Aktif ( Pa )
Pa
1
= Ka . q . H
= . 10 8,50
= 28,333 kN
Pa
2
= Ka .
1
. H
1
. ( H
2
+ H
3
)
= . 20 . 3,00 . ( 4,00 + 1,50 )
= 120 kN
Pa
3
= . Ka . . ( H
2
+ H
3
)
2
= . . ( 20 10 ) . ( 4,00 + 1,50 )
2
= 50,4167 kN
Pa
4
= .
w
. ( H
2
+ H
3
)
2
= . 10 . ( 4,00 + 1,50 )
2
= 151,25 kN
Pa
5
= . Ka .
1
. ( H
1
)
2
= . . 20 . ( 3,00 )
2
= 30 kN
Pa = Pa
1
+ Pa
2
+ Pa
3
+ Pa
4
+ Pa
5
= 28,333 + 120 + 50,4167 + 151,25 + 30
= 379,9997 kN
Tekanan Tanah Pasif ( Pp )
Pp = . Kp . . ( H
4
)
2
= . 3. 20 . ( 3,00 )
2
1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH
triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 6/11
= 270 kN
Jarak l Lengan Terhadap Titik O
l
1
= . H = . 8,50 = 4,25 m
l
2
= . ( H
2
+ H
3
) = . 4,00 . 1,50 = 3,00 m
l
3
= . (H
2
+ H
3
) = . 4,00 . 1,50 = 2,00 m
l
4
= . (H
2
+ H
3
) = . 4,00 . 1,50 = 2,00 m
l
5
= ( . H
1
) + H
2
+ H
3
= ( . 3,00 ) + 4,00 + 1,50 = 6,50 m
l
6
= . H
4
= . 3,00 = 1,00 m
Tabel 1.2 Gaya Gaya Horizontal & Perhitungan Momen
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/6.png)
Tabel 1.3 Gaya Horizontal Akibat Tekanan Pasif
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/7.png)
Jumlah Gaya Gaya Horizontal
Ph = Pa Pp
= 379,9997 270,0
= 109,9997 kN
Momen yang Mengakibatkan Penggulingan
Mg = Ma Mp
= 1078,749 270,0
= 808,749 kN
Menghitung Stabilitas Terhadap Penggeseran
Tahanan geser pada dinding sepanjang B = 5,00 m, dihitung dengan menganggap dasar dinding
1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH
triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 7/11
Tahanan geser pada dinding sepanjang B = 5,00 m, dihitung dengan menganggap dasar dinding
sangat kasar. Sehingga sudut geser
b
=
2
dan adhesi c
d
= c
2
.
Untuk tanah c ( > 0 , dan c > 0 )
Rh = c
d
. B + W tan
b
Dengan Rh = tahanan dinding penahan tanah terhadap penggeseran
c
d
= adhesi antara tanah dan dasar dinding
B = lebar pondasi ( m )
W = berat total dinding penahan dan tanah diatas plat pondasi

b
= sudut geser antara tanah dan dasar pondasi
Rh = c
d
. B + W tan
b
= ( 10 kN/m . 5,00 m ) + 593,75 kN/m . tan 30
= 50 kN/m + 342,8017 kN/m
= 392,8017 kN/m
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/21.png)
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/31.png)
= 3,5709 1,5 _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ( dimensi tidak perlu diperbesar )
Dimana :
Fgs = faktor aman terhadap penggeseran
Ph = jumlah gaya gaya horizontal
Menghitung Stabilitas Terhadap Penggulingan
Tekanan tanah lateral yang diakibatkan oleh tanah dibelakang dinding penahan, cenderung
menggulingkan dinding, dengan pusat rotasi terletak pada ujung kaki depan dinding penahan
tanah.
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/41.png)
1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH
triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 8/11
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/51.png)
= 1,647 1,5 _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ( dimensi tidak perlu diperbesar )
Dimana : Fgl = Faktor aman terhadap penggulingan
Mw = Jumlah momen yang melawan penggulingan
Ma = Jumlah momen yang menyebabkan penggulingan
Karena faktor aman konstruksi dinding penahan tanah terhadap geser dan guling lebih dari 1,5
( 1,5 ), maka dimensi konstruksi sudah aman dan tidak perlu diperbesar.
Stabilitas Terhadap Keruntuhan Kapasitas Daya Dukung Tanah
Dalam hal ini akan digunakan persamaan Hansen pada perhitungan, dengan menganggap
pondasi terletak di permukaan.
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/61.png)
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/71.png)
Eksentrisitas ( e )
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/8.png)
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/9.png)
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/10.png)
Lebar Efektif ( B ) = B 2e
= 5,00 ( 2 x 1,324 ) m
= 2,352 m
A = B x 1
= 2,352 x 1
= 2,352 m
2
1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH
triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 9/11
Gaya Gaya yang ada pada dinding
Gaya horizontal = 1078,749 kN/m
Gaya vertikal = 593,75 kN/m
Faktor Kemiringan Beban
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/111.png)
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/12.png)
= 0,707
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/13.png)
Berdasarkan tabel : ( untuk = 30 )
Nc = 30,14
Nq = 18,40
N = 15,07
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/14.png)
= 0,690
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/15.png)
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/16.png)
= 0,718

Kapasitas Dukung Ultimit untuk Pondasi di permukaan menurut Hansen :
Df = 0
1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH
triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 10/11
dc = dq = d
Sc = Sq = S
Didapat :
qu = iq . C . Nc + iy . 0,5 . B .
2
. N
= 0,707 . 10 . 30,14 + 0,718 . 0,5 . 2,352 . 18 . 15,07
= 213,0898 + 229,043
= 442,1328 kN/m
2
Bila dihitung berdasarkan lebar pondasi efektif, yaitu tekanan pondasi ke tanah dasar terbagi rata
secara sama, maka
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/17.png)
Faktor aman terhadap keruntuhan kapasitas daya dukung tanah :
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/18.png)
Atau dapat pula dihitung dengan kapasitas berdasar distribusi tekanan kontak antara tanah dasar
pondasi dianggap linear.
(http://triwahyukuningsih.files.wordpress.com/2011/08/19.png)
Komentar
rycecen mengatakan:
1 Maret 2012 pada 12:47 am
thanks berat atas ilmunya, saya ada dua pertanyaan :
Kenapa di dalam gambar disain dinding penahan tanah ini
1. selalu/biasanya ada bagian b1 (dalam gbr diatas) yaitu sisi kaki turap yang masuk ke dalam
tanah timbunan.
2. kaki turap harus berada di bawah permukaan tanah.
trimsditunggu ya
Balas
Rendi mengatakan:
7 Juni 2012 pada 9:20 pm
Trimakasih sudah berbagi ilmunya
About these ads (http://en.wordpress.com/about-
these-ads/)
1/5/14 Soal 1 ( dinding Penahan Tanah ) | TRI WAHYU KUNINGSIH
triwahyukuningsih.wordpress.com/2011/08/14/soal-1-dinding-penahan-tanah/ 11/11
Trimakasih sudah berbagi ilmunya
Izin copy untuk dipelajari ya
Balas
trimbil mengatakan:
26 Juni 2012 pada 6:43 am
terima kasih, semoga bermanfaat buat ujian saya
Balas
Wisnu Aji mengatakan:
28 Juli 2012 pada 12:45 pm
Terima kasih atas pembahasannya, saya ingin menanyakan buku apa saja yg dijadikan
referensi dl perhitungan tsb?
Balas
Wisnu Aji mengatakan:
28 Juli 2012 pada 1:44 pm
lalu hal lain yg ingin saya tanyakan terkait momen yang menyebabkan penggulingan
bukankah yg seharusnya digunakan adalah Mg (=80kNm) bukan Ma (=1078kNm)?
terimakasih
Balas
Blog pada WordPress.com. | Tema: Greyzed oleh The Forge Web Creations.
Ikuti
Follow TRI WAHYU KUNINGSIH
Powered by WordPress.com