Anda di halaman 1dari 15

Laporan Praktikum Botani : Buah dan Biji

Oleh :
Amalia Ghassani (125070500111012)
Alifia Marita F (125070500111011)
Karina Larasati (125070500111015)
Lina Zahrotus (125070500111013)
Siska Amanda A (125070500111014)





Farmasi 2012
Fakultas Kedokteran
Universitas Brawijaya
Malang
2013


1. Cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl.)
1.1 Morfologi








1.2 Organoleptis
Bau : khas menyengat
Rasa : pedas
Warna : merah

1.3 Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Magnoliidae
Ordo: Piperales
Famili: Piperaceae (suku sirih-sirihan)
Genus: Piper
Spesies: Piper retrofractum Vahl.

1.4 Anatomi




Identifikasi Kimiawi
Ditetesi IKI : hitam (+amilum)
Fluoroglusin+HCL : tetap
Sudan III : merah (+minyak atsiri)
FeCl
3
: tetap
Kandungan Kimia dan Khasiat
Buah cabe jawa bermanfaat untuk mengatasi rasa lemah (neurasthenia), masuk angin,
pencernaan terganggu, batuk, ayan, dan demam. Akarnya bisa digunakan untuk obat
kuat dan membersihkan rahim sehabis melahirkan. Sedangkan daunnya bisa dijadikan
obat kumur dan pereda keluhan perut.


2. Pala (Myristica fragrans Houtt)
1.1 Morfologi




1.2 Organoleptis
Rasa : Khas rempah
Bau : khas
Warna : coklat muda

1.3 Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Magnoliidae
Ordo: Magnoliales
Famili: Myristicaceae
Genus: Myristica
Spesies: Myristica fragrans Houtt

1.4 Anatomi









Identifikasi Kimiawi
Ditetesi IKI : hitam (+amilum)
Fluoroglusin+HCL : tetap
Sudan III : merah (+minyak atsiri)
FeCl
3
: tetap
Kandungan Kimia dan Khasiat
Buah pala banyak digunakan untuk menghilangkan rasa mual atau gejala mabuk
saat berkendara.Selain itu juga, memiliki sifat antiemetik yaitu senyawa kimia yang
bermanfaat antara lain mengatasi rasa mual mau muntah. Senyawa kimia buah pala
tersebut terdapat di kulit, daging, biji pala hingga bunganya. Misalnya, kandungan
minyak atsiri dan zat samak terdapat pada kulit dan daging buah pala. Sedangkan
fuli atau bunga pala mengandung minyak atsiri, zat samak dan zat pati. Sedangkan
dari bijinya sangat tinggi kandungan minyak atsiri, saponin, miristisin, elemisi, enzim
lipase, pektin, lemonena dan asam oleanolat.



3. Kemangi (Ocimum sanctum L.)

3.1 Morfologi







Warna : hijau muda-coklat muda

3.2 Organoleptis
Bau : harum
Rasa : dingin/ mint

3.3 Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae
Genus: Ocimum
Spesies: Ocimum sanctum L.
3.4 Anatomi






Identifikasi Kimiawi
Ditetesi IKI : hitam (+amilum)
Fluoroglusin+HCL : tetap
Sudan III : merah (+minyak atsiri)
FeCl
3
: tetap

Kandungan Kimia dan Khasiat
Daun kemangi mengandung senyawa arginine yang telah terbukti mampu memperkuat
dan memperpanjang masa hidup sperma dan terbukti pula dapat mencegah kemandulan.
Daun kemangi juga mengandung zat yang mampu merangsang terbentuknya hormon
androgen dan estrogen. Zat flavonoid seperti orientin dan vicenin di dalam kemangi
mampu melindungi struktur sel tubuh. Sedangkan flavonoid seperti cineole, myrcene dan
eugenol mempunyai manfaat sebagai antibiotik alami dan anti peradangan. Getah
kemangi dapat digunakan sebagai obat sariawan dan sakit telinga. Daun kemangi dapat
dikonsumsi untuk memperbanyak ASI, penenang, mengobati encok, dan penurun panas
saat kita terserang demam. Daun kemangi juga dapat meningkatkan jumlah air seni,
menghilangkan masuk angin dan obat batu berdahak (sebagai peluruh dahak).
Mengkonsumsi daun tanaman ini juga dapat mengatasi masalah bau mulut dan bau badan.
Asam aspartat, apigenin, arginin, dan boron dalam tanaman ini juga sudah diketahui
khasiatnya. Senyawa sineol berkhasiat sebagai penenang, membantu mengatasi ejakulasi
dini, merangsang aktifitas syaraf pusat, dan melebarkan pembuluh darah kapiler.


4. Kapulaga (Elettaria cardamomum (L.) Maton)

4.1 Morfologi











4.2 Organoleptis
Rasa : tidak berasa
Bau : khas
Warna : coklat tua

4.3 Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas: Commelinidae
Ordo: Zingiberales
Famili: Zingiberaceae (suku jahe-jahean)
Genus: Elettaria
Spesies: Elettaria cardamomum (L.) Maton

4.4 Anatomi









Identifikasi Kimiawi
Ditetesi IKI : hitam (+amilum)
Fluoroglusin+HCL : merah (+lignin)
Sudan III : merah (+ minyak atsiri)
FeCl
3
: tetap


Kandungan Kimia dan Khasiat
Kapulaga merupakan rempah-rempah yang bisa menyeimbangkan jumlah cairan
lambung dalam perut. Kapulaga adalah anti-spasmodik, yang bisa mencegah kejang.
Kapulaga merupakan bahan alami yang membantu detoksifikasi kafein dari tubuh.
Minum terlalu banyak kopi secara perlahan dapat meracuni tubuh. konsumsi kapulaga
akan cepat untuk menghilangkan racun. Kapulaga juga dikenal mampu meningkatkan
kualitas suara.

5. Ulet-ulet (Helicteres isora L.)

1.1 Morfologi









1.2 Organoleptis
Rasa : tidak berasa
Bau : khas kayu
Warna : coklat

1.3 Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Malvales
Famili: Sterculiaceae
Genus: Helicteres
Spesies: Helicteres isora L.
1.4 Anatomi





Identifikasi Kimiawi
Ditetesi IKI : hitam (+amilum)
Fluoroglusin+HCL : tetap
Sudan III : merah (+ minyak atsiri)
FeCl
3
: tetap
Kandungan Kimia dan Khasiatnya
ekstrak etanol memberikan diameter hambatan lebih besar pada bakteri S. Aureus
dibandingkan E. Coli, serta jamur. ekstrak air buah H. Isora pada kadar 100 dan 800 mg/ml
mempunyai aktivitas sebagai antibakteri terhadap S. Aureus dan E. Coli, selain itu juga
mempunyai aktivitas sebagai antifungi terhadap C. Albicans. obat perut mulas, obat cacing,
obat sariawan.


6. Adas (Foeniculum vulgare)
KETERANGAN ORAGANOLEPTIC :
Warna : Coklat tua
Bau : Aroma khas minyak telon
Bentuk : Biji kecil-kecil
Rasa : Manis khas minyak telon

PENGAMATAN MIKROSKOPIS
Nama bahan : Adas (Fructus)
Nama ilmiah : Foeniculum vulgare


Nama simplisia : Foeniculi Fructus
Nama preparat : Irisan Melintang Fructus Adas
Perbesaran : 10 x 10
Famili : Apiaceae

1
2

3
4



Gambar 4.2.1 Irisan Melintang Foeniculi Fructus
Keterangan :
1. Kulit biji
2. Minyak Atsiri
3. Skereid
4. Endosperm

Pengamatan di bawah mikroskop oleh praktikan sebagai berikut :
1
2
3
4



Gambar 4.2.2 Irisan Melintang Foeniculi Fructus
Keterangan:
1. Kulit biji
2. Minyak Atsiri
3. Sklereid
4. Endosperm
.
4.3 Ditetesi dengan Reagen


IKI : berubah menjadi Hitam(+ ada Amilum)
Fluorglusin+HCl 25% : berubah menjadi Merah(+ ada Lignin)
Sudan III : berubah menjadi Merah(+Minyak)
FeCl
3
: Tidak berubah





Kandungan
Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 6%,
mengandung 50 60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen,
dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12%
minyak lemak. Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan
aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar mengandung bergapten.
Akar dan biji mengandung stigmasterin.





7. Kedawung (Parkia roxburghii-G.)
KETERANGAN ORAGANOLEPTIC :
Warna : Hitam kecoklatan
Bau : Tidak berbau
Bentuk : Keping biji pipih ellips
Rasa : Gurih
PENGAMATAN MIKROSKOPIS
Nama bahan : Sambiloto (Herba)
Nama ilmiah : Parkia roxburghii-G.
Nama simplisia : Parkiae Semen
Nama preparat : Irisan Melintang Kulit Biji Kedawung
Perbesaran : 10 x 10
Famili : Mimosaceae (Leguminosae)

1
2
3

4




Gambar 5.2.1 Irisan Melintang Parkiae Semen
Keterangan :
1. Minyak
2. Kulit Biji
3. Parenkima
4. Butir Amilum





Pengamatan di bawah mikroskop oleh praktikan sebagai berikut :

1
2
3
4


Gamabar 5.2.2 Irisan melintang Parkiae Semen
Keterangan :
1. Kulit Biji
2. Endosperm (butir amilum)
3. Minyak
4. Parenkima
Ditetesi dengan Reagen




IKI : Berubah menjadi Hitam(+ ada Amilum)
Fluorglusin+HCl 25% : Tidak berubah
Sudan III : Berubah menjadi Merah(+ ada Minyak)
FeCl
3
: Berubah hitam (ada Tanin)


Kandungan kimiadan khasiat:
Minyak lemak, glikosida, damar, tanin, dan sistina, biji Tanaman Obat
Kedawung berkhasiat sebagai obat perut kembung, obat kolera, dan obat
radang usus. Sedangkan daunnya, berkhasiat sebagai obat batuk dan obat
mulas

8. Merica Bolong (Melaleuca laucadendra)
1.5 Morfologi



1.6 Organoleptis
Bau : khas
Rasa : tidak berasa
Warna : coklat tua keabu-abuan

1.3 Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Myrtales
Famili: Myrtaceae (suku jambu-jambuan)
Genus: Melaleuca
Spesies: Melaleuca cajuputi Powell

Anatomi






Identifikasi Kimiawi
Ditetesi IKI : hitam (+amilum)
Fluoroglusin+HCL : merah (+lignin)
Sudan III : merah (+minyak atsiri)
FeCl
3
: tetap
Kandungan Kimia dan Khasiat
Penyakit yang dapat diobati : Reumatik, Radang usus, Diare, Radang kulit, Batuk,
demam, flu.; Sakit kepala, sakit gigi, Ekzema, Nyeri pada tulang dan saraf; Lemah tidak
bersemangat (neurasthenia), Susah tidur, Asma.Sifat kimia dan efek farmakologis : Kulit
pohon: Tawar, netral. Penenang. Daun: Pedas, kelat, hangat. Menghilangkan sakit
(analgetik), peluruh keringat (diaforetik), anti rheumatik, peluruh kentut (karminatif, pereda
kolik (spasmolitik). Buah: Berbau aromatis dan pedas. Meningkatkan napsu makan
(stomakik), karminatif, dan obat sakit perut. Kandungan kimia: Kulit pohon: Lignin,
melaleucin. Daun: Minyak atsiri, terdiri dari sineol 50%-65%, Alfa-terpineol,




DAFTAR PUSTAKA
Dalimartha, S., T. Agriwidya.1999. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 1. Jakarta: Penerbit
Anggota IKAPI.
Mursito, Bambang. 2001. Ramuan Tradisional Untuk Pengobatan Jantung. Jakarta: Penebar
Swadaya.
Hariana, Arief. 2005. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya seri 2. Malang : Penebar Swadaya
Dalimartha, Setiawan. 2008. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 5. Jakarta : Pustaka Bunda
Santoso, Budi. 1989. Kapulaga. Yogyakarta : Kanisius
Handayani, Lestari. 2003. Tanaman Obat untuk Masa Kehamilan dan Pasca Melahirkan.
Jakarta : Agromedia Pustaka