Anda di halaman 1dari 3

Komposisi Otot Rangka

1. Otot merah & putih


Ototmerah > bnyak mengandung pigmen pernapasan yaitu mioglobin, yg berfungsi
membawa oksigen dari kapiler darah (ekstrasel) ke mitokondria (intrasel)> kapasitas
metabolisme oksidatif yang lebih tinggi dgn aktivitas siklus Krebs dan enzimtransport
elektron yang kuat
Otot putih > krn kurang mioglobin > kapasitas glikolisis anaerobik
yang tinggi dgn aktivitas enzimglikolisis dan fosforilase yang kuat.
2. Ekstraktif
Yaitu zat non-protein yang larut dlm air meliputi kreatinin, kreatinin fosfat, ADP, asam
amino, asamlaktat, dll. Zat yang memiliki struktur grup fosfat mrpkn zat yang kaya energi
3. Protein
Komponen enzimotot yang mengkatalisis berbagai tahapan pd proses glikolisis mrpkn
protein sarkoplasmik. Protein lain yang membentuk struktur otot ialah miosin, aktin,
troponin, dan tropomiosin.
BAGIAN-BAGIAN OTOT RANGKA

1.Sarkolema
Membran sel dari selaput otot.Terdiri dari membran sel yang disebut membran plasma &
sebuah lapisan luar yang terdiri dari 1 lapisan tipis mengandung kolagen

2.Miofibril
Merupakan bulatan-bulatan kecil pada potongan melintang mengandung 1500 FM,3000 FA
yang merupakan molekul protein polimer besar untuk kontraksi otot
Memiliki 2 filamen:
- Filamen Tebal yang dibentuk oleh miosin
- Filamen Tipis yang dibentuK oleh aktin, tropomiosin & troponin

3.Sarkoplasma
Miofibril-miofibril terpendam dalam serat otot di dalam suatu matriks

4. Retikulum Sarkoplasmik
Sarkoplasma yang terdapat pada retikulum endoplasma yang terdapat dalam serat otot

Pada tulang kompakta lamella tersusun reguler sesuai dengan distribusi pembuluh darah
yang memberi makanan. Ini disebut sebagai tulang berserabut halus/matur bone (tulang
dewasa). Tulang dilintasi oleh saluran-saluran longitudinal yang disebut canalis Havers
yang satu sama lain saling beranastomose dengan hubungan yang tranversal dari
permukaan periosteum ke endosteum yang disebut sebagai canalis Volkmann (atau
nutrient canalis). Jadi mereka merupakan sistem canal yang kompleks yang berisi
pembuluh darah dan syaraf dari tulang. Setiap sistem Havers dikelilingi oleh sejumlah (8-
15) lamellae yang konsentris. Lamella tulang sel-sel dan canal sentral ini disebut sebagai
sistem Havers atau osteon yang merupakan unit struktur dari tulang. Canaliculi yang
mengelilingi canal Havers ini berhubungan dengan lacuna dan semua lacuna berhubungan
dengan canal. Canaliculi dibagian tepi dari sistem Havers yang satu tidak berhubungan
dengan canaliculi sistem Havers yang lain, mereka membentuk lengkungan dan kembali ke
lacunanya sendiri. Antara sistem-sistem Havers ini terisi dengan lamella interstitial. Pada
perifer dan pada permukaan dalam yang berhubungan dengan rongga sumsum, lamella
berjalan sejajar dengan permukaan dan berarah circumferensial dari sumbu tulang. Bagian
luar/dekat periosteum disebut lamella circumferential externa atau lamella generalisata
externa. Bagian dalam/dekat endosteum disebut lamella circumferential interna atau
lamella generalisata interna. Canaliculi dari lamella-lamella ini terbuka kepermukaan
periosteum/endosteum. Selain itu didapatkan bundel serabut kolagen yang didapatkan di
lapisan luar tulang yang disebut serabut Sharpey. Serabut-serabut ini berjalan dari
periosteum ke lamella circumferensial externa dan lamella interstitial dan tidak dijumpai
di sistem Havers atau di lamella circumferential interna. Mereka dikelilingi oleh sedikit
matriks yang uncalcified/sedikit kalsifikasi. Serabut Sharpey berfungsi sebagai penguat
hubungan periosteum ke tulang dan terutama pada insertio ligamen/tendon.


Pada tulang kompakta lamella tersusun reguler sesuai dengan distribusi pembuluh darah
yang memberi makanan. Ini disebut sebagai tulang berserabut halus/matur bone (tulang
dewasa). Tulang dilintasi oleh saluran-saluran longitudinal yang disebut canalis Havers
yang satu sama lain saling beranastomose dengan hubungan yang tranversal dari
permukaan periosteum ke endosteum yang disebut sebagai canalis Volkmann (atau
nutrient canalis). Jadi mereka merupakan sistem canal yang kompleks yang berisi
pembuluh darah dan syaraf dari tulang. Setiap sistem Havers dikelilingi oleh sejumlah (8-
15) lamellae yang konsentris. Lamella tulang sel-sel dan canal sentral ini disebut sebagai
sistem Havers atau osteon yang merupakan unit struktur dari tulang. Canaliculi yang
mengelilingi canal Havers ini berhubungan dengan lacuna dan semua lacuna berhubungan
dengan canal. Canaliculi dibagian tepi dari sistem Havers yang satu tidak berhubungan
dengan canaliculi sistem HaPada tulang kompakta lamella tersusun reguler sesuai dengan
distribusi pembuluh darah yang memberi makanan. Ini disebut sebagai tulang berserabut
halus/matur bone (tulang dewasa). Tulang dilintasi oleh saluran-saluran longitudinal yang
disebut canalis Havers yang satu sama lain saling beranastomose dengan hubungan yang
tranversal dari permukaan periosteum ke endosteum yang disebut sebagai canalis
Volkmann (atau nutrient canalis). Jadi mereka merupakan sistem canal yang kompleks
yang berisi pembuluh darah dan syaraf dari tulang. Setiap sistem Havers dikelilingi oleh
sejumlah (8-15) lamellae yang konsentris. Lamella tulang sel-sel dan canal sentral ini
disebut sebagai sistem Havers atau osteon yang merupakan unit struktur dari tulang.
Canaliculi yang mengelilingi canal Havers ini berhubungan dengan lacuna dan semua
lacuna berhubungan dengan canal. Canaliculi dibagian tepi dari sistem Havers yang satu
tidak berhubungan dengan canaliculi sistem Havers yang lain, mereka membentuk
lengkungan dan kembali ke lacunanya sendiri. Antara sistem-sistem Havers ini terisi
dengan lamella interstitial. Pada perifer dan pada permukaan dalam yang berhubungan
dengan rongga sumsum, lamella berjalan sejajar dengan permukaan dan berarah
circumferensial dari sumbu tulang. Bagian luar/dekat periosteum disebut lamella
circumferential externa atau lamella generalisata externa. Bagian dalam/dekat endosteum
disebut lamella circumferential interna atau lamella generalisata interna. Canaliculi dari
lamella-lamella ini terbuka kepermukaan periosteum/endosteum. Selain itu didapatkan
bundel serabut kolagen yang didapatkan di lapisan luar tulang yang disebut serabut
Sharpey. Serabut-serabut ini berjalan dari periosteum ke lamella circumferensial externa
dan lamella interstitial dan tidak dijumpai di sistem Havers atau di lamella circumferential
interna. Mereka dikelilingi oleh sedikit matriks yang uncalcified/sedikit kalsifikasi.
Serabut Sharpey berfungsi sebagai penguat hubungan periosteum ke tulang dan terutama
pada insertio ligamen/tendon.

vers yang lain, mereka membentuk lengkungan dan kembali ke lacunanya sendiri. Antara
sistem-sistem Havers ini terisi dengan lamella interstitial. Pada perifer dan pada
permukaan dalam yang berhubungan dengan rongga sumsum, lamella berjalan sejajar
dengan permukaan dan berarah circumferensial dari sumbu tulang. Bagian luar/dekat
periosteum disebut lamella circumferential externa atau lamella generalisata externa.
Bagian dalam/dekat endosteum disebut lamella circumferential interna atau lamella
generalisata interna. Canaliculi dari lamella-lamella ini terbuka kepermukaan
periosteum/endosteum. Selain itu didapatkan bundel serabut kolagen yang didapatkan di
lapisan luar tulang yang disebut serabut Sharpey. Serabut-serabut ini berjalan dari
periosteum ke lamella circumferensial externa dan lamella interstitial dan tidak dijumpai
di sistem Havers atau di lamella circumferential interna. Mereka dikelilingi oleh sedikit
matriks yang uncalcified/sedikit kalsifikasi. Serabut Sharpey berfungsi sebagai penguat
hubungan periosteum ke tulang dan terutama pada insertio ligamen/tendon.