Anda di halaman 1dari 24

Tingkat Pengetahuan Penderita

TentangPengelolaan Penyakit
Diabetes Mellitus di Puskesmas
Talun Kabupaten Blitar
Haykal ahmad
PENDAHULUAN
Diabetes Mellitus adalah suatu kondisi
dimana konsentrasi glukosa darah lebih
tinggi nilai normal (Hiperglikemia)
Penyakit ini disebabkan karena kelenjar
pankreas tidak lagi memproduksi insulin atau
produksinya sangat sedikit sehingga tidak
mampu mencukupi kebutuhan tubuh akan
hormon insulin ( Mistra,2004:4 )
Diabetes Mellitus ada dua tipe
Tipe I disebut juga Insulin Dependent
Diabetes Mellitus adalah diabetes yang
tergantung insulin karena tidak mampu
memproduksi insulin
Tipe II disebut juga Non Insulin
Dependent Mellitus adalah tubuh
memproduksi insulin tetapi tidak mencukupi
Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini
adalah jumlah penderita diabetes di
Puskesmas Talun Kabupaten Blitar relatif
tinggi, yang kemungkinan disebabkan
kurangnyapengetahuantentangpengelolaanpe
nyakittersebut.
Pertanyaan penelitian:
Bagaimana tingkat pengetahuan penderita
diabetes di Puskesmas Talun tentang
pengaturan pola makan?
Bagaimana tingkat pengetahuan penderita
diabates di Puskesmas Talun tentang
pentingnya olahraga?
Bagaimana pengetahuan penderita tentang
aturan minum obat antidiabet?
Tujuan Penelitian
Tujuan Umum
Tujuan umum dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui tingkat pengetahuan
penderita tentang pengelolaan penyakit Diabetes
Mellitus.
Tujuan Khusus
Untuk mengetahui tingkat pengetahuan
penderita diabetes di Puskesmas Talun
tentang pengaturan pola makan
Untuk mengetahui tingkat pengetahuan
penderita diabetes di Puskesmas Talun
tentang pentingnya olahraga
Untuk mengetahui tingkat pengetahuan
penderita diabetes di Puskesmas Talun
tentang pengunaan obat antidiabet.
Kegunaan Penelitian
Bagi penderita diabetes dapat digunakan
sebagai masukan dalam upaya peningkatan
kualitas hidup berkaitan dengan penyakit yang
diderita
Bagi peneliti dapat meningkatkan
pengetahuan tentang penyakit diabetes
mellitus dan pengelolaannya.
Sebagaireferensibagi penderita tentang
penyakit diabetes mellitus
Asumsi Penelitian
Jika pengetahuan penderita tentang
pengelolaan penyakit diabetes mellitus baik
maka tujuan pengobatan dapat tercapai
dengan baik

Ruang lingkup dan Keterbatasan
Penelitian
Ruang lingkup penelitian adalah tentang
tingkat pengetahuan penderita diabetes
mellitus yang berobat di Puskesmas Talun
Definisi Istilah
TingkatPengetahuan adalahtinggi rendahnya
pengetahuan penderita tentang Pengelolaan
penyakit diabetes mellitus

Penderita diabetes adalah pasien yang
menderita Diabetes Mellitus yang berobat di
Puskesmas Talun
Pengelolaan penyakit Diabetes Mellitus
adalah cara pasien menangani penyakitnya
meliputi pola makan, olahraga, dan aturan
minum obat antidiabet
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Diabetes Mellitus atau kencing manis adalah
dimana kadar gula lebih tinggi dari normal
Karena dalam urine penderita kadar gulanya
juga lebih tinggi dari normal, maka istilah
populer dalam masyarakat adalah penyakit
kencing manis
Diabetes bersifat sepanjang hayat, penyakit
kronis dimana dipengaruhi oleh proses
metabolisme gula darah didalam tubuh
(glukosa)
Ciri khas dari diabetes mellitus yaitu
produksi insulin dalam tubuh sangat sedikit
atau menjadi hambatan dalam tubuh
ketika produksi insulin
Apabila tubuh kekurangan insulin atau
terjadi penurunan efektifitas insulin seperti
kerap terjadi pada orang gemuk, maka
sebagian glukosa darah tidak dapat masuk
kedalam jaringan tubuh
Faktor penyebab penyakit diabetes
mellitus adalah
Kelainan genetika
Diabetes mellitus dapat menurun menurut
sisilah keluarga yang menderita diabetes, karena
kelainan gen yang mengakibatkan tubuh tidak
dapat menghasilkan insulin dengan baik.
Kegemukan
Kelebihan berat badan meningkatkan kebutuhan
tubuh akan insulin. Orang dewasa yang kegemukan
memiliki sel-sel lemak yang lebih besar dari Tubuh
mereka, dengan sel lemak yang lebih besar
tidak bisa merespon insulin dengan baik.
Usia
Umumnya manusia mengalami perubahan
fisiologi yang secara drastis menurun dengan
cepat setelah usia 40 tahun. Diabetes sering
muncul setelah seseorang memasuki usia
tersebut kerena berat badan yang berlebih
Sehingga tubuh nya tidak peka terhadap insulin.
Pola makan yang salah
Kurang gizi atau kelebihan berat badan sama-sama
meningkatkan resiko terkena diabetes kurang gizi
(malnutrisi) dapat merusak pankreas, sedangkan
obesitas mengakibatkan gangguan kelenjar insulin.
Gaya hidup stres
Stres cenderung membuat seseorang mencari
makanan yang manismanis dan berlemak tinggi untuk
meningkatkan kadar lemak serotonin otak. Seretonin ini
mempuyai efek penenang untuk meredakan stes.
Tetapi gula dan lemak itulah yang menyebabkan diabetes
Gejala-gejala Diabetes Mellitus
Sering buang air kecil
Haus yang berlebihan
Lapar yang berlebihan
Berat badan menurun
Tubuh lemas
Infeksi saluran kencing
Ruam merah dan gatal-gatal dikulit, biasanya
disebabkan oleh jamur
Adapun gejala-gejala umum lainya yang mungkin
muncul secara terpisah
atau bersamaan, antara lain:
Kelelahan
Penglihatan kabur
Luka yang lama sembuhnya
Mulut kering
Infeksi yang berlebihan
Impoten (padalaki-laki)
Pada wanita sering gatal-gatal pada vagina
Rasa tebal dan terbakar pada tangan dan kaki
Tipe-tipe penderita Diabetes Mellitus
Diabetes Mellitus Tipe I disebut juga
Insulin Dependent Diabetes Mellitus
(IDDM), dimana penderita mengalami
gangguan produksi hormon insulin oleh
Suatu bagian dari limpa.Hormon insulin
membantu masuknya gula darah ke dalam sel.
Diabetes Mellitus Tipe II disebut juga
Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus
(NIDDM), dimana penderita tidak
kekurangan insulin tetapi ada Resistensi
dari selotot maupun sel jaringan lemak untuk
dimasuki gula darah. Dengan demikian kadar
gula darah juga cukup tinggi
Diagnosis Diabetes Mellitus
GDA (gula darah acak) lebih dari
200mg/dl. Kadar glukosa pada waktu
Kapanpun tanpa memperhatikan jangka
waktu sejak terakhir makan
GDP (gula darah puasa) lebih dari 126 mg/dl.
Puasa yang dimaksud tidak ada asupan kalori
selama 8 jam
GD lebih 200mg/dl sesudah beban
glukosa 75 g pada TTGO (Tes Toleransi
Glukosa Oral)
Profil Puskesmas Talun
Puskesmas Talun terletak di sebelah
barat kota Blitar. Puskesmas Talun sebagai
pusat pengobatan di desa Talun, yang
membawahi empat Puskesmas pembantu,
sebelas polindes dan memiliki rawat
inap.

KerangkaTeori
Dalam pengelolaan Diabetes Melltus
terdapat langkah-langkah yang dilakukan
yaitu perencanaan makanan dan olahraga
yang teratur. Jika dengan perencanaan
makanan dan olahraga belum tercapai
maka dilakukan dengan Pemberian obat
antidiabet.