Anda di halaman 1dari 22

KACA

Kaca merupakan materi bening (tembus pandang) yang biasanya


dihasilkan dari campuran silikon atau bahan silikon dioksida (SiO2),
yang secara kimia sama dengan kuarsa (bahasa Inggris: kwarts).
Biasanya dibuat dari pasir. Suhu lelehnya adalah 2000 derajat
Celsius.

Kelebihan kaca:
- Transparan, tahan
terhadap serangan kimia,
kecuali hidrogen fluorida.
Karena itulah kaca banyak
dipakai untuk peralatan
laboratorium

- Efektif sebagai isolator,
baik suhu maupun
akustik

- Mampu menahan vakum


Kelemahan kaca:
- Rapuh terhadap benturan

- Celah kaca - Kaca mengalami
penyusutan dan pemuaian
secara berkala. Hal ini
menyebabkan kaca pecah. Untuk
mencegahnya, beri celah antara
kaca dengan dinding. Ukuran
celah rata-rata 1-2cm, namun
bisa juga disesuaikan dengan
jenis dan lebar kaca. Jangan lupa
gunakan sealant kaca untuk
menutup celah agar tidak bocor.



1. KACA MELTON

Keterangan: Kaca texture dengan menampilkan motif yang menarik dan atraktif dan
serta menimbulkan seni yang mendalam. kaca melton dapat dibentuk sesuai motif
yang anda inginkan serta dengan ukuran yang besar sehingga dapat digunakan
sebagai partisi kaca yang indah


2. KACA PATRI TIMAH/KUNINGAN TRIPLE

3. KACA PATRI

1. Eksterior: Muka gedung, atap, pintu masuk, sky walks, pintu putar, kanopi, winter
garden, glass house

2. Interior: Tangga, lorong berjalan, dinding, perabot, dll



a. Genteng kaca, berbahan melton (kaca es) 10 mm; bertekstur seperti es membeku;
berwarna bening, hijau, biru,dan kuning; teknik pemasangan dengan sistem interlock.




B. Lembaran kaca, berbahan tempered double laminate 5mm-10mm; bertekstur
polos; berwarna bening, hijau, dan ribben; teknik pemasangan mengandalkan rangka
besi hollow atau besi pelat siku, pengikat menggunakan baut dan sealant


Lantai bisa juga dibuat dari kaca, bila ketebalannya sudah dipikirkan matang. Ketebalan
kaca bisa mencapai 2 cm dan dalam potongan-potongan kecil yang diletakkan diatas
frame atau dudukan dari rangka aluminium.

-Glass House
Yang dimaksud glass house adalah rumah yang memang terbuat dari kaca, namun
bukan untuk digunakan sebagai rumah tinggal. Glass house biasanya digunakan
sebagai tempat pembudidayaan tanaman. Sementara rumah dengan arsitektur kaca
biasanya menggunakan kaca sebagai bahan dasarnya hampir sebesar 70 persen-80
persen.
Kompleks rumah kaca yang paling besar di Britain - dengan ukuran seluas 80 lapangan
sepak bola - sedang didirikan di Kent, terdiri dari 7 rumah kaca diatas lahan 91 hektar
dengan pekerja 550 orang.

Kompleks ini dilengkapi dengan 7 rumah kaca terletak dilahan seluas 91 hektar.
Penggunaan kompleks ini yang dibantu dengan teknologi computer-controlled, sehingga
Thanet Earth mampu dan mempunyai kapasitas untuk bertanam selada atau
menghasilkan buah tomat, lada, timun dsbnya yang bisa dipungut secara terus-menerus
selama 52 minggu setiap tahun.
Tangga
Perabot
-Dinding
Penggunaan kaca untuk dinding kaca dapat memberikan keleluasaan pandangan baik
dari dalam ke luar maupun dari luar kedalam. Pada desain yang tepat guna, keleluasaan
pandangan ini dinilai sangat bermanfaat, misalnya antara ruang keluarga dan taman,
sehingga taman dapat dinikmati secara penuh dari dalam rumah.
Plafon kaca
Pembatas balkon
Kanopi
Jendela Pintu
Rekor Muri

Pembuatan Dinding Kaca dengan Sistem Spider Tertinggi
Grand Indonesia bekerjasama dengan PT. Trimitra Tatagraha sebagai
Kontraktor Spesialist Pekerjaan Arsitektural Alumunium berhasil
membuat dinding kaca dengan sistem spider yang tingginya mencapai 35
meter. Sistem Spider adalah sistem pemasangan kaca tanpa frame dan
dipasang dengan perantaraan Spider Arms (menggunakan cengkraman
menyerupai kaki spider) yang ditopang atau digantung pada suatu
konstruksi Baja. Kegiatan berlangsung di Jakarta pada 18 Desember
2007