Anda di halaman 1dari 426

KUESIONER PBJ-1

Ya Tidak
A
1. Terdapat SK Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) c c
2. Identitas KPA yang ditunjuk telah sesuai dengan SK
Pengangkatannya.
c c
3. Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa pada SKPD
tahun anggaran berjalan disusun pada tahun anggaran
sebelumnya.
c c
4. Cakupan RUP meliputi kegiatan dan anggaran
pengadaan barang/jasa yang akan dibiayai oleh:
a) SKPD sendiri, c c
b) Dana dekonsentrasi dan dana Tugas
Pembantuan (TP)
c c
c) dan/atau berdasarkan kerja sama antar SKPD
secara pembiayaan bersama (co-financing ),
sepanjang diperlukan.
c c
B.
1. Terdapat dokumen hasil identifikasi kebutuhan riil jasa
(contohnya Studi Kelayakan (Feasibility Study ) untuk
pengadaan jasa selain pekerjaan konstruksi).
c c
2. Untuk pekerjaan konstruksi, terdapat dokumen hasil
identifikasi kebutuhan berupa output dari jasa
konsultansi yaitu desain/rancangan pekerjaan
konstruksi.
c c
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PERENCANAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
Uraian
Jawaban
Ketentuan Umum
Identifikasi Kebutuhan
Hal. 1/426
KUESIONER PBJ-1
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
3. Terdapat dokumen perencanaan/desain untuk sarana
dan prasarana pendukung berfungsinya konstruksi
tertentu.
c c
4. Terdapat dokumen Rencana Kebutuhan Barang Milik
Negara/Daerah sebagai hasil identifikasi kebutuhan riil
barang bagi SKPD.
c c
5. Terdapat dokumen:
a) standar barang c c
b) standar kebutuhan c c
c) SK Kepala Daerah tentang standar harga
(untuk BMD)
c c
d) Perkada tentang standarisasi sarana dan
prasarana kerja pemda.
c c
6. Perencanaan kebutuhan barang milik negara/daerah
telah disusun dengan memperhatikan:
a) usulan rencana kebutuhan barang yang
diajukan oleh (KPB) masing-masing SKPD.
c c
b) ketersediaan barang milik daerah yang ada,
sesuai dengan data barang pada pengguna
barang dan/atau pengelola barang.
c c
7. Perencanaan kebutuhan barang milik negara/daerah
telah berpedoman pada:
a) standar barang, c c
b) standar kebutuhan, dan c c
c) SK Kepala Daerah tentang standar harga
(untuk BMD)
c c
d) Perkada tentang standarisasi sarana dan
prasarana kerja pemda.
c c
8. Standar berikut ini, telah ditetapkan oleh pengelola
barang setelah berkoordinasi dengan instansi
terkait.(misal: PU, BPS, Lembaga Elektronik Negara):
Hal. 2/426
KUESIONER PBJ-1
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) Standar barang c c
b) standar kebutuhan c c
9. Usulan pengadaan pekerjaan konstruksi telah sesuai
dengan desain yang dibuat sebelumnya.
c c
10. Terdapat dokumen Rencana Kerja dan Anggaran
(RKA) SKPD.
c c
11. RKA SKPD telah dibahas dengan DPRD. c c
12. Kegiatan dalam RKA SKPD yang berkaitan dengan
pengadaan barang/jasa, telah sesuai dengan
kebutuhan riil barang/jasa.
c c
13. Output kegiatan dalam RKA SKPD yang berkaitan
dengan pengadaan barang/jasa, telah sesuai dengan
kebutuhan riil barang/jasa.
c c
14. Terdapat dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah
(RKPD).
c c
15. Kegiatan yang berkaitan dengan pengadaan
barang/jasa dalam RKA pemda telah sesuai dengan
target kinerja dalam RKPD, dengan memperhatikan:
a) prioritas pembangunan daerah c c
b) kemampuan keuangan daerah c c
16. Terdapat dokumen penghitungan anggaran
pengadaan barang/jasa.
c c
17. Penghitungan penganggaran pengadaan barang/jasa
terdiri dari:
a) Biaya barang/jasa itu sendiri c c
b) Biaya Pendukung c c
c) Biaya Administrasi c c
18. Untuk pengadaan barang, biaya pendukung terdiri
dari:
a) Biaya pemasangan c c
b) Biaya pengangkutan c c
Hal. 3/426
KUESIONER PBJ-1
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) Biaya pelatihan c c
19. Biaya administrasi terdiri dari:
a) Biaya pengumuman pengadaan c c
b) Biaya honorarium pejabat pelaksana
pengadaan
c c
c) Biaya survei lapangan/pasar c c
d) Biaya penggandaan dokumen pengadaan
barang/jasa
c c
e) Biaya lainnya yang diperlukan. c c
20. Terdapat dokumen:
a) Perhitungan Ahli /Enginer Estimate (EE) c c
b) Hasil Survei Harga c c
c) Perhitungan Sendiri c c
d) Standar Biaya Umum (SBU) c c
21. RAB pengadaan barang/jasa telah mengacu
a) Enginer Estimate c c
b) Hasil Survei Harga c c
c) Perhitungan Sendiri c c
d) Standar Biaya Umum c c
22. Ada dokumen/kertas kerja perhitungan
biaya/peganggaran pengadaan barang/jasa.
c c
23. Perkiraan harga/anggaran pengadaan barang/jasa
wajar (berdasarkan hasil no 27).
c c
24. Harga/anggaran yang tercantum RKA sesuai dengan
hasil perhitungan penganggaran.
c c
C
1. Terdapat kebijakan cara pengadaan. c c
2. PA menetapkan cara pengadaan dengan
memperhatikan:
a) Tugas pokok dan fungsi SKPD c c
Penetapan Kebijakan Umum
Hal. 4/426
KUESIONER PBJ-1
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
b) Sifat kegiatan yang akan dilaksanakan melalui
swakelola atau melalui penyedia barang/jasa baik
sebagai badan usaha maupun perorangan
c c
3. Terdapat kebijakan pengorganisasian pengadaan c c
4. Terdapat kebijakan pemaketan pekerjaan c c
5. Kebijakan pemaketan pekerjaan diarahkan pada:
a) Memaksimalkan penggunaan produksi dalam
negeri
c c
b) Perluasan kesempatan bagi usaha mikro dan
usaha kecil serta koperasi kecil
c c
c) Nilai pekerjaan pengadaan barang/jasa sampai
dengan Rp2,5 milyar diperuntukkan bagi Usaha
Mikro dan Usaha Kecil serta Koperasi Kecil
c c
d) Nilai pekerjaan pengadaan barang/jasa
sampai dengan Rp2,5 milyar dikecualikan bagi
Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta Koperasi
Kecil, untuk paket pengadaan yang menuntut
kompetensi teknis yang tidak dapat dipenuhi oleh
Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil
c c
e) Penetapan sebanyak-banyaknya paket
pengadaan untuk Usaha Mikro dan Usaha Kecil
serta Koperasi Kecil
c c
f) Penetapan sebanyak-banyaknya paket
pengadaan untuk Usaha Mikro dan Usaha Kecil
serta Koperasi Kecil, tanpa mengabaikan prinsip
efisiensi, prinsip persaingan sehat, prinsip
kesatuan sistem, dan pertimbangan kemampuan
kualitas teknis usaha mikro dan usaha kecil serta
koperasi kecil.
c c
Hal. 5/426
KUESIONER PBJ-1
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
g) Tidak menyatukan/ memusatkan beberapa
kegiatan yang tersebar di beberapa daerah/ lokasi
yang menurut sifat pekerjaan dan tingkat
efisiensinya seharusnya dilakukan di daerah/lokasi
masing-masing.
c c
h) Tidak menyatukan beberapa paket pengadaan
yang menurut sifat dan jenis pekerjaannya bisa
dipisahkan.
c c
i) Tidak menyatukan beberapa paket pengadaan
yang menurut besaran nilainya seharusnya
dilakukan oleh Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta
koperasi kecil.
c c
j) Tidak memecah Pengadaan Barang Jasa
menjadi beberapa paket dengan maksud untuk
menghindari pelelangan.
c c
k) Tidak menentukan kriteria, persyaratan atau
prosedur pengadaan yang diskriminatif
c c
D.
1. Terdapat dokumen Kerangka Acuan Kerja. c c
2. Kerangka Acuan Kerja untuk Barang/Pekerjaan
Konstruksi/Jasa Lainnya memuat uraian:
a) latar belakang; c c
b) maksud dan tujuan; c c
c) Lokasi kegiatan c c
d) sumber pendanaan; c c
e) hal-hal lain yang diperlukan; c c
f) waktu pelaksanaan yang diperlukan; c c
g) jadwal barang/pekerjaan konstruksi/jasa
lainnya tersebut harus tersedia pada lokasi
kegiatan/sub kegiatan terkait;
c c
Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK)
Hal. 6/426
KUESIONER PBJ-1
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
h) waktu penyelesaian pekerjaan telah
memperhatikan batas akhir tahun anggaran/batas
akhir efektif tahun anggaran;
c c
i) spesifikasi teknis barang/pekerjaan
konstruksi/jasa lainnya yang akan diadakan;
c c
j) gambar/desain pekerjaan konstruksi yang akan
dilaksanakan;
c c
k) besarnya total perkiraan biaya pekerjaan. c c
3. Kerangka Acuan Kerja untuk Pekerjaan Konsultasi
Perorangan/Badan Usaha memuat uraian:
a) latar belakang; c c
b) maksud dan tujuan; c c
c) ruang lingkup; c c
d) keluaran yang diinginkan; c c
e) sumber pendanaan; c c
f) jenis laporan yang harus dibuat; c c
g) isi laporan yang harus dibuat; c c
h) jumlah laporan yang harus dibuat; c c
i) waktu pelaksanaan pekerjaan yang diperlukan;
c c
j) jadwal tersedianya laporan hasil pekerjaan; c c
k) waktu penyelesaian pekerjaan telah
memperhatikan batas akhir tahun anggaran/batas
akhir efektif tahun anggaran;
c c
l) kualifikasi tenaga ahli c c
m) besarnya total perkiraan biaya pekerjaan c c
n) analisa kebutuhan tenaga ahli c c
o) analisa kebutuhan tenaga ahli tersebut
dikaitkan dengan:
1) ruang lingkup, c c
2) keluaran yang diinginkan, c c
Hal. 7/426
KUESIONER PBJ-1
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
3) kualifikasi tenaga ahli c c
4) jumlah tenaga ahli, c c
5) jenis laporan c c
6) jumlah laporan, c c
7) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan c c
E.
1. Dokumen RUP telah ditetapkan oleh PA atau Kuasa
PA yang ditunjuk.
c c
2. Pengumuman rencana umum pengadaan barang/jasa
di masing-masing SKPD dilakukan secara transparan
kepada masyarakat luas, yaitu:
a) papan pengumuman resmi untuk masyarakat
c c
b) Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE c c
c) Website masing-masing SKPD c c
3. Pengumuman dilakukan sebagai berikut:
a) setelah rencana kerja dan anggaran SKPD
disetujui DPRD
c c
b) sebelum pengumuman pelaksanaan
pengadaan barang/jasa oleh ULP
c c
c) pada tahun anggaran berjalan yang kontraknya
akan dilaksanakan pada tahun anggaran yang
akan datang.
c c
4. Materi pengumuman RUP:
a) mencantumkan nama dan alamat PA c c
b) mencantumkan paket pekerjaan yang akan
dilaksanakan
c c
c) mencantumkan lokasi pekerjaan c c
Pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP)
Hal. 8/426
KUESIONER PBJ-1
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
d) Materi pengumuman RUP mencantumkan
perkiraan nilai pekerjaan
c c
Hal. 9/426
KUESIONER PBJ-1
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PERENCANAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 10/426
KUESIONER PBJ-1
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 11/426
KUESIONER PBJ-1
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 12/426
KUESIONER PBJ-1
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 13/426
KUESIONER PBJ-1
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 14/426
KUESIONER PBJ-1
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 15/426
KUESIONER PBJ-1
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 16/426
KUESIONER PBJ-1
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 17/426
KUESIONER PBJ-1
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 18/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
A.
1. Terdapat keputusan mengenai organisasi Pengadaan
Barang/Jasa untuk Pengadaan melalui Penyedia
Barang/Jasa terdiri atas:
a) PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen)/ atau
PA/KPA selaku PPK di Pemda
c c
b) ULP c c
c) Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan
(PPHP)
c c
2. Organisasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pengadaan
melalui Swakelola terdiri atas:
a) PPK c c
b) PPHP c c
3. Perangkat organisasi ULP paling kurang terdiri atas:
a) Kepala/Sekretariat c c
b) staf pendukung c c
c) kelompok kerja c c
4. Anggota Kelompok Kerja ULP berjumlah gasal (paling
kurang terdiri dari 3 (tiga) orang)
c c
Jika 1 dan 2 dijawab tidak maka pengadaan
barang/jasa tidak mendasarkan pada prinsip
pengadaan yang baik
Jika 3 atau 4 dijawab tidak maka harus dilakukan
penyesuaian struktur organisasi
5. PPK dan Anggota Kelompok Kerja ULP memiliki
Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa sesuai
dengan kompetensi yang dipersyaratkan
c c
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PERSIAPAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
Uraian
Jawaban
Organisasi Pengadaan
Hal. 19/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
6. PPK berpendidikan paling kurang Sarjana Strata Satu
c c
7. PPK memiliki pengalaman di bidang pengadaan yang
dilakukan
c c
8. PPK memiliki pengalaman paling kurang 2 (dua) tahun
terlibat secara aktif dalam kegiatan yang berkaitan
dengan Pengadaan Barang/Jasa
c c
9. Anggota ULP dan PPHP berasal dari pegawai negeri
c c
10. PPHP memiliki kualifikasi teknis yang ditentukan c c
11. PPHP memahami spesifikasi teknis barang/konstruksi
di bidang pengadaan yang dilakukan c c
12. PPHP memahami prosedur serah terima pengadaan
barang/jasa
c c
13. Di antara personil dalam organisasi pengadaan tidak
memiliki hubungan keluarga sederajat dan semenda c c
14. Anggota Kelompok Kerja ULP tidak mempunyai
hubungan keluarga dengan Menteri/Pimpinan
Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi
c c
15. Personil yang terlibat dalam pengadaan telah
menandatangani Pakta Integritas
c c
16. Personil yang terlibat dalam pengadaan tidak pernah
menjadi terpidana/dituntut dalam kasus berindikasi
KKN
c c
17. Personil yang terlibat dalam pengadaan tidak pernah
terlibat dalam penyalahgunaan kewenangan
c c
Jika nomor 5 17 ada yang dijawab tidak maka
menunjukkan adanya persyaratan personil yang tidak
dipenuhi. Jika unsur yang tidak dipenuhi tersebut
merupakan hal yang penting maka harus dilakukan
penggantian personil pengadaan.
Hal. 20/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
18. PPK tidak menjabat sebagai pengelola keuangan c c
19. Anggota ULP tidak menjabat sebagai PPK c c
20. Anggota ULP tidak menjabat sebagai pengelola
keuangan
c c
21. Anggota ULP tidak menjabat sebagai APIP, terkecuali
menjadi anggota ULP untuk Pengadaan Barang/Jasa
yang dibutuhkan instansinya
c c
22. PPHP tidak menjabat sebagai pengelola keuangan c c
Jika nomor 17 21 ada yang dijawab tidak maka
menunjukkan adanya perangkapan tugas sehingga
harus dilakukan penggantian/penambahan personil
pengadaan.
B
1. Terdapat berita acara pengkajian ulang terhadap
Rencana Umum Pengadaan (RUP)
c c
2. Terdapat berita acara pengkajian ulang terhadap
Kerangka Acuan Kerja (KAK)
c c
3. Berita acara pengkajian ulang telah disampaikan
kepada PA/KPA
c c
4. Pengkajian ulang dilakukan melalui rapat koordinasi
yang melibatkan:
a) PPK c c
b) ULP c c
c) Tim Teknis c c
Jika nomor 1 4 ada yang dijawab tidak maka PPK
dan ULP belum melaksanakan pengkajian ulang
Pengkajian ulang kebijakan umum
Pengkajian Ulang RUP
Hal. 21/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
5. Pengkajian ulang kebijakan umum untuk pengadaan
barang/konstruksi/jasa lainnya, yaitu pemaketan
pekerjaan dilakukan untuk memastikan bahwa
pemaketan:
a) mendorong persaingan sehat c c
b) mendorong efisiensi c c
c) meningkatkan peran usaha kecil c c
d) meningkatkan penggunaan produksi dalam
negeri
c c
6. Pengkajian ulang kebijakan umum untuk jasa
konsultasi badan usaha dan perorangan, yaitu
pemaketan pekerjaan dilakukan untuk memastikan
bahwa pemaketan:
a) mendorong persaingan sehat c c
b) mendorong efisiensi c c
7. Pertimbangan dalam melakukan pengkajian
pemaketan adalah:
a) menyesuaikan dengan kondisi nyata di lokasi/
lapangan pada saat akan melaksanakan pemilihan
Penyedia Barang/Jasa,misalnya
c c
1) spesifikasi barang di KAK sudah tidak ada
di pasar.
2) Harga di pasar sudah jauh di atas pagu
dana yang tersedia.
b) mempertimbangkan kepentingan masyarakat,
contoh:
c c
1) barang tidak dibutuhkan masyarakat
2) barang sangat dibutuhkan masyarakat
c) mempertimbangkan jenis, sifat dan nilai
Barang/Jasa serta jumlah Penyedia Barang/Jasa
yang ada
c c
Hal. 22/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
d) memperhatikan ketentuan tentang pemaketan
(lihat Daftar Uji penetapan kebijakan umum pada
butir D.4 bagian perencanaan
c c
Pengkajian ulang penganggaran biaya pengadaan
8. Pengkajian ulang penganggaran biaya pengadaan
dilakukan untuk menilai:
a) kecukupan biaya paket pekerjaan c c
b) kecukupan biaya pendukung pelaksanaan
pengadaan
c c
c) kesesuaian kode akun yang tercantum dalam
dokumen anggaran dengan peruntukan dan jenis
pengeluaran
c c
d) kecukupan perkiraan jumlah anggaran yang
tersedia untuk paket pekerjaan dalam dokumen
anggaran dengan kebutuhan pelaksanaan
pekerjaan
c c
Pengkajian ulang KAK
9. Secara umum pengkajian ulang KAK untuk seluruh
jenis pengadaan, dilakukan untuk memastikan:
a) kejelasan uraian kegiatan yang akan
dilaksanakan
c c
b) kejelasan jenis, isi dan jumlah laporan yang
harus dibuat
c c
c) kejelasan waktu pelaksanaan yang diperlukan
dengan memperhatikan batas akhir tahun
anggaran/batas akhir efektif tahun anggaran
c c
d) kejelasan besarnya total perkiraan biaya
pekerjaan dan sumber pendanaan
c c
Hal. 23/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
10. Secara khusus pengkajian ulang KAK untuk
pengadaan barang, dilakukan untuk memastikan:
a) kejelasan spesifikasi teknis barang c c
b) Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai
dengan rencana yang telah ditetapkan
c c
c) pencantuman syarat-syarat bahan yang
dipergunakan dalam pelaksanaan pekerjaan
c c
d) pencantuman syarat-syarat pengujian bahan
dan hasil produk
c c
e) pencantuman kriteria kinerja produk yang
diinginkan
c c
f) gambar-gambar brosur barang c c
11. Secara khusus pengkajian ulang KAK untuk pekerjaan
konstruksi, dilakukan untuk memastikan:
a) kejelasan spesifikasi teknis pekerjaan c c
b) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai
dengan rencana yang telah ditetapkan
c c
c) pencantuman macam, jenis, kapasitas dan
jumlah peralatan utama minimal yang diperlukan
dalam pelaksanaan pekerjaan
c c
d) kejelasan persyaratan penyedia dan/atau
kualifikasi tenaga ahli serta jumlah personil inti
yang dipekerjakan yang tidak mengarah pada
penyedia tertentu, kecuali untuk pekerjaan yang
bersifat rahasia
c c
e) pencantuman syarat-syarat bahan yang
dipergunakan dalam pelaksanaan pekerjaan
c c
f) pencantuman syarat-syarat pengujian bahan
dan hasil produk
c c
g) gambar-gambar kerja harus lengkap dan jelas
c c
h) pencantuman kriteria kinerja produk yang
diinginkan
c c
Hal. 24/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
i) pencantuman tata cara pengukuran c c
j) kejelasan analisa kebutuhan tenaga ahli
(hubungan antara ruanglingkup, keluaran yang
diinginkan, kualifikasi dan jumlah tenaga ahli, jenis
dan jumlah laporan, serta jangka waktu
pelaksanaan pekerjaan)
c c
12. Secara khusus pengkajian ulang KAK untuk jasa
konsultasi (badan usaha dan perorangan), dilakukan
untuk memastikan:
a) kejelasan persyaratan penyedia dan kualifikasi
tenaga ahli serta jumlah personil inti agar tidak
mengarah kepada individu tertentu. ( kecuali untuk
pekerjaan yang bersifat rahasia (untuk jasa
konsultasi perorangan))
c c
b) kejelasan analisa kebutuhan tenaga ahli
(hubungan antara ruang lingkup, keluaran yang
diinginkan, kualifikasi dan jumlah tenaga ahli, jenis
dan jumlah laporan, serta jangka waktu
pelaksanaan pekerjaan)
c c
13. Secara khusus pengkajian ulang KAK untuk jasa
lainnya, dilakukan untuk memastikan:
a) kejelasan spesifikasi teknis pekerjaan c c
b) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai
dengan rencana yang telah ditetapkan
c c
c) pencantuman macam, jenis, kapasitas dan
jumlah peralatan utama minimal yang diperlukan
dalam pelaksanaan
c c
d) kejelasan persyaratan penyedia dan/atau
kualifikasi tenaga ahli serta jumlah personil inti
yang dipekerjakan yang tidak mengarah pada
penyedia tertentu, kecuali untuk pekerjaan yang
bersifat rahasia
c c
Hal. 25/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
e) pencantuman syarat-syarat bahan yang
dipergunakan dalam pelaksanaan pekerjaan
c c
f) pencantuman syarat-syarat pengujian bahan
dan hasil produk
c c
g) gambar-gambar kerja harus lengkap dan jelas
c c
h) pencantuman kriteria kinerja produk yang
diinginkan
c c
i) pencantuman tata cara pengukuran c c
j) kejelasan analisa kebutuhan tenaga ahli
(hubungan antara ruang lingkup, keluaran yang
diinginkan, kualifikasi dan jumlah tenaga ahli, jenis
dan jumlah laporan, serta jangka waktu
pelaksanaan pekerjaan)
c c
Jika nomor 5 13 ada yang dijawab tidak
menunjukkan adanya kelemahan dalam proses
pengkajian ulang RUP
C
1. Rencana pemilihan penyedia barang/jasa telah
mencakup:
a) metode pemilihan penyedia barang/jasa c c
b) metode penilaian kualifikasi c c
c) metode pemasukan dokumen penawaran c c
d) metode evaluasi penawaran c c
2. Ketepatan metode pemilihan penyedia barang/jasa
a) Pelelangan umum/seleksi umum c c
b) Pelelangan terbatas (pekerjaan konstruksi
yang komplek)
c c
Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa
Hal. 26/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) Pelelangan Sederhana/ Pemilihan Langsung/
Seleksi Sederhana, bila nilai pengadaan sampai
dengan Rp200 juta
c c
d) Pengadaan Langsung untuk pengadaan, bila
nilai pengadaan sampai dengan Rp100 Juta untuk
barang/pekerjaan konstruksi dan jasa lainnya dan
Rp50 Juta untuk jasa konsultasi, sepanjang
memenuhi kriteria:
1) merupakan kebutuhan operasional K/L/D/I
c c
2) teknologi sederhana c c
3) risiko kecil c c
4) Penyedianya merupakan usaha
perseorangan dan/atau badan usaha kecil
serta koperasi kecil, kecuali untuk paket
pekerjaan yang menuntut kompetensi teknis
yang tidak dapat dipenuhi oleh Usaha Mikro,
Usaha Kecil dan koperasi kecil
c c
e) Penunjukan Langsung hanya pada 1 (satu)
Penyedia yang memenuhi keadaan tertentu,
yaitu:
1) penanganan darurat yang tidak bisa
direncanakan sebelumnya dan waktu
penyelesaian pekerjaannya harus segera/tidak
dapat ditunda
c c
2) pekerjaan penyelenggaraan penyiapan
konferensi yang mendadak untuk
menindaklanjuti komitmen internasional dan
dihadiri oleh Presiden/Wakil Presiden
c c
Hal. 27/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
3) kegiatan menyangkut pertahanan negara
yang ditetapkan oleh Menteri Pertahanan serta
kegiatan yang menyangkut keamanan dan
ketertiban masyarakat yang ditetapkan oleh
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
c c
4) Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa
Lainnya yang spesifik dan hanya dapat
dilaksanakan oleh 1 (satu) Penyedia
Barang/Jasa Lainnya karena 1 (satu) pabrikan,
1 (satu) pemegang hak paten, atau pihak yang
telah mendapat izin dari pemegang hak paten,
atau pihak yang menjadi pemenang
pelelangan untuk mendapatkan izin dari
pemerintah
c c
f) Penunjukan Langsung hanya pada 1 (satu)
Penyedia yang bersifat khusus, yaitu:
1) Barang/Jasa Lainnya berdasarkan tarif
resmi yang ditetapkan pemerintah
c c
2) Pekerjaan Konstruksi bangunan yang
merupakan satu kesatuan sistem konstruksi
dan satu kesatuan tanggung jawab atas risiko
kegagalan bangunan yang secara keseluruhan
tidak dapat direncanakan/ diperhitungkan
sebelumnya (unforeseen condition)
c c
3) Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa
Lainnya yang bersifat kompleks yang hanya
dapat dilaksanakan dengan penggunaan
teknologi khusus dan hanya ada 1 (satu)
Penyedia yang mampu
c c
Hal. 28/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4) Pekerjaan Pengadaan dan distribusi
bahan obat, obat dan alat kesehatan habis
pakai dalam rangka menjamin ketersediaan
obat untuk pelaksanaan peningkatan
pelayanan kesehatan masyarakat yang jenis
dan harganya telah ditetapkan oleh Menteri
yang bertanggung jawab di bidang kesehatan
c c
5) Pengadaan kendaraan bermotor dengan
harga khusus untuk pemerintah yang telah
dipublikasikan secara luas kepada masyarakat
c c
6) sewa penginapan/hotel/ruang rapat yang
tarifnya terbuka dan dapat diakses oleh
masyarakat; atau
c c
7) lanjutan sewa gedung/kantor dan lanjutan
sewa ruang terbuka atau tertutup lainnya
dengan ketentuan dan tata cara pembayaran
serta penyesuaian harga yang dapat
dipertanggungjawabkan
c c
3. Ketepatan penilaian kualifikasi: c c
a) Pascakualifikasi
b) Prakualifikasi c c
4. Ketepatan metode pemasukan penawaran
a) Metode satu sampul c c
b) Metode dua sampul c c
c) Metode dua tahap c c
Catatan:
(a) untuk pengadaan barang/jasa lainnya, satu
sampul (sistem gugur) atau dua sampul /dua tahap
(untuk sistem nilai dan penilaian selama umur
ekonomis)
Hal. 29/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
(b) untuk pekerjaan konstruksi hanya satu sampul
atau dua tahap (kompleks)
(c) untuk jasa konsultasi hanya satu sampul atau dua
sampul
5. Ketepatan evaluasi dokumen penawaran
a) pengadaan barang/konstruksi/jasa lainnya :
1) Metode/Sistem Gugur c c
2) Metode/Sistem Nilai c c
3) Metode/Sistem penilaian biaya selama
umur ekonomis
c c
b) Pengadaan jasa konsultansi
1) Metode/Sistem Kualitas c c
2) Metode/Sistem Kualitas dan Biaya c c
3) Metode/Sistem Pagu Anggaran c c
4) Metode/Sistem Biaya Terendah c c
Catatan:
(a) Metode/Sistem gugur digunakan untuk semua
pelelangan (umum/sederhana)
(b) Sistem nilai digunakan untuk pengadaan
barang/jasa kompleks yang memperhitungkan
keunggulan teknis sepadan dengan harganya.
(c) Metode/Sistem penilaian biaya selama umur
ekonomis digunakan untuk pengadaan barang/jasa
yang memperhitungkan faktor umur ekonomis, harga
serta biaya operasi pemeliharaan selama jangka waktu
operasi tertentu.
(d) Metode/Sistem Kualitas digunakan untuk
pengadaan Jasa Konsultansi yang kompleks dan
lingkup pekerjaan sulit ditetapkan dalam KAK.
Hal. 30/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
(e) Metode Sistem Kualitas & Biaya digunakan untuk
pengadaan Jasa Konsultansi yang lingkup
pekerjaannya dapat ditetapkan dengan baik dalam
KAK.
(f) Metode/Sistem Pagu Anggaran/Biaya terendah
digunakan untuk pengadaan Jasa Konsultansi yang
sederhana, standar, output & outcome dapat
didefinisikan dengan jelas.
D
1. ULP menyusun Jadwal Pemilihan Penyedia
Barang/Jasa
c c
2. Jadwal Pemilihan Penyedia Barang/Jasa dengan
Prakualifikasi
a) Penayangan pengumuman prakualifikasi
pengadaan barang/jasa paling kurang 7 (tujuh)
hari kerja
c c
b) pendaftaran dan pengambilan Dokumen
Kualifikasi dimulai sejak tanggal pengumuman
sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum batas
akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi.
c c
c) Pemasukan Dokumen Kualifikasi paling
kurang 3 hari kerja setelah berakhirnya
penayangan pengumuman kualifikasi.
c c
d) Evaluasi Dokumen Kualifikasi dan pembuktian
kualifikasi minimal satu hari kerja.
c c
e) (Catatan: Evaluasi dokumen dapat mulai
dilaksanakan pada saat dokumen kualifikasi
diterima dan berakhir satu hari kerja setelah batas
akhir pemasukan dokumen kualifikasi )
f) Pengumuman Hasil Kualifikasi 1 (satu) hari
kerja setelah penetapan.
c c
Kecukupan Alokasi Waktu Pemilihan
Hal. 31/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
g) Sanggahan kualifikasi selama 5 (lima) hari
kerja setelah pengumuman hasil kualifikasi
c c
h) Undangan kepada peserta yang lulus
kualifikasi selama 1 (satu) hari kerja setelah masa
sanggahan kualifikasi berakhir
c c
i) Pengambilan dokumen pemilihan dilakukan
sejak dikeluarkannya undangan sampai dengan 1
(satu) hari kerja sebelum batas akhir pemasukan
dokumen penawaran.
c c
j) pemberian penjelasan dilaksanakan paling
cepat 4 (empat) hari kerja sejak tanggal undangan c c
k) pemasukan Dokumen Penawaran dimulai 1
(satu) hari kerja setelah pemberian penjelasan
sampai dengan paling kurang 7 (tujuh) hari kerja
setelah ditandatanganinya Berita Acara Pemberian
Penjelasan.
c c
l) Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan
pada hari yang sama dengan batas akhir
pemasukan dokumen penawaran.
c c
m) Evaluasi dokumen penawaran (termasuk
pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan)
dilakukan satu hari setelah pembukaan dokumen
penawaran dan dilakukan dalam waktu paling
kurang 1 (satu) hari kerja.
c c
n) Penetapan dan Pengumuman Pemenang
dilaksanakan 1 (satu) hari kerja setelah
pembuatan BAHP.
c c
o) masa sanggah terhadap hasil lelang/seleksi
selama 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman
hasil lelang/seleksi
c c
Hal. 32/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
p) SPPBJ diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari
kerja setelah pengumuman penetapan pemenang
lelang/seleksi apabila tidak ada sanggahan, atau
setelah sanggahan dijawab dalam hal tidak ada
sanggahan banding
c c
q) Kontrak ditandatangani paling lambat 14
(empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya
SPPBJ
c c
3. Jadwal Pemilihan Penyedia Barang/Jasa dengan
Pascakualifikasi
a) Penayangan pengumuman lelang pengadaan
barang/jasa dengan pascakualifikasi paling kurang
7 (tujuh) hari kerja
c c
b) Pendaftaran dan Pengambilan dokumen
pemilihan dimulai sejak tanggal pengumuman
lelang sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum
batas akhir pemasukan dokumen penawaran.
c c
c) pemberian penjelasan dilaksanakan paling
cepat 4 (empat) hari kerja sejak tanggal
pengumuman.
c c
d) pemasukan Dokumen Penawaran dimulai 1
(satu) hari kerja setelah pemberian penjelasan
sampai dengan paling kurang 2 (dua) hari kerja
setelah ditandatanganinya Berita Acara Pemberian
Penjelasan.
c c
e) Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan
pada hari yang sama dengan batas akhir
pemasukan dokumen penawaran.
c c
Hal. 33/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
f) Evaluasi dokumen penawaran (termasuk
pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan)
dilakukan satu hari setelah pembukaan dokumen
penawaran dan dilakukan dalam waktu paling
kurang 1 (satu) hari kerja.
c c
g) Penetapan dan Pengumuman Pemenang
dilaksanakan 1 (satu) hari kerja setelah
pembuatan BAHP.
c c
h) masa sanggah terhadap hasil lelang/seleksi
selama 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman
hasil lelang/seleksi
c c
i) SPPBJ diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari
kerja setelah pengumuman penetapan pemenang
lelang/seleksi apabila tidak ada sanggahan, atau
setelah sanggahan dijawab dalam hal tidak ada
sanggahan banding
c c
j) Kontrak ditandatangani paling lambat 14
(empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya
SPPBJ
c c
E
1. HPS Barang/Jasa ditetapkan oleh PPK, c c
2. Engineers estimate disusun oleh konsultan perencana
c c
3. Engineers estimate berisikan detail spesifikasi teknis
Barang/Jasa
c c
4. Spesifikasi teknis sesuai dengan KAK/hasil pengkajian
RUP
c c
5. Spesifikasi teknis tidak mengarah kepada
merek/produk tertentu
c c
6. Volume pengadaan barang/jasa sesuai dengan
volume dalam KAK/hasil pengkajian
c c
Harga Perkiraan Sendiri
Hal. 34/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
7. HPS disusun paling lama 21 (dua puluh satu) hari
kerja sebelum tanggal pengumuman.
c c
8. Penyusunan HPS didasarkan pada data harga pasar
setempat. Penyusunan HPS mempertimbangkan
informasi yang meliputi:
a) informasi biaya satuan yang dipublikasikan
secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS)
c c
b) informasi biaya satuan yang dipublikasikan
secara resmi oleh asosiasi terkait dan sumber data
lain yang dapat dipertanggungjawabkan
c c
c) daftar biaya/tarif yang dikeluarkan oleh
pabrikan/distributor tunggal
c c
d) biaya kontrak sebelumnya atau yang sedang
berjalan dengan mempertimbangkan faktor
perubahan biaya
c c
e) inflasi tahun sebelumnya, suku bunga berjalan
dan/atau kurs tengah Bank Indonesia
c c
f) hasil perbandingan dengan kontrak sejenis,
baik yang dilakukan dengan instansi lain maupun
pihak lain
c c
g) perkiraan perhitungan biaya yang dilakukan
oleh konsultan perencana (engineers estimate)
c c
h) norma indeks c c
i) informasi lain yang dapat dipertanggungjawab-
kan (antara lain survey).
c c
9. Survei harga pasar dilakukan menjelang
dilaksanakannya pengadaan
c c
10. Periksa kebenaran pendekatan perhitungan biaya
dihubungkan dengan metode kerja sesuai spesifikasi
teknis yang ditentukan
c c
11. HPS telah memperhitungkan:
a) Pajak Pertambahan Nilai (PPN) c c
Hal. 35/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
b) keuntungan dan biaya overhead yang
dianggap wajar bagi penyedia maksimal 15% tidak
termasuk pajak
c c
12. HPS tidak memperhitungkan:
a) biaya tak terduga c c
b) biaya lain-lain c c
c) Pajak Penghasilan (PPh) penyedia c c
13. Tidak terdapat kesalahan pencantuman biaya satuan
dalam penghitungan HPS
c c
14. Tidak terdapat kesalahan aritmatik dalam
penghitungan HPS
c c
F
1. Dokumen Pengadaan Barang/Jasa disusun oleh ULP
c c
2. Dokumen Pengadaan Barang/Jasa terdiri atas:
a) Dokumen Kualifikasi c c
b) Dokumen Pemilihan c c
3. Dokumen Kualifikasi terdiri atas:
a) petunjuk pengisian formulir isian kualifikasi c c
b) formulir isian kualifikasi c c
c) instruksi kepada peserta kualifikasi c c
d) lembar data kualifikasi c c
e) Pakta Integritas c c
f) tata cara evaluasi kualifikasi c c
g) kriteria evaluasi kualifikasi c c
4. Dokumen Pemilihan terdiri atas:
a) undangan/pengumuman kepada calon
Penyedia Barang/Jasa
c c
b) instruksi kepada peserta Pengadaan
Barang/Jasa
c c
Kelengkapan Dokumen Pengadaan
Hal. 36/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) syarat-syarat umum Kontrak c c
d) syarat- syarat khusus Kontrak c c
e) daftar kuantitas dan harga. c c
f) khusus untuk Pengadaan Barang, harga
barang dalam negeri dan barang impor yang
dipisahkan
c c
g) spesifikasi teknis, KAK dan/atau gambar c c
h) bentuk surat penawaran c c
i) rancangan Kontrak c c
j) bentuk Jaminan c c
k) kriteria evaluasi penawaran c c
5. Instruksi Kepada Peserta Pengadaan paling sedikit
memuat:
a) lingkup pekerjaan c c
b) sumber dana c c
c) persyaratan dan kualifikasi peserta pengadaan
c c
d) jumlah dokumen penawaran yang disampaikan
c c
e) peninjauan lokasi kerja (apabila diperlukan) c c
f) isi Dokumen Pemilihan c c
g) penjelasan Dokumen Pemilihan c c
h) perubahan isi Dokumen Pemilihan c c
i) persyaratan bahasa yang digunakan dalam
penawaran
c c
j) penulisan harga penawaran c c
k) mata uang penawaran dan cara pembayaran
c c
l) masa berlaku penawaran c c
m) surat Jaminan Penawaran c c
Hal. 37/426
KUESIONER PBJ-2
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
n) bentuk penawaran dan penandatanganan
surat penawaran
c c
o) metode pemasukan Dokumen Penawaran c c
p) batas akhir pemasukan penawaran c c
q) perlakuan terhadap penawaran yang terlambat
c c
r) larangan untuk perubahan dan penarikan
penawaran yang telah masuk
c c
s) prosedur pembukaan penawaran c c
t) kerahasiaan dan larangan c c
u) klarifikasi Dokumen Penawaran c c
v) pemeriksaan kelengkapan Dokumen
Penawaran
c c
w) koreksi aritmatik (apabila diperlukan) c c
x) metode evaluasi penawaran c c
y) penilaian preferensi harga c c
z) Kriteria penetapan pemenang c c
aa) Hak dan kewajiban ULP untuk menerima atau
menolak penawaran
c c
bb) Syarat penandatanganan Kontrak c c
cc) Surat Jaminan Pelaksanaan c c
6. Rancangan SPK/kontrak terdiri atas:
a) syarat-syarat umum Kontrak c c
b) syarat-syarat khusus Kontrak c c
c) spesifikasi, KAK dan/atau gambar c c
d) daftar kuantitas dan harga c c
7. Spesifikasi teknis HPS yang tercantum dalam
dokumen pengadaan sesuai dengan spesifikasi teknis
dalam KAK/dokumen HPS dari PPK.
c c
Hal. 38/426
KUESIONER PBJ-2
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PERSIAPAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 39/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 40/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 41/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 42/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 43/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 44/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 45/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 46/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 47/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 48/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 49/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 50/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 51/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 52/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 53/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 54/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 55/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 56/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 57/426
KUESIONER PBJ-2
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 58/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
A.
1. Penayangan pengumuman pelelangan umum
pascakualifikasi dilaksanakan paling kurang 7 (tujuh)
hari kerja
c c
2. Penayangan pengumuman pelelangan umum
pascakualifikasi dilaksanakan melalui:
a) Website K/L/D/I masing-masing c c
b) Papan pengumuman resmi untuk masyarakat
c c
c) Portal Pengadaan Nasional c c
d) Media cetak (optional) c c
3. Substansi pengumuman minimal memuat:
a) Nama PA/KPA c c
b) Alamat PA/KPA c c
c) Uraian singkat pekerjaan yang akan
dilaksanakan
c c
d) Nilai total HPS c c
e) Syarat-syarat peserta pelelangan c c
f) Tempat pengambilan dokumen pengadaan c c
g) Waktu pengambilan dokumen pengadaan c c
4. Substansi pengumuman tidak memuat persyaratan
yang bersifat diskriminatif, antara lain:
a) Peserta harus berasal dari Provinsi/
Kabupaten/ Kota tempat lokasi pelelangan
c c
b) Pendaftaran harus dilakukan:
1) Direktur Utama /Pimpinan Perusahaan c c
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMILIHAN PASCA KUALIFIKASI
Uraian
Jawaban
Pengumuman Pascakualifikasi (untuk barang/
pekerjaan konstruksi/ Jasa lainnya)
Hal. 59/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2) Penerima kuasa dari Direktur
Utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang
yang nama penerima kuasanya tercantum
dalam akte pendirian atau perubahannya
c c
3) Kepala cabang perusahaan yang diangkat
oleh Kantor Pusat yang dibuktikan dengan
dokumen otentik
c c
4) Pejabat yang menurut perjanjian
kerjasama berhak mewakili perusahaan yang
bekerja sama
c c
c) Pendaftaran harus membawa asli dan/atau
salinan/ fotocopy/ legalisir Akta Pendirian, Izin
Usaha, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Kontrak
kerja sejenis, Sertifikat Badan Usaha (SBU)
dan/atau dokumen-dokumen lain yang sejenis
c c
d) Persyaratan di luar yang sudah ditetapkan
dalam Peraturan Presiden ini kecuali diperintahkan
oleh peraturan perundang-undangan yang lebih
tinggi.
c c
B
1. Peserta dapat mengambil dokumen pengadaan sesuai
waktu yang ditentukan dalam pengumuman
c c
2. Peserta dapat mengambil dokumen pengadaan sesuai
tempat pengambilan yang ditentukan dalam
pengumuman
c c
3. Semua peserta wajib melakukan pendaftaran sebelum
mengambil dokumen pengadaan
c c
4. Pada saat pendaftaran, ULP:
Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan
Hal. 60/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) Mencatat nama pendaftar, nama dan alamat
perusahaan serta nomor telepon, nomor faksimili
dan/atau alamat email pihak yang dapat dihubungi
untuk keperluan korespondensi
c c
b) Memberikan dokumen pengadaan dalam
bentuk file (softcopy) dan/atau cetakan (hardcopy) c c
c) mengunggah (upload) dokumen pengadaan
melalui website K/L/D/I masing-masing dan portal
pengadaan nasional yang dapat diunduh
(download) oleh peserta.
c c
d) Tidak memungut biaya dari peserta c c
5. Orang yang ditugaskan oleh Direktur Utama/ pimpinan
perusahaan/kepala cabang, melampirkan surat tugas
dari Direktur Utama/pimpinan perusahaan/kepala
cabang dan kartu pengenal.
c c
6. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu)
perusahaan dalam pendaftaran dan pengambilan
dokumen.
c c
7. Peserta perorangan yang melakukan pendaftaran tidak
diwakilkan.
c c
8. Peserta perorangan yang melakukan pendaftaran
harus menunjukkan tanda pengenal kepada ULP.
c c
C.
1. Pelaksanaan pemberian penjelasan dilaksanakan
sebagai berikut:
a) Dilakukan di tempat yang ditentukan c c
b) Dilakukan pada waktu yang telah ditentukan
c c
c) Dihadiri oleh peserta yang terdaftar c c
Pemberian Penjelasan
Hal. 61/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2. Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian
penjelasan tidak dijadikan dasar untuk menolak/
menggugurkan penawaran
c c
3. Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian
penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat
tugas kepada ULP.
c c
4. Peserta perorangan tidak diwakilkan pada saat hadir
dalam pemberian penjelasan.
c c
5. Dalam proses aanwijzing, dijelaskan kepada peserta
mengenai:
c c
a) Metode pemilihan c c
b) Cara penyampaian dokumen penawaran c c
c) Kelengkapan yang harus dilampirkan
bersama dokumen penawaran
c c
d) Pembukaan dokumen penawaran c c
e) Metode evaluasi c c
f) Hal-hal yang menggugurkan penawaran c c
g) Jenis kontrak yang akan digunakan c c
h) Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan
dengan preferensi harga atas penggunaan
produksi dalam negeri
c c
i) Ketentuan tentang penyesuaian harga c c
j) Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian
pekerjaan kepada Usaha Mikro dan Usaha kecil
serta koperasi kecil
c c
k) Besaran, masa berlaku dan penjamin yang
dapat mengeluarkan jaminan
c c
6. ULP memberikan penjelasan lanjutan dengan cara
melakukan peninjauan lapangan (apabila diperlukan) c c
7. Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP) telah
mencakup informasi sebagai berikut:
Hal. 62/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) Pemberian penjelasan mengenai isi dokumen
pengadaan
c c
b) Pertanyaan dari peserta c c
c) Jawaban ULP atas pertanyaan peserta c c
d) Perubahan substansi dokumen c c
e) Hasil peninjauan lapangan c c
f) Keterangan-keterangan lain c c
8. BAPP ditandatangani oleh anggota Pokja ULP dan
minimal 1 (satu) wakil peserta yang hadir. c c
9. BAPP ditandatangani oleh anggota Pokja ULP apabila
tidak ada satupun peserta yang hadir atau bersedia
menandatangani BAPP
c c
10. BAPP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
Dokumen Pengadaan.
c c
11. ULP menuangkan ke dalam Addendum Dokumen
Pengadaan yang menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari Dokumen Pengadaan apabila dalam
BAPP terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan
penting yang perlu ditampung.
c c
12. Perubahan dokumen tersebut di bawah telah
mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan
dalam Addendum Dokumen Pengadaan:
a) Rancangan kontrak c c
b) Spesifikasi teknis c c
c) Gambar c c
d) Nilai total HPS c c
Hal. 63/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
13. ULP menyampaikan keberatan PPK kepada PA/KPA
untuk diputuskan apabila PPK tidak sependapat
dengan usulan perubahan rancangan kontrak,
spesifikasi teknis, gambar dan/atau nilai total HPS.
c c
14. PA/KPA memutuskan perubahan dan bersifat final
serta memerintahkan ULP untuk membuat dan
mengesahkan Addendum Dokumen Pengadaan
apabila PA/KPA sependapat dengan ULP
c c
15. ULP memberitahukan kepada semua peserta untuk
mengambil salinan Addendum Dokumen Pengadaan c c
16. ULP sudah menyediakan salinan BAPP dan
Addendum Dokumen Pengadaan (apabila ada) dan
telah mengunggah dokumen tersebut melalui website
K/L/D/I masing-masing sehingga dapat diunduh oleh
peserta
c c
D.
1. pemasukan Dokumen Penawaran telah sesuai
dengan metode yang telah ditentukan dalam Dokumen
Pengadaan
c c
2. Dokumen Penawaran telah meliputi:
a) Surat penawaran yang didalamnya tercantum
masa berlaku penawaran dan mencantumkan
harga penawaran.
c c
b) Jaminan penawaran asli c c
c) Rincian harga penawaran (daftar kuantitas
dan harga)
c c
Pemasukan Dokumen Penawaran
Hal. 64/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
d) Surat kuasa dari pemimpin/direktur utama
perusahaan kepada penerima kuasa yang
namanya tercantum dalam akta pendirian atau
perubahannya (apabila dikuasakan)
c c
e) Surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi
(apabila ada)
c c
f) Dokumen penawaran teknis c c
g) Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN c c
h) Dokumen isian kualifikasi c c
i) Dokumen lainnya yang dipersyaratkan dalam
dokumen pengadaan (apabila ada)
c c
3. Dokumen penawaran disampaikan sebanyak 2 (dua)
rangkap, yang terdiri dari dokumen asli 1 (satu)
rangkap dan salinannya 1 (satu) rangkap ditandai asli
dan rekaman.
c c
4. Dokumen penawaran telah dimasukkan dalam sampul
dan ditulis dokumen penawaran dan ditulis nama
paket pekerjaan, nama dan alamat peserta, serta
ditujukan kepada ULP dengan alamat yang ditentukan
dalan dokumen pengadaan.
c c
5. Peserta menyampaikan langsung Dokumen
Penawaran kepada ULP.
c c
6. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran sesuai
jadwal yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. c c
7. ULP memasukkan Dokumen Penawaran ke dalam
kotak/tempat pemasukan.
c c
8. Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran
melalui Pos/Jasa pengiriman dengan ketentuan sudah
sesuai dengan tata cara yang diatur dalam Dokumen
Pengadaan serta peraturan dalam Perpres 54 Tahun
2010.
c c
Hal. 65/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
9. Sampul dimasukkan ke dalam sampul luar yang
mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat
ULP dalam hal dokumen penawaran disampaikan
melalui pos/jasa pengiriman
c c
10. Dokumen penawaran yang diterima melalui pos/ jasa
pengiriman:
a) ULP mencatat waktu dan tanggal penerimaan
Dokumen Penawaran pada sampul luar c c
b) ULP memasukkan dokumen penawaran
tersebut ke dalam kotak/tempat pemasukan
c c
11. ULP melakukan tindakan tersebut di bawah apabila
dokumen penawaran terlambat diterima:
a) membuka sampul luar untuk mengetahui
alamat peserta,
c c
b) segera memberitahukan kepada peserta yang
bersangkutan untuk mengambil kembali seluruh
dokumen penawaran disertai dengan bukti serah
terima.
c c
c) Membuat bukti serah terima pengembalian
dokumen penawaran
c c
12. Penarikan, penggantian, pengubahan atau
penambahan Dokumen Penawaran telah dilakukan
sebagai berikut:
a) Disampaikan secara tertulis c c
b) Dimasukkan dalam sampul c c
c) Diberikan tanda dengan penambahan
pencantuman kata PENARIKAN,
PENGGANTIAN atau PENAMBAHAN sesuai
dengan isi sampul
c c
d) Tidak mengambil dokumen penawaran yang
sudah disampaikan sebelumnya
c c
Hal. 66/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
13. ULP membuat daftar peserta yang memasukkan
penawaran
c c
14. ULP membuat tanda terima Dokumen Penawaran c c
15. ULP menolak semua dan/atau sebagian tambahan
Dokumen Penawaran yang masuk setelah batas akhir
pemasukan penawaran.
c c
16. Pada batas akhir pemasukan penawaran, salah satu
anggota pokja ULP menutup pemasukan penawaran
dengan mencoret tepat di bawah daftar peserta
terakhir.
c c
17. Pada batas akhir pemasukan penawaran, apakah
salah satu anggota pokja ULP menutup pemasukan
penawaran dengan membubuhkan tanda tangan
c c
18. Segera setelah batas akhir pemasukan penawaran,
apakah ULP:
a) Menyatakan kepada peserta bahwa saat
pemasukan penawaran telah ditutup sesuai
waktunya
c c
b) Menolak dokumen penawaran yang terlambat
dan/atau sebagian tambahan dokumen penawaran c c
c) Membuka dokumen penawaran yang masuk
c c
19. ULP tidak mengubah tempat pemasukan penawaran
kecuali keadaan kahar
c c
20. ULP tidak mengubah waktu batas akhir pemasukan
penawaran kecuali keadaan kahar
c c
21. Apabila terpaksa dilakukan perubahan tempat dan
waktu batas akhir pemasukan penawaran, ULP
melakukan hal sbb:
a) Perubahan tempat pemasukan penawaran
dicantumkan dalam dokumen addendum
pengadaan
c c
Hal. 67/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
b) Perubahan waktu batas akhir pemasukan
penawaran dicantumkan dalam dokumen
addendum pengadaan
c c
c) Dokumen addendum pengadaan telah
disampaikan kepada seluruh peserta
c c
E.
1. Dibuka di hadapan peserta c c
2. Dibuka pada waktu sesuai ketentuan dalam dokumen
pengadaan.
c c
3. Dibuka di tempat sesuai ketentuan dalam dokumen
pengadaan.
c c
4. Peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen
Penawaran menunjukkan tanda pengenal kepada
ULP.
c c
5. Peserta yang hadir pada saat pembukaan
menunjukkan surat tugas kepada ULP.
c c
6. Peserta perorangan yang hadir pada pembukaan
Dokumen Penawaran tidak boleh diwakilkan.
c c
7. Pembukaan dokumen penawaran dilakukan pada hari
yang sama segera setelah batas akhir pemasukan
penawaran,
c c
8. Pembukaan dokumen penawaran dihadiri paling
kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi.
c c
9. Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu)
peserta sebagai saksi, ULP menunda pembukaan
dokumen penawaran selama 2 (dua) jam.
c c
10. Setelah ditunda selama 2 (dua) jam, hanya ada 1
(satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi, maka:
a) pembukaan dokumen penawaran tetap
dilanjutkan
c c
Pelaksanaan pembukaan Dokumen Penawaran sbb:
Hal. 68/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
b) ditunjuk saksi tambahan di luar ULP yang
ditunjuk oleh ULP.
c c
11. ULP membuka kotak/tempat pemasukan Dokumen
Penawaran di hadapan para peserta ?
c c
12. ULP meneliti isi kotak/tempat pemasukan Dokumen
Penawaran dan menghitung jumlah Dokumen
Penawaran yang masuk di hadapan peserta.
c c
13. Penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta
apakah pelelangan dinyatakan gagal.
c c
14. Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda
PENARIKAN, PENGGANTIAN, atau
PENAMBAHAN dibuka dan dibaca terlebih dahulu.
c c
15. ULP membuat Berita Acara Pembukaan Dokumen
Penawaran
c c
16. ULP memeriksa di hadapan peserta mengenai
kelengkapan Dokumen Penawaran.
c c
17. Dokumen Penawaran telah meliputi:
a) Surat penawaran yang didalamnya tercantum
masa berlaku penawaran dan mencantumkan
harga penawaran.
c c
b) Jaminan penawaran asli c c
c) Rincian harga penawaran (daftar kuantitas
dan harga)
c c
d) Surat kuasa dari pemimpin/direktur utama
perusahaan kepada penerima kuasa yang
namanya tercantum dalam akta pendirian atau
perubahannya (apabila dikuasakan)
c c
e) Surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi
(apabila ada)
c c
f) Dokumen penawaran teknis c c
g) Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN c c
Hal. 69/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
h) Dokumen isian kualifikasi c c
i) Dokumen lainnya yang dipersyaratkan dalam
dokumen pengadaan (apabila ada)
c c
18. ULP menunjukkan di hadapan peserta mengenai
kelengkapan dokumen penawaran.
c c
19. ULP tidak menggugurkan penawaran pada waktu
pembukaan penawaran kecuali untuk yang terlambat
memasukkan penawaran.
c c
20. Salah satu anggota pokja ULP bersama 1 (satu) orang
saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan
miliknya.
c c
21. ULP segera membuat Berita Acara Pembukaan
Dokumen Penawaran.
c c
22. Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran sudah
sesuai dengan ketentuan, yaitu paling sedikit memuat:
a) Jumlah Dokumen Penawaran yang masuk c c
b) Jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap
dan tidak lengkap
c c
c) Kelainan-kelainan yang dijumpai dalam
Dokumen Penawaran (apabila ada)
c c
d) Keterangan lain yang dianggap perlu c c
e) Tanggal pembuatan Berita Acara c c
f) Tanda tangan anggota pokja ULP c c
g) Tanda tangan wakil peserta yang hadir atau
saksi yang ditunjuk oleh ULP bila tidak ada saksi
dari peserta.
c c
23. Apabila terjadi penundaan waktu pembukaan
penawaran , penyebab penundaan tersebut dimuat
dengan jelas dalam Berita Acara.
c c
24. Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dibaca
dengan jelas.
c c
Hal. 70/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
25. Berita Acara ditandatangani oleh anggota pokja ULP
yang hadir dan 2 (dua) orang saksi.
c c
26. Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran c c
27. Salinan Berita Acara (tanpa dilampiri Dokumen
Penawaran) dibagikan kepada peserta yang hadir
c c
28. ULP mengunggah salinan tersebut melalui website
K/L/D/I masing-masing yang dapat diunduh oleh
peserta.
c c
F.
1. Ketidakhadiran peserta pada saat pembukaan
Dokumen Penawaran tidak dijadikan dasar untuk
menolak/menggugurkan penawaran.
c c
2. Sebelum evaluasi penawaran, dilakukan koreksi
aritmatik,
c c
3. Koreksi aritmatik dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan sebagai berikut:
a) Volume pekerjaan yang tercantum dalam
daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan
yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan
c c
b) Apabila terjadi kesalahan hasil perkalian
antara volume dengan harga satuan, apakah
dilakukan pembetulan dengan ketentuan harga
satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak diubah.
c c
c) Apabila terdapat jenis pekerjaan yang tidak
diberi harga satuan, apakah harga satuan tersebut
dianggap sudah termasuk dalam harga satuan
pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar
kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong
c c
Evaluasi Penawaran
Hal. 71/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4. Hasil koreksi aritmatik (dapat) mengubah nilai
penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi
lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat
semula
c c
5. Koreksi aritmetik untuk penawaran kontrak lump sum
yang melampirkan daftar kuantitas dan harga hanya
dilakukan untuk menyesuaikan volume pekerjaan yang
tercantum dalam daftar kuantitas dan harga dengan
yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan tanpa
mengubah nilai penawaran.
c c
6. Pelaksanaan evaluasi dilakukan ULP terhadap 3 (tiga)
penawaran tertendah setelah koreksi aritmatik. c c
7. Setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga)
penawar yang menawar harga kurang dari HPS,
apakah proses lelang tetap dilanjutkan dengan
melakukan evaluasi penawaran
c c
8. ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi:
a) Evaluasi administrasi c c
b) Evaluasi teknis c c
c) Evaluasi harga c c
9. Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai
berikut:
a) Apakah ULP tidak menambah, mengurangi,
mengganti dan/atau mengubah kriteria yang telah
ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan
c c
b) Apakah ULP tidak menambah, mengurangi,
mengganti dan/atau mengubah persyaratan yang
telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan
c c
Hal. 72/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) Apakah ULP dan/atau peserta tidak
menambah, mengurangi, mengganti dan/atau
mengubah isi Dokumen Penawaran
c c
d) Apakah penawaran yang memenuhi syarat
adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan,
syarat-syarat dan spesifikasi teknis yang
ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan, tanpa ada
penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau
penawaran bersyarat
c c
10. Tidak terdapat penyimpangan yang bersifat
penting/pokok atau penawaran bersyarat, yaitu:
a) Penyimpangan dari Dokumen Pemilihan yang
mempengaruhi lingkup, kualitas dan hasil/kinerja
pekerjaan, dan/atau
c c
b) Penawaran dari peserta dengan persyaratan
tambahan di luar ketentuan Dokumen Pemilihan
yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak
sehat dan/atau tidak adil di antara peserta yang
memenuhi syarat
c c
11. ULP tidak menggugurkan penawaran dengan alasan:
a) Ketidakhadiran dalam pemberian penjelasan
dan/atau pembukaan penawaran
c c
b) Kesalahan yang tidak substansial, misalnya
karena sampul dan/atau surat penawaran tidak
berkop perusahaan
c c
12. Para pihak tidak mempengaruhi atau melakukan
intervensi kepada ULP selama proses evaluasi
c c
13. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya
persaingan usaha yang tidak sehat dan/ atau terjadi
pengaturan bersama (kolusi/ persekongkolan) antara
peserta, ULP dan/atau PPK, dengan tujuan untuk
memenangkan salah satu peserta, :
Hal. 73/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) Peserta yang ditunjuk sebagai calon
pemenang dan peserta lain yang terlibat
dimasukkan ke dalam Daftar Hitam
c c
b) anggota ULP dan/atau PPK yang terlibat
persekongkolan diganti, dikenakan sanksi
administrasi dan/atau pidana
c c
c) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan
menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat
(bila ada); dan
c c
d) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana
dimaksud pada angka (3), apakah pelelangan
dinyatakan gagal
c c
14. Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan
terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian
kualifikasi
c c
15. Apabila penawaran memenuhi persyaratan
administrasi, maka:
a) syarat-syarat substansial yang diminta
berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/
dilengkapi
c c
b) surat penawaran ditandatangani oleh:
1) direktur utama/pimpinan perusahaan; c c
2) penerima kuasa dari direktur
utama/pimpinan perusahaan yang nama
penerima kuasanya tercantum dalam akte
pendirian atau perubahannya;
c c
3) kepala cabang perusahaan yang diangkat
oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan
dokumen otentik;
c c
4) pejabat yang menurut perjanjian kerja
sama berhak mewakili perusahaan yang
bekerja sama; atau
c c
5) peserta perorangan c c
Hal. 74/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) Jangka waktu berlakunya surat penawaran
tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam
Dokumen Pemilihan
c c
d) Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang
ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang
ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan; dan
c c
e) Surat penawaran bertanggal c c
f) Surat Jaminan Penawaran diterbitkan oleh
Bank Umum, perusahaan penjaminan atau
perusahaan asuransi yang mempunyai program
asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana
ditetapkan oleh Menteri Keuangan
c c
g) Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal
terakhir pemasukan penawaran
c c
h) Jaminan Penawaran masa berlakunya tidak
kurang dari waktu yang ditetapkan dalam
Dokumen Pemilihan
c c
i) Nama peserta sama dengan nama yang
tercantum dalam surat Jaminan Penawaran
c c
j) Besaran nilai Jaminan Penawaran tidak
kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan dalam
Dokumen Pemilihan
c c
k) Besaran nilai Jaminan Penawaran
dicantumkan dalam angka dan huruf
c c
l) Nama ULP yang menerima Jaminan
Penawaran sama dengan nama ULP yang
mengadakan pelelangan; dan
c c
m) Paket pekerjaan yang dijamin sama dengan
paket pekerjaan yang dilelangkan
c c
n) ULP mengkonfirmasi dan mengklarifikasi
secara tertulis kepada penerbit jaminan:
Hal. 75/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1) substansi keabsahan/ keaslian Jaminan
Penawaran kepada penerbit jaminan. c c
2) kepastian Jaminan Penawaran dapat
dicairkan sebesar nilai jaminan
c c
3) kepastian Jaminan Penawaran dapat
dicairkan tanpa syarat,
c c
4) kepastian Jaminan Penawaran dapat
dicairkan dalam waktu paling lambat 14
(empat belas) hari kerja, setelah surat
pernyataan wanprestasi dari ULP diterima oleh
Penerbit Jaminan
c c
16. ULP telah melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang
kurang jelas dan meragukan (bila ada)
c c
17. Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi
dilanjutkan dengan evaluasi teknis
c c
18. Apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang
memenuhi persyaratan administrasi, evaluasi tetap
dilanjutkan dengan evaluasi teknis; dan
c c
19. Tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan
administrasi, apakah pelelangan dinyatakan gagal
c c
20. Evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang
dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi
c c
21. Unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan
yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan
c c
22. Evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur,
dengan ketentuan sebagai berikut:
a) evaluasi dilakukan dengan membandingkan
pemenuhan persyaratan teknis yang ditetapkan
dalam Dokumen Pemilihan
c c
b) penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan
teknis, apabila:
Hal. 76/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1) spesifikasi teknis barang yang ditawarkan
berdasarkan contoh, brosur dan gambar-
gambar sesuai dengan yang ditetapkan dalam
Dokumen Pemilihan
c c
2) jadwal waktu penyerahan tidak
melampaui batas waktu sesuai dengan yang
ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
c c
3) identitas (jenis, tipe dan merek) yang
ditawarkan tercantum dengan lengkap dan
jelas (apabila diperlukan);
c c
4) jaminan purnajual sesuai dengan yang
ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan (apabila
diperlukan);
c c
5) tenaga teknis sesuai dengan yang
ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan (apabila
diperlukan); dan
c c
6) bagian pekerjaan yang akan
disubkontrakan sesuai dengan yang
ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan.
c c
c) ULP (apabila diperlukan) dapat meminta uji
mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sesuai
dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan
c c
d) Evaluasi teknis dalam sistem gugur dapat
menggunakan sistem ambang batas terhadap
unsur teknis yang dinilai
c c
Hal. 77/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
e) Dalam hal evaluasi teknis dengan sistem
gugur yang menggunakan ambang batas nilai
teknis, penawaran dinyatakan lulus teknis apabila
masing-masing unsur maupun nilai total
keseluruhan unsur memenuhi ambang batas
minimal yang ditetapkan dalam Dokumen
Pemilihan
c c
23. Apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang
kurang jelas atau meragukan, ULP melakukan
klarifikasi dengan peserta.
c c
24. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran c c
25. Peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis
dilanjutkan ke tahap evaluasi harga
c c
26. Apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang
lulus evaluasi teknis, evaluasi tetap dilanjutkan dengan
evaluasi harga;
c c
27. Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis,
pelelangan dinyatakan gagal.
c c
28. Telah dilakukan evaluasi harga terhadap unsur-unsur
yang merupakan hal-hal yang pokok atau penting,
yaitu:
a) total harga penawaran terhadap nilai total
HPS
1) apabila total harga penawaran melebihi
nilai total HPS, dinyatakan gugur; dan
c c
2) apabila semua harga penawaran di atas
nilai total HPS, pelelangan dinyatakan gagal. c c
b) Harga satuan penawaran timpang yang
nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh
perseratus) dari HPS, dilakukan klarifikasi.
c c
Hal. 78/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) Apabila setelah dilakukan klarifikasi ternyata
harga satuan penawaran tersebut timpang, harga
satuan penawaran timpang hanya berlaku untuk
volume sesuai dengan Dokumen Pemilihan
c c
d) Mata pembayaran yang harga satuannya nol
atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan
tersebut harus tetap dilaksanakan dan harganya
dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan
lainnya
c c
e) Mata pembayaran yang harga satuannya nol
atau tidak ditulis, setelah dilaksanakan klarifikasi,
kegiatan tersebut tetap dilaksanakan.
c c
f) untuk kontrak lump sum:
1) apabila ada perbedaan antara penulisan
nilai harga penawaran antara angka dan huruf,
nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan
huruf
c c
2) apabila penawaran dalam angka tertulis
dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak
jelas, nilai yang diakui adalah nilai dalam
tulisan angka; atau
c c
3) apabila penawaran dalam angka dan
huruf tidak jelas, penawaran dinyatakan gugur. c c
29. Telah dilakukan evaluasi kewajaran harga dengan
ketentuan sebagai berikut:
a) klarifikasi dalam hal penawaran komponen
dalam negeri berbeda dibandingkan dengan
perkiraan ULP
c c
Hal. 79/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
b) klarifikasi kewajaran harga apabila harga
penawaran di bawah 80% (delapan puluh
perseratus) HPS dengan ketentuan:
1) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai
pemenang lelang, apakah bersedia untuk
menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5%
(lima perseratus) dari nilai total HPS; atau
c c
2) apabila peserta yang bersangkutan tidak
bersedia menaikkan nilai Jaminan
Pelaksanaan, penawarannya digugurkan.
c c
3) apabila peserta yang bersangkutan tidak
bersedia menaikkan nilai Jaminan
Pelaksanaan, Jaminan Penawaran disita
untuk negara.
c c
4) apabila peserta yang bersangkutan tidak
bersedia menaikkan nilai Jaminan
Pelaksanaan, penawarannya dimasukkan
dalam Daftar Hitam.
c c
c) memperhitungkan preferensi harga atas
penggunaan produksi dalam negeri
c c
G.
1. Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang
serta pemenang cadangan 1 dan 2 ( apabila ada)
c c
2. Evaluasi formulir isian kualifikasi dilakukan dengan
sistem gugur
c c
3. Peserta dinyatakan memenuhi persyaratan kualifikasi
apabila:
a) formulir kualifikasi ditandatangani oleh:
1) direktur utama/pimpinan perusahaan c c
Evaluasi Kualifikasi
Hal. 80/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2) penerima kuasa dari direktur utama/
pimpinan perusahaan yang nama penerima
kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau
perubahannya
c c
3) kepala cabang perusahaan yang diangkat
oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan
dokumen otentik
c c
pejabat yang menurut perjanjian kerja sama
berhak mewakili perusahaan yang bekerja
sama; atau
c c
4) peserta perorangan c c
b) memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan
perundang-undangan, kecuali peserta perorangan c c
c) menyampaikan pernyataan/pengakuan
tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan
manajemennya tidak dalam pengawasan
pengadilan, tidak bangkrut dan tidak sedang
dihentikan kegiatan usahanya
c c
d) salah satu dan/atau semua pengurus dan
badan usahanya atau peserta perorangan tidak
masuk dalam Daftar Hitam
c c
e) memiliki NPWP dan telah memenuhi
kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT
tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh
Pasal 21, PPh Pasal 23 (bila ada transaksi), PPh
Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha
Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir
dalam tahun berjalan. Peserta dapat mengganti
persyaratan ini dengan menyampaikan Surat
Keterangan Fiskal (SKF);
c c
Hal. 81/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
f) memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan
sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat)
tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah
maupun swasta termasuk pengalaman
subkontrak;
c c
g) memiliki kemampuan pada sub bidang
pekerjaan yang sesuai untuk usaha non kecil dan
kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai
untuk usaha Mikro, Usaha Kecil serta koperasi
kecil;
c c
h) dalam hal peserta akan melakukan kemitraan:
1) peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja
Sama Operasi/kemitraan yang memuat
persentase kemitraan dan perusahaan yang
mewakili kemitraan tersebut; dan
c c
2) untuk perusahaan yang melakukan
kemitraan, evaluasi persyaratan pada huruf a)
sampai dengan huruf g) dilakukan untuk setiap
perusahaan yang melakukan kemitraan
c c
4. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang
jelas, dilakukan klarifikasi secara tertulis namun tidak
mengubah substansi formulir isian kualifikasi
c c
5. Pada saat evaluasi kualifikasi dalam proses
pascakualifikasi, apabila terjadi data yang kurang,
tidak dapat dilengkapi.
c c
6. Apabila tidak ada yang lulus evaluasi kualifikasi, lelang
dinyatakan gagal
c c
7. Apakah evaluasi kualifikasi dapat dilakukan sebelum
evaluasi penawaran.
c c
Hal. 82/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
H.
1. Pembuktian kualifikasi dilakukan setelah evaluasi
kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi
persyaratan kualifikasi
c c
2. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat
keaslian dokumen dan meminta salinannya
c c
3. ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada
penerbit dokumen, apabila diperlukan
c c
4. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan
pemalsuan data, peserta digugurkan,
c c
5. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan
pemalsuan data, badan usaha serta pengurus yang
terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam
c c
6. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan
pemalsuan data, peserta perorangan dimasukkan
dalam Daftar Hitam
c c
7. Apabila tidak ada penawaran yang lulus pembuktian
kualifikasi, lelang dinyatakan gagal.
c c
I.
1. BAHP merupakan kesimpulan dari hasil evaluasi
administrasi, teknis dan harga yang dibuat oleh ULP
dan ditandatangani oleh paling kurang seperdua dari
jumlah anggota pokja ULP.
c c
2. BAHP ditandatangani oleh paling kurang seperdua dari
jumlah anggota pokja ULP.
c c
3. BAHP bersifat rahasia sampai dengan pengumuman
pemenang
c c
4. BAHP harus memuat hal-hal sebagai berikut:
Pembuktian Kualifikasi
Pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP)
Hal. 83/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) nama semua peserta c c
b) harga penawaran atau harga penawaran
terkoreksi, dari masingmasing
c c
c) peserta c c
d) metode evaluasi yang digunakan c c
e) unsur-unsur yang dievaluasi c c
f) rumus yang dipergunakan c c
g) keterangan-keterangan lain yang dianggap
perlu mengenai hal ikhwal
c c
h) pelaksanaan pelelangan c c
i) jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus
pada setiap tahapan
c c
j) evaluasi; dan c c
k) tanggal dibuatnya berita acara c c
5. Apabila tidak ada penawaran yang memenuhi syarat,
BAHP mencantumkan pernyataan bahwa pelelangan
dinyatakan gagal dan harus segera dilakukan
pelelangan ulang.
c c
6. Apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3
(tiga), peserta tersebut tetap diusulkan sebagai calon
pemenang.
c c
J.
1. ULP membuat Surat Penetapan Pemenang
berdasarkan BAHP untuk nilai sampai dengan Rp.
100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah)
c c
2. Untuk pengadaan dengan nilai diatas Rp.
100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah) penerbitan
Surat Penetapan Pemenang dilaksanakan dengan
ketentuan sbb:
Penetapan Pemenang
Hal. 84/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) PA pada K/L/I atau Kepala Daerah yang
membuat Surat Penetapan Pemenang
c c
b) PA pada K/L/I atau Kepala Daerah membuat
Surat Penetapan Pemenang setelah mendapat
usulan dari ULP, dengan ketentuan
c c
c) Usulan penetapan pemenang ditembuskan
kepada PPK yang bersangkutan;
c c
d) Usulan penetapan pemenang ditembuskan
kepada APIP K/L/D/I yang bersangkutan; dan
c c
e) Apabila PA pada K/L/I atau Kepala Daerah
tidak setuju dengan usulan ULP, PA pada K/L/I
atau Kepala Daerah memerintahkan evaluasi
ulang atau menyatakan pelelangan gagal
c c
3. Penetapan pemenang disusun sesuai dengan
urutannya
c c
4. Penetapan pemenang disusun dengan memuat hal-hal
sbb:
a) nama paket pekerjaan ; c c
b) nilai total HPS; c c
c) nama penyedia; c c
d) alamat penyedia; c c
e) harga penawaran atau harga penawaran
terkoreksi;
c c
f) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); dan c c
g) hasil evaluasi penawaran c c
5. Data pendukung yang diperlukan untuk menetapkan
pemenang adalah:
a) Dokumen Pemilihan beserta adendum
(apabila ada);
c c
b) BAPP; c c
c) BAHP; dan c c
Hal. 85/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
d) Dokumen Penawaran dari pemenang dan
pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) yang
telah diparaf anggota pokja ULP dan 2 (dua) wakil
peserta.
c c
6. Apabila terjadi keterlambatan dalam menetapkan
pemenang dan mengakibatkan surat penawaran dan
Jaminan Penawaran habis masa berlakunya,
dilakukan konfirmasi kepada seluruh peserta untuk
memperpanjang surat penawaran dan Jaminan
Penawaran. Calon pemenang yang tidak bersedia
memperpanjang surat penawaran dan Jaminan
Penawaran dapat mengundurkan diri tanpa dikenakan
sanksi.
c c
K.
1. ULP mengumumkan pemenang dan pemenang
cadangan 1 dan 2 (apabila ada) di website K/L/D/I
masing-masing dan papan pengumuman resmi untuk
masyarakat.
c c
2. Pengumuman pemenang memuat sekurang-
kurangnya:
a) nama paket pekerjaan dan nilai total HPS; c c
b) nama dan alamat penyedia serta harga
penawaran atau harga penawaran terkoreksi;
c c
c) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); dan c c
d) evaluasi penawaran administrasi, teknis dan
harga.
c c
L.
Pengumuman Pemenang
Sanggahan
Hal. 86/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara
tertulis atas penetapan pemenang kepada ULP dalam
waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman
pemenang,
c c
2. Peserta menyampaikan sanggahan secara tertulis atas
penetapan pemenang kepada ULP disertai bukti
terjadinya penyimpangan,
c c
3. Peserta dalam menyampaikan sanggahan secara
tertulis atas penetapan pemenang dibuat tembusan
kepada PPK, PA/KPA dan APIP K/L/D/I yang
bersangkutan
c c
4. Penyimpangan prosedur yang terjadi meliputi:
a) penyimpangan terhadap ketentuan dan
prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden ini
dan yang telah ditetapkan dakan Dokumen
Pemilihan;
c c
b) rekayasa tertentu sehingga menghalangi
terjadinya persaingan usaha yang sehat; dan/atau c c
c) penyalahgunaan wewenang oleh ULP
dan/atau pejabat yang berwenang lainnya.
c c
5. ULP memberikan jawaban tertulis atas semua
sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah
menerima surat sanggahan.
c c
6. Apabila sanggahan dinyatakan benar, ULP
menyatakan pelelangan gagal.
c c
7. Sanggahan yang disampaikan bukan kepada ULP
atau disampaikan diluar masa sanggah, dianggap
sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.
c c
M. Sanggahan Banding
Hal. 87/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban
sanggahan dari ULP mengajukan sanggahan banding
,
c c
2. Sanggahan banding diajukan dengan tata cara
sebagai berikut:
a) secara tertulis. c c
b) Diajukan kepada kepada Menteri/Pimpinan
Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi
c c
c) Diajukan paling lambat 5 (lima) hari kerja
setelah menerima jawaban sanggahan, dengan
tembusan kepada PPK, ULP, APIP K/L/D/I yang
bersangkutan.
c c
d) Diajukan dengan tembusan kepada PPK,
ULP, APIP K/L/D/I yang bersangkutan.
c c
3. Menteri/ Pimpinan Lembaga/ Kepala Daerah/
Pimpinan Institusi memberikan jawaban secara tertulis
atas semua sanggahan banding.
c c
4. Jawaban secara tertulis atas semua sanggahan
banding dibuat paling lambat 15 (lima belas) hari kerja
setelah surat sanggahan banding diterima.
c c
5. Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding
harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding
sebesar 2 (dua perseribu) dari HPS atau paling
tinggi sebesar Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta
rupiah).
c c
6. Jaminan Sanggahan Banding ditujukan kepada ULP.
c c
7. Jaminan Sanggahan Banding memiliki masa berlaku
20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan
sanggahan banding.
c c
8. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan.
c c
Hal. 88/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
9. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada
Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan
Institusi tetap ditindaklanjuti.
c c
10. Sanggahan banding yang disampaikan di luar masa
sanggah banding, tetap ditindaklanjuti.
c c
N.
1. ULP menyerahkan BAHP kepada PPK sebagai dasar
untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia
Barang/Jasa (SPPBJ).
c c
2. PPK mengeluarkan SPPBJ dengan ketentuan:
a) tidak ada sanggahan dari peserta; c c
b) sanggahan dan/atau sanggahan banding
terbukti tidak benar; atau
c c
c) masa sanggah dan/atau masa sanggah
banding berakhir.
c c
3. Apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan
masa penawarannya masih berlaku dengan alasan
yang dapat diterima secara obyektif oleh ULP,
Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan
disetorkan pada Kas Negara/Daerah;
c c
4. Apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan
masa penawarannya masih berlaku dengan alasan
yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh ULP,
Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan
disetorkan pada Kas Negara/Daerah.
c c
5. Apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan
masa penawarannya masih berlaku dengan alasan
yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh ULP,
dimasukkan dalam Daftar Hitam
c c
Penunjukan Penyedia Barang/Jasa
Hal. 89/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
6. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri,
penunjukan pemenang dilakukan kepada pemenang
cadangan
c c
7. Penunjukan pemenang kepada pemenang cadangan
sesuai dengan urutan peringkat,
c c
8. penunjukan pemenang kepada pemenang cadangan
selama masa surat penawaran dan Jaminan
Penawaran pemenang cadangan masih berlaku atau
sudah diperpanjang masa berlakunya.
c c
9. Apabila semua pemenang yang ditunjuk
mengundurkan diri, pelelangan dinyatakan gagal oleh
PA/KPA.
c c
10. Pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah
mendapat laporan dari PPK.
c c
11. SPPBJ diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja
setelah pengumuman penetapan pemenang, apabila
tidak ada sanggahan.
c c
12. Apabila terdapat sanggahan dan sanggahan banding,
SPPBJ diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja
setelah semua sanggahan dan sanggahan banding
dijawab.
c c
13. Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa
lampiran surat perjanjian) sekurang-kurangnya kepada
unit pengawasan internal.
c c
14. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus
menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum
penandatanganan kontrak.
c c
15. Dalam hal PPK tidak bersedia menerbitkan SPPBJ
karena tidak sependapat atas penetapan pemenang,
diberitahukan kepada PA/KPA untuk diputuskan
c c
Hal. 90/426
KUESIONER PBJ-3
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
16. apabila PA/KPA sependapat dengan PPK, dilakukan
evaluasi ulang atau pelelangan dinyatakan gagal; c c
17. apabila PA/KPA sependapat dengan ULP, PA/KPA
memutuskan penetapan pemenang oleh ULP bersifat
final dan PA/KPA memerintahkan PPK untuk
mengeluarkan SPPBJ.
c c
18. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas)
hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.
c c
Hal. 91/426
KUESIONER PBJ-3
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMILIHAN PASCA KUALIFIKASI
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 92/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 93/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 94/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 95/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 96/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 97/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 98/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 99/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 100/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 101/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 102/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 103/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 104/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 105/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 106/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 107/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 108/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 109/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 110/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 111/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 112/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 113/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 114/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 115/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 116/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 117/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 118/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 119/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 120/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 121/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 122/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 123/426
KUESIONER PBJ-3
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 124/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
A.
1. Pokja ULP mengumumkan Pelelangan Umum
Prakualifikasi paling kurang 7 (tujuh) hari kerja
c c
2. Pengumuman pelelangan umum Prakualifikasi
dilaksanakan melalui:
a) Website K/L/D/I masing-masing c c
b) Papan pengumuman resmi untuk masyarakat
c c
c) Portal Pengadaan Nasional c c
d) Media cetak dan/atau elektronik c c
3. Pengumuman pelelangan umum Prakualifikasi paling
sedikit memuat:
a) Nama dan alamat ULP c c
b) Uraian singkat pekerjaan yang akan
dilaksanakan
c c
c) Nilai total HPS c c
d) Syarat-syarat peserta pelelangan c c
e) Tempat untuk mengambil dokumen
pengadaan
c c
f) Waktu pengambilan dokumen pengadaan c c
4. Pengumuman lelang tidak mencantumkan persyaratan
yang bersifat diskriminatif:
a) Peserta harus berasal dari Provinsi/
Kabupaten/ Kota tempat lokasi pelelangan
c c
b) Pendaftaran harus dilakukan: c c
1) Direktur Utama /Pimpinan Perusahaan c c
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMILIHAN PRA KUALIFIKASI
Uraian
Jawaban
Pengumuman Prakualifikasi
Hal. 125/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2) Penerima kuasa dari Direktur
Utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang
yang nama penerima kuasanya tercantum
dalam akte pendirian atau perubahannya
c c
3) Kepala cabang perusahaan yang diangkat
oleh Kantor Pusat yang dibuktikan dengan
dokumen otentik
c c
4) Pejabat yang menurut perjanjian
kerjasama berhak mewakili perusahaan yang
bekerja sama
c c
c) Pendaftaran harus membawa asli dan/atau
salinan/ fotocopy/ legalisir Akta Pendirian, Izin
Usaha, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Kontrak
kerja sejenis, Sertifikat Badan Usaha (SBU)
dan/atau dokumen-dokumen lain yang sejenis
c c
d) Persyaratan lainnya yang sifatnya diskriminatif
c c
e) Persyaratan di luar yang sudah ditetapkan
dalam Peraturan Presiden ini kecuali diperintahkan
oleh peraturan perundang-undangan yang lebih
tinggi.
c c
B.
1. Peserta diberikan alternatif melakukan pendaftaran,
melalui:
a) Pendaftaran langsung c c
b) Pendaftaran tidak langsung, melalui: c c
1) Faksimili c c
Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Kualifikasi
Hal. 126/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2) e-mail c c
3) Pos/jasa pengiriman c c
2. Peserta dapat mengambil Dokumen Kualifikasi sesuai
waktu pengambilan yang ditentukan dalam
pengumuman
c c
3. Peserta dapat mengambil Dokumen Kualifikasi sesuai
tempat pengambilan yang ditentukan dalam
pengumuman
c c
4. Peserta wajib melakukan pendaftaran sebelum
mengambil Dokumen Kualifikasi
c c
5. Pada tahap pendaftaran dan pengambilan dokumen
kualifikasi, ULP :
c c
a) Mencatat nama pendaftar, nama dan alamat
perusahaan serta nomor telepon, nomor faksimili
dan/atau alamat email pihak yang dapat dihubungi
untuk keperluan korespondensi
c c
b) Memberikan dokumen pengadaan dalam
bentuk file (softcopy) dan/atau cetakan (hardcopy) c c
c) Dapat menggugah (upload) dokumen
pengadaan melalui website K/L/D/I masing-masing
yang dapat diunduh (download) oleh peserta.
c c
6. ULP Memungut biaya dari peserta c c
7. Orang yang ditugaskan oleh Direktur Utama/ pimpinan
perusahaan/kepala cabang, melampirkan surat tugas
dari Direktur Utama/pimpinan perusahaan/kepala
cabang dan kartu pengenal.
c c
8. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu)
perusahaan dalam pendaftaran dan pengambilan
dokumen.
c c
C. Pemasukan dan Evaluasi Dokumen Kualifikasi
Hal. 127/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Metode pemasukan dan tata cara pembukaan
Dokumen Kualifikasi telah mengikuti ketentuan yang
dipersyaratkan dalam Dokumen Kualifikasi
c c
2. Dokumen Kualifikasi disampaikan dua rangkap (satu
rangkap yang asli dan satu rangkap salinannya) c c
3. Peserta menyampaikan langsung Dokumen Kualifikasi
kepada ULP sesuai jadwal yang ditetapkan dalam
Dokumen Kualifikasi.
c c
4. Terdapat Dokumen Kualifikasi yang disampaikan
melalui pos/jasa pengiriman.
c c
5. Dokumen Kualifikasi yang disampaikan melalui
pos/jasa pengiriman telah diterima ULP sebelum batas
akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi.
c c
6. Untuk Dokumen Kualifikasi yang diterima melalui
pos/jasa pengiriman :
a) ULP mencatat waktu dan tanggal penerimaan
Dokumen Kualifikasi pada sampul luar; c c
b) bila terlambat diterima, ULP membuka sampul
luar Dokumen Kualifikasi untuk mengetahui alamat
peserta dan segera memberitahukan kepada
peserta yang bersangkutan untuk mengambil
kembali seluruh Dokumen Kualifikasi disertai
dengan bukti serah terima.
c c
7. ULP membuat daftar peserta yang memasukkan
Dokumen Kualifikasi.
c c
8. ULP membuat tanda terima Dokumen Kualifikasi. c c
9. ULP menolak Dokumen Kualifikasi dan/atau
tambahannya yang masuk setelah batas akhir
pemasukan Dokumen Kualifikasi.
c c
Hal. 128/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
10. Pada batas akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi,
salah satu anggota ULP menutup pemasukan
Dokumen Kualifikasi dengan mencoret tepat di bawah
daftar peserta terakhir serta membubuhkan tanda
tangan.
c c
11. Tidak diperkenankan mengubah tempat dan waktu
batas akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi kecuali
keadaan kahar. Apabila terpaksa dilakukan perubahan
tempat dan waktu pemasukan Dokumen Kualifikasi
maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam
Adendum Dokumen Kualifikasi dan disampaikan
kepada seluruh peserta.
c c
12. ULP segera membuka dan mengevaluasi Dokumen
Kualifikasi paling lama 2 (dua) hari kerja setelah
diterima.
c c
13. Evaluasi formulir isian kualifikasi dilakukan dengan
sistem gugur.
c c
Peserta dinyatakan memenuhi persyaratan kualifikasi
apabila:
c c
a) formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh:
1) direktur utama/pimpinan perusahaan; c c
2) penerima kuasa dari direktur utama/
pimpinan perusahaan yang nama penerima
kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau
perubahannya;
c c
3) kepala cabang perusahaan yang diangkat
oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan
dokumen otentik; atau
c c
4) pejabat yang menurut perjanjian kerja
sama berhak mewakili perusahaan yang
bekerja sama.
c c
Hal. 129/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
b) memiliki izin usaha pekerjaan konstruksi
sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
c c
c) menyampaikan pernyataan/pengakuan
tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan
manajemennya tidak dalam pengawasan
pengadilan, tidak bangkrut dan tidak sedang
dihentikan kegiatan usahanya;
c c
d) salah satu dan/atau semua pengurus dan
badan usahanya tidak masuk dalam Daftar Hitam; c c
e) memiliki NPWP dan telah memenuhi
kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT
Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh
Pasal 21, PPh Pasal 23 (bila ada transaksi), PPh
Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha
Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir
dalam tahun berjalan. Peserta dapat mengganti
persyaratan ini dengan menyampaikan Surat
Keterangan Fiskal (SKF);
c c
f) memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan
sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat)
tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah
maupun swasta termasuk pengalaman
subkontrak;
c c
g) memiliki kemampuan pada sub bidang
pekerjaan yang sesuai untuk usaha non kecil;
c c
h) dalam hal peserta akan melakukan kemitraan:
1) peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja
Sama Operasi/kemitraan yang memuat
persentase kemitraan danperusahaan yang
mewakili kemitraan tersebut; dan
c c
Hal. 130/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2) untuk perusahaan yang melakukan
kemitraan, evaluasi persyaratan pada langkah-
langkah di atas dilakukan untuk setiap
perusahaan yang melakukan kemitraan.
c c
i) memiliki Sertifikat Manajemen Mutu ISO atau
memiliki Sertifikat Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3), apabila diperlukan.
c c
j) Untuk pekerjaan Konstruksi, peserta :
1) memiliki kemampuan menyediakan
fasilitas dan peralatan serta personil yang
diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan;
c c
2) menyampaikan daftar perolehan
pekerjaan yang sedang dikerjakan;
c c
3) memiliki Kemampuan Dasar (KD) pada
pekerjaan yang sejenis dan kompleksitas yang
setara hanya untuk usaha non kecil, dengan
ketentuan:
(a) KD = 3 NPt c c
(b) KD sekurang-kurangnya sama dengan
nilai total HPS
c c
(c) Dalam hal kemitraan yang diperhitungkan
adalah KD dari perusahaan yang mewakili
kemitraan;
c c
(d) Pengalaman perusahaan dinilai dari sub
bidang pekerjaan, nilai kontrak dan status
peserta pada saat menyelesaikan kontrak
sebelumnya;
c c
(e) Nilai pengalaman pekerjaan dapat
dikonversi menjadi nilai pekerjaan sekarang
dengan present value menggunakan
perhitungan sebagai berikut:
c c
Hal. 131/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
NPs = Npo x Is
Io
(f) mempunyai Sisa Kemampuan Paket
(SKP), dengan ketentuan:
(1) untuk usaha kecil KP = 5; c c
(2) untuk usaha non kecil KP = 6 atau KP =
1,2 N;
c c
(3) dalam hal kemitraan, yang diperhitungkan
adalah SKP dari semua perusahaan yang
bermitra.
c c
14. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang
jelas maka dilakukan klarifikasi secara tertulis namun
tidak boleh mengubah substansi formulir isian
kualifikasi.
c c
15. Prakualifikasi belum merupakan ajang kompetisi,
maka data yang kurang dapat dilengkapi paling lambat
sebelum batas akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi.
c c
16. Apabila tidak ada yang lulus evaluasi kualifikasi, maka
lelang dinyatakan gagal.
c c
D.
1. Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang
memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah
evaluasi kualifikasi.
c c
2. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat
keaslian dokumen dan meminta salinannya. c c
3. ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada
penerbit dokumen, apabila diperlukan.
c c
Pembuktian Kualifikasi
Hal. 132/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan
pemalsuan data, maka peserta digugurkan, badan
usaha dan pengurus dimasukkan dalam Daftar Hitam.
c c
E.
1. ULP menetapkan daftar peserta yang lulus kualifikasi
paling kurang 3 (tiga) peserta.
c c
2. Apabila peserta yang lulus kualifikasi kurang dari 3
(tiga), maka pelelangan dinyatakan gagal.
c c
F.
1. ULP memberitahukan kepada seluruh peserta dan
mengumumkan hasil kualifikasi di
a) website K/L/D/I masing-masing dan c c
b) papan pengumuman resmi untuk masyarakat
c c
2. Pengumuman hasil kualifikasi tersebut memuat paling
sedikit :
a) nama paket pekerjaan dan nilai total HPS; c c
b) nama dan alamat peserta, baik yang lulus
maupun tidak lulus kualifikasi beserta alasannya;
dan
c c
c) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). c c
G.
Penetapan Hasil Kualifikasi
Pengumuman Hasil Kualifikasi
Sanggahan Kualifikasi
Hal. 133/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara
tertulis atas penetapan hasil kualifikasi kepada ULP
dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman
hasil kualifikasi, disertai bukti terjadinya
penyimpangan, dengan tembusan kepada PPK,
PA/KPA dan APIP K/L/D/I yang bersangkutan.
c c
2. Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-
sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain
apabila terjadi penyimpangan prosedur, meliputi:
a) penyimpangan ketentuan dan prosedur yang
diatur dalam Peraturan Presiden ini dan yang telah
ditetapkan dalam Dokumen Kualifikasi;
c c
b) rekayasa tertentu sehingga menghalangi
terjadinya persaingan usaha yang sehat; dan/atau c c
c) penyalahgunaan wewenang oleh ULP
dan/atau pejabat yang berwenang lainnya.
c c
3. ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua
sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah
menerima surat sanggahan.
c c
4. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka ULP
menyatakan pelelangan gagal.
c c
5. Sanggahan yang disampaikan bukan kepada ULP
atau disampaikan diluar masa sanggah, dianggap
sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.
c c
6. Tidak ada sanggahan banding dalam proses
prakualifikasi.
c c
H. Undangan kepada Peserta yang Lulus Kualifikasi
Hal. 134/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. ULP mengundang semua peserta yang lulus kualifikasi
untuk mengambil Dokumen Pemilihan dengan
ketentuan:
a) tidak ada sanggahan dari peserta; c c
b) sanggahan terbukti tidak benar; atau c c
c) masa sanggah berakhir. c c
2. Undangan mencantumkan hari, tanggal, waktu dan
tempat pengambilan Dokumen Pemilihan.
c c
3. Peserta yang diundang berhak mengambil Dokumen
Pemilihan.
c c
I.
1. Peserta dapat mengambil Dokumen Pemilihan sesuai
hari, tanggal, waktu dan tempat pengambilan yang
ditentukan dalam undangan.
c c
2. Pada tahap pendaftaran dan pengambilan Dokumen
Pemilihan, ULP:
a) memberikan Dokumen Pemilihan dalam
bentuk file (softcopy) dan/atau cetakan (hardcopy)
kepada peserta yang diundang; dan
c c
b) dapat mengunggah (upload) Dokumen
Pemilihan melalui website K/L/D/I masing-masing
untuk diunduh (download) oleh peserta.
c c
3. ULP tidak memungut biaya apapun dari peserta. c c
4. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu)
perusahaan dalam pengambilan dokumen.
c c
J.
1. Pemberian penjelasan:
Pengambilan Dokumen Pemilihan
Pemberian Penjelasan
Hal. 135/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) Dilakukan di tempat yang ditentukan c c
b) Dilakukan pada waktu yang telah ditentukan
c c
c) Dihadiri oleh peserta yang diundang. c c
2. Ketidakhadiran peserta pada saat pemberian
penjelasan dijadikan dasar untuk menolak/
menggugurkan penawaran
c c
3. Perwakilan peserta yang hadir pada saat pemberian
penjelasan menunjukkan tanda pengenal dan surat
tugas kepada ULP
c c
4. Dalam pemberian penjelasan, dijelaskan kepada
peserta mengenai:
a) Metode pemilihan c c
b) Cara penyampaian dokumen penawaran c c
c) Kelengkapan yang harus dilampirkan bersama
dokumen penawaran
c c
d) Pembukaan dokumen penawaran c c
e) Metode evaluasi c c
f) Hal-hal yang menggugurkan penawaran c c
g) Jenis kontrak yang akan digunakan c c
h) Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan
dengan preferensi harga atas penggunaan
produksi dalam negeri
c c
i) Ketentuan tentang penyesuaian harga c c
j) Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian
pekerjaan kepada Usaha Mikro dan Usaha kecil
serta koperasi kecil
c c
k) Besaran, masa berlaku dan penjamin yang
dapat mengeluarkan jaminan
c c
5. ULP memberikan penjelasan lanjutan dengan cara
melakukan peninjauan lapangan (apabila diperlukan) c c
Hal. 136/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
6. Pemberian penjelasan mengenai isi Dokumen
Pemilihan, pertanyaan dari peserta, jawaban dari ULP,
perubahan substansi dokumen, hasil peninjauan
lapangan, serta keterangan lainnya telah dituangkan
dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP)
c c
7. BAPP ditandatangani oleh anggota Pokja ULP dan
minimal 1 (satu) wakil peserta yang hadir.
c c
8. BAPP ditandatangani oleh anggota Pokja ULP apabila
tidak ada satupun peserta yang hadir atau bersedia
menandatangani BAPP
c c
9. Apabila dalam BAPP terdapat hal-hal/ketentuan baru
atau perubahan penting yang perlu ditampung, ULP
menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan.
c c
10. Adendum Dokumen Pemilihan merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan.
c c
11. Perubahan rancangan kontrak, spesifikasi teknis,
gambar dan/atau nilai total HPS mendapatkan
persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam
Addendum Dokumen Pemilihan.
c c
12. ULP menyampaikan keberatan PPK kepada PA/KPA
untuk diputuskan apabila PPK tidak sependapat
dengan usulan perubahan rancangan kontrak,
spesifikasi teknis, gambar dan/atau nilai total HPS.
c c
13. PA/KPA memutuskan perubahan dan bersifat final
serta memerintahkan ULP untuk membuat dan
mengesahkan Addendum Dokumen Pemilihan apabila
PA/KPA sependapat dengan ULP
c c
Hal. 137/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
14. Ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak
dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan,
ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap
tidak ada dan selanjutnya ketentuan yang berlaku
adalah Dokumen Pemilihan awal.
c c
15. Dalam Adendum Dokumen Pemilihan, ULP
memberikan tambahan waktu untuk memasukkan
Dokumen Penawaran.
c c
16. ULP memberitahukan kepada semua peserta untuk
mengambil salinan Addendum Dokumen Pengadaan c c
17. ULP sudah menyediakan salinan BAPP dan
Addendum Dokumen Pengadaan (apabila ada) dan
telah mengunggah dokumen tersebut melalui website
K/L/D/I masing-masing sehingga dapat diunduh oleh
peserta
c c
K.
1. Pemasukan Dokumen Penawaran sesuai dengan
metode yang telah ditentukan (satu sampul, dua
sampul, atau dua tahap).
c c
2. Dokumen Penawaran Tahap I telah meliputi:
a) Surat penawaran yang didalamnya tercantum
masa berlaku penawaran tetapi tidak
mencantumkan harga penawaran.
c c
b) Jaminan penawaran asli c c
c) Surat kuasa dari pemimpin/direktur utama
perusahaan kepada penerima kuasa yang
namanya tercantum dalam akta pendirian atau
perubahannya (apabila dikuasakan)
c c
Pemasukan Dokumen Penawaran Tahap I
Hal. 138/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
d) Surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi
(apabila ada)
c c
e) Dokumen penawaran teknis c c
f) Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN c c
g) Dokumen lainnya yang dipersyaratkan dalam
Dokumen Pemilihan (apabila ada)
c c
3. Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 2 (dua)
rangkap, yang terdiri dari dokumen asli 1 (satu)
rangkap dan salinannya 1 (satu) rangkap ditandai
ASLI dan REKAMAN.
c c
4. Dokumen Penawaran Administrasi dan Teknis telah
dimasukkan dalam sampul penutup dan ditulis
Penawaran Administrasi dan Teknis, nama paket
pekerjaan, nama dan alamat peserta, serta ditujukan
kepada ULP dengan alamat yang ditentukan dalan
Dokumen Pemilihan.
c c
5. Peserta menyampaikan langsung Dokumen
Penawaran kepada ULP sesuai jadwal yang ditetapkan
dalam Dokumen Pemilihan, dan ULP memasukkan ke
dalam kotak/tempat pemasukan.
c c
6. Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran
melalui Pos/Jasa pengiriman dengan ketentuan sudah
diterima ULP sebelum batas akhir pemasukan
penawaran dan segala risiko keterlambatan dan
kerusakan menjadi risiko peserta.
c c
7. Sampul dimasukkan ke dalam sampul luar yang
mencantumkan nama paket pekerjaan dan alamat
ULP dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan
melalui pos/jasa pengiriman
c c
8. Dokumen Penawaran yang diterima melalui pos/ jasa
pengiriman:
Hal. 139/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) ULP mencatat waktu dan tanggal penerimaan
Dokumen Penawaran pada sampul luar dan
memasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan
c c
b) ULP membuka sampul luar untuk mengetahui
alamat peserta, apabila dokumen penawaran
terlambat diterima serta segera memberitahukan
kepada peserta yang bersangkutan untuk
mengambil kembali seluruh dokumen penawaran
disertai dengan bukti serah terima.
c c
9. Penarikan, penggantian, pengubahan atau
penambahan Dokumen Penawaran telah disampaikan
secara tertulis dan disampul serta diberikan tanda
dengan penambahan pencantuman kata
PENARIKAN, PENGGANTIAN atau
PENAMBAHAN, sesuai dengan isi sampul tanpa
mengambil Dokumen Penawaran yang sudah
disampaikan sebelumnya.
c c
10. ULP membuat daftar peserta yang memasukkan
penawaran
c c
11. ULP membuat tanda terima Dokumen Penawaran c c
12. ULP menolak semua dan/atau sebagian tambahan
Dokumen Penawaran yang masuk setelah batas akhir
pemasukan penawaran.
c c
13. Pada batas akhir pemasukan penawaran, salah satu
anggota pokja ULP menutup pemasukan penawaran
dengan mencoret tepat di bawah daftar peserta
terakhir serta membubuhkan tanda tangan.
c c
14. Segera setelah batas akhir pemasukan penawaran,
ULP:
Hal. 140/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) Menyatakan kepada peserta bahwa saat
pemasukan penawaran telah ditutup sesuai
waktunya
c c
b) Menolak Dokumen Penawaran yang terlambat
dan/atau sebagian tambahan dokumen penawaran c c
c) Membuka Dokumen Penawaran yang masuk
c c
15. ULP tidak mengubah tempat dan waktu batas akhir
pemasukan penawaran kecuali keadaan kahar
c c
16. Apabila terpaksa dilakukan perubahan tempat dan
waktu batas akhir pemasukan penawaran maka
perubahan tersebut dituangkan dalam Addendum
Dokumen Pemilihan dan disampaikan kepada seluruh
peserta.
c c
L.
1. Dokumen penawaran dibuka di hadapan peserta pada
waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam Dokumen
Pengadaan
c c
2. Peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen
Penawaran menunjukkan tanda pengenal dan surat
tugas kepada ULP.
c c
3. Pembukaan dokumen penawaran dilakukan pada hari
yang sama segera setelah batas akhir pemasukan
penawaran,
c c
4. Pembukaan dokumen penawaran dihadiri paling
kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi.
c c
5. Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu)
peserta sebagai saksi, ULP menunda pembukaan
dokumen penawaran selama 2 (dua) jam.
c c
Pembukaan Dokumen Penawaran Tahap I (Administrasi
dan Teknis)
Hal. 141/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
6. Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam, hanya ada
1 (satu) atau tidak ada peserta sebagai saksi,
pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan
dengan saksi tambahan di luar ULP yang ditunjuk oleh
ULP
c c
7. ULP membuka kotak/tempat pemasukan Dokumen
Penawaran di hadapan para peserta ?
c c
8. ULP meneliti isi kotak/tempat pemasukan Dokumen
Penawaran dan menghitung jumlah Dokumen
Penawaran yang masuk di hadapan peserta.
c c
9. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga)
peserta, pelelangan dinyatakan gagal.
c c
10. Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda
PENARIKAN, PENGGANTIAN, atau
PENAMBAHAN dibuka dan dibaca terlebih dahulu.
c c
11. Dokumen Penawaran yang telah masuk tidak dibuka,
apabila dokumen dimaksud telah disusuli dokumen
dengan sampul bertanda PENARIKAN.
c c
12. ULP membuka sampul Dokumen Penawaran Tahap I
di hadapan peserta.
c c
13. Dokumen Penawaran Tahap I dijadikan lampiran
Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran Tahap
I oleh ULP.
c c
14. ULP memeriksa dan menunjukkan di hadapan peserta
mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran. c c
15. ULP tidak menggugurkan penawaran pada waktu
pembukaan penawaran kecuali untuk yang terlambat
memasukkan penawaran.
c c
Hal. 142/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
16. salah satu anggota pokja ULP bersama 1 (satu) orang
saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan
miliknya.
c c
17. ULP segera membuat Berita Acara Pembukaan
Dokumen Penawaran Tahap I.
c c
18. Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran Tahap
I sudah sesuai dengan ketentuan, yaitu paling sedikit
memuat:
a) Jumlah Dokumen Penawaran yang masuk c c
b) Jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap
dan tidak lengkap
c c
c) Kelainan-kelainan yang dijumpai dalam
Dokumen Penawaran (apabila ada)
c c
d) Keterangan lain yang dianggap perlu c c
e) Tanggal pembuatan Berita Acara c c
f) Tanda tangan anggota pokja ULP dan wakil
peserta yang hadir atau saksi yang ditunjuk oleh
ULP bila tidak ada saksi dari peserta.
c c
19. Apabila terjadi penundaan waktu pembukaan
penawaran, penyebab penundaan tersebut harus
dimuat dengan jelas dalam Berita Acara.
c c
20. Berita Acara dibaca dengan jelas dan ditandatangani
oleh anggota pokja ULP yang hadir dan 2 (dua) orang
saksi.
c c
21. Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran c c
22. salinan Berita Acara (tanpa dilampiri Dokumen
Penawaran) dibagikan kepada peserta yang hadir
c c
23. ULP mengunggah salinan tersebut melalui website
K/L/D/I masing-masing yang dapat diunduh oleh
peserta.
c c
Hal. 143/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
M.
1. Ketidakhadiran peserta pada saat pembukaan
Dokumen Penawaran tidak dijadikan dasar untuk
menolak/menggugurkan penawaran (masuk ke tahap
evaluasi penawaran).
c c
2. ULP melakukan evaluasi Tahap I yang meliputi:
a) evaluasi administrasi; dan c c
b) evaluasi teknis c c
3. ULP memenuhi ketentuan umum dalam melakukan
evaluasi, sebagai berikut :
c) ULP dilarang menambah, mengurangi,
mengganti, dan/atau mengubah kriteria dan
persyaratan yang telah ditetapkan dalam Dokumen
Pemilihan;
c c
d) ULP dan/atau peserta dilarang menambah,
mengurangi, mengganti, dan/atau mengubah isi
Dokumen Penawaran;
c c
e) penawaran yang memenuhi syarat adalah
penawaran yang sesuai dengan ketentuan, syarat-
syarat, dan spesifikasi teknis yang ditetapkan
dalam Dokumen Pemilihan, tanpa ada
penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau
penawaran bersyarat;
c c
f) penyimpangan yang bersifat penting/pokok
atau penawaran bersyarat adalah:
1) penyimpangan dari Dokumen Pemilihan
yang mempengaruhi lingkup, kualitas dan
hasil/kinerja pekerjaan; dan/atau
c c
Evaluasi Dokumen Penawaran Tahap I (Administrasi
dan Teknis)
Hal. 144/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2) penawaran dari peserta dengan
persyaratan tambahan di luar ketentuan
Dokumen Pemilihan yang akan menimbulkan
persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak
adil diantara peserta yang memenuhi syarat.
c c
g) ULP menggugurkan penawaran dengan
alasan:
1) ketidakhadiran dalam pemberian
penjelasan dan/atau pembukaan penawaran
tahap I; dan/atau
c c
2) kesalahan yang tidak substansial,
misalnya warna sampul dan/atau surat
penawaran tidak berkop perusahaan;
c c
h) para pihak dilarang memengaruhi atau
melakukan intervensi kepada ULP selama proses
evaluasi;
c c
i) dalam evaluasi terdapat adanya persaingan
usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi
pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan)
antara peserta, ULP dan/atau PPK, dengan tujuan
untuk memenangkan salah satu peserta.
c c
j) Bila hal tsb di atas terjadi, :
1) peserta yang ditunjuk sebagai calon
pemenang dan peserta lain yang terlibat
dimasukkan ke dalam Daftar Hitam;
c c
2) anggota ULP dan/atau PPK yang terlibat
persekongkolan diganti, dikenakan sanksi
administrasi dan/atau pidana;
c c
3) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan
menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat
(apabila ada); dan
c c
Hal. 145/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4) apabila tidak ada peserta lain
sebagaimana dimaksud pada angka (3), maka
pelelangan dinyatakan gagal.
c c
4. Evaluasi Administrasi
a) evaluasi terhadap data administrasi hanya
dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada
saat penilaian kualifikasi;
c c
b) penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan
administrasi, apabila:
1) syarat-syarat substansial yang diminta
berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/
dilengkapi;
c c
2) Surat Penawaran, ditandatangani oleh :
(a) direktur utama/pimpinan perusahaan
c c
(b) penerima kuasa dari direktur
utama/pimpinan perusahaan yang nama
penerima kuasanya tercantum dalam akte
pendirian atau perubahannya;
c c
(c) kepala cabang perusahaan yang
diangkat oleh kantor pusat yang
dibuktikan dengan dokumen otentik; atau
c c
(d) pejabat yang menurut perjanjian kerja
sama berhak mewakili perusahaan yang
bekerja sama.
c c
3) jangka waktu berlakunya surat penawaran
tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam
Dokumen Pemilihan;
c c
Hal. 146/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang
ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang
ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan; dan
c c
5) surat penawaran bertanggal. c c
6) surat Jaminan Penawaran memenuhi
ketentuan sebagai berikut:
(a) diterbitkan oleh Bank Umum,
perusahaan penjaminan atau perusahaan
asuransi yang mempunyai program
asuransi kerugian (suretyship)
sebagaimana ditetapkan oleh Menteri
Keuangan;
c c
(b) Jaminan Penawaran dimulai sejak
tanggal terakhir pemasukan penawaran
dan masa berlakunya tidak kurang dari
waktu yang ditetapkan dalam Dokumen
Pemilihan;
c c
(c) nama peserta sama dengan nama
yang tercantum dalam surat Jaminan
Penawaran;
c c
(d) besaran nilai Jaminan Penawaran
tidak kurang dari nilai jaminan yang
ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
c c
(e) besaran nilai Jaminan Penawaran
dicantumkan dalam angka dan huruf;
c c
(f) nama ULP yang menerima Jaminan
Penawaran sama dengan nama ULP yang
mengadakan pelelangan; dan
c c
(g) paket pekerjaan yang dijamin sama
dengan paket pekerjaan yang dilelangkan. c c
Hal. 147/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
7) ULP mengonfirmasi dan mengklarifikasi
secara tertulis substansi dan
keabsahan/keaslian Jaminan Penawaran
kepada penerbit jaminan serta memastikan
Jaminan Penawaran dapat dicairkan sebesar
nilai jaminan dalam waktu paling lambat 14
(empat belas) hari kerja tanpa syarat, setelah
surat pernyataan wanprestasi dari ULP
diterima oleh Penerbit Jaminan.
c c
c) syarat-syarat lainnya yang diperlukan, diminta
dan dievaluasi pada saat prakualifikasi dan tidak
perlu dilampirkan pada Dokumen Penawaran
untuk menghindari kesalahan-kesalahan kecil
yang dapat menggugurkan penawaran.
c c
d) ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-
hal yang kurang jelas dan meragukan;
c c
e) peserta yang memenuhi persyaratan
administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis;
c c
f) apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua)
peserta yang memenuhi persyaratan administrasi,
maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi
teknis; dan
c c
g) apabila tidak ada peserta yang memenuhi
persyaratan administrasi, maka pelelangan
dinyatakan gagal.
c c
5. Evaluasi Teknis :
a) evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta
yang memenuhi persyaratan administrasi;
c c
b) unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai
dengan yang ditetapkan dalam Dokumen
Pemilihan;
c c
Hal. 148/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) evaluasi teknis dilakukan dengan :
1) Sistem nilai c c
2) Sistem penilaian biaya selama umur
ekonomis
c c
d) ULP menilai persyaratan teknis minimal yang
harus dipenuhi sesuai dengan yang ditetapkan
dalam Dokumen Pemilihan.
c c
e) Penilaian persyaratan teknis minimal
dilakukan terhadap:
1) metode pelaksanaan pekerjaan yang
ditawarkan memenuhi persyaratan substantif
yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan
dan diyakini menggambarkan penguasaan
dalam penyelesaian pekerjaan;
c c
2) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang
ditawarkan tidak melampaui batas waktu yang
ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
c c
3) jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah
peralatan minimal yang disediakan sesuai
dengan yang ditetapkan dalam Dokumen
Pemilihan;
c c
4) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan
yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan; c c
5) personil inti yang akan ditempatkan
secara penuh sesuai dengan persyaratan
yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan
serta posisinya dalam manajemen
pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan
organisasi pelaksanaan yang diajukan; dan
c c
Hal. 149/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
6) bagian pekerjaan yang akan
disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan
yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
c c
f) hasil penilaian teknis harus melewati nilai
ambang batas yang ditetapkan dalam Dokumen
Pemilihan;
c c
g) ULP (apabila diperlukan) meminta uji
mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sesuai
dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan;
c c
h) ULP melakukan klarifikasi dengan peserta
apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal
yang kurang jelas atau meragukan;
c c
i) Hasil klarifikasi dapat menggugurkan
penawaran;
c c
j) peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis
diundang untuk pemasukan penawaran Tahap II
(harga); dan
c c
k) pelelangan dinyatakan gagal apabila tidak ada
peserta yang lulus evaluasi teknis.
c c
6. ULP membuat Berita Acara Evaluasi Administrasi dan
Teknis.
c c
a) Berita Acara Evaluasi Administrasi dan Teknis
memuat paling sedikit:
1) nama semua peserta; c c
2) hasil evaluasi penawaran administrasi dan
teknis termasuk alasan ketidaklulusan peserta; c c
3) nilai evaluasi teknis diurutkan mulai dari
yang tertinggi;
c c
4) ambang batas nilai teknis; c c
Hal. 150/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
5) keterangan-keterangan lain yang
dianggap perlu mengenai pelaksanaan
pelelangan;
c c
6) jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus
pada setiap tahapan evaluasi;
c c
7) tanggal dibuatnya Berita Acara; dan c c
8) pernyataan bahwa pelelangan gagal
apabila tidak ada penawaran yang memenuhi
syarat.
c c
N.
1. ULP menetapkan daftar peserta yang lulus evaluasi
tahap I.
c c
2. proses pelelangan tetap dilanjutkan apabila peserta
yang lulus evaluasi tahap I kurang dari 3 (tiga).
c c
O.
1. ULP memberitahukan hasil evaluasi tahap I kepada
seluruh peserta dan ditayangkan di website K/L/D/I
masing-masing dan papan pengumuman resmi untuk
masyarakat.
c c
2. ULP mengundang semua peserta yang lulus evaluasi
tahap I untuk memasukkan Dokumen Penawaran
Tahap II.
c c
3. undangan mencantumkan hari, tanggal, waktu dan
tempat pemasukan penawaran tahap II.
c c
4. undangan melampirkan perubahan nilai total HPS
(apabila ada).
c c
Penetapan Peserta yang Lulus Evaluasi Dokumen
Penawaran Tahap I
Pemberitahuan/Pengumuman kepada Peserta yang
Lulus Evaluasi Tahap I
Hal. 151/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
P.
1. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran Tahap
II, pada waktu dan tempat sesuai undangan.
c c
2. Dokumen Penawaran Tahap II meliputi :
a) surat penawaran harga yang di dalamnya
tercantum masa berlaku penawaran dan harga
penawaran;
c c
b) rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan
harga), apabila diperlukan;
c c
c) surat kuasa dari pemimpin/direktur utama
perusahaan kepada penerima kuasa yang
namanya tercantum dalam akta pendirian atau
perubahannya (apabila dikuasakan kepada orang
yang berbeda pada tahap I); dan
c c
d) dokumen lainnya yang dipersyaratkan dalam
Dokumen Pemilihan (apabila ada).
c c
3. Dokumen Penawaran dimasukkan sebanyak 2 (dua)
rangkap yang terdiri dari: dokumen asli 1 (satu)
rangkap dan salinannya 1 (satu) rangkap ditandai
ASLI dan REKAMAN.
c c
4. Dokumen Penawaran Harga dimasukkan dalam
sampul penutup dan ditulis Penawaran Harga,
nama paket pekerjaan, nama dan alamat peserta serta
ditujukan kepada ULP dengan alamat yang ditentukan
dalam Dokumen Pemilihan.
c c
5. Sampul penutup Dokumen Penawaran Harga ditulis
Penawaran Harga, nama paket pekerjaan, nama
dan alamat peserta serta ditujukan kepada ULP
dengan alamat yang ditentukan dalam Dokumen
Pemilihan.
c c
Pemasukan Dokumen Penawaran Tahap II (Harga)
Hal. 152/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
6. Peserta menyampaikan langsung Dokumen
Penawaran kepada ULP sesuai jadwal yang ditetapkan
dalam Dokumen Pemilihan, dan ULP memasukkan ke
dalam kotak/tempat pemasukan.
c c
7. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran melalui
pos/jasa pengiriman dengan ketentuan sudah diterima
ULP sebelum batas akhir pemasukan penawaran serta
segala risiko keterlambatan dan kerusakan menjadi
risiko peserta.
c c
8. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui
pos/jasa pengiriman, sampul penutup dimasukkan ke
dalam sampul luar yang mencantumkan nama paket
pekerjaan dan alamat ULP.
c c
9. Untuk Dokumen Penawaran yang diterima melalui
pos/jasa pengiriman:
a) ULP mencatat waktu dan tanggal penerimaan
Dokumen Penawaran pada sampul luar dan
memasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan;
dan
c c
b) apabila terlambat diterima, ULP membuka
sampul luar untuk mengetahui alamat peserta.
c c
c) ULP segera memberitahukan kepada peserta
yang bersangkutan untuk mengambil kembali
seluruh Dokumen Penawaran.
c c
d) pengembalian disertai dengan bukti serah
terima.
c c
Hal. 153/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
10. penarikan, penggantian, pengubahan atau
penambahan Dokumen Penawaran isampaikan secara
tertulis dan disampul serta diberikan tanda dengan
penambahan pencantuman kata PENARIKAN,
PENGGANTIAN, PENGUBAHAN atau
PENAMBAHAN, sesuai dengan isi sampul tanpa
mengambil Dokumen Penawaran yang sudah
disampaikan sebelumnya.
c c
11. ULP membuat daftar peserta yang memasukkan
penawaran.
c c
12. ULP membuat tanda terima Dokumen Penawaran. c c
13. ULP menolak semua dan/atau sebagian tambahan
Dokumen Penawaran yang masuk setelah batas akhir
pemasukan penawaran.
c c
14. pada batas akhir pemasukan penawaran, salah satu
anggota pokja ULP menutup pemasukan penawaran
dengan mencoret tepat di bawah daftar peserta
terakhir serta membubuhkan tanda tangan.
c c
15. segera setelah batas akhir pemasukan penawaran,
ULP menyatakan kepada peserta bahwa:
a) saat pemasukan penawaran telah ditutup
sesuai waktunya,
c c
b) menolak Dokumen Penawaran yang terlambat
dan/atau sebagian tambahan Dokumen
Penawaran,
c c
c) serta membuka Dokumen Penawaran yang
masuk.
c c
16. tidak diperkenankan mengubah tempat dan waktu
batas akhir pemasukan penawaran kecuali keadaan
kahar.
c c
Hal. 154/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
17. Apabila terpaksa dilakukan perubahan tempat dan
waktu batas akhir pemasukan penawaran, perubahan
tersebut harus dituangkan dalam Adendum Dokumen
Pemilihan dan disampaikan kepada seluruh peserta.
c c
Q.
1. Dokumen Penawaran dibuka dihadapan peserta pada
waktu dan tempat sesuai undangan.
c c
2. Ketidakhadiran peserta pada saat pembukaan
Dokumen Penawaran dijadikan dasar untuk
menolak/menggugurkan penawaran.
c c
3. Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan
Dokumen Penawaran menunjukkan tanda pengenal
dan surat tugas kepada ULP.
c c
4. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan pada hari
yang sama segera setelah batas akhir pemasukan
penawaran, yang dihadiri paling kurang 2 (dua)
peserta sebagai saksi.
c c
5. ULP menunda pembukaan Dokumen Penawaran
selama 2 (dua) jam apabila tidak terdapat peserta atau
hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi.
c c
6. Pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan
dengan menunjuk saksi tambahan di luar ULP yang
ditunjuk oleh ULP apabila setelah ditunda selama 2
(dua) jam, hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta
sebagai saksi.
c c
7. ULP membuka kotak/tempat pemasukan Dokumen
Penawaran dihadapan para peserta.
c c
Pembukaan Dokumen Penawaran Tahap II (Harga)
Hal. 155/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
8. ULP meneliti isi kotak/tempat pemasukan Dokumen
Penawaran dan menghitung jumlah Dokumen
Penawaran yang masuk dihadapan peserta.
c c
9. Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda
PENARIKAN, PENGGANTIAN, PENGUBAHAN
atau PENAMBAHAN, dibuka dan dibaca terlebih
dahulu.
c c
10. Dokumen Penawaran yang telah masuk tidak dibuka,
apabila dokumen dimaksud telah disusuli dokumen
dengan sampul bertanda PENARIKAN.
c c
11. ULP membuka sampul Dokumen Penawaran di
hadapan peserta.
c c
12. Sampul yang berisi penawaran harga dibuka kemudian
dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen
Penawaran Tahap II.
c c
13. ULP memeriksa dan menunjukkan di hadapan para
peserta mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran
yang meliputi:
c c
a) surat penawaran harga yang di dalamnya
tercantum masa berlaku penawaran dan harga
penawaran;
c c
b) rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan
harga), apabila ada;
c c
c) surat kuasa dari pemimpin/direktur utama
perusahaan kepada penerima kuasa yang
namanya tercantum dalam akta pendirian atau
perubahannya (apabila dikuasakan kepada orang
yang berbeda pada tahap I); dan
c c
d) dokumen lainnya yang dipersyaratkan dalam
Dokumen Pemilihan (apabila ada).
c c
Hal. 156/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
14. ULP menggugurkan penawaran pada waktu
pembukaan penawaran kecuali untuk yang terlambat
memasukkan penawarannya.
c c
15. Salah satu anggota pokja ULP bersama 1 (satu) orang
saksi memaraf Dokumen Penawaran asli yang bukan
miliknya.
c c
16. ULP membuat Berita Acara Pembukaan Penawaran
Tahap II yang paling sedikit memuat:
a) jumlah Dokumen Penawaran yang masuk; c c
b) jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap
dan tidak lengkap.
c c
c) harga penawaran masing-masing peserta; c c
d) kelainan-kelainan yang dijumpai dalam
Dokumen Penawaran; (apabila ada)
c c
e) keterangan lain yang dianggap perlu; c c
f) tanggal pembuatan Berita Acara; dan c c
g) tanda tangan anggota pokja ULP dan wakil
peserta yang hadir atau saksi yang ditunjuk oleh
ULP bila tidak ada saksi dari peserta;
c c
17. Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan
penawaran, penyebab penundaan tersebut dimuat
dengan jelas dalam Berita Acara.
c c
18. Setelah dibacakan dengan jelas, berita acara
ditandatangani oleh anggota pokja ULP yang hadir dan
2 (dua) orang saksi.
c c
19. Berita acara dilampiri Dokumen Penawaran. c c
20. Salinan berita acara dibagikan kepada peserta yang
hadir tanpa dilampiri Dokumen Penawaran dan
c c
21. ULP mengunggah salinan tersebut melalui website
K/L/D/I masing-masing yang dapat diunduh oleh
peserta.
c c
R. Evaluasi Dokumen Penawaran Tahap II (Harga)
Hal. 157/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Sebelum evaluasi harga, dilakukan koreksi aritmatik,
c c
2. Koreksi aritmatik dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan sebagai berikut:
a) Volume pekerjaan yang tercantum dalam
daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan
yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan
c c
b) Apabila terjadi kesalahan hasil perkalian
antara volume dengan harga satuan, dilakukan
pembetulan dengan ketentuan harga satuan
pekerjaan yang ditawarkan tidak diubah.
c c
c) Apabila terdapat jenis pekerjaan yang tidak
diberi harga satuan, harga satuan tersebut
dianggap sudah termasuk dalam harga satuan
pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar
kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong
c c
d) Hasil koreksi aritmatik (dapat) mengubah nilai
penawaran sehingga urutan peringkat dapat
menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan
peringkat semula
c c
e) Koreksi aritmetik untuk penawaran kontrak
lump sum yang melampirkan daftar kuantitas dan
harga hanya dilakukan untuk menyesuaikan
volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar
kuantitas dan harga dengan yang tercantum dalam
Dokumen Pemilihan tanpa mengubah nilai
penawaran.
c c
3. Pelaksanaan evaluasi dilakukan ULP terhadap 3 (tiga)
penawaran terendah setelah koreksi aritmatik.
c c
Hal. 158/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari
3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari
HPS, proses lelang tetap dilanjutkan dengan
melakukan evaluasi penawaran
c c
5. unsur-unsur yang dievaluasi adalah:
a) total harga penawaran terhadap nilai total
HPS:
c c
b) apabila total harga penawaran melebihi nilai
total HPS, dinyatakan gugur; dan
c c
c) apabila semua harga penawaran di atas nilai
total HPS, pelelangan dinyatakan gagal.
c c
d) harga satuan penawaran timpang yang
nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh
perseratus) dari harga satuan yang tercantum
dalam HPS, dilakukan klarifikasi.
c c
6. Apabila setelah dilakukan klarifikasi ternyata harga
satuan penawaran tersebut timpang, harga satuan
penawaran timpang hanya berlaku untuk volume
sesuai dengan Dokumen Pemilihan;
c c
7. mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak
ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus
tetap dilaksanakan. harganya dianggap termasuk
dalam harga satuan pekerjaan lainnya;
c c
a) untuk kontrak lump sum:
1) apabila ada perbedaan antara penulisan
nilai harga penawaran antara angka dan huruf
maka nilai yang diakui adalah nilai dalam
tulisan huruf;
c c
2) apabila penawaran dalam angka tertulis
dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak
jelas, maka nilai yang diakui adalah nilai
dalam tulisan angka; atau
c c
Hal. 159/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
3) apabila penawaran dalam angka dan
huruf tidak jelas, maka penawaran dinyatakan
gugur.
c c
8. Dilakukan evaluasi kewajaran harga dengan ketentuan
sebagai berikut:
a) klarifikasi dalam hal penawaran komponen
dalam negeri berbeda dibandingkan dengan
perkiraan ULP;
c c
b) klarifikasi kewajaran harga apabila harga
penawaran di bawah 80% (delapan puluh
perseratus) HPS dengan ketentuan:
1) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai
pemenang lelang, harus bersedia untuk
menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5%
(lima perseratus) dari nilai total HPS; atau
c c
2) apabila peserta yang bersangkutan tidak
bersedia menaikkan nilai Jaminan
Pelaksanaan, maka penawarannya
digugurkan dan Jaminan Penawaran disita
untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar
Hitam.
c c
9. Diperhitungkan preferensi harga atas penggunaan
produksi dalam negeri.
c c
10. Untuk penilaian sistem nilai, dihitung nilai kombinasi
antara nilai penawaran teknis dengan nilai harga
penawaran terkoreksi, sesuai dengan yang tercantum
dalam Dokumen Pemilihan.
c c
11. Untuk penilaian biaya selama umur ekonomis, unsur
harga dikonversikan ke dalam mata uang tunggal
berdasarkan perhitungan secara profesional.
c c
Hal. 160/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
12. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak
wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat
dan/atau terjadi pengaturan bersama
(kolusi/persekongkolan), pelelangan dinyatakan gagal
dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar
Hitam.
c c
13. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki
harga penawaran yang sama,
a) ULP memilih peserta yang mempunyai
kemampuan teknis lebih besar dan
c c
b) hal ini dicatat dalam Berita Acara c c
14. ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai
calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan
2 (apabila ada) dengan ketentuan
c c
a) untuk sistem nilai dimulai dari yang
mempunyai nilai kombinasi terbaik
c c
b) untuk sistem penilaian biaya selama umur
ekonomis dimulai dari total harga yang terendah c c
15. Apabila peserta yang memasukkan penawaran harga
kurang dari 3 (tiga), dilakukan negosiasi teknis dan
harga dengan ketentuan
c c
a) ULP melakukan negosiasi teknis terhadap
calon pemenang
c c
b) ULP melakukan negosiasi harga terhadap
calon pemenang
c c
c) negosiasi teknis dan harga dilakukan terhadap
harga satuan yang dinilai tidak wajar
c c
d) dilakukan perkalian volume dan harga satuan
yang telah disepakati, untuk mendapatkan total
hasil negosiasi
c c
e) hasil negosiasi harga menjadi
1) nilai harga penetapan pemenang c c
Hal. 161/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2) sebagai dasar nilai kontrak c c
f) apabila negosiasi terhadap calon pemenang
tidak tercapai kesepakatan
1) penawarannya dinyatakan gugur c c
2) dilanjutkan negosiasi terhadap calon
pemenang cadangan, apabila ada
c c
g) apabila negosiasi terhadap calon pemenang
cadangan tidak tercapai kesepakatan, maka
pelelangan dinyatakan gagal
c c
S.
1. BAHP merupakan kesimpulan:
a) Yang dibuat oleh ULP c c
b) Ditandatangani oleh paling kurang seperdua
dari jumlah anggota pokja ULP yang berisi hasil
evaluasi:
c c
1) Administrasi c c
2) Teknis c c
3) Harga c c
2. BAHP bersifat rahasia sampai dengan pengumuman
pemenang
c c
3. BAHP harus memuat hal-hal sebagai berikut:
a) nama semua peserta c c
b) harga penawaran atau harga penawaran
terkoreksi, dari masing-masing peserta
c c
c) metode evaluasi yang digunakan c c
d) unsur-unsur yang dievaluasi c c
e) rumus yang dipergunakan c c
Pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP)
Hal. 162/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
f) keterangan-keterangan lain yang dianggap
perlu mengenai hal ikhwal pelaksanaan
pelelangan
c c
g) jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada
setiap tahapan evaluasi
c c
h) tanggal dibuatnya Berita Acara c c
i) Apabila tidak ada penawaran yang memenuhi
syarat,
1) BAHP harus mencantumkan pernyataan
bahwa pelelangan dinyatakan gagal c c
2) Harus segera dilakukan pelelangan ulang
c c
Apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3
(tiga), peserta tersebut tetap diusulkan sebagai calon
pemenang
c c
T.
1. ULP membuat Surat Penetapan Pemenang
berdasarkan BAHP untuk nilai sampai dengan
Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah)
c c
2. PA pada K/L/I atau Kepala Daerah, membuat Surat
Penetapan Pemenang untuk nilai diatas
Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah) setelah
mendapat usulan dari ULP, dengan ketentuan:
a) usulan penetapan pemenang ditembuskan
kepada PPK dan APIP K/L/D/I yang bersangkutan c c
b) apabila PA pada K/L/I atau Kepala Daerah
tidak setuju dengan usulan ULP,
Penetapan Pemenang
Hal. 163/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1) PA pada K/L/I atau Kepala Daerah
memerintahkan evaluasi ulang
c c
2) Pelelangan dinyatakan gagal c c
3. penetapan pemenang disusun sesuai dengan
urutannya dan harus memuat:
a) nama paket pekerjaan dan nilai total HPS c c
b) nama dan alamat penyedia serta harga
penawaran atau harga penawaran terkoreksi
c c
c) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) c c
d) hasil evaluasi Tahap I dan Tahap II c c
4. data pendukung yang diperlukan untuk menetapkan
pemenang adalah:
a) Dokumen Pemilihan beserta adendum
(apabila ada)
c c
b) BAPP c c
c) BAHP c c
d) Dokumen Penawaran dari pemenang dan
pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) yang
telah diparaf anggota pokja ULP dan 2 (dua) wakil
peserta.
c c
5. Apabila terjadi keterlambatan dalam menetapkan
pemenang dan mengakibatkan surat penawaran dan
Jaminan Penawaran habis masa berlakunya,
dilakukan konfirmasi kepada seluruh peserta untuk
memperpanjang surat penawaran dan Jaminan
Penawaran.
c c
6. calon pemenang yang tidak bersedia memperpanjang
surat penawaran dan Jaminan Penawaran dapat
mengundurkan diri tanpa dikenakan sanksi
c c
U. Pengumuman Pemenang
Hal. 164/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. ULP mengumumkan pemenang dan pemenang
cadangan 1 dan 2 (apabila ada) di website K/L/D/I
masing-masing dan papan pengumuman resmi untuk
masyarakat yang memuat sekurang-kurangnya:
a) nama paket pekerjaan dan nilai total HPS c c
b) nama dan alamat penyedia serta harga
penawaran atau harga penawaran terkoreksi
c c
c) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) c c
d) hasil evaluasi Tahap I dan Tahap II c c
V.
1. peserta menyampaikan sanggahan secara tertulis
atas penetapan pemenang kepada ULP dalam waktu 5
(lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang,
disertai bukti terjadinya penyimpangan, dengan
tembusan kepada PPK, PA/KPA dan APIP K/L/D/I
yang bersangkutan
c c
2. sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-
sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain
apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi:
a) penyimpangan terhadap ketentuan dan
prosedur yang diatur dalam
1) Peraturan Presiden 54 c c
2) Peraturan yang telah ditetapkan dalam
Dokumen Pemilihan
c c
b) rekayasa tertentu sehingga menghalangi
terjadinya persaingan usaha yang sehat
c c
Sanggahan
Hal. 165/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) penyalahgunaan wewenang oleh ULP
dan/atau pejabat yang berwenang lainnya
c c
3. ULP wajib memberikan jawaban tertulis atas semua
sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah
menerima surat sanggahan
c c
4. Apabila sanggahan dinyatakan benar ULP
menyatakan pelelangan gagal
c c
5. Sanggahan yang disampaikan bukan kepada ULP
atau disampaikan diluar masa sanggah, dianggap
sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti
c c
W.
1. peserta yang tidak sependapat dengan jawaban
sanggahan dari ULP, dapat mengajukan sanggahan
banding secara tertulis kepada Menteri/ Pimpinan
Lembaga/ Kepala Daerah/Pimpinan Institusi paling
lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban
sanggahan, dengan tembusan kepada PPK, ULP,
APIP K/L/D/I yang bersangkutan
c c
2. Menteri/ Pimpinan Lembaga/ Kepala Daerah/Pimpinan
Institusi wajib memberikan jawaban secara tertulis atas
semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima
belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding
diterima
c c
3. peserta yang akan melakukan sanggahan banding
harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang
ditujukan kepada ULP sebesar 2 (dua perseribu)
dari HPS atau paling tinggi sebesar Rp50.000.000,00
(lima puluh juta rupiah) dengan masa berlaku 20 (dua
puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan
banding.
c c
Sanggahan Banding
Hal. 166/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4. sanggahan banding menghentikan proses pelelangan
c c
5. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada
Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan
Institusi atau disampaikan diluar masa sanggah
banding, dianggap sebagai pengaduan dan tetap
harus ditindaklanjuti
c c
X.
1. ULP menyampaikan BAHP kepada PPK sebagai
dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia
Barang/Jasa (SPPBJ)
c c
2. PPK menerbitkan SPPBJ dengan ketentuan:
a) tidak ada sanggahan dari peserta c c
b) sanggahan dan/atau sanggahan banding
terbukti tidak benar
c c
c) masa sanggah dan/atau masa sanggah
banding berakhir
c c
3. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan
tersebut, dengan ketentuan:
a) apabila yang bersangkutan mengundurkan diri
dan masa penawarannya masih berlaku dengan
alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh
ULP, Jaminan Penawaran yang bersangkutan
dicairkan dan disetorkan pada Kas Negara/Daerah
c c
Penunjukan Penyedia Barang/Jasa
Hal. 167/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
b) apabila yang bersangkutan mengundurkan diri
dan masa penawarannya masih berlaku dengan
alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif
oleh ULP, Jaminan Penawaran yang
bersangkutan dicairkan dan disetorkan pada Kas
Negara/Daerah serta dimasukkan dalam Daftar
Hitam
c c
c) Apabila pemenang yang ditunjuk
mengundurkan diri, penunjukan pemenang dapat
dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai
dengan urutan peringkat, selama masa surat
penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang
cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang
masa berlakunya.
c c
4. Apabila semua pemenang yang ditunjuk
mengundurkan diri, maka pelelangan dinyatakan gagal
oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK.
c c
5. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari
kerja setelah pengumuman penetapan pemenang,
apabila tidak ada sanggahan
c c
6. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari
kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan
banding dijawab
c c
7. salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa
lampiran surat perjanjian) sekurang-kurangnya kepada
unit pengawasan internal
c c
8. dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus
menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum
penandatanganan kontrak.
c c
Hal. 168/426
KUESIONER PBJ-4
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
9. Dalam hal PPK tidak bersedia menerbitkan SPPBJ
karena tidak sependapat atas penetapan pemenang,
diberitahukan kepada PA/KPA untuk diputuskan
dengan ketentuan:
a) apabila PA/KPA sependapat dengan PPK,
dilakukan evaluasi ulang atau pelelangan
dinyatakan gagal;
c c
b) apabila PA/KPA sependapat dengan ULP, :
1) PA/KPA memutuskan penetapan
pemenang oleh ULP bersifat final
c c
2) PA/KPA memerintahkan PPK untuk
mengeluarkan SPPBJ
c c
10. kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas)
hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.
c c
Hal. 169/426
KUESIONER PBJ-4
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMILIHAN PRA KUALIFIKASI
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 170/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 171/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 172/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 173/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 174/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 175/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 176/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 177/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 178/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 179/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 180/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 181/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 182/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 183/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 184/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 185/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 186/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 187/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 188/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
-
Hal. 189/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 190/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 191/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 192/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 193/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 194/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 195/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 196/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 197/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 198/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 199/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 200/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 201/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 202/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 203/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 204/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 205/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 206/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 207/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 208/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 209/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 210/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 211/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 212/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 213/426
KUESIONER PBJ-4
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 214/426
KUESIONER PBJ-5
Ya Tidak
A.
1. PPK telah melakukan penyempurnaan terhadap
rancangan kontrak
c c
2. Tidak ada perubahan subtansi kontrak yang
ditandatangani PPK, dibandingkan dengan rancangan
kontrak.
c c
3. Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa
yang kompleks dan/atau bernilai diatas
Rp100.000.000.000,00 dilakukan setelah memperoleh
pendapat ahli hukum Kontrak.
c c
4. Rancangan kontrak tertentu telah memperoleh
persetujuan dari pejabat yang berwenang:
a) Menteri Keuangan untuk kontrak bernilai di
atas Rp 10 Miliar
c c
b) Menteri/Pimpinan Lembaga yang
bersangkutan untuk kegiatan yang nilai kontraknya
sampai dengan sepuluh miliar rupiah untuk
kegiatan: penanaman benih/bibit, penghijauan,
pelayananperintis laut/udara, makanan dan obat di
rumah sakit, makanan untuk narapidana di
Lembaga Pemasyarakatan, pengadaan pita cukai,
layanan pembuangan sampah dan pengadaan
jasa cleaning service
c c
c) Kepala Daerah untuk Kontrak Tahun Jamak
pada pemerintah daerah.
c c
5. PPK telah memeriksa konsep kontrak meliputi:
a) Substansi c c
b) redaksional c c
Rancangan Kontrak
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PENANDATANGANAN KONTRAK JASA BADAN USAHA
Uraian
Jawaban
Hal. 215/426
KUESIONER PBJ-5
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) angka dan huruf c c
d) paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak.
c c
6. Penyedia telah memeriksa konsep kontrak meliputi:
c c
a) Substansi c c
b) redaksional c c
c) angka dan huruf c c
d) paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak.
c c
B.
1. Terdapat pokok perjanjian c c
2. Adanya uraian pembukaan : c c
a) Judul kontrak c c
b) Nomor kontrak c c
c) Tanggal kontrak c c
d) Para pihak dalam kontrak, termasuk apabila
penyedia barang/jasa merupakan KSO/kemitraan c c
3. Isi c c
a) Pekerjaan yang akan dilaksanakan c c
b) Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan c c
c) Harga kontrak dalam angka c c
d) Harga kontrak dalam huruf c c
e) Hak & Kewajiban para pihak c c
f) Termijn & cara Pembayaran c c
g) Ketentuan mengenai pemberdayaan usaha
kecil.
c c
Subtansi Kontrak minimal berisi:
Hal. 216/426
KUESIONER PBJ-5
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
h) Klausul kewajiban penggunaan produksi
dalam negeri.
c c
i) Klausul pemutusan kontrak c c
j) Klausul pencairan jaminan pelaksanaan bila
terjadi wanprestasi ( contoh: pekerjaan tidak
selesai, mutu tidak sesuai spek, kelaikan
bangunan melebihi batas toleransi)
c c
k) dokumen-dokumen yang merupakan satu-
kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari
kontrak:
1) adendum Surat Perjanjian; c c
2) pokok perjanjian; c c
3) surat penawaran berikut daftar kuantitas
dan harga (apabila ada);
c c
4) syarat-syarat khusus kontrak; c c
5) syarat-syarat umum kontrak; c c
6) spesifikasi khusus; c c
7) spesifikasi umum; c c
8) gambar-gambar; dan c c
9) jaminan-jaminan, c c
10) SPPBJ, c c
11) BAHP, c c
12) BAPP. c c
l) Keadaan kahar c c
4. Penutup
a) Pernyataan persetujuan dari para pihak c c
b) Tanggal penandatanganan kontrak c c
c) Tanggal mulai berlaku efektif kontrak c c
C. Proses tanda tangan kontrak
Hal. 217/426
KUESIONER PBJ-5
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Kegiatan terdapat/tersedia dalam DPA SKPD tahun
yang bersangkutan
c c
2. Tanggal kontrak tidak mendahului tanggal
Pengesahan DPA.
c c
3. Paling lambat 14 (empat belas) hari kerja terhitung
sejak diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia
Barang/Jasa (SPPBJ)
c c
4. Penyedia Barang/Jasa telah menyerahkan Jaminan
Pelaksanaan ( sebelum kontrak ditandatangani)
c c
D.
1. Besaran jaminan pelaksanaan adalah sebesar 5%
(lima perseratus) dari nilai kontrak;
c c
2. Bila harga penawaran terkoreksi dibawah 80% dari
nilai total HPS, besaran jaminan pelaksanaan adalah
sebesar 5% nilai total HPS; dan
c c
3. masa berlaku jaminan pelaksanaan sejak tanggal
penandatanganan kontrak s.d serah terima pertama
pekerjaan berdasarkan kontrak.
c c
Jaminan Pelaksanaan
Hal. 218/426
KUESIONER PBJ-5
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PENANDATANGANAN KONTRAK JASA BADAN USAHA
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 219/426
KUESIONER PBJ-5
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 220/426
KUESIONER PBJ-5
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 221/426
KUESIONER PBJ-5
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 222/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
A
1. PPK menyerahkan seluruh/sebagian lokasi pekerjaan
dan/atau dokumen tertentu yang dibutuhkan kepada
penyedia sebelum diterbitkannya SPMK.
c c
2. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14
(empat belas) hari kalender sejak tanggal
penandatanganan Kontrak.
c c
3. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat
dimulainya pelaksanaan Kontrak oleh penyedia.
c c
4. Untuk SPK, tanggal mulai kerja dapat ditetapkan sama
dengan tanggal penandatanganan SPK atau tanggal
dikeluarkannya SPMK.
c c
B
1. Program mutu disusun oleh penyedia, yang paling
sedikit berisi:
a) informasi mengenai pekerjaan yang akan
dilaksanakan;
c c
b) organisasi kerja penyedia; c c
c) jadwal pelaksanaan pekerjaan; c c
d) jadwal penugasan tenaga ahli dan tenaga
pendukung;
c c
e) prosedur pelaksanaan pekerjaan; c c
f) prosedur instruksi kerja; dan c c
g) pelaksana kerja. c c
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PELAKSANAAN KONTRAK JASA BADAN USAHA
Uraian
Jawaban
Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
Penyusunan Program Mutu
Hal. 223/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2. Program mutu dapat direvisi sesuai kondisi lokasi
pekerjaan.
c c
C
1. PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan
rapat persiapan pelaksanaan Kontrak.
c c
2. Dalam rapat persiapan, PPK dapat mengikutsertakan
Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. c c
3. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam
rapat persiapan pelaksanaan Kontrak adalah:
a) program mutu; c c
b) organisasi kerja; c c
c) tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan;
c c
d) jadwal pengadaan bahan/material, mobilisasi
peralatan dan personil (apabila diperlukan); dan c c
e) rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan
bersama.
c c
4. Hasil rapat persiapan pelaksanaan Kontrak dituangkan
dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan
Kontrak yang ditandatangani oleh seluruh peserta
rapat.
c c
D
1. Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal
dimulainya pelaksanaan pekerjaan.
c c
2. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan,
yaitu:
Rapat Persiapan
Mobilisasi
Hal. 224/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) mendatangkan tenaga ahli; c c
b) mendatangkan tenaga pendukung; dan/atau c c
c) menyiapkan peralatan pendukung; c c
3. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan
secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.
c c
E
1. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan
pendukung harus dilaksanakan setelah personil dan
peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan
Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang
ditandatangani oleh PPK dan penyedia.
c c
2. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan
pendukung, PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau
Tim Pendukung.
c c
3. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan
pendukung ternyata belum memenuhi persyaratan,
maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan
dengan syarat personil dan peralatan yang belum
memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan
ketentuan dalam Kontrak.
c c
4. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan
pendukung mengakibatkan perubahan isi Kontrak
maka harus dituangkan dalam bentuk adendum
Kontrak.
c c
F
Pemeriksaan Personil dan Peralatan Pendukung
Pemeriksaan Lapangan
Hal. 225/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Apabila diperlukan, PPK bersama-sama dengan
penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk
melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail
kondisi lapangan.
c c
2. Untuk pemeriksaan lapangan, PPK dapat dibantu Tim
Teknis dan/atau Tim Pendukung.
c c
3. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita
Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani
oleh PPK dan penyedia.
c c
4. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan
perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam
adendum Kontrak.
c c
G
1. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil
dan/atau peralatan pendukung kepada PPK.
c c
2. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian
personil dan/atau peralatan pendukung tanpa
persetujuan PPK.
c c
3. PPK meneliti permohonan perubahan personil
dan/atau peralatan pendukung, dengan ketentuan:
a) Menyetujui permohonan perubahan personil
dan/atau peralatan pendukung bila alasan yang
diajukan dianggap sesuai;
c c
b) Tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang
ditawarkan, dan tidak menambah nilai kontrak.
Untuk kontrak biaya satuan (time based), biaya
langsung personil harus disesuaikan dengan gaji
dasar tenaga ahli yang menggantikan.
c c
Perubahan Personil dan Peralatan Pendukung yang
diajukan oleh Penyedia
Hal. 226/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) Menolak permohonan perubahan personil
dan/atau peralatan pendukung bila alasan yang
diajukan dianggap tidak sesuai.
c c
4. Untuk mengajukan permohonan penggantian personil,
penyedia diwajibkan melampirkan riwayat
hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan
disertai alasan penggantian personil yang
bersangkutan.
c c
5. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil
dan/atau peralatan, PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat
Peneliti Pelaksanaan Kontrak.
c c
H
1. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu
atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik
atau berkelakuan tidak baik, harus segera dilakukan
perintah penggantian personil kepada penyedia
dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau
lebih tinggi.
c c
2. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak
perintah penggantian personil, harus sudah menerima
personil pengganti dari penyedia.
c c
I
1. Nilai besaran uang muka paling tinggi sesuai dengan
nilai yang ditetapkan dalam Kontrak.
c c
2. Besarnya jaminan uang muka adalah senilai uang
muka yang diterim penyedia.
c c
Penetapan Penggantian Personil Penyedia atas
Perintah PPK
Pembayaran Uang Muka
Hal. 227/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
3. Jaminan uang muka diterbitkan oleh Bank Umum,
penjaminan atau perusahaan asuransi
c c
4. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran
uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan
rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan
pekerjaan sesuai kontrak.
c c
5. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk
permohonan tersebut setelah jaminan uang muka
diterima dari penyedia.
c c
6. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-
angsur secara proporsional pada setiap pembayaran
prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas
pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 %
(seratus perseratus).
c c
7. Untuk Kontrak tahun jamak, nilai jaminan uang muka
secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan
pencapaian prestasi pekerjaan.
c c
J
1. Pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati
dilakukan oleh PPK, dengan ketentuan:
a) penyedia telah mengajukan tagihan disertai
laporan kemajuan hasil pekerjaan;
c c
b) pembayaran dapat dilakukan dengan sistem
bulanan atau sistem termin yang didasarkan pada
prestasi pekerjaan sesuai ketentuan dalam
Dokumen Kontrak;
c c
c) pembayaran bulanan/termin harus dipotong
angsuran uang muka dan denda (apabila ada),
serta pajak-pajak yang berlaku;
c c
Pembayaran Prestasi Pekerjaan
Hal. 228/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
d) untuk Kontrak yang mempunyai subkontrak,
permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti
pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai
dengan prestasi pekerjaan.
c c
2. Pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah
pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan
berita acara serah terima pekerjaan diterbitkan.
c c
3. Apabila penyedia tidak menyelesaikan kewajibannya
sesuai dengan kontrak, maka PPK berhak menolak
membayar tagihan yang disampaikan oleh penyedia.
c c
K
1. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara
kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan
Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam
Kontrak, maka PPK bersama penyedia dapat
melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara
lain:
a) menambah atau mengurangi volume
pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak;
c c
b) mengurangi atau menambah jenis pekerjaan;
c c
c) mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai
dengan kebutuhan lapangan;
c c
d) melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang
belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan
untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.
c c
Perubahan Lingkup Pekerjaan
Hal. 229/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan
tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10%
(sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari
nilai Kontrak awal.
c c
3. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara
tertulis kepada penyedia, ditindaklanjuti dengan
negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu
pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.
c c
4. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita
Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. c c
5. Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan
sebagaimana dimaksud pada angka 1), angka 2),
angka 3), dan angka 4), PPK dapat dibantu oleh
Panitia/Pejabat Pelaksana Kontrak.
c c
L
1. Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan
kepada penyedia, sedangkan ganti rugi merupakan
sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK, karena
terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum
dalam Kontrak.
c c
2. Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan
penyelesaian pekerjaan adalah:
a) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian
Kontrak yang belum selesai dikerjakan, apabila
Kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat
dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan
sistem, serta hasil pekerjaan tersebut telah
diterima oleh PPK;
c c
Denda dan Ganti Rugi
Hal. 230/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
b) 1/1000 (satu perseribu) dari biaya Kontrak,
apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh
PPK.
c c
3. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas
keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga
dari nilai tagihan yang terlambat dibayar, berdasarkan
tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut
ketetapan Bank Indonesia, atau dapat diberikan
kompensasi sesuai ketentuan dalam Dokumen
Kontrak.
c c
4. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur
dalam Dokumen Kontrak.
c c
M
1. Penyesuaian biaya dilakukan sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam Dokumen Kontrak. c c
2. Penyesuaian biaya diberlakukan terhadap Kontrak
yang lebih dari 12 (dua belas) bulan.
c c
N
1. Apabila terjadi keadaan kahar, maka penyedia
memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat
belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar,
dengan menyertakan pernyataan keadaan kahar dari
pejabat yang berwenang.
c c
2. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan
kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas)
hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar, tidak
dikenakan sanksi.
c c
Penyesuaian Biaya
Keadaan Kahar
Hal. 231/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
O
1. Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen
sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam
Kontrak. Atas penerimaan laporan dan dokumen
tersebut dibuatkan tanda terima.
c c
2. PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan
penilaian terhadap laporan dan dokumen yang
diserahkan oleh penyedia.
c c
3. PPK dan penyedia membuat berita acara hasil
pembahasan dan penilaian laporan.
c c
4. Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia
harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-
kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan
menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK.
c c
5. PPK menerima kembali penyerahan laporan yang
telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada), dan membuat
berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.
c c
6. Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy)
dan/atau file (softcopy).
c c
7. Menyerahkan semua rancangan, gambar, spesifikasi,
desain, laporan, dan dokumen-dokumen lain serta
piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia
berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK.
c c
8. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau
akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan
semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya
kepada PPK.
c c
Laporan Hasil Pekerjaan
Hal. 232/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
9. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap
dokumen dan piranti lunak tersebut setelah
mendapatkan persetujuan PPK.
c c
10. Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan
melakukan pengembangan terhadap piranti lunak
tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka
penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu
dari PA. Untuk tujuan ini PA berhak untuk
mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan
piranti lunak tersebut.
c c
11. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan
dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di
kemudian hari diatur dalam syarat-syarat khusus
kontrak.
c c
P
1. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh
PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk
hal-hal sebagai berikut:
a) pekerjaan tambah; c c
b) perubahan ruang lingkup pekerjaan; c c
c) keterlambatan yang disebabkan oleh PPK; c c
d) masalah yang timbul diluar kendali penyedia;
dan/atau
c c
e) keadaan kahar. c c
2. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang
sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya
kontrak akibat keadaan kahar.
c c
Perpanjangan Waktu Pelaksanaan
Hal. 233/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
3. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu
pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan
penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh
penyedia.
c c
4. PPK dapat menugaskan Panitia/Pejabat Peneliti
Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan
perpanjangan waktu pelaksanaan.
c c
5. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan
dituangkan dalam adendum Kontrak.
c c
Q
1. Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia
harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih
dahulu oleh PPK.
c c
2. Penyedia utama bertanggungjawab atas bagian
pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia.
c c
3. Ketentuan-ketentuan dalam kerja sama dengan sub
penyedia mengacu kepada harga yang tercantum
dalam kontrak serta menganut prinsip kesetaraan
c c
R
1. PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan
yang telah diselesaikan oleh penyedia.
c c
2. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil
Pekerjaan untuk melakukan penilaian hasil pekerjaan. c c
3. PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh
hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari
Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.
c c
Kerjasama antara penyedia dengan sub penyedia
Penyelesaian Pekerjaan
Hal. 234/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4. Membuat berita acara serah terima laporan akhir,
setelah seluruh pekerjaan diselesaikan.
c c
Kekurangan-kekurangan yang terjadi atas hasil
penilaian telah diperbaiki/diselesaikan oleh penyedia. c c
S
1. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena
pekerjaan sudah selesai atau terjadi keadaan kahar. c c
2. Dalam hal kontrak dihentikan, maka PPK wajib
membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi
pekerjaan yang telah dicapai.
c c
3. Pemutusan kontrak dilakukan apabila:
a) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan
akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5%
(lima perseratus) dari nilai kontrak;
c c
b) penyedia lalai/cidera janji dalam
melaksanakan kewajibannya dan tidak
memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu
yang telah ditetapkan;
c c
c) penyedia terbukti melakukan KKN,
kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses
pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang
berwenang; dan/atau
c c
d) pengaduan tentang penyimpangan prosedur,
dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan
usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan
dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang.
c c
Penghentian dan Pemutusan Kontrak
Hal. 235/426
KUESIONER PBJ-6
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena
kesalahan penyedia:
a) sisa uang muka harus dilunasi oleh penyedia
atau jaminan uang muka dicairkan;
c c
b) penyedia membayar denda; dan/atau c c
c) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. c c
5. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK
terlibat penyimpangan prosedur, melakukan KKN
dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat
dalam pelaksanaan pengadaan, PPK dikenakan
sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan.
c c
Hal. 236/426
KUESIONER PBJ-6
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PELAKSANAAN KONTRAK JASA BADAN USAHA
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 237/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 238/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 239/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 240/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 241/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 242/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 243/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 244/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 245/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 246/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 247/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 248/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 249/426
KUESIONER PBJ-6
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 250/426
KUESIONER PBJ-7
Ya Tidak
A.
1. PPK sudah menyerahkan jasa ke PA/KPA dengan
membuat berita acara serah terima
c c
2. Penyerahan dilakukan segera setelah serah terima
akhir dari penyedia jasa
c c
3. Penyerahan jasa dilengkapi dengan: c c
a) Kontrak (beserta perubahannya jika ada) c c
b) Laporan akhir hasil pekerjaan pengadaaan
jasa
c c
c) Untuk jasa yang berbentuk software disertai
dengan berita acara hasil pengetesan (test and
commisioning)
c c
d) Untuk pekerjaan jasa yang memerlukan masa
pemeliharaan, berita acara serah terima pertama
antara PPK dengan Penyedia
c c
e) Berita acara serah terima pekerjaan antara
PPK dengan KPA
c c
f) Berita acara serah terima akhir antara
Penyedia dengan PPK
c c
4. Spesifikasi jasa dalam berita acara serah terima sama
dengan spesifikasi jasa dalam berita acara serah
terima pekerjaan dari PPHP
c c
B.
Penyerahan jasa ke PA/KPA
Pencatatan hasil/nilai jasa ke dalam daftar inventaris
(SIMAK-BMN/ SIMBADA)
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMANFAATAN KONTRAK JASA BADAN USAHA
Uraian
Jawaban
Hal. 251/426
KUESIONER PBJ-7
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Jika bersumber dari Belanja Modal, Jasa hasil
pengadaan dan nilainya sudah dimasukkan dalam
akun yang sesuai dalam SIMAK-BMN/SIMBADA,
daftar inventaris, buku induk barang inventaris
c c
2. Pencatatan ke dalam SIMAK-BMN/SIMBADA, daftar
inventaris, buku induk barang inventaris dilakukan
segera setelah BA serah terima ditandatangani
c c
C.
1. Penggunaan jasa hasil pengadaan didukung SK
penunjukan dari PA/KPA
c c
2. Jasa yang akan diperoleh telah disosialisasi/diekspose
kepada pengguna jasa
c c
3. Lokasi hasil jasa berupa software telah ditempatkan
pada lokasi sesuai dengan rencana kebutuhan c c
4. Hasil pengadaan jasa berupa software telah didukung
oleh kondisi sarana/prasarana atau fasilitas
pendukung yang dibutuhkan
c c
5. Hasil pengadaan jasa berupa kebijakan telah
dimanfaatkan oleh unit pengguna jasa
c c
6. Pemanfaatan oleh pihak lain sudah didukung dengan
surat penetapan
c c
8. Pemanfaatan oleh pihak lain sudah memenuhi
persyaratan yang ditentukan peraturan perundangan c c
Pemanfaatan Jasa Konsultansi
Hal. 252/426
KUESIONER PBJ-7
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMANFAATAN KONTRAK JASA BADAN USAHA
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 253/426
KUESIONER PBJ-7
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 254/426
KUESIONER PBJ-8
Ya Tidak
A.
1. PPK telah melakukan penyempurnaan terhadap
rancangan kontrak
c c
2. Tidak ada perubahan subtansi kontrak yang
ditandatangani PPK, dibandingkan dengan rancangan
kontrak.
c c
3. Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa
yang kompleks dan/atau bernilai diatas
Rp100.000.000.000,00 dilakukan setelah memperoleh
pendapat ahli hukum Kontrak.
c c
4. Rancangan kontrak tertentu telah memperoleh
persetujuan dari pejabat yang berwenang:
c c
a) Menteri Keuangan untuk kontrak bernilai di
atas Rp 10 milyar
c c
b) Menteri/Pimpinan Lembaga yang
bersangkutan untuk kegiatan yang nilai kontraknya
sampai dengan sepuluh miliar rupiah untuk
kegiatan: penanaman benih/bibit, penghijauan,
pelayananperintis laut/udara, makanan dan obat di
rumah sakit, makanan untuk narapidana di
Lembaga Pemasyarakatan, pengadaan pita cukai,
layanan pembuangan sampah dan pengadaan
jasa cleaning service
c c
c) Kepala Daerah untuk Kontrak Tahun Jamak
pada pemerintah daerah.
c c
5. PPK telah memeriksa konsep Kontrak meliputi: c c
a) Substansi c c
b) redaksional c c
Rancangan Kontrak
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PENANDATANGANAN KONTRAK JASA PERORANGAN
Uraian
Jawaban
Hal. 255/426
KUESIONER PBJ-8
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) angka dan huruf c c
d) paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak.
c c
6. Penyedia telah memeriksa konsep Kontrak meliputi:
c c
a) Substansi c c
b) redaksional c c
c) angka dan huruf c c
d) paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak.
c c
B.
1. Terdapat pokok perjanjian c c
2. Adanya uraian pembukaan : c c
a) Judul kontrak c c
b) Nomor kontrak c c
c) Tanggal kontrak c c
d) Para pihak dalam kontrak, termasuk apabila
penyedia barang/jasa merupakan KSO/kemitraan c c
3. Isi c c
a) Pekerjaan yang akan dilaksanakan c c
b) Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan c c
c) Harga kontrak dalam angka c c
d) Harga kontrak dalam huruf c c
e) Hak & Kewajiban para pihak c c
f) Termijn & cara Pembayaran c c
g) Ketentuan mengenai pemberdayaan usaha
kecil.
c c
Subtansi Kontrak minimal berisi:
Hal. 256/426
KUESIONER PBJ-8
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
h) Klausul kewajiban penggunaan produksi
dalam negeri.
c c
i) Klausul pemutusan kontrak c c
j) Klausul pencairan jaminan pelaksanaan bila
terjadi wanprestasi ( contoh: pekerjaan tidak
selesai, mutu tidak sesuai spek, kelaikan
bangunan melebihi batas toleransi)
c c
k) dokumen-dokumen yang merupakan satu-
kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari
Kontrak:
1) adendum Surat Perjanjian; c c
2) pokok perjanjian; c c
3) surat penawaran berikut daftar kuantitas
dan harga (apabila ada);
c c
4) syarat-syarat khusus Kontrak; c c
5) syarat-syarat umum Kontrak; c c
6) spesifikasi khusus; c c
7) spesifikasi umum; c c
8) gambar-gambar; dan c c
9) jaminan-jaminan, c c
10) SPPBJ, c c
11) BAHP, c c
12) BAPP. c c
l) Keadaan kahar c c
4. Penutup
a) Pernyataan persetujuan dari para pihak c c
b) Tanggal penandatanganan kontrak c c
c) Tanggal mulai berlaku efektif kontrak c c
C. Proses tanda tangan kontrak
Hal. 257/426
KUESIONER PBJ-8
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Kegiatan terdapat/tersedia dalam DIPA/DP/A K/L/D/I
tahun yang bersangkutan
c c
2. Tanggal Kontrak tidak mendahului tanggal
Pengesahan DPA/DIPA.
c c
3. Paling lambat 14 (empat belas) hari kerja terhitung
sejak diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia
Barang/Jasa (SPPBJ)
c c
4. Penyedia Barang/Jasa telah menyerahkan Jaminan
Pelaksanaan (sebelum kontrak ditandatangani)
c c
D.
1. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah sebesar 5%
(lima perseratus) dari nilai Kontrak;
c c
2. Bila harga penawaran terkoreksi dibawah 80% dari
nilai total HPS, besaran jaminan pelaksanaan adalah
sebesar 5% nilai total HPS; dan
c c
3. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal
penandatanganan Kontrak s.d serah terima pertama
pekerjaan berdasarkan Kontrak.
c c
Jaminan Pelaksanaan
Hal. 258/426
KUESIONER PBJ-8
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PENANDATANGANAN KONTRAK JASA PERORANGAN
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 259/426
KUESIONER PBJ-8
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 260/426
KUESIONER PBJ-8
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 261/426
KUESIONER PBJ-8
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 262/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
A
1. PPK menyerahkan seluruh/sebagian lokasi pekerjaan
dan/atau dokumen tertentu yang dibutuhkan kepada
penyedia sebelum diterbitkannya SPMK.
c c
2. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14
(empat belas) hari kalender sejak tanggal
penandatanganan Kontrak.
c c
3. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat
dimulainya pelaksanaan Kontrak oleh penyedia.
c c
4. Untuk SPK, tanggal mulai kerja dapat ditetapkan sama
dengan tanggal penandatanganan SPK atau tanggal
dikeluarkannya SPMK.
c c
B
1. Program mutu disusun oleh penyedia, yang paling
sedikit berisi:
a) informasi mengenai pekerjaan yang akan
dilaksanakan;
c c
b) organisasi kerja penyedia; c c
c) jadwal pelaksanaan pekerjaan; c c
d) jadwal penugasan tenaga ahli dan tenaga
pendukung;
c c
e) prosedur pelaksanaan pekerjaan; c c
f) prosedur instruksi kerja; dan c c
g) pelaksana kerja. c c
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PELAKSANAAN KONTRAK JASA PERORANGAN
Uraian
Jawaban
Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
Penyusunan Program Mutu
Hal. 263/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2. Program mutu dapat direvisi sesuai kondisi lokasi
pekerjaan.
c c
C
1. PPK bersama penyedia dapat menyelenggarakan
rapat persiapan pelaksanaan Kontrak.
c c
2. Dalam rapat persiapan, PPK dapat mengikutsertakan
Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. c c
3. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam
rapat persiapan pelaksanaan Kontrak adalah:
c c
a) program mutu; c c
b) organisasi kerja; c c
c) tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan;
c c
d) jadwal pengadaan bahan/material, mobilisasi
peralatan dan personil (apabila diperlukan); dan c c
e) rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan
bersama.
c c
4. Hasil rapat persiapan pelaksanaan Kontrak dituangkan
dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan
Kontrak yang ditandatangani oleh seluruh peserta
rapat.
c c
D
1. Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal
dimulainya pelaksanaan pekerjaan.
c c
2. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan,
yaitu:
c c
Rapat Persiapan
Mobilisasi
Hal. 264/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
a) mendatangkan tenaga ahli; c c
b) mendatangkan tenaga pendukung; dan/atau
c c
c) menyiapkan peralatan pendukung; c c
3. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan
secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.
c c
E
1. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus
dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di
lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil
Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK
dan penyedia.
c c
2. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan, PPK dapat
dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung.
c c
3. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan
ternyata belum memenuhi persyaratan, maka penyedia
dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat
personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat
harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.
c c
4. Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan
mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus
dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak.
c c
F
1. Apabila diperlukan, PPK bersama-sama dengan
penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk
melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail
kondisi lapangan.
c c
Pemeriksaan Personil dan Peralatan
Pemeriksaan Lapangan
Hal. 265/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2. Untuk pemeriksaan lapangan, PPK dapat dibantu Tim
Teknis dan/atau Tim Pendukung.
c c
3. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita
Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani
oleh PPK dan penyedia.
c c
4. Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan
perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam
adendum Kontrak.
c c
G
1. Nilai besaran uang muka paling tinggi sesuai dengan
nilai yang ditetapkan dalam Kontrak.
c c
2. Besarnya Jaminan Uang Muka adalah senilai uang
muka yang diterim penyedia.
c c
3. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum,
penjaminan atau perusahaan asuransi
c c
4. Penyedia dapat mengajukan permintaan pembayaran
uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan
rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan
pekerjaan sesuai Kontrak.
c c
5. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk
permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka
diterima dari penyedia.
c c
6. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-
angsur secara proporsional pada setiap pembayaran
prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas
pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 %
(seratus perseratus).
c c
7. Untuk Kontrak tahun jamak, nilai Jaminan Uang Muka
secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan
pencapaian prestasi pekerjaan.
c c
Pembayaran Uang Muka
Hal. 266/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
H
1. Pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati
dilakukan oleh PPK, dengan ketentuan:
a) penyedia telah mengajukan tagihan disertai
laporan kemajuan hasil pekerjaan;
c c
b) pembayaran dapat dilakukan dengan sistem
bulanan atau sistem termin yang didasarkan pada
prestasi pekerjaan sesuai ketentuan dalam
Dokumen Kontrak;
c c
c) pembayaran bulanan/termin harus dipotong
angsuran uang muka dan denda (apabila ada),
serta pajak-pajak yang berlaku;
c c
d) untuk Kontrak yang mempunyai subkontrak,
permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti
pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai
dengan prestasi pekerjaan.
c c
2. Pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah
pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan
berita acara serah terima pekerjaan diterbitkan.
c c
3. Apabila penyedia tidak menyelesaikan kewajibannya
sesuai dengan kontrak, maka PPK berhak menolak
membayar tagihan yang disampaikan oleh penyedia.
c c
I
Pembayaran Prestasi Pekerjaan
Perubahan Lingkup Pekerjaan
Hal. 267/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara
kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan
Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam
Kontrak, maka PPK bersama penyedia dapat
melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara
lain:
c c
a) menambah atau mengurangi volume
pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak;
c c
b) mengurangi atau menambah jenis pekerjaan;
c c
c) mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai
dengan kebutuhan lapangan;
c c
d) melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang
belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan
untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.
c c
2. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan
tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10%
(sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari
nilai Kontrak awal.
c c
3. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara
tertulis kepada penyedia, ditindaklanjuti dengan
negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu
pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.
c c
4. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita
Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. c c
5. Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan
sebagaimana dimaksud pada angka 1), angka 2),
angka 3), dan angka 4), PPK dapat dibantu oleh
Panitia/Pejabat Pelaksana Kontrak.
c c
Hal. 268/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
J
1. Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan
kepada penyedia, sedangkan ganti rugi merupakan
sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK, karena
terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum
dalam Kontrak.
c c
2. Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan
penyelesaian pekerjaan adalah:
c c
a) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian
Kontrak yang belum selesai dikerjakan, apabila
Kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat
dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan
sistem, serta hasil pekerjaan tersebut telah
diterima oleh PPK;
c c
b) 1/1000 (satu perseribu) dari biaya Kontrak,
apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh
PPK.
c c
3. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas
keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga
dari nilai tagihan yang terlambat dibayar, berdasarkan
tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut
ketetapan Bank Indonesia, atau dapat diberikan
kompensasi sesuai ketentuan dalam Dokumen
Kontrak.
c c
4. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur
dalam Dokumen Kontrak.
c c
K
1. Penyesuaian biaya dilakukan sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam Dokumen Kontrak. c c
Denda dan Ganti Rugi
Penyesuaian Biaya
Hal. 269/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2. Penyesuaian biaya dapat diberlakukan terhadap
Kontrak yang lebih dari 12 (dua belas) bulan.
c c
L
1. Apabila terjadi keadaan kahar, maka penyedia
memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat
belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar,
dengan menyertakan pernyataan keadaan kahar dari
pejabat yang berwenang.
c c
2. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan
kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas)
hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar, tidak
dikenakan sanksi.
c c
M
1. Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen
sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam
Kontrak. Atas penerimaan laporan dan dokumen
tersebut dibuatkan tanda terima.
c c
2. PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan
penilaian terhadap laporan dan dokumen yang
diserahkan oleh penyedia.
c c
3. PPK dan penyedia membuat berita acara hasil
pembahasan dan penilaian laporan.
c c
4. Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia
harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-
kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan
menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK.
c c
Keadaan Kahar
Laporan Hasil Pekerjaan
Hal. 270/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
5. PPK menerima kembali penyerahan laporan yang
telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada), dan membuat
berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.
c c
6. Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy)
dan/atau file (softcopy).
c c
7. Menyerahkan semua rancangan, gambar, spesifikasi,
desain, laporan, dan dokumen-dokumen lain serta
piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia
berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK.
c c
8. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau
akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan
semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya
kepada PPK.
c c
9. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap
dokumen dan piranti lunak tersebut setelah
mendapatkan persetujuan PPK.
c c
10. Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan
melakukan pengembangan terhadap piranti lunak
tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka
penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu
dari PA. Untuk tujuan ini PA berhak untuk
mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan
piranti lunak tersebut.
c c
11. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan
dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di
kemudian hari diatur dalam syarat-syarat khusus
kontrak.
c c
N Perpanjangan Waktu Pelaksanaan
Hal. 271/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh
PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk
hal-hal sebagai berikut:
c c
a) pekerjaan tambah; c c
b) perubahan ruang lingkup pekerjaan; c c
c) keterlambatan yang disebabkan oleh PPK;
c c
d) masalah yang timbul diluar kendali penyedia;
dan/atau
c c
e) keadaan kahar. c c
2. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang
sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya
kontrak akibat keadaan kahar.
c c
3. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu
pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan
penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh
penyedia.
c c
4. PPK dapat menugaskan Panitia/Pejabat Peneliti
Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan
perpanjangan waktu pelaksanaan.
c c
5. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan
dituangkan dalam adendum Kontrak.
c c
O
1. Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia
harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih
dahulu oleh PPK.
c c
2. Penyedia tetap bertanggungjawab atas bagian
pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia.
c c
Kerjasama antara penyedia dengan sub penyedia
Hal. 272/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
3. Ketentuan-ketentuan dalam kerja sama dengan sub
penyedia harus mengacu kepada harga yang
tercantum dalam Kontrak serta menganut prinsip
kesetaraan
c c
P
1. PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan
yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila
terdapat kekurangan-kekurangan, penyedia wajib
menyelesaikannya.
c c
2. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK
menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil
Pekerjaan.
c c
3. PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh
hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari
Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.
c c
4. Membuat berita acara serah terima laporan akhir,
setelah seluruh pekerjaan diselesaikan.
c c
Q
1. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena
pekerjaan sudah selesai atau terjadi keadaan kahar. c c
2. Dalam hal Kontrak dihentikan, maka PPK wajib
membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi
pekerjaan yang telah dicapai.
c c
3. Pemutusan Kontrak dilakukan apabila: c c
a) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan
akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5%
(lima perseratus) dari nilai Kontrak;
c c
Penyelesaian Pekerjaan
Penghentian dan Pemutusan Kontrak
Hal. 273/426
KUESIONER PBJ-9
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
b) penyedia lalai/cidera janji dalam
melaksanakan kewajibannya dan tidak
memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu
yang telah ditetapkan;
c c
c) penyedia terbukti melakukan KKN,
kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses
Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang
berwenang; dan/atau
c c
d) pengaduan tentang penyimpangan prosedur,
dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan
usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan
dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang.
c c
4. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena
kesalahan penyedia:
c c
a) sisa uang muka harus dilunasi oleh penyedia
atau Jaminan Uang Muka dicairkan;
c c
b) penyedia membayar denda; dan/atau c c
c) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. c c
5. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK
terlibat penyimpangan prosedur, melakukan KKN
dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat
dalam pelaksanaan pengadaan, maka PPK dikenakan
sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan.
c c
Hal. 274/426
KUESIONER PBJ-9
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PELAKSANAAN KONTRAK JASA PERORANGAN
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 275/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 276/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 277/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 278/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 279/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 280/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 281/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 282/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 283/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 284/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 285/426
KUESIONER PBJ-9
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 286/426
KUESIONER PBJ-10
Ya Tidak
A.
1. PPK sudah menyerahkan jasa ke PA/KPA dengan
membuat berita acara serah terima
c c
2. Penyerahan dilakukan segera setelah serah terima
akhir dari penyedia jasa
c c
3. Penyerahan jasa dilengkapi dengan: c c
a) Kontrak (beserta perubahannya jika ada) c c
b) Laporan akhir hasil pekerjaan pengadaaan
jasa
c c
c) Untuk jasa yang berbentuk software disertai
dengan berita acara hasil pengetesan (test and
commisioning)
c c
d) Untuk pekerjaan jasa yang memerlukan masa
pemeliharaan, berita acara serah terima pertama
antara PPK dengan Penyedia
c c
e) Berita acara serah terima pekerjaan antara
PPK dengan KPA
c c
f) Berita acara serah terima akhir antara
Penyedia dengan PPK
c c
4. Spesifikasi jasa dalam berita acara serah terima sama
dengan spesifikasi jasa dalam berita acara serah
terima pekerjaan dari PPHP
c c
B.
Penyerahan jasa ke PA/KPA
Pencatatan hasil/nilai jasa ke dalam daftar inventaris
(SIMAK-BMN/ SIMBADA)
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMANFAATAN KONTRAK JASA PERORANGAN
Uraian
Jawaban
Hal. 287/426
KUESIONER PBJ-10
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Jika bersumber dari Belanja Modal, Jasa hasil
pengadaan dan nilainya sudah dimasukkan dalam
akun yang sesuai dalam SIMAK-BMN/SIMBADA,
daftar inventaris, buku induk barang inventaris
c c
2. Pencatatan ke dalam SIMAK-BMN/SIMBADA, daftar
inventaris, buku induk barang inventaris dilakukan
segera setelah BA serah terima ditandatangani
c c
C.
1. Penggunaan jasa hasil pengadaan didukung SK
penunjukan dari PA/KPA
c c
2. Jasa yang akan diperoleh telah disosialisasi/diekspose
kepada pengguna jasa
c c
3. Lokasi hasil jasa berupa software telah ditempatkan
pada lokasi sesuai dengan rencana kebutuhan c c
4. Hasil pengadaan jasa berupa software telah didukung
oleh kondisi sarana/prasarana atau fasilitas
pendukung yang dibutuhkan
c c
5. Hasil pengadaan jasa berupa kebijakan telah
dimanfaatkan oleh unit pengguna jasa
c c
6. Pemanfaatan oleh pihak lain sudah didukung dengan
surat penetapan
c c
7. Pemanfaatan oleh pihak lain sudah memenuhi
persyaratan yangditentukan peraturan perundangan
c c
Pemanfaatan Jasa Konsultansi
Hal. 288/426
KUESIONER PBJ-10
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMANFAATAN KONTRAK JASA PERORANGAN
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 289/426
KUESIONER PBJ-10
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 290/426
KUESIONER PBJ-11
Ya Tidak
A
1. PPK telah melakukan penyempurnaan terhadap
rancangan kontrak
c c
2. Tidak ada perubahan subtansi kontrak yang
ditandatangani PPK, dibandingkan dengan rancangan
kontrak.
c c
3. Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa
yang kompleks dan/atau bernilai diatas
Rp100.000.000.000,00 dilakukan setelah memperoleh
pendapat ahli hukum Kontrak.
c c
4. Rancangan kontrak tertentu telah memperoleh
persetujuan dari pejabat yang berwenang:
c c
a) Menteri Keuangan untuk kontrak bernilai di
atas Rp 10 milyar
c c
b) Menteri/Pimpinan Lembaga yang
bersangkutan untuk kegiatan yang nilai kontraknya
sampai dengan sepuluh miliar rupiah untuk
kegiatan: penanaman benih/bibit, penghijauan,
pelayananperintis laut/udara, makanan dan obat di
rumah sakit, makanan untuk narapidana di
Lembaga Pemasyarakatan, pengadaan pita cukai,
layanan pembuangan sampah dan pengadaan
jasa cleaning service
c c
c) Kepala Daerah untuk Kontrak Tahun Jamak
pada pemerintah daerah.
c c
5. PPK telah memeriksa konsep Kontrak meliputi: c c
a) Substansi c c
b) bahasa c c
Rancangan Kontrak
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
TANDATANGAN KONTRAK KONSTRUKSI
Uraian
Jawaban
Hal. 291/426
KUESIONER PBJ-11
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) redaksional c c
d) angka dan huruf c c
e) paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak.
c c
6. Penyedia telah memeriksa konsep Kontrak meliputi:
c c
a) Substansi c c
b) bahasa c c
c) redaksional c c
d) angka dan huruf c c
e) paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak.
c c
B
1. Terdapat pokok perjanjian c c
a) Adanya uraian pembukaan : c c
1) Judul kontrak c c
2) Nomor kontrak c c
3) Tanggal kontrak c c
4) Para pihak dalam kontrak, termasuk
apabila penyedia barang/jasa merupakan
KSO/kemitraan
c c
b) Isi c c
1) Pekerjaan yang akan dilaksanakan c c
2) Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan c c
3) Harga kontrak dalam angka c c
4) Harga kontrak dalam huruf c c
5) Hak & Kewajiban para pihak c c
6) Termijn & cara Pembayaran c c
Subtansi Kontrak minimal berisi:
Hal. 292/426
KUESIONER PBJ-11
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
7) Ketentuan mengenai pemberdayaan
usaha kecil.
c c
8) Klausul kewajiban penggunaan produksi
dalam negeri.
c c
9) Klausul pemutusan kontrak c c
10) Klausul pencairan jaminan pelaksanaan
bila terjadi wanprestasi ( contoh: pekerjaan
tidak selesai, mutu tidak sesuai spek, kelaikan
bangunan melebihi batas toleransi)
c c
11) dokumen-dokumen yang merupakan
satu-kesatuan dan bagian yang tidak
terpisahkan dari Kontrak:
(1) adendum Surat Perjanjian; c c
(2) pokok perjanjian; c c
(3) surat penawaran berikut daftar
kuantitas dan harga (apabila ada);
c c
(4) syarat-syarat khusus Kontrak; c c
(5) syarat-syarat umum Kontrak; c c
(6) spesifikasi khusus; c c
(7) spesifikasi umum; c c
(8) gambar-gambar; dan c c
(9) jaminan-jaminan, c c
(10) SPPBJ, c c
(11) BAHP, c c
(12) BAPP. c c
2. Penutup
a) Pernyataan persetujuan dari para pihak c c
b) Tanggal penandatanganan kontrak c c
c) Tanggal mulai berlaku efektif kontrak c c
Hal. 293/426
KUESIONER PBJ-11
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
C
1. Kegiatan terdapat/tersedia dalam DIPA/DP/A K/L/D/I
tahun yang bersangkutan
c c
2. Tanggal Kontrak tidak mendahului tanggal
Pengesahan DPA/DIPA.
c c
3. Paling lambat 14 (empat belas) hari kerja terhitung
sejak diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia
Barang/Jasa (SPPBJ)
c c
4. Penyedia Barang/Jasa telah menyerahkan Jaminan
Pelaksanaan ( sebelum kontrak ditandatangani)
c c
D
1. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah sebesar 5%
(lima perseratus) dari nilai Kontrak;
c c
2. Bila harga penawaran terkoreksi dibawah 80% dari
nilai total HPS, besaran jaminan pelaksanaan adalah
sebesar 5% nilai total HPS; dan
c c
3. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal
penandatanganan Kontrak s.d serah terima pertama
pekerjaan berdasarkan Kontrak.
c c
Proses Tanda Tangan Kontrak
Jaminan Pelaksanaan
Hal. 294/426
KUESIONER PBJ-11
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
TANDATANGAN KONTRAK KONSTRUKSI
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 295/426
KUESIONER PBJ-11
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 296/426
KUESIONER PBJ-11
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 297/426
KUESIONER PBJ-11
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 298/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
A
1. Telah dilakukan pemeriksaan lapangan bersama
lokasi kerja, sebelum diserahkan kepada Penyedia
c c
2. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam
Berita Acara Penyerahan Lokasi Kerja,
c c
3. PPK telah menyerahkan seluruh lokasi kerja yang
dibutuhkan kepada penyedia;
c c
4. Dalam pemeriksaan lapangan bersama tidak
ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan
perubahan isi kontrak,
c c
5. Jika terjadi perubahan isi kontrak, telah dituangkan
dalam addendum, dan addendum tersebut sesuai
dengan kondisi lapangan,
c c
6. Lokasi yang diserahkan telah jelas kepemilikannya dan
tidak dalam sengketa,
c c
B
1. SPMK diterbitkan setelah lokasi kerja diserahkan
kepada Penyedia,
c c
2. SPMK diterbitkan selambat-lambatnya 14 (empat
belas) hari kalender sejak tanggal penandatanganan
Kontrak,
c c
3. Dalam SPMK telah mencantumkan saat paling lambat
dimulainya pelaksanaan kontrak olah penyedia. c c
4. SPMK telah diterima Penyedia c c
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PELAKSANAAN KONTRAK KONSTRUKSI
Uraian
Jawaban
Penyerahan Lokasi Kerja
Penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
Hal. 299/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
C
1. Rapat persiapan pelaksanaan kontrak dilaksanakan
tidak lebih dari tujuh hari setelah diterbitkannya SPMK, c c
2. Penyedia Pekerjaan Konstruksi telah menyerahkan
Program mutu pada persiapan pelaksanaan kontrak c c
3. Program mutu yang diserahkan Penyedia berisi:
c c
a) informasi mengenai pekerjaan yang akan
dilaksanakan;
c c
b) organisasi kerja penyedia; c c
c) jadwal pelaksanaan pekerjaan; c c
d) prosedur pelaksanaan pekerjaan; c c
e) prosedur instruksi kerja c c
4. Peserta yang mengikuti rapat persiapan meliputi: c c
a) PPK c c
b) Penyedia c c
c) Unsur perencana c c
d) Unsur pengawasan c c
5. Hal yang disepakati dalam rapat persiapan
pelaksanaan kontrak meliputi :
c c
a) program mutu, c c
b) organisasi kerja; c c
c) tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan;
c c
d) jadwal pengadaan bahan/material, mobilisasi
peralatan dan
c c
e) penyusunan rencana pemeriksaan lokasi
pekerjaan.
c c
Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak
Hal. 300/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
D
1. Pelaksanaan mobilisasi dilaksanakan sesuai jadwal c c
2. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan,
yaitu:
c c
a) mendatangkan peralatan-peralatan terkait
yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan;
c c
b) mempersiapkan fasilitas seperti kantor,
rumah, gedung laboratorium,bengkel, gudang, dan
sebagainya dan/atau;
c c
c) mendatangkan personil-personil. c c
E
1. Perlu dilakukan pemeriksaan bersama c c
2. PPK bersama sama dengan penyedia melakukan
pemeriksaan lokasi pekerjaan bersama, dengan
melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail
kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata
pembayaran.
c c
3. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita
Acara.
c c
4. Berita Acara Pemeriksaan bersama telah
menggambarkan hasil sesuai dengan kondisi lokasi
kerja,
c c
5. Lokasi kerja telah sesuai dengan pekerjaan konstruksi
yang tetapkan dalam kontrak,
c c
6. Jika poin 5 jawabannya tidak, penyesuaian volume,
tehnis, dan pengaruhnya tehadap jangka waktu
penyelesaian pekerjaan telah dituangkan dalam
addendum kontrak.
c c
Mobilisasi
Pemeriksaan Bersama Lokasi Kerja
Hal. 301/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
F
1. Pembayaran uang muka didasarkan pada klausul
pembayaran uang muka dalam kontrak,
c c
2. Uang muka diberikan berdasarkan permohonan yang
diajukan Penyedia secara tertulis kepada PPK , c c
3. Permohonan pemberian uang muka disertai dengan
rencana penggunaan uang muka untuk:
c c
a) mobilisasi alat; c c
b) Tenaga kerja; c c
c) pembayaran uang tanda jadi kepada
pemasok barang/material; dan/atau;
c c
d) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi
pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.
c c
4. Besaran uang muka yang diberikan c c
a) Untuk Penyedia usaha kecil 30 % dari nilai
kontrak
c c
b) untuk non kecil 20 % dari nilai kontrak untuk
usaha non kecil,
c c
c) Untuk kontrak tahun jamak 20% (dua puluh
perseratus) dari Kontrak tahun pertama;atau 15%
(lima belas perseratus) dari nilai Kontrak.
c c
5. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran (SPP)
kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah
Membayar uang muka setelah menerima jaminan
uang muka,
c c
6. SPP diajukan tidak melebihi tujuh hari setelah jaminan
uang muka diterima,
c c
Pemberian Uang Muka
Hal. 302/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
7. Jaminan Uang Muka yang diterima PPK dalam rangka
pemberian uang muka nilainya 100% (seratus
perseratus) dari besarnya uang muka;
c c
8. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-
kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang
muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama
pekerjaan (PHO).
c c
9. Jaminan uang muka yang diterima telah memenuhi
persyaratan sebagai berikut :
a) PPK telah melakukan klarifikasi tertulis
terhadap keabsahan Jaminan yang diterima.
c c
b) Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank
umum, perusahaan penjaminan, atau Perusahaan
Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual
produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh
Menteri Keuangan;
c c
G
1. Telah diselenggarakan rapat pemantauan untuk
membahas perkembangan pekerjaan.
c c
2. Rapat pemantauan dihadiri oleh Pengawas pekerjaan
dan penyedia,
c c
3. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas
:
c c
a) perkembangan pekerjaan c c
b) perencanaan atas sisa pekerjaan c c
c) untuk menindaklanjuti peringatan dini. c c
4. Jika tidak membahas peringatan dini, apakah karena
tidak ada peringatan dini dari Penyedia.
c c
Pemantauan Pelaksanaan Pekerjaan
Hal. 303/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
5. Hasil rapat pemantauan telah dituangkan oleh
Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat
pemantauan.
c c
6. Berita acara rapat diserahkan kepada PPK dan pihak-
pihak yang menghadiri rapat.
c c
7. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan,
Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam
rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis
kepada semua pihak yang menghadiri rapat.
c c
H
1. PPK melakukan penilaian atas hasil pekerjaan
dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik
pekerjaan,
c c
2. PPK dapat memerintahkan penyedia untuk
menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu, serta
menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau
Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu.
c c
3. Setiap cacat mutu yang ditemukan PPK, segera
diberitahukan secara tertulis kepada penyedia,
c c
4. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan cacat
mutu selama masa kontrak dan masa pemeliharaan. c c
5. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam
jangka waktu yang ditentukan, PPK dapat melakukan
langkah-langkah sesuai dengan klasul yang diatur
dalam kontrak,
c c
I
Pengawasan Mutu
Perubahan Kegiatan Pekerjaan
Hal. 304/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Untuk kepentingan pemeriksaan, PA/KPA telah
membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan
Kontrak atas usul PPK,
c c
2. PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan
Kontrak yang meliputi antara lain :
c c
a) menambah atau mengurangi volume
pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak;
c c
b) mengurangi atau menambah jenis pekerjaan;
c c
c) mengubah spesifikasi teknis dan gambar
pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi
pekerjaan; dan/atau
c c
d) melaksanakan pekerjaan tambah yang belum
tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk
menyelesaikan seluruh pekerjaan
c c
e) Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan
tersedianya anggaran dan paling tinggi 10%
(sepuluh perseratus) dari nilai Kontrak awal
c c
3. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara
tertulis kepada penyedia,
c c
4. Negosiasi teknis dan harga yang dilakukan mengacu
pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal. c c
5. Hasil negosiasi dituangkan dalam Berita acara sebagai
dasar penyusunan adendum Kontrak.
c c
J Penilaian Kemajuaan Pelaksanaan Pekerjaan
Hal. 305/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Penyedia telah menyampaikan laporan kemajuan hasil
pekerjaan
c c
2. Laporan kemajuan hasil pekerjaan telah diverifikasi
PPK
c c
3. Kemajuan hasil pekerjaan yang dilaporkan telah
sesuai dengan kemajuan pekrjaan fisik dilapangan,
c c
4. Spesifikasi teknis hasil pekerjaan yang terpasang telah
sesuai dengan kontrak,
c c
K
1. Penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan
kemajuan hasil pekerjaan;
c c
2. Untuk Kontrak yang mempunyai subkontrak,
permintaan pembayaran telah dilengkapi bukti
pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai
dengan prestasi pekerjaan
c c
3. Pembayaran penyedia kepada sub kontraktor telah
sesuai dengan pekerjaan yang terpasang,
c c
4. Pembayaran dilakukan dengan sistem termin sesuai
ketentuan dalam Dokumen Kontrak
c c
5. Pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah
terpasang, tidak termasuk bahan/material dan
peralatan yang ada di lokasi pekerjaan;
c c
6. Pembayaran termin telah dipotong angsuran uang
muka, denda(bila ada).
c c
L
1. PPK melakukan penelitian usulan tertulis
perpanjangan waktu penyelesaian kontrak oleh
Penyedia,
c c
Perpanjangan Waktu Pelaksanaan
Pembayaran Prestasi Pekerjaan
Hal. 306/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2. Perpanjangan waktu pelaksanaan kontrak telah
berdasarkan pertimbangan yang layak dan wajar oleh
PPK, karena :
c c
a) pekerjaan tambah; c c
b) perubahan disain; c c
c) keterlambatan yang disebabkan oleh PPK;
c c
d) masalah yang timbul diluar kendali penyedia;
dan/atau
c c
e) Keadaan Kahar c c
3. Penyedia telah memberikan peringatan dini akan
terjadi keterlambatan dan telah bekerja sama untuk
bekerja sama untuk mencegah keterlambatan,
c c
4. PPK telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan,
dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah
penyedia meminta perpanjangan,
c c
5. Penetapan ada/tidak perpanjangan pelaksanaan
dinyatakan secara tertulis
c c
M
1. Penyerahan hasil pekerjaan berdasarkan permintaan
secara tertulis dari Penyedia Pekerjaan Konstruksi. c c
2. Permintaan tersebut setelah pekerjaan selesai 100 %
c c
3. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan
pemeriksaan hasil pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa. c c
4. Melakukan pemeriksaan sesuai dengan
pedoman/prosedur yang telah ditetapkan
c c
Serah Terima Pertama Pekerjaan ( Provisional Hand
Over/PHO)
Hal. 307/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
5. Penyedia telah melaksanakan pekerjaan konstruksi
sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam
Kontrak dan gambar
c c
6. Apabila terdapat ketidaksesuaian dengan kontrak
(kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil
pekerjaan), penyedia telah
memperbaiki/menyelesaikannya,
c c
7. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan menerima
hasil Pengadaan Barang/Jasa setelah melalui
pemeriksaan/pengujian;
c c
8. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah
seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan Kontrak dan diterima oleh Panitia/Pejabat
Penerima Hasil Pekerjaan.
c c
N
1. Pembayaran terakhir dilakukan setelah : c c
a) pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus)
c c
b) Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan
diterbitkan;
c c
2. Pembayaran yang dilakukan sebesar 95% (sembilan
puluh lima perseratus) dari nilai kontrak, sedangkan
yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama
masa pemeliharaan,
c c
3. Pembayaran yang dilakukan sebesar 100% (seratus
perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus
menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5%
(lima perseratus) dari nilai kontrak
c c
Pembayaran Hasil Pekerjaan
Hal. 308/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4. Masa berlaku jaminan pemeliharaan sejak tanggal
serah terima pertama sampai dengan tanggal
penyerahan akhir pekerjaan,
c c
5. Telah dipotong denda (jika ada), pajak,uang muka
dan ganti rugi (jika ada),
c c
6. Pembayaran ganti rugi kepada penyedia ( jika ada)
sesuai kontrak,
c c
7. Ganti rugi dibayarkan berdasarkan data penunjang
dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh
penyedia kepada PPK, telah dapat dibuktikan kerugian
nyata akibat Peristiwa Kompensasi
c c
8. Penyedia telah memberikan peringatan dini akan
terjadi pengeluaran biaya tambahan dan telah bekerja
sama untuk mencegah pengeluaran biaya tambahan,
c c
9. Besarnya denda, pajak, uang muka sesuai dengan
kontrak,
c c
10. Jika pekerjaan tidak selesai karena kesalahan atau
kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. c c
11. Besarnya denda 1/1000 dari sisa harga bagian kontrak
yang belum dikerjakan, bila pekrjaan yang telah
dilaksanakan dapat berfungsi,
c c
12. Jika pekerjaan yang telah dilaksanakan belum
berfungsi, besarnya denda 1/1000 dari harga kontrak. c c
O
1. Penyerahan akhir pekerjaan dilaksanakan
berdasarkan permintaan tertulis dari penyedia,
c c
Serah Terima Akhir Pekerjaan (Final Hand Over/FHO)
Hal. 309/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2. Permintaan penyerahan akhir setelah masa
pemeliharaan berakhir
c c
3. Masa pemeliharaan telah ditentukan dalam syarat-
syarat khusus kontrak,
c c
4. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan telah
melakukan pemeriksaan/pengujian sebelum menerima
hasil pekerjaan konstruksi;
c c
5. Penyedia telah memberikan petunjuk kepada PPK
tentang pedoman pengoperasian dan perawatan
sesuai dengan SSKK.
c c
6. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah
penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama
masa pemeliharaan dengan baik.
c c
P
1. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban
pemeliharaan sebagaimana mestinya, maka PPK
berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai
perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan
Pemeliharaan
c c
2. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak
yang belum dibayar setelah PPK menrima penyerahan
akhir pekerjaan,
c c
3. PPK wajib mengembalikan Jaminan Pemeliharaan
setelah PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan. c c
Q
Pengembalian Retensi atau Jaminan Pemeliharaan
Penyesuaian Harga
Hal. 310/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Kontrak yang ditandatangani adalah bukan Kontrak
Tahun Tunggal dan Kontrak Lump Sum serta
pekerjaan dengan Harga Satuan timpang,
c c
2. Tata cara perhitungan penyesuaian harga telah
dicantumkan dengan jelas dalam dokumen
pengadaan;
c c
3. Penyesuaian harga diberlakukan mulai bulan ke-13
(tigabelas) sejak pelaksanaan pekerjaan;
c c
4. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh
kegiatan/mata pembayaran, kecuali komponen
keuntungan dan biaya operasional sebagaimana
tercantum dalam penawaran;
c c
5. Penyesuaian harga satuan diberlakukan sesuai
dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam
kontrak awal/adendum kontrak;
c c
6. Penyesuaian harga satuan bagi komponen pekerjaan
yang berasal dari luar negeri, menggunakan indeks
penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut;
c c
7. Jenis pekerjaan baru dengan harga satuan baru
sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat
diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga
belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani;
c c
8. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan
oleh kesalahan Penyedia barang/Jasa diberlakukan
penyesuaian harga berdasarkan indeks harga
terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi
pekerjaan
c c
9. Rumusan penyesuaian harga satuan telah sesuai
dengan kontrak,
c c
10. Rumusan penyesuaian nilai kontrak telah sesuai
dengan kontrak,
c c
Hal. 311/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
11. Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK,
apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai
perhitungan dan data-data;
c c
12. Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-
lambatnya setiap 6 (enam) bulan.]
c c
R
1. Penyedia Barang/Jasa memberitahukan tentang
terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis. c c
2. Surat pemberitahuan didibuat dalam waktu paling
lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya
Keadaan Kahar.
c c
3. Surat pemberitahuan keadaan kahar disertai salinan
pernyataan keadaan kahar yang dikeluarkan oleh
pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan.
c c
4. Keadaan kahar telah sesuai dengan kesepakatan yang
dituangkan dalam kontrak
c c
Jika akibat keadaan kahar pekerjaan dihentikan
sementara :
c c
5. Perpanjangan masa kontrak sama dengan terhentinya
masa kontrak akibat keadaan kahar,
c c
Jika akibat keadaan kahar PPK tetap
memerintahkan pekerjaan dilaksanakan :
c c
6. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK
memerintahkan secara tertulis kepada Penyedia untuk
meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka
c c
Keadaan Kahar
Hal. 312/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
7. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran
sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat
penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang
telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi
demikian.
c c
9. Pengaruh keadaan kahar, telah dituangkan dalam
perubahan Kontrak
c c
10. Penggantian biaya telah diatur dalam suatu adendum
Kontrak ,
c c
Jika keadaan kahar berakibat kontrak pekerjaan
dihentikan :
c c
12. Dalam hal kontrak dihentikan, maka PPK wajib
membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi
pekerjaan yang telah dicapai, termasuk:
c c
a) biaya langsung pengadaan Bahan dan
Perlengkapan untuk pekerjaan ini. Bahan dan
Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia
kepada PPK, dan selanjutnya menjadi hak milik
PPK;
c c
b) biaya langsung pembongkaran dan
demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan
Peralatan;
c c
c) biaya langsung demobilisasi Personil c c
S
1. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak
penyedia atau pihak PPK.
c c
Pemutusan Kontrak
Hal. 313/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-
Undang Hukum Perdata, pemutusan Kontrak melalui
pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila:
a) penyedia lalai/cidera janji dalam
melaksanakan kewajibannya dan tidak
memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu
yang telah ditetapkan;
c c
b) penyedia tanpa persetujuan Pengawas
Pekerjaan, tidak memulai pelaksanaan pekerjaan; c c
c) penyedia menghentikan pekerjaan selama 28
(dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak
tercantum dalam program mutu serta tanpa
persetujuan Pengawas Pekerjaan;
c c
d) penyedia berada dalam keadaan pailit; c c
e) penyedia selama Masa Kontrak gagal
memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu
yang ditetapkan oleh PPK;
c c
f) penyedia tidak mempertahankan keberlakuan
Jaminan Pelaksanaan;
c c
g) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan
akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5%
(lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK
menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup
menyelesaikan sisa pekerjaan;
c c
h) Pengawas Pekerjaan memerintahkan
penyedia untuk menunda pelaksanaan atau
kelanjutan pekerjaan, dan perintah tersebut tidak
ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari;
c c
Hal. 314/426
KUESIONER PBJ-12
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
i) PPK tidak menerbitkan SPP untuk
pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan
yang disepakati sebagaimana tercantum dalam
SSKK;
c c
j) penyedia terbukti melakukan KKN,
kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses
Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang
berwenang; dan/atau pengaduan tentang
penyimpangan prosedur, dugaan KKN dan/atau
c c
k) pelanggaran persaingan sehat dalam
pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh
instansi yang berwenang.
c c
3. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena
kesalahan penyedia
a) Jaminan Pelaksanaan dicairkan; c c
b) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia
atau Jaminan Uang Muka dicairkan,
c c
c) penyedia membayar denda; dan/atau c c
d) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. c c
4. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK
terlibat penyimpangan prosedur, melakukan KKN
dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam
pelaksanaan pengadaan, maka PPK dikenakan sanksi
berdasarkan peraturan perundang-undangan.
c c
Hal. 315/426
KUESIONER PBJ-12
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PELAKSANAAN KONTRAK KONSTRUKSI
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 316/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 317/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 318/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 319/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 320/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 321/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 322/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 323/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 324/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 325/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 326/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 327/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 328/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 329/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 330/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 331/426
KUESIONER PBJ-12
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 332/426
KUESIONER PBJ-13
Ya Tidak
A
1. PPK sudah menyerahkan hasil pekerjaan konstruksi
ke PA/KPA dengan membuat Berita Acara serah
terima
c c
2. Penyerahan dilakukan segera setelah serah terima
akhir barang/konstruksi dari penyedia barang/jasa
c c
3. Penyerahan barang/konstruksi dilengkapi dengan:
a) Kontrak (beserta perubahannya jika ada c c
b) Berita acara pemeriksaan hasil pekerjaan c c
c) Berita Acara Serah Terima Pertama antara
PPK dengan Penyedia
c c
d) Berita Acara Serah Terima Pekerjaan antara
PPK dengan KPA
c c
e) Berita Acara Serah Terima Akhir antara
Penyedia dengan PPK
c c
4. Spesifikasi pekerjaaan konstruksi dalam Berita Acara
serah terima hasil pekerjaan konstruksi sama dengan
spesifikasi dalam Berita Acara Serah Terima
Pekerjaan dari PPHP
c c
5. Volume hasil pekerjaan konstruksi dalam Berita Acara
serah terima hasil pekerjaan konstruksi sama dengan
volume dalam Berita Acara Serah Terima Pekerjaan
dari PPHP
c c
6. Lokasi hasil pekerjaan konstruksi sesuai dengan Berita
Acara Serah Terima Pekerjaan dari PPHP
c c
Penyerahan Hasil Pekerjaan konstruksi kepada PA/KPA
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMANFAATAN KONTRAK KONSTRUKSI
Uraian
Jawaban
Hal. 333/426
KUESIONER PBJ-13
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
B
1. Hasil pekerjaan konstruksi sudah dimasukkan dalam
akun yang sesuai dalam SIMAK-BMN/SIMBADA,
daftar inventaris, buku induk barang inventaris
c c
2. Jumlah hasil pekerjaan konstruksi yang dimasukkan
ke dalam SIMAK-BMN/SIMBADA, daftar inventaris,
buku induk barang inventaris sesuai dengan jumlah
barang/konstruksi dalam BA serah terima
c c
3. Pencatatan ke dalam SIMAK-BMN/SIMBADA, daftar
inventaris, buku induk barang inventaris dilakukan
segera setelah BA serah terima ditandatangani
c c
C
1. Penggunaan hasil pekerjaan konstruksi didukung SK
penunjukan dari PA/KPA
c c
2. Lokasi hasil pekerjaan konstruksi sesuai dengan SK
penggunaan hasil pekerjaan konstruksi
c c
3. Lokasi hasil pekerjaan konstruksi sesuai dengan
rencana kebutuhan
c c
4. Hasil pekerjaan konstruksi telah didukung oleh kondisi
sarana/prasarana atau fasilitas pendukung yang
dibutuhkan
c c
5. Hasil pekerjaan konstruksi dimanfaatkan oleh unit
pengguna barang
c c
6. Hasil pekerjaan konstruksi tersebut telah dimanfaatkan
sesuai rencana kebutuhan
c c
Pencatatan hasil pekerjaan konstruksi ke dalam daftar
inventaris (SIMAK-BMN/ SIMBADA)
Pemanfaatan hasil pekerjaan konstruksi
Hal. 334/426
KUESIONER PBJ-13
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
7. Pemanfaatan oleh pihak lain sudah didukung dengan
surat penetapan
c c
8. Pemanfaatan oleh pihak lain sudah memenuhi
persyaratan yang ditentukan peraturan perundangan c c
Hal. 335/426
KUESIONER PBJ-13
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMANFAATAN KONTRAK KONSTRUKSI
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 336/426
KUESIONER PBJ-13
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 337/426
KUESIONER PBJ-13
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 338/426
KUESIONER PBJ-14
Ya Tidak
A
1. PPK telah melakukan penyempurnaan terhadap
rancangan kontrak
c c
2. Tidak ada perubahan subtansi kontrak yang
ditandatangani PPK, dibandingkan dengan rancangan
kontrak.
c c
3. Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang yang
kompleks dan/atau bernilai diatas
Rp100.000.000.000,00 dilakukan setelah memperoleh
pendapat ahli hukum Kontrak.
c c
4. Rancangan kontrak tertentu telah memperoleh
persetujuan dari pejabat yang berwenang:
a) Menteri Keuangan untuk kontrak bernilai di
atas Rp 10 milyar
c c
b) Menteri/Pimpinan Lembaga yang
bersangkutan untuk kegiatan yang nilai kontraknya
sampai dengan sepuluh miliar rupiah untuk
kegiatan: penanaman benih/bibit, penghijauan,
pelayananperintis laut/udara, makanan dan obat di
rumah sakit, makanan untuk narapidana di
Lembaga Pemasyarakatan, pengadaan pita cukai,
layanan pembuangan sampah dan pengadaan
jasa cleaning service
c c
c) Kepala Daerah untuk Kontrak Tahun Jamak
pada pemerintah daerah.
c c
5. PPK telah memeriksa konsep Kontrak meliputi:
a) Substansi c c
b) bahasa c c
Rancangan Kontrak
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PENANDATANGANAN PENGADAAN BARANG
Uraian
Jawaban
Hal. 339/426
KUESIONER PBJ-14
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
c) redaksional c c
d) angka dan huruf c c
e) paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. c c
6. Penyedia telah memeriksa konsep Kontrak meliputi:
a) Substansi c c
b) bahasa c c
c) redaksional c c
d) angka dan huruf c c
e) paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. c c
B.
1. Terdapat pokok perjanjian
a) Adanya uraian pembukaan : c c
1) Judul kontrak c c
2) Nomor kontrak c c
3) Tanggal kontrak c c
4) Para pihak dalam kontrak, termasuk
apabila penyedia barang merupakan
KSO/kemitraan
c c
b) Isi c c
1) Pekerjaan yang akan dilaksanakan c c
2) Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan c c
3) Harga kontrak dalam angka c c
4) Harga kontrak dalam huruf c c
5) Hak & Kewajiban para pihak c c
6) Termijn & cara Pembayaran c c
Subtansi Kontrak minimal berisi:
Hal. 340/426
KUESIONER PBJ-14
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
7) Ketentuan mengenai pemberdayaan
usaha kecil.
c c
8) Klausul kewajiban penggunaan produksi
dalam negeri.
c c
9) Klausul pemutusan kontrak c c
10) Klausul pencairan jaminan pelaksanaan
bila terjadi wanprestasi ( contoh: pekerjaan
tidak selesai, mutu tidak sesuai spek, kelaikan
bangunan melebihi batas toleransi)
c c
11) dokumen-dokumen yang merupakan satu-
kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan
dari Kontrak:
(1)adendum Surat Perjanjian; c c
(2)pokok perjanjian; c c
(3)surat penawaran berikut daftar
kuantitas dan harga (apabila ada);
c c
(4)syarat-syarat khusus Kontrak; c c
(5)syarat-syarat umum Kontrak; c c
(6)spesifikasi khusus; c c
(7) spesifikasi umum; c c
(8)gambar-gambar; dan c c
(9)jaminan-jaminan, c c
(10) SPPBJ, c c
(11) BAHP, c c
(12) BAPP. c c
(13) Keadaan kahar c c
c) Penutup c c
1) Pernyataan persetujuan dari para pihak c c
2) Tanggal penandatanganan kontrak c c
Hal. 341/426
KUESIONER PBJ-14
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
3) Tanggal mulai berlaku efektif kontrak c c
C.
1. Kegiatan terdapat/tersedia dalam DIPA/DP/A K/L/D/I
tahun yang bersangkutan
c c
2. Tanggal Kontrak tidak mendahului tanggal
Pengesahan DPA/DIPA.
c c
3. paling lambat 14 (empat belas) hari kerja terhitung
sejak diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia
Barang (SPPBJ)
c c
4. Penyedia Barang telah menyerahkan Jaminan
Pelaksanaan ( sebelum kontrak ditandatangani)
c c
D.
1. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah sebesar 5%
(lima perseratus) dari nilai Kontrak;
c c
2. Bila harga penawaran terkoreksi dibawah 80% dari
nilai total HPS, besaran jaminan pelaksanaan adalah
sebesar 5% nilai total HPS; dan
c c
3. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal
penandatanganan Kontrak s.d serah terima pertama
pekerjaan berdasarkan Kontrak.
c c
Proses tanda tangan kontrak
Jaminan Pelaksanaan
Hal. 342/426
KUESIONER PBJ-14
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PENANDATANGANAN PENGADAAN BARANG
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 343/426
KUESIONER PBJ-14
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 344/426
KUESIONER PBJ-14
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 345/426
KUESIONER PBJ-14
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 346/426
KUESIONER PBJ-15
Ya Tidak
A
1. PPK menerbitkan SP selambat-lambatnya 14 (empat
belas) hari kalender sejak tanggal penandatanganan
Kontrak.
c c
2. SP harus sudah disetujui/ditandatangani oleh penyedia
sesuai dengan yang dipersyaratkan dengan dibubuhi
materai selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender
sejak tanggal penerbitan SP.
c c
3. Tanggal penandatanganan SP oleh penyedia
ditetapkan sebagai tanggal awal perhitungan waktu
penyerahan.
c c
B
1. Program mutu disusun oleh penyedia paling sedikit
berisi:
a) informasi pengadaan barang; c c
b) organisasi kerja penyedia; c c
c) jadwal pelaksanaan pekerjaan; c c
d) prosedur pelaksanaan pekerjaan; c c
e) prosedur instruksi kerja; dan c c
f) pelaksana kerja. c c
g) Program mutu direvisi sesuai dengan kondisi
lapangan.
c c
h) Program mutu telah disepakati oleh PPK c c
C.
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG
Uraian
Jawaban
Surat Pesanan (SP)
Penyusunan Program Mutu
Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak
Hal. 347/426
KUESIONER PBJ-15
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. PPK bersama dengan penyedia menyelenggarakan
rapat persiapan pelaksanaan kontrak.
c c
2. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam
rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah:
a) program mutu; c c
b) organisasi kerja; c c
c) tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan;
dan
c c
d) penyusunan rencana pemeriksaan lokasi
pekerjaan, apabila ada.
c c
D.
1. Apabila diperlukan, pada tahap awal pelaksanaan
Kontrak, PPK bersama-sama dengan penyedia barang
melakukan pemeriksaan kondisi lapangan.
c c
2. Untuk pemeriksaan bersama ini, PA/KPA dapat
membentuk Panitia/ Pejabat Peneliti Pelaksanaan
Kontrak atas usul PPK.
c c
3. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita
Acara. Apabila dalam pemeriksaan bersama
mengakibatkan perubahan isi Kontrak, maka harus
dituangkan dalam adendum Kontrak.
c c
E.
1. PPK atau Tim Inspeksi yang ditunjuk PPK dapat
melakukan inspeksi atas proses pabrikasi
barang/peralatan khusus.
c c
2. Jadwal, tempat dan ruang lingkup inspeksi harus
sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.
c c
3. Biaya pelaksanaan inspeksi termasuk dalam harga
Kontrak.
c c
Pemeriksaan Bersama
Inspeksi Pabrikasi
Hal. 348/426
KUESIONER PBJ-15
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
F.
1. Nilai besaran uang muka paling tinggi sesuai dengan
yang ditetapkan dalam Kontrak.
c c
2. Besarnya Jaminan Uang Muka adalah senilai uang
muka yang diterima penyedia.
c c
3. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Umum,
perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi.
c c
4. Penyedia dapat mengajukan permohonan
pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK
disertai dengan rencana penggunaan uang muka
untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak.
c c
5. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk
permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka
diterima dari penyedia.
c c
6. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-
angsur secara proporsional pada setiap pembayaran
prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada
saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus
perseratus);
c c
7. Untuk kontrak tahun jamak, nilai jaminan uang muka
secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan
pencapaian prestasi pekerjaan.
c c
G.
1. Untuk kepentingan pemeriksaan, PA/KPA dapat
membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan
Kontrak atas usul PPK.
c c
Pembayaran Uang Muka
Perubahan Kegiatan Pekerjaan
Hal. 349/426
KUESIONER PBJ-15
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
2. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara
kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan
dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam
dokumen Kontrak, maka PPK bersama penyedia dapat
melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara
lain:
c c
a) menambah atau mengurangi volume
pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak;
c c
b) mengurangi atau menambah jenis pekerjaan;
c c
c) mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai
dengan kebutuhan lokasi pekerjaan; dan/atau
c c
d) melaksanakan pekerjaan tambah yang belum
tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk
menyelesaikan seluruh pekerjaan.
c c
3. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan
tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh
perseratus) dari nilai Kontrak awal.
c c
4. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara
tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan
negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu
pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.
c c
5. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita
Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. c c
H. Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual
Hal. 350/426
KUESIONER PBJ-15
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Penyedia barang harus menjamin PPK bahwa barang
yang diserahkan tidak melanggar hak atas kekayaan
intelektual sebagaimana ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
c c
I.
1. Penyedia barang harus mengasuransikan barang-
barang yang akan dikirim sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
ketentuan yang tercantum dalam Kontrak;
c c
2. Penerima manfaat harus dijelaskan dalam dokumen
asuransi yang disesuaikan dengan ketentuan Kontrak. c c
J.
1. Penyedia barang memberi informasi kepada PPK
tentang jadwal pengiriman barang serta
menyampaikan dokumen pengiriman barang;
c c
2. Sarana transportasi yang dipakai harus sesuai dengan
dokumen Kontrak;
c c
3. Untuk barang-barang yang mudah rusak atau berisiko
tinggi, penyedia barang harus memberikan informasi
secara rinci tentang cara penanganannya.
c c
K.
1. Setelah barang dikirim, barang diuji-coba oleh
penyedia barang disaksikan oleh PPK;
c c
2. Hasil uji coba dituangkan dalam berita acara; c c
Asuransi
Pengiriman
Uji Coba
Hal. 351/426
KUESIONER PBJ-15
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
3. Apabila pengoperasian barang tersebut memerlukan
keahlian khusus maka harus dilakukan pelatihan
kepada PPK oleh penyedia barang, biaya pelatihan
termasuk dalam harga barang;
c c
4. Apabila hasil uji coba tidak sesuai dengan spesifikasi
yang ditentukan dalam Kontrak, maka penyedia
barang memperbaiki atau mengganti barang tersebut
dengan biaya sepenuhnya ditanggung penyedia
barang.
c c
L.
1. Setelah pekerjaan 100% (seratus perseratus),
penyedia mengajukan permintaan secara tertulis
kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan;
c c
2. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK
menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil
Pekerjaan.
c c
3. PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan
yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila
terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil
pekerjaan, penyedia wajib
memperbaiki/menyelesaikannya.
c c
4. PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah: c c
a) seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai
dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh
Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan; dan
c c
b) Penyedia menyerahkan sertifikat garansi
kepada PPK (apabila diperlukan).
c c
M. Pembayaran
Serah Terima Barang
Hal. 352/426
KUESIONER PBJ-15
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Penyelesaian pembayaran hanya dapat dilaksanakan
setelah barang dinyatakan diterima sesuai dengan
berita acara serah terima barang dan bilamana
dianggap perlu dilengkapi dengan berita acara hasil uji
coba.
c c
2. Pembayaran dengan L/C mengikuti ketentuan umum
yang berlaku d bidang perdagangan.
c c
N.
1. Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan
kepada penyedia barang sedangkan ganti rugi
merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada
PPK, karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang
tercantum dalam Kontrak.
c c
2. Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan
penyelesaian pekerjaan adalah
a) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian
Kontrak yang belum dikerjakan, apabila bagian
barang yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi;
atau
c c
b) 1/1000 (satu perseribu) dari harga Kontrak,
apabila bagian barang yang sudah dilaksanakan
belum berfungsi.
c c
3. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas
keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga
terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar,
berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada
saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia, atau dapat
diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam
Dokumen Kontrak.
c c
Denda dan Ganti Rugi
Hal. 353/426
KUESIONER PBJ-15
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
4. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur
di dalam Dokumen Kontrak.
c c
O.
1. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh
PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk
hal-hal sebagai berikut:
c c
a) pekerjaan tambah; c c
b) perubahan disain; c c
c) keterlambatan yang disebabkan oleh PPK; c c
d) masalah yang timbul diluar kendali penyedia;
dan/atau
c c
e) Keadaan Kahar. c c
2. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang
sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya
kontrak akibat Keadaan Kahar.
c c
3. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu
pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap
usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.
c c
4. PPK dapat menugaskan Panitia/Pejabat Peneliti
Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usaha
perpanjangan waktu pelaksanaan.
c c
5. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan
dituangkan dalam adendum Kontrak.
c c
P.
Perpanjangan Waktu Pelaksanaan Pekerjaan
Laporan Hasil Pekerjaan
Hal. 354/426
KUESIONER PBJ-15
Ya Tidak
Uraian
Jawaban
1. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama
pelaksanaan Kontrak untuk menetapkan volume
pekerjaan atas kegiatan yang telah dilaksanakan guna
pembayaran hasil pekerjaan. Hasil pemeriksaan
pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil
pekerjaan.
c c
2. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan,
dibuat laporan realisasi mengenai seluruh aktivitas
pekerjaan.
c c
3. Laporan dibuat oleh penyedia, apabila diperlukan
diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. c c
4. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek, PPK
membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan
pekerjaan.
c c
Hal. 355/426
KUESIONER PBJ-15
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 356/426
KUESIONER PBJ-15
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 357/426
KUESIONER PBJ-15
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 358/426
KUESIONER PBJ-15
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 359/426
KUESIONER PBJ-15
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 360/426
KUESIONER PBJ-15
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 361/426
KUESIONER PBJ-15
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 362/426
KUESIONER PBJ-15
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 363/426
KUESIONER PBJ-15
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 364/426
KUESIONER PBJ-16
Ya Tidak
1
c c
2
c c
3
c c
c c
c c
c c
c c
c c
4
c c
5
c c
6
c c
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMANFFATAN PENGADAAN BARANG
Uraian Jawaban
Lokasi barang sesuai dengan Berita Acara Serah Terima
Pekerjaan dari PPHP
PPK sudah menyerahkan barang ke PA/KPA dengan
membuat Berita Acara serah terima
Penyerahan dilakukan segera setelah serah terima akhir
barang dari penyedia barang
Penyerahan barang dilengkapi dengan:
a) Kontrak (beserta perubahannya jika ada)
b) Berita acara pemeriksaan hasil pekerjaan
c) Untuk pekerjaan konstruksi atau Jasa Lainnya yang
memerlukan masa pemeliharaan, Berita Acara Serah
Terima Pertama antara PPK dengan Penyedia
d) Untuk Jasa Lainnya yang tidak memerlukan masa
pemeliharaan, Berita Acara Serah Terima Hasil
e) Berita Acara Serah Terima Pekerjaan antara PPK
dengan KPA
f) Berita Acara Serah Terima Akhir antara Penyedia
dengan PPK
Spesifikasi barang dalam Berita Acara serah terima barang
sama dengan spesifikasi dalam Berita Acara Serah Terima
Pekerjaan dari PPHP
Volume barang dalam Berita Acara serah terima barang
sama dengan volume dalam Berita Acara Serah Terima
Pekerjaan dari PPHP
Hal. 365/426
KUESIONER PBJ-16
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PBJ
PEMANFFATAN PENGADAAN BARANG
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban "Tidak"
Hal. 366/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
A.
1.
a.
c c
b.
c c
c.
c c
d.
c c
e.
c c
2.
Pemerintah Daerah telah menyusun dan menetapkan
RPJPD
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN
KEGIATAN PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN APBD
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
PERENCANAAN
DOKUMEN PERENCANAAN
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah
(RPJPD)
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD)
Pemerintah Daerah telah menyusun dan menetapkan
RPJMD
Rencana Stratejik SKPD (Renstra SKPD)
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah
menyusun dan menetapkan Renstra SKPD
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
Pemerintah Daerah telah menyusun dan menetapkan
RKPD
Rencana Kerja SKPD (Renja SKPD)
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah
menyusun dan menetapkan Renja SKPD
RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD)
Hal. 367/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
a.
1. Bappeda menyusun Rancangan Awal RKPD.
c c
2. RKPD merupakan penjabaran dari RPJMD
c c
3. Kepala Bappeda mengkoordinasikan penyusunan
Rancangan RKPD menggunakan Rancangan
Renja-SKPD dengan Kepala SKPD
c c
4. Rancangan RKPD memuat rancangan kerangka
ekonomi daerah, program prioritas pembangunan
daerah, rencana kerja dan pendanaannya serta
prakiraan maju dengan mempertimbangkan
kerangka pendanaan dan pagu indikatif, baik
yang bersumber dari APBD maupun sumber-
sumber lain yang ditempuh dengan mendorong
partisipasi masyarakat.
c c
5. Penetapan program prioritas berorientasi pada
pemenuhan hak-hak dasar masyarakat dan
pencapaian keadilan yang berkesinambungan
dan berkelanjutan.
c c
6. Rancangan RKPD menjadi bahan Musrenbang
RKPD
c c
b.
1. Musrenbang RKPD merupakan wahana
partisipasi masyarakat di daerah.
c c
2. Musrenbang RKPD dilaksanakan oleh Bappeda
setiap tahun dalam rangka membahas
Rancangan RKPD tahun berikutnya.
c c
Rancangan Awal RKPD
Musrenbang RKPD
Hal. 368/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
3. Musrenbang RKPD Kabupaten/Kota dimulai dari
Musrenbang desa atau sebutan
lain/kelurahan, dan kecamatan atau sebutan
lain.
c c
4. Musrenbang RKPD Kabupaten/Kota
dilaksanakan untuk keterpaduan Rancangan
Renja antar-SKPD dan antar-Rencana
Pembangunan Kecamatan.
c c
5. Pelaksanaan Musrenbang RKPD
Kabupaten/Kota difasilitasi oleh pemerintah
Provinsi.
c c
6. Pemerintah Provinsi menyelenggarakan
pertemuan koordinasi pasca-Musrenbang RKPD
Kabupaten/Kota.
c c
7. Musrenbang RKPD Provinsi dilaksanakan setelah
Musrenbang Kabupaten/Kota.
c c
8. Musrenbang RKPD Provinsi dilaksanakan untuk
keterpaduan antar-Rancangan Renja SKPD dan
antar-RKPD Kabupaten/Kota dalam dan antar
Provinsi.
c c
9. Pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi
difasilitasi oleh Departemen Dalam Negeri.
c c
10. Departemen Dalam Negeri menyelenggarakan
pertemuan koordinasi pasca-Musrenbang RKPD
Provinsi.
c c
c.
Musrenbang RKPD Kabupaten/Kota
Musrenbang RKPD Provinsi
Rancangan Akhir RKPD
Hal. 369/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
1. Hasil Musrenbang RKPD menjadi dasar
perumusan Rancangan Akhir RKPD oleh
Bappeda.
c c
2. Rancangan akhir RKPD disusun oleh Bappeda
berdasarkan hasil Musrenbang RKPD, dilengkapi
dengan pendanaan yang menunjukkan prakiraan
maju.
c c
d.
1. RKPD Provinsi ditetapkan dengan Peraturan
Gubernur tentang RKPD Provinsi,
c c
2. Gubernur menyampaikan Peraturan Gubernur
tentang RKPD Provinsi kepada Menteri Dalam
Negeri.
c c
3. Gubernur menyebarluaskan Peraturan Gubernur
tentang RKPD Provinsi kepada masyarakat. c c
4. Penyusunan RKPD diselesaikan paling lambat
akhir bulan Mei sebelum tahun anggaran
berkenaan.
c c
5. RKPD dijadikan dasar penyusunan Rancangan
APBD
c c
1. RKPD Kabupaten/Kota ditetapkan dengan
Peraturan Bupati/Walikota tentang RKPD
Kabupaten/Kota.
c c
Penetapan RKPD
Penetapan RKPD Provinsi
Penetapan RKPD Kabupaten/Kota
Hal. 370/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
2. Bupati/Walikota menyampaikan Peraturan
Bupati/Walikota tentang RKPD Kabupaten/Kota
kepada Gubernur dengan tembusan kepada
Menteri Dalam Negeri.
c c
3. Bupati/Walikota menyebarluaskan Peraturan
Bupati/Walikota tentang RKPD Kabupaten/Kota
kepada masyarakat.
c c
4. Penyusunan RKPD diselesaikan paling lambat
akhir bulan Mei sebelum tahun anggaran
berkenaan.
c c
5. RKPD dijadikan dasar penyusunan Rancangan
APBD.
c c
3.
a.
1. SKPD menyusun Renja-SKPD.
c c
2. Rancangan Renja-SKPD disusun dengan
mengacu pada Rancangan Awal RKPD Renstra-
SKPD, hasil evaluasi pelaksanaan program dan
kegiatan periode sebelumnya, masalah yang
dihadapi, dan usulan program serta kegiatan
yang berasal dari masyarakat.
c c
3. Rancangan Renja-SKPD memuat kebijakan,
program, dan kegiatan pembangunan baik yang
dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Daerah
maupun yang ditempuh dengan mendorong
partisipasi masyarakat.
c c
RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT
DAERAH (RENJA SKPD)
Rancangan Renja-SKPD
Hal. 371/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
4. Program dan kegiatan meliputi program dan
kegiatan yang sedang berjalan, kegiatan alternatif
atau baru, indikator kinerja, dan kelompok
sasaran yang menjadi bahan utama RKPD, serta
menunjukkan prakiraan maju.
c c
5. Rancangan Renja-SKPD dibahas dalam forum
SKPD yang diselenggarakan bersama antar
pemangku kepentingan untuk menentukan
prioritas kegiatan pembangunan.
c c
b.
1. Renja SKPD ditetapkan dengan Keputusan
Kepala SKPD tentang Renja SKPD.
c c
B.
1
a.
1. Pemerintah Daerah sudah menyusun dan
menetapkan Perda tentang Pokok-pokok
Pengelolaan Keuangan Daerah.
c c
b.
1. Pemerintah Daerah sudah menyusun dan
menetapkan Perkada tentang Sistem dan
Prosedur Penatausahaan Keuangan Daerah.
c c
Perkada tentang Sistem dan Prosedur
Penatausahaan Keuangan Daerah
Penetapan Renja-SKPD
PENGANGGARAN
UMUM
Perda tentang Pokok-pokok Pengelolaan
Keuangan Daerah
Hal. 372/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
2. Sistem dan prosedur pengelolaan keuangan
daerah mencakup tata cara penyusunan,
pelaksanaan, penatausahaan dan akuntansi,
pelaporan, pengawasan dan
pertanggungjawaban keuangan daerah.
c c
c.
1. Kepala Daerah sudah menetapkan Perkada
tentang kebijakan akuntansi Pemerintah
Daerah dengan berpedoman pada standar
akuntansi pemerintahan
c c
d.
1. Pemda telah menyusun dan menetapkan
Dokumen Standar Pelayanan Minimum
c c
Standar pelayanan minimal merupakan tolok ukur
kinerja dalam menentukan capaian jenis dan
mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan
wajib daerah.
e.
1. Pemda telah menyusun dan menetapkan
Dokumen Analisis Standar Belanja
c c
Analisis standar belanja merupakan penilaian
kewajaran atas beban kerja dan biaya yang
digunakan untuk melaksanakan suatu kegiatan.
f.
Perkada tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah
Daerah
Dokumen Standar Pelayanan Minimum
Dokumen Analisis Standar Belanja
Dokumen Standar Satuan Harga
Hal. 373/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
1. Pemda telah menyusun dan menetapkan
Dokumen Standar Satuan Harga
c c
Standar satuan harga merupakan harga satuan
setiap unit barang/jasa yang berlaku disuatu
daerah yang ditetapkan dengan Keputusan
Kepala Daerah.
2.
a.
1. Kepala Daerah menyusun Rancangan KUA dan
Rancangan PPAS berdasarkan RKPD dan
pedoman penyusunan APBD yang ditetapkan
Menteri Dalam Negeri setiap tahun.
c c
2. Dalam menyusun Rancangan KUA dan
Rancangan PPAS , Kepala Daerah dibantu oleh
TAPD yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah.
c c
3. Rancangan KUA dan Rancangan PPAS yang
telah disusun, disampaikan oleh Sekretaris
Daerah selaku Ketua TAPD kepada Kepala
Daerah, paling lambat pada minggu pertama
bulan Juni.
c c
4. Rancangan KUA memuat kondisi ekonomi makro
daerah, asumsi penyusunan APBD, kebijakan
pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah,
kebijakan pembiayaan daerah, dan strategi
pencapaiannya.
c c
KUA/PPAS
Rancangan KUA dan Rancangan PPAS
Hal. 374/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
5. Rancangan KUA dan Rancangan PPAS
disampaikan Kepala Daerah kepada DPRD
paling lambat pertengahan bulan Juni tahun
anggaran berjalan untuk dibahas dalam
pembicaraan pendahuluan RAPBD tahun
anggaran berikutnya.
c c
6. Pembahasan dilakukan oleh TAPD bersama
Panitia Anggaran DPRD.
c c
7. Rancangan KUA dan Rancangan PPAS yang
telah dibahas selanjutnya disepakati menjadi
KUA dan PPAS paling lambat akhir bulan Juli
tahun anggaran berjalan.
c c
b.
1. KUA dan PPAS yang telah disepakati masing-
masing dituangkan ke dalam Nota Kesepakatan
yang ditandatangani bersama antara Kepala
Daerah dengan Pimpinan DPRD dalam waktu
bersamaan
c c
2. Dalam hal Kepala Daerah berhalangan, yang
bersangkutan dapat menunjuk pejabat yang
diberi wewenang untuk menandatangani nota
kepakatan KUA dan PPAS.
c c
3. Dalam hal Kepala Daerah berhalangan tetap,
penandatanganan nota kepakatan KUA dan
PPAS dilakukan oleh penjabat yang ditunjuk oleh
pejabat berwenang.
c c
c.
Nota Kesepakatan KUA dan Nota Kesepakatan
PPAS
SE Pedoman Penyusunan RKA-SKPD
Hal. 375/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
1. Berdasarkan Nota Kesepakatan , TAPD
menyiapkan Rancangan Surat Edaran Kepala
Daerah tentang Pedoman Penyusunan RKA-
SKPD sebagai acuan kepala SKPD dalam
menyusun RKA-SKPD.
c c
2. Rancangan Surat Edaran Kepala Daerah tentang
Pedoman Penyusunan RKA-SKPD mencakup :
a) Prioritas pembangunan daerah dan
program/ kegiatan yang terkait;
c c
b) Alokasi plafon anggaran sementara untuk
setiap program/kegiatan SKPD;
c c
c) Batas waktu penyampaian RKA-SKPD
kepada PPKD;
c c
d) Dokumen sebagai lampiran surat edaran
meliputi KUA, PPAS, analisis standar belanja
dan standar satuan harga.
c c
3. Surat Edaran Kepala Daerah perihal pedoman
penyusunan RKA-SKPD diterbitkan paling
lambat awal bulan Agustus tahun anggaran
berjalan.
c c
2.
a.
1. Berdasarkan pedoman penyusunan RKA-SKPD,
Kepala SKPD menyusun RKA-SKPD. c c
RKA SKPD
RKA-SKPD
Hal. 376/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
2. Penyusunan RKA-SKPD berdasarkan prestasi
kerja berdasarkan pada indikator kinerja,
capaian atau target kinerja, analisis standar
belanja, standar satuan harga, dan standar
pelayanan minimal.
c c
3. RKA-SKPD, memuat rencana pendapatan,
rencana belanja untuk masing-masing program
dan kegiatan, serta rencana pembiayaan untuk
tahun yang direncanakan dirinci sampai dengan
rincian objek pendapatan, belanja, dan
pembiayaan, serta prakiraan maju untuk tahun
berikutnya.
c c
4. Rencana pendapatan memuat kelompok, jenis,
obyek dan rincian obyek pendapatan daerah,
yang dipungut/dikelola/diterima oleh SKPD sesuai
dengan tugas pokok dan fungsinya, ditetapkan
berdasarkan peraturan perundang-undangan
c c
3.
a.
1. RKA-SKPD yang telah disusun oleh SKPD
disampaikan PPKD untuk dibahas lebih lanjut
oleh TAPD.
c c
2. Pembahasan oleh TAPD dilakukan untuk
menelaah :
a) Kesesuaian RKA-SKPD dengan KUA,
PPAS, prakiraan maju pada RKA-SKPD tahun
berjalan yang disetujui tahun lalu, dan dokumen
perencanaan lainnya;
c c
Penyiapan Raperda APBD - Pembahasan RKA-
SKPD
RAPERDA APBD DAN RAPERKADA PENJABARAN
Hal. 377/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
b) Kesesuaian rencana anggaran dengan
standar analisis belanja, standar satuan harga; c c
c) Kelengkapan instrumen pengukuran kinerja
yang meliputi capaian kinerja, indikator kinerja,
kelompok sasaran kegiatan, dan standar
pelayanan minimal;
c c
d) Proyeksi prakiraan maju untuk tahun
anggaran berikutnya; dan
c c
e) Sinkronisasi program dan kegiatan antar
RKA-SKPD.
c c
b.
1. RKA-SKPD yang telah disempurnakan oleh
kepala SKPD disampaikan kepada PPKD
sebagai bahan penyusunan Raperda APBD
c c
2. Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD
dilengkapi dengan lampiran terdiri dari:
a) Ringkasan APBD; c c
b) Ringkasan APBD menurut urusan
pemerintahan daerah dan organisasi ;
c c
c) Rincian APBD menurut urusan
pemerintahan daerah, organisasi, pendapatan,
belanja dan pembiayaan;
c c
d) Rekapitulasi belanja menurut urusan
pemerintahan daerah, organisasi, program dan
kegiatan;
c c
e) Rekapitulasi belanja daerah untuk
keselarasan dan keterpaduan urusan
pemerintahan daerah dan fungsi dalam
kerangka pengelolaan keuangan negara;
c c
Rancangan Perda APBD
Hal. 378/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
f) Daftar jumlah pegawai per golongan dan per
jabatan;
c c
g) Daftar piutang daerah; c c
h) Daftar penyertaan modal (investasi) daerah;
c c
i) Daftar perkiraan penambahan dan
pengurangan aset tetap daerah;
c c
j) Daftar perkiraan penambahan dan
pengurangan aset lain-lain;
c c
k) Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran
sebelumnya yang belum diselesaikan dan
dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
c c
l) Daftar dana cadangan daerah; dan c c
m) Daftar pinjaman daerah. c c
3. Raperda APBD yang telah disusun oleh PPKD
disampaikan kepada Kepala Daerah. c c
4. Raperda APBD sebelum disampaikan kepada
DPRD disosialisasikan kepada masyarakat.
c c
5. Sosialisasi Raperda APBD bersifat memberikan
informasi mengenai hak dan kewajiban
Pemerintah Daerah serta masyarakat dalam
pelaksanaan APBD tahun anggaran yang
direncanakan.
c c
6. Penyebarluasan Raperda APBD dilaksanakan
oleh Sekretariat Daerah selaku koordinator
pengelolaan keuangan daerah.
c c
c. Rancangan Perkada Penjabaran APBD
Hal. 379/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
1. RKA-SKPD yang telah disempurnakan oleh
kepala SKPD disampaikan kepada PPKD
sebagai bahan Rapekada tentang penjabaran
APBD.
c c
2. Raperkada penjabaran APBD dilengkapi dengan
lampiran yang terdiri dari:
a) Ringkasan penjabaran APBD; c c
b) Penjabaran APBD menurut urusan
pemerintahan daerah, organisasi, program,
kegiatan, kelompok, jenis, obyek, rincian obyek
pendapatan, belanja dan pembiayaan.
c c
2. Raperkada penjabaran APBD memuat
penjelasan sebagai berikut:
a) Untuk pendapatan mencakup dasar hukum;
c c
b) Untuk belanja mencakup lokasi kegiatan;
c c
c) Untuk pembiayaan mencakup dasar hukum
dan sumber penerimaan pembiayaan untuk
kelompok penerimaan pembiayaan dan tujuan
pengeluaran pembiayaan untuk kelompok
pengeluaran pembiayaan.
c c
4.
a
a.1
PENETAPAN APBD DAN PENJABARAN APBD
Penyampaian dan Pembahasan Rancangan
Peraturan Daerah tentang APBD
Penyampaian Rapeda tentang APBD
Hal. 380/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
1. Kepala Daerah menyampaikan Raperda APBD
beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat
pada minggu pertama bulan Oktober tahun
anggaran sebelumnya dari tahun yang
direncanakan untuk mendapatkan persetujuan
bersama.
c c
2. Penyampaian Raperda APBD disertai dengan
Nota Keuangan.
c c
3. Dalam hal Kepala Daerah dan/atau Pimpinan
DPRD berhalangan tetap, maka pejabat yang
ditunjuk dan ditetapkan oleh pejabat yang
berwenang selaku penjabat/pelaksana tugas
Kepala Daerah dan/atau selaku pimpinan
sementara DPRD yang menandatangani
persetujuan bersama.
c c
a.2
1. Penetapan agenda pembahasan Raperda APBD
untuk mendapatkan persetujuan bersama
disesuaikan dengan tata tertib DPRD masing-
masing daerah.
c c
2. Pembahasan Raperda APBD ditekankan pada
kesesuaian rancangan APBD dengan KUA dan
PPAS.
c c
3. Dalam pembahasan Raperda APBD, DPRD
dapat meminta RKA-SKPD berkenaan dengan
program/kegiatan tertentu.
c c
4. Hasil pembahasan dituangkan dalam dokumen
persetujuan bersama antara Kepala Daerah dan
DPRD.
c c
Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah
tentang APBD
Hal. 381/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
5. Persetujuan bersama antara Kepala Daerah dan
DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah
tentang APBD ditandatangani oleh Kepala
Daerah dan Pimpinan DPRD paling lama 1 (satu)
bulan sebelum tahun anggaran berakhir.
c c
6. Dalam hal Kepala Daerah dan/atau Pimpinan
DPRD berhalangan tetap, maka pejabat yang
ditunjuk oleh pejabat yang berwenang selaku
penjabat/pelaksana tugas Kepala Daerah
dan/atau selaku Pimpinan Sementara DPRD
yang menandatangani persetujuan bersama.
c c
7. Atas dasar persetujuan bersama , Kepala Daerah
menyiapkan Raperkada tentang penjabaran
APBD.
c c
a.3
1. Dalam hal penetapan APBD mengalami
keterlambatan Kepala Daerah melaksanakan
pengeluaran setiap bulan setinggi-tingginya
sebesar seperduabelas APBD tahun anggaran
sebelumnya.
c c
2. Pengeluaran setinggi-tingginya untuk keperluan
setiap bulan dibatasi hanya untuk belanja yang
bersifat tetap seperti belanja pegawai, layanan
jasa dan keperluan kantor sehari-hari.
c c
a.4
Dalam hal terdapat keterlambatan penetapan
APBD
Apabila DPRD sampai batas waktu tidak
menetapkan persetujuan bersama dengan Kepala
Daerah terhadap Raperda tentang APBD
Hal. 382/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
1. Apabila DPRD sampai batas waktu tidak
menetapkan persetujuan bersama dengan
Kepala Daerah terhadap Raperda APBD, Kepala
Daerah melaksanakan pengeluaran setinggi-
tingginya sebesar angka APBD tahun anggaran
sebelumnya untuk membiayai keperluan setiap
bulan.
c c
2. Pengeluaran setinggi-tingginya untuk keperluan
setiap bulan diprioritaskan untuk belanja yang
bersifat mengikat dan belanja yang bersifat
wajib.
c c
Belanja yang bersifat mengikat
Belanja yang bersifat mengikat merupakan
belanja yang dibutuhkan secara terus menerus
dan harus dialokasikan oleh Pemerintah Daerah
dengan jumlah yang cukup untuk keperluan
setiap bulan dalam tahun anggaran yang
bersangkutan, seperti belanja pegawai, belanja
barang dan jasa.
Belanja yang bersifat wajib
Belanja yang bersifat wajib adalah belanja untuk
terjaminnya kelangsungan pemenuhan
pendanaan pelayanan dasar masyarakat antara
lain pendidikan dan kesehatan dan/atau
melaksanakan kewajiban kepada fihak ketiga.
a.5
1. Rencana pengeluaran disusun dalam Raperkada
tentang APBD. c c
Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang
APBD
Hal. 383/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
2. Raperkada tentang APBD dapat dilaksanakan
setelah memperoleh pengesahan dari Menteri
Dalam Negeri bagi Provinsi dan Gubernur bagi
Kabupaten/Kota.
c c
3. Pengesahan Raperkada tentang APBD
ditetapkan dengan Keputusan Menteri Dalam
Negeri bagi Provinsi dan Keputusan Gubernur
bagi Kabupaten/Kota.
c c
4. Raperkada tentang APBD dilengkapi dengan
lampiran yang terdiri dari :
a) Ringkasan APBD; c c
b) Ringkasan APBD menurut urusan
pemerintahan daerah dan organisasi;
c c
c) Rincian APBD menurut urusan
pemerintahan daerah, organisasi, program,
kegiatan, kelompok, jenis, obyek, rincian obyek
pendapatan, belanja dan pembiayaan;
c c
d) Rekapitulasi belanja menurut urusan
pemerintahan daerah, organisasi, program dan
kegiatan;
c c
e) Rekapitulasi belanja daerah untuk
keselarasan dan keterpaduan urusan
pemerintahan daerah dan fungsi dalam
kerangka pengelolaan keuangan negara;
c c
f) Daftar jumlah pegawai per golongan dan per
jabatan;
c c
g) Daftar piutang daerah; c c
h) Daftar penyertaan modal (investasi) daerah;
c c
i) Daftar perkiraan penambahan dan
pengurangan aset tetap daerah;
c c
Hal. 384/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
j) Daftar perkiraan penambahan dan
pengurangan aset lain-lain;
c c
k) Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran
sebelumnya yang belum diselesaikan dan
dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
c c
l) Daftar dana cadangan daerah; dan c c
m) Daftar pinjaman daerah; c c
5. Kepala Daerah dapat melaksanakan pengeluaran
setelah Peraturan Kepala Daerah tentang APBD
tahun berkenaan ditetapkan
c c
6. Penyampaian Raperkada untuk memperoleh
pengesahan paling lama 15 (lima belas) hari kerja
terhitung sejak DPRD tidak menetapkan
keputusan bersama dengan Kepala Daerah
terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang
APBD.
c c
7. Apabila dalam batas waktu 30 (tigapuluh) hari
kerja Menteri Dalam Negeri/Gubernur tidak
mengesahkan Rancangan Peraturan Kepala
Daerah tentang APBD sebagaimana dimaksud
pada ayat (1), Kepala Daerah menetapkan
Rancangan Peraturan Kepala Daerah dimaksud
menjadi peraturan Kepala Daerah.
c c
Hal. 385/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
8. Pelampauan dari pengeluaran setinggi-tingginya
dapat dilakukan apabila ada kebijakan
pemerintah untuk kenaikan gaji dan tunjangan
pegawai negeri sipil, bagi hasil pajak daerah dan
retribusi daerah yang ditetapkan dalam undang-
undang, kewajiban pembayaran pokok pinjaman
dan bunga pinjaman yang telah jatuh tempo serta
pengeluaran yang mendesak di luar kendali
Pemerintah Daerah.
c c
5.
a.
1. Raperda Provinsi tentang APBD yang telah
disetujui bersama DPRD dan Rancangan
Peraturan Gubernur tentang penjabaran APBD
sebelum ditetapkan oleh Gubernur paling lama 3
(tiga) hari kerja disampaikan terlebih dahulu
kepada Menteri Dalam Negeri untuk dievaluasi.
c c
2. Penyampaian rancangan disertai dengan :
a) Persetujuan bersama antara Pemerintah
Daerah dan DPRD terhadap Raperda tentang
APBD;
c c
b) KUA dan PPAS yang disepakati antara
Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD;
c c
c) Risalah sidang jalannya pembahasan
terhadap Raperda tentang APBD; dan
c c
d) Nota Keuangan dan pidato Kepala Daerah
perihal penyampaian pengantar Nota
Keuangan pada sidang DPRD
c c
EVALUASI RAPERDA APBD DAN RAPERKADA
PENJABARAN APBD
Provinsi
Hal. 386/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
3. Hasil evaluasi dituangkan dalam Keputusan
Menteri Dalam Negeri dan disampaikan kepada
Gubernur paling lama 15 (lima belas) hari kerja
terhitung sejak diterimanya rancangan dimaksud.
c c
4. Apabila Menteri Dalam Negeri menyatakan hasil
evaluasi atas Raperda tentang APBD dan
Rancangan Peraturan Gubernur tentang
penjabaran APBD sudah sesuai dengan
kepentingan umum dan peraturan perundang-
undangan yang lebih tinggi, Gubernur
menetapkan rancangan dimaksud menjadi
Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur
c c
5. Dalam hal Menteri Dalam Negeri menyatakan
bahwa hasil evaluasi Raperda tentang APBD dan
Rancangan Peraturan Gubernur tentang
penjabaran APBD bertentangan dengan
kepentingan umum dan peraturan perundang-
undangan yang lebih tinggi, Gubernur bersama
DPRD melakukan penyempurnaan paling lama 7
(tujuh) hari kerja terhitung sejak diterimanya hasil
evaluasi.
c c
6. Apabila hasil evaluasi tidak ditindaklanjuti oleh
Gubernur dan DPRD, dan Gubernur tetap
menetapkan Raperda tentang APBD dan
Rancangan Peraturan Gubernur tentang
penjabaran APBD menjadi Peraturan Daerah dan
Peraturan Gubernur, Menteri Dalam Negeri
membatalkan Peraturan Daerah dan Peraturan
Gubernur dimaksud sekaligus menyatakan
berlakunya pagu APBD tahun sebelumnya.
c c
Hal. 387/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
7. Pembatalan Peraturan Daerah dan Peraturan
Gubernur serta pernyataan berlakunya pagu
APBD tahun sebelumnya ditetapkan dengan
Peraturan Menteri Dalam Negeri.
c c
8. Paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah
pembatalan, Kepala Daerah harus
memberhentikan pelaksanaan Peraturan Daerah
dan selanjutnya DPRD bersama Kepala Daerah
mencabut Peraturan Daerah dimaksud
c c
9. Pencabutan Perda dilakukan dengan Perda
tentang pencabutan Perda tentang APBD.
c c
10. Pelaksanaan pengeluaran atas pagu APBD tahun
sebelumnya ditetapkan dengan Peraturan Kepala
Daerah.
c c
11. Penyempurnaan hasil evaluasi dilakukan Kepala
Daerah bersama dengan panitia anggaran DPRD c c
12. Hasil penyempurnaan ditetapkan oleh Pimpinan
DPRD.
c c
13. Keputusan Pimpinan DPRD dijadikan dasar
penetapan Peraturan Daerah tentang APBD.
c c
14. Keputusan Pimpinan DPRD bersifat final dan
dilaporkan pada sidang paripurna berikutnya.
c c
15. Sidang paripurna berikutnya yakni setelah sidang
paripurna pengambilan keputusan bersama
terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang
APBD
c c
Penyempurnaan Hasil Evaluasi
Hal. 388/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
16. Keputusan Pimpinan DPRD disampaikan kepada
Menteri Dalam Negeri bagi APBD Provinsi dan
kepada Gubernur bagi APBD Kabupaten/Kota
paling lama 3 (tiga) hari kerja setelah keputusan
tersebut ditetapkan.
c c
17. Dalam hal Pimpinan DPRD berhalangan tetap,
maka pejabat yang ditunjuk dan ditetapkan oleh
pejabat yang berwenang selaku pimpinan
sementara DPRD yang menandatangani
keputusan Pimpinan DPRD.
c c
b.
1. Raperda Kabupaten/Kota tentang APBD yang
telah disetujui bersama DPRD dan Rancangan
Peraturan Bupati/Walikota tentang penjabaran
APBD sebelum ditetapkan oleh Bupati/Walikota
paling lama 3 (tiga) hari kerja disampaikan
kepada Gubernur untuk dievaluasi.
c c
2. Penyampaian rancangan disertai dengan
dokumen:
a) Persetujuan bersama antara Pemerintah
Daerah dan DPRD terhadap Rancangan
Peraturan Daerah tentang APBD;
c c
b) KUA dan PPAS yang disepakati antara
Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD;
c c
c) Risalah sidang jalannya pembahasan
terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang
APBD; dan
c c
d) Nota keuangan dan Pidato Kepala Daerah
perihal penyampaian Pengantar Nota
Keuangan pada sidang DPRD
c c
Kabupaten/Kota
Hal. 389/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
3. Hasil evaluasi dituangkan dalam Keputusan
Gubernur dan disampaikan kepada
Bupati/Walikota paling lama 15 (lima belas) hari
kerja terhitung sejak diterimanya rancangan
dimaksud.
c c
4. Apabila Gubernur menetapkan pernyataan hasil
evaluasi atas Raperda tentang APBD dan
Rancangan Peraturan Bupati/Walikota tentang
penjabaran APBD sudah sesuai dengan
kepentingan umum dan peraturan perundang-
undangan yang lebih tinggi, Bupati/Walikota
menetapkan rancangan dimaksud menjadi
Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati/Walikota.
c c
5. Dalam hal Gubernur menyatakan hasil evaluasi
Raperda tentang APBD dan Rancangan
Peraturan Bupati/Walikota tentang penjabaran
APBD tidak sesuai dengan kepentingan umum
dan peraturan perundang-undangan yang lebih
tinggi, Bupati/Walikota bersama DPRD
melakukan penyempurnaan paling lama 7 (tujuh)
hari kerja terhitung sejak diterimanya hasil
evaluasi.
c c
Hal. 390/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
6. Apabila hasil evaluasi tidak ditindaklanjuti oleh
Bupati/Walikota dan DPRD, dan Bupati/Walikota
tetap menetapkan Raperda tentang APBD dan
Rancangan Peraturan Bupati/Walikota tentang
penjabaran APBD menjadi Peraturan Daerah dan
Peraturan Bupati/Walikota, Gubernur
membatalkan Peraturan Daerah dan Peraturan
Bupati/Walikota dimaksud sekaligus menyatakan
berlakunya pagu APBD tahun sebelumnya.
c c
7. Pembatalan Peraturan Daerah dan Peraturan
Bupati/Walikota dan pernyataan berlakunya pagu
APBD tahun sebelumnya ditetapkan dengan
Peraturan Gubernur.
c c
8. Paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah
pembatalan , Kepala Daerah harus
memberhentikan pelaksanaan Peraturan Daerah
dan selanjutnya DPRD bersama Kepala Daerah
mencabut Peraturan Daerah dimaksud
c c
9. Pencabutan Peraturan Daerah dilakukan dengan
Peraturan Daerah tentang pencabutan Peraturan
Daerah tentang APBD.
c c
10. Pelaksanaan pengeluaran atas pagu APBD tahun
sebelumnya ditetapkan dengan Peraturan Kepala
Daerah.
c c
11. Penyempurnaan hasil evaluasi dilakukan Kepala
Daerah bersama dengan panitia anggaran DPRD c c
Penyempurnaan Hasil Evaluasi
Hal. 391/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
12. Hasil penyempurnaan ditetapkan oleh Pimpinan
DPRD.
c c
13. Keputusan Pimpinan DPRD dijadikan dasar
penetapan Peraturan Daerah tentang APBD.
c c
14. Keputusan Pimpinan DPRD bersifat final dan
dilaporkan pada sidang paripurna berikutnya.
c c
Sidang paripurna berikutnya yakni setelah sidang
paripurna pengambilan keputusan bersama
terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang
APBD
15. Keputusan Pimpinan DPRD disampaikan kepada
Gubernur bagi APBD Kabupaten/Kota paling
lama 3 (tiga) hari kerja setelah keputusan
tersebut ditetapkan.
c c
16. Dalam hal Pimpinan DPRD berhalangan tetap,
maka pejabat yang ditunjuk dan ditetapkan oleh
pejabat yang berwenang selaku pimpinan
sementara DPRD yang menandatangani
keputusan Pimpinan DPRD.
c c
17. Gubernur menyampaikan hasil evaluasi yang
dilakukan atas Rancangan Peraturan Daerah
Kabupaten/Kota tentang APBD dan Rancangan
Peraturan Bupati/Walikota tentang penjabaran
APBD kepada Menteri Dalam Negeri.
c c
6.
Penyampaian Hasil Evaluasi
PENETAPAN PERDA APBD DAN PERKADA
PENJABARAN APBD
Hal. 392/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
1. Raperda tentang APBD dan Raperkada tentang
penjabaran APBD yang telah dievaluasi
ditetapkan oleh Kepala Daerah menjadi Perda
tentang APBD dan Perkada tentang penjabaran
APBD.
c c
2. Penetapan Raperda tentang APBD dan Perkada
tentang penjabaran APBD dilakukan paling
lambat tanggal 31 Desember tahun anggaran
sebelumnya.
c c
3. Dalam hal Kepala Daerah berhalangan tetap,
maka pejabat yang ditunjuk dan ditetapkan oleh
pejabat yang berwenang selaku
penjabat/pelaksana tugas Kepala Daerah yang
menetapkan Perda tentang APBD dan Perkada
tentang penjabaran APBD.
c c
4. Kepala Daerah menyampaikan Peraturan Daerah
tentang APBD dan peraturan Kepala Daerah
tentang penjabaran APBD kepada Menteri Dalam
Negeri bagi Provinsi dan Gubernur bagi
Kabupaten/Kota paling lama 7 (tujuh) hari kerja
setelah ditetapkan.
c c
5. Untuk memenuhi asa transparansi, Kepala
Daerah wajib menginformasikan substansi Perda
APBD kepada masyarakat yang telah
diundangkan dalam Lembaran Daerah.
c c
7.
a.
DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN (DPA)
Penyiapan DPA SKPD
Hal. 393/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
1. PPKD paling lama 3 (tiga) hari kerja setelah
Perda tentang APBD ditetapkan,
memberitahukan kepada semua kepala SKPD
agar menyusun Rancangan DPA-SKPD.
c c
Rancangan DPA-SKPD merinci sasaran yang
hendak dicapai, program, kegiatan, anggaran
yang disediakan untuk mencapai sasaran
tersebut, dan rencana penarikan dana tiap-tiap
SKPD serta pendapatan yang diperkirakan.
2. Kepala SKPD menyerahkan rancangan DPA-
SKPD kepada PPKD paling lama 6 (enam) hari
kerja setelah pemberitahuan.
c c
b.
1. TAPD melakukan verifikasi rancangan DPA-
SKPD bersama-sama dengan kepala SKPD
paling lama 15 (lima belas) hari kerja sejak
ditetapkannya peraturan Kepala Daerah tentang
penjabaran APBD.
c c
2. Berdasarkan hasil verifikasi, PPKD mengesahkan
rancangan DPA-SKPD dengan persetujuan
Sekretaris Daerah.
c c
3. DPA-SKPD yang telah disahkan disampaikan
kepada kepala SKPD, satuan kerja
pengawasan daerah, dan Badan Pemeriksa
Keuangan paling lama 7 (tujuh) hari kerja sejak
tanggal disahkan.
c c
4. DPA-SKPD digunakan sebagai dasar
pelaksanaan anggaran oleh kepala SKPD selaku
pengguna anggaran/pengguna barang.
c c
Verifikasi dan Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Hal. 394/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
8.
a.
1. Kepala SKPD berdasarkan rancangan DPA-
SKPD menyusun rancangan anggaran kas SKPD c c
2. Rancangan anggaran kas SKPD disampaikan
kepada PPKD selaku BUD bersamaan dengan
rancangan DPA-SKPD.
c c
3. Pembahasan rancangan anggaran kas SKPD
dilaksanakan bersamaan dengan pembahasan
DPA-SKPD.
c c
b.
1. PPKD selaku BUD menyusun anggaran kas
Pemerintah Daerah guna mengatur ketersediaan
dana yang cukup untuk mendanai pengeluaran-
pengeluaran sesuai dengan rencana penarikan
dana yang tercantum dalam DPA-SKPD yang
telah disahkan.
c c
2. Anggaran kas memuat perkiraan arus kas masuk
yang bersumber dari penerimaan dan perkiraan
arus kas keluar yang digunakan guna mendanai
pelaksanaan kegiatan dalam setiap periode.
c c
3. Mekanisme pengelolaan anggaran kas
Pemerintah Daerah ditetapkan dalam peraturan
Kepala Daerah
c c
9.
ANGGARAN KAS
Rancangan Anggaran Kas
Anggaran Kas
PERUBAHAN APBD
Hal. 395/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
1. Perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi:
a) Perkembangan yang tidak sesuai dengan
asumsi KUA;
c c
b) Keadaan yang menyebabkan harus
dilakukan pergeseran anggaran antar unit
organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis
belanja;
c c
c) Keadaan yang menyebabkan saldo
anggaran lebih tahun sebelumnya harus
digunakan untuk tahun berjalan;
c c
d) Keadaan darurat; c c
e) Keadaan luar biasa. c c
2. Perubahan APBD hanya dapat dilakukan 1 (satu)
kali dalam 1 (satu) tahun anggaran, kecuali dalam
keadaan luar biasa.
c c
a.
1. Perubahan APBD disebabkan perkembangan
yang tidak sesuai dengan asumsi KUA dapat
berupa terjadinya pelampauan atau tidak
tercapainya proyeksi pendapatan daerah, alokasi
belanja daerah, sumber dan penggunaan
pembiayaan yang semula ditetapkan dalam KUA.
c c
Dasar Perubahan APBD
Perubahan APBD karena perkembangan yang
tidak sesuai dengan asumsi KUA;
Hal. 396/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
2. Kepala Daerah memformulasikan hal-hal yang
mengakibatkan terjadinya Perubahan APBD
kedalam rancangan kebijakan umum Perubahan
APBD serta PPAS Perubahan APBD.
c c
3. Dalam rancangan kebijakan umum Perubahan
APBD dan PPAS Perubahan APBD disajikan
secara lengkap penjelasan mengenai :
c c
a) Perbedaan asumsi dengan KUA yang
ditetapkan sebelumnya;
c c
b) Program dan kegiatan yang dapat
diusulkan untuk ditampung dalam Perubahan
APBD dengan mempertimbangkan sisa waktu
pelaksanaan APBD tahun anggaran berjalan;
c c
c) Capaian target kinerja program dan
kegiatan yang harus dikurangi dalam
Perubahan APBD apabila asumsi KUA tidak
tercapai; dan
c c
d) Capaian target kinerja program dan
kegiatan yang harus ditingkatkan dalam
Perubahan APBD apabila melampaui asumsi
KUA.
c c
4. Rancangan kebijakan umum Perubahan APBD
dan PPAS Perubahan APBD disampaikan
kepada DPRD paling lambat minggu pertama
bulan Agustus dalam tahun anggaran berjalan.
c c
Hal. 397/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
5. Rancangan kebijakan umum Perubahan APBD
dan PPAS Perubahan APBD, setelah dibahas
selanjutnya disepakati menjadi kebijakan umum
Perubahan APBD serta PPAS Perubahan APBD
paling lambat minggu kedua bulan Agustus tahun
anggaran berjalan.
c c
6. Dalam hal persetujuan DPRD terhadap
Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan
APBD diperkirakan pada akhir bulan September
tahun anggaran berjalan, agar dihindari adanya
penganggaran kegiatan pembangunan fisik di
dalam Rancangan Peraturan daerah tentang
Perubahan APBD
c c
Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan
PPAS
7. Kebijakan umum Perubahan APBD dan PPAS
Perubahan APBD yang telah disepakati, masing-
masing dituangkan ke dalam Nota Kesepakatan
yang ditandatangani bersama antara Kepala
Daerah dengan Pimpinan DPRD dalam waktu
bersamaan.
c c
SE Kepala Daerah tentang pedoman
penyusunan RKA-SKPD
8. Berdasarkan Nota Kesepakatan , TAPD
menyiapkan rancangan Surat Edaran Kepala
Daerah perihal pedoman penyusunan RKA-SKPD
yang memuat program dan kegiatan baru
dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah
untuk dianggarkan dalam Perubahan APBD
sebagai acuan bagi kepala SKPD.
c c
Hal. 398/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
9. Rancangan Surat Edaran Keputusan Kepala
Daerah mencakup :
a) PPAS Perubahan APBD yang dialokasikan
untuk program baru dan/atau kriteria DPA-
SKPD yang dapat diubah pada setiap SKPD;
c c
b) Batas waktu penyampaian RKA-SKPD
dan/atau DPPA-SKPD yang telah diubah
kepada PPKD;
c c
c) Dokumen sebagai lampiran meliputi
kebijakan umum Perubahan APBD, PPAS
Perubahan APBD, standar analisa belanja dan
standar harga.
c c
10 Pedoman penyusunan RKA-SKPD dan/atau
kriteria DPA SKPD yang dapat diubah ,
diterbitkan oleh Kepala Daerah paling lambat
minggu ketiga bulan Agustus tahun anggaran
berjalan.
c c
RKA-SKPD
Tata cara penyusunan RKA-SKPD sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 157 ayat (1) berlaku
ketentuan Pasal 90, Pasal 91, Pasal 92, Pasal
93, Pasal 94, Pasal 95, Pasal 96, Pasal 97, Pasal
98, dan Pasal 99
c c
DPA-SKPD
1. Perubahan DPA-SKPD dapat berupa
peningkatan atau pengurangan capaian target
kinerja program dan kegiatan dari yang telah
ditetapkan semula.
c c
Hal. 399/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
2. Peningkatan atau pengurangan capaian targer
kinerja program dan kegiatan diformulasikan
dalam format dokumen pelaksanaan perubahan
anggaran SKPD (DPPA-SKPD)
c c
3. Dalam format DPPA-SKPD dijelaskan capaian
target kinerja, kelompok, jenis, obyek, dan rinvian
obyek pendapatan, belanja serta pembiayaan
baik sebelum dilakukan perubahan maupun
setelah perubahan.
c c
b.
Tata Cara Pergeseran Anggaran
1. Tata cara pergeseran diatur dalam Peraturan
Kepala Daerah. c c
Pergeseran Anggaran antar Unit Organisasi,
Kegiatan, dan Jenis Belanja
2. Pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar
kegiatan, dan antar jenis belanja serta
pergeseran antar obyek belanja dalam jenis
belanja dan antar rincian obyek belanja
diformulasikan dalam DPPA-SKPD.
c c
3. Pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar
kegiatan, dan antar jenis belanja dilakukan
dengan cara merubah Peraturan Daerah tentang
APBD.
c c
Pergeseran Anggaran
Hal. 400/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
4. Anggaran yang mengalami perubahan baik
berupa penambahan dan/atau pengurangan
akibat pergeseran harus dijelaskan dalam kolom
keterangan peraturan Kepala Daerah tentang
penjabaran Perubahan APBD.
c c
Pergeseran Anggaran antar Obyek dan
Rincian Obyek Belanja
5. Pergeseran antar rincian obyek belanja dalam
obyek belanja berkenaan dapat dilakukan atas
persetujuan PPKD.
c c
6. Pergeseran antar obyek belanja dalam jenis
belanja berkenaan dilakukan atas persetujuan
Sekretaris Daerah.
c c
7. Pergeseran anggaran antar obyek belanja dalam
jenis belanja dilakukan dengan cara mengubah
peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran
APBD sebagai dasar pelaksanaan, untuk
selanjutnya dianggarkan dalam Rancangan
Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD.
c c
c.
1. Keadaan yang menyebabkan saldo anggaran
lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam
tahun anggaran berjalan dapat berupa :
c c
a) Membayar bunga dan pokok utang
dan/atau obligasi daerah yang melampaui
anggaran yang tersedia mendahului Perubahan
APBD;
c c
Penggunaan Saldo Anggaran Lebih Tahun
Sebelumnya Dalam Perubahan APBD
Hal. 401/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
b) Melunasi seluruh kewajiban bunga dan
pokok utang;
c c
c) Mendanai kenaikan gaji dan tunjangan PNS
akibat adanya kebijakan pemerintah;
c c
d) Mendanai kegiatan lanjutan; c c
e) Mendanai program dan kegiatan baru
dengan kriteria harus diselesaikan sampai
dengan batas akhir penyelesaian pembayaran
dalam tahun anggaran berjalan; dan
c c
f) Mendanai kegiatan-kegiatan yang capaian
target kinerjanya ditingkatkan dari yang telah
ditetapkan semula dalam DPA-SKPD tahun
anggaran berjalan yang dapat diselesaikan
sampai dengan batas akhir penyelesaian
pembayaran dalam tahun anggaran berjalan.
c c
2. Penggunaan saldo anggaran tahun sebelumnya
untuk pendanaan pengeluaran sebagaimana
dimaksud pada angka (1.1), (1.2), (1.3), dan (1.6)
diformulasikan terlebih dahulu dalam DPPA-
SKPD.
c c
3. Penggunaan saldo anggaran lebih tahun
sebelumnya untuk mendanai pengeluaran
sebagaimana dimaksud pada angka (1.4)
diformulasikan terlebih dahulu dalam DPAL-
SKPD.
c c
4. Penggunaan saldo anggaran lebih tahun
sebelumnya untuk mendanai pengeluaran
sebagaimana dimaksud pada angka (1.5)
diformulasikan terlebih dahulu dalam RKA-
SKPD.
c c
Hal. 402/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
d.
1. Keadaan darurat sekurang-kurangnya memenuhi
kriteria sebagai berikut:
a) Bukan merupakan kegiatan normal dari
aktivitas Pemerintah Daerah dan tidak dapat
diprediksikan sebelumnya;
c c
b) Tidak diharapkan terjadi secara berulang;
c c
c) Berada diluar kendali dan pengaruh
Pemerintah Daerah; dan
c c
d) Memiliki dampak yang signifikan terhadap
anggaran dalam rangka pemulihan yang
disebabkan oleh keadaan darurat.
c c
2. Dalam keadaan darurat, Pemerintah Daerah
dapat melakukan pengeluaran yang belum
tersedia anggarannya, yang selanjutnya
diusulkan dalam rancangan Perubahan APBD.
c c
3. Pendanaan keadaan darurat yang belum tersedia
anggarannya dapat menggunakan belanja tidak
terduga.
c c
4. Dalam hal belanja tidak terduga tidak mencukupi
dapat dilakukan dengan cara:
a) Menggunakan dana dari hasil penjadwalan
ulang capaian target kinerja program dan
kegiatan lainnya dalam tahun anggaran
berjalan; dan/atau
c c
b) Memanfaatkan uang kas yang tersedia. c c
Pendanaan Keadaan Darurat
Pendanaan Keadaan Darurat
Hal. 403/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
5. Pengeluaran dalam dalam keadaan darurat
termasuk belanja untuk keperluan mendesak
yang kriterianya ditetapkan dalam Peraturan
Daerah tentang APBD.
c c
6. Kriteria belanja untuk keperluan mendesak
mencakup:
a) Program dan kegiatan pelayanan dasar
masyarakat yang anggarannya belum tersedia
dalam tahun anggaran berjalan; dan
c c
b) Keperluan mendesak lainnya yang apabila
ditunda akan menimbulkan kerugian yang lebih
besar bagi Pemerintah Daerah dan
masyarakat.
c c
7. Penjadwalan ulang capaian target kinerja
program dan kegiatan lainnya dalam tahun
anggaran berjalan diformulasikan terlebih
dahulu dalam DPPA-SKPD.
c c
8. Pendanaan keadaan darurat diformulasikan
terlebih dahulu dalam RKA-SKPD.
c c
9. Dalam hal keadaan darurat terjadi setelah
ditetapkannya Perubahan APBD, Pemerintah
Daerah dapat melakukan pengeluaran yang
belum tersedia anggarannya, dan pengeluaran
tersebut disampaikan dalam laporan realisasi
anggaran.
c c
Belanja untuk Keperluan Mendesak
Hal. 404/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
10. Dasar pengeluaran untuk kegiatan-kegiatan
sebagaimana dimaksud pada ayat (9)
diformulasikan terlebih dahulu dalam RKA-SKPD
untuk dijadikan dasar pengesahan DPA-SKPD
oleh PPKD setelah memperoleh persetujuan
Sekretaris Daerah.
c c
11. Pelaksanaan pengeluaran untuk mendanai
kegiatan dalam keadaan darurat terlebih dahulu
ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah.
c c
e.
1. Keadaan luar biasa merupakan keadaan yang
menyebabkan estimasi penerimaan dan/atau
pengeluaran dalam APBD mengalami kenaikan
atau penurunan lebih besar dari 50% (lima puluh
persen).
c c
2. Persentase 50% (lima puluh persen) merupakan
selisih (gap) kenaikan atau penurunan antara
pendapatan dan belanja dalam APBD.
c c
Pendanaan Keadaan Luar Biasa
Peningkatan Estimasi Penerimaan APBD lebih dari
50%
Hal. 405/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
3. Dalam hal kejadian luar biasa yang menyebabkan
estimasi penerimaan dalam APBD mengalami
peningkatan lebih dari 50% (lima puluh persen),
dapat dilakukan penambahan kegiatan baru
dan/atau penjadwalan ulang/peningkatan capaian
target kinerja program dan kegiatan dalam tahun
anggaran berjalan.
c c
4 Penambahan kegiatan baru diformulasikan
terlebih dahulu dalam RKA-SKPD.
c c
5. Penjadwalan ulang/peningkatan capaian target
kinerja program dan kegiatan diformulasikan
terlebih dahulu dalam DPPA-SKPD.
c c
6. RKA-SKPD dan DPPA-SKPD digunakan sebagai
dasar penyusunan Rancangan Peraturan Daerah
tentang perubahan kedua APBD.
c c
7. Dalam hal kejadian luar biasa yang menyebabkan
estimasi penerimaan dalam APBD mengalami
penurunan lebih dari 50% (limapuluh persen),
maka dapat dilakukan penjadwalan ulang/
pengurangan capaian target kinerja program dan
kegiatan lainnya dalam tahun anggaran berjalan.
c c
8. Penjadwalan ulang/pengurangan capaian target
diformulasikan ke dalam DPPA-SKPD. c c
Penurunan Estimasi Penerimaan APBD lebih dari
50%
Hal. 406/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
9. DPPA-SKPD digunakan sebagai dasar
penyusunan Rancangan Peraturan Daerah
tentang perubahan kedua APBD.
c c
f.
1. RKA-SKPD yang memuat program dan kegiatan
baru dan DPPA-SKPD yang akan dianggarkan
dalam Perubahan APBD yang telah disusun oleh
SKPD disampaikan kepada PPKD untuk dibahas
lebih lanjut oleh TAPD.
c c
2. Pembahasan oleh TAPD dilakukan untuk
menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dan
DPPA-SKPD dengan kebijakan umum
Perubahan APBD serta PPA Perubahan APBD,
prakiraan maju yang direncanakan atau yang
telah disetujui dan dokumen perencanaan
lainnya, serta capaian kinerja, indikator kinerja,
standar analisis belanja, standar satuan harga,
dan standar pelayanan minimal.
c c
3. Dalam hal hasil pembahasan RKA-SKPD dan
DPPA-SKPD yang memuat program dan kegiatan
yang akan dianggarkan dalam Perubahan APBD
terdapat ketidaksesuaian dengan ketentuan,
SKPD melakukan penyempurnaan.
c c
Penyiapan Raperda Perubahan APBD
Hal. 407/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
4. RKA-SKPD yang memuat program dan kegiatan
baru dan DPPA-SKPD yang akan dianggarkan
dalam Perubahan APBD yang telah
disempurnakan oleh SKPD, disampaikan kepada
PPKD untuk dibahas lebih lanjut oleh TAPD.
c c
5. RKA-SKPD yang memuat program dan kegiatan
baru dan DPPA-SKPD yang akan dianggarkan
dalam Perubahan APBD yang telah dibahas
TAPD dijadikan bahan penyusunan Rancangan
Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD dan
Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang
penjabaran Perubahan APBD oleh PPKD.
c c
g.
1. Raperda tentang Perubahan APBD yang disusun
oleh PPKD memuat pendapatan, belanja dan
pembiayaan yang mengalami perubahan dan
yang tidak mengalami perubahan.
c c
2. Raperda tentang Perubahan APBD terdiri dari
Raperda tentang Perubahan APBD beserta
lampirannya.
c c
3. Lampiran Raperda Perubahan APBD terdiri dari:
a) Ringkasan Perubahan APBD; c c
Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan
Penetapan Perubahan APBD
Hal. 408/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
b) Ringkasan Perubahan APBD menurut
urusan pemerintahan daerah dan organisasi;
c c
c) Rincian Perubahan APBD menurut urusan
pemerintahan daerah, organisasi, pendapatan,
belanja dan pembiayaan;
c c
d) Rekapitulasi perubahan belanja menurut
urusan pemerintahan daerah, organisasi,
program dan kegiatan;
c c
e) Rekapitulasi perubahan belanja daerah
untuk keselarasan dan keterpaduan urusan
pemerintahan daerah dan fungsi dalam
kerangka pengelolaan keuangan negara;
c c
f) Daftar perubahan jumlah pegawai per
golongan dan per jabatan;
c c
g) Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran
sebelumnya yang belum diselesaikan dan
dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
dan
c c
h) Daftar pinjaman daerah. c c
4. Raperda tentang Perubahan APBD yang telah
disusun oleh PPKD disampaikan kepada Kepala
Daerah.
c c
5. Raperda tentang Perubahan APBD sebelum
disampaikan oleh Kepala Daerah kepada DPRD
disosialisasikan kepada masyarakat.
c c
6. Sosialisasi Raperda tentang Perubahan APBD
bersifat memberikan informasi mengenai hak
dan kewajiban Pemerintah Daerah serta
masyarakat dalam pelaksanaan Perubahan
APBD tahun anggaran yang direncanakan.
c c
Hal. 409/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
7. Penyebarluasan Raperda tentang Perubahan
APBD dilaksanakan oleh Sekretariat Daerah.
c c
1. Raperkada tentang penjabaran Perubahan APBD
terdiri dari Raperkada tentang penjabaran
Perubahan APBD beserta lampirannya
c c
2. Lampiran Raperkada tentang penjabaran
Perubahan APBD terdiri dari:
a) Ringkasan penjabaran perubahan
anggaran pendapatan daerah, belanja daerah
dan pembiayaan daerah; dan
c c
b) Penjabaran Perubahan APBD menurut
organisasi, program, kegiatan, kelompok, jenis,
obyek, rincian obyek pendapatan, belanja dan
pembiayaan.
c c
1. Kepala Daerah menyampaikan Raperda tentang
Perubahan APBD, beserta lampirannya kepada
DPRD paling lambat minggu kedua bulan
September tahun anggaran berjalan untuk
mendapatkan persetujuan bersama.
c c
2. Penyampaian Raperda tentang Perubahan APBD
disertai dengan Nota Keuangan Perubahan
APBD.
c c
Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang
Penjabaran Perubahan APBD
Penyampaian Raperda tentang Perubahan APBD
Hal. 410/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
3. DPRD menetapkan agenda pembahasan
Rancangan Peraturan Daerah.
c c
4. Pembahasan Raperda tentang Perubahan APBD
berpedoman pada kebijakan umum Perubahan
APBD, serta PPA Perubahan APBD yang telah
disepakati antara Kepala Daerah dan Pimpinan
DPRD.
c c
5. Pengambilan keputusan DPRD untuk menyetujui
Raperda tentang Perubahan APBD paling
lambat 3 (tiga) bulan sebelum tahun anggaran
yang bersangkutan berakhir.
c c
1. Dalam hal Menteri Dalam Negeri menyatakan
bahwa hasil evaluasi Raperda tentang Perubahan
APBD dan Rancangan Peraturan Gubernur
tentang Penjabaran Perubahan APBD
bertentangan dengan kepentingan umum dan
peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi,
Gubernur bersama DPRD melakukan
penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja
terhitung sejak diterimanya hasil evaluasi.
c c
Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang
Perubahan APBD
Evaluasi Raperda tentang Perubahan APBD
Provinsi
Hal. 411/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
2. Apabila hasil evaluasi tidak ditindaklanjuti oleh
Gubernur dan DPRD, dan Gubernur tetap
menetapkan Raperda tentang Perubahan APBD
dan Rancangan Peraturan Gubernur tentang
Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda dan
Peraturan Gubernur, Menteri Dalam Negeri
membatalkan Perda dan Peraturan Gubernur
dimaksud sekaligus menyatakan tidak
diperkenankan melakukan Perubahan APBD dan
tetap berlaku APBD tahun anggaran berjalan.
c c
3. Pembatalan Perda dan Peraturan Gubernur serta
pernyataan berlakunya APBD tahun berjalan
ditetapkan dengan Keputusan Menteri Dalam
Negeri
c c
1. Dalam hal Menteri Dalam Negeri menyatakan
bahwa hasil evaluasi Rancangan Peraturan
Daerah tentang Perubahan APBD dan
Rancangan Peraturan Gubernur tentang
penjabaran Perubahan APBD bertentangan
dengan kepentingan umum dan peraturan
perundang-undangan yang lebih tinggi, Gubernur
bersama DPRD melakukan penyempurnaan
paling lama 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak
diterimanya hasil evaluasi.
c c
Evaluasi Rancangan Peraturan Kepala Daerah
tentang Penjabaran Perubahan APBD Provinsi
Hal. 412/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
2. Apabila hasil evaluasi tidak ditindaklanjuti oleh
Gubernur dan DPRD, dan Gubernur tetap
menetapkan Rancangan Peraturan Daerah
tentang Perubahan APBD dan Rancangan
Peraturan Gubernur tentang penjabaran
Perubahan APBD menjadi Peraturan Daerah dan
Peraturan Gubernur, Menteri Dalam Negeri
membatalkan Peraturan Daerah dan Peraturan
Gubernur dimaksud sekaligus menyatakan tidak
diperkenankan melakukan Perubahan APBD dan
tetap berlaku APBD tahun anggaran berjalan.
c c
3. Pembatalan Peraturan Daerah dan Peraturan
Gubernur serta pernyataan berlakunya APBD
tahun berjalan ditetapkan dengan Keputusan
Menteri Dalam Negeri.
c c
4. Paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah
pembatalan, Kepala Daerah harus
memberhentikan pelaksanaan Peraturan Daerah
dan selanjutnya DPRD bersama Kepala Daerah
mencabut Peraturan Daerah dimaksud.
c c
5. Pencabutan Peraturan Daerah dilakukan dengan
Peraturan Daerah tentang pencabutan Peraturan
Daerah tentang Perubahan APBD.
c c
Evaluasi Raperda tentang Perubahan APBD
Kabupaten/ Kota
Hal. 413/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
1. Dalam hal Gubernur menyatakan hasil evaluasi
Raperda tentang APBD dan Rancangan
Peraturan Bupati/Walikota tentang penjabaran
APBD tidak sesuai dengan kepentingan umum
dan peraturan perundang-undangan yang lebih
tinggi, Bupati/Walikota bersama DPRD
melakukan penyempurnaan paling lama 7 (tujuh)
hari kerja terhitung sejak diterimanya hasil
evaluasi.
c c
2. Apabila hasil evaluasi tidak ditindaklanjuti oleh
Bupati/Walikota dan DPRD, dan Bupati/Walikota
tetap menetapkan Raperda tentang Perubahan
APBD dan Rancangan Peraturan Bupati/Walikota
tentang penjabaran Perubahan APBD menjadi
Perda dan Peraturan Bupati/Walikota, Gubernur
membatalkan Perda dan Peraturan
Bupati/Walikota dimaksud, sekaligus menyatakan
tidak diperkenankan melakukan Perubahan
APBD dan tetap berlaku APBD tahun anggaran
berjalan.
c c
3. Pembatalan Perda dan Peraturan
Bupati/Walikota serta pernyataan berlakunya
APBD tahun berjalan ditetapkan dengan
Peraturan Gubernur.
c c
4. Paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah
pembatalan Perda dan Peraturan
Bupati/Walikota, Kepala Daerah harus
memberhentikan pelaksanaan Perda dan
selanjutnya DPRD bersama Kepala Daerah
mencabut Perda dimaksud.
c c
Hal. 414/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
5. Pencabutan Perda dilakukan dengan Perda
tentang pencabutan Peraturan Daerah tentang
Perubahan APBD.
c c
6. Gubernur menyampaikan hasil evaluasi yang
dilakukan atas Rancangan Peraturan Daerah
Kabupaten/Kota tentang Perubahan APBD dan
Rancangan Peraturan Bupati/Walikota tentang
penjabaran Perubahan APBD kepada Menteri
Dalam Negeri.
c c
1. PPKD paling lama 3 (tiga) hari kerja setelah
Perda tentang Perubahan APBD ditetapkan,
memberitahukan kepada semua kepala SKPD
agar menyusun Rancangan DPA-SKPD
terhadap program dan kegiatan yang
dianggarkan dalam Perubahan APBD.
c c
2. DPA-SKPD yang mengalami perubahan dalam
tahun berjalan seluruhnya harus disalin kembali
kedalam Dokumen Pelaksanaan Perubahan
Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah
(DPPA-SKPD).
c c
3. Dalam DPPA-SKPD, terhadap rincian obyek
pendapatan, belanja atau pembiayaan yang
mengalami penambahan atau pengurangan atau
pergeseran harus disertai dengan penjelasan
latar belakang perbedaan jumlah anggaran baik
sebelum dilakukan perubahan maupun setelah
dilakukan perubahan.
c c
Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD
Hal. 415/426
KUESIONER APBD
Ya Tidak
Uraian Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
4. DPPA-SKPD dapat dilaksanakan setelah dibahas
TAPD, dan disahkan oleh PPKD berdasarkan
persetujuan Sekretaris Daerah.
a) Tandatangan/Bukti pembahasan DPPA-
SKPD oleh TAPD
c c
b) Tandatangan/Bukti pengesahan DPPA-
SKPD oleh PPKD
c c
c) Tandatangan/Bukti persetujuan DPPA-
SKPD oleh Sekretaris Daerah
c c
Hal. 416/426
Ya Tidak
(2) (3) (4)
I Kondisi Umum Penyelenggaraan SPIP
1. Tahapan penerapan SPIP pada tingkat Pemda :
Pemahaman
a. Apakah pimpinan instansi telah mengetahui kewajiban pelaksanaan
Pengendalian yang baik sesuai PP No. 60 Tahun 2008?
c c
b. Apakah telah dilakukan Sosialisasi SPIP sesuai PP No. 60 Tahun 2008?
c c
c. Apakah telah dilakukan Diklat SPIP? c c
Pemetaan
d. Apakah telah dilakukan pemetaan melalui Diagnostik Assessment, terkait
implementasi unsur-unsur SPIP?
c c
e. Apakah telah dilakukan upaya perbaikan atas kelemahan yang ditemukan
dalam pemetaan?
c c
Pembangunan Infrastruktur
f. Apakah infrastruktur terkait implementasi SPIP telah dibangun secara
lengkap?
c c
g. Apakah telah dibentuk satgas/kelompok kerja terkait implementasi SPIP?
c c
Internalisasi
h. Apakah telah dilakukan penyatuan unsur (internalisasi) SPIP kedalam
seluruh proses kerja di organisasi?
c c
i. Apakah telah dilakukan evaluasi atas proses penyatuan unsur
(internalisasi) SPIP?
c c
Pengembangan Berkelanjutan
j. Apakah telah dilakukan pengembangan atas implementasi SPIP sesuai
perkembangan dan kebutuhan organisasi?
c c
2. Apakah telah dibuat Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang SPIP sesuai
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem
Pengendalian Intern Pemerintah?
c c
(Jika Ya, lanjutkan ke pertanyaan no 2)
Jika jawabannya tidak, agar diberi penjelasan berikut ini:
a)Mengapa Perkada ini belum dibuat ?
b)Sampai saat ini pedoman apa yang dipakai untuk pengendalian internal di
lingkungan Pemerintah Prov/Kab/Kota ?
3. Apabila dalam Perkada diatur tentang Pembentukan Satuan Tugas (Satgas)
Penyelenggaraan SPIP, apakah sudah dibentuk Satgas dimaksud dalam
Penyelenggaraan SPIP di lingkungan Pemerintah Prov/Kab/Kota?
c c
(Jika Ya, lanjutkan ke pertanyaan no 3)
Jika jawabannya tidak, agar diberi penjelasan berikut ini:
a) Mengapa Satgas tersebut belum dibentuk?
b) Jika Satgas belum terbentuk, unit kerja manakah yang ditugaskan untuk
mendorong SPIP?
4. Apabila dalam Perkada diatur tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan
SPIP, apakah sudah dibuatkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) SPIP di
lingkungan Pemerintah Prov/Kab/Kota?
c c
(Jika Ya, lanjutkan ke pertanyaan no 4)
Jika jawabannya tidak, agar diberi penjelasan mengapa juklak belum dibuat.
5. Apakah juklak tersebut telah disosialisasikan di lingkungan Pemerintah
Prov/Kab/Kota?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan mengapa juklak tersebut
belum disosialisasikan.
6. Apakah juklak tersebut telah diimplementasikan di lingkungan Pemerintah
Prov/Kab/Kota?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan mengapa juklak
tersebut belum diimplementasikan.

(1)
KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN
UMUM
NAMA PEMDA : .........................
NAMA SKPD : .........................
Uraian
Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal
maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
Hal. 3/3
Ya Tidak
(2) (3) (4) (1)
Uraian
Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal
maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
7. Apakah Inspektorat Pemerintah Provinsi/ Kabupaten/Kota telah berperan
dalam memperkuat dan menunjang penyelenggaraan SPIP?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan mengapa belum
berperan dalam Penyelenggaraan SPIP.

8. Apakah peran pengawasan Inspektorat Provinsi/ Kabupaten/Kota dalam
penguatan SPIP ditetapkan dalam Rencanan Kerja Pengawasan Tahunan? c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan mengapa belum
ditetapkan dalam Rencanan Kerja Pengawasan Tahunan.

II Kondisi Umum Penyelenggaraan SAKIP
1. Apakah Pemda telah memiliki Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah (RPJMD) ?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan.
2. Apakah RPJMD dibuat sendiri oleh Pemda ? c c
Jika tidak, siapa yang membuatnya ?
3. Apakah masing-masing SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) telah memiliki
Rencana Strategis (Renstra).
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan.
4. Apakah Renstra disusun sendiri oleh masing-masing SKPD? c c
Jika tidak, siapa yang menyusunnya ?
5. Apakah Renstra yang telah disusun oleh masing-masing SKPD mengacu pada
RPJMD?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan.
6. Apakah masing-masing SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) telah memiliki
Rencana Kerja Tahunan (RKT)?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan.
7. Apakah RKT pada SKPD disusun sendiri oleh masing-masing SKPD? c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan.
8. Apakah Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang disusun telah mengacu pada
Renstra SKPD?
c c
9. Apakah telah dibuat mekanisme pengumpulan data kinerja pada masing-
masing SKPD?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan mengapa hal tersebut
belum dilakukan.
10. Apakah masing-masing SKPD sudah memiliki Laporan Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah (LAKIP) ?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan.
11. Apakah LAKIP pada SKPD disusun sendiri oleh masing-masing SKPD?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan.
12. Apakah LAKIP SKPD sudah dievaluasi oleh Inspektorat
Provinsi/Kabupaten/Kota ybs?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan.
13. Penyelenggaraan SAKIP dimaksudkan untuk menilai:
1)Kegiatan dilaksanakan secara efektif dan efisien ................................. c
2)Laporan keuangan disajikan secara andal ............................................ c
3) Tidak Tahu .............................................................................................. c
Jawaban pilih salah satu yang menurut anda lebih tepat
Jika jawaban "Tidak Tahu", berikan penjelasannya
Hal. 3/3
Ya Tidak
(2) (3) (4) (1)
Uraian
Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal
maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
14. Apakah tidak ada laporan lain yang dibuat SKPD selain laporan kinerja dan
LAKIP?
c c
Jika jawaban "tidak", sebutkan jumlah dan jenis laporan yang dibuat.
III Kondisi Umum Sistem Akuntansi Keuangan Daerah
1. Apakah masing-masing SKPD di lingkungan Pemda telah menyusun laporan
keuangan?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar di jelaskan.
2. Apakah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) disusun dari hasil
konsolidasi/gabungan Laporan Keuangan SKPD di lingkungan Pemda yang
bersangkutan
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar dijelaskan .
3. Apakah dalam menyusun laporan keuangan menggunakan teknologi informasi
berupa sistem aplikasi terkomputerisasi ?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar dijelaskan mengapa tidak menggunakan
teknologi informasi
4. Apakah sistem aplikasi tersebut telah terintegrasi antara SKPD dengan
Biro/Bagian/Badan/Dinas Pengelola Keuangan ?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan.
5. Apakah sistem aplikasi tersebut telah online antara SKPD dengan
Biro/Bagian/Badan/Dinas Pengelola Keuangan (on line real time)?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, agar diberi penjelasan.

6. Apakah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2011 telah memperoleh
opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK?
c c
Jika jawabannya tidak/belum, apa upaya Pemda untuk menuju WTP?
7. Penyelenggaraan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah dimaksudkan untuk
menilai:
1)Kegiatan dilaksanakan secara efektif dan efisien ................................... c
2)Laporan keuangan disajikan secara andal ............................................. c
3) Tidak Tahu .............................................................................................. c
Jawaban pilih salah satu yang menurut anda lebih tepat
Jika jawaban "Tidak Tahu", berikan penjelasannya
IV Pemahaman Dasar SPIP
1. Apakah dalam Pengelolaan APBD, Pengadaan Barang dan Jasa serta
Pelayanan Publik perlu Penerapan SPIP?
c c
Jika Jawaban Tidak, agar diberi penjelasan.
2. Suatu proses manajemen dalam organisasi berjalan efektif apabila 5 (lima)
unsur Sistem Pengendalian Intern (terintegrasi dalam proses manajemen
tersebut. Unsur sistem pengendalian intern mana yang sangat berpengaruh
terhadap efektifitas pencapaian tujuan organisasi (pilih salah satu yang paling
tepat )
1)Lingkungan Pengendalian ..................................................................... c
2) Penilaian Risiko ...................................................................................... c
3)Aktivitas Pengendalian .......................................................................... c
4)Informasi dan Komunikasi ..................................................................... c
5)Pemantau Pengendalian Intern ............................................................. c
Tempat, ............., /tanggal ..................
Jabatan ...................................
Hal. 3/3
Ya Tidak
(2) (3) (4) (1)
Uraian
Jawaban
Penjelasan Penyebab baik Internal
maupun eksternal, Jika Jawaban
"Tidak"
(Tanda tangan/cap instansi)
Nama .............................
NIP ............................
Hal. 3/3
Ya Tidak
(2) (3) (4)
A
1. Apakah terdapat pedoman internal tentang sikap dan perilaku terkait dengan etika
pegawai dalam pemberian layanan?
c c
2. Apakah terdapat sistem pemberian penghargaan dan sanksi atas implementasi sikap
dan perilaku?
c c
3. Apakah terdapat aturan tata tertib disiplin pegawai?
c c
4. Apakah terdapat kebijakan pengembangan pegawai dalam rangka peningkatan
ketrampilan/ profesionalisme pegawai?
c c
5. Apakah terdapat pelatihan teknis secara berkala untuk meng-upgrade kompetensi
petugas pelayanan?
c c
B
1. Apakah sarana dan prasarana yang ada telah sesuai dengan kebutuhan pelayanan
kepada masyarakat (digunakan secara optimal)?
c c
2. Apakah tempat pelayanan memberikan kenyamanan (kebersihan, keamanan, dan
kelayakan pakai) kepada masyarakat?
c c
3. Apakah tersedia anggaran/dana untuk memelihara sarana/prasarana tempat pelayanan
yang berasal dari:
a) Anggaran APBD? c c
b) Dana Non APBD? c c
4. Apakah terdapat realisasi kegiatan pemeliharaan sarana/prasarana tempat pelayanan?
c c
C
1. Apakah terdapat media informasi (papan nama, poster, dll) tentang pelayanan yang
mudah diketahui masyarakat?
c c
2. Apakah terdapat upaya agar masyarakat mudah memahami prosedur pelayanan yang
ada (misal petugas layanan informasi, sosialisasi dsb)?
c c
3. Apakah terdapat sistem informasi yang memungkinkan masyarakat dapat mengetahui
kapan pelayanan selesai (sistem informasi baik manual ataupun komputerisasi)?
c c
D
1. Apakah terdapat Standard Operating Procedure (SOP) untuk setiap jenis pelayanan?
c c
2. Apakah SOP atas pelayanan selalu:
a) dilaksanakan secara konsisten? c c
b) dilaksanakan oleh Petugas Pelayanan yang berwenang? c c
3. Apakah pernah dilaksanakan survei kepuasan pelanggan?
c c
4. Apakah tidak terdapat pungutan diluar tarif yang telah ditetapkan? c c
5. Apakah terdapat standar waktu pelaksanaan pelayanan? c c
6. Apakah terdapat mekanisme yang dapat meminimalisasi praktik percaloan? c c
7. Apakah terdapat pembedaan SOP layanan kepada masyarakat yang membutuhkan
pelayanan?
c c
8. Apakah terdapat layanan informasi terhadap masyarakat? c c
9. Apakah terdapat media pengaduan masyarakat melalui telepon (hotline), SMS, email,
kotak pos, meja pengaduan dll.?
c c
Tempat, ............., /tanggal ..................
Jabatan ...................................
(Tanda tangan/cap instansi)
Nama .............................
NIP ............................
IKTISAR KUESIONER SISTEM PENGENDALIAN INTERN
PELAYANAN PUBLIK
NAMA PEMDA : .........................
NAMA SKPD : .........................
TRANSPARANSI
PELAYANAN
Uraian
Jawaban
Penjelasan Penyebab baik
Internal maupun eksternal, Jika
Jawaban "Tidak"
(1)
SUMBER DAYA MANUSIA
SARANA PRASARANA
Tempat, ............., /tanggal ..................
PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER
1. Jenis Kuesioner.
a. Kuesioner Kondisi Umum SPIP
b. Pengendalian Intern atas Pelayanan Publik.
c. Pengendalian Intern atas Perencanaan dan Penganggaran APBD.
d. Pengendalian Intern atas Pengadaan Barang dan Jasa.
2. Responden yang harus Mengisi Kuesioner seluruh satuan kerja, termasuk :
a. Pelayanan Publik
1) Pemerintah Provinsi:
(a) Rumah Sakit Umum Daerah.
(b) SAMSAT dan/atau UPTD SAMSAT di Ibu Kota Provinsi.
(c) Kantor Perizinan/Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
(d) Lain-lain satuan kerja terkait pelayanan publik
2) Pemerintah Kota/Kabupaten Ibu Kota Provinsi:
(a) Rumah Sakit Umum Daerah.
(b) Dinas Perhubungan (pelayanan kir/uji kendaraan bermotor).
(c) Kantor Perizinan/Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
(d) Lain-lain satuan kerja terkait pelayanan publik
b. Perencanaan dan Penganggaran APBD:
1) Bappeda.
2) Biro/Bagian/Badan/Dinas Pengelola Keuangan Daerah.
3) Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PU Bina Marga, Dinas Perhubungan,
dan Kantor Perizinan/Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
4) Lain-lain satuan kerja terkait proses penggaran
c. Pengadaan Barang dan Jasa:
1) Dinas Pendidikan;
2) Dinas Kesehatan; dan
3) Dinas PU Bina Marga
4) Lain-lain satuan kerja terkait
d. Umum
3. Cara Pengisian
1) Kuesioner lengkap agar dilihat pada softcopy yang dilampirkan
2) Kuesioner diisi oleh Pemerintah Daerah dalam rangka pelaksanaan Koordinasi dan
Supervisi Pencegahan KPK.
3) Pengisian kuesioner hanya dilakukan terhadap tahapan-tahapan kegiatan Tahun 2012
yang telah dan sedang dilakukan.
4) Responden hendaknya menjawab pertanyaan sesuai dengan kondisi yang ada,
sehingga saran perbaikan sistem pengendalian intern lebih efektif.
5) Jawaban atas pertanyaan meliputi Ya dan Tidak, kecuali untuk pertanyaan pada
Kuesioner Sistem Pengendalian Intern Umum nomor II.13, III.7 dan IV.2.
6) Untuk pertanyaan pada Kuesioner Sistem Pengendalian Intern Umum nomor II.13, III.7
dan IV.2, jawaban pilih salah satu yang menurut responden lebih tepat.
7) Jika pertanyaan dijawab Tidak agar diberi penjelasan penyebab internal (pimpinan
maupun pelaksana) dan eksternal (eksternal SKPD yang bersangkutan maupun
eksternal Pemerintah Daerah).
8) Jika pertanyaan tidak relevan dengan kondisi yang ada, agar diberikan penjelasan pada
kolom Penjelasan Penyebab (kolom 04), kolom ini dapat juga dimanfaatkan untuk
memberikan penjelasan lainnya.
9) Jika Responden belum jelas/belum memahami atas detil pertanyaan yang ada, bisa
ditanyakan kepada Tim Koordinasi dan Supervisi pada BPKP perwakilan provinsi
setempat.
3) Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PU Bina Marga, Dinas Perhubungan,
2) Kuesioner diisi oleh Pemerintah Daerah dalam rangka pelaksanaan Koordinasi dan
3) Pengisian kuesioner hanya dilakukan terhadap tahapan-tahapan kegiatan Tahun 2012
4) Responden hendaknya menjawab pertanyaan sesuai dengan kondisi yang ada,
5) Jawaban atas pertanyaan meliputi Ya dan Tidak, kecuali untuk pertanyaan pada
6) Untuk pertanyaan pada Kuesioner Sistem Pengendalian Intern Umum nomor II.13, III.7
7) Jika pertanyaan dijawab Tidak agar diberi penjelasan penyebab internal (pimpinan
maupun pelaksana) dan eksternal (eksternal SKPD yang bersangkutan maupun
8) Jika pertanyaan tidak relevan dengan kondisi yang ada, agar diberikan penjelasan pada
kolom Penjelasan Penyebab (kolom 04), kolom ini dapat juga dimanfaatkan untuk
9) Jika Responden belum jelas/belum memahami atas detil pertanyaan yang ada, bisa
ditanyakan kepada Tim Koordinasi dan Supervisi pada BPKP perwakilan provinsi