Anda di halaman 1dari 2

Aku dan Bangsaku

Setelah berakhirnya era orde baru dan masuk ke masa reformasi, Indonesia
diharuskan menyelesaikan masalah-masalah yang selama ini ada di era orde baru.
Salah satu contohnya adalah masalah Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. KKN
adalah salah satu tuntutan mahasiswa ketika menduduki gedung DPR. Mahasiswa
meminta agar pemerintahan yang selanjutnya dapat menyelesaikan masalah KKN
yang menjadi biang utama kehancuran negara pada era orde baru.
Namun sayangnya 16 tahun pasca reformasi keadaan tidak terlalu lebih
baik dari era orde baru. KKN masih dapat kita lihat dimana-mana baik itu di
pemerintahan, parlemen ataupun di dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya yang
melakukan praktek itu mayoritas adalah mahasiswa yang notabene adalah lulusan
akhir tahun 1990an dan awal 2000an. Masyarakatpun semakin antipati terhadap
mahasiwa yang selama ini diharapkan menjadi pembantu masyarakat dalam
menyelesaikan permasalahannya.
Maka dari itu mahasiswa harus fokus terhadap masalah KKN ini terutama
idealisme mereka. Pembahasan KKN harus menjadi yang paling utama agar
sektor lainnya dapat berjalan lebih baik dan professional. Maka dari itu peran
mahasiswa di kodisi kekinian yang perlu diperhatikan adalah
Agent of change adalah agen perubahan. Mahasiswa pada era dewasa ini
diharapkan dapat menjadi aktor utama dalam pemberantasan KKN. Bukan hanya
lewat pengkritisan namun juga membuat kajian, kegiatan dan yang paling penting
memulai dirinya sejak dini untuk menolak KKN. Sebagai calon pemimpin
mahasiswa harus menjadi panutan di lingkungan sekitar agar moral dan sikap
tersebut dapat diikuti masyarakat.
Iron Stock memiliki arti bahwa mahasiswa harus menjadi cadangan
pemimpin masa depan. Bukan hanya menjadi cadangan namun harus mendidik
mahasiswa lainnya agar siap menjadi cadangan pemimpin masa depan. Dengan
memberikan pendidikan anti KKN maka mereka akan siap untuk memimpin
nantinya.
Social Control memiliki arti mahasiswa harus mengkontrol keadaan
masyarakat sekitar. Kelemahan bangsa Indonesia adalah menegur dan
mengingatkan masyarakat yang lain akan kesalahan. KKN tidak bisa hanya
diselesaikan oleh mahasiswa sendiri namun harus seluruh pihak termasuk
mahasiswa.
Moral Force memiliki arti bahwa mahasiswa harus mengedepankan moral
dalam berbagai kegiatan. Pendidikan moral harus semakin ditingkatkan sehingga
KKN dapat dikurangi. Jika seseorang punya moral maka KKN tidak akan ada
sehingga akan menjadi kebiasaan.
KKN adalah musuh bersama. Ketika kita sudah meninggalkan budaya
KKN maka akan lahir budaya baru yang jujur dan professional. Sehingga
Indonesia akan lebih maju kedepannya.