Anda di halaman 1dari 22

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pendidikan kesehatan gigi dan mulut adalah semua upaya atau aktifitas
yang mempengaruhi orang-orang untuk bertingkah laku yang baik bagi
kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan gigi dan
mulut merupakan satu bagian penting dari program pendidikan kesehatan
secara keseluruhan. Program kesehatan gigi dan mulut pada hakekatnya
ditujukan pada seluruh lapisan masyarakat itu sendiri.
Anak-anak usia SD sangat rentan terhadap karies karena masih
minimnya pengetahuan tentang penyakit rongga mulut dan bagaimana cara
mencegahnya. Apalagi pada umur-umur 6-! tahun"anak-anak sering sekali
mengkonsumsi jajanan yang manis-manis seperti coklat"permen"ciki-ciki dan
es krim" tanpa di lakukan kegiatan berkumur-kumur atau sikat gigi dalam
frek#ensi #aktu yang cukup lama yang dappat berakibat terjadinya gigi
berlubang $karies%.
&urangnya perhatian dari lembaga-lembaga kesehatan pemerintah
terhadap masalah ini menjadi salah satu faktor memburuknya ' meningkatnya
karies pada anak-anak usia dini.
Penelitian tentang tingkat status karies telah banyak dilakukan" kini
dilakukan penelitian tentang status karies di SD (o. ! )egaljadi"mengingat
penelitian di SD tersebut telah dilakukan setahun yang lalu"jadi dibutuhkan
data yang baru.

1.2 Permasalahan
Berdasarkan latar belakang di atas" maka permasalahan yang timbul
adalah *Bagaimanakah status karies" di SD (o. ! tegaljadi yang berada di
#ilayah kerja Puskesmas +arga II )abanan.
1.3 Tujuan Penelitian
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui status karies" rata-rata karies
dan pre,alensi karies pada anak-anak SD (o. ! )egaljadi.
1.4 Manaat Penelitian
. +emberikan tambahan informasi"pegetahuan" serta jenis pera#atan gigi
dan mulut kepada petugas -&.S" guru-guru pengajar dan orang tua dari
anak-anak SD (o. ! )egaljadi mengenai kesehatan gigi dan mulut anak-
anak SD tersebut yang dibutuhkan..
!. +emberi masukan kepada petugas -&.S agar dapat meningkatkan
pelayanan ksehatan dan kebersihan gigi dan mulut yang diberikan pada SD
(o. ! )egaljadi.
!
BAB !!
T!N"AUAN PU#TA$A
2.1 Pengertian karies
Pada umumnya" gejala karies adalah sakit gigi" gigi menjadi sensitif setelah
makan atau minum manis" asam" panas atau dingin" terlihat atau terasa adanya
lubang pada gigi" serta adanya bau mulut. )anda a#al karies gigi umumnya terjadi
spot putih seperti kapur pada permukaan gigi" proses selanjutnya #arnanya akan
menjadi cokelat" kemudian mulai membentuk lubang.$Prati#i" !//0%
&aries gigi adalah suatu proses kerusakan yang dimulai dari email
$enamel% terus ke dentin dan merupakan suatu penyakit yang berhubungan dengan
banyak faktor. Ada 1 faktor utama yang saling mempengaruhi untuk terjadinya
karies2 ke empat faktor tersebut digambarkan sebagai 1 lingkaran yang saling
berinteraksi $multifaktorial%. 3ingkaran pertama adalah faktor host yang meliputi
gigi dan sali,a" lingkaran ke dua adalah faktor mikroorganisme" lingkaran ke tiga
adalah faktor substrat dan lingkaran ke empat adalah faktor #aktu. $4ermin Dunia
&edokteran" 55%
&aries merupakan suatu penyakit jaringan keras gigi yang disebabkan oleh
akti,itas suatu jasad renik. )anda a#al karies umumnya terjadi spot putih seperti
kapur pada permukaan gigi" proses selanjutnya #arnanya akan menjadi coklat"
kemudian mulai membentuk lubang. Proses kerusakan karies dimulai dari email
terus ke dentin. Ada 1 faktor utama yang saling mempengaruhi yaitu host"
mikroorganisme" #aktu dan en,ironment$substrat%.
6
Pada umumnya" gejala karies adalah sakit gigi" gigi menjadi sensitif setelah
makan atau minum manis" asam" panas atau dingin" terlihat atau terasa adanya
lubang pada gigi" serta adanya bau mulut. )anda a#al karies gigi umumnya terjadi
spot putih seperti kapur pada permukaan gigi" proses selanjutnya #arnanya akan
menjadi cokelat" kemudian mulai membentuk lubang $Prati#i" !//0%.
2.2 Eti%l%gi $aries
&aries hanya bisa terjadi apabila keempat faktor penyebabnya bekerja
secara simultan. &eempat faktornya yaitu host 2agent2en,irontment2 dan #aktu.
. 7ost 8 .igi 9 sali,a
.igi adalah bagian tubuh yang terkeras dan terkuat dari anggota tubuh
lainnya. Bahkan jika dibandingkan dengan tulang sekalipun. 7anya saja
kelemahan dari gigi adalah tidak tahan terhadap serangan asam dan jika rusak :
ia tidak mempunyai daya reparatif $memperbaiki diri sendiri% sebagaimana
anggota tubuh lainnya. &arena itu sekali lubang gigi terbentuk maka tidak ada
jalan lain untuk mengembalikannya ke keadaan semula kecuali dengan ditambal.
Anatomi gigi juga berpengaruh pada pembentukan karies. 4elah atau alur
yang dalam pada gigi dapat menjadi lokasi perkembangan karies. &aries juga
sering terjadi pada tempat yang sering terselip sisa makanan.
Plak yang mengandung bakteri marupakan a#al bagi terbentuknya karies.
;leh karena itu ka#asan gigi yang memudahkan pelekatan plak sangat mungkin
diserang karies. &a#asan-ka#asan tersebut yaitu8
1
a. Pit dan fisur pada permukaan oklusal molar dan premolar2 pit bukal molar
dan pit palatal insisif.
b. Permukaan halus di daerah proksimal sedikit di ba#ah titik kontak
c. <mail pada tepian di daerah leher gigi sedikit di atas tepi gingi,a
d. Pemukaan akar yang terbuka" yang merupakan daerah tempat melekatnya
plak pada pasien dengan resesi gingi,a karena penyakit periodontium
e. )epi tumpatan terutama yang kurang atau mengemper
f. Permukaan gigi yang berdekatan dengan gigi tiruan dan jembatan
!. Agent 8 Bakteria kariogenik
)elah diketahui bah#a mikroorganisme penyebab karies gigi adalah bakteri
Streptococcus mutans. Streptococcus mutans mempunyai kemampuan untuk
melekat dan berkolonisasi pada jaringan mulut $Brady" 55!%" hal ini karena
Streptococcus mutans mempunyai berbagai polimer permukaan sel sebagai bahan
antigen yang dikenal sebagai antigen B" 'I" I=" Pac" S>" P $+atshusita" 551%.
Antigen tersebut berperan sebagai adhesin yang memiliki reseptor pada salah satu
komponen sali,a yang dikenal sebagai reseptor adhesin sehingga terjadi interaksi
antara bakteri dengan sali,a yang dapat membentuk lapisan biofilm di permukaan
gigi atau bahan restorasi sehingga menghantar terjadinya proses kolonisasi.
?
Bakteri Streptococcus mutans dapat berikatan dan beragregasi dengan
berbagai molekul sali,a seperti8 sIgA" B!" mikroglobulin" histidin rich
polipeptides" glikoprotein 6/ kD dan glikoprotein dengan berat molekul tinggi.
&husus untuk antigen Pac diketahui dapat berikatan dengan protein sali,a dengan
berat molekul !@/// kD" lisoAim dan a amilase. Protein sali,a yang berikatan
dengan molekul Pac tersebut dikenal dengan agglutinin sali,a sebagai media
perlekatan $adherensi% bakteri Streptococcus mutans $(akai dkk" 556%.
6. <n,ironment 8 Substrat $Sukrosa%
$ar&%hi'rat (ang 'a)at 'iermentasikan
Bahan makanan $karbohidrat% dapat memicu terjadinya karies gigi harus
kontak dengan permukaan gigi dalam #aktu cukup lama. &arbohidrat ini apabila
terdapat dalam jumlah cukup besar" sering dikonsumsi" terutama jenis yang
lengket atau melekat pada gigi " maka kemungkinan terjadinya karies juga cukup
tinggi.
Ada jenis karbohidrat yang dijumpai" yaitu 8 tepung polisakarida" sukrosa dan
glukosa" dimana sukrosa paling mudah menyebabkan terjadinya karies atau
lubang gigi.
&arbohidrat ini dapat dijumpai pada hampir semua makanan" sedangkan
makanan atau pada jajanan yang disukai pada anak-anak banyak dijumpai pada
makanan 8 permen" coklat" kue-kue dan gula. Sedangkan karbohidrat dalam buah-
buahan tidak menimbulkan karies" karena jumlahnya tidak banyak. +eskipun
6
karbohidrat dapat menyebabkan karies" namun demikian kita tidak perlu takut
untuk mengkonsumsinya" asalkan kita rajin membersihkan dan mera#at gigi kita
dengan baik dan benar.
Bakteri pada mulut seseorang akan mengubah glukosa" fruktosa" dan sukrosa
menjadi asam laktat melalui sebuah proses glikolisis yang disebut fermentasi. Bila
asam ini mengenai gigi dapat menyebabkan demineralisasi. Proses sebaliknya"
remineralisasi dapat terjadi bila p7 telah dinetralkan. +ineral yang diperlukan
gigi tersedia pada air liur dan pasta gigi berflorida dan cairan pencuci mulut.
&aries lanjut dapat ditahan pada tingkat ini. Bila demineralisasi terus berlanjut"
maka akan terjadi proses pelubangan.
Dibutuhkan #aktu minimum tertentu bagi plak dan karbohidrat yang
menempel pada gigi untuk membentuk asam dan mampu mengakibatkan
demineralisasi email. &arbohidrat ini menyediakan substrat untuk pembuatan
asam bagi bakteri dan sintesa polisakarida ekstrasel. +akanan dan minuman yang
mengandung gula akan menrunkan p7 plak dengan cepat sampai pada le,el yang
dapat menyebabkan demineralisasi email. Plak akan tetap bersifat asam selama
beberapa #aktu. -ntuk kembali ke p7 normal" dibutuhkan #aktu 6/-6/ menit.
;leh karena itu" konsumsi gula yang sering dan berulang-ulang akan tetap
menahan p7 plak di ba#ah normal dan menyebabkan demineralisasi email.
Sintesa polisakarida ekstrasl dari sukrosa lebih cepat ketimbang glukosa"
fruktosa dan laktosa. ;leh karena itu" sukrosa merupakan gula yang paling
kariogenik" #alaupun gula lainnya tetap berbahaya. Dan karena sukrosa
0
merupakan gula yan paling banyak diknsumsi maka sukrosa merupakan penyebab
karies utama
1. Baktu
)ingkat frekuensi gigi terkena dengan lingkungan yang kariogenik dapat
mempengaruhi perkembangan karies.

Setelah seseorang mengonsumsi makanan
mengandung gula" maka bakteri pada mulut dapat memetabolisme gula menjadi
asam dan menurunkan p7. p7 dapat menjadi normal karena dinetralkan oleh air
liur dan proses sebelumnya telah melarutkan mineral gigi. Demineralisasi dapat
terjadi setelah ! jam.
Cenis D jenis karbohidrat misalnya sukrosa dan glukosa dapat diragikan
oleh Patogen Streptococcus mutans bersama dengan Actinomyces viscosus"
spesies-spesies Lactobacillus dan Streptococcus sanguis yang dapat membentuk
asam laktat sehingga p7 plak akan menurun sampai di ba#ah ? yang dapat
mengakibatkan demineralisasi permukaan gigi yang rentan dan proses kariespun
dimulai.
&aries merupakan suatu penyakit yang dapat ditularkan melalui kontak
oral. +isalnya 8 dari ibu ke bayinya" ciuman" dll. &arena Penyelidikan akhir-akhir
ini juga memperlihatkan bah#a S.mutans dapat dipindahkan dengan kontak oral
Sali,a sangat berperan dalam menjaga kekuatan gigi dalam mencegah
karies. Sali,a mampu meremineralisasi karies yang masih dini karena banyak
sekali yang mengandung ion kalsium dan fosfat. &emampuan sali,a dalam
@
melakukan remineralisasi meningkat jika ada ion flour. Selain mempengaruhi
komposisi mikroorganisme di dalam plak" sali,a juga mempengaruhi p7nya.
&arena itu" jika aliran sali,a berkurang atau menghilang" maka karies mungkin
akan tidak terkendali.
2.3 Pen*egahan karies
&aries dapat dicegah dengan cara menyikat gigi sekurang-kurangnya ! kali
sehari"setelah sarapan dan sebelum tidur yang memghabiskan rest time yang
panjang+Penggunaan flour"baik secara topikal aplikasi maupun
sistemik++embiasakan kumur-kumur setelah makan-makanan manis"jika tidak
memungkinkan untuk menyikat gigi++akan buah-buahan atau makanan yang
berserat karena dapat membersihkan gigi++enyikat gigi dengan cara yang benar
dan penggunaan dental flosh dan Penggunaan fissure sealant.
2.4 Pengertian DM,-T 'an 'e .t
Indeks D+=-) untuk gigi permanen" yaitu8 Decay $Cumlah gigi karies
yang tidak ditambal atau yang masih dapat ditambal%"+issing $Cumlah
gigi yang indikasi untuk dicabut atau gigi yang telah hilang karena
karies%"=illing $Cumlah gigi yang telah ditambal dan masih baik%.
Indeks def-t untuk gigi sulung" yaitu8 Decay $ +erupakan jumlah gigi
yang karies%"<ksfoliasi $+enunjukan jumlah gigi yang dicabut karena
karies dan bukan hilang karena tanggal secara alamiah%"=illing
$+enunjukan gigi atau permukaan gigi yang ditambal%
5
2./ Analisa #ituasi
Penelitian dilakukan di 8
SD (o.! )egaljadi
Cumlah sis#a 8 laki-laki 61 orang
Perempuan 60 orang
)otal sis#a 8 0 orang
3uas sekolah 8"?! are
Batas-batas #ilayah 8
Sebelah utara 8 desa marga
Sebelah timur 8 desa kukuh
Sebelah barat 8 desa marga
Sebelah selatan 8 desa jadi
/
BAB !!!
MET0DE PENEL!T!AN
3.1 "enis Penelitian
Cenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan
menggunakan pendekatan sur,ei $sampel%.
3.2 1aria&el
=rek#ensi karies
3.3 Deinisi 0)erasi%nal
=rek#ensi karies adalah banyaknya gigi yang mengalami karies.
3.4 #u&(ek )enilitian
Anak-anak SD )egaljadi kelas IE"E"EI yang berjumlah 6 orang.
3./ !nstrumen )enelitian
D+=-) adalah indeks karies pada gigi permanent"def-t adalah indeks karies
pada gigi sulung">)I adalah jumlah gigi-gigi karies yang masih bisa ditambal
dibagi jumlah indeks karies total dikali seratus persen"P)I adalah jumlah gigi-
gigi yang sudah ditambal dibagi jumlah indeks karies total dikali seratus
persen.
&ategori D+=-) dan def-t menurut B7; 8
a. /"/ D " F sangat rendah
b. "! D !"6 F rendah
c. !"0 D 1"1 F sedang
d. 1"? D 6"? F tinggi

e. 6"6 G F sangat tinggi


3.2 Alat 'an Bahan
6.1. Alat8
Alat yang digunakan pada penelitian adalah &aca mulut"Sonde lurus
dan bengkok"(erbeken"Pinset "dan Alat tulis.
6.1.! Bahan8
Bahan-bahan yang diperlukan adalah Alkohol 0/H"&apas
steril"Air"7andscone"+asker " dan &ertas diagnosa Pedodontic
)reatment Plan.
3.3 L%kasi 'an 4aktu
Penelitian yang dilakukan pada hari Selasa" !6 januari !// di SD (o. !
)egaljadi yang berada di #ilayah kerja Puskesmas +arga II )abanan.
3.5 "alann(a Penelitian
a. Persiapan alat dan bahan yang akan digunakan dalam penelitian.
b. Anak-anak dikumpulkan dalam satu ruangan
c. Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut" serta tanya ja#ab berhadiah seputar
penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.
d. Anak-anak di keluarkan dari ruang kelas untuk berkumpul di lapangan '
halaman
e. +elaksanakan sikat gigi masal
f. Anak-anak di kumpulkan kembali dalam ruang kelas
g. Dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui adanya karies" tumpatan" serta
gigi yang harus dicabut karena karies.
!
h. 7asil pemeriksaan ditulis pada lembar diagnosa Pedodontic )reatment
Plan.
i. Data yang diperoleh dikumpulkan untuk diolah
j. Setelah diperiksa sis#a dipersilakan untuk kembali ke tempatnya.
3.6 Analisa Data
Data yang diperoleh"diolah untuk mendapatkan nilai pre,alensi karies">)I
dan P)I.
Indeks karies gigi permanen $D+=-)% F D I + I =
Indeks karies gigi sulung $def-t% F d I e I f
D+= I def
>ata-rata karies F -----------------------------------
Cumlah orang yang diperiksa
Cumlah orang yang mengalami karies
Pre,alensi karies F -------------------------------------------------- J //H
Cumlah orang yang diperiksa
D I d
>)I F ---------------------- J //H
D+= I def


= I f
P)I F ------------------- J //H
D+= I def
&eterangan8
D'd F decay
6
+'e F missing'eksfoliasi
='f F filling
BAB !1
HA#!L PENEL!T!AN
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada hari Selasa" !6 januari !// di SD
(o. ! )egaljadi yang berada di #ilayah kerja Puskesmas +arga II )abanan" diperoleh
hasil sebagai berikut8
&ela
s
Cumlah D + = d e f )otal >ata-rata
IE @ @ / / 6 / / 1
E 6 / / / / !
EI 6 ? / / / / / ?
1
BAB 1
PEMBAHA#AN
Dari penelitian tersebut" diperoleh total indeks karies pada SD (o.!
)egaljadi adalah 8
)otal indeks karies gigi permanen 8 !?
)otal indeks karies gigi sulung 8 !6
D'dFdecay 8 6
+Fmissing atau eFeksfoliasi 8
='fFfilling 8 /
Pre,alensi karies 8 6"!5H
>)I 8 56"00H
P)I 8 /H
rata-rata karies 8
Dari hasil rata-rata karies tersebut artinya termasuk dalam kategori sangat rendah.
Dengan demikian" dapat dikatakan bah#a tiap-tiap anak dapat memiliki -! buah
gigi yang karies di dalam mulutnya.
&riteria D+=-) dan def-t termasuk sangat rendah" maka kesehatan gigi dan mulut
harus sedapat mungkin dipertahankan dan ditingkatkan lagi dengan cara rajin
menggosok gigi dengan cara yang benar" rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi
maksimal 6 bulan sekali dan utamanya sedapat mungkin menghindari makanan
yang dapat merusak.
?
>endahnya rata-rata"D+=-) dan def-t pada anak-anak kelas IE"E"EI pada SD
(o.! )egaljadi dapat dikarenakan pengetahuan dan kesedaran anak-anak usia 5-!
tahun tentang kesehatan gigi dan mulut serta cara mera#at kebersihan muut sudah
baik.
6
BAB 1!
$E#!MPULAN DAN #A7AN
2.1 $esim)ulan
Dari hasil penelitian"didapatkan data pre,alensi karies sebesar 6"!5H"
>)I sebesar 56"00H" P)I sebesar /H dan rata-rata karies sebesar . Dari hasil
rata-rata karies tersebut artinya termasuk dalam kategori sangat rendah . Dengan
demikian" dapat dikatakan bah#a tiap-tiap anak dapat memiliki -! buah gigi
yang karies di dalam mulutnya.
2.2 #aran
Saran yang dapat diberikan sehubungan dengan hasil penelitian yang
dilakukan adalah 8
a. Perlunya peningkatan dan pengetahuan tentang kesehatan gigi pada setiap
indi,idu
b. Puskesmas lebih banyak lagi mengadakan program penyuluhan ke SD"
tentang perlunya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut"
manfaat menyikat gigi serta cara menyikat gigi yang baik dan benar"
sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya karies sejak dini.
c. Perlunya peningkatan kesadaran orang tua dan para guru" dalam upaya
membantu menjaga kebersihan dan kesehatan mulut anaknya di rumah dan
anak didiknya di sekolah.
0
DA,TA7 PU#TA$A
Indeks &aries .igi" !//@" A,ailable8 http://pandatitit.blogspot.com/
2008/04/indekskariesgigikariesmerupakan.html $1 April !//@%.
+atroni" !//?" !n"ormasi #bat#batan" >estu Agung" Cakarta.
Prati#i" D." !//0" $igi Sehat %era&at $igi Sehari'ari" P). &ompas +edia
(usantara" Cakarta.
@
3A+PI>A(-3A+PI>A(
Ta&el !1.! in'eks karies 'i kelas !1+1+1! 'i #D 2 Tegalja'i
(o (ama -mur D + = d < f
I +ade Arya Sentanu 5 )ahun / / / / / /
! (i +ade Ayu Sri +ulyaningsih 5 )ahun / / / / /
6 I +ade Adi .una#an / )ahun / / / /
1 (i 3uh +ade 4andra Sekarsari 5 )ahun / / / /
? (i made fajar dharmayanti / )ahun 6 / / / /
6 (i Putu Sil,ia Sari 5 )ahun / / ! / /
0 (i 3uh &omang Bidi &artika Sari 5 )ahun / / / /
@ I .ede Biguna Diputra 5 )ahun / / / / / /
5 (i Putu Ariani / )ahun / / / / / /
/ (i 3uh .ede >ina De#i Kanti / )ahun / / / / /
I &omang Adi Purnama Putra )ahun ! / / / / /
! I +ade Agnee -mbara / )ahun / / / / / /
6 I .ede Putu Adi Suryanada )ahun ! / / / / /
1 I .ede Ade Putra Pariana / )ahun / / / / /
Lanjutan ta&el !1.1
(o (ama -mur D + = d < f
? I .ede Arya Sandika / )ahun / / / / / /
6 (i 3uh Putu Anis 4andra De#i / )ahun / / / / /
0 Ida Ayu 4handra +anuaba / )ahun / / / / / /
@ Ida Ayu Dalem .una Bangsa )ahun / / / / /
5 I +ade Dani Artha / )ahun / / / / / /
!/ (i +ade <mi 7erayanti / )ahun / / / / / /
! I Putu Indra Purnama Putra / )ahun / / / / / /
!! (i +ade (o,i Padmayanti / )ahun / / / / /
5
!6 (i Putu >ita Ariasih / )ahun / / / / /
!1 I +ade Bahyudi Putra / )ahun / / / / /
!? I .ede Putu Bahyu Bidiani )ahun / / / / /
!6 I .ede Aditya Permana ! )ahun / / / / /
!0 D#i Suputra )ahun / / / / /
!@ I Putu Bagus +ahera .uta#a )ahun / / / / / /
!5 (i 3uh +ade Sinta Sri (o,ianti ! )ahun ! / / / / /
6/ (i Putu >ia yuliana )ahun / / / / / /
6 &adek Adi #iratama )ahun / / / / /
)otal !1 / 6 / /
Indeks karies gigi permanen F D I + I =
F !1 I I/
F ! ?
Indeks karies gigi sulung F d I e I f
F 6 I / I /
F 6

D+= I def
>ata-rata karies F ----------------------------------
Cumlah orang yang diperiksa

!? I 6
F ---------------- F
6
Cumlah orang yang mengalami karies
Pre,alensi karies F --------------------------------------------------- J //H
Cumlah orang yang diperiksa

5
F --------- J //H F 6 "!5 H
!/
6

D I d
>)I F ------------------ J //H
D+= I def
!1 I 6
F -------------- J //H
!? I 6
F 56"00 H



= I f
P)I F ------------------- J //H
D+= I def

/ I /
8 --------------- J //H
!? I 6
8 / H
!
3A+PI>A(-3A+PI>A(
!!