Anda di halaman 1dari 1

Gejala dan Data Klinis

Penderita insomnia biasanya mengalami beberapa gejala yaitu mengalami kesulitan untuk
memulai tidur (membutuhkan waktu lebih dari 30 menit untuk bisa tidur), sulit untuk
mempertahankan tidur, bangun tidur lebih awal dan tidak bisa melanjutkan tidur, mengalami
tidur yang tidak memulihkan (tidur tapi tidak merasa beristirahat) yang berlangsung setidaknya 1
bulan, mengalami kelelahan dan mengantuk pada siang hari, kurang fokus, mengalami penurunan
keinginan untuk bersosialisasi, penurunan kualitas kerja dan akademis, suasana hati yang kacau,
iritabilitas, kurang motivasi dan inisiatif, kurang bertenaga, cenderung melalukan kesalahan saat
bekerja atau saat mengemudi, mengalami sakit kepala dan gangguan pencernaan karena kurang
tidur, serta mengalami rasa gelisah (ansietas) dan kekhawatiran untuk tidur (Budur et al., 2007;
Dipiro et al., 2005).
Tidak ada data klinis yang spesifik untuk diagnosis insomnia. Landasan evaluasi untuk
insomnia dimulai dengan riwayat menyeluruh dan skrining komorbiditas, seperti gangguan
depresi dan cemas, gangguan pernafasan dan penggunaan zat, dan lainnya. Penggalian riwayat
tidur yang mendalam penting untuk mengidentifikasi penyebab insomnia dan harus mencakup
hasil dari pengobatan sebelumnya. Berbagai alat-alat yang berguna dalam mengevaluasi
insomnia adalah kuesioner subyektif. Aktigrafi membantu untuk mengkarakterisasi pola aktivitas
istirahat sebagai ukuran yang obyektif jika dihubungkan dengan pola bangun tidur. Pada
penderita insomnia aktigrafi dapat memberikan informasi tentang ritme sirkadian dan pola tidur
(Morgenthaler et al., 2007). Pittsburgh Sleep Quality Index adalah kuesioner mengenai tidur yang
dapat memberikan informasi yang berguna tentang kualitas tidur, jadwal, dan durasi. Insomnia
Severity Index adalah alat yang sah dan dapat diandalkan untuk mengukur keparahan insomnia,
termasuk akibat pada hari berikutnya. Selain itu dapat juga menggunakan sleep log, daftar gejala,
tes skrining psikologis dan wawancara teman tidur (Karl, 2006).

Daftar pustaka:
Karl, D. 2006. The Epidemiology and Diagnosis of Insomnia, AMJ. Vol. 12:14-20
Morgenthaler T, C. Alessi, L. Friedman. 2007. Practice Parameters for The Use of Actigraphy in
The Assessment of Sleep and Sleep Disorders. Sleep. Vol 30: 51929.