Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN..

HALAM AN JUDUL i
KATA PENGANTAR . ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN .. ..................... 1
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Rumusan Masalah 3
1.3. Tujuan 3
1.1.1. Tujuan Penyusunan Makalah 3
1.1.2. Kegunaan Makalah 4
BAB II LANDASAN TEORI 5
2.1. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi ( SIA ) 5
2.2. Pengertian Gaji dan Upah 6
2.3. Pengertian Sinstem Akuntansi Gaji dan Upah 6
BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 8
3.1. Sejarah Singkat CV Prima Nurindo Perkasa Makassar 8
3.2. Struktur Organisasi CV Prima Nurindo Perkasa Makassar 9
3.3. Tugas dan Tanggung Jawab Berdasarkan Struktur Organisasi CV Prima Nurindo Perkasa
Makassar 12
BAB IV PEMBAHASAN 14
4.1. Fungsi Terkait dalam Sistem dan Prosedur Penggajian dan Pengupahan pada CV. Prima
Nurindo Perkasa Makassar 14
4.2. Flow Chart Prosedur Penggajian dan Pengupahan pada CV. Prima Nurindo Perkasa
Makassar 15
4.3. Penjelasan Flow Chart 18
4.3.1. Dokumen Yang Digunakan Dalam Penggajian dan Pengupahan pada CV. Prima Nurindo
Makassar 18
4.3.2. Prosedur Penggajian dan Pengupahan pada CV Prima Nurindo Perkasa Makassar 20
BAB V PENUTUP 23
5.1. Kesimpulan 23
5.2. Saran 24
DAFTAR PUSTAKA 25

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Dalam pengembangan suatu organisasi atau perusahaan sumbangan tenaga kerja atau sumber
daya manusia tidak kalah pentingnya dengan sumber daya lainnya seperti modal, investasi dan
teknologi. Sebab sumber daya lainnya tidak dapat memberikan hasil guna jika tidak dikelola oleh
sumber daya manusia.
Sistem manajemen sumber daya manusia atau penggajian merupakan serangkaian aktivitas bisnis
dan kegiatan pengolahan data yang terkait yang terkait yang berhubungan dengan pengelolaan
karyawan perusahaan secara efektif. Kegiatan penting yang tercakup sistem manajemen sumber
daya manusia yaitu :
a) Seleksi calon karyawan dan pengangkatan karyawan baru
b) Pelatihan ( training ) karyawan baru
c) Penempatan ( placement ) atau penugasan karyawan baru
d) Penggajian atau penentuan, gaji dan insentif lainnya
e) Evaluasi kinerja karyawan
f) Pemberhentian karyawan
Aktivitas nomor 4 yaitu penggajian adalah merupakan fungsi utama dari sistem penggajian.
Sistem penggajian merupakan fokus yang utama karena sistem penggajian merupakan salah satu
komponen yang terbesar dan terpenting dalam sistem informasi akuntansi. Oleh karena itu,
sistem penggajian dan pengupahan harus di rancang sesuai dengan peraturan pemerintah dan
sesuai dengan kebutuhan informasi manajemen. Dengan demikian, ketidak lengkapan atau
kesalahan yang terjadi pada data penggajian tidak berpengaruh terhadap pembuatan keputusan,
namun dapat pula perusahaan di kenai denda dan sangsi dari pemerintah.
Meskipun demikian, sistem manajemen sumber daya manusia yang di rancang dengan baik juga
penting bagi perusahaan karena keterampilan dan pengetahuan karyawan merupakan aktiva yang
bernilai tinggi yang harus dikelola, dikembangkan dan dipelihara secara hati hati. Oleh karena
itu, perusahaan perlu memiliki sistem manajemen SDM yang efektif untuk membantu
menugaskan karyawan yang tepat untuk menangani berbagai macam tugas dan untuk
memudahkan memantau pengembangan aktiva.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh
karyawan perusahaan berpengaruh terhadap kualitas barang dan jasa yang di serahkan terhadap
pelanggan. Lebih dari itu, sebuah riset menunjukkan bahwa sikap karyawan terhadap pekerjaan
dan perusahaan mempengaruhi kualitas interaksi mereka terhadap pelanggan dan pada gilirannya
mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan.
Melihat uraian uraian di atas, maka SIA ( Sistem Informasi Akuntansi ) harus di rancang untuk
tidak hanya melaksanakan tugas berupa mencatat data jam kerja dan kehadiran serta membuat
cek gaji karyawan. Sistem penggajian dan pengupahan harus di integrasikan sistem manajemen
SDM sehingga manajemen memiliki akses yang mudah tidak hanya ke data yang berhubungan
dengan biaya tenaga kerja, namun juga informasi tentang keterampilan dan pengetahuan yang
dimiliki oleh para karyawannya.
Sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan diperlukan supaya perusahaan dapat
meminimalkan kekeliruan perhitungan dalam memproses penghitungan gaji dan upah yang akan
dibayarkan, mengevaluasi hasil yang diterima dengan dana yang dikeluarkan untuk upah dan
gaji. Para manajer juga dapat memperoleh laporan yang berkaitan dengan penggajian dan
pengupahan secara lebih cepat, tepat dan akurat.
Jumlah gaji dan upah yang menjadi hak setiap karyawan untuk jangka waktu pembayaran gaji
dan upah tertentu di hitung dalam daftar gaji dan upah. Dengan adanya fakta fakta tersebut
diatas, maka penyusun melakukan berbagai pencarian bahan / materi dalam melengkapi dan
menyelesaikan makalah SIA II ini melalui beberapa sumber tentang Sistem Informasi
Akuntansi Penggajian dan Pengupahan.
1.2. Rumusan masalah
Berdasarkan judul dan uraian pada latar belakang di atas, maka untuk menyelesaikan makalah
ini, Penyusun terlebih dahulu mengindentifikasi masalah yang akan di bahas pada bab bab
dalam tulisan ini. Pengidentifikasian masalah di lakukan pada CV. PRIMA NURINDO
PERKASA MAKASSAR . Berikut permasalahan permasalahan yang akan di jawab :
Bagaimana prosedur penggajian dan pengupahan yang di terapkan oleh CV. Prima Nurindo
Perkasa Makassar?
1.3. Tujuan dan Kegunaan makalah
1.3.1. Tujuan Penyusunan Makalah
Tujuan penyusunan makalah ini adalah untuk memperoleh informasi dan data yang cukup
sehingga permasalahan yang telah dikemukan pada rumusan masalah diatas dapat digambarkan
dengan jelas melalui informasi yang diperoleh. Berikut penyusunan makalah ini :
a) Untuk mengetahui prosedur penggajian dan pengupahan yang sesuai dengan sistem akuntansi
dan prosedur penggajian yang diterapkan oleh CV. Prima Nurindo Perkasa Makassar.
b) Untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi ( SIA ) II.
1.3.2. Kegunaan Makalah
Adapun kegunanaan penyusunan makalah SIA II ini yaitu memberikan manfaat, sebagai berikut
:
a) Bagi perusahaan, makalah ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan
mengenai fungsi sistem dan prosedur penggajian dan pengupahan perusahaan yang telah ada,
sehingga perusahaan dapat menggunakan sistem atau prosedur yang sesuai dengan sistem
informasi akuntansi.
b) Bagi penyusun, makalah ini akan memberikan / menambah pengetahuan tentang rumusan
masalah yang akan dibahas, sehingga dapat di peroleh gambaran yang lebih jelas mengenai
fungsi dan sistem serta prosedur penggajian dan pengupahan baik secara teori maupun secara
praktik.
c) Bagi pembaca, makalah ini diharapkan dapat memperluas wawasan keilmuan dan sebagai
sumber bacaan serta sebagai bahan untuk menciptakan suatu karya ilmiah yang lebih baik
dimasa yang akan datang.
BAB II
LANDASAN TEORI

2.1. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi
Sistem informasi akuntansi dirancang untuk untuk menangani sesuatu yang berulangkali atau
secara rutin terjadi. Gaji dan upah adalah komponen biaya yang secara rutin terjadi dalam
penyelenggaraan perusahaan dan sangat penting, karena berkaitan dengan motivasi karyawan.
Pada perusahaan yang bergerak di sektor jasa, gaji dan upah merupakan biaya yang paling
dominan. Untuk memudahkan pelaksanaan administrasinya maka diperlukan suatu sistem, yaitu
sistem akuntansi dan upah.
Untuk lebih jelasnya berikut di kemukakan beberapa pendapat para ahli tentang pengertian
Sistem Informasi Akuntansi :
a) Menurut Romney dan Seinbart "Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem yang
mengumpulkan, mencatat, menyimpan dan memproses data untuk menghasilkan informasi bagi
pengambil keputusan."
b) Menurut Horngren, Harrison dan Bamber (2002, p.227) "Sistem Informasi Akuntansi adalah
kombinasi dari orang, catatan-catatan, dan prosedur yang dipergunakan oleh perusahaan untuk
menyediakan data keuangan".
Dari defenisi di atas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi merupakan suatu
prosedur yang digunakan dalam menyampaikan data kegiatan perusahaan terutama yang
berhubungan dengan informasi keuangan kepada pihak yang berkepentingan. Adapun unsur dari
sistem akuntansi adalah formulir, catatan, peralatan yang digunakan untuk mengolah data dalam
menghasilkan informasi keuangan yang diperlukan oleh manajemen.
2.2. Pengertian Gaji dan Upah
Gaji dan upah merupakan bagian dari kompensasi-kompensasi yang paling besar yang diberikan
perusahaan sebagai balas jasa kepada karyawannya. Dan bagi karyawan ini merupakan nilai hak
dari prestasi mereka, juga sebagai motivator dalam bekerja.Sedangkan bagi perusahaan jasa, gaji
dan upah merupakan komponen biaya yang mempunyai dampak besar dalam mempengaruhi
laba, sehingga harus terus menerus diawasi pengelolaannya.
Menurut Warren, Reeve dan Fess "Dalam akuntansi, istilah gaji diartikan sebagai jumlah tertentu
yang dibayarkan kepada karyawan untuk jasa yang diberikan selama periode tertentu."
Menurut Horngren, Harrison dan Bamber "Gaji merupakan pendapatan yang jumlahnya dihitung
per tahun, per bulan, atau per minggu, sedangkan upah merupakan pendapatan yang dihitung
berdasarkan tarif per jam.
Dari pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa gaji merupakan balas jasa yang diberikan
kepada karyawan yang mempunyai ikatan kerja kuat secara berkala berdasarkan ketentuan yang
berlaku di perusahaan dan sifatnya tetap. Sedangkan upah merupakan balas jasa yang di berikan
kepada karyawan yang ikatan kerjanya kurang kuat berdasarkan waktu kerja setiap hari ataupun
setiap minggu.
2.3. Pengertian Sistem Akuntansi Gaji dan Upah
Sistem akuntansi gaji dan upah merupakan rangkaian prosedur perhitungan dan pembayaran gaji
dan upah secara menyeluruh bagi karyawan secara efisien dan efektif. Tentunya dengan sistem
akuntansi gaji dan upah yang baik perusahaanakan mampu memotivasi semangat kerja karyawan
yang kurang produktif dan mempertahankan karyawannya yang produktif, sehingga tujuan
perusahaan untuk mencari laba tercapai dengan produktifitas kerja karyawan yang tinggi.
Adanya sistem akuntansi yang memadai, menjadikan akuntan perusahaan dapat menyediakan
informasi keuangan bagi setiap tingkatan manajemen, para pemilik atau pemegang saham,
kreditur dan para pemakai laporan keuangan (stakeholder) lain yang dijadikan dasar
pengambilan keputusan ekonomi. Sistem tersebut dapat digunakan oleh manajemen untuk
merencanakan dan mengendalikan operasi perusahaan. Salah satu sistem yang dapat digunakan
oleh manajemen perusahaan adalah sistem akuntansi gaji dan upah.
Untuk mengatasi adanya kesalahan dan penyimpangan dalam perhitungan dan pembayaran gaji
dan upah maka perlu dibuat suatu sistem penggajian dan pengupahan. Sistem akuntansi gaji dan
upah juga dirancang oleh perusahaan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai gaji dan
upah karyawan sehingga mudah dipahami dan mudah digunakan.









BAB III
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

3.1. Sejarah Singkat CV Prima Nurindo Perkasa Makassar
Sejarah atau latar belakang berdirinya suatu perusaan satu dengan perusahaan yang lain pastilah
berbeda beda. Hal tersebut dikarenakan adanya perbedaan didalam bidang yang di tangani
antara sebuah perusahaan dengan perusahaan lain.
Apabila seseorang atau sekolompok orang ingin mendirikan perusahaan ada dua hal yang harus
di putuskan yaitu dalam bidang dan wadah apa perusahaan akan didirikan. Pertanyaan tersebut
berhubungan dengan dengan jenis usaha apa yang akan dijalankan. Pilihan ditentukan
diantaranya oleh kemampuan manajemen dan besarnya kebutuhan masyarakatakan akan
pelayanan yang diberikan atas usaha yang dipilih.
Perusahaan dalam masyarakat yang semakin maju mendorong seseorang untuk melakukan
investasi. Investasi mempunyai prospek untuk memperoleh keuntungan ( profit ) bagi siapa yang
menjalankannya. Melihat situasi / peluang tersebut, maka pada tanggal 07 Agustus 2008
berdirilah suatu perusahaan yang bergerak di bidang penjualan umum dan jasa yang merupakan
perusahaan swasta yang bernama CV. Prima Nurindo perkasa atau disingkat PNP yang berlokasi
di Jl. Kumala No. 3 Makassar.
CV. Prima Nurindo Perkasa Makassar sebagai perusahaan yang bergerak dibidang penjualan
bertindak sebagai supplier / penyedia barang yang kemudian dijual. Barang tersebut berupa
keperluan sehari hari berupa makanan dan minuman contohnya Aqua, biskuit dan sejenisnya.
Produk / barang tersebut diperoleh dari produsen yang kemudian dipasarkan kembali secara tunai
ataupun kredit. Selain bergerak dibidang penjualan, perusahaan tersebut juga bergerak di bidang
jasa yaitu perekrutan yaitu memberikan pelatihan / kursus tentang cara menjadi sumber daya
manusia yang mampu bersaing dan memiliki kwalitas yang baik.
Di dalam menjalankan dan mengembangkan usaha tersebut CV. Prima Nurindo Perkasa
memiliki visi dan misi yang jelas sehingga perusahaan tersebut memiliki arah yang jelas pada
masa yang akan datang.Visi dan misi perusahaan meliputi Mendidik dan membimbing serta
mengarahkan administrasi rekruiment untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal
dan berkualitas didalam perekrutan karyawan baru.
3.2. Struktur Organisasi CV Prima Nurindo Perkasa Makassar
Struktur organisasi bagi perusahaan diperlukan untuk menunjukkan kedudukan, tugas dan
tanggung jawab yang berbeda beda pada setiap tenaga kerja baik pegawai maupun karyawan
yang terlibat di dalam suatu perusahaan untuk mencapai sasaran yang ingin dicapai. Struktur
organisasi yang dirancang dan dikembangkan kiranya dapat membantu perusahaan dalam
mencapai tujuannya.
Pimpinan yang memiliki kecakapan harus mampu memelihara hubungan harmonis agar potensi
perusahaan dan sumber daya manusia yang terlibat didalamnya dapat dimanfaatkan secara
optimal.
Adanya keterbatasan menyebabkan manusia tidak dapat mencapai sebagian besar tujuannya
dalam berorganisasi tanpa melalui kerja sama dengan orang lain. begitu pun di dalam suatu
perusahaan, untuk mencapai tujuan ( profit ) perlu di terapkan kerja sama yang baik antara satu
karyawan dengan semua elemen elemen yang terlibat di dalam organisasi perusahaan. Hal
tersebut merupakan faktor penting mengapa manusia selalu hidup dalam organisasi seperti
perusahaan. Berikut adalah data struktur organisasi CV. Prima Nurindo Perkasa Makassar :
































3.3. Tugas dan Tanggung Jawab Berdasarkan Struktur Organisasi pada CV Prima Nurindo
Perkasa Makassar
Bagian bagian yang terdapat pada struktur organisasi CV. Prima Nurindo Perkasa Makassar
diatas, masing masing memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda sesuai dengan posisi
jabatan / kedudukan di dalam perusahaan. Berikut uraian mengenai tanggung jawab setiap
karyawan / pegawai berdasarkan kedudukan masing masing :
a) Direktur Utama
Direktur utama mempunyai tugas dan tanggung jawab penuh dalam memimpin, mengawasi,
mengendalikan dan menjlankan perusahaan serta memonitor kegiatan kegiatan yang dilakukan
perusahaan. Menjadi wakil langsung dalam hubungan orang orang yang berada diluar
perusahaan dan mempunyai kewajiban untuk senantiasa menjaga dan memelihara hubungan baik
dengan bawahannya, pemerintah dan masyarakat umum.
b) Sekretaris
Sekretaris mempunyai tugas dalam mengatur segala macam kegiatan perusahaan dalam
menunjang kelancaran atau kegiatan kegiatan perusahaan dan bertanggung jawab dalam
pembukuan dan persuratan dalam perusahaan.
c) Audit Internal
Audit internal bertugas sebagai auditor yang menyusun segala bentuk pengeluaran serta
penerimaan yang diperoleh oleh perusahaan dan mengurus semua bentuk pembayaran yang
dilakukan.
d) Direktur Keuangan dan Administrasi Umum
Bertugas mengontrol arus kas perusahaan yang meliputi bagian pembayaran dan penagihan
piutang, pembukuan keuangan berupa penyusunan kas masuk dan kas keluar serta semua yang
berhubungan dengan keuangan perusahaan. Mencatat semua administrasi dan stock barang,
laporan mingguan, dan persuratan.
e) Direktur Personalia
Bertugas menangani segala bentuk kegiatan karyawan, mengontrol karyawan dan melakukan
rekrument karyawan.
f) Direktur Operasional
Bertugas menangani segala bentuk kegiatan operasional serta mengontrol segala bentuk kegiatan
yang berlaku berdasarkan kode etik perusahaan.
g) Direktur IT
Bertugas menangani segala bentuk kegiatan pelaporan stokis cabang melalui data dari Sales
Report Division. Mengupayakan kemudahan dan pengembangan System Of Technology Of IT
Company.













BAB IV
PEMBAHASAN MAKALAH

4.1. Fungsi Terkait dalam Sistem dan Prosedur Penggajian dan Pengupahan pada CV. Prima
Nurindo Perkasa Makassar
Dalam sistem akuntansi gaji dan upah perusahaan terdapat beberapa fungsi yang terkait dalam
pencatatan dan pemberian gaji dan upah karyawan. Fungsi tersebut saling bekerja sama dan
saling berhubungan satu dengan yang lainnya untuk tujuan tertentu.
Pada perusahaan CV. Prima Nurindo Perkasa makassar diuraikan empat fungsi terkait dengan
prosedur penggajian dan pengupahan yang diterapkan, yaitu :
a) Fungsi Koordinator Operasional
Bertanggung jawab untuk menyelenggarakan catatan waktu hadir bagi semua karyawan
perusahaan. Fungsi pencatatan waktu hadir karyawan / pegawai tidak boleh dilaksanakan oleh
fungsi-fungsi lainnya.
b) Fungsi administrasi umum dan personalia
Bertanggung jawab untuk membuat daftar gaji berdasarkan rekap daftar hadir dan kartu jam
kerja yang diterima dari fungsi koordinator operasional. Dari daftar gaji tersebut kemudian
dibuat rekap untuk selanjutnya dikirim kefungsi akuntansi dan fungsi koordinator keuangan.
c) Fungsi Akuntansi
Bertanggung jawab untuk mencocokkan dokumen diterima dari fungsi koordinator operasional
dan fungsi administrasi umum dan personali. Fungsi akuntansi juga bertanggung jawab untuk
mencatat kewajiban yang timbul dalam hubungan dengan pembayaran gaji dan upah karyawan.
Fungsi akuntansi juga menangani bukti kas keluar dan bagian penjurnalan.
d) Fungsi Koordinator Keuangan.
Bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan terhadap daftar gaji, rekap daftar gaji dan
bukti kas keluar dan juga dapat membuat kartu penghasilan karyawan serta mengisi cek guna
pembayaran dan upah serta menguangkan cek tersebut ke bank. Uang tunai tersebut kemudian
dimasukkan kedalam gaji dan upah kemudian dibagikan kepada setiap karyawan yang berhak.
Fungsi-fungsi tersebut diatas, saling bekerja sama dan terkait satu dengan yang lainnya sehingga
membentuk suatu sistem penggajian dan pengupahan yang baik.
4.2. Flow Chart Prosedur Penggajian dan Pengupahan pada CV. Prima Nurindo Perkasa
Makassar
Flow chart / bagan alir menggambarkan arus dokumen dalam sistem dan prosedur disuatu unit
usaha. Menurut Mulyadi yang menggambarkan aliran dokumen dalam suatu sistem informasi
disebut sebagai aliran dokumen (flowchart). Berikut ini adalah gambar flowchart penggajian dan
pengupahan yang diterapkan oleh CV. Prima Nurindo Perkasa Makassar :
Bagian Koordinator Operasional Bagian Administrasi Umum dan Personalia

















DH : Daftar Hadir
KJH : Kartu Jam Hadir
RDH : Rekap Daftar Hadir
RDG : Rekap Daftar Gaji
Bagian Akuntansi Bagian Koordinator Keuangan















Karyawan

4.3. Penjelasan Flow Chart
4.3.1. Dokumen Yang Digunakan Dalam Penggajian dan Pengupahan pada CV. Prima Nurindo
Makassar
Dokumen atau formulir merupakan media untuk mencatat peristiwa yang terjadi dalam
organisasi ke dalam catatan. Dokumen sangat penting dalam akuntansi sebab untuk mencatat dan
menghitung gaji dan upah menggunakan bukti-bukti yang terdapat pada dokumen.
Berikut ini adalah dokumen yang digunakan dalam sistem informasi akuntansi gaji dan upah
yang digunakan oleh CV. Prima Nurindo Perkasa Makassar, yaitu :
a) Daftar Hadir
Dokumen ini dibuat oleh fungsi koordinator fungsional, berupa absensi yang ditujukan kepada
seluruh karyawan/pegawai.
b) Kartu Jam Hadir
Digunakan oleh fungsi koordinator Fungsionla untuk mencatat jam hadir setiap karyawan di
perusahaan. Catatan jam hadir dapat berupa daftar hadir biasa dapat pula berbentuk kartu hadir
yang diisi dari mesin pencatat waktu.
c) Kartu Jam Kerja
Merupakan dokumen yang digunakan untuk mencatat waktu yang dikonsumsi tenaga kerja
langsung pada perusahaan yang diproduksinya berdasarkan pesanan.
d) Daftar Gaji dan Upah
Merupakan dokumen yang memuat informasi mengenai jumlah gaji bruto tiap karyawan,
potongan-potongan serta jumlah gaji netto tiap karyawan dalam suatu periode pembayaran.
e) Rekap Gaji dan Upah
Merupakan dokumen yang berisi ringkasan gaji perdepartemen / bagian, yang dibuat berdasarkan
daftar gaji.
f) Bukti Kas Keluar
Berdasarkan informasi dalam daftar gaji yang diterima dari fungsi administrasi umum dan
personalia, maka fungsi akuntansi akan membuat dokumen yang merupakan perintah
pengeluaran uang kepada fungsi koordinator keuangan.
g) Amplop gaji dan upah
Berisi uang gaji karyawan yang memuat informsi mengenai nama karyawan, nomor identifikasi,
dan jumlah gaji bersih yang diterima karyawan dalam bulan atau periode tertentu.
h) Kartu Penghasilan Karyawan
Dokumen ini dibuat oleh fungsi koordinator keuangan, yang berisi tentang jumlah penghasilan
beserta potongan-potongannya untuk tiap-tiap karyawan.
i) Cek Pembayaran
Dokumen ini juga dikeluarkan oleh fungsi koordinator keuangan berdasarkan gaji dan upah
bersih karyawan yang didasarkan atas kartu penghasilan karyawan. Dokumen ini, diserahkan
kepada karyawan untuk selanjutnya dicairkan/diuangkan.
4.3.2. Prosedur Penggajian dan Pengupahan pada CV Prima Nurindo Perkasa Makassar
Suatu sistem yang baik untuk suatu perusahaan belum tentu baik untuk perusahaan lain,
meskipun perusahaan tersebut termasuk perusahaan yang sejenis usahanya.
Supaya sistem ini dapat berjalan harus meliputi prosedur-prosedur yang dapat menemukan atau
memberi isyarat tentang terjadinya keganjilan-keganjilan dalam sistem pertanggungjawaban atas
transaksi atau kekayaan perusahaan yang dikuasakan kepadanya.
Prosedur merupakan rangkaian kegiatan yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya,
prosedur biasanya melibatkan beberapa orang dalam suatu departemen. Prosedur ini dibuat untuk
menjamin penanganan secara seragam transaksi perusahaan yang terjadi berulang-ulang.
Untuk mengatasi adanya kesalahan dan penyimpangan dalam perhitungan dan pembayaran gaji
dan upah maka perlu dibuat suatu sistem penggajian dan pengupahan. Sistem akuntansi gaji dan
upah juga dirancang oleh perusahaan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai gaji dan
upah karyawan sehingga mudah dipahami dan mudah digunakan.
Demikian halnya dengan sistem / prosedur penggajian dan pengupahan pada CV. Prima Nurindo
Perkasa Makassar belum sesuai dengan sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan
karena ada beberapa fungsi yang seharusnya dipisahkan. Berikut prosedur / sistem penggajian
yang di terapkan oleh CV. Prima Nurindo Perkasa Makassar yang didasarkan atas flow chart
pada poin 4.2. diatas :
a) Koordinator operasional
Membuat kartu jam hadir dan daftar hadir karyawan, setiap hari kerja dilakukan oleh koordinator
operasional untuk para karyawan. Jumlah karyawan yang hadir setiap hari kerja yang dibuatkan
rekap daftar hadir oleh koordinator operasional adalah berdasarkan dari catatan waktu hadir
karyawan setiap hari kerja mulai sejak masuk / datang sampai keluar / pulang. Rekap Daftar
hadir karyawan tersebut dibuat sebanyak 3 rangkap yaitu lembar 1 untuk koordinator keuangan,
lembar 2 diserahkan kepada bagian akuntansi dan lembar 3 beserta kartu jam hadir diberikan
kepada bagian administrasi umum dan personalia.
b) Bagian Administrasi Umum dan Personalia
Dari daftar hadir yang diterima dari bagian koordinator operasional , maka bagian administrasi
membuat rekap gaji karyawan umum dan personalia untuk karyawan di kantor. Berdasarkan
daftar hadir dan rekap gaji karyawan, maka pembayaran gaji dapat dilakukan dengan membuat
rekap daftar gaji masing masing 3 rangkap yaitu lembar 1 untuk arsip, lembar 2 untuk bagian
akuntansi dan lembar 3 untuk koordinator keuangan.
c) Bagian Akuntansi
Menerima daftar dari koordinator operasional dan rekap daftar gaji dari bagian administrasi
umum dan personalia, kedua dokumen tersebut dicocokkan dan dibuatkan bukti kas keluar sesuai
dengan rekap gaji yang telah dilakukan oleh bagian administrasi umum dan perberdasarkan
daftar hadir. Jumlah bukti kas keluar yang dibuat adalah sebanyak 3 rangkap, rangkap 1
diberikan kepada karyawan, rangkap 2 diberikan kepada bagian koordinator keuangan dan
lembar ketiga disimpan sebagai arsip. bagian akuntansi juga membuat jurnal dan membuat
laporan keuangan.
d) Bagian Koordinator Keuangan
Melakukan pemeriksaan terhadap saldo perkiraan besarnya biaya dalam rekap gaji dan upah,
daftar hadir dan bukti kas keluar. Dari hasil pemeriksaan maka fungsi keuangan membuat kartu
penghasilan karyawan dan mengeluarkan cek pembayaran yang kemudian diberikan kepada
karyawan.






BAB V
PENUTUP

5.1. Kesimpulan
Gaji dan upah merupakan bagian kompensasi kompensasi yang paling besar yang diberikan
perusahaan kepada karyawannya sebagai balas jasa dan bagi karyawan gaji merupakan nilai hak
dari prestasi mereka, juga sebagai motivator dalam bekerja. Sedangkan bagi perusahaan gaji dan
upah merupakan komponen biaya yang mempunyai dampak besar dalam mempengaruhi laba,
sehingga harus terus menerus diawasi.
Gaji merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan yang pada
umumnya dibayarkan secara tetap perbulan, sedangkan upah merupakan pembayaran atas
penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan pelaksana ( buruh ) yang biasanya di bayarkan
secara tetap harian atau mingguan.
CV. priman Nurindo Perkasa Makassar merupakan perusahaan swasta yang bergerak dibidang
perdagangan umum dan rekruitment service. Perusahaan tersebut memiliki beberapa bagian
bagian yang terlibat dan saling bekerja sama dalam pengelolaan opersional perusahaan
sebagaimana telah di gambarkan kedalam struktur organisasi perusahaan ( hal. 9 : Struktur
Organisasi CV. Prima Nurindo Pratama ), yang mana terdiri dari Direktur Utama, Audit Internal,
Direktur Keuangan, Direktur Administrasi dan umum, Direktur Personalia, Direktur
Operasional. Bagian bagian tersebut memiliki tugas dan tanggung jawab masing masing.
Penerapan sistem / prosedur penggajian dan pengupahan pada CV Prima Nurindo Pratama
Makassar dengan prosedur penggajian dan pengupahan sesuai dengan Sistem Informasi
Akuntansi ( SIA ) tidak hanya berbeda dari fungsi fungsi terkait, namun juga sedikit ada
perbedaan dari dokumen dokumen yang digunakan. Perbedaan tersebut disebabkan karena
adanya perbedaan peyusunan tugas tugas dalam struktur organisasi.
3.2. Saran
berdasarkan pembahasann pada bab bab sebelumnya, maka penyusun memiliki saran, sebagai
berikut :
a) Didalam struktur organisasi perlu dicantumkan staf administrasi dalam hal ini staf administrasi
juga memegang peranan penting dalam aktivitas keseharian perusahaan.
b) Untuk bagian kantor sebaiknya diisi oleh tenaga kerja profesional dalam bidangnya masing
masing serta terampil dalam melaksanakan tugasnya.
c) Perlu menggunakan prosedur penggajian dan pengupahan yang sesuai dengan prosedur
akuntansi dalam menangani transaksi pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh
karyawan kepada perusahaan sehingga fungsi fungsi terkait dalam sistem penggajian terlontrol
dengan baik.
khusus mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi (SIA) setiap mahasiswa perlu diberikan materi /
bahan bacaan atau buku pegangan supaya mahasiswa (i) bisa memiliki pengetahuan dan Dosen
bisa memberikan pengertian / pemahaman mengenai SIA.









DAFTAR PUSTAKA

Krismiaji. 2002. Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta. UPP AMP YYKPN
Sartika, Dewi. 2010. Evaluasi sistem Penggajian Pada CV. Prima Nurindo Perkasa Makassar.
Skripsi. Makassar. UIT Makassar
Mulyadi. 2001. Sistem Akuntansi, Edisi ke-3. Jakarta. Salemba Empat
www.google.com, Search artikel tentang Sistem Penggajian dan Pengupahan