Anda di halaman 1dari 9

rancangan percobaan

BAB III

Fakultas Biologi

PERCOBAAN FAKTORIAL
Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan falsafah
percoban faktorial, dan melakukan analisis statistika setiap jenis
rancangan percobaan faktorial

Pokok bahasan
8. Prinsip-prinsip Percobaan Faktorial
Kompetensi : mampu menjelaskan falsafah faktorial dalam percobaan
A.
B.
C.
D.

Imran SL Tobing

Falsafah
Keuntungan menggunakan factorial
Penilaian pengaruh faktor
Pemilihan rancangan faktorial

Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta. 2014

rancangan percobaan

Prinsip-prinsip Percobaan Faktorial

Fakultas Biologi

A. Falsafah
Variabel Independent (perlakuan) lebih dari 1 (faktorial)
Setiap perlakuan mempunyai taraf perlakuan / level
Menilai kombinasi perlakuan
Efisien dan efektif untuk tujuan lebih luas
Sangat bermanfaat untuk riset eksploratif
Faktorial 2 x 2 ?
Faktorial 2 x 3 x 4 ?

konsekuensi
Analisis statistika lebih kompleks
Kesulitan menyediakan unit percobaan yang homogen

Imran SL Tobing

Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta. 2014

rancangan percobaan

Fakultas Biologi

B. Keuntungan menggunakan faktorial


1. Hasil lebih luas
Menganalisis sekaligus :
Pengaruh Faktor Utama : pengaruh setiap faktor
(perlakuan)
Pengaruh Faktor Tunggal : pengaruh setiap perlakuan
pada setiap taraf faktor (perlakuan) lain
Pengaruh Interaksi : pengaruh kombinasi
- tidak ada pengaruh (netral)
- ada pengaruh (positif, atau negatif)

Imran SL Tobing

Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta. 2014

rancangan percobaan

Fakultas Biologi

B. Keuntungan menggunakan faktorial (lanjutan)


2. Meningkatkan derajad ketelitian
Ada hidden replication (ulangan tersembunyi)
PERLAKUAN
t1

P1
P2

t2

ULANGAN
1

Q1

40

41

42

Q2

48

47

47

Q1

45

45

46

Q2

51

50

52

3. Efektif dan efisien


Hasil maksimal dengan sumberdaya minimal (bahan, alat,
tenaga)
Imran SL Tobing

Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta. 2014

rancangan percobaan

Fakultas Biologi

C. Penilaian pengaruh faktor


1. Pengaruh utama
Pengaruh P : selisih rataan antar taraf perlakuan P (P2 P1)
Pengaruh Q: selisih rataan antar taraf perlakuan Q (Q2 Q1)
2. Pengaruh tunggal
Pengaruh P pd Q1 : selisih dari rataan P2Q1 dan P1Q1
Pengaruh P pd Q2 : selisih dari rataan P2Q2 dan P1Q2
Pengaruh Q pd P1 : selisih dari rataan Q2P1 dan Q1P1
Pengaruh Q pd P2 : selisih dari rataan Q2P2 dan Q1P2
3. Pengaruh interaksi
Pengaruh interaksi : selisih rataan antar pengaruh tunggal

Imran SL Tobing

Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta. 2014

rancangan percobaan

Contoh kasus :
PERLAKUAN

Fakultas Biologi

ULANGAN

t1

t2

RATAAN

P1

Q1

40

41

42

41,0

Q2

48

47

47

47,3

RATAAN
P2

Q1

45

45

46

45,3

Q2

51

50

52

51,0

RATAAN

Pengaruh
Tunggal

Pengaruh Utama

44,2

48,2

P = 48,2 44,2 = 4,0 Q = 49,2 43,2 = 6,0

P pd Q1 = 45,3 41,0 = 4,3 P pd Q2 = 51,0 47,3 = 3,7


Q pd P1 = 47,3 41,0 = 6,3 Q pd P2 = 51,0 45,3 = 5,7

Pengaruh Interaksi 1/2 (4,3 - 3,7) = 1/2 (6,3 - 5,7) = 0,3


Imran SL Tobing

Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta. 2014

rancangan percobaan

Fakultas Biologi

D. Pemilihan rancangan percobaan (faktorial)


Karakteristik
Faktor

Homogen
Randomisasi

Efisiensi

Imran SL Tobing

RALFaktorial
2

RAKFaktorial
2

RPT / Split Plot


Desain
2

setara

setara

tidak setara

ya

tidak

ya/tidak

sekaligus

ya

pada
setiap
kelompok

ya

2 tahap:
-plot utama
-anak plot pada
setiap plot
utama
ya

Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta. 2014

rancangan percobaan

Fakultas Biologi

Sidik Ragam / Analisis Varians (Anava)


Anava (RAL-Faktorial)

Anava (RAK-Faktorial)

Sumber Ragam

Derajad Bebas

Sumber Ragam

Derajad Bebas

t1
t2
t1t2
Galat

t1 - 1
t2 - 1
(t1-1)(t2-1)
t1t2(n-1)

kelp
t1
t2
t1t2
Galat

k - 1
t1 - 1
t2 - 1
(t-1)(t2-1)
(t1t2-1)(k-1)

Anava (RPT / Split Plot)

Imran SL Tobing

Sumber Ragam

Derajad Bebas

kelp
t1
Galat
Total
t2
t1t2
Galat

k - 1
t1 - 1
(t1-1)(k-1)
t1k-1
t2 - 1
(t1-1)(t2-1)
t1(t2-1)(k-1)
Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta. 2014

rancangan percobaan

Fakultas Biologi

Penutup
Percobaan
faktorial
adalah
percobaan
dengan
faktor/perlakuan lebih dari 1 (satu), dan setiap faktor
mempunyai beberapa taraf perlakuan
Keuntungan faktorial adalah hasil yang diperoleh lebih luas,
lebih teliti, lebih efektif dan efisien, dengan konsekuensi
analisis statistika lebih kompleks dan kesulitas menyediakan
unit homogen
Percobaan faktorial dapat sekaligus menganalisis pengaruh
utama (pengaruh setiap faktor/perlakuan), pengaruh tunggal
(pengaruh setiap faktor/perlakuan pada taraf perlakuan faktor
lain), dan pengaruh interaksi (pengaruh kombinasi perlakuan)
Percobaan faktorial dapat dirancang dengan RAL-F, RAK-F,
atau RPT) berdasarkan karakteristik faktor dan homogenitas
unit percobaan

Imran SL Tobing

Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta. 2014