Anda di halaman 1dari 13

PELUANG BISNIS

Makalah KEWIRAUSAHAAN

Oleh:

Dito prasetyo 4111210003
Ita purnama dewi n 4113210012
MARIATI BATMA A S 4113210016
MUHAMMAD D. SUSANTO 4111610003
RISCHI YOSHINTA TARIGAN 4111210008
Putra a. Lubis 4112210009





KIMIA NK 2011

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU
PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2014
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penyusun panjatkan pada Allah, Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan
nikmat-Nya yang tidak akan pernah terhitung. Juga atas segala anugerah yang telah Allah berikan
sehingga penyusun bisa menyelesaikan makalah yang berjudul PELUANG BISNIS. Penulisan
makalah ini bertujuan untuk memberitahukan beberapa pengetahuan tentang menentukan dan
memanfaatkan peluang bisnis kepada para mahasiswa pada mata kuliah Kewirausahaan, dan dapat
diaplikasikan kehidupan nyata.
Makalah ini akan mengkaji arti dari wirausaha serta bagaimana kita memulai sebuah bisnis,
mencari peluang bisnis serta mengkaji tentang manfaat wirausaha.
Dalam penyusunan makalah ini, penyusun sadari masih banyak kekurangan-kekurangan baik
pada teknis penulisan maupun isi materi serta dari sumber, mengingat kemampuan yang dimiliki
penyusun. Oleh karena itu, kritik serta saran yang membangun dari semua pihak sangat penyusun
harapkan demi perbaikan dalam penyusunan makalah kedepannya.
Ucapan terimakasih yang sebsar-besarnya penyusun sampaikan kepada dosen mata kuliah
kewirausahaan yang telah menugaskan penyusunan makalah ini, sehingga khazanah pengetahuan
penyusun bertambah, juga kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung
terselesaikannya penyusunan makalah ini.
Penyusun berharap semoga Allah memberikan ilmu yang lebih baik dan bermanfaat pada
semua pihak yang telah membaca dan diri penyusun sendiri serta pada pihak yang telah memberikan
penilaian dan saran atas makalah ini.
Medan. 23 September 2014



Penyusun.

























BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Munculnya persaingan dalam berwirausaha merupakan hal yang tidak dapat dihindari.
Dengan adanya persaingan, maka wirausahawan dihadapkan pada berbagai peluang dan ancaman baik
yang berasal dari luar maupun dari dalam perusahaan yang akan memberikan pengaruh yang cukup
besar terhadap kelangsungan bisnis. Untuk itu setiap wirausaha dituntut untuk selalu mengerti dan
memahami apa yang terjadi dipasar dan apa yang menjadi keinginan konsumen, serta berbagai
perubahan yang ada di lingkungan bisnis sehingga mampu bersaing dengan dunia bisnis lainnya dan
berupaya untuk meiminimalisasi kelemahan-kelemahan dan memaksimalkan kekuatan yang diiniliki.
Dengan deinikian para wirausaha dituntut untuk memilih dan menetapkan strategi yang dapat
digunakan untuk menghadapi persaingan. Dengan adanya tekanan persaingan begitu ketat, baik secara
langsung atau tidak langsung sangat mempengaruhi kinerja organisasi bisnis baik dalam hal teknologi,
kebutuhan pelanggan dan siklus produk. Pada saat kondisi seperti itulah sangat diperlukan strategi
yang tepat dalam mengambil keputusan maupun langkah-langkah tertentu untuk mempertahankan
usahanya tersebut. Strategi bersaing juga diperlukan teknik atau cara-cara yang akan dilakukan untuk
pengembangan usaha.
Didalam berwirausaha juga ada beberapa aspek yang menentukan berhasil tidaknya suatu
bisnis yang dijalankan. Diantaranya aspek modal, pengelolan maupun pemasaran. Modal bisa di dapat
dari berbagai cara minisalnya dengan modal yang kita punya sendiri ataupun dengan pinjaman. Oleh
karena itu dibutuhkan juga suatu keinitraan atau hubungan sosial yang baik dalam berwirausaha.
Karena terkadang dalam berwirausaha kita tidak dapat memulainya sendiri baik karena kekurangan
uang, sumber daya, maupun kreatifitas.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah adalah sebagai berikut:
1. Apakah yang dimaksud dengan peluang bisnis ?
2. Bagaimana mencari dan menemukan peluang bisnis ?
3. Bagaimanakah memilih peluang bisnis ?

1.3 Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas tujuan makalah tersebut yaitu:
1. Untuk mengetahui apa yang di maksud dengan peluang bisnis.
2. Untuk mengetahui bagaimana mencari dan menemukan peluang bisnis.
3. Untuk mengetahui bagaimana cara memilih peluang bisnis.

1.4 Manfaat
1. Bagi Akademik
Diharapkan dapat memberikan manfaat kepada mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan
wawasan tentang pemilihan bisnis yang tepat sehingga bisnis tersebut dapat berkembang dan bersaing
dengan bisnis - bisnis lainnya.
2. Bagi Wirausaha
Diharapkan dapat dijadikan acuan dalam menghadapi persaingan pada suatu
organisasi/perusahaan untuk memilih strategi secara tepat sehingga dapat menciptakan keunggulan
bersaing yang kompetitif.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PELUANG BISNIS
2.1.1 Definisi Peluang Bisnis
Peluang bisnis adalah sebuah kesempatan yang sudah pasti bisa didapatkan oleh seseorang
dengan cara mengandalkan potensi dan keahlian yang telah dimiliki oleh orang tersebut dengan cara
memanfaatkan waktu dan kondisi yang ada.
Ada beberapa strategi dan juga tips yang dapat kita jalankan untuk memulai sebuah peluang
bisnis yang menguntungkan. Peluang bisnis bisa dicari melalui media internet, dengan mengunjungi
toko-toko buku, atau mendengarkan pengalaman orang lain yang sudah berpengalaman dan sukses di
dalam bisnis yang mereka geluti, sebagai acuan dalam memulai sebuah peluang usaha baru.

2.1.2 Dasar-dasar Analisis Peluang Bisnis
Agar bisnis yang dirintis calon wirausaha berhasil baik dan dapat memberikan keuntungan
maka dibutuhkan analisis bisnis yang tepat. Memulai bisnis baru dengan menjadi entrepreuneur
bukanlah hal yang mudah, calon wirausaha terlebih dahulu harus mampu menumbuhkan rasa cinta
pada kegiatan bisnis yang akan dijalankannya serta pengetahuan yang memadai mengenai jenis bisnis
yang menguntungkan. Rasa cinta atas kegiatan bisnis yang akan dimulai tidak akan tumbuh bila tidak
didukung oleh pengetahuan yang memadai mengenai jenis bisnis tersebut, untuk itu salah satu
langkah awal dalam menentukan jenis bisnis yang akan ditekuni wirausaha adalah mengetahui
kepribadian calon wirausaha dan informasi alternatif usaha yang prospektif.
Pemahaman akan diri sendiri merupakan faktor kunci bagi seorang wirausaha dalam memulai
suatu bisnis karena dengan mengenali diri sendiri, perjalanan bisnis yang akan dirintis dapat lebih
mudah diprediksi.
Beberapa faktor dalam diri calon wirausaha yang harus dipahami sebelum memulai bisnis :
1. Karakter pribadi.
Didalamnya termasuk kesabaran, ketekunan, percaya diri, keberanian mengambil resiko, dan
motivasi diri. Contoh seseorang yang memiliki sifat ingin cepat memperoleh hasil yang besar
mungkin lebih cocok bergerak di bisnis yang high profit dengan frekuensi penjualan yang mungkin
tidak terlalu sering dibandingkan bergerak di bisnis yang mengandalkan jumlah penjualan yang terus
menerus dengan margin penjualan yang kecil.
2. Bakat, potensi dan kemampuan.
Sebuah bisnis akan mencapai kesuksesan apabila bisnis tersebut dijalankan sesuai dengan
bakat, potensi dan kemampuan diri. Sebaiknya calon wirausaha tidak memilih jenis bisnis yang sama
sekali tidak dikuasai karena akan banyak waktu dan biaya yang terbuang bahkan bisnis yang dirintis
mungkin tidak akan berjalan lancar.
3. Pengalaman.
Calon wirausahawan yang memiliki pengalaman di bidang bisnis yang akan digeluti akan
lebih memahami peluang dan kendala dari bisnisnya. Sehingga seorang wirausahawan yang
berpengalaman akan lebih siap untuk terjun langsung ke dalam dunia bisnis yang penuh dengan
persaingan.




Pemilihan bisnis dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa aspek, yaitu :
a) Pemasaran, tingginya permintaan konsumen akan produk dan kurangnya pesaing.
b) Teknis dan operasi, bisnis dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.
c) Hukum, tidak bertentangan dengan peraturan dan norma yang berlaku.
d) Sosial ekonomi, memberi manfaat terhadap masyarakat.
e) Finansial, menghasilkan arus kas positif yang dapat menutup semua kewajiban dan
memberikan keuntungan.
f) Manajemen, dapat dikelola dengan baik.

2.1.4 Penyebab Utama Kegagalan Menangkap Peluang Bisnis
Ada beberapa penyebab utama seseorang gagal menangkap peluang bisnis yang ada, yaitu:
Dalam berusaha sering bersikap bagai buih sabun (semangat di awalnya saja) setelah itu
mulai putus asa dan menyerah
Dalam berbisnis sering sekedar ikut-ikutan
Kurang dedikasi atau tidak sepenuh hati menekuni bisnis yang sedang dirintis
Perencanaan pengelolaan keuangan yang buruk
Pengalaman manajemen yang minim
Memilih lokasi awal usaha secara asal-asalan
Mengendalikan bisnis kurang konsisten/tidak teliti
Manajemen piutang atau penagihan yang tidak tegas
Kurang meyakini bahwa bisnis tersebut akan berhasil

2.2 mencari dan Menemukan Peluang Bisnis

2.2.1. Ide Sebagai Dasar Menemukan Peluang Bisnis
Peluang bisnis dapat muncul dari hobi kita sendiri, yang sebelumnya mungkin Anda tidak
sadar bahwa hobi Anda bisa dijadikan sebagai usaha. Kalau hobi atau bidang yang Anda kuasai saat
ini belum layak untuk dijadikan peluang bisnis, Anda membutuhkan ide-ide yang menimbulkan
peluang bisnis. Bagaimana cara menimbulkan ide itu ?
Ide yang berpeluang bisnis bisa didapatkan dari hal-hal seperti berikut ini.
a. Cita-cita.
Bila keinginan Anda untuk menjadi pebisnis sangat kuat, maka Anda akan melihat peluang-
peluang di hampir semua bidang. Hampir setiap apa yang dilihat adalah peluang bisnis. Atau
setidaknya, Anda secara naluri akan berupaya mencari peluang di suatu jenis usaha.
b. Tekanan.
Bila seseorang menghadapi tekanan maka banyak gagasan yang mucul. Ketika seseorang
mendapatkan tekanan untuk bisa hidup dan menghidupi keluarganya, biasanya dia akan banyak
berpikir untuk mendapatkan solusinya.
c. Kecenderungan pasar.
Mengamati kebutuhan konsumen di pasar dapat menimbulkan peluang bisnis. Contoh,
kecendrungan sebagian orang akan belanja langsung ke pabrik dengan harga murah. Maka
bermuncullah factory outlet di mana-mana. Dengan berbagai promosi maka FO menawarkan
barang dengan harga murah dengan kualitas barang yang dapat dijamin.
d. Inovasi baru.
Gagasan untuk menciptakan produk baru timbul karena adanya kebutuhan, sementara produk itu
belum ada di pasaran. Apabila kita berhasil menciptakan produk tersebut dan dibutuhkan
konsumen maka kita dapat menjadi yang pertama dan menguasai bisnis tersebut (leader).
Tentunya kita akan mendapatkan keuntungan yang cepat namun jangan terlena biasanya pesaing
mengincar kita dengan membuat bisnis yang sama dengan kita (challenger dan para follower).
e. Komplemen dari produk yang ada.
Sebuah produk dapat memberikan peluang bisnis dengan membuat produk-produk yang
melengkapinya, biasanya berupa aksesori. Produk otomotif seperti mobil biasanya disertai
dengan produk aksesori yang menyertainya. Seperti diketahui, aksesori semacam ini bisa menjadi
peluang bagi si pembuat produk maupun perusahaan.
f. Peristiwa yang digemari atau munculnya tokoh.
Suatu peristiwa bisa menimbulkan peluang baru. Contoh, adanya musim kompetisi sepak bola,
muncul produk-produk seperti t-shirt yang bergambar piala, pemain sepak bola favorit, dan lain-
lain.
g. Wawasan.
Orang yang wawasannya luas, pergaulannya luas dan dia mau berpikir, maka akan menemukan
peluang bisnis. Misalnya seseorang yang sering melihat bisnis yang dilakukan di luar negeri dan
bisnis tersebut belum ada di negaranya, ini merupakan cara untuk mendapatkan peluang bisnis.
Wawasan bisnis bertambah luas bukan hanya dengan cara pergi ke luar negeri, namun dapat juga
dengan membaca majalah, buku, dan membaca di internet. Selain itu bisa juga melalui banyak
bergaul dengan teman, relasi, dan saudara yang kebetulan menjalankan bisnis.
h. Bahan bacaan.
Membaca, selain menambah wawasan dan pengetahuan, juga bisa menimbulkan gagasan yang
mengandung peluang bisnis. Bahan bacaan bisa dari berbagai media. Bila Anda memang sedang
berpikir keras mencari peluang, ketika Anda membaca iklan produk barang atau jasa, ada
kemungkinan Anda mendapatkan peluang bisnis. Peluang yang Anda dapatkan bisa berbeda
dengan yang diiklankan. Ada yang mengatakan bahwa peluaang bisnis bisa didapat dari halaman
kuning (yang berisi direktori atau iklan). Minimal Anda akan mendapatkan 20 gagasan
berpeluang dari membaca halaman kuning itu. Semakin banyak media yang menyajikan halaman
kuning yang Anda basa- misalnya halaman kuning dari berbagai media negara- semakin banyak
peluang yang akan Anda dapatkan.
i. Ide yang muncul tiba-tiba.
Kadang kala gagasan bisa muncul tiba-tiba, di mana saja dan kapan saja. Hampir setiap orang
mengalaminya. Tetapi tidak banyak orang yang bisa mewujudkan gagasan menjadi usaha nyata
yang membawa keuntungan. Kebanyakan orang melupakan ide-ide yang tiba-tiba muncul, dia
tidak bisa melihat bahwa idenya bisa menjadi suatu peluang bisnis.

Perlu disadari dan diyakini bahwa melihat peluang yang dapat dijadikan sebuah bisnis itu bisa
dipelajari dan dilatih. Latihlah kepekaan Anda untuk mendapatkan peluang bisnis. Jika cara
menemukan ide diatas tidak lah maksimal bagi anda, anda bisa mencari dan menemukan peluang
bisnis dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya terhadap lingkungan usaha yang cocok saat ini
dengan demikian akan bermunculan gagasan/ide baru yang berpotensi sebagai peluang bisnis bagi
anda.

2.2.2 Informasi Peluang Bisnis
Peluang bisnis bersumber dari adanya kebutuhan dari individu atau masyarakat. Oleh karena
itu jika ingin mulai mewujudkan berwirausaha, hendaknya terlebih dahulu menjawab pertanyaan,
Apakah yang menjadi kebutuhan masyarakat atau kebanyakan anggota masyarakat saat ini atau di
masa yang akan datang?. Untuk memahami kebutuhan masyarakat diperlukan suatu diagnosa
terhadap lingkungan usaha secara keseluruhan, yang meliputi faktor ekonomi, politik, pasar,
persaingan, pemasok, teknologi, sosial dan geografi. Lingkungan bisnis senantiasa berubah setiap
saat, bahkan perubahannya cukup pesat dan seiring dengan itu terjadi pula perubahan kebutuhan
masyarakat. Untuk menemukan peluang bisnis yang prospektif seharusnya kita sebagai wirausahawan
senantiasa mencari informasi yang terkait dengan perubahan lingkungan dan kebutuhan masyarakat.
Sumber informasi dapat diperoleh dari instansi/lembaga pemerintah, media massa, pasar atau
mungkin melalui wawancara dengan konsumen. Jadi, peluang senantiasa ada karena perubahan-
perubahan terus berlangsung baik di tingkat individu, maupun ditingkat masyarakat. Kemampuan kita
melihat peluang sangat tergantung dari informasi yang kita peroleh tentang faktor lingkungan bisnis.
Berangkat dari pertanyaan di atas dengan memanfaatkan potensi diri kita, maka dalam menemukan
peluang bisnis yang cocok, kita dapat menggunakan dua pendekatan, yaitu:
a) Pendekatan in-side-out (dari dalam ke luar) bahwa keberhasilan akan dapat diraih dengan
memenuhi kebutuhan yang ada saat ini.
b) Pendekatan out-side-in (dari luar ke dalam) bahwa keberhasilan akan dapat diraih dengan
menciptakan kebutuhan

Untuk mendapatkan informasi peluang bisnis, maka kita dapat melakukan cara-cara dibawah:
1. Gunakan internet untuk mencari informasi peluang bisnis yang teruji. Google sebagai mesin
pencari terbesar di dunia ini memungkinkan untuk membantu dalam pencarian peluang bisnis.
2. Mengikuti seminar wirausaha. Dengan cara ini kita mencari informasi dengan sesama
wirausaha yang lain. Bisa juga untuk menanbah ide-ide baru tentang peluang bisnis.
3. Ikut komunitas bisnis. Komunitas adalah salah satu cara untuk bertemu dengan para
wirausahawan yang terdiri dari banyak kalangan bisnis. Ini mampu memperbanyak relasi dan
menambah wacana tentang peluang bisnis yang sedang berkembang.
4. Beli buku tentang bisnis. Sekarang banyak buku yang bertema bisnis, pemasaran dan
bagaimana menemukan peluang bisnis. Ini memperbesar ide yang akan muncul untuk sebuah
peluang bisnis baru.
5. Aktif dalam media sosial. Di era social media seperti sekarang ini banyak ilmu gratis yang di
share oleh para pebisnis. Dengan membuat kuliah tweet atau kultwit tentang bisnis maka akan
menambah luas wawasan kita bagaimana mengembangkan peluang bisnis sehingga tidak
hanya peluang bisnis saja yang akan kita jalankan tapi dapat kita wujudkan dalam bisnis
nyata.
6. Rajin sharing dengan pebisnis sukses. Bisnis tidak hanya memikirkan bagaimana untung rugi
tapi ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Untuk itu maka pebisnis awal memerlukan
seorang mentor pendamping.
7. Sudah ketemu, rencanakan dengan prioritas. Jika sudah menemukan apa yang akan kita
kembangkan dalam usaha kita nanti, maka selanjutnya rencanakan secara matang sesuai
dengan keinginan kita. Kembangkan sampai sukses.

2.2.2 Memilih Lapangan Bisnis dan Mengembangkan Gagasan Bisnis
Setelah mengetahui kebutuhan masyarakat dan berhasil menemukan berbagai lapangan bisnis
dan gagasan bisnis, maka langkah berikutnya adalah menjawab pertanyaan: Manakah di antara
lapangan bisnis dan gagasan-gagasan bisnis tersebut yang paling tepat dan cocok untuk saya?
Pertanyaan ini sangat tepat, mengingat setiap orang memiliki potensi diri yang berbeda-beda.
Tentunya dalam memilih lapangan bisnis dan mengembangkan gagasan bisnis, kita perlu
menyesuaikan dengan potensi diri yang kita miliki. Kekeliruan dalam memilih yang disebabkan
karena ketidakcocokan atau ketidaksesuaian pada akhirnya akan mendatangkan kesulitan atau bahkan
kegagalan di kemudian hari.
Telah banyak fakta yang dapat dikemukakan, bahwa masih banyak wirausahawan yang
memulai bisnisnya dengan melihat keberhasilan orang lain dalam menjalankan bisnisnya (latah atau
ikut-ikutan). Pada hal belum tentu orang lain berhasil dalam suatu lapangan bisnis, kita juga dapat
berhasil dengan lapangan bisnis yang sama. Mungkin saja orang lain berhasil karena potensi diri yang
dimilikinya cocok dengan lapangan bisnis tersebut dan kemampuan dia untuk mengakses informasi
terkait dengan bisnis yang dijalankannya. Bisa saja kita mengikuti orang yang telah berhasil dalam
suatu lapangan bisnis, tapi kita perlu memiliki nilai lebih dari aspek kualitas yang kita tawarkan
kepada konsumen. Tapi kemampuan menawarkan aspek kualitas yang lebih tetap juga terkait dengan
potensi diri yang kita miliki.
Oleh karena itu, dalam memilih lapangan bisnis yang akan kita geluti, perlu dipertimbangkan
hal-hal berikut:
a) Bisnis yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok bagi kita.
b) Lapangan bisnis yang pada masa lalu menguntungkan, belum tentu pada saat ini masih
menguntungkan, atau lapangan bisnis yang menguntungkan saat ini belum tentu
menguntungkan di masa yang akan datang.
c) Lapangan bisnis yang berkembang baik di suatu daerah, belum tentu dapat berkembang
dengan baik pula di daerah lain, dan sebaliknya.
d) Berangkat dari pertimbangan-pertimbangan tersebut, maka dalam memilih lapangan
bisnis, kita perlu kembali melihat dan mengkaji kondisi internal kita dan kondisi eksternal
dimana bisnis kita jalankan, karena faktor internal dan eksternal ini akan sangat
menentukan kesuksesan kita dalam menjalankan bisnis.

Faktor internal yang dimaksud seperti penguasaan sumber daya (lahan, bangunan, peralatan
dan finansial), penguasaan teknis atau keterampilan, penguasaan manajemen dan jejaring sosial yang
kita miliki. Sedangkan faktor eksternal seperti peraturan pemerintah, tingkat permintaan dan
penawaran, persaingan, resiko dan prospek ekonomi baik lokal, regional, nasional maupun global.
Berdasarkan uraian di atas, maka langkah awal yang perlu kita lakukan adalah menginventarisir
berbagai jenis lapangan bisnis dan gagasan produk yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup
manusia. Kehidupan manusia dapat berkualitas ketika semua komponen kebutuhannya terpenuhi.
Mungkin dari langkah awal tadi, kita telah menemukan ratusan atau bahkan ribuan gagasan
bisnis. Untuk memperkecil pilihan dalam melakukan analisis berikutnya, maka kita harus menyeleksi
berbagai jenis gagasan bisnis yang telah kita lakukan pada langkah pertama tadi. Gagasan bisnis yang
dipilih adalah gagasan yang memiliki prospek secara ekonomi yang dapat berupa pertimbangan
bahwa produk yang dihasilkan merupakan kebutuhan vital bagi manusia dengan tingkat permintaan
dan harga yang relatif memadai.
Selanjutnya alternatif pilihan lebih diperkecil lagi dengan memilih beberapa gagasan bisnis
dengan mempertimbangkan potensi diri (faktor internal) kita. Hasil akhir dari langkah-langkah yang
telah kita lakukan akan diperoleh beberapa gagasan bisnis yang telah terurut berdasarkan prioritasnya.
Agar pilihan kita lebih aman dan dapat dikuasai dengan baik, maka perlu dilakukan Analisis Kembali
dengan mempertimbangkan faktor internal berupa kekuatan dan kelemahan yang kita miliki jika kita
memilih gagasan bisnis yang bersangkutan, dan faktor eksternal berupa peluang dan ancaman yang
akan dihadapi jika kita menjatuhkan pilihan pada gagasan bisnis yang bersangkutan. Bukan tidak
mungkin, setelah melakukan langkah analisis ini, kita akan menjatuhkan pilihan pada gagasan bisnis
yang menjadi prioritas kedua atau ketiga dari hasil analisis sebelumnya.
Menurut seorang tokoh bisnis dunia, D.J Schwarts, agar peluang usaha bisa kita maksimalkan
untuk hasil yang optimal maka kita perlu melakukan beberapa hal di bawah ini di antaranya :
a. Percaya dan yakin
Bagi anda yang pernah membaca buku - buku motivasi seperti law of atraction, mungkin
anda akan paham betapa dahsyatnya kekuatan keyakinan. Ketika kita yakin, ada tarikan
dalam diri kita untuk mendapatkan kekuatan alam sehingga kita terdorong untuk melakukan
hal - hal agar sukses. Alam pun kemudian menarik kekuatannya dan menggerakan alam agar
apa yang kita yakini benar - benar terjadi.

Soekarno pernah berkata " Jika kita mempunyai keinginan yang kuat dari dalam hati, maka
seluruh alam semesta akan bahu - membahu mewujudkannya"

b. Jangan hadiri lingkungan yang statis yang akan melumpuhkan pikiran wirausahawan.
Maksudnya pilihlah sahabat yang tepat. Jika anda terbiasa bergaul dengan mereka yang
memiliki pemikiran sempit maka anda akan menjadi orang yang memiliki pemikiran yang
tidak jauh dari mereka. Anda terbiasa dengan mereka yang memiliki sikap pesimis, maka
anda pun kemungkinan besar akan menjadi seorang yang skeptis terhadap kemampuan anda
sendiri. Untuk itu, bergaullah dengan mereka yang telah sukses, kemudian carilah orang
orang yang selalu optimis agar ketika anda merasa kecil hati, anda bisa tahu bagaimana
mereka bisa membesarkan hati mereka ketika keadaan sedang tidak menentu.
c. Setiap hari bertanyalah kepada diri sendiri , bagaimana saya dapat melakukan usaha lebih
baik?
d. Bertanya dan dengarkanlah
Dengan bertanya dan mendengarkan, maka wirausahawan akan mendapatkan bahan baku
untuk mengambil keputusan yang tepat
e. Perluas pikiran Anda
Bersemangatlah, bergaullah dengan orang-orang yang bisa membuat anda mendapat gagasan-
gagasan peluang usaha.
Ada banyak peluang bisnis di sekitar kita dan banyak juga dari peluang itu adalah penipuan.
Berikut adalah beberapa saran tentang bagaimana untuk memilih atau menemukan peluang yang baik.
1. Lupakan apa pun yang menjanjikan uang besar dengan sedikit atau tidak bekerja sama sekali.
Sebuah peluang bisnis yang dapat diandalkan akan menunjukkan bagaimana Anda bisa
bekerja keras untuk membangun penghasilan tetap. Mengharapkan untuk memperoleh
beberapa ratus sebulan untuk kerja paruh waktu. Jika Anda bersedia untuk menempatkan diri
Anda ke kesempatan penuh waktu, Anda dapat berharap untuk akhirnya mendapatkan
pendapatan yang cukup besar dengan mudah dapat melebihi apa yang dapat Anda peroleh
dengan pekerjaan tetap.
2. Kesempatan datang dan pergi. Sebagian besar program-program baru hilang dalam waktu tiga
tahun. Sejumlah orang telah bekerja selama berbulan-bulan untuk mendapatkan bersenandung
organisasi mereka hanya untuk melihat perusahaan keluar dari bisnis. Mencari perusahaan
yang masih baik setelah setidaknya lima tahun.
3. Pastikan Anda memiliki produk atau layanan yang kompetitif di pasar. Anda tidak bisa
menjual jika lingkungan pelanggan Anda menawarkan sesuatu yang lebih baik pada harga
yang lebih rendah.
4. Waspadalah terhadap kesempatan yang menjanjikan kekayaan kepada Anda.
5. Cari kesempatan yang akan membiarkan Anda menggabungkan cara pintar berpromosi di
internet dengan kesempatan untuk menjual ke teman-teman dan tetangga, Anda akan tetap
membuat sebagian besar penjualan Anda kepada orang-orang di komunitas Anda.
6. Akhirnya, ini adalah yang paling penting, pilihlah peluang bisnis yang Anda benar-benar
percaya. Anda dapat dengan mudah menjual kepada siapa pun selama Anda benar-benar
yakin bahwa produk atau jasa adalah memiliki nilai yang sangat baik. Bergabunglah dengan
sebuah perusahaan besar dan nyata yang akan membuat Anda bangga untuk menunjukkan
produk mereka ke teman-teman terbaik Anda.

2.3 Memilih Peluang Bisnis
2.3.1 Kriteria Memilih Peluang Bisnis
Jika Anda sudah mempunyai daftar beberapa peluang bisnis yang sudah Anda survey dengan
baik. Maka sudah waktunyalah Anda untuk menentukan pilihan bisnis apa yang akan Anda lakukan.
Sebelum Anda menentukan peluang bisnis apa, maka cobalah beberapa kriteria analisis ini disimak
dahulu untuk memudahkan peluang bisnis mana yang akan Anda pilih :
a) Analisa Modal. Berapa besar modal yang diperlukan untuk bisnis tersebut. Berapa modal
yang Anda miliki. Kalau masih kurang, adakah modal lain.
b) Analisa Penghasilan. Berapa besar keuntungan yang bisa diperoleh dari bisnis tersebut.
Berapa besar kebutuhan hidup Anda. Kalau masih kurang, masih bisakah cari tambahan lain.
c) Analisa Sektor Usaha. Apakah sektor ini merupakan salah satu keinginan Anda. Beri urutan,
dimana bisnis yang paling Anda minati diurutan atas.
d) Analisa Jam Kerja. Apakah bisnis ini akan menyita habis waktu Anda dan keluarga Anda.
Atau waktunya normal (jam 08 s/d jam 17), atau waktunya bisa Anda atur sendiri. Tujuh hari
atau lima hari seminggu atau terserah Anda untuk mengaturnya berapa hari perminggu.
e) Analisa prospek. Pelajari keadaan bisnis sejenis tersebut saat ini dan masa depan. Dari sekian
daftar bisnis, mana yang paling memberikan prospek baik saat ini maupun masa depan.
f) Dan masih banyak lagi ktritea lain yang Anda sendiri bisa tentukan. Setelah itu buatlah daftar
peluang bisnis apa saja yang Anda temukan sesuai dengan kemampuan diri Anda.

2.4 Manfaat Berwirausaha
2.4.1 Manfaat Berwirausaha
Sebelum mendirikan sebuah bisnis, setiap calon wirausaha harus mempertimbangkan manfaat
menjadi pemilik bisnis, manfaatnya diantaranya adalah sebagai berikut :
Peluang bisnis mengendalikan nasib sendiri. Mendirikan sesuatu bisnis memberikan
kebebasan dan peluang pada wirausahawan untuk mencapai sasaran yang penting baginya.
Kesempatan melakukan perubahan. Semakin banyak wirausahawan yang memulai bisnis
karena melihat kesempatan untuk mencapai dan membuat suatu perubahan.
Peluang untuk menggunakan potensi sepenuhnya. Bisnis yang dimiliki wirausahawan
merupakan alat untuk pernyataan dan aktualitas diri.
Peluang bisnis meraih keuntungan tanpa batas. Meskipun uang bukan daya dorong utama bagi
wirausahawan, keuntungan dari bisnis mereka penting sebagai faktor motivasi.
Peluang melakukan sesuatu yang kita suka. Kebanyakan wirausahawan yang telah berhasil
dalam bisnis tertentu karena mereka tertarik dan menyukai pekerjaan tersebut.

2.4.2 Pemanfaatan Peluang Usaha Secara Kreatif dan Inovatif
Wirausaha yang kreatif adalah wirausaha yang cepat menangkap peluang yang muncul dari
suatu kondisi lingkungan disekitarnya, yang tidak pernah melewatkan waktunya dengan sia-sia. Orang
yang kreatif akan memandang barang yang oleh orang kebanyakan dianggap tidak berguna, menjadi
sangat berguna dan mempunyai nilai jual. Orang yang kreatif tidak akan ikut dalam deretan panjang
pencari kerja, karena dia sendiri yang akan menciptakan lapangan pekerjaan untuk dirinya dan orang
lain. Misalnya,
1. Memanfaatkan barang bekas, seperti:
Sedotan minuman dibuat bunga
Bulu ayam menjadi lukisan
Perca menjadi keset
2. Memanfaatkan barang yang disediakan oleh alam, seperti: membuat kerajinan dari tanah liat.
3. Memenfaatkan kejadian/peristiwa yang ada, seperti: berjualan aneka minuman seperti es
buah/kelapa, es teler pada waktu misim kemarau, dan sebagainya.

Untuk menggali peluang usaha atau bisnis, setiap orang harus berpikir secara positif dan kreatif, yaitu:
Harus percaya dan yakin bahwa usahanya bisa dilaksanakan
Mau menerima gagasan baru dalam dunia bisnis
Sering bertanya pada diri sendiri
Bersedia mendengarkan saran dari orang lain
Mempunyai etos kerja yang tinggi
Pandai dan terampil berkomunikasi

Inovatif adalah suatu temuan baru yang menyebabkan berdaya gunanya suatu produk atau
jasa kearah yang lebih produktif. Beberapa faktor yang mendorong untuk melakukan inovasi dalam
usaha antara lain keinginan untuk berprestasi, adanya sifat penasaran atau keinginan untuk
menanggung resiko, faktor pendidikan, pengalaman dan adanya peluang.
Adapun tujuan mengadakan inovasi dalam usaha adalah sebagai berikut:
Untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat
Untuk menyesuaikan selera masyarakat
Untuk menyesuaikan perkembangan teknologi
Untuk memuaskan konsumen
Untuk menarik konsumen

























BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan di atas dapat di simpulkan bahwa Peluang Bisnis adalah
kesempatan atau waktu yang tepat, yang seharusnya diambil atau dimanfaatkan bagi seorang
wirausahawan yang mendapatkan keuntungan. Dalam dunia bisnis setiap orang (pebisnis) atau orang
yang hendak berkecimpung di dunia ini sudah semestinya mengerti dan memperhatikan peluang
bisnis yang ada disekitar mereka atau kita. Informasi peluang bisnis dapat kita peroleh dari beberapa
sumber antara lain : internet, mengikuti seminar wirausaha, ikut komunitas bisnis, beli buku tentang
bisnis, aktif dalam media sosial, rajin sharing dengan pebisnis sukses. Dan sumber sumber informasi
peluang bisnis itu harus memenuhi persyaratan antara lain : informasi peluang bisnis datanya harus
lengkap, informasi peluang bisnis datanya harus dapat dipercaya, dan informasi peluang bisnis
datanya harus harus berlaku serta menerapkan strategi secara tepat akan berdampak pada kemampuan
mereka (wirausaha) untuk bersaing dengan bisnis lain serta dapat meningkatkan kemampuan dalam
menghadapi persaingan dengan cara mengembangkan inovasi produknya. Dengan terus menjaga dan
mengembangkan sumber keunggulan bersaingnya maka kelangsungan bisnis tersebut akan tetap
terjaga.

3.2 Saran
1. Kita sebagai wirausahawan harus bekerja keras dan bertanggung jawab atas pekerjaan yang
kita geluti, agar mencapai suatu tujuan yang kita inginkan.
2. Kita sebagai wirausahawan harus berani dan siap menanggung segala resiko pada bisnis yang
sedang kita geluti, dan hal tersebut bukan berarti akhir bisnis tersebut.
3. Kita sebagai wirausahawan harus kreatif dan inofatif, agar kita dapat menyesuaikan diri
dengan situasi dan kondisi yang kita jumpai.
4. Kita sebagai wirausahawan harus berfikir yang positif dan selalu berambisi ingin maju
dengan komitmen yang tinggi terhadap pekerjaan.
5. Kita sebagai wirausahawan harus tanggap dan cepat dalam memanfaatkan peluang bisnis.
6. Kita dalam menjalankan sebuah bisnis harus menyusun strategi yang sistematis.















Daftar pustaka

http://santiukasyah.blogspot.com/2013/11/makalah-kewirausahaan-memulai-dan.html, diakses pada
20 September 2014, pukul 22.00 WIB
http://magdalaudiyahoktalieva.blogspot.com/2013/05/kewirausahaan-menetukan-peluang-usaha.html,
diakses pada 20 September 2014, pukul 22.00 WIB
http://dinysusilawati.blogspot.com/2011/03/tugas-kewirausahaan.html, diakses pada 20 September
2014, pukul 22.00 WIB
http://supardisaminja.wordpress.com/2013/02/20/strategi-mencari-peluang-bisnis/, diakses pada 20
September 2014, pukul 22.00 WIB
http://www.zainalhakim.web.id/pengertian-peluang-usaha.html/ diakses pada 30 September 2014,
pukul 21.00 WIB