Anda di halaman 1dari 3

Februari 1, 2008

Wanita Dalam Pandangan Islam


I. Pendahuluan
Wanita adalah sosok yang kerap kali menjadi perbincangan yang tiada habisnya. Sesuatu
yang menyangkut wanita akan terus mendapat perhatian untuk dibicarakan. Bagi sebagian
orang, wanita adalah masyarakat kelas dua. Ia tidak berhak untuk berpendapat bahkan
mengurus dirinya sendiri. Semuanya diatur oleh laki-laki. Di satu sisi ada yang begitu
memuja wanita. idup seakan mati tanpanya, segala yang dilakukannya adalah untuk wanita.
Disisi lain banyak para !iloso!is menganggap wanita sebagai biang keladi terjadinya berbagai
bentuk bencana dan tindak kriminalitas di dunia. "egara hancur karena wanita. Seorang
pangeran bahkan ada yang rela menanggalkan mahkotanya kerajaannya karena wanita.
Pertikaian muncul akibat perebutan wanita. Bahkan muncul permasalahan dari kaum agama
bahwa wanitalah yang menyebabkan "abi #dam as. turun ke bumi. Wanita dianggap
penyebab terjadinya dosa.
II. Pandangan $anusia %erhadap Wanita
Secara umum ada dua kelompok manusia dalam memandang wanita, yaitu&
a. 'elompok yang berbaik sangka kepada wanita, Seorang pujangga pernah berkata&
'aum wanita itu bagaikan minyak kesturi(
)ang diciptakan untuk kita(
Setiap kita tentu merasa senang mencium aromanya(
Seorang ibu ibarat sekolah(
#pabila kamu siapkan dengan baik(

Berarti kamu menyiapkan satu bangsa yang harum namanya(
(Dibalik keberhasilan setiap Pemimpin ada wanita(
b. 'elompok yang menjadi musuh wanita, Pujangga lain berkata&
'aum wanita itu bagaikan syaithan(
)ang diciptakan untuk kita(
'ita berlindung kepada #llah(
Bila ada kerusakan di bumi ini lihat wanitanya(
Satu hal yang perlu direnungi bersama adalah baik kelompok yang memuja maupun yang
membencinya terkadang melakukan tindakan eksploitasi terhadap keberadaan wanita.
Seringkali wanita tidak menyadari bahwa apakah dirinya dieksploitasi *diman!aatkan+ atau
dimuliakan. ,leh karena itulah setiap muslim perlu mengetahui bagaimana Islam
memperlakukan wanita. Berdasarkan lembaran sejarah, kita mengetahui bagaimana wanita
dapat memiliki dirinya sendiri dan menyadari keberadaannya tidak hanya sebagai saudara
dari laki-laki namun yang terpenting adalah hamba #llah SW% yang sama-sama menyembah
#llah SW%.
Islamlah yang membebaskan wanita dari anggapan buruk terhina memiliki anak perempuan.
'isah -mar bin 'hatab menjelaskan bagaimana budaya #rab jahiliyah terhadap wanita,
sehingga ia rela menguburkan anak perempuannya agar tidak mendapat malu. Pada saat itu
wanita menjadi harta warisan bila ayahnya wa!at. Islam pulalah yang mengajarkan kedua
orang tua untuk merawat dan mendidik anak perempuannya bila keduanya ingin masuk
syurga.
III. Pandangan Islam %erhadap Wanita
Dalam Islam, wanita bukanlah musuh atau lawan kaum laki-laki. Sebaliknya wanita adalah
bagian dari laki-laki demikian pula laki-laki adalah bagian dari wanita, keduanya bersi!at
saling melengkapi. *.S. #li Imran */+ & 012+
Dalam Islam tidak pernah dibayangkan adanya pengurangan hak wanita atau pen3haliman
wanita demi kepentingan laki-laki karena Islam adalah syariat yang diturunkan untuk laki-
laki dan perempuan. #kan tetapi ada beberapa pemikiran keliru tentang wanita yang
menyelusup ke dalam benak sekelompok umat Islam sehingga mereka senantiasa memiliki
persepsi negati! terhadap watak dan peran wanita. Salah satu contohnya adalah perlarangan
wanita keluar rumah untuk menuntut ilmu dan mendalami agama dengan alasan ada orang
tua dan suami yang yang berhak dan berkewajiban mendidik serta memberikan pelajaran.
#kibatnya mereka menghambat wanita dari pancaran ilmu pengetahuan dan memaksanya
hidup dalam kegelapan dan kebodohan.
0. 4aki-laki dan wanita dari asal yang sama, .S. #n "isaa5 *6+ & 0
7. %anggung jawab kemanusiaan seorang wanita, .S. #li Imran */+ & 012
/. Pembebasan wanita dari ke3haliman jahiliyah, .S. #n "ahl *08+ & 29-21
6. Pembebasan wanita dari pengharaman hal yang baik pada masa jahiliyah. Seringkali
wanita diharamkan untuk memakan sesuatu atau memiliki sesuatu. 'etika Islam datang maka
pengharaman itu digugurkan, sehingga wanita memperoleh hak yang sama mengenai hal ini,
.S. #l #n5aam *8+ & 0/1
2. Pembebasan dari harta warisan dan dalam perkawinan, .S. #n "isaa5 *6+ & 01
8. Pembebasan dari buruknya hubungan keluarga akibat perkawinan. Pada masa jahiliyah,
wanita yang telah menikah dengan bapaknya dapat diturunkan kepada anak yang
dilahirkannya sehingga akan menimbulkan kerancuan dan kehancuran dalam keluarga namun
setelah Islam datang semua itu diharamkan, .S. #n "isaa5 *6+ & 77-7/
:. Penegasan tentang karakteristik wanita muslimah &
a. Wanita dan pria memiliki peran yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristiknya masing-
masing, .S. #l 4ail *17+ & 0-6
b. $enutup aurat
Bila kita mau merenungi dan mengambil hikmah dari perintah #llah kepada muslimah untuk
menutup aurat pada dasarnya adalah menjaga dan melindungi wanita itu dari kemungkinan
negati! dari pandangan manusia yang melihatnya serta menjaganya agar dapat aman
berakti;itas, .S. #n "ur *76+ & /0
c. $endapat balasan yang sama dengan laki-laki di akhirat, .S. #l adid *2:+ & 07
<e!erensi &
0. 'ebebasan Wanita =ilid 0, D<. )usu! .ordhowi dan $uhammad #l >ha3ali
7. =ati Diri Wanita $uslimah, $ustho!a $uhammad %hahhan