Anda di halaman 1dari 3

BLOK ENDEMIC DISEASE

DISCOVERY LEARNING
DEPOSIT YANG MELEKAT PADA PERMUKAAN GIGI














Disusun Oleh:
Adinda Yoko Prihartami
G1G010003





KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN
JURUSAN KEDOKTERAN GIGI
PURWOKERTO

2013
Deposit yang Melekat pada Permukaan Gigi
1. Pelicle
Pelikel adalah lapisan tipis, licin, tidak berwarna, translusen, dan
bebas bakteri yang menempel pada gigi segera setelah gigi dibersihkan.
Pemeriksaan dengan larutan pewarna (disclosing solution) akan
memperlihatkan pelikel sebagai permukaan yang tipis dan pucat (Putri, dkk.,
2009).
2. Materia alba
Materia alba merupakan lapisan yang menumpuk dan melekat pada
permukaan gigi dengan karakteristik lunak, berwarna putih keabu-abuan atau
kuning (seperti keju). Materia alba terdiri dari sel-sel epitel mati, leukosit,
dan sisa makanan yang mudah dihilangkan dengan semprotan air (Putri, dkk.,
2009).
3. Debris
Debris adalah suatu akumulasi zat yang tidak dikehendaki di
permukaan gigi, contohnya makanan, serpihan gigi, serbuk hasil pengeboran
dan karies (Harty dan Ogston, 1995). Debris makanan lebih mudah
dibersihkan bila dibandingkan dengan plak dan materia
alba (Putri, dkk., 2009).
4. Stain
Stain merupakan pewarnaan pada gigi yang dapat terjadi di
permukaan gigi (ekstrinsik) atau di dalam lapisan gigi (intrinsik). Stain
terlihat sebagai pelikel (lapisan tipis) yang terpigmentasi, misalnya yellow
stain, brown stain, green stain, atau black stain (Putri, dkk., 2009).
5. Plaque
Plak berasal dari pelikel yang telah diinvasi oleh mikroorganisme
yang lunak dan melekat erat di permukaan gigi. Plak dapat dibersihkan
sempurna dengan cara mekanis (penyikatan dan penggunaan benang). Plak
yang menumpuk akan terlihat kuning, abu-abu, atau kuning keabu-abuan.
Sedangkan pada penggunaan disclosing agent plak dalam jumlah sedikit akan
terwarnai kontras (terang) dan akan semakin jelas apabila plak menumpuk
(Putri, dkk., 2009).
6. Food impaction
Food impaction adalah sisa makanan yang terselip di daerah
interdental (Harty dan Ogston, 1995).
7. Kalkulus
Kalkulus merupakan deposit yang terkalsifikasi (keras) dan melekat
erat pada permukaan gigi. Kalkulus berdasarkan lokasinya dapat dibagi
menjadi kalkulus supragingival dan kalkulus subgingival. Kalkulus
supragingival terletak di permukaan mahkota gigi, berwarna putih sampai
abu-abu kekuningan, keras, mudah dilepas dengan skeler sedangkan kalkulus
subgingival terletak dibawah gingival margin biasanya tidak terlihat saat
pemeriksaan, di saku gusi mengelilingi gigi, sehingga dapat dilakukan
probing untuk menentukan lokasinya (Shivakumar, 2011).







Referensi
Harty, F.J., Ogston, R., 1995, Kamus Kedokteran Gigi, EGC, Jakarta.
Putri, M.H., Herijulianti, E., Nurjannah, N., 2010, Ilmu Pencegahan Penyakit
Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi, EGC, Jakarta.
Shivakumar, M., 2011, Preventive and Community Dentistry, Jaypee Brothers
Medical Publisher, New Delhi.