Anda di halaman 1dari 1

Terdiri dari dua atau lebih elemen yang berbeda

Lebih rumit dari struktur logam


Ikatan ion dan / atau kovalen
Campuran ikatan ionik dan kovalen - elektronegativitas
Ikatan ion membentuk ion
Logam melepas elektron -- bermuatan positif
Non-logam memperoleh elektron bermuatan negatif
Kristal harus bermuatan netral, misalnya CaF2

Semen dan Keramik: Keramik dan semen hidrolik adalah kelas utama silikat sintetik kristal memiliki
kepentingan industri yang signifikan. Keduanya, baik keramik maupun semen dibentuk oleh
peleburan pada suhu tinggi (1000-1600 C). Keramik, secara umum, adalah zat yang sangat kristal,
yang berisi beberapa "fase kaca". Jika fase kaca yang terkandung menyediakan kristalinitas berkisar
dari 30% hingga 90%, maka komposit tersebut biasanya disebut Kaca Keramik. Semen Portland
adalah semen yang paling umum yang banyak digunakan dalam membangun. Hal ini dibentuk oleh
sintering campuran tanah liat alami, batu kapur (CaCO3), dan pasir (SiO2) serta beberapa aditif,
seperti besi oksida (Fe2O3). Sintering ini dilakukan pada suhu berkisar 1.400-16.000 C. Produk
sintesis ini adalah klinker (butir 3-25 mm diameter) yang terdiri dari empat jenis silikat, yaitu
trikalsium silikat (3CaO SiO2), -dikalsium silikat (-2CaO SiO2), trikalsium aluminat (3CaO
Al2O3) dan Kalsium Aluminoferrite (4CaO Al2O3 Fe2O3), serta kapur bebas (CaO dan Ca (OH) 2)
dan bebas MgO. Setelah pendinginan berikutnya, biji-bijian ini dicampur dengan gipsum dan digiling
bersama-sama untuk memperoleh serbuk yang biasanya kita sebut "semen".

Kaca: Definisi kaca adalah amorf padat sehingga bahan apapun yang dibentuk oleh teknik apapun
(deposisi uap, pengolahan sol-gel, atau melelehkan-pendinginan teknik). Namun, kaca yang kita
gunakan dalam kehidupan kita sehari-hari (jendela, botol bir, gelas, serat optik dalam sistem
telekomunikasi kita, dll) adalah silicate glass yang dibentuk oleh pendinginan lelehan. Teknologi ini
biasanya menggunakan pasir kuarsa (quartz sand) sebagai sumber utama SiO2 dan komponen
alkaline. Lelehan silikat Homogen tersebut dapat diperoleh pada suhu sekitar 1200 C atau lebih.
Proses pendinginan harus cukup cepat untuk menghindari kristalisasi dan membentuk kaca
transparan berkualitas baik. Jika lelehan memiliki suhu tepat viskositas, struktur kaca yang dingin
akan mirip dengan cairan beku yang ditandai dengan susunan rapat.