Anda di halaman 1dari 8

Sistem Pakar

Salah satu cabang ilmu komputer yang dapat membantu manusia adalah
kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Kecerdasan buatan adalah cabang ilmu
computer yang bertujuan untuk membuat sebuah komputer dapat berpikir dan bernalar
seperti manusia. Tujuan praktis dari kecerdasan buatan ini adalah membuat komputer
semakin berguna bagi manusia. Kecerdasan buatan dapat membantu manusia dalam
membuat keputusan, mencari informasi secara lebih akurat, atau membuat komputer
lebih mudah digunakan dengan tampilan yang menggunakan bahasa natural sehingga
mudah dipahami. Salah satu bagian dari sistem kecerdasan buatan adalah system pakar
dimana sistem pakar adalah bagian dari ilmu Kecerdasan buatan yang secara spesifik
berusaha mengadopsi kepakaran seseorang di bidang tertentu ke dalam suatu sistem atau
program komputer.
Gambar 1 Konsep Dasar Sistem Pakar
Gambar di atas merupakan gambaran konsep dasar Sistem Pakar, dimana pengguna
user! menyampaikan fakta atau informasi kepada Sistem Pakar, kemudian fakta dan
informasi tersebut akan di simpan ke kno"ledge#base basis pengetahuan!, dan diolah
dengan mekanisme inferensi, sehingga sistem dapat memberikan respon kepada
penggunanya berupa keahlian atau ja"aban berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya
Tujuan Sistem pakar
Tujuan dari sebuah Sistem Pakar adalah mentransfer kepakaran yang dimiliki seorang
pakar kedalam komputer dan kemudian kepada orang lain non expert!. $kti%itas
pemindahan kepakaran adalah &
# Knowledge Acquisition dari pakar atau sumber lain!
# Knowledge Representation ke dalam komputer!
# Knowledge Inferencing
# Knowledge Transfering
Arsitektur Sistem Pakar
$rsitektur sistem pakar dapat dilihat pada gambar 1 di ba"ah ini dimana sebuah
sistem pakar terdiri dari tiga modul utama, yaitu& knowledge base, working memory dan
inference engine yang merupakan bagian utama dari sebuah sistem pakar. Sedangkan
bagian#bagian selain ketiga komponen utama itu adalah & user interface, developer
interface, explanation facility, dan external programs.
Gambar ' arsitektur sistem pakar
Keterangan &
a. Knowledge base adalah representasi pengetahuan dari seorang atau beberapa pakar
yang diperlukan untuk memahami, memformulasikan dan memecahkan masalah. Dalam
hal ini digunakan untuk memecahkan masalah#masalah yang terjadi pada komputer.
Knowledge base ini terdiri dari dua elemen dasar, yaitu fakta dan rules.
b. Inference engine merupakan otak dari sistem pakar yang mengandung mekanisme
fungsi berpikir dan pola#pola penalaran sistem yang digunakan oleh seorang pakar.
(ekanisme ini yang menganalisis suatu masalah tertentu dan kemudian mencari solusi
atau kesimpulan yang terbaik.
c. orking !emory merupakan tempat penyimpanan fakta#fakta yang diketahui dari hasil
menja"ab pertanyaan.
d. "ser#developer interface. Semua software pengembangan sistem pakar memberikan
interface yang berbeda bagi user dan developer. "ser akan berhadapan dengan tampilan
yang sederhana dan mudah sedangkan developer akan berhadapan dengan editor dan
source code "aktu mengembangkan program.
e. $xplanation facility memberikan penjelasan saat mana user mengetahui apakah alasan
yang diberikan sebuah solusi.
f. $xternal programs. )erbagai program seperti database, spreads%eets, algorit%ms, dan
lainnya yang berfungsi untuk mendukung sistem.
Representasi Pengetahuan
Dalam Sistem Pakar, pengetahuan yang telah di uraikan, direpresentasikan kedalam
bentuk yang dapat diproses oleh komputer. (enurut *irebaugh 1+,+!, terdapat empat
teknik untuk representasi pengetahuan yaitu -aringan Semantik, frame, script dan aturan
produksi atau sistem produksi.
# -aringan Semantik
-aringan semantik merupakan jaringan data dan informasi, yang menunjukan
hubungan antar berbagai objek dimana informasi yang terhubung tersebut adalah
informasi yang proporsional suatu pernyataan yang dapat bernilai benar atau salah!.
Dalam matematika, istilah jaringan semantik merupakan suatu label atau graph berarah.
Struktur jaringan semantik terdiri dari node atau simpul dan busur atau arc yang
menghubungkannya. Simpul menyatakan objek sedangkan busur menyatakan links. &inks
dari jaringan semantik digunakan untuk menunjukkan hubungan relations%ip! antar
simpul#simpul tersebut. -aringan semantik dapat diperluas $xpanding! dengan
menambah node yang bersesuaian pada jaringan semantik tersebut. 'ode simpul! baru
tersebut dapat merupakan objek tambahan ataupun properti tambahan.
# *rame
Salah satu skema yang telah digunakan dalam banyak aplikasi adalah frame
bingkai! (insky & 1+./!. *rame dapat dipandang sebagai struktur data statik yang
digunakan untuk merepresentasikan situasi#situasi yang telah dipahami dan stereotype.
*rame berupa kumpulan#kumpulan slot#slot yang digunakan atau merupakan atribut
untuk mendeskripsikan pengetahuan. Pengetahuan yang termuat dalam slot dapat berupa
kejadian, lokasi, situasi ataupun elemen#elemen lain. *rame digunakan untuk representasi
pengetahuan deklaratif.
)erikut ini digambarkan struktur frame &
Gambar 0. Struktur *rame
*rame terdiri dua elemen dasar, yaitu slot dan facet merupakan subslot!. Slot merupakan
kumpulan atribut atau properti yang menjelaskan objek yang direpresentasikan oleh
frame dan subslot menjelaskan pengetahuan atau prosedur dari atribut pada slot.
Slot dalam frame mungkin berisi informasi sebagai berikut &
1. 1nformasi identifikasi frame.
'. 2ubungan frame dengan frame yang lain.
0. Penggambaran persyaratan yang dibutuhkan frame.
3. 1nformasi prosedural untuk menggunakan struktur yang digambarkan.
/. 1nformasi default frame.
4. 1nformasi baru.
Sedangkan, subslot terdiri dari beberapa bentuk antara lain &
1. 5alue & nilai dari suatu atribut.
'. Default & nilai yang digunakan jika slot kosong atau tidak dideskripsikan pada
instansiasi frame.
0. 6ange & jenis informasi yang muncul pada slot.
3. 1f added & berisi informasi tindakan yang akan dikerjakan jika nilai slot diisi.
/. 1f needed & *acet subslot! ini digunakan pada kasus dimana tidak ada %alue pada slot.
4. 7ther & Slot dapat berisi frame, rule, jaringan semantik ataupun tipe lain dari informasi.
Terdapat dua jenis properti yaitu properti statis dan dinamis. Properti statis merupakan
fitur dari objek yang tidak dapat berubah, sedangkan properti dinamis merupakan fitur
yang dapat berubah selama sistem barjalan.
# (cript
(cript merupakan skema representasi pengetahuan yang sama dengan
frame.2anya saja frame menggambarkan objek sedangkan script menggambarkan urutan
peristi"a. Penggambaran urutan peristi"a pada script menggunakan serangkaian slot
yang berisi informasi tentang orang, objek dan tindakan#tindakan yang terjadi dalam
suatu peristi"a.
# Sistem Produksi
Kaidah Sistem produksi menjadi acuan yang sangat sering digunakan oleh metode
inferensi sistem pakar dan dalam kasus penyelesaian masalah tingkah laku manusia, atau
dalam produksi sederhana. Pengetahuan dalam sistem produksi dapat direpresentasikan
oleh himpunan kaidah dalam bentuk &IF 8kondisi9 THEN 8aksi9.
Gambar 0 Komponen Sistem Produksi
Terdapat tiga elemen utama dari semua sistem produksi, yaitu &
1.Database global (erupakan struktur data utama dari sistem produksi.
'.Kaidah produksi Kaidah produksi mempunyai bagian kondisi 1*! yang disebut bagian kanan
dan aksi T2:;! yang disebut bagian kiri.
0.Sistem control (erupakan program penterjemah yang esensial untuk mengontrol urutan
dimana kaidah#kaidah produksi dipicu dan menyelesaikan konflik jika lebih dari satu kaidah
yang diaplikasikan.
Analisis Kebutuhan Sistem
a. Analisis Kebutuhan Pengguna
)erikut ini adalah daftar pengguna user! yang terlibat pada Portal 1nformasi dan Sistem
Pakar untuk spesifikasi penyakit infeksi, dan adapun aktifitas dan hak akses masing#masing
pengguna tersebut dibedakan berdasarkan tingkatan le%el! yang dimiliki.
# $dministrator le%el 1!
$dministrator merupakan pengguna dengan akses penuh terhadap sistem, berada
pada le%el yang pertama, dan memegang peranan yang sangat penting pada
sistem, khususnya menyangkut sekuritas sistem.
# 7perator le%el '!
7perator merupakan pengguna dengan akses semi penuh terhadap
sistem, berada pada le%el yang kedua, dan memiliki peranan yang hampir
sama dengan pengguna $dministrator. )erikut ini merupakan aktifitas dan
hak akses yang dimiliki oleh pengguna 7perator & mengelola data
pengguna user! berdasarkan le%el 7perator, mengelola data berita,
mengelola data artikel, mengelola data jajak pendapat polling!, mengelola
buku tamu, mengelola links, mengelola aplikasi Sistem Pakar, dsb.
# (ember le%el 0!
(ember merupakan pengguna dengan akses terbatas terhadap sistem,
beradapada le%el yang ketiga, dan tidak memiliki hak terhadap pengelolaan
sistem.
b. Analisis kebutuhan Sistem
Dalam mengembangkan suatu sistem, diperlukan adanya analisis dan pemodelan
terhadap kebutuhan#kebutuhan sistem tersebut, sehingga pada pelaksanaannya sistem
tersebut dapat menjalankan proses dengan baik sesuai dengan kebutuhannya. Dalam
mengembangkan suatu sistem, diperlukan adanya analisis dan pemodelan terhadap
kebutuhan#kebutuhan sistem tersebut, sehingga pada pelaksanaannya sistem tersebut
dapat menjalankan proses dengan baik sesuai dengan kebutuhannya. 7leh karenanya
pada penelitian ini dilakukan beberapa analisis dan pemodelan kebutuhan yang meliputi &
# Kebutuhan $plikasi
# Kinerja Sistem <ang Diharapkan
# Pemodelan Kebutuhan $plikasi
Analisis Kebutuhan Sistem Pakar
a. Basis Pengetahuan
)asis pengetahuan pada Sistem Pakar terdiri dari dua macam sumber pengetahuan
*akta dan $turan.
b. Mekanisme Inerensi
(ekanisme inferensi mengandung suatu mekanisme pola pikir dan penalaran
yang digunakan dalam menyelesaikan suatu masalah, dalam hal ini bagaimana sistem
dapat mengambil suatu kesimpulan berdasarkan manifestasi yang dimasukkan oleh
pengguna.
!. I"entiikasi Akt#r
$ktor merupakan sesuatu yang berkomunikasi dengan system dan merupakan
sesuatu yang ksternal dari system.
$rtikel ini di kutip dari &
A.$Penggunaan Sistem Pakar "alam Pengembangan p#rtal In#rmasi
untuk Spesiikasi %enis Pen&akit Ineksi$
oleh
Rahmadi Wijaya
(ekola% Tinggi !ana)emen Informatika dan Komputer *I*
+l. Kesambi ,-A *irebon .,/0. Telp. 1230/4 322./-
$mail5 rakit33637ya%oo.com
). =Perancangan dan Pembuatan $plikasi Sistem Pakar untuk Permasalahan
Tindak Pidana Terhadap 2arta kekayaan=
7leh
Andreas Handojo, M. Isa Irawan
*akultas Teknologi 1ndustri, -urusan Teknik 1nformatika, >ni%ersitas Kristen Petra
e#mail & handojo?petra.ac.id, mii?petra.ac.id
Fen"h& 'ngk#
$lumnus *akultas Teknologi 1ndustri, -urusan Teknik 1nformatika, >ni%ersitas Kristen Petra
e#mail & m'43++@@4?john.petra.ac.id
Artikel Tentang $ Sistem Pakar $
Ahma" Maulana
()(*+*,+
-KA(-

Anda mungkin juga menyukai