Anda di halaman 1dari 2

RANGKAIAN SERI PARALEL RESISTOR

1. Menjelaskan prinsip dasar rangkaian seri dan paralel resistor.


Resistor dihubungkan secara Seri
Resistor merupakan komponen elektronika yang bersifat menghambat arus listrik, apabila
beberapa resistor disusun secara seri atau berderet, maka tahanan semakin besar, sehingga akan
mengurangi besarnya arus listrik yang mengalir pada rangkaian . Dari peryataan tersebut didapat
formula R
TS
(Resisto Total yang dihubung secara Seri) adalah
R
TS
= R
1
+ R
2
+ R
3
+ .R
n
.

Gambar A.1
Gambar A.1 merupakan contoh rangkaian resistor yang dihubungkan secara seri/deret. Pada
rangkain seri tidak terdapat titik cabang, sehingga arus mengalir hanya pada satu jalur saja. Hal
ini menyebakan nilai/besarnya arus pada titik manapun besarnya sama. Jika pada gambar A.1
besarnya R
1
, R
2,
dan R
3
adalah 10, 20 , 30 , carilah besarnya tahanan total Seri (R
TS
) ?
Jawab:
R
TS
= R
1
+ R
2
+ R
3

R
TS
= 10 + 20 + 30 = 60

Resistor dihubungkan secara Paralel atau jajar
Apabila beberapa resistor disusun secara paralel atau berjajar, maka tahanan total semakin
kecil, Resistor yang disusun secara paralel berfungsi untuk membagi arus listrik yang mengalir .
Dari peryataan tersebut didapat formula R
TP
(R Total yang dihubung secara Paralel) adalah:


Gambar B.1
Gambar B.1 merupakan contoh rangkaian resistor yang dihubungkan secara paralel atau jajar.
Pada rangkain Paralel seperti pada rangkaian B.1. Jika besarnya R
1
, R
2,
dan R
3
adalah 10, 20
, 30 , Carilah besarnya tahanan total Paralelnya (R
TP
)
Jawab:
1 / RTP = 1 / R1 + 1/ R2 + 1 / R3
1 / RTP = 1 / 10 + 1/ 20 + 1 / 30 kemudian samakan penyebutnya,
1 / RTP = 6 / 60 + 3 / 60 + 2 / 60 sehingga,
1 / RTP = 11 / 60 kemudian dengan perkalian silang didapat,
11R
TP
= 60, maka
R
TP
= = 3.05 ohm