Anda di halaman 1dari 5

DIAGNOSIS OBESITAS

Diagnosis obesitas bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut :



- Penghitungan BMI : BB/TB
2
(dalam meter)
Tabel BMI
15.0 18.5 Kurang berat
18.6 25.0 Ideal
25.1 30.0 Kelebihan berat
30.1 40.0 Obesitas
40.0 > Sangat Obesitas

ANTROPOMETRI
Mengukur komposisi tubuh dengan mengukur Tebal Lipat Kulit (TLK), Rasio
lingkar pinggang pinggul, dan Lemak tungkai
Menilai masa tanpa lemak (fat free mass) dengan mengukur lingkar lengan
atas (LLA), lingkar otot lengan atas (LOLA), dan luas otot lengan atas

Indikator penting dalam Antropometri pada anak :
- BB/TB / BB/PB
- BB/U
- TB/U / PB/U
INDIKATOR Z-SCORE
Z-Score = Nilai sesungguhnya Median baku
SD dari baku
Bila nilai sesungguhnya > median, dipakai SD di atas median
Bila nilai sesungguhnya < median, dipakai SD di bawah median
ANTROPOMETRI SD SCORE
BB Tinggi > 2 SD
Normal -2 SD - +2 SD
BB Rendah -2 SD - 3 SD
BB Sangat Rendah < -3 SD

Antropometri SD Score untuk tinggi

Normal -2 SD - +2 SD
Pendek -2 SD - -3 SD
Sangat Pendek < -3 SD
PENATALAKSANAAN OBESITAS
Diet rendah lemak dan karbohidrat
Diet tinggi protein
Mengurangi asupan makanan manis
Berolahraga secara teratur minimal 30 menit sebanyak 3-4 kali seminggu