Anda di halaman 1dari 34

EFFICACY OF TRANEXAMIC ACID

MOUTHWASH AS AN ALTERNATIVE
FOR FACTOR
REPLACEMENT IN GINGIVAL
BLEEDING DURING DENTAL SCALING
IN CASES OF HEMOPHILIA:
A RANDOMIZED CLINICAL TRIAL
Udtiek Muncar Praevia (01.209.6039)
Pira Angraini (01.210.6244)
Syifa Dian Firmanita (01.210.6283)
Vaya Mahdiya Izzati (01.210.6292)
Khasiat Obat Kumur
Asam Traneksamat
Sebagai Alternatif
Pengganti Pada
Perdarahan Gingiva
Selama Pembersihan
Karang Gigi Dalam Kasus
Hemofilia
ABSTRAK


Tujuan:

Mengevaluasi pencuci mulut asam traneksamat
(FTAMW) sebagai
alternatif untuk faktor terapi pengganti (FRT) dalam
mengendalikan perdarahan gingiva pada penderita
hemofilia selama pembersihan karang gigi.


Bahan dan Metode:

Sebanyak 22 penderita hemofilia secara acak
menerima pembersihan karang gigi
baik CTR atau ETR pada dua kunjungan yang
berbeda.
Mereka diinstruksikan untuk menggunakan
obat kumur 4 kali sehari selama 5 hari dan
merekam penggunaan obat kumur dan episode
perdarahan di sebuah buku catatan.

Hasil:
Total19 pasien menyelesaikan penelitian.
Tujuh pasien melaporkan tidak ada
perdarahan baik dalam ETR atau ctr; lima
pasien melihat perdarahan di ctr, tapi tidak
di ETR. Tiga pasien melihat perdarahan di
ETR, tapi tidak di CTR. Pasien melaporkan
kemudahan dalam penggunaan dan
efektivitas biaya
ETR.

Kesimpulan:
FTAMW ditemukan menjadi
alternatif yang efektif dalam
mengendalikan perdarahan gingiva
pada penderita hemofilia
selama pembersihan karang gigi.
Pendahuluan
Hemofilia adalah gangguan perdarahan yang
diwariskan dengan ditandai cacat seumur
hidup dalam mekanisme pembekuan dan
dapat dikategorikan sebagai hemofilia A dan
B, ketika
ada kekurangan faktor VIII dan IX masing-
masing (baik diwariskan sebagai X resesif
terkait).
Pentingnya menjaga kesehatan gigi dan
periodontal pada orang dengan kelainan
bawaan perdarahan, namun, penderita
hemofilia ini sering menghadapi masalah
dalam memperoleh perawatan

untuk mengontrol perdarahan selama
perawatan gigi menggunakan faktor Terapi
penggantian (FRT) yaitu pelepasan faktor
endogen dan stabilisasi bekuan oleh agen
antifibrinolytic
kelemahan utama FRT yang dilaporkan adalah
- pembentukan antibodi atau inhibitor;
- biaya terapi tinggi tergantung pada tingkat
keparahan perdarahan, kemurnian, jenis dan
jumlah faktor yang digunakan
Selain itu,
FRT dapat melepaskan desmopresin (1-
deamino-8-d-arginine vasopressin [DDAVP]),
yang dapat melepaskan endogen Faktor VIII dari
sel-sel endotel ke aliran darah dan dapat
meningkatkan konsentrasi plasma ringan
sampai sedang pada penderita hemofilia untuk
waktu yang singkat
Namun,
pasien yang berulang kali diobati dengan
DDAVP
menjadi kurang setuju karena kelemahan
endogen
, sehingga, perlu dibatasi penggunaanya

Alternatif lain untuk FRT adalah turunan asam amino
lisin sintetis seperti traneksamat Asam (TA) [4-
(aminomethyl) asam siklohexana] yang memiliki
aktivitas antifibrinolytic dan bekerja dengan mengikat
reversibel plasminogen (mencegah dari
pembentukan plasmin), mencegah plasminogen
mengikat fibrin dan menstabilkan bekuan darah.
TA (5% larutan berair) dapat menghasilkan
konsentrasi air liur apabila digunakan kumur dan
ketika digunakan bersama dengan FRT telah
terbukti efektif dalam mengendalikan perdarahan
setelah pembersihan karang subgingival.

Persetujuan etis
diperoleh dari
Institutional Komite
Etis


perizinan dari
masyarakat
hemofilia dan
diperoleh
persetujuan dari
pasien / wali.

Bahan dan Metode
double-blinded,
randomized clinical
trial
mereka dengan
gangguan perdarahan
yang diwariskan
selama 40 hari dari 18
November 2012
sampai
28 Desember 2012
skrining pasien
dilakukan
di masyarakat
hemofilia
prosedur gigi
dilakukan di sebuah
klinik gigi swasta
Desain percobaan dan peserta
I
N
T
E
R
V
E
N
S
I

Rejimen Pengobatan Eksperimental
(ETR)

Rejimen Pengobatan Kontrol (CTR)

Wawancara
Penilaian Darurat
Pengukuran Primary dan Secondary
Outcome
Penentuan Ukuran Sampel
Metode Statistik
Kriteria Inklusi dan Eksklusi
Kriteria Inklusi Non-Dental Kriteria Inklusi Dental
Hemophili A/B/vWD Perlu scaling gigi <3 dibedakan antara gigi
kanan dan gigi kiri
Hitung jumlah platelet > 50x10
9
/L Skore CPITN 2 atau 3 >75% dari gigi
kontralateral dengan matching skore CPTN
Tidak ada riwayat
a. Alergi Tranexamic acid
b. DVT
c. Kerusakan Ginjal
d. Cardiac pacemaker
Kriteria Eksklusi Non Dental Kriteria Eksklusi Dental
Menerima terapi pengganti prophylactic
terus menerus
Terdapat gigi susu
Riwayat gangguan penglihatan warna
Menerima NSAIDs seminggu sebelum
penelitian
Rejimen Pengobatan Eksperimental
(ETR)
DI KLINIK GIGI
Semua pasien
menerima infus
intravena 0,9%
normal saline
(sebagai plasebo)
Setelah itu setengah
jam menjalani
prosedur scaling
ultrasonik pada sisi
gigi yang dipilih.

DI RUMAH
Peserta mendapatkan =
-20 PAKET @500mg bubuk tablet TA
- 200 ml air suling
- gelas ukur
-logbook


Peserta harus melakukan =
a. Memeriksa perdarahan ginggiva
dengan cermin portabel
b. Menggunakan pencuci mulut siap
pakai (1paket serbuk TA + 10ml air)
dipertahankan dlm mulut 2 menit baru
dimuntahkan
c. Digunakan 4x/hari selama 5 hari
d. Mencatat 3 hal pada logbook
- Gusi berdarah / Tidak
- Lokasi perdarahan
- Menggunakan pencuci mulut/tidak




Rejimen Pengobatan Kontrol (CTR)


DI KLINIK GIGI
Setelah 2 minggu,
peserta yg sama
mendapat transfusi
intravena kosentrat
faktor yang
diperlukan
Setelah setengah
jam semua peserta
menjalani prosedur
scaling ultrasonik
untuk sisi mulut
sisanya

DI RUMAH
Peserta mendapatkan =
-20 PAKET @450mg pati (placebo)
- 200 ml air suling
- Gelas ukur
-Logbook


Peserta harus melakukan =
a. Memeriksa perdarahan ginggiva
dengan cermin portabel
b. Menggunakan pencuci mulut siap
pakai (1paket serbuk pati + 10ml
air)
c. Digunakan 4x/hari selama 5 hari
d. Mencatat 3 hal pada logbook
- Gusi berdarah / Tidak
- Lokasi perdarahan
- Menggunakan pencuci mulut/tidak


Pagi Siang Sore Malam
Apakah Anda
mengalami gusi
berdarah ?
Ya/Tidak/Tidak
Dicatat
Ya/Tidak/Tidak
Dicatat
Ya/Tidak/Tidak
Dicatat
Ya/Tidak/Tidak
Dicatat
Lokasi perdarahan
Apakah Anda
menggunakan
pencuci mulut ?
Ya/Tidak/Lupa Ya/Tidak/Lupa Ya/Tidak/Lupa Ya/Tidak/Lupa
Form Logbook
Setelah kunjungan yang kedua, peserta harus
mengembalikan logbook kepada peneliti
melalui pos
Sesi wawancara akan dilakukan melalui
telepon
Wawancara
Dari 2 kali pertemuan, manakah yang anda suka ?
- Pertemuan pertama
- Pertemuan kedua
- Tidak ada perbedaan
Apakah Anda piker FTAMW mudah untuk digunakan ?
- Ya
- Tidak
Apakah Anda piker rasa FTAMW dapat diterima ?
- Ya
- Tidak
Apakah Anda merasa aman melakukan scaling gigi baik tanpa
diberikan factor/FTR maupun FTAMW ?
- Ya
- Tidak
- Ragu - ragu
Penilaian keadaan Darurat
Sebelum penelitian dan semua peserta diberi
perintah tersebut, mereka dapat keluar
sewaktu - waktu dan jika diperlukan,
menerima penggantian faktor ketika
pendarahan itu tak terkendali atau perdarahan
di bagian tubuh lain.
Otoritas pemerhati hemofilia di pusat hemofilia
dan salah satu dari para peneliti (SN) terbuka
mengenai rejimen dan peduli terhadap
keadaan darurat apapun.


Pengukuran Primary dan
Secondary Outcome

Perbedaan perdarahan pasca scaling pada sisi
kanan dan kiri mulut = Primary outcome;
Penggunaan mencuci mulut dan penilaian
penerimaan pasien terhadap ETR =
Secondary Outcome
Penentuan Ukuran Sampel
Berdasarkan penelitian serupa sebelumnya,
sampel minimal adalah 15 .
Dalam penelitian ini menggunakan 22 sampel
Metode Statistik
Analisa Statistik = Intercooler STATA versi 9.2
(StataCorp LP, TX, Amerika Serikat)
Mann Whitney U test = uji Perbedaan
statistik keadaan periodontal pada mulut sisi
kanan dan kiri yang dinilai dengan skore
CPITN
Chi Square = perbedaan antara ETR dan
CTR (laporan kasus perdarahan dan
penggunaan obat kumur)
uji signifikan (p) yang telah ditentukan pada
0,05.

Hasil
Kontrol
Hemofilia
A
5
Hemofilia
B
0
Percobaan
Hemofilia
A
0
Hemofilia
B
3
Keduanya
Hemofilia
A
3
Hemofilia
B
1
Tidak
terjadi
Hemofilia
A
4
Hemofilia
B
3

Diskusi
Obat kumur asam traneksamat (tranexamic
acid mouth wash = TAMW) telah terbukti
menjadi suplemen yang baik untuk FRT dalam
mengendalikan perdarahan pasca-operasi
setelah prosedur bedah mulut pada penderita
hemofilia
Dalam hemophilics A dan B, terlepas dari rezim
yang ada, perdarahan yang dilaporkan terlihat pada
permukaan bukal gingiva posterior saat menyikat
gigi dapat disebabkan oleh jumlah relatif maksimum
akumulasi kalkulus yang meningkatkan peradangan
pada jaringan gingiva di daerah-daerah tersebut
Perdarahan spontan yang terlihat pada
permukaan gingiva lingual rahang bawah
dapat disebabkan oleh gerakan lidah yang
terhalang oleh bekuan awal yang terbentuk
Penelitian ini mendukung penggunaan
FTAMW pada penderita hemofilia selama
prosedur skaling.
TAMW dapat dikombinasikan dengan bentuk
paling umum dari pengobatan topikal yang
melibatkan penggunaan gel chlorhexidine
glukonat atau obat kumur dengan tujuan
mengurangi inflamasi gingiva sebelum skaling
Hemofilia merupakan darurat medis dan
perdarahan dapat terjadi setiap saat;
pengobatan harus dilakukan dengan
perencanaan.


Keterbatasan Studi
Tidak dapat menggeneralisir hasil penelitian
pada pasien defisiensi vWD.
Masalah rekrutmen menyebabkan jumlah
peserta lebih sedikit dan perdarahan terjadi
hanya 4 kali dalam sehari

Kesimpulan
FTAMW menjadi alternatif yang efektif untuk
FRT dalam mengendalikan perdarahan
gingiva pada pasien hemofilia yang sedang
menjalani skaling gigi.
FTAMW memberikan keuntungan:
Biaya rendah
Tidak ada risiko pengembangan antibodi
Tidak ada risiko kontaminasi pada roduk darah
Saran
Penelitian lebih lanjut diperlukan di daerah ini
untuk menegaskan penggunaan FTAMW
dalam praktek klinis.