Anda di halaman 1dari 2

SWOT Analisis

Donor Darah
Strength
o menyeimbangkan kadar zat besi dalam tubuh
o menurunkan risiko terkena penyakit jantung
o menurunkan risiko terkena serangan stroke
o Membakar kalori dalam tubuh
o membantu deteksi masalah kesehatan
o menurunkan resiko kanker
o mengontrol tekanan darah
o menurunkan kolesterol
o menjaga kesehatan jantung
o meningkatkan produksi sel darah merah
o membantu penurunan berat tubuh
o mendapatkan kesehatan psikologis
o menjaga kesehatan sistem peredaran darah

Weakness
o Bila rutin mendonorkan darah, tubuh akan kesulitan mengganti darah
yang diambil pada saat donor darah.
o bila peralatan tidak steril, maka risiko tertular penyakit infeksi seperti
Hepatitis B, HIV, hampir pasti didapat. risikonya meningkat berkali-
kali lipat.
o bila Hb anda rendah, maka donor membuat kondisi tubuh anda
menurun.
o bila anda sedang sakit infeksi, maka ada kemungkinan penyakit anda
itu sedang berada di darah,dan bila akan didonorkan maka infeksi
tersebut akan menular.

Opportunity
o Mendapatkan Pemeriksaan Kesehatan, sebelum mendonorkan
darahnya calon donor akan diperiksa terlebih dahulu berat badannya,
tekanan darah, frekuensi nadi, kadar hemoglobin(Hb), dan
pemeriksaan oleh dokter. tentu hal ini sangat menguntungkan, dimana
kesehatan kitapun selalu terawasi (check-up rutin)
o Pendonor akan memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung.
hal ini telah dibuktikan secara ilmiah dalam American Journal of
Epidemiology, bahwa pendonor darah memiliki 88% kemungkinan
lebih rendah terkena serangan jantung dan 33% lebih rendah
kemungkinan menderita semua jenis penyakit kardiovaskular.
o Menurunkan level iron. Setiap kali seseorang mendonorkan darahnya
dapat bermanfaat menurunkan kadar iron (zat besi) dalam tubuh,
turunnya level iron dalam tubuh dapat membantu mengurangi risiko
penyakit jantung. Kadar besi yang tinggi memiliki potensi untuk
meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular karena zat besi
mempercepat proses oksidasi kolesterol dalam tubuh, yang merusak
arteri yang pada akhirnya mempermudah terjadinya aterosklerosis.
o Menurunkan risiko kanker. Donor darah yang konsisten akan
bermanfaat menurunkan risiko kanker, termasuk diantaranya kanker
hati, paru-paru, usus besar, lambung dan kanker tenggorokan. Tingkat
risiko menurun seiring dengan seberapa sering partisipan mendonorkan
darahnya.
o Membaharuan sel-sel darah. Bila seseorang mendonorkan darahnya,
tubuhnya akan menggantikan volume darah dalam waktu 48 jam
setelah donor, dan semua sel darah merah yang hilang akan benar-
benar diganti dalam waktu empat sampai delapan minggu dengan sel-
sel darah merah yang baru. Proses pembentukan sel-sel darah merah
yang baru akan membantu tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien
dan produktif.
o Membakar kalori. Seseorang akan membakar sekitar 650 kalori per
sumbangan dari satu pint (500ml) darah.
o Pemeriksaan Analisis Darah Gratis Saat mendonorkan darah, maka
darah donor akan diperiksa di laboratorium untuk pengujian sifilis,
HIV, hepatitis, dan penyakit lainnya. Pemeriksaan itu untuk
menentukan apakah Anda memenuhi syarat donor darah atau tidak.

Threats
o bila peralatan donor steril, single use, maka risiko tertular penyakit
infeksi seperti Hepatitis B, HIV, hampir dikatakan tidak ada. tapi bila
peralatan tidak steril dan single use, maka risikonya meningkat
berkali2 lipat. saat ini PMI pakai yang steril dan single use.
o bila Hb anda rendah, maka donor membuat kondisi tubuh anda
menurun, dan bisa sakit, jadi kalau Hb rendah jangan donor darah
o bila anda sedang sakit infeksi, maka ada kemungkinan penyakit anda
itu sedang berada di darah, oleh karena itu, supaya tidak menularkan
orang lain, anda tidak boleh donor darah.