Anda di halaman 1dari 1

BAB 4

PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Di dalam tubuh selalu terjadi proses homeostasis untuk menyeimbangkan
fungsi-fungsi fisiologis tubuh, salah satunya dengan istirahat dan tidur. Pada pekerja
shift khususnya shift malam mengalami gangguan tidur-bangun atau irama sirkadian.
Irama sirkadian dikendalikan oleh hormon melatonin yang hanya disintesis pada saat
gelap atau malam hari oleh kelenjar pineal. Dengan terganggunya irama sirkadian
pada tubuh pekerja akan terjadi dampak fisiologis pada pekerja seperti gangguan
gastrointestinal, gangguan pola tidur dan gangguan kesehatan lain.
4.2 Saran
1. Tiap shift terdiri dari satu kali istirahat yang cukup untuk makan
2. Pekerja shift malam sebaiknya berumur antara 2 ! " tahun
#. Pekerja yang cenderung punya penyakit di perut dan usus, serta yang punya emosi
tidak stabil disarankan untuk tidak ditempatkan di shift malam
$. Pada pekerja dengan shift malam dianjurkan ada %aktu tidur siang sebelumnya
. &aat jad%al shift malam sebaiknya gunakan %aktu untuk istirahat atau tidur
setelah pulang kerja
'. Pertahankan jad%al tidur normal sesuai dengan %aku kerja shift
(. )urangi konsumsi kopi dan merokok di malam hari
*. +ama shift kerja sebaiknya tidak lebih dari * jam, jika lebih dari jam tersebut
beban kerja sebaiknya dikurangi.
22