Anda di halaman 1dari 4

1 | T I A U T A R I _ T E K N O L O G I S E P A R A S I

Ukuran Partikel Efisiensi


m m cm Laminar Turbular Leith-Licht
0.5 0.0000005 0.00005 0.007880216 0.010431467 0.410449802
1 0.000001 0.0001 0.03171015 0.041077502 0.565991489
1.5 0.0000015 0.00015 0.072081148 0.090059713 0.663997342
2 0.000002 0.0002 0.130064244 0.154460243 0.732473791
2.5 0.0000025 0.00025 0.207367626 0.230609311 0.782949471
3 0.000003 0.0003 0.306635186 0.314430365 0.821442904
3.5 0.0000035 0.00035 0.432033029 0.401797842 0.851511047
4 0.000004 0.0004 0.590518208 0.488864399 0.87542613
4.5 0.0000045 0.00045 0.795076814 0.572322856 0.894719925
5 0.000005 0.0005 1.075812079 0.649580953 0.910466796
5.5 0.0000055 0.00055 1.560125916 0.718841561 0.923443645
6 0.000006 0.0006

0.779094619 0.934226087
6.5 0.0000065 0.00065

0.830037457 0.943249156
7 0.000007 0.0007

0.871946368 0.950847128
7.5 0.0000075 0.00075

0.905523818 0.957280483
8 0.000008 0.0008

0.93174342 0.962754672
8.5 0.0000085 0.00085

0.95170986 0.967433448
9 0.000009 0.0009

0.966544759 0.971448548
9.5 0.0000095 0.00095

0.977303358 0.974906821
10 0.00001 0.001

0.984921754 0.977895573


2 | T I A U T A R I _ T E K N O L O G I S E P A R A S I


0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5
0.6
0.7
0.8
0.9
1
0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 4.5 5 5.5 6 6.5 7 7.5 8 8.5 9 9.5 10


Diameter Partikel (m)
Kurva Efisiensi Cyclone
Laminar
Turbulen
Leith-Licht
3 | T I A U T A R I _ T E K N O L O G I S E P A R A S I

Cyclone adalah salah satu alat separasi yang sering digunakan oleh industry semen karena
memiliki effisiensi pemisahan yang cukup baik. cyclone dapat dipergunakan untuk menyisihkan
pertikel relatif besar (> 20 m), sering dipergunakan sebagai precleaner untuk alat pengendali
yang lebih baik seperti bag house dan electrostatic precipitator, lebih efisien untuk menyisihkan
partikulat dari pada settling chamber. Penyisihan dapat lebih dari 80%, tergantung dari diameter
partikel yang akan disisihkan, volume gas dan ukuran unit.
Cyclone ini memiliki effisiensi pemisahan yang baik karena dipengaruhi oleh gaya gaya
yang bekerja didalamnya, diantaranya yaitu gaya sentrifugal, sentripetal, gaya gesek dan gaya
gravitasi. Gaya sentrifugal aliran yang masuk akan bergerak berputar secara spiral, karena
adanya gaya momentum dan inersia menyebabkan partikulat terlepas dari aliran gas dan
mengenai dinding cyclone yang menyebabkan partikulat jatuh ke hopper. Gaya gravitasi
partikulat yang telah menumbuk dinding cyclone, karena beratnya sendiri partikulat secara
gravitasi akan jatuh ke dalam hopper.
Partikel balus yang berada dalam udara masuk secara tangensial dan membentuk gerakan
sehingga menghasilkan gaya sentrifugal pada partikel dan udara, yang sebanding dengan gaya
sentripetal pada dinding siklon. Namun pada saat partikel memasuki siklon, partikel dan udara
akan bergesekan dengan dinding siklon. Gaya gesek ini mengakibatkan kecepatan bahan
berkurang pada permukaan dinding siklon, sementara kecepatan udara relatif konstan. Karena
adanya perbedaan kecepatan tersebut, bahan dapat terpisah dari udara pembawanya. Selain itu,
kecepatan partikel yang turun juga dipengaruhi oleh gaya gravitasi yang bekerja pada bahan.
Diatas merupakan Kurva collection efficiency pada cyclone berdasarkan teori aliran laminar,
turbulent dan leith-licht.

Aliran Laminar
Pada tipe aliran ini, collection efficiency partikel didasarkan pada komputasi dimana
memiliki lintasan yang melampaui batas presentase keseluruhan (100%). Maksudnya
disini, pada diameter partikel lebih dari 4,8 m, maka partikel tersebut akan terpisah dari
aliran udara dengan sempurna. Hal ini dikarenakan, alur aliran fluida yang teratur akan
memperbesar peluang produk untuk menuju lubang saluran pengeluaran Partikel
4 | T I A U T A R I _ T E K N O L O G I S E P A R A S I

(hopper). Apalagi adanya gaya gravitasi yang mempercepat produk mencapai saluran
tersebut.

Aliran Turbulen
Pada tipe aliran ini, diameter partikel sangatlah berpengaruh. Dapat dilihat pada kurva,
efisiensi pengumpulan partikel akan meningkat seiring dengan semakin besarnya
diameter partikel. Ini dikarenakan, suspensi udara (udara dan partikel) yang masuk
dengan kecepatan tinggi (putaran blower tinggi), yang memungkinkan besar gaya
sentrifugal yang bekerja semakin besar. Jika gaya sentrifugal dan gaya gesek tersebut
bekerja hingga mencapai suatu keadaan yang mampu menghambat kerja dari gaya
gravitasi (gaya yang mendorong laju penurunan produk), maka produk akan berada
dalam suatu kondisi stagnan, hanya berputar - putar di dalam ruang siklonisasi, atau
malah akan terdorong keluar melalui lubang pengeluaran (cerobong) partikel - partikel
halus. Akibatnya semakin banyak meal produk yang 'terbang' daripada yang tersalurkan
dan menurunkan nilai rendemen.

Leith-Licht
Pada teory ini ditunjukkan bahwa, pengumpulan partikel sangat efisien (disbanding teori
laminar dan turbular) pada diameter partikel yang lebih kecil. Hal ini di karenakan pada
teori ini digunakan asumsi profile kecepatan

= konstan. Maka pengumpulan


partikel akan lebih efisien. Namun, profil kecepatan yang selalu konstan sangat sulit
untuk dikontrol, maka teori ini sangat sulit untuk diterapkan.
Kesimpulan :
Maka kerja siklon akan lebih baik jika aliran fluida bekerja pada kondisi laminar.