Anda di halaman 1dari 77

LATIHAN

SOAL KONSEP-KONSEP MIPA
















DISUSUN OLEH:
PRODI : MIPA IA
DOSEN PENGAMPU : Dr. Ir. Mamik, MP



PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
JAKARTA
2013




1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan :
a. Matematika
b. Statistika
c. Ilmu
d. Pengetahuan
e. Keaneka ragaman hayatie.
f. Hereditas
g. Sel
h. Sistem
i. Model
j. Ketepatan dan Perubahan
k. Skala
1. a. Matematika : 1. Matematika adalah studi tentang besaran, struktur, ruang, dan
perubahan. 2. Matematika merupakan suatu bahan kajian yang memiliki objek abstrak dan
dibangun melalui proses penalaran deduktif, yaitu kebenaran suatu konsep diperoleh
sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnya sudah diterima sehingga keterkaitan antara
konsep dalam matematika bersifat sangat kuat dan jelas.
b. Statistika : 1. Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan,
mengumpulkan, menganalisis, menginterprestasi dan mempresentasikan data. 2.
Statistika adalah metode, ilmu dan atau seni yang berkaitan dengan tata cara pengumpulan
data, analisis data, interpretasi hasil analisis untuk disimpulkan serta pelaksanaan perkiraan
pada batas-batas yang masih dibenarkan. (Solimun, 1997)
c. ilmu : 1. Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan
meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-
segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian
dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari
keterbatasannya. Ilmu jugamerupakan sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori
yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui
dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia
berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu merupakan
pengetahuan khusus tentang apa penyebab sesuatu dan mengapa. Ada persyaratan ilmiah
sesuatu dapat disebut sebagai ilmu diantaranya yaitu a. obyektif, b. metodis, c. sistematis, d.
universal. 2. Ilmu adalah himpunan fakta-fakta serta aturan-aturan yang menyatakan
hubungan antara satu dengan yang lain. Fakta itu tersusun secara sistematik serta
dinyatakan dalam bahasa yang tepat dan pasti sehingga mudah dipahami, mudah dicari
kembali, dan mudah mengerti untuk komunikasi. 3. Ilmu adalah pengetahuan tentang
sesuatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu yang dapat
digunakan untuk menerangkan gejala tertentu. Itu jika ditinjau dari KBBI. Jika ditinjau dalam
bahasa asing, ambil contoh bahasa Inggris.
Ilmu yang di sebut sebagai science mempunyai arti the study of the structure and behavior of
the physical and natural world and society, especially through observation and experiment.
Itu menurut kamus oxford yang jika diterjemahkan menjadi studi tentang struktur dan
perilaku dari dunia fisik dan alam dan masyarakat, khususnya melalui pengamatan dan
percobaan. 4. Ilmu secara etimologi ilmu berasal dari kata ilm (Bahasa
Arab), Science (Bahasa Inggris) atau Scientia (Bahasa Latin)yang mengandung kata
kerja scire yang berarti tahu atau mengetahui. Syarat-syarat Lalu apa perbedaan ilmu
dengan pengetahuan? Pengetahuan yang merupakan padan kata
dari knowledge merupakan kumpulan fakta fakta, sedangkan ilmu adalah pengetahuan
ilmiah/sistematis. Kumpulan fakta fakta tersebut merupakan bahan dasar dari suatu ilmu,
sehingga pengetahuan belum dapat dikatakan sebagai ilmu, namun ilmu pasti merupakan
pengetahuan.
d. Pengetahuan : 1. Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau
disadari oleh seseorang. 2. Pengetahuan adalah dan diperoleh manusia melalui pengamatan
akal. 3. Pengetahuan adalah gejala yang ditemui informasi yang telah dikombinasikan
dengan pemahaman dan potensi untuk menindaki; yang lantas melekat di benak seseorang.
Pada umumnya, pengetahuan memiliki kemampuan prediktif terhadap sesuatu sebagai hasil
pengenalan atas suatu pola
e. Keanekaragaman hayati : 1. Keanekaragaman hayati berasal dari kata keanekaragaman
yang menggambarkan keadaan bermacam-macam suatu benda, yang dapat terjadi akibat
adanya perbedaan dalam hal ukuran, bentuk, tekstur ataupun jumlah, dan kata Hayati
yang menunjukkan sesuatu yang hidup. Jadi keanekaragaman hayati menggambarkan
bermacam-macam makhluk hidup (organisme) penghuni biosfer. Keanekaragaman hayati
disebut juga Biodiversitas. Keanekaragaman atau keberagaman dari makhluk hidup dapat
terjadi karena akibat adanya perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah, tekstur, penampilan
dan sifat-sifat lainnya, keanekaragaman dari makhluk hidup dapat terlihat dengan adanya
persamaan ciri antara makhluk hidup. 2. Keanekaragaman hayati adalah tingkat variasi
bentuk kehidupan dalam, mengingatekosistem bioma spesies,, atau
seluruh planet. Keanekaragaman hayati adalah ukuran dari kesehatan ekosistem. 3.
Keanekaragaman hayati adalah sebagian fungsi dari iklim.Pada habitat darat, s daerah tropis
biasanya kaya sedangkan spesies dukungan daerah kutub s lebih sedikit.
f. Hereditas : pewarisan watak dari induk ke keturunannya baik secara biologis
melalui gen (DNA) atau secara sosial melalui pewarisan gelar, atau status sosial.
g. Sel : kumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup dan merupakan unit terkecil
penyusun semua makhluk hidup
h. Sistem : adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan
bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu
tujuan. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang
berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya
seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain
seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang
berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut. Pada prinsipnya,
setiap sistem selalu terdiri atas empat elemen: 1. Objek, yang dapat berupa bagian, elemen,
ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung
kepada sifat sistem tersebut. 2. Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan
sistem dan objeknya. 3. Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya. 4.
Lingkungan, tempat di mana sistem berada. Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah
sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan
umpan balik serta lingkungan.
i.Model : 1. model pembelajaran merupakan kerangka berpikir yang mengarahkan
seseorang merancang dan melaksanakan pembelajaran dikelas serta membimbing siswa
belajar sehingga interaksi belajar mengajarnya menjadi lebih terarah. Joice et al. (2000),
selain mempunyai tujuan dan asumsi, sebuah model pembelajaran juga mempunyai lima
unsur karakrteristik model, yaitu sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, system pendukung,
dampak instruksional dan dampak pengiring.sintaks mencakup tahap-tahap kegiatan dalam
suatu model, system social mencakup situasi dan suasana atau norma yang berlaku dalam
model tersebut, prinsip reaksi menggambarkan pola kegiatan bagaimana seharusnya
seorang pendidik melihat dan memperlakukan peserta didiknya, termasuk bagaimana
caranya memberikan respon. System pendukung meliputi segala sarana, bahan, alat yang
diperlukan untuk melaksanakan model tersebut. Dampak instruksional adalah hasil belajar
yang dicapai langsung dengan cara mengarahkan peserta didik pada tujuan yang
diharapkan. Adapun dampak pengiring adalah hasil belajar lainnya yang dihasilkan dari
interaksi belajar mengajar sebagai akibat suasana belajar yang dialami langsung oleh
peserta didik tanpa arahan langsung dari pendidik. 2. Model adalah rencana, representasi,
atau deskripsi yang menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang seringkali berupa
penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model fisik (maket,
bentuk prototipe), model citra contohnya (gambar rancangan, citra komputer),
atau rumusan matematis. 3. Model adalah pola (contoh, acuan dan ragam) dari sesuatu
yang akandibuat atau dihasilkan (Departemen P & K, 1984 : 75). Definisi lain, modeladalah
abstraksi dari sistem sebenarnya, dalam gambaran yang lebih sederhanaserta mempunyai
tingkat prosentase, yang sifatnya menyeluruh atau modeladalah abstraksi dari realitas
dengan hanya memusatkan perhatian padabeberapa bagian atau sifat kehidupan
sebenarnya (Simarmata, 1983 : ix-xii).
Sebelum tahun 50-an pemakaian model di lingkungan manajemen, amatterbatas. Sesudah
tahun 50-an pemakaian model untuk pembuatan kebijakandan teknik pemecahan masalah
berkembang pesat. Dengan berhasilnya jenisanalisis ini untuk pemecahan masalah, maka
hubungan yang sehat antaraperencana dan pengambil keputusan tercipta. Mereka dapat
mengembangkankebijakan yang rasional. Pengembangan model bertujuan untuk
menciptakanberbagai bentuk prototype implementasi yang dapat dijadikan sebagai
referensiatau acuan bagi pengambilan kebijakan dan pelaksanaan di lapangan.
Menurut Simarmata (1983; ix xii) jenis jenis model dapat dibagidalam lima kelas yang
berbeda, yaitu :
1. Kelas I, pembagian menurut fungsi terdiri dari :
a. model deskriptif, hanya menggambarkan situasi sebuah sistem tanpa rekomendasi
dan peramalan. Contoh : peta organisasi
b. Model preditif : model ini menunjukkan apa yang akan terjadi bila sesuatu terjadi
c. Model normatif : model yang menyediakan jawaban terbaik terhadapsatu
persoalan. Model ini memberikan rekomendasi tindakan tindakanyang perlu
diambil. Contoh : model budget advertensi, model economiclot size, model
marketing mix.
2. Kelas II, pembagian menurut struktur terdiri dari :
a. Model ikanik : ialah model yang menirukan sistem aslinya, tapi dalamsuatu skala
tertentu. Contoh : model pesawat.
b. Model analog : ialah suatu model yang menirukan sistem aslinya denganhanya
mengambil beberapa karakteristik utama dan menggambarkannyadengan benda
atau sistem lain secara analog. Contoh : aliran lalu lintasdi jalan dianalogkan dengan
aliran air dalam sistem pipa
c. Model simbolis, ialah suatu model yang menggambarkan sistem yangditinjau
dengan simbol simbol, biasanya dengan simbol simbolmatematik. Dalam hal ini
sistem diwakili oleh variabel variabel darikarakteristik sistem yang ditinjau.
3. Kelas III, referensi waktu terdiri dari :
a. Statis : model statis tidak memasukkan faktor waktu dalamperumusannya
b. Dinamis : mempunyai unsur waktu dalam perumusannya
4. Kelas IV, referensi kepastian terdiri dari :
a. Deterministis ; dalam model ini, pada setiap kumpulan nilai input, hanyaada satu
output yang unik, yang merupakan solusi dari model dalamkeadaan pasti.
b. Probabilistik : model probabilistik menyangkut distribusi probabilistikdari input atau
proses dan menghasilkan suatu deretan harga bagi palingtidak satu variabel output
yang disrtai dengan kemungkinan kemungkinan dari harga harga tersebut.
c. Game : teori permainan mengambankan solusi solusi optimum dalammenghadapi
situasi yang tidak pasti.
5. Kelas V, tingkat generalitas yang terdiri dari :
a. Umum
b. Khusus: Model yang memberikan jawaban terbaik bagi suatupersoalan.

j. Ketepatan dan Perubahan : ketepatan adalah kesesuaian, persis, tak selisih sedikitpun, tak
kurang dan tak lebih, betul atau cocok. Perubahan adalah hal atau keadaan yang berubah
menjadi lain atau berbeda dari semula. Sebuah fenomena alam yang terjadi disekeliling kita,
contoh ketepatan: perhitungan gaya gravitasi dan perputaran bumi memiliki ketepatan
sehingga kita bisa berjalan dengan baik. Contoh perubahan: adanya perubahan siang dan
malam menjadi fenomena tersendiri.
k.Skala : adalah perbandingan antar kategori dimana masing-masing kategori diberi
bobot nilai yang berbeda. Contoh: skala dalam statistik yakni skala nominal, skala
ordinal, skala interval, dan skala rasio. Skala nominal adalah skala yang hanya menbedakan
kategori berdasarkan jenis atau macamnya, tidak membedakan urutan/tingkatan. misalnya
: jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Skala ordinal adalah skala yang membedakan
kategori berdasarkan tingkat atau urutan, misalnya: tinggi, sedang, pendek (tinggi badan).
Skala interval adalah skala yang membedakan kategori dengan selang atau jarak tertentu
dengan jarak antar kategorinya sama dan tidak memiliki nilai nol mutlak, misalnya : tinggi
badan dengan interval 140-149, 150-159, 160-169, dll. Skala rasio adalah penggabungan
dari ketiga sifat skala nominal, ordinal, interval. Skala rasio memiliki nilai nol mutlak dan
datanya dapat dikalikan atau dibagi, akan tetapi jarak antar kategorinya tidak sama karena
bukan dibuat dalam rentang interval, misalnya : tinggi badan sampel terdiri dari 143, 145,
153, dll. Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan skala untuk membedakan kategori yang
satu dengan yang lain sangatlah praktis.Perbandingan antara kategori yang ada dapat
secara jelas terlihat.Sedangkan, kekurangannya ialah skala yang lebih tinggi (rasio dan
interval) dapat diubah dalam skala yang lebih rendah (nominal dan ordinal), namun tidak
berlaku sebaliknya.

2. Beberapa pendapat ahli mengatakan bahwa peristiwa-peristiwa alam dapat diprediksi,
memiliki keteraturan dan tidak teratur, bagaimana pendapat saudara tentang alam?
JAWABAN
Ramalan (prediksi), merupakan salah satu asumsi penting dalam IPA bahwa misteri alam raya ini
dapat dipahami dan memiliki keteraturan. Dengan asumsi tersebut lewat pengukuran yang teliti
maka berbagai peristiwa alam yang akan terjadi dapat diprediksikan secara tepat.

3. Science For All yang bermakna bahwa semua orang berhak menerima pembelajaran MIPA,
namun sebagian Saudara kita memiliki keterbatasan dengan berkebutuhan khusus. Jelaskan
secara lugas bagaimana agar pembelajaran MIPA dapat diterima semua orang!
JAWABAN
Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mempunyai perilaku khusus karena adanya
perbedaan fisik, emosional atau lainnya yang membuatnya perlu perlakuan khusus. Tapi dalam
pembelajaran tidak perlu adanya pembatasan bagi anak yang berkebutuhan khusus,
pembatasan yang seolah mengurangi pelayanan akan membuat anak merasa tidak mampu dan
tidak percaya diri. Anak yang berkebutuhan khususpun dapat melakukan kegiatan yang
dilakukan anak normal,tidak perlu dibatasi. Dan yang perlu diperhatikan adalah bagaimana
menyeting kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan anak, tanpa membatasi anak. Jika perlu anak
dapat digabungkan dengan anak yang normal dalam kegiatan pembelajaran,penggabuangan ini
dapat berdampak pada menanaman sikap yang baik pada anak yang berkebutuhan khusus
ataupun anak yang normal. Diperlukan kreativitas dan pemahaman guru mata pelajaran
terhadap metode pembelajaran khusus bagi siswa yang berkebutuhan khusus tersebut. Pada
intinya adalah pembelajaran MIPA tetap dapat disampaikan kepada seluruh anak/ siswa baik
yang normal, maupun yang mempunyai keterbatasan fisik/ mental.
4. Uraikan dengan jelas apa yang dimaksud dengan :
a. Teori
b. Fakta
c. Data
d. Konsep
e. Hipotesis
f. Pengaruh kebudayaan terhadap perilaku
g. Konflik Sosial
h. Sosial trade off
i. Perubahan Sosial
j. Politik dan ekonomi sistem
JAWABAN
a. Teori
Teori adalah serangkaian bagian atau variabel, definisi, dan dalil yang saling berhubungan
yang menghadirkan sebuah pandangan sistematis mengenai fenomena dengan
menentukan hubungan antar variabel, dengan menentukan hubungan antar variabel,
dengan maksud menjelaskan fenomena alamiah. Labovitz dan Hagedorn mendefinisikan
teori sebagai ide pemikiran pemikiran teoritis yang mereka definisikan sebagai
menentukan bagaimana dan mengapa variable-variabel dan pernyataan hubungan dapat
saling berhubungan.
Kata teori memiliki arti yang berbeda-beda pada bidang-bidang pengetahuan yang berbeda
pula tergantung pada metodologi dan konteks diskusi. Secara umum, teori merupakan
analisis hubungan antara fakta yang satu dengan fakta yang lain pada sekumpulan fakta-
fakta .
Selain itu, berbeda dengan teorema, pernyataan teori umumnya hanya diterima secara
"sementara" dan bukan merupakan pernyataan akhir yang konklusif. Hal ini
mengindikasikan bahwa teori berasal dari penarikan kesimpulan yang memiliki potensi
kesalahan, berbeda dengan penarikan kesimpulan pada pembuktian matematika.
b. Fakta
Fakta (bahasa Latin: factus) ialah segala sesuatu yang tertangkap oleh indra manusia atau
data keadaan nyata yang terbukti dan telah menjadi suatu kenyataan. Catatan atas
pengumpulan fakta disebut data.
Fakta seringkali diyakini oleh orang banyak (umum) sebagai hal yang sebenarnya, baik
karena mereka telah mengalami kenyataan-kenyataan dari dekat maupun karena mereka
dianggap telah melaporkan pengalaman orang lain yang sesungguhnya.
Dalam istilah keilmuan fakta adalah suatu hasil pengamatan yang objektif dan dapat
dilakukan verifikasi oleh siapapun.
c. Data
Data adalah catatan atas kumpulan fakta.
Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti "sesuatu
yang diberikan".
Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa
adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang
bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.
Dalam keilmuan (ilmiah), fakta dikumpulkan untuk menjadi data. Data kemudian diolah
sehingga dapat diutarakan secara jelas dan tepat sehingga dapat dimengerti oleh orang lain
yang tidak langsung mengalaminya sendiri, hal ini dinamakan deskripsi. Pemilahan banyak
data sesuai dengan persamaan atau perbedaan yang dikandungnya dinamakan klasifikasi.
Dalam pokok bahasan Manajemen Pengetahuan, data dicirikan sebagai sesuatu yang
bersifat mentah dan tidak memiliki konteks. Dia sekedar ada dan tidak memiliki signifikansi
makna di luar keberadaannya itu. Dia bisa muncul dalam berbagai bentuk, terlepas dari
apakah dia bisa dimanfaatkan atau tidak.
Dari sudut pandang bisnis, data bisnis adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu
(resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi.
Pengertian yang lain menyebutkan bahwa data adalah deskripsi dari suatu kejadian yang
kita hadapi.
Data adalah suatu fakta-fakta tertentu sehingga menghasilkan suatu kesimpulan dalam
menarik suatu keputusan.
d. Konsep
Konsep atau anggitan adalah abstrak, entitas mental yang universal yang menunjuk pada
kategori atau kelas dari suatu entitas, kejadian atau hubungan.
Istilah konsep berasal dari bahasa latin conceptum, artinya sesuatu yang dipahami.
Aristoteles dalam "The classical theory of concepts" menyatakan bahwa konsep merupakan
penyusun utama dalam pembentukan pengetahuan ilmiah dan filsafat pemikiran manusia.
Konsep merupakan abstraksi suatu ide atau gambaran mental, yang dinyatakan dalam
suatu kata atau simbol. Konsep dinyatakan juga sebagai bagian dari pengetahuan yang
dibangun dari berbagai macam kharakteristik.
Berbagai pengertian konsep dikemukan oleh beberapa pakar.
Konsep didefinisikan sebagai suatu arti yang mewakili sejumlah objek yang mempunyai ciri-
ciri yang sama.
Konsep diartikan juga sebagai suatu abstraksi dari ciri-ciri sesuatu yang mempermudah
komunikasi antar manusia dan memungkinkan manusia untuk berpikir.
Pengertian konsep yang lain adalah sesuatu yang umum atau representasi intelektual yang
abstrak dari situasi, obyek atau peristiwa, suatu akal pikiran, suatu ide atau gambaran
mental. Suatu konsep adalah elemen dari proposisi seperti kata adalah elemen dari kalimat.
Konsep adalah abstrak di mana mereka menghilangkan perbedaan dari segala sesuatu
dalam ekstensi, memperlakukan seolah-olah mereka identik. Konsep adalah universal di
mana mereka bisa diterapkan secara merata untuk setiap extensinya.
Konsep adalah pembawa arti. Suatu konsep tunggal bisa dinyatakan dengan bahasa apa
pun. Konsep bisa dinyatakan dengan 'Hund' dalam bahasa Jerman, 'chien' dalam bahasa
Prancis, 'perro' dalam bahasa Spanyol.
e. Hipotesis
Hipotesis atau hipotesa adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat
praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya.
Hipotesis berasal dari bahasa Yunani: hypo = di bawah;thesis = pendirian, pendapat yang
ditegakkan, kepastian.
Hipotesa merupakan sebuah istilah ilmiah yang digunakan dalam rangka kegiatan ilmiah
yang mengikuti kaidah-kaidah berfikir biasa, secara sadar, teliti, dan terarah. Dalam
penggunaannya sehari-hari hipotesa ini sering juga disebut dengan hipotesis, tidak ada
perbedaan makna di dalamnya.
Ketika berfikir untuk sehari-hari, orang sering menyebut hipotesis sebagai sebuah
anggapan, perkiraan, dugaan, dan sebagainya.
Hipotesis juga berarti sebuah pernyataan atau proposisi yang mengatakan bahwa di antara
sejumlah fakta ada hubungan tertentu.
Hipotesis ilmiah mencoba mengutarakan jawaban sementara terhadap masalah yang akan
diteliti. Hipotesis menjadi teruji apabila semua gejala yang timbul tidak bertentangan
dengan hipotesis tersebut.Dalam upaya pembuktian hipotesis, peneliti dapat saja dengan
sengaja menimbulkan atau menciptakan suatu gejala.Kesengajaan ini disebut percobaan
atau eksperimen.
Hipotesis yang telah teruji kebenarannya disebut teori.
Contoh:
Apabila terlihat awan hitam dan langit menjadi pekat, maka seseorang dapat saja
menyimpulkan (menduga-duga) berdasarkan pengalamannya bahwa (karena langit
mendung, maka...) sebentar lagi hujan akan turun. Apabila ternyata beberapa saat kemudia
hujan benar turun, maka dugaan terbukti benar.Secara ilmiah, dugaan ini disebut
hipotesis.Namun apabila ternyata tidak turun hujan, maka hipotesisnya dinyatakan keliru.
f. Pengaruh kebudayaan terhadap perilaku
Perilaku manusia dipengaruhi baik oleh warisan genetik dan oleh pengalaman . Cara-cara di
mana orang mengembangkan dibentuk oleh pengalaman sosial dan keadaan dalam konteks
potensi genetik mereka diwariskan. Pertanyaan ilmiah adalah bagaimana pengalaman dan
potensi berinteraksi turun-temurun dalam memproduksi perilaku manusia.
Setiap orang dilahirkan ke pengaturan - keluarga sosial dan budaya, masyarakat, kelas
sosial, bahasa, agama - dan akhirnya mengembangkan hubungan sosial banyak.
Karakteristik setting sosial seorang anak mempengaruhi bagaimana ia belajar untuk berpikir
dan bertindak, dengan cara instruksi, penghargaan dan hukuman, dan teladan. Pengaturan
ini meliputi rumah, sekolah, lingkungan, dan juga, mungkin, agama setempat dan lembaga
penegak hukum. Kemudian ada juga interaksi anak kebanyakan informal dengan teman-
teman, rekan-rekan lainnya, kerabat, dan media hiburan dan berita . Bagaimana individu
akan merespon semua pengaruh ini, atau bahkan yang mempengaruhi akan menjadi yang
paling kuat, cenderung tidak bisa diprediksi. Ada, bagaimanapun, beberapa kesamaan
substansial dalam bagaimana individu menanggapi pola yang sama dari pengaruh - yaitu,
dibesarkan dalam budaya yang sama. Selanjutnya, pola perilaku disebabkan budaya, seperti
pola bicara, bahasa tubuh, dan bentuk humor, menjadi begitu sangat tertanam dalam
pikiran manusia bahwa mereka sering beroperasi tanpa individu itu sendiri sepenuhnya
menyadari dari mereka.
Setiap kebudayaan termasuk web agak berbeda dari pola dan makna: cara mencari nafkah,
sistem perdagangan dan pemerintah, peran sosial, agama, tradisi dalam pakaian dan
makanan dan seni, harapan untuk perilaku, sikap terhadap budaya lain, dan keyakinan dan
nilai-nilai tentang semua kegiatan ini. Dalam sebuah masyarakat yang besar, mungkin ada
banyak kelompok, dengan subkultur jelas berbeda terkait dengan wilayah, etnis, atau kelas
sosial. Jika suatu budaya dominan dalam kawasan yang luas, nilai-nilainya dapat dianggap
benar dan mungkin dipromosikan - tidak hanya oleh keluarga dan kelompok agama tetapi
juga oleh sekolah dan pemerintah. Beberapa subkultur mungkin timbul di antara kategori
sosial khusus (seperti eksekutif bisnis dan penjahat), beberapa di antaranya mungkin
melintasi batas-batas nasional (seperti musisi dan ilmuwan).
Adil atau tidak adil, diinginkan atau tidak diinginkan, perbedaan sosial adalah bagian
penting dari hampir setiap kebudayaan. Bentuk perbedaan bervariasi dengan tempat dan
waktu, kadang-kadang termasuk kasta yang kaku, hirarki kadang suku atau klan, kadang-
kadang kelas sosial yang lebih fleksibel. Kelas perbedaan yang dibuat terutama atas dasar
kekayaan, pendidikan, dan pekerjaan, tetapi mereka juga mungkin terkait dengan
perbedaan-perbedaan lain subkultur, seperti pakaian, dialek, dan sikap terhadap sekolah
dan bekerja. Perbedaan-perbedaan ekonomi, politik, dan budaya diakui oleh hampir semua
anggota masyarakat - dan dibenci oleh beberapa dari mereka.
Kelas di mana orang dilahirkan mempengaruhi bahasa apa, diet, selera, dan kepentingan
mereka akan memiliki anak-anak, dan oleh karena itu mempengaruhi bagaimana mereka
akan melihat dunia sosial. Selain itu, kelas mempengaruhi apa tekanan dan peluang orang
akan mengalami dan karenanya mempengaruhi apa jalan hidup mereka cenderung untuk
mengambil - termasuk pendidikan, pekerjaan, pernikahan, dan standar hidup. Namun ,
banyak orang hidup sangat berbeda dari norma untuk kelas mereka.
Kemudahan yang seseorang dapat mengubah kelas sosial sangat bervariasi dengan waktu
dan tempat. Sepanjang sebagian besar sejarah manusia, orang telah hampir pasti untuk
hidup dan mati di kelas mana mereka lahir. Zaman mobilitas ke atas yang terbesar terjadi
ketika masyarakat telah melakukan usaha baru (misalnya, di wilayahnya atau teknologi) dan
dengan demikian telah dibutuhkan lebih banyak orang dalam pekerjaan - kelas yang lebih
tinggi. Di beberapa bagian dunia saat ini, semakin banyak orang yang melarikan diri dari
kemiskinan melalui peluang ekonomi atau pendidikan, sementara di bagian lain, semakin
banyak yang sedang miskin.
Apa yang dianggap sebagai perilaku manusia dapat diterima bervariasi dari budaya ke
budaya dan dari periode waktu ke periode waktu. Setiap kelompok sosial telah berlaku
umum rentang perilaku bagi para anggotanya, dengan mungkin beberapa standar khusus
untuk sub kelompok, seperti orang dewasa dan anak-anak, wanita dan pria, seniman dan
atlet. Perilaku yang tidak biasa dapat dianggap baik hanya lucu, atau tidak menyenangkan,
atau punishably kriminal. Beberapa perilaku normal dalam satu budaya dapat dianggap
tidak dapat diterima di negara lain. Misalnya, perilaku agresif kompetitif dianggap kasar
dalam budaya yang sangat kooperatif. Sebaliknya, dalam beberapa subkultur dari
masyarakat yang sangat kompetitif, seperti yang dari Amerika Serikat, kurangnya minat
dalam kompetisi dapat dianggap sebagai keluar dari langkah. Meskipun dunia memiliki
keragaman tradisi budaya, ada beberapa jenis perilaku (seperti inses, kekerasan terhadap
kerabat, pencurian, dan pemerkosaan) yang dianggap tidak dapat diterima di hampir semua
dari mereka.
Konsekuensi sosial dianggap sesuai untuk perilaku tidak dapat diterima juga sangat
bervariasi antara, dan bahkan di dalam, masyarakat yang berbeda. Hukuman penjahat
berkisar dari denda atau penghinaan penjara atau pengasingan, dari pemukulan atau
mutilasi eksekusi. Bentuk hukuman yang tepat dipengaruhi oleh teori tujuannya untuk
mencegah atau menghalangi individu dari mengulangi kejahatan, atau untuk mencegah
orang melakukan kejahatan, atau hanya menyebabkan penderitaan untuk kepentingan diri
sendiri sebagai balasan. Keberhasilan hukuman dalam menghalangi kejahatan sulit untuk
dipelajari, sebagian karena keterbatasan etika pada percobaan menetapkan hukuman yang
berbeda untuk penjahat yang sama, dan sebagian karena sulitnya memegang faktor lain
konstan.
Teknologi telah lama memainkan peran utama dalam perilaku manusia. Tingginya nilai
ditempatkan pada penemuan teknologi baru di banyak bagian dunia telah menyebabkan
komunikasi dan perjalanan semakin cepat dan murah, yang pada gilirannya telah
menyebabkan penyebaran cepat mode dan ide-ide dalam pakaian, makanan, musik, dan
bentuk rekreasi. Buku, majalah, radio, dan televisi menggambarkan cara berpakaian,
membesarkan anak-anak, membuat uang, menemukan kebahagiaan, menikah, masak, dan
bercinta. Mereka juga secara implisit mempromosikan nilai-nilai, aspirasi, dan prioritas
dengan cara mereka menggambarkan perilaku orang seperti anak-anak, orang tua, guru,
politisi, dan atlet, dan sikap terhadap mereka menampilkan kekerasan, seks, minoritas,
peran laki-laki dan perempuan, dan keabsahan.
g. Konflik Sosial
Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan
sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan
ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara
berterusan.
Menurut Gibson, et al (1997: 437), hubungan selain dapat menciptakan kerjasama,
hubungan saling tergantung dapat pula melahirkan konflik. Hal ini terjadi jika masing
masing komponen organisasi memiliki kepentingan atau tujuan sendiri sendiri dan tidak
bekerja sama satu sama lain.
Menurut Robbin (1996), keberadaan konflik dalam organisasi ditentukan oleh persepsi
individu atau kelompok. Jika mereka tidak menyadari adanya konflik di dalam organisasi
maka secara umum konflik tersebut dianggap tidak ada. Sebaliknya, jika mereka
mempersepsikan bahwa di dalam organisasi telah ada konflik maka konflik tersebut telah
menjadi kenyataan.
Dipandang sebagai perilaku, konflik merupakan bentuk minteraktif yang terjadi pada
tingkatan individual, interpersonal, kelompok atau pada tingkatan organisasi (Muchlas,
1999). Konflik ini terutama pada tingkatan individual yang sangat dekat hubungannya
dengan stres.
Menurut Minnery (1985), Konflik organisasi merupakan interaksi antara dua atau lebih
pihak yang satu sama lain berhubungan dan saling tergantung, namun terpisahkan oleh
perbedaan tujuan.
Konflik dalam organisasi sering terjadi tidak simetris terjadi hanya satu pihak yang sadar
dan memberikan respon terhadap konflik tersebut. Atau, satu pihak mempersepsikan
adanya pihak lain yang telah atau akan menyerang secara negatif (Robbins, 1993).
Konflik merupakan ekspresi pertikaian antara individu dengan individu lain, kelompok
dengan kelompok lain karena beberapa alasan. Dalam pandangan ini, pertikaian
menunjukkan adanya perbedaan antara dua atau lebih individu yang diekspresikan, diingat,
dan dialami (Pace & Faules, 1994:249).
Konflik dapat dirasakan, diketahui, diekspresikan melalui perilaku-perilaku komunikasi
(Folger & Poole: 1984).
Konflik senantisa berpusat pada beberapa penyebab utama, yakni tujuan yang ingin dicapai,
alokasi sumber sumber yang dibagikan, keputusan yang diambil, maupun perilaku setiap
pihak yang terlibat (Myers,1982:234-237; Kreps, 1986:185; Stewart, 1993:341).
Interaksi yang disebut komunikasi antara individu yang satu dengan yang lainnya, tak dapat
disangkal akan menimbulkan konflik dalam level yang berbeda beda (Devito, 1995:381)
h. Sosial trade off
Pilihan di antara alternatif manfaat dan biaya yang tidak dapat dihindari bagi individu atau
kelompok. Untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan atau butuhkan, biasanya perlu
untuk memberikan sesuatu yang sudah kita miliki, atau paling tidak menyerah kesempatan
untuk telah mendapatkan sesuatu yang lain sebagai gantinya. Sebagai contoh, banyak
masyarakat menghabiskan secara keseluruhan pada pemerintah yang didanai proyek-
proyek seperti jalan raya dan sekolah, semakin sedikit bisa Anda pakai untuk pertahanan
(jika sudah memutuskan untuk tidak meningkatkan pendapatan atau utang).
Sosial trade-off tidak selalu ekonomi atau materi. Kadang-kadang mereka muncul dari
pilihan antara hak pribadi dan kepentingan publik: hukum tentang merokok di tempat
umum, membersihkan setelah hewan peliharaan, dan batas jalan raya kecepatan, misalnya,
membatasi kebebasan individu dari beberapa orang untuk kepentingan orang lain. Atau
pilihan mungkin timbul antara estetika dan utilitas. Sebagai contoh, sebuah kompleks
apartemen skala besar yang diusulkan dapat diterima oleh calon penyewa tetapi ditentang
oleh orang yang sudah hidup di lingkungan.
Orang yang berbeda memiliki ide yang berbeda tentang bagaimana trade-off harus
dilakukan, yang dapat mengakibatkan kompromi atau perselisihan melanjutkan. Betapa
berbedanya kepentingan dilayani sering tergantung pada jumlah relatif dari sumber daya
atau kekuasaan yang dipegang oleh individu atau kelompok. Upaya damai pada perubahan
sosial yang paling berhasil bila masyarakat yang terkena dampak termasuk dalam
perencanaan, ketika informasi tersedia dari semua ahli yang relevan, dan ketika nilai-nilai
dan perebutan kekuasaan yang jelas dipahami dan dimasukkan ke dalam proses
pengambilan keputusan.
Sering kali ada pertanyaan apakah suatu pengaturan saat ini harus ditingkatkan atau
apakah suatu pengaturan yang sama sekali baru harus diciptakan. Di satu sisi, berulang kali
menambal situasi bermasalah dapat membuatnya hanya lumayan cukup bahwa perubahan
berskala besar dari masalah yang mendasari tidak pernah dilakukan. Di sisi lain, bergegas
untuk mengganti setiap sistem yang memiliki masalah mungkin menimbulkan lebih banyak
masalah daripada memecahkan.
Sulit untuk membandingkan potensi manfaat alternatif sosial. Salah satu alasannya adalah
bahwa tidak ada ukuran umum untuk berbagai bentuk yang baik-misalnya, ada ukuran
dimana kekayaan dan keadilan sosial dapat dibandingkan secara langsung. Alasan lain
adalah bahwa kelompok orang yang berbeda menempatkan nilai-nilai sangat berbeda
bahkan pada jenis yang sama sosial yang baik-misalnya, pada pendidikan umum atau upah
minimum. Dalam populasi yang sangat besar, perbandingan nilai yang lebih rumit oleh fakta
bahwa persentase yang sangat kecil dari populasi dapat sejumlah besar orang. Misalnya,
dalam total populasi 100 juta, kenaikan tingkat pengangguran hanya seperseratus dari 1
persen (yang sebagian orang akan menganggap sepele kecil) akan berarti hilangnya 10.000
pekerjaan (yang orang lain akan menganggap sangat serius) .
Hukum konsekuensi dalam perdagangan off-sosial cenderung melibatkan isu-isu lain juga.
Salah satunya adalah efek jarak: Semakin jauh di kejauhan atau lebih jauh dalam waktu
konsekuensi dari keputusan, semakin kurang penting yang mungkin kita berikan kepada
mereka. Penduduk kota, misalnya, cenderung untuk mendukung nasional tanaman
dukungan legislasi daripada petani, dan petani mungkin tidak ingin memiliki dolar federal
pajak membayar dalam kota proyek perumahan. Sebagai individu, kita merasa sulit untuk
melawan kesenangan segera bahkan jika konsekuensi jangka panjang cenderung negatif,
atau untuk bertahan sebuah ketidaknyamanan langsung untuk manfaat akhirnya. Sebagai
masyarakat, sama, kita cenderung mementingkan lebih untuk manfaat langsung (seperti
cepat menggunakan sampai minyak kita dan deposit mineral) daripada konsekuensi jangka
panjang (kekurangan kita atau keturunan kita mungkin menderita kemudian).
Pengaruh jarak dalam menilai trade-off sosial sering ditambah dengan ketidakpastian
tentang apakah potensi biaya dan manfaat akan terjadi sama sekali. Kadang-kadang adalah
mungkin untuk memperkirakan probabilitas hasil yang mungkin beberapa keputusan-untuk
sosial misalnya, bahwa hubungan seksual tanpa hasil pengendalian kelahiran pada
kehamilan sekitar satu waktu dari empat. Jika tindakan nilai relatif juga dapat ditempatkan
pada semua hasil yang mungkin, probabilitas dan ukuran nilai dapat dikombinasikan untuk
memperkirakan alternatif mana yang akan menjadi taruhan terbaik. Tetapi bahkan ketika
kedua probabilitas dan ukuran nilai yang tersedia, mungkin ada perdebatan tentang
bagaimana untuk menaruh informasi bersama-sama. Orang mungkin begitu takut beberapa
risiko tertentu, misalnya, bahwa mereka bersikeras bahwa itu dikurangi sebagai mendekati
nol mungkin, terlepas dari apa manfaat atau risiko lain yang terlibat.
i. Perubahan Sosial
Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga
kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk
nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
Gillin
Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang
telah diterima karena adanya perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi
penduduk, ideologi, maupun adanya difusi atau penemuan-penemuan baru dalam
masyarakat.

Emile Durkheim
Perubahan sosial terjadi sebagai hasil dari faktor-faktor ekologis dan demografis, yang
mengubah kehidupan masyarakat dari kondisi tradisional yang diikat solidaritas mekanistik,
ke dalam kondisi masyarakat modern yang diikat oleh solidaritas organistik.
Kingsley Davis
Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi
masyarakat.
Mac Iver
Perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi dalam hubungan sosial (social
relation) atau perubahan terhadap keseimbangan (ekuilibrium) hubungan sosial
Rifhi Siddiq
Perubahan sosial adalah sebuah peralihan yang terjadi dalam lembaga kemasyarakatan
yang bentuk implikasinya dapat diketahui pada struktur sosial dan terjadi dalam tahap
penemuan, penyebaran, dan penyesuian kembali.
William F. Ogburn
Perubahan sosial adalah perubahan yang mencakup unsur-unsur kebudayaan baik material
maupun immaterial yang menekankan adanya pengaruh besar dari unsur-unsur
kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial
Tidak semua gejala-gejala sosial yang mengakibatkan perubahan dapat dikatakan sebagai
perubahan sosial, gejala yang dapat mengakibatkan perubahan sosial memiliki ciri-ciri
antara lain.
Setiap masyarakat tidak akan berhenti berkembang karena mereka mengalami perubahan
baik lambat maupun cepat.
Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti dengan
perubahan pada lembaga-lembaga sosial lainnya.
Perubahan sosial yang cepat dapat mengakibatkan terjadinya disorganisasi yang bersifat
sementara sebagai proses penyesuaian diri.
Multilined Theories of Evolution: menekankan pada penelitian terhadap tahap
perkembangan tertentu dalam evolusi masyarakat. Misalnya, penelitian pada pengaruh
perubahan sistem pencaharian dari sistem berburu ke pertanian.

j. Politik dan ekonomi sistem
lmu Ekonomi Politik adalah bagian dari ilmu sosial yang berbasis pada dua subdisiplin ilmu,
yakni politik dan ekonomi.
Pembelajaran Ilmu Ekonomi Politik merupakan pembelajaran ilmu yang bersifat
interdisiplin,yakni terdiri atas gabungan dua disiplin ilmu dan dapat digunakan untuk
menganalisis ilmu sosial lainnya dengan isu-isu yang relevan dengan isu ekonomi politik.
Ilmu ini mengkaji dua jenis ilmu yakni ilmu politik dan ilmu ekonomi yang digabungkan
menjadi satu kajian ilmu ekonomi politik. [1] Dalam penggunaannya secara tradisional,
istilah ekonomi politik dipakai sebagai sinonim atau nama lain dari istilah ilmu ekonomi
(Rothschild, 1989).
Fokus dari studi ekonomi politik adalah fenomena-fenomena ekonomi secara umum, yang
bergulir serta dikaji menjadi lebih spesifik ; yakni menyoroti interaksi antara faktor-faktor
ekonomi dan faktor-faktor politik. [1] Namun, dalam perkembangan yang berikutnya, istilah
ekonomi politik selalu mengacu pada adanya interaksi antara aspek ekonomi dan aspek
politik.
Adanya kelemahan instrumental ini menyebabkan banyak kalangan ilmuwan dari kedua
belah pihak berusaha untuk mempertemukan titik temunya, sehingga para ilmuwan ini
berusaha untuk mencoba mengkaji hal ini dengan menggunakan pendekatan-pendekatan
dalam ekonomi politik.
Dalam upaya memaksimalkan studi mengenai ekonomi politik, juga tidak boleh terlepas
dari sistem ekonomi di negara yang bersangkutan.
Terkait dengan hal tersebut, setidaknya dalam berbagai jenis yang ada, terdapat dua sistem
ekonomi besar dunia yang dibagi menjadi dua kategori pokok, yakni sistem ekonomi yang
berorentasi pasar (ekonomi liberal)dengan sistem ekonomi terencana atau yang lebih
dikenal sebagai sistem ekonomi terpusat (sosialis).[3] Sehingga dalam studi ekonomi politik
akan ditemui masalah atau pertanyaan yang sama peliknya mengenai bagaimana faktor-
faktor politik itu memengaruhi kondisi-kondisi sosial ekonomi suatu negara

k. Model
Model adalah pola (contoh, acuan dan ragam) dari sesuatu yang akandibuat atau dihasilkan
(Departemen P & K, 1984 : 75). Definisi lain, modeladalah abstraksi dari sistem sebenarnya,
dalam gambaran yang lebih sederhanaserta mempunyai tingkat prosentase, yang sifatnya
menyeluruh atau modeladalah abstraksi dari realitas dengan hanya memusatkan perhatian
padabeberapa bagian atau sifat kehidupan sebenarnya (Simarmata, 1983 : ix-xii).
Sebelum tahun 50-an pemakaian model di lingkungan manajemen, amat terbatas. Sesudah
tahun 50-an pemakaian model untuk pembuatan kebijakandan teknik pemecahan masalah
berkembang pesat. Dengan berhasilnya jenisanalisis ini untuk pemecahan masalah, maka
hubungan yang sehat antaraperencana dan pengambil keputusan tercipta. Mereka dapat
mengembangkankebijakan yang rasional. Pengembangan model bertujuan untuk
menciptakanberbagai bentuk prototype implementasi yang dapat dijadikan sebagai
referensiatau acuan bagi pengambilan kebijakan dan pelaksanaan di lapangan.
Menurut Simarmata (1983; ix xii) jenis jenis model dapat dibagi dalam lima kelas yang
berbeda, yaitu :
6. Kelas I, pembagian menurut fungsi terdiri dari :
d. model deskriptif, hanya menggambarkan situasi sebuah sistem tanpa rekomendasi
dan peramalan. Contoh : peta organisasi
e. Model preditif : model ini menunjukkan apa yang akan terjadi bila sesuatu terjadi
f. Model normatif : model yang menyediakan jawaban terbaik terhadapsatu
persoalan. Model ini memberikan rekomendasi tindakan tindakanyang perlu
diambil. Contoh : model budget advertensi, model economiclot size, model
marketing mix.
7. Kelas II, pembagian menurut struktur terdiri dari :
d. Model ikanik : ialah model yang menirukan sistem aslinya, tapi dalamsuatu skala
tertentu. Contoh : model pesawat.
e. Model analog : ialah suatu model yang menirukan sistem aslinya denganhanya
mengambil beberapa karakteristik utama dan menggambarkannyadengan benda
atau sistem lain secara analog. Contoh : aliran lalu lintasdi jalan dianalogkan dengan
aliran air dalam sistem pipa
f. Model simbolis, ialah suatu model yang menggambarkan sistem yangditinjau
dengan simbol simbol, biasanya dengan simbol simbolmatematik. Dalam hal ini
sistem diwakili oleh variabel variabel darikarakteristik sistem yang ditinjau.
8. Kelas III, referensi waktu terdiri dari :
c. Statis : model statis tidak memasukkan faktor waktu dalamperumusannya
d. Dinamis : mempunyai unsur waktu dalam perumusannya
9. Kelas IV, referensi kepastian terdiri dari :
d. Deterministis ; dalam model ini, pada setiap kumpulan nilai input, hanyaada satu
output yang unik, yang merupakan solusi dari model dalamkeadaan pasti.
e. Probabilistik : model probabilistik menyangkut distribusi probabilistikdari input atau
proses dan menghasilkan suatu deretan harga bagi palingtidak satu variabel output
yang disrtai dengan kemungkinan kemungkinan dari harga harga tersebut.
f. Game : teori permainan mengambankan solusi solusi optimum dalammenghadapi
situasi yang tidak pasti.
10. Kelas V, tingkat generalitas yang terdiri dari :
c. Umum
d. Khusus: Model yang memberikan jawaban terbaik bagi suatupersoalan.


l. Ketetapan dan perubahan.
Beschikking (Keputusan Atau Penetapan)adalah salah satu bentuk kegiatan pemerintah
dalam menjalankan peranannya yang tergolong dalam perbuatan hukum pemerintah
(Rechtshandelingen). Istilah beschikking berasal dari Belanda,acte administrative (Prancis),
verwaltunngsakt (Jerman). Pengertiannya adalah suatu perbuatan hukum public yang
bersegi satu yang dilakukan oleh alat alat pemerintahan berdasarkan suatu kekuasaan
istimewa (Utrecht), atau suatu tindakan hukum sepihak dalam lapangan pemerintahan
yang dilakukan oleh alat pemerintahan berdasarkan wewenang yang ada pada organ
tersebut (WF. Prins), atau didefiniskikan sebagai perbuatan hukum yang dilakukan alat alat
pemerintahan, pernyataan pernyataan kehendak alat alat pemerintahan itu dalam
menyelenggarakan hal hal istimewa dengan maksud mengadakan perubahan dalam
lapangan perhubungan perhubungan hukum (Van Der Pot). Dalam sumber lain beschiking
diartikan sebagai suatu keputusan yang diterbitkan oleh pejabat administrasi yang bersifat
konkret dan khusus (kamus hukum.com), atau keputusan dalam bidang administrasi negara
dilakukan oleh pejabat atau badan pemerintah yang berwenang dan berwajib khusus untuk
itu (hukumpedia.com).
Keputusan tata usaha negara (beschikking) oleh Utrecht disebut sebagai ketetapan,
sedangkan Prajudi Atmosudirdjo menyebutnya dengan penetapan .Utrecht, PRINS, dan
Van der Pot, juga menjelaskan bahwa beschikking merupakan perbuatan hukum publik
yang bersegi satu atau perbuatan sepihak dari pemerintah dan bukan merupakan hasil
persetujuan dua belah pihak .
Beschiking Menurut UU No.5 Tahun 1986 jo. UU No.9 Tahun 2004
Undang-undang No. 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara menyebutkan
bahwa Keputusan Tata Usaha Negara adalah suatu penetapan tertulis yang dikeluarkan
oleh Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang berisi tindakan hukum Tata Usaha Negara
yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang bersifat konkret,
individual, dan final, yang menimbulkan akibat hukum bagi seseorang atau badan hukum
perdata. Dari definisi menurut UU Nomor 5 Tahun 1986 tersebut dapat dirumuskan unsur-
unsur keputusan sebagai berikut, yaitu :
o penetapan tersebut tertulis dan dikeluarkan oleh badan atau Pejabat Tata Usaha
Negara,
o berisi tindakan hukum dalam bidang Tata Usaha Negara,
o berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
o bersifat konkrit, individual, dan final,
o serta menimbulkan akibat hukum bagi seseorang atau badan hukum perdata.
Dalam UU No. 9 Tahun 2004 tentang perubahan atas UU No.5 Tahun 1986 tentang
peradilan tata usaha Negara, khususnya dalam pasal 2 menjelaskan secara tegas bahwa
terdapat tujuh hal yang tidak tergolong suatu keputusan Negara dalam Undang-Undang
Nomor 9 Tahun 2004 yaitu :
1. Keputusan Tata Usaha Negara yang merupakan perbuatan hukum perdata;
2. Keputusan Tata Usaha Negara yang merupakan pengaturan yang bersifat umum;
3. Keputusan Tata Usaha Negara yang masih memerlukan persetujuan;
4. Keputusan Tata Usaha Negara yang dikeluarkan berdasarkan ketentuan Kitab Undang-
Undang Hukum Pidana dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana atau peraturan
perundang-undangan lain yang bersifat hukum pidana;
5. Keputusan Tata Usaha Negara yang dikeluarkan atas dasar hasil pemeriksaan badan
peradilan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
6. Keputusan Tata Usaha Negara mengenai tata usaha Tentara Nasional Indonesia;
7. Keputusan Komisi Pemilihan Umum baik di pusat maupun di daerah mengenai hasil
pemilihan umum.

m. Skala
Skala (statistik) : Skala merupakan perbandingan antar kategori dimana masing-masing
kategori diberi bobot nilai yang berbeda. Dalam statistika, secara umum terdapat 4 jenis
skala yakni skala nominal, ordinal, interval, dan rasio.
Skala Nominal : Merupakan skala yang hanya membedakan kategori berdasarkan jenis atau
macamnya.Skala ini tidak membedakan kategori berdasarkan urutan atau tingkatan.
Misalnya adalah jenis kelamin terbagi menjadi laki-laki dan perempuan.
Skala Ordinal : Merupakan skala yang membedakan kategori berdasarkan tingkat atau
urutan.Misalnya, membagi tinggi badan sampel ke dalam 3 kategori: tinggi, sedang, dan
pendek.
Skala Interval : Merupakan skala yang membedakan kategori dengan selang atau jarak
tertentu dengan jarak antar kategorinya sama.Skala interval tidak memiliki nilai nol
mutlak.Misalnya, membagi tinggi badan sampel ke dalam 4 interval yaitu: 140-149, 150-
159, 160-169, dan 170-179.
Skala Rasio : Merupakan penggabungan dari ketiga sifat skala sebelumnya. Skala rasio
memiliki nilai nol mutlak dan datanya dapat dikalikan atau dibagi. Akan tetapi, jarak antar
kategorinya tidak sama karena bukan dibuat dalam rentang interval.Misalnya, tinggi badan
sampel terdiri dari 143, 145, 153, 156, 175, 168, 173, 164, 165, 152.
Kelebihan dan Kekurangan
Penggunaan skala untuk membedakan kategori yang satu dengan yang lain sangatlah
praktis. Perbandingan antara kategori yang ada dapat secara jelas terlihat. Sedangkan,
kekurangannya ialah skala yang lebih tinggi (rasio dan interval) dapat diubah dalam skala
yang lebih rendah (nominal dan ordinal), namun tidak berlaku sebaliknya.

5. Keterkaitan masyarakat pada budaya perilaku kelompok perubahan social trade-off politik
dan ekonomi system konflik social global interdependensi. Jelaskan pengertian tersebut
diatas!
JAWABAN
Penyelarasan trade off yang sering muncul antara pelayanan sosial dan orientasi mencapai
raihan yang tinggi dalam kegiatan-kegiatan ekonomi. Perjalanan sejarah pembangunan
ekonomi menunjukkan bahwa perhatian pemerintah pada pelayanan sosial terlihat kurang
serius dibanding perhatian yang dicurahkannya pada kegiatan-kegiatan ekonomi yang
direalisasinya. Pada hal berbagai permasalahan sosial seperti kemiskinan, pengangguran,
pelayanan kesehatan yang buruk, tingkat pendidikan yang rendah, pemukiman kumuh, dan
berbagai persoalan yang lain muncul beriringan dengan terjadinya peningkatan raihan
ekonomi. Dengan demikian, diperlukan suatu pemahaman yang komprehensif untuk
merespon masalah ekonomi dan masalah sosial yang sulit dipisahkan. Dalam konteks ini,
maka kajian mengenai perencanaan sosial menjadi sangat penting. Perencanaan sosial yang
kontekstual akan mampu menyelaraskanproblem k etimpangan dan berbagai permasalahan
sosial lain dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Midgley, James (2005).
Pembangunan Sosial: Perspektif Pembangunan dalam Kesejahteraan Sosial. Jakarta:
Direktorat Tinggi Agama Islam Depag. Sedangkan interdependensi sosial adalah suatu pola
hubungan antar unit-unit social tertentu yang saling bergantung antara satu sama lainnya.
Pilihan di antara alternatif manfaat dan biaya yang tidak dapat dihindari bagi individu atau
kelompok. Untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan atau butuhkan, biasanya perlu
untuk memberikan sesuatu yang sudah kita miliki, atau paling tidak menyerah kesempatan
untuk telah mendapatkan sesuatu yang lain sebagai gantinya. Sebagai contoh, banyak
masyarakat menghabiskan secara keseluruhan pada pemerintah yang didanai proyek-proyek
seperti jalan raya dan sekolah, semakin sedikit bisa Anda pakai untuk pertahanan (jika sudah
memutuskan untuk tidak meningkatkan pendapatan atau utang).
Sosial trade-off tidak selalu ekonomi atau materi. Kadang-kadang mereka muncul dari pilihan
antara hak pribadi dan kepentingan publik: hukum tentang merokok di tempat umum,
membersihkan setelah hewan peliharaan, dan batas jalan raya kecepatan, misalnya,
membatasi kebebasan individu dari beberapa orang untuk kepentingan orang lain. Atau
pilihan mungkin timbul antara estetika dan utilitas. Sebagai contoh, sebuah kompleks
apartemen skala besar yang diusulkan dapat diterima oleh calon penyewa tetapi ditentang
oleh orang yang sudah hidup di lingkungan.
Orang yang berbeda memiliki ide yang berbeda tentang bagaimana trade-off harus dilakukan,
yang dapat mengakibatkan kompromi atau perselisihan melanjutkan. Betapa berbedanya
kepentingan dilayani sering tergantung pada jumlah relatif dari sumber daya atau kekuasaan
yang dipegang oleh individu atau kelompok. Upaya damai pada perubahan sosial yang paling
berhasil bila masyarakat yang terkena dampak termasuk dalam perencanaan, ketika informasi
tersedia dari semua ahli yang relevan, dan ketika nilai-nilai dan perebutan kekuasaan yang
jelas dipahami dan dimasukkan ke dalam proses pengambilan keputusan.
Sering kali ada pertanyaan apakah suatu pengaturan saat ini harus ditingkatkan atau apakah
suatu pengaturan yang sama sekali baru harus diciptakan. Di satu sisi, berulang kali menambal
situasi bermasalah dapat membuatnya hanya lumayan cukup bahwa perubahan berskala
besar dari masalah yang mendasari tidak pernah dilakukan. Di sisi lain, bergegas untuk
mengganti setiap sistem yang memiliki masalah mungkin menimbulkan lebih banyak masalah
daripada memecahkan.
Sulit untuk membandingkan potensi manfaat alternatif sosial. Salah satu alasannya adalah
bahwa tidak ada ukuran umum untuk berbagai bentuk yang baik-misalnya, ada ukuran
dimana kekayaan dan keadilan sosial dapat dibandingkan secara langsung. Alasan lain adalah
bahwa kelompok orang yang berbeda menempatkan nilai-nilai sangat berbeda bahkan pada
jenis yang sama sosial yang baik-misalnya, pada pendidikan umum atau upah minimum.
Dalam populasi yang sangat besar, perbandingan nilai yang lebih rumit oleh fakta bahwa
persentase yang sangat kecil dari populasi dapat sejumlah besar orang. Misalnya, dalam total
populasi 100 juta, kenaikan tingkat pengangguran hanya seperseratus dari 1 persen (yang
sebagian orang akan menganggap sepele kecil) akan berarti hilangnya 10.000 pekerjaan (yang
orang lain akan menganggap sangat serius) .
Hukum konsekuensi dalam perdagangan off-sosial cenderung melibatkan isu-isu lain juga.
Salah satunya adalah efek jarak: Semakin jauh di kejauhan atau lebih jauh dalam waktu
konsekuensi dari keputusan, semakin kurang penting yang mungkin kita berikan kepada
mereka. Penduduk kota, misalnya, cenderung untuk mendukung nasional tanaman dukungan
legislasi daripada petani, dan petani mungkin tidak ingin memiliki dolar federal pajak
membayar dalam kota proyek perumahan. Sebagai individu, kita merasa sulit untuk melawan
kesenangan segera bahkan jika konsekuensi jangka panjang cenderung negatif, atau untuk
bertahan sebuah ketidaknyamanan langsung untuk manfaat akhirnya. Sebagai masyarakat,
sama, kita cenderung mementingkan lebih untuk manfaat langsung (seperti cepat
menggunakan sampai minyak kita dan deposit mineral) daripada konsekuensi jangka panjang
(kekurangan kita atau keturunan kita mungkin menderita kemudian).
Pengaruh jarak dalam menilai trade-off sosial sering ditambah dengan ketidakpastian tentang
apakah potensi biaya dan manfaat akan terjadi sama sekali. Kadang-kadang adalah mungkin
untuk memperkirakan probabilitas hasil yang mungkin beberapa keputusan-untuk sosial
misalnya, bahwa hubungan seksual tanpa hasil pengendalian kelahiran pada kehamilan
sekitar satu waktu dari empat. Jika tindakan nilai relatif juga dapat ditempatkan pada semua
hasil yang mungkin, probabilitas dan ukuran nilai dapat dikombinasikan untuk memperkirakan
alternatif mana yang akan menjadi taruhan terbaik. Tetapi bahkan ketika kedua probabilitas
dan ukuran nilai yang tersedia, mungkin ada perdebatan tentang bagaimana untuk menaruh
informasi bersama-sama. Orang mungkin begitu takut beberapa risiko tertentu, misalnya,
bahwa mereka bersikeras bahwa itu dikurangi sebagai mendekati nol mungkin, terlepas dari
apa manfaat atau risiko lain yang terlibat.

6. Air memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia tanpa air manusia tidak
bisa hidup. Disisi lain air juga dapat menjadi bencana bagi kehidupan manusia seperti banjir.
Coba jelaskan bagaimana mengelola air agar tidak menjadi bencana.

JAWABAN
Untuk mengetahui bagaimana cara mengelola air agar tidak menjadi bencana (banjir) kita harus
meninjau ulang terlebih dahulu apa yang menyebabkan terjadi banjir.Penyebab banjir secara
umum diantaranya sebagai berikut:
a. Ilegal Loging (Penebangan hutan liar)
b. Bertumpuknya sampah pada saluran air, sehingga terjadi penyumbatan pada saluran air.
c. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan penanaman kembali pada daerah /
hutan hutan yang baru di tebangi.
d. Tidak adanya lagi tanah resapan untuk digunakan air sebagai tempat baginya beristirahat
dikala hujan turun. tidak ada lagi lahan hijau sebagai tempat resapan air tanah. akibatnya,
ketika hujan tiba, tanah menjadi tergerus oleh air dan kemudian air terus meluncur tanpa
adanya penghalang alami yang kemudian menyebabkan banjir.

Untuk itu, maka cara mengelola air agar tidak banjir adalah sebagai berikut:
a. Menjaga kelestarian alam
Salah satu penyebab banjir adalah kelestarian alam yang sudah rusak. Pohon-pohon
ditebangi di mana-mana. Adanya kebakaranhutan atau sengaja dibakar untuk kepentingan
manusia juga bukit-bukit yang dibuat vila-vila mewah oleh manusia. Semuanya itu merusak
kestabilan lingkungan. Terutama berkurangnya jumlah pohon yang ada di Indonesia.
Padahal, pohon adalah sahabat air. Dengan menggundulinya, maka yang terjadi adalah
tidak adanya penyerapan air yang efektif. Hal ini pada akhirnya menyebabkan terjadinya
banjir di mana-mana. Cukup ironis memang di negara yang menjadi paru-paru dunia ini
terjadi banjir di mana-mana. Oleh karena itu, kita bisa mencegah banjir dengan menambah
pohon-pohon di sekitar kita. Tanam sebanyak mungkin pohon agar daya serap air oleh
pohon bisa mencegah banjir.
b. Menjaga Kebersihan
Lingkungan yang kotor dengan menumpuknya sampah di mana-mana menyebabkan aliran
air atau bahkan sungai tidak dapat mengalir dengan derasnya. Hal ini menyebabkan
pendangkalan air sungai. Dengan dakalnya sungai tersebut, sungai yang ada tidak dapat
menampung air dengan banyak. Air yang ada tidak bisa mengalir dengan lancar sampai ke
laut sehingga terjadilah banjir.
Cara efektif untuk mencegahnya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Daur ulang sampah yang bisa didaur ulang dan manfaatkan sampah-sampah organik
menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, seperti dibuat pupuk atau bahan bakar organic.
c. Membuat lubang biopori
Lubang biopori adalah lubang silindris yang dibuat vertikal ke dalam tanah dengan diameter
10 cm dan kedalaman 100 cm (1 m), lubang ini diisi dengan sampah organik yang akan
membusuk dan berubah menjadi kompos yang berguna bagi tanah dan dapat dimanfaatkan
untuk menampung air.
Manfaat resapan biopori adalah:
1) Mengalirkan air hujan ke dalam tanah
2) Menjaga kelestarian sumber air
3) Mencegah defisit air tanah
4) Meningkatkan daya serap tanah
Lubang biopori ini dapat mencegah banjir karena di lubang ini kita bisa menaruh sampah-
sampah organik yang akan membusuk dan berubah menjadi kompos yang berguna
bagi tanah dan dapat dimanfaatkan untuk menampung air.
Cara membuatnya cukup mudah, yaitu cukup membuat lubang di tanah dengan
menggunakan bor tanah. Diameternya kurang lebih 10 cm. Semakin banyak lubang biopori
di halaman rumah, maka semakin aman dari bahaya banjir.

d. Mendirikan Bangunan atau Konstruksi
1) Kanal Air
Kanal air adalah sungai buatan untuk mengalirkan air sehingga air itu sampai ke laut.
2) Bendungan
Memiliki bentuk seperti kolam air raksasa. Fungsinya untuk tempat menampung air
dengan ukuran yang sangat besar. Selain itu, bendungan dapat difungsikan untuk
pengairan, tempat pemancingan, atau untuk membangkitkan tenaga listrik.
3) Tanggul
Tanggul adalah bangunan yang berbentuk tembok yang memagari pinggiran sungai.
Bangunan ini dibuat untuk mencegah air meluap ke daerah-daerah yang berada di
sekitar sungai.

DARI SUMBER LAIN:
Pertama, hentikan komersialisasi air.Penjualan air dengan pengemasan melalui botol ataupun
dengan pemipaan adalah salah satu sumber utama bencana.Ada tiga modus yang dipakai
dalam industri air minum yang menjadikan mereka sumber bencana.Perusahaan air minum
dalam kemasan mengambil air yang masih jernih langsung dari mata air di hulu. Padahal, jika
air tersebut dibiarkan secara alamiah mengalir melalui sungai-sungai di permukaan ataupun
dalam tanah, tanah di sepanjang aliran yang dilalui menjadi subur dan kelestarian alam akan
terjaga. Selain itu, air tersebut bisa mengisi kantong-kantong air yang ada di dalam tanah.
Selain mengambil air dari hulu, modus lain yang dipakai oleh perusahaan air minum adalah
dengan mengambil air dari sumur artesis, yang dalamnya bisa mencapai puluhan meter. Cara
ini tentu akan menguras air tanah dalam radius yang cukup luas, dan akhirnya sumur-sumur
konvensional lain yang lebih dangkal akan langsung kering. Dalam wilayah yang terbatas,
sumur artesis ini akan menyebabkan kekeringan. Cara lain, yang lazim dilakukan oleh PDAM,
adalah mengolah air sungai. Ini pun akan menjadi persoalan, karena sungai menjadi kering dan
tidak bisa menjadi penyeimbang bagi kondisi alam di kala kemarau.
Dengan pandangan yang demikian, komersialisasi air merupakan praktek perampokan air dari
satu komunitas (dan lingkungan) untuk komunitas lain yang mampu membayar mahal.
Penghentian komersialisasi air ini bisa dilakukan pada dua level, yaitu dengan kebijakan
pemerintah atau dengan perilaku konsumen untuk mengurangi konsumsi air kemasan dan
kembali mengonsumsi air tanah (sumur). Untuk cara yang kedua, bisa dimulai kapan saja dan
oleh siapa saja.
Kedua, mengelola air secara komunal.Gagasan dasarnya adalah mengelola perputaran air yang
digunakan dan dibuang oleh sebuah komunitas dalam komunitas tersebut.Dengan konsep ini,
yang harus dilakukan adalah mengefektifkan sumur tanah bagi rumah tangga yang
bersangkutan dan mengelola air kotor secara mandiri oleh lingkungan.Agar kebersihan dan
kesehatan air yang diambil dari sumur terjamin, bisa jadi harus ada pengelolaan air kotor
bersama dalam lahan yang terkonsentrasi agar terdapat jarak aman antara pembuangan air
kotor dan sumur.
Praktek yang selama ini lazim dilakukan adalah membuang air kotor melalui got, kemudian ke
sungai, dan akhirnya bermuara ke laut. Cara ini, selain menyebabkan polusi sungai dan laut,
tidak sustainable.Air yang berasal dari tanah tersebut, setelah digunakan, dibuang ke tempat
yang jauh dari asalnya. Dengan demikian, secara kalkulatif, akan ada defisit air di suatu
wilayah, dan hal ini telah terbukti dengan adanya kekeringan parah di Jakarta pada musim
kemarau.
Pertanyaan yang muncul jika harus mengelola air secara komunal dan menghindari impor air
bersih dari daerah lain, bagaimana dengan lokasi-lokasi yang tidak memiliki sumber air bersih?
Jika ini yang terjadi, kita harus sadar bahwa boleh jadi tempat tersebut bukan lokasi yang baik
untuk permukiman. Lokasi-lokasi tersebut pasti dapat digunakan untuk keperluan lain, yang
lebih ramah dan aman bagi semuanya. Dengan pendekatan ini, misalnya, perumahan-
perumahan mewah di daerah pantai utara Jakarta yang airnya payau semestinya dikosongkan
untuk dijadikan hutan bakau sebagai daerah penyangga banjir.
Ketiga, Pengelolaan DAS terpadu dilakukan secara menyeluruh mulai keterpaduan kebijakan,
penentuan sasaran dan tujuan, rencana kegiatan, implementasi program yang telah
direncanakan serta monitoring dan evaluasi hasil kegiatan secara terpadu.Pengelolaan DAS
terpadu selain mempertimbangkan faktor biofisik dari hulu sampai hilir juga perlu
mempertimbangkan faktor sosial-ekonomi, kelembagaan, dan hukum. Dengan kata lain,
pengelolaan DAS terpadu diharapkan dapat melakukan kajian integratif dan menyeluruh
terhadap permasalahan yang ada, upaya pemanfaatan dan konservasi sumberdaya alam dalam
skala DAS secara efektif dan efisien.
Mengingat pencapaian tujuan akhir dari pengelolaan DAS secara terpadu yakni terwujudnya
kondisi yang optimal dari sumberdaya tanah, air dan vegetasi, sehingga kegiatan pengelolaan
DAS setidaknya mencakup empat upaya pokok, pertama, pengelolaan lahan melalui usaha
konsevasi tanah dalam arti yang luas; kedua, pengelolaan air melalui pembangunan sumber
daya air; ketiga, pengelolaan vegetasi, khususnya pengelolaan hutan yang memiliki fungsi
perlindungan terhadap tanah dan air; dan keempat, pembinaan kesadaran dan kemampuan
manusia dalam penggunaan sumber daya alam secara bijaksana, sehingga ikut berperan serta
pada upaya pengelolaan DAS.
Keempat, Dalam pengelolaan siklus air pada suatu daerah tak lepas akan dua hal penting yaitu
masalah daerah tangkapan/resapan air dan drainase. Luas daerah tangkapan air akan sangat
menentukan kuantitas air yang mampu ditampung pada kawasan daerah tersebut. Seberapa
besar yang mampu menyerap masuk ke dalam tanah yang akan menjadi sumber air bagi
sumur-sumur dangkal, bor maupun artesis atau seberapa banyak yang dapat mengalir melalui
sungai dan tertampung dalam danau atau waduk.
Sedangkan drainase yang merupakan proses pematusan air (hujan) pada suatu daerah, yang
umumnya berupa saluran-saluran drainase, akan menentukan kecepatan air yang mampu
untuk dilimpaskan kesaluran yang lebih besar. Sangat jarang drainase yang berupa pematusan
arah vertikal ke tanah berupa peresapan, karena kecepatan proses peresapan air yang berbeda
pada masing-masing daerah. Saluran drainase yang baik tentunya yang dapat mematuskan
suatu daerah dengan cepat dan sedikit mungkin menimbulkan genangan, yang berarti
diperlukan saluran-saluran yang memadai untuk melimpaskan air.
Oleh karenanya, dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan siklus air ini maka kedua hal
tersebut di atas harus dikelola dengan baik dan terintegrasi sehingga masing-masing akan
memberikan andil yang baik bagi ketersediaannya air di musim penghujan maupun musim
kemarau. (http://nasruddinluthfie.wordpress.com)

7. Indonesia terkenal dengan sebutan Negara Agraris tetapi pada kenyataannya Indonesia tidak
mampu menyediakan seluruh kebutuhan hasil pertanian sebagai contoh buah-buahan import
yang banyak masuk ke Indonesia, disisi lain buah lokal tidak mampu bersaing, menurut saudara
mengapa hal tersebut dapat terjadi ? Jelaskan !
JAWABAN
Penyebab terpinggirkannya hasil pertanian terutama buah-buah lokal dibanding buah-buah
impor adalah :
1. Kurang tersedianya benih berkualitas dalam jumlah memadai.
2. Lemahnya kegairahan petani baru untuk produk buah-buahan.
3. Kurang memadainya infrastruktur logistik buah.
4. Perubahan perilaku konsumen yang semakin menyukai produk impor.
5. Kuatnya arus globalisasi menjadi faktor persoalan ini sulit diatasi.
6. Kekurangberpihakan kebijakan fiskal terhadap buah lokal Indonesia.
7. Beragamnya jenis buah yang dimiliki Indonesia ternyata tidak lantas mendorong perbaikan
produksi dan kualitas buah nasional.
8. Indonesia tidak memiliki perkebunan buah nasional, melainkan skala kecil yang dikelola
petani , sehingga tidak bisa dihitung dalam hektare seperti negara lain. Padahal konsumsi
buah di dalam negeri termasuk tinggi.


DARI SUMBER LAIN
Penyebab utama buah lokal tidak bisa bersaing adalah kebijakan perbuahan yang tidak memihak
produksi buah lokal. Seperti kebijakan di bidang pertanian lainnya yang tidak berpihak pada
produksi lokal, demikian pula kebijakan perbuahan Indonesia. Pemerintah tidak membuat
kebijakan yang bisa memproteksi buah lokal. Selama buah impor masih membanjiri pasar lokal,
maka buah lokal tak akan mampu bersaing.
Indonesia tidak membatasi peredaran buah impor. Buah impor bisa beredar sampai ke
pedesaan, bahkan sampai ke sentra produksi. Dengan harga yang sangat kompetitif, buah
import berhasil menarik minat konsumen buah sampai ke pedesaan.
Kedua, Direktorat Jenderal Hortikultura telah menetapkan target produksi buah 2012. Selain
dari target produksi, Ditjen Hortikultura juga mencanangkan program peningkatan kualitas
buah. Target produksi dan peningkatan kualitas akan dicapai melalui:
a) Pengembangan kawasan tanaman buah,
b) Pengembangan registrasi kebun tanaman buah,
c) Perbaikan mutu pengelolaan kebun tanaman buah,
d) Perbaikan mutu pengelolaan pascapanen tanaman buah,
e) Pengembangan registrasi packing house,
f) Peningkatan jumlah kelembagaan usaha tanaman buah.
Sayangnya, target-target yang bagus tersebut tidak ditunjang dengan anggaran yang
memadai.Anggaran R&D sektor pertanian hanya 1 triliun.Anggaran sektor pertanian ini adalah
yang terendah di ASEAN.Anggaran R&D terutama digunakan untuk sektor pangan dan bukan
sektor hortikultura.
Rendahnya anggaran riset ini menyebabkan kualitas buah Indonesia sangat rendah.Buah
Indonesia kebanyakan masih dipanen dari alam, dan belum dari kebun budidaya. Manggis,
durian, duku, mangga, sawo, belimbing, alpukat dan pisang adalah buah-buah yang hampir
semuanya dipanen dari pohon alam, bukan dari kebun. Akibatnya mutu buah menjadi tidak
seragam.Untuk mengebunkan buah-buah tersebut diperlukan riset yang mendalam.Misalnya
untuk memangkas masa vegetatif manggis yang saat ini masih 10-13 tahun sebelum mau
berbuah.
Pusat penelitian belum terintegrasi dengan sentra produksi.Kebijakan sentra produksi yang
ditunjang dengan pusat penelitian, seperti yang dikembangkan oleh Thailand belum dilakukan
secara baik di Indonesia.Akibatnya penelitian yang dilakukan tidak bisa menghasilkan teknologi
yang dibutuhkan oleh produsen buah.
Ketiga, Buah lokal kebanyakan dipanen dari alam oleh petani sebagai kegiatan sambilan.Belum
banyak petani yang benar-benar mengusahakan buah sebagai bisnis utamanya.Karena
dikerjakan sebagai sebuah kegiatan sambilan, maka kebanyakan petani buah Indonesia tidak
terdidik dalam bisnis buah.Mereka tidak mengerti Good Agriculture Practice yang saat ini
menjadi persyaratan untuk bisa masuk ke pasar modern. Mereka juga tidak paham tentang cara
panen dan paska panen. Akibatnya mutu buah menurun drastis pada fase pasca panen dan saat
pengangkutan.
Dengan produksi yang tidak terpusat dan anggaran pemerintah yang sangat terbatas, maka
sangat sulit (dan mahal) untuk melatih petani buah Indonesia mencapai taraf seperti kawan-
kawannya di Thailand. (http://baltyra.com/2012/07/26/mengapa-buah-lokal-memble-di-pasar-
sendiri)

8. Sebutkan dan jelaskan sumber-sumber energi bagi kehidupan manusia !
JAWABAN
a. Air sumber energi raksasa
Air adalah material yang paling berlimpah di dunia. Kita bisa hidup sebulan tanpa
makan,tapi hanya bisa bertahan beberapa hari saja tanpa air. Air, seperti halnya energi,
adalah hal yang esensial bagi pertanian, industri, dan hampir semua kehidupan.
b. Energi matahari
Matahari adalah suatu bola gas yang pijar dan ternyata tidak berbentuk bulat betul.
Matahari mempunyai fungsi dan manfaat yang sangat penting bagi bumi. Energi pancaran
matahari telah membuat bumi tetap hangat bagi kehidupan, membuat udara dan air di
bumi bersirkulasi, dan banyak hal lainnya.
c. Energi fosil
Bahan bakar fosil atau bahan bakar mineral, adalah sumber daya alam yang mengandung
hidrokarbon seperti batu bara,petroleum, dan gas alam.Penggunaan bahan bakar fosil ini
telah menggerakkan pengembangan industri dan menggantikan kincir angin, tenaga air,
dan juga pembakaran kayu atau peat untuk panas.
d. Energi listrik
Sumber energi listrik : elemen volta, elemen kering (batu baterai), motor listrik, dinamo
sepeda, accumulator, generator
e. Energi angin
Energi angin telah digunakan selama berabad-abad untuk kapal layar dan kincir angin untuk
menggiling gandum, energi angin ditangkap oleh turbin angin dan digunakan untuk
menghasilkan listrik.
f. Energi Biomassa
Biomassa dapat dapat digunakan untuk menghasilkan listrik dan sebagai bahan bakar untuk
transportasi atau untuk memproduksi produk yang tidak akan membutuhkan penggunaan
bahan bakar fosil.
g. Energi panas bumi
Panas di dalam bumi menghasilkan uap dan air panas yang dapat digunakan untuk
pembangkit listrik dan menghasilkan listrik, atau untuk aplikasi lain seperti pemanasan
rumah dan pembangkit listrik untuk industri. Energi panas bumi dapat ditarik dari waduk
bawah tanah dengan pengeboran, atau darai reservoir panas bumi yang terletak lebih
dekat ke permukaan.
9. Jelaskan prinsip-prinsip belajar MIPA yang efektif !

JAWABAN
PRINSIP-PRINSIP BELAJAR MIPA YANG EFEKTIF
1. PRINSIP KESIAPAN : Tingkat keberhasilan belajar tergantung pada kesiapan pelajar. Apakah
dia sudah dapat mengkonsentrasikan pikiran, atau apakah kondisi fisiknya sudah siap untuk
belajar dan didorong dengan motivasi, terutama motivasi dari dalam atau dasar kebutuhan
atau kesadaran atau intrinsik motivasion
2. PRINSIP ASOSIASI : Tingkat keberhasilan belajar juga tergantung pada kemampuan pelajar
mengasosiasikan atau menghubung-hubungkan apa yang sedang dipelajari dengan apa yang
sudah ada dalam ingatannya : pengetahuan yang sudah dimiliki, pengalaman, tugas yang
akan datang, masalah yang pernah dihadapi, dll.
3. PRINSIP LATIHAN : Pada dasarnya mempelajari sesuatu itu perlu berulang-ulang atau
diulang-ulang, baik mempelajari pengetahuan maupun keterampilan, bahkan juga dalam
kawasan afektif. Makin sering diulang makin baiklah hasil belajarnya.
4. PRINSIP PRAKTIK : Belajar melalui praktik atau mengalami secara lansung akan lebih efektif
mampu membina sikap, keterampilan, cara berpikir kritis dan lain-lain, bila dibandingkan
dengan belajar hafalan saja.
5. PRINSIP EFEK (AKIBAT) : Situasi emosional pada saat belajar akan mempengaruhi hasil
belajarnya. Situasi emosional itu dapat disimpulkan sebagai perasaan senang atau tidak
senang selama belajar. Bahan pelajaran yang bermakna atau berarti, lebih mudah dan
menarik untuk dipelajari, daripada bahan yang kurang bermakna. Prinsip lain adalah :
1. Pembelajaran memerlukan partisipasi aktif para siswa (belajar aktif). Motivasi belajar akan
meningkat kalau siswa terlibat aktif (mempraktekan) dalam mempelajari hal-hal yang
kongkrit, bermakna, dan relevan dalam konteks kehidupannya.
2. Setiap anak belajar dengan cara dan kecepatan yang berbeda.
3. Anak-anak dapat belajar dengan efektif ketika mereka dalam suasana kelas yang kondusif
(conducive learning community), yaitu suasana yang memberikan rasa aman dan
penghargaan, tanpa ancaman, dan memberikan semangat

DARI SUMBER LAIN 1
Pertama, berpijak pada prinsip konstruktivisme. Pembelajaran beranjak dari paradigma guru
yang memandang bahwa belajar bukanlah proses siswa menyerap pengetahuan yang sudah jadi
bentukan guru, melainkan sebagai proses siswa membangun makna/pemahaman terhadap
informasi dan/atau pengalaman. Proses tersebut dapat dilakukan sendiri oleh siswa atau
bersama orang lain.
Kedua, berpusat pada siswa. Siswa memiliki perbedaan satu sama lain. Siswa berbeda dalam
minat, kemampuan, kesenangan, pengalaman, dan cara belajar. Siswa tertentu lebih mudah
belajar dengan dengar-baca, siswa lain lebih mudah dengan melihat (visual), atau dengan cara
kinestetika (gerak). Oleh karena itu kegiatan pembelajaran, organisasi kelas, materi
pembelajaran, waktu belajar, alat belajar, dan cara penilaian perlu beragam sesuai karakteristik
siswa. Pembelajaran perlu menempatkan siswa sebagai subyek belajar. Artinya pembelajaran
memperhatikan bakat, minat, kemampuan, cara dan strategi belajar, motivasi belajar, dan latar
belakang sosial siswa. Pembelajaran perlu mendorong siswa untuk mengembangkan potensinya
secara optimal.
Ketiga, belajar dengan mengalami. pembelajaran perlu menyediakan pengalaman nyata dalam
kehidupan sehari-hari dan atau dunia kerja yang terkait dengan penerapan konsep, kaidah dan
prinsip ilmu yang dipelajari. Karena itu, semua siswa diharapkan memperoleh pengalaman
langsung melalui pengalaman inderawi yang memungkinkan mereka memperolah informasi dari
melihat, mendengar, meraba/menjamah, mencicipi, dan mencium.
Dalam hal ini, beberapa topik tidak mungkin disediakan pengalaman nyata, guru dapat
menggantikannya dengan model atau situasi buatan dalam wujud simulasi. Jika ini juga tidak
mungkin, sebaiknya siswa dapat memperoleh pengalaman melalui alat audio-visual (dengar-
pandang). Pilihan pengalaman belajar melalui kegiatan mendengar adalah pilihan terakhir.
Keempat, mengembangkan keterampilan sosial, kognitif, dan emosional. Siswa akan lebih
mudah membangun pemahaman apabila dapat mengkomunikasikan gagasannya kepada siswa
lain atau guru. Dengan kata lain, membangun pemahaman akan lebih mudah melalui interaksi
dengan lingkungan sosialnya. Interaksi memungkinkan terjadinya perbaikan terhadap
pemahaman siswa melalui diskusi, saling bertanya, dan saling menjelaskan. Interaksi dapat
ditingkatkan dengan belajar kelompok. Penyampaian gagasan oleh siswa dapat mempertajam,
memperdalam, memantapkan, atau menyempurnakan gagasan itu karena memperoleh
tanggapan dari siswa lain atau guru. Pembelajaran perlu mendorong siswa untuk
mengkomunikasikan gagasan hasil kreasi dan temuannya kepada siswa lain, guru atau pihak-
pihak lain. Dengan demikian, pembelajaran memungkinkan siswa bersosialisasi dengan
menghargai perbedaan (pendapat, sikap, kemampuan, prestasi) dan berlatih untuk
bekerjasama. Artinya, pembelajaran perlu mendorong siswa untuk mengembangkan empatinya
sehingga dapat terjalin saling pengertian dengan menyelaraskan pengetahuan dan tindakannya.
Kelima, mengembangkan keingintahuan, imajinasi, dan fitrah ber-Tuhan. Siswa dilahirkan
dengan memiliki rasa ingin tahu, imajinasi, dan fitrah ber-Tuhan. Rasa ingin tahu dan imajinasi
merupakan modal dasar untuk peka, kritis, mandiri, dan kreatif. Sementara, rasa fitrah ber-
Tuhan merupakan embrio atau cikal bakal untuk bertaqwa kepada Tuhan. Pembelajaran perlu
mempertimbangkan rasa ingin tahu, imajinasi, dan fitrah ber-Tuhan agar setiap sesi kegiatan
pembelajaran menjadi wahana untuk memberdayakan ketiga jenis potensi ini.
Keenam, belajar sepanjang hayat. Siswa memerlukan kemampuan belajar sepanjang hayat
untuk bisa bertahan (survive) dan berhasil (sukses) dalam menghadapi setiap masalah sambil
menjalani proses kehidupan sehari-hari. Karena itu, siswa memerlukan fisik dan mental yang
kokoh. Pembelajaran perlu mendorong siswa untuk dapat melihat dirinya secara positif,
mengenali dirinya baik kelebihan maupun kekurangannya untuk kemudian dapat mensyukuri
apa yang telah dianugerahkan Tuhan YME kepadanya. Demikian pula pembelajaran perlu
membekali siswa dengan keterampilan belajar, yang meliputi pengembangan rasa percaya diri,
keingintahuan, kemampuan memahami orang lain, kemampuan berkomunikasi dan
bekerjasama supaya mendorong dirinya untuk senantiasa belajar, baik secara formal di sekolah
maupun secara informal di luar kelas.
Ketujuh, perpaduan kemandirian dan kerjasama. Siswa perlu berkom-petisi, bekerjasama, dan
mengembangkan solidaritasnya. Pembelajaran perlu memberikan kesempatan kepada siswa
untuk mengembangkan semangat berkompetisi sehat untuk memperoleh penghargaan,
bekerjasama, dan solidaritas. Pembelajaran perlu menyediakan tugas-tugas yang
memungkinkan siswa bekerja secara mandiri.
(http://sdn3kuwasen.blogspot.com/2010/08/pembelajaran-ipa-yang-efektif.html).

SUMBER LAIN 2
Prinsip-prinsip dalam pembelajaran IPA adalah:
Prinsip 1: Pemahaman kita tentang dunia di sekitar kita di mulai melalui pengalaman baik secara
inderawi maupun noninderawi. Karena itu, siswa perlu diberi kesempatan memperoleh
pengalaman itu.Para siswa perlu dibuat agar aktif melakukan sesuatu agar memperoleh
pengalaman.
Prinsip 2: Pengetahuan yang diperoleh ini tidak pernah terlihat secara langsung, karena itu perlu
diungkap selama proses pembelajaran. Pengetahuan siswa yang diperoleh dari pengalaman itu
perlu diungkap di setiap awal pembelajaran.
Prinsip 3: Pengetahuan pengalaman mereka ini pada umumnya kurang konsisten dengan
pengetahuan para ilmuwan, pengetahuan yang Anda miliki. Pengetahuan yang demikian Anda
sebut miskonsepsi.Anda perlu merancang kegiatan yang dapat membetulkan miskonsepsi ini
selama pembelajaran.
Prinsip 4: Dalam setiap pengetahuan mengandung fakta, data, konsep, lambang, dan relasi
dengan konsep yang lain. Tugas Anda sebagai guru IPA adalah mengajak siswa untuk
mengelompokkan pengetahuan yang sedang dipelajari itu ke dalam fakta, data, konsep, symbol,
dan hubungan dengan konsep yang lain.
Prinsip 5: IPA terdiri atas produk, proses, dan prosedur. Karena itu, Anda perlu mengenalkan
ketiga aspek ini walaupun hingga kini masih banyak guru yang lebih senang menekankan pada
produk IPA saja.Namun, perlu diingat bahwa perkembangan IPA sangat pesat.Kita tidak mampu
mengikuti secara terus-menerus perkembangan itu setiap saat.Dan, kalaupun mampu, menajdi
pertanyaan besar adalah apakah semuanya disampaikan kepada siswa. Oleh karena itu, akan
lebih baik jika siswa dibekali dengan keterampilan menemukan pengetahuan, yaitu: proses dan
prosedur IPA. Proses menyangkut kegiatan penelitian. Sedangkan prosedur menyangkut metode
ilmiah yang digunakan dalam kegiatan penelitian

Sumber lain :

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN MIPA :
Belajar dan mengajar adalah dua proses yang harus terjalin harmoni dalam pengajaran agar
dapat mencapai hasil yang diinginkan. Menurut John S. Richardson (1957) bahwa ada tujuh
prinsip dalam proses belajar-mengajar agar suatu pengajaran MIPA dapat berhasil, prinsip
tersebut adalah :

a) Keterlibatan siswa secara aktif :
Pengetahuan yang diperoleh siswa dengan cara mendengarkan relative lebih cepat
dilupakan, bahkan siswa mungkin tidak menggunakan logikanya dalam berusaha
memahami apa yang disampaikan oleh gurunya.
Keaktifan belajar ditandai oleh adanya keterlibatan secara optimal, baik
intelektual, emosional dan fisik jika dibutuhkan. Pandangan mendasar yang perlu
menjadi kerangka berpikir setiap guru adalah bahwa pada prinsipnya anak-anak adalah
makhluk yang aktif. Daya keaktifan yang dimiliki si anak secara kodrati itu akan dapat
berkembang ke arah yang positif bilamana lingkungannya memberikan ruang yang baik
untuk tumbuh suburnya keaktifan itu.

b) Berkesinambungan :
Seorang guru hendaknya mengetahui apa yang telah diketahui siswanya, sebab
pengetahuan dasar siswa akan dijadikan sebagai jembatan untuk memberi mereka
pengetahuan yang baru. Untuk menyempurnakan prinsip ini, data minat siswa baik
perorangan maupun secara berkelompok dapat menjadi modal dalam mengatasi
hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran.

c) Motivasi :
Hamalik (2001), mengemukakan bahwa motivasi adalah suatu perubahan energi di
dalam pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya afektif (perasaan dan reaksi
untuk mencapai tujuan). Perubahan energi di dalam diri seseorang tersebut kemudian
membentuk suatu aktivitas nyata dalam bebagai bentuk kegiatan.
Motivasi dalam pembelajaran IPA dapat diartikan sebagai dorongan untuk belajar
IPA.dorongan itu dapat bersumber dari kebutuhan (a) kebutuhan Fisiologis, (b)
kebutuhan rasa aman, (c) kebutuhan rasa cipta, (d) kebutuhan rasa cinta, (e) kebutuhan
akan pengakuan atas kemampuannya untuk melakukan sesuatu, termasuk kemampuan
untuk berhasil dalam cita-citanya.

d) Multi metode :
Didasari bahwa daya serap tiap siswa berbeda-beda, demikian pula jenis metode
pembelajaran yang disenangi juga berbeda. Tugas guru adalah mengorganisasi belajar
sedemikian rupa sehingga siswa tidak merasa bosan dan dapat menangkap materi
pelajaran yang diberikan.

e) Penemuan :
Prinsip ini perlu diterapkan dalam pembelajaran IPA karena pada dasarnya anak
memiliki rasa ingin tahu yang besar, sedang alam sekitar penuh dengan fakta atau
fenomena yang dapat merangsang siswa ingin tahu lebih banyak. Masnur Muslichah,
dalam Istiqomah, Lailatul (2009:32) berpendapat bahwa penemuan diawali dari
pengamatan terhadap fenomena, dilanjutkan dengan kegiatan bermakna untuk
menghasilkan temuan yang diperoleh sendiri oleh siswa. Dengan demikian, pengetahuan
dan ketrampilan yang diperolah siswa tidak dari hasil mengingat seperangkat fakta,
tetapi hasil menemukan sendiri dari fakta yang dihadapinya. Beberapa komponen inqiuri
yang terdapat dalam pembelajaran antara lain:
i. Pengetahuan dan ketrampilan akan lebih lama diingat apabila siswa
menemukan sendiri.
ii. Informasi yang diperoleh siswa akan lebih mantap apabila diikuti dengan bukti-
bukti atau data yang ditemukan sendiri oleh siswa, dan
iii. siklus inquiri adalah observasi, bertanya, mengajukan dugaan, pengumpulan
data dan penyimpulan.

f) Totalitas :
Prinsip totalitas bertolak dari paham bahwa siswa belajar dengan segenap
kemampuan yang ia miliki sebagai makhluk hidup, yaitu panca inderanya, perasaan dan
pikirannya. Dalam proses belajar siswa tidak hanya tergantung pada materi yang
diajarkan, tetapi semua faktor-faktor atau kondisi yang berada disekitarnya turut
menjadi penentu akan keberhasilan belajar yang dilakukan. Faktor atau kondisi yang
dimaksud termasuk guru, metode, fasilitas, lingkungan, teman-temannya, pencahayaan,
bahkan semua yang dapat mempengaruhi jiwa raganya ikut mempengaruhi
keberhasilannya.

g) Perbedaan individual :
Setiap siswa memiliki karakteristik sendiri-sendiri, yang berbeda-beda satu sama
lain. Karena hal inilah setiap siswa belajar menurut kecepatannya sendiri dan untuk
setiap kelompok umur terdapat variasi kecepatan belajar. Kesadaran bahwa dirinya
berbeda dengan siswa yang lain akan membantu siswa menentukan cara belajar dan
sasaran belajar bagi dirinya sendiri. Implikasi adanya prinsip perbedaan individual dalam,
bagi siswa diantaranya adalah menentukan tempat duduk di kelas dan menyusun jadwal
belajar. Dengan kata lain prinsip ini dapat berpengaruh pada aspek fisik maupun psikis
siswa.

Bertolak dari kenyataan bahwa tiap siswa memiliki perbedaan antara satu dengan
yang lainnya, terutama ditujukan kepada adanya perbedaan kemampuan (termasuk
kecerdasan dan kecepatan belajar). Prinsip ini dimaksudkan agar siswa dapat
memperoleh kesempatan belajar sesuai dengan kapasitas dan minatnya. Untuk
melaksanakan prinsip tersebut, maka perlu diupayakan kesempatan belajar IPA melalui
pengalaman lapangan, karena dengan menjadikan alam sebagai objek dalam belajar IPA
maka kesempatan untuk memperoleh variasi sasaran belajar lebih banyak, yang dapat
dipilih oleh siswa sesuai minat dan kapasitasnya. Penggunaan media dan hasil tekhnologi
juga dapat menambah variasi sasaran belajar yang dilakukan, misalnya pemutaran video,
film, gambar, buku, alat-alat peraga, pameran, kompuer, dan sebagainya.


10. Jelaskan peranan matematika dalam kehidupan manusia !
JAWABAN
Matematika sangat berperan penting dalam kehidupan manusia, karena disadari ataupun tidak,
matematika digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh siapapun dan dari kalangan apapun.
Contohnya:
a. Kombinasi (Statistika) bisa digunakan untuk mengetahui banyaknya formasi tim bola voli
yang bisa dibentuk.
b. Aritmatika hampir digunakan setiap hari, yaitu untuk hitung-menghitung.
c. Geometri bisa digunakan para ahli sipil karena geometri salah satunya adalah membahas
tentang bangun dan keruangan.
d. Aljabar bisa digunakan untuk memecahkan masalah bagaimana memperoleh laba sebanyak
mungkin dengan biaya sesedikit mungkin.
Mungkin dengan logika Matematika juga bisa membantu untuk berpikir logis, tapi tentu saja
bukan hanya Matematika saja yang bisa membantu dalam berpikir logis.
Dan masih banyak lagi
Selain itu, matematika juga merupakan mother of science atau ilmu yang digunakan dalam
cabang ilmu yang lain baik ilmu alam maupun ilmu sosial seperti ekonomi, geografi, sosiologi
dan lain sebagainya.

DARI SUMBER LAIN:
Matematika sebagai bagian dari usaha ilmiah dan matematika sebagai suatu proses,atau cara
berpikir.Matematika tergantung pada logika dan kreativitas, dan digunakan untuk berbagai
keperluan praktis dan maupun untuk kepentingan intrinsiknya.Bagi sebagian orang, esensi
matematika terletak pada seni keindahan dan tantangan intelektualnya. Bagi orang lain, nilai
matematika terpenting adalah bagaimana matematika berguna untuk pekerjaan mereka sendiri.
Mathematika adalah ilmu pengetahuan tentang pola dan hubungan.Sebagai suatu disiplin teori,
matematika mengeksplorasi kemungkinan adanya hubungan antar benda abstrak tanpa
mempedulikan apakah mereka memiliki hubungan dengan dunia nyata. Abstraksi bisa apa saja
mulai dari barisan angka, gambar geometri sampai bentuk persamaan.
Penemuan matematika teoritis sering memiliki nilai praktis yang tak terduga. Matematika
teoritis, tidak seperti ilmu-ilmu lain, tidak dibatasi oleh dunia nyata, tetapi dalam jangka panjang
memberikan kontribusi untuk pemahaman yang lebih baik dari disiplin ilmu tersebutantara iPA
dan matematika memiliki sejarah panjang sejak berabad-abad yang lalu. IPA memberikan
matematika masalah yang menarik untuk diselidiki, dan matematika menyediakan metode yang
dapat digunakan untuk menganalisa data.
Matematika dan teknologi juga telah mengembangkan hubungan yang bermanfaat satu sama
lain. Matematika koneksi dan rantai logis, misalnya, telah memberikan kontribusi besar pada
desain perangkat keras komputer dan teknik pemrograman. Sedangkan matematika dapat lebih
berkontribusi dalam rekayasa sistem yang kompleks dengan bantuan simulasi computerKetika
dihadapkan dengan klaim bahwa sesuatu adalah benar, para ilmuwan menanggapi dengan
menanyakan apa bukti yang mendukung itu. Tapi bukti ilmiah dapat menjadi bias pada waktu
data diinterpretasikan, pengumpulan atau pelaporan data, atau bahkan dalam pemilihan
dataDalam ilmu pengetahuan, sumber pengetahuan, informasi dan pendapat adalah orang
yang mengkhususkan diri dalam disiplin yang relevan.
Tapi pemerintah telah berkali-kali melakukan kesalahan dalam sejarah ilmu pengetahuan.
Mereka memutuskan apa yang benar, dan tidak memberikan akses bagi ilmuwan untuk
menyampaikan kebenaran. Menggunakan matematika untuk mengekspresikan ide-ide atau
untuk memecahkan masalah melibatkan setidaknya tiga fase:
a. mewakili beberapa aspek dari hal-hal abstrak,
b. memanipulasi abstraksi oleh aturan logika untuk menemukan hubungan baru antara
mereka
c. melihat apakah baru hubunga mengatakan sesuatu yang berguna tentang hal-hal yang asli.

11. Menurut saudara, mengapa kita perlu mempelajari ilmu pengetahuan alam, jelaskan !

JAWABAN
Menurut saya, mempelajari ilmu pengetahuan alam sangat penting sekali karena dengan
mempelajarinya maka kita mampu :
a. Memahami konsep-konsep IPA dan kaitannya dengan kehidupan sehari-sehari.
b. Memiliki keterampilan proses untuk mengembangkan pengetahuan,dan ide tentang alam
disekitarnya.
c. Mempunyai minat untuk mengenal dan mempelajari benda-benda serta peristiwa di
lingkungan sekitar.
d. Bersikap ingin tahu, tekun, terbuka, kritis, mawas diri, bertanggungjawab,bekerjasama dan
mandiri.
e. Mampu menerapkan berbagai macam konsep IPA untuk menjelaskan gejala-gejala alam
dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
f. Mampu menggunakan teknologi sederhana yang berguna untuk memecahkan suatu
masalah yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
g. Mengenal dan memupuk rasa cinta terhadap alam sekitar, sehingga menyadari kebesaran
dan keagungan Tuhan Yang Maha Esa.
h. Menanamkan rasa ingin tahu dan suatu sikap positif terhadap teknologi dan masyarakat.
i. Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan
masalah dan membuat keputusan.
j. Menanamkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep sains yang akan bermanfaat
dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
k. Mengembangkan kesadaran tentang peran dan pentingnya sains kehidupan sehari-hari.
l. Mengalihgunakan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman kebidang pengajaran
lainnya.
m. Ikut serta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam.
n. Menghargai ciptaan Tuhan akan lingkungan alam.

DARI SUMBER LAIN
Mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam dapat memahami perkembangan penalaran manusia
terhadap gejala-gejala alam hingga terwujudnya metode ilmiah yang merupakan ciri khusus dari
Ilmu Pengetahuan Alam, Dengan mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam dapat menjelaskan
perkembangan naluri kehidupan manusia, dapat menjelaskan perkembangan alam pikir manusia
dalam memenuhi kebutuhan terhadap rahasia ingin tahu nya, serta dapat memberi alasan
yang diterima mitos dalam kehidupan masyarakat.
Ilmu Pengetahuan Alam memberi wawasan kepada kita tentang konsep-konsep alam agar
dapat peka dan tanggap terhadap masalah-masalah alam yang ada disekitarnya serta dapat
bertanggung jawab terhadap berbagai masalah alam didalam masyarakat sebagai the agen of
change (Agen Perubahan) dan dapat mengembangkan apresiasi IPA dan Teknologi pada
perkembangan diri.

12. Menurut saudara apakah :
a. Bumi sebagai pusat alam semesta atau Matahari sebagai pusat alam semesta ?
JAWABAN
Teorinya tentang Matahari sebagai pusat Tata Surya, merupakan bantahan teori geosentris
tradisional (Bumi merupakan pusat alam semesta) dan menjadi salah satu penemuan yang
terpenting sepanjang masa, dan merupakan titik mula fundamental bagi astronomi modern
dan sains modern (teori ini menimbulkan revolusi ilmiah).
Teori Nicolaus Copernicus bertentangan dengan ajaran Aristoteles dan kesimpulan
matematikawan Yunani, Ptolemeus. Copernicus menyangkal bahwa Matahari terbit di timur
dan bergerak melintasi angkasa untuk terbenam di barat, sedangkan bumi tetap tidak
bergerak. Copernicus bukanlah orang yang pertama yang menyimpulkan bahwa bumi
berputar mengitari Matahari.
Astronom Yunani Aristarkhus dari Samos telah mengemukakan teori ini pada abad ketiga
sebelum Masehi. Para pengikut Pythagoras telah mengajarkan bahwa bumi serta Matahari
bergerak mengitari suatu api pusat. Akan tetapi, Ptolemeus menulis bahwa jika bumi
bergerak, "binatang dan benda lainnya akan bergelantungan di udara, dan bumi akan jatuh
dari langit dengan sangat cepat". Ia menambahkan, "sekadar memikirkan hal-hal itu saja
terlihat konyol". Ptolemeus mendukung gagasan Aristoteles bahwa bumi tidak bergerak di
pusat alam semesta dan dikelilingi oleh serangkaian bola bening yang saling bertumpukan,
dan bola-bola itu tertancap Matahari, planet-planet, dan bintang-bintang. Ia menganggap
bahwa pergerakan bola-bola bening inilah yang menggerakan planet dan bintang. Rumus
matematika Ptolemeus menjelaskan, dengan akurasi hingga taraf tertentu, pergerakan
planet-planet di langit malam.
Kelemahan teori Ptolemeus itulah yang mendorong Copernicus untuk mencari penjelasan
alternatif atas pergerakan yang aneh dari planet-planet. Untuk menopang teorinya,
Kopernikus merekonstruksi peralatan yang digunakan oleh para astronom zaman dahulu.
Walaupun sederhana dibandingkan dengan standar modern, peralatan ini memungkinkan dia
menghitung jarak relatif antara planet-planet dan Matahari. Selama bertahun-tahun, ia
berupaya menetukan secara persis tanggal-tanggal manakala para pendahulunya telah
membuat beberapa pengamatan penting di bidang astronomi. Diperlengkapi dengan data ini,
Copernicus mulai mengerjakan dokumen kontroversial yang menyatakan bahwa bumi dan
manusia di dalamnya bukanlah pusat alam semesta.
(http//www.infospesial.net/24017/nicolaus-copernicus)
Bukti bumi mengitari matahari
Bukti pertama, adalah yang ditemukan oleh James Bradley (1725). Pak Bradley menemukan
adanya aberasi bintang.
Apa itu aberasi bintang? Bayangkan kita sedang berdiri ditengah-tengah hujan, dan air hujan
jatuh tepat vertikal/tegak lurus kepala kita. Kalau kita menggunakan payung, maka muka &
belakang kepala kita tidak akan terciprat air bukan? Kemudian kita mulai berjalan ke depan,
perlahan-lahan & semakin cepat berjalan, maka seolah-olah air hujan yang tadi jatuh tadi,
malah membelok dan menciprati muka kita. Untuk menghindari-nya maka kita cenderung
mencondongkan payung ke muka. Sebetulnya air hujan itu tetap jatuh tegak lurus, tetapi
karena kita bergerak relatif ke depan, maka efek yang terjadi adalah seolah-olah membelok
dan menciprat ke muka kita.
Bukti kedua adalah paralaks bintang. Bukti ini diukur pertama kali oleh Bessel (1838).
Paralaks bisa terjadi jika posisi suatu bintang yang jauh, seolah-olah tampak bergerak
terhadap suatu bintang yang lebih dekat. Fenomena ini hanya bisa terjadi, karena adanya
perubahan posisi dari Bintang akibat pergerakan Bumi terhadap Matahari. Perubahan posisi
ini membentuk sudut p, jika kita ambil posisi ujung-ujung saat Bumi mengitari Matahari.
Sudut paralaks dinyatakan dengan (p), merupakan setengah pergeseran paralaktik bilamana
bintang diamati dari dua posisi paling ekstrim.

13. Jelaskan teori- teori proses pembentukan bumi !

JAWABAN
Teori ato weebar`s hood
Pada waktu yang hampir bersamaan muncul teori dari ahli ilmu alam [Perancis] George Louis
Leelere Comte de Buffon.[1] Yang mengemukakan bahwa dahulu kala terjadi tumbukan
antara matahari dengan sebuah komet yang menyebabkan sebagian massa matahari
terpental ke luar. Massa yang terpental ini menjadi planet.
Teori Laplace
Seorang ahli Matematika dan astronomi Perancis Pierre Simon Marquis de Laplace 1796
mengemukakan Bumi terbentuk dari gugusan gas panas yang berputar pada sumbunya,
kemudian terbentuk cincin - cincin. Sebagian cincin gas tersebut, terlempar ke luar dan tetap
terus berputar. Cincin gas yang berputar akan mengalami pendinginan, sehingga terbentuklah
gumpalan - gumpalan bola yang menjadi planet - planet, termasuk Bumi.
Teori Planetisimal Hypothesis
Di kemukakan oleh, Forest Ray Moulton, seorang ahli astronomi Amerika bersama rekannya
T.C Chamberlain, seorang ahli geologi, yang mengatakan matahari terdiri dari massa gas
bermassa besar sekali, pada suatu saat didekati oleh sebuah bintang lain yang melintas
dengan kecepatan tinggi di dekat matahari. Pada waktu bintang melintas di dekat matahari
dan jarak keduanya relatif dekat, maka sebagian massa gas matahari ada yang tertarik ke luar
akibat adanya gravitasi dari bintang yang melintas tersebut. Sebagian dari massa gas yang
tertarik ke luar ada yang pada lintasan bintang dan sebagian lagi ada yang berputar
mengelilingi matahari karena gravitasi matahari. Setelah bintang melintas berlalu, massa gas
yang berputar mengelilingi matahari menjadi dingin dan terbentuklah cincin yang lama-
kelamaan menjadi padat dan disebut planetisimal. Beberapa planetisimal yang terbentuk
akan saling tarik - menarik dan bergabung menjadi satu dan pada akhirnya membentuk
planet, termasuk Bumi.
Teori Tidal
Dua orang ilmuwan Inggris, James Jeans dan Harold Jeffreys, pada tahun 1918
mengemukakan teori tidal. Mereka mengatakan pada saat bintang melintas di dekat
matahari, sebagian massa matahari tertarik ke luar sehingga membentuk semacam
[cerutu].Bagian yang membentuk cerutu ini akan mengalami pendinginan dan membentuk
planet - planet, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Teori Weizsaecker
Pada tahun 1940, C.Von Weizsaecker, seorang ahli astronomi Jerman mengemukakan tata
surya pada mulanya terdiri atas matahari yang dikelilingi oleh massa kabut gas. Sebagian
besar massa kabut gas ini terdiri atas unsur ringan, yaitu hidrogen dan helium. Karena panas
matahari yang sangat tinggi, maka unsur ringan tersebut menguap ke angkasa tata surya,
sedangkan unsur yang lebih berat tertinggal dan menggumpal, ini akan menarik unsur - unsur
lain yang ada di angkasa tata surya dan selanjutnya berevolusi membentuk planet - planet,
termasuk Bumi.

Teori Kuiper
Gerald P.Kuiper mengemukakan bahwa pada mulanya ada nabula besar berbentuk piringan
cakram. Pusat piringan adalah protomatahari, sedangkan massa gas yang berputar
mengelilingi promatahari adalah protoplanet. Dalam teorinya, beliau juga memasukkan unsur
- unsur ringan, yaitu hidrogen dan helium.
Pusat piringan yang merupakan protomatahari menjadi sangat panas, sedangkan protoplanet
menjadi dingin. Unsur ringan tersebut menguap dan malia menggumpal menjadi planet -
planet.
Teori Whipple
Fred L.Whipple, seorang ahli astronom Amerika mengemukakan pada mulanya tata surya
terdiri dari gas dan kabut debu aneh yang mengandung nitrogen yang sedikit kosmis yang
berotasi membentuk semacam piringan. Debu dan gas yang berotasi menyebabkan terjadinya
pemekatan massa dan akhirnya menggumpal menjadi padat, sedangkan kabutnya hilang
menguap ke angkasa. Gumpalan yang padat saling bertabrakan dan kemudian membentuk
planet - planet. (http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_pembentukan_Bumi)

14. Dalam The Collapse Of Evolution, Darwin menyatakan bahwa semua spesies berasal dari
moyang yang sama yang kemudian berbeda satu sama lain karena perubahan kumulatif
sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama. Meskipun Darwin sendiri tak mampu
memberikan bukti meyakinkan untuk membenarkan klaimnya tersebut, namun kebanyakan
orang berfikir bahwa teori evolusi adalah fakta ilmiah. Bagaimana pendapat saudara tentang
teori tersebut? Jelaskan!
JAWABAN
Beragam konsep bisa muncul di benak kita apabila teori evolusi disebut. Sebagian orang,
terutama kaum materialis yang mengira teori ini adalah fakta yang sudah terbukti secara
ilmiah, dengan amat sengit mendukungnya, dan juga, dengan sama sengitnya, menolak
semua gagasan yang bertentangan dengannya.
Kelompok kedua terdiri atas orang-orang yang tidak punya cukup keterangan tentang
berbagai pernyataan teori evolusi. Mereka tak begitu tertarik kepadanya, karena tidak
menyadari kerusakan yang telah dibawa Darwinisme kepada kemanusiaan dalam satu
setengah abad terakhir ini. Bagi mereka tidak menjadi masalah bahwa teori ini dicekokkan
kepada masyarakat serta dipertahankan mati-matian, sekalipun secara ilmiah teori ini sudah
tidak absah, sebab mereka telah menutup mata terhadap apa yang sedang berlangsung.
Seandainya pun mereka tahu bahwa teori ini telah kehilangan semua nilai kebenaran
ilmiahnya, mereka tidak bisa bersungguh menghadapi orang yang masih memandangnya
penting, karena mereka sendiri tidak menganggapnya penting.
Mereka pikir tidak perlu menerangkan ketidak-absahan teori tersebut, menerbitkan buku,
atau menggelar ceramah-ceramah tentang perihal ini, sebab di mata mereka teori itu sudah
jadi barang kuno atau usang.
Kelompok ketiga adalah mereka, yang di bawah pengaruh saran dan propaganda materialis,
memandang teori ini sebagai fakta ilmiah dan mencari jalan tengah antara teori evolusi
daniman kepada Allah. Mereka menerima segenap uraian Darwinisme tentang asal-muasal
kehidupan, namun mencoba membangun jembatan yang menghubungkan teori evolusi
dengan kepercayaan agama, yaitu dengan berpendapat bahwa peristiwa dalam uraian
tersebut berlangsung dalam kendali Allah.
Teori evolusi modern juga dikenal sebagai neo-Darwinisme, yaitu versi perbaikan atasteori
asli Darwin, yang ikut memperhitungkan berbagai temuan terbaru dalam ilmu genetika
mengusulkan dua mekanisme: seleksi alam dan mutasi.
Seleksi alam berarti bahwa makhluk yang kuat, dan dapat menyesuaikan diri
denganperubahan keadaan alam, akan memenangkan pertarungan demi mempertahankan
hidup,sementara yang lainnya tersisih dan lenyap.
Misalnya, penurunan suhu yang terus-menerus di suatu wilayah berarti populasi hewan
tertentu, yang tidak tahan terhadap suhu rendah, akanterpangkas. Pada jangka panjang,
hanya hewan yang tahan suhu dingin yang bertahan hidup, dan akhirnya menjadi seluruh
populasi.
Contoh lain, dalam kasus kelinci yang hidup terus-menerus dalam ancaman hewan
pemangsa, hanya yang terbaik menyesuaikan diri dengan lingkup keadaan itu (misalnya, yang
dapat berlari paling cepat), bertahan hidup dan mewariskan ciri atau sifatnya kepada
generasi berikutnya. Akan tetapi, pemeriksaan seksama mengungkapkan bahwa tidak ada ciri
baru yang muncul di sini, karena kelinci ini tidak berubah menjadi species baru, ataupun
mempunyai sifat baru.
Alasan lain, Coba kita lihat perihal munculnya ikan, yang dikatakan kaum evolusionis, berasal
dari invertebrata (hewan tak bertulang belakang), seperti bintang laut dan cacing laut. Jika
pernyataan ini benar, seharusnya ada contoh makhluk peralihan yang jumlahnya berlimpah
ruah, demi membolehkan terjadinya sebuah evolusi yang lamban. Dengan kata lain, kita
seharusnya dapat melihat sisa fosil dari berjenis-jenis hewan (spesies) yang memiliki baik ciri-
ciri ikan mau pun ciri-ciri invertebrata. Akan tetapi, walaupun banyak fosil ikan dan
invertebrata ditemukan para ilmuwan, tidak pernah ada fosil makhluk peralihan, yang dapat
membenarkan pernyataan evolusionis, yang ditemukan. Ketiadaan demikian, pada
gilirannya, berarti evolusi tidak pernah terjadi. (Ternyata, ikan pertama di Bumi muncul di
zaman geologis yang sama dengan invertebrata rumit yang pertama dikenal. Fosil ikan
berasal dari 530 juta tahun yang lampau. Pada saat itu, yang dikenal sebagai zaman
Kambrium, semua kelompok utama hewan invertebrate tiba-tiba muncul di Bumi.)

15. Pada perjalanannya, teori ini ternyata adalah dongeng abad ke 19 yang telah digugurkan oleh
ilmu pengetahuan modern. Tumbangnya teori evolusi oleh ilmu pengetahuan berarti
membuktikan asal usul kehidupan yang sesungguhnya yakni adanya Penciptaan, Bagaimana
menurut pendapat saudara ?

JAWABAN
Teori evolusi Darwin menyatakan mahluk hidup masa sekarang berasal dari mahluk hidup
masa lampau. Mahluk hidup beradaptasi dengan lingkungannya sehingga mengakibatkan
sifat-sifat mahluk hidup tersebut akan mengalami perubahan kearah yang lebih maju atau
sesuai habitatnya.
Perubahan ini berlangsung dari generasi ke generasi dalam waktu yang sangat lama,sehingga
akan munculah sifat yang sangat berbeda dan menghasilkan spesies baru. Sedangkan
berdasarkan ilmu pengetahuan modern,suatu spesies tidak berasal dari spesies lain.

DARI SUMBER LAIN
Sebagaimana Allah tegaskan, Dia dapat mengubah hukum-hukum itu kapan saja,dan
bertindak di luar cakupan semua itu. Kita menyebut tindakan Allah yang demikian itu sebagai
mukjizat (keajaiban). Bahwa sekawanan penghuni gua yang disebutkan di muka tetap hidup
selama lebih dari 300 tahun merupakan sebuah keajaiban di luar hukum-hukum alam.
Mereka, yang Allah matikan dan lalu hidupkan kembali, adalah juga keajaiban. Setiap
peristiwa terjadi karena Allah menghendakinya terjadi. Peristiwa-peristiwa yang terjadi
dalam batas-batas hukum tertentu adalah peristiwa biasa, sementara selebihnya adalah
keajaiban.
Hal yang mesti dimengerti di sini adalah, Allah tidak dibatasi oleh hukum yang Dia ciptakan.
Jika Dia kehendaki, Dia dapat membalikkan semua hukum alam. Mudah bagi Allah melakukan
hal itu.
Karena sudah terperosok ke dalam pengaruh paham naturalisme yang membentuk landasan
Darwinisme, para evolusionis Muslim mencoba menjelaskan asal-muasal manusia dan
kehidupan lainnya berdasarkan hukum alam. Mereka percaya bahwa Allah membuat
makhluk hidup terwujud dengan cara penciptaan yang dibatasi oleh hukum alam, dan karena
itu membayangkan bahwa penciptaan disebabkan oleh mutasi, seleksi alam, pembentukan
keragaman (variasi), dan satu makhluk hidup berubah menjadi makhluk hidup lain. Akan
tetapi, salah besar bagi kaum Muslimin untuk menerima jalan pikiran naturalis seperti itu,
sebab mukjizat-mukjizat (keajaiban) yang dilukiskan dalam Al Quran nyata-nyata
mengungkapkan bahwa cara berpikir demikian adalah rapuh landasannya.
Apabila kita cermati ayat-ayat yang membahas penciptaan makhluk hidup dan manusia, kita
melihat bahwa penciptaan ini terjadi secara ajaib dan di luar hukum-hukum alam. Inilah
bagaimana Allah mengungkapkan penciptaan makhluk hidup:
Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewanitu ada
yang berjalan di atas perutnya, dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedangsebagian (yang
lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yangdikehendaki-Nya,
sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. (QS. An Nuur, 24:25)
Ayat ini merujuk ke kelompok-kelompok utama makhluk hidup di Bumi (reptil, burung, dan
mamalia) dan mengatakan bahwa Allah menciptakan itu semua dari air. Ditinjau lebih
seksama, kelompok-kelompok ini tidak diciptakan dari satu kelompok menjadi kelompok
lainnya, sebagaimana diramalkan oleh teori evolusi, namun dari air. Dengan kata lain,
semua itu dibentuk secara terpisah dari satu zat yang dibentuk Allah

16. Jelaskan dengan singkat apa yang anda ketahui tentang:
a. Alam semesta
b. Bumi
c. Proses terbentuknya bumi
d. Transformasi enengi
e. Gerak dan kekuatan alam

JAWABAN
a. Alam semesta adalah segala sesuatu yang dianggap ada secara fisik,seluruh ruang dan
waktu, dan segala bentuk materi dan energi.
b. Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam tata surya,yang usianya 4,6 Miliar
tahun.
c. Proses terbentuknya bumi: Bermula dari awan raksasa yang selalu berputar-putar
diantariksa. Awan raksasa tersebut akan membentuk bola-bola debu dan gas yang ahirnya
membentuk nebula. Saat gravitasi bumi semakin besar,gas dan debu tersebut akan
termampat dan semakin lama semakin padat.
d. Gerak adalah perubahan posisi terhadap titik acuan tertentu.
e. Kekuatan alam adalah energy yang berasal dari alam

DARI SUMBER LAIN
Alam semesta
Alam Semesta dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dianggap ada secara fisik, seluruh
ruang dan waktu, dan segala bentuk materi serta energi. Istilah Semesta atau Jagad Raya dapat
digunakan dalam indra kontekstual yang sedikit berbeda, yang menunjukkan konsep-konsep
seperti kosmos, dunia, atau alam.
Bumi
Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Diperkirakan usianya mencapai
4,6 miliar tahun. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 AU
(Inggris: Astronomical Unit). Kala rotasi bumi adalah 23 jam 56 menit 4 detik. Sedangkan kala
revolusinya adalah 365,25 hari. Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet
yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari angin surya, sinar ultraviolet
dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti Bumi hingga ketinggian sekitar 700
kilometer. Lapisan udara ini dibagi menjadi Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Ionosfer,Termosfer,
dan Eksosfer.
Lapisan ozon, setinggi 50 kilometer, berada di lapisan stratosfer dan mesosfer dan melindungi
Bumi dari sinar ultraungu. Perbedaan suhu permukaan Bumi adalah antara -70 C hingga 55 C
bergantung pada iklim setempat. Sehari dibagi menjadi 24 jam dan setahun di Bumi sama
dengan 365,2425 hari. Bumi mempunyai massa seberat 59.760 miliar ton, dengan luas
permukaan 510 juta kilometer persegi. Berat jenis Bumi (sekitar 5.500 kilogram per meter kubik)
digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis planet yang lain, dengan berat jenis Bumi
dipatok sebagai 1.
Bumi memiliki diameter sepanjang 12.756 kilometer. Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1
dijadikan unit ukuran gravitasi planet lain, dengan gravitasi Bumi dipatok sebagai 1. Bumi
mempunyai 1 satelit alami yaitu Bulan. 70,8% permukaan Bumi diliputi air. Udara Bumi terdiri
dari 78% nitrogen, 21% oksigen dan 1% uap air, karbon dioksida dan gas lain.
Bumi diperkirakan tersusun atas inti dalam Bumi yang terdiri dari besi nikel beku setebal 1.370
kilometer dengan suhu 4.500 C, diselimuti pula oleh inti luar yang bersifat cair setebal 2.100
kilometer, lalu diselimuti pula oleh mantel silika setebal 2.800 kilometer membentuk 83% isi
Bumi dan akhirnya sekali diselimuti oleh kerak Bumi setebal kurang lebih 85 kilometer.
Kerak Bumi lebih tipis di dasar laut yaitu sekitar 5 kilometer. Kerak Bumi terbagi kepada
beberapa bagian dan bergerak melalui pergerakan tektonik lempeng (teori pergeseran benua)
yang menghasilkan gempa Bumi.
Titik tertinggi di permukaan Bumi adalah gunung Everest setinggi 8.848 meter dan titik terdalam
adalah palung Mariana di samudra Pasifik dengan kedalaman 10.924 meter. Danau terdalam
adalah Danau Baikal dengan kedalaman 1.637 meter, sedangkan danau terbesar adalah Laut
Kaspia dengan luas 394.299 km
2
.
Transformasi enengi
Aliran energi merupakan rangkaian urutan pemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi
yang lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, ke konsumen primer (herbivora), ke
konsumen tingkat tinggi (karnivora), sampai ke saproba, aliran energi juga dapat diartikan
perpindahan energi dari satu tingkatan trofik ke tingkatan berikutnya. Pada proses perpindahan
selalu terjadi pengurangan jumlah energi setiap melalui tingkat trofik makan-memakan. Energi
dapat berubah menjadi bentuk lain, seperti energi kimia, energi mekanik, energi listrik, dan
energi panas. Perubahan bentuk energi menjadi bentuk lain ini dinamakan transformasi energi.

17. Sebutkan komposisi akan alam semesta !

JAWABAN
Komposisi alam semesta terdiri dari 73 % energy gelap dan 27 % materi. Dimana materi terdiri
dari Non Barionik 85%(23% total), Barionik 15% (4% total), belum terdeteksi 50%(2% total),
terdeteksi 50%(2% total).



18. Di dalam Tata surya, bumi dan antariksa dikelompokan menjadi tiga bagian (tata surya,
rahasia bumi dan rahasia lainnya). Jelaskan dengan singkat !
JAWABAN
IAU secara umum mengelompokkan benda angkasa yang mengelilingi Matahari menjadi tiga
(Kartunnen, 2007) yaitu:
Planet
Sebuah benda langit dikatakan planet jika memenuhi kriteria sebagai berikut:
i. mengorbit Matahari
ii. bentuk fisiknyanya cenderung bulat
iii. orbitnya bersih dari keberadaan benda angkasa lain
Planet-Kerdil
Sebuah benda langit dikatakan sebagai planet-kerdil jika:
i. mengorbit Matahari
ii. bentuk fisiknya cenderung bulat
iii. orbitnya belum bersih dari keberadaan benda angkasa lain
iv. bukan merupakan satelit
Benda-benda Tata Surya Kecil (Small Solar System Bodies)
Seluruh benda angkasa lain yang mengelilingi Matahari selain planet atau planet-kerdil. Benda-
benda Tata Surya Kecil tersebut di antaranya adalah komet, asteroid, objek-objek trans-
neptunian, serta benda-benda kecil lainnya.

19. Di dalam kebumian (ilmu bumi) terdiri dari gletser, padang pasir dan angin. Uraikan dengan
singkat tentang kebumian tersebut diatas !

JAWABAN
- Gletser adalah sebuah bongkahan es yang besar yang terbentuk di atas permukaan
akumulasi endapan salju yang membatu selama kurun waktu yang lama.
- Padang pasir adalah daerah yang menerima curah hujan yang sedikit kurang dari 250 mm
pertahun. Pengertian lain padang pasir adalah daerah yang memiliki amplitude suhu yang
sangat tinggi pada siag hari dan angat rendah pada malam hari, curah hujan rendah otomatis
tanaman kurang kalaupun ada tanaman yang tahan panas seperti kaktus sehingga yang ada
hanya pasir yang luas.
- Angin adalah udara yang bergerak yang diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga karena adanya
perbedaan tekanan udara disekitarnya.

DARI SUMBER LAIN
Gletser atau glasier atau glesyer adalah sebuah bongkahan es yang besar yang terbentuk di
atas permukaan tanah yang merupakan akumulasi endapan salju yang membatu selama kurun
waktu yang lama.Saat ini, es abadi menutupi sekitar 10% daratan yang ada di bumi.Meskipun
banyak orang yang mengira gletser selalu ada di daerah kutub, sesungguhnya mereka juga bisa
berada di daerah pegunungan tinggi di seluruh benua, kecuali Australia, bahkan juga terdapat
di pegunungan tinggi di daerah dekat khatulistiwa.
Padang pasir atau gurun adalah suatu daerah yang menerima curah hujan yang sedikit - kurang
dari 250 mm per tahun.Padang pasir dianggap memiliki kemampuan kecil untuk mendukung
kehidupan.Jika dibandingkan dengan wilayah yang lebih basah hal ini mungkin benar,
walaupun jika diamati secara seksama, gurun sering kali memiliki kehidupan yang biasanya
tersembunyi (khususnya pada siang hari) untuk mempertahankan cairan tubuh.Kurang lebih
sepertiga wilayah bumi adalah berbentuk gurun.Gurun sebagian besar terdiri dari permukaan
batu karang. Bukit pasir yang disebut erg dan permukaan berbatu merupakan bagian
pembentuk lain dari gurun.Gurun kadang memiliki kandungan cadangan mineral berharga
yang terbentuk di lingkungan kering (bahasa Inggris: 'arid') atau terpapar oleh erosi. Keringnya
wilayah gurun menjadikannya tempat yang ideal untuk pengawetan benda-benda peninggalan
sejarah serta fosil.
Angin adalah udara yang bergerak yang diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga karena adanya
perbedaan tekanan udara di sekitarnya.Angin bergerak dari tempat bertekanan udara tinggi ke
bertekanan udara rendah.Apabila dipanaskan, udara memuai.Udara yang telah memuai
menjadi lebih ringan sehingga naik.Apabila hal ini terjadi, tekanan udara turun kerena
udaranya berkurang.Udara dingin di sekitarnya mengalir ke tempat yang bertekanan rendah
tadi.Udara menyusut menjadi lebih berat dan turun ke tanah.Di atas tanah udara menjadi
panas lagi dan naik kembali. (http://id.wikipedia.org).
20. Dalam interaksi antara komponen biotic pada ekosistem terjadi perpindahan arus dan enengi
dari organism satu ke organism lainnya. Jelaskan dengan singkat !
JAWABAN
Pada peristiwa rantai makanan energy matahari sebagai energy utama di serap oleh produsen
yang kemudian akan pindah ke komponen biotic lain yaitu konsumen melalui peristiwa mangsa
dan di mangsa hingga sampai kekonsunen tingkat akhir dan jumlah energy yang berpindah akan
semakin berkurang karena sebagian energy akan hilang dalam bentuk panas.

DARI SUMBER LAIN
Aliran energi dan materi dapat terjadi apabila ada peristiwa makan dan dimakan antara
komponen biotik dalam suatu ekosistem yang berarti terjadi perpindahan materi dan energi
dari makhluk hidup satu ke makhluk hidup lainnya. Perpindahan materi atau zat dan energi dari
makhluk yang satu ke makhluk yang lain disebut aliran materi dan energi.
Aliran energi merupakan rangkaian urutan pemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi
yang lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, ke konsumen primer (herbivora), ke
konsumen tingkat tinggi (karnivora), sampai ke saproba, aliran energi juga dapat diartikan
perpindahan energi dari satu tingkatan trofik ke tingkatan berikutnya. Pada proses perpindahan
selalu terjadi pengurangan jumlah energi setiap melalui tingkat trofik makan-memakan.
(http://id.wikipedia.org).

21. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan matematika inquiry !

JAWABAN
Matematika inquiry adalah metode penemuan terbimbing, dengan cara penyajian pelajaran
yang banyak melibatkan siswa dalam proses-proses mental dalam rangka penemuannya.
Dengan kata lain, inquiry berkaitan dengan aktivitas dan keterampilan aktif yang fokus pada
pencarian pengetahuan atau pemahaman untuk memuaskan rasa ingin tahu. Metode inquiry
merupakan metode pembelajaran yang berupaya menanamkan dasar-dasar berfikir ilmiah pada
diri siswa, sehingga dalam proses pembelajaran ini siswa lebih banyak belajar sendiri,
mengembangkan kreativitas dalam memecahkan masalah. Dalam metode ini, peran siswa
benar-benar sebagai subjek yang belajar dan guru sebagai pembimbing dan fasilitator

22. Kekuatan berasal dari gaya gravitasi dan gaya elektromagnetik. Menurut saudara mana gaya
yang lebih kuat ? Jelaskan mengapa demikian !
JAWABAN 1
Gaya elektromagnetik adalah gaya yang diakibatkan oleh medan elektromagnetik terhadap
partikel-partikel yang bermuatan listrik. Besarnya medan magnet yang dihasilkan dapat
dihitung dengan menggunakan rumus Lorent (Gaya Lorent). Gaya gravitasi adalah gaya tarik-
menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Setiap
benda yang memiliki massa akan menarik benda lain yang memiliki massa. Percepatan gravitasi
di permukaan bumi adalah konstan yaitu g = 9,8 m/s
2
.

JAWABAN 2
Gaya elektromagnetik adalah gaya yang diakibatkan oleh medan elektromagnetik terhadap
partikel-partikel yang bermuatan listrik. Gaya inilah yang Gaya inilah yang membuat partikel-
partikel yang bermuatan listrik berlawanan saling tarik-menarik dan partikel-partikel bermuatan
sama akan saling tolak-tolak menolak. Sehingga menjaga elektron-elektron dan proton-proton
tetap bersama dalam sebuah atom serta menjaga atom-atom tetap bersama dalam sebuah
molekul.
Perubahan kekuatan sekecil apa pun pada gaya ini dapat menyebabkan atom tidak terbentuk
dikarenakan elektron-elektron terlepas jauh dari inti atom atau sebaliknya. Dan konsekwensinya
alam raya ini pun tidak akan terbentuk.
Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa
dialam semesta. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum
dari Einstein (Teori yang melihat gravitasi bukan sebagai gaya, tetapi lebih sebagai manifestasi
dari kelengkungan ruang dan waktu), namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih
sederhana merupakan paparan yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus.
Gaya inilah yang menyebabkan galaksi-galaksi, planet-planet dan bintang-bintang yang berada
di alam semesta ini tetap pada orbitnya masing-masing. Perubahan sekecil apapun pada gaya ini
dapat menyebabkan benda-benda langit menjadi saling bertabrakan atau keluar dari orbitnya
masing-masing.

DARI SUMBER LAIN
Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa
di alam semesta. Gravitasi matahari mengakibatkan benda-benda langit berada pada orbit
masing-masing dalam mengitari matahari. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi
menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein, namun hukum gravitasi universal Newton
yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus.
Sebagai contoh, bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang
sangat besar untuk menarik benda-benda di sekitarnya, termasuk makhluk hidup, dan benda-
benda yang ada di bumi. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada di luar angkasa,
seperti bulan, meteor, dan benda angkasa lainnya, termasuk satelit buatan manusia.
Besar gaya gravitasi dijelaskan melalui hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai
berikut:
Setiap massa menarik massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang
menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua
massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.

F adalah besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebut
G adalah konstanta gravitasi
m
1
adalah besar massa titik pertama
m
2
adalah besar massa titik kedua
r adalah jarak antara kedua massa titik, dan
g adalah percepatan gravitasi
Elektromagnetisme adalah cabang fisika tentang medan elektromagnetik yang mempelajari
mengenai medan listrik dan medan magnet. Medan listrik dapat diproduksi oleh muatan listrik
statik, dan dapat memberikan kenaikan pada gaya listrik. Medan magnet dapat diproduksi oleh
gerakan muatan listrik, seperti arus listrik yang mengalir di sepanjang kabel dan memberikan
kenaikan pada gaya magnetik.
Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara
dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah
keduanya.

Gaya grafitasi dipengaruhi oleh massa yang besar

23. Sebutkan lima (5) keunggulan dan kelemahan pembelajaran MIPA di tempat anda mengajar!


JAWABAN
Keunggulan pembelajaran MIPA
1) Penggunaan lingkungan memungkinkan terjadinya proses belajar yang lebih bermakna
(meaningfull learning) sebab anak di-hadapkan dengan keadaan dan situasi yang sebenarnya.
2) Setelah peserta didik diberikan motivasi dan contoh langsung dengan menggunakan alat
peraga, timbul kemauan untuk mencoba sehingga pembelajaran terasa menyenangkan.
3) Diadakan kegiatan ekstrakurikuler MIPA sehingga dapat menyaring dan melatih peserta didik
agar lebih mencintai MIPA.
4) Mudah untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari karena MIPA erat kaitannya dengan
lingkungan sekitar sehingga apersepsi dalam memulai pembelajaran dapat lebih mudah
diterima peserta didik.
5) Untuk membuat kegiatan peserta didik lebih aktif, banyak metode yang dapat dilakukan
dalam pembelajaran MIPA agar tidak membosankan.
Kelemahan pembelajaran MIPA
1) Pengelolaan kelas dilakukan secara konvensional sehingga tidak memungkinkan terjadinya
interaksi antar siswa
2) Dalam melakukan evaluasi/assesmen, umumnya guru menggunakan tes secara tertulis,
sehingga tes hanya berorientasi ke ranah kognitif, hanya beberapa guru yang menggunakan
rubrik untuk assesmen. Ini berarti bahwa pemahaman guru tentang asesmen hanya pada
ranah kognitif, tidak sampai pada ranah afektif dan psikomotor
3) Guru tidak memiliki waktu cukup untuk menerapkan metode, pendekatan dan model-model
pembelajaran yang disarankan. Jika diterapkan, waktunya lama sehingga guru tidak dapat
menyelesaikan penyampaian materi pembelajaran yang cukup banyak kepada siswa.
4) Kurangnya fasilitas/ sarana prasarana yang mampu menunjang kegiatan pembelajaran MIPA
seperti ketersediaan laboratorium beserta peralatan yang mendukung, terutama untuk
daerah yang berada di pedesaan.
5) Kurangnya minat siswa untuk menerima pembelajaran MIPA sehingga menghambat kegiatan
interaksi saat pembelajaran berlangsung.
Sempitnya pandangan guru bahwa kegiatan belajar hanya terjadi di dalam kelas.

24. Bagaimana menurut saudara mempersiapkan guru MIPA agar proses belajar mengajar MIPA
dapat berjalan dengan baik, sehingga pelajaran MIPA tidak menakutkan !
JAWABAN
Agar pembelajaran MIPA tidak lagi dianggap menakutkan, maka guru
MIPA tidak cukup hanya menguasai bahan pembelajaran, melainkan harus cerdas
dalam mengelola pembelajaran dengan memilih metode untuk mengembangkan kreativitas
peserta didik yang diwujudkan dalam pembuatan perangkat pembelajaran yang berkualitas.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dikembangkan guru MIPA seyogyanya
memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas dalam
pemecahan masalah.
Muatan pendidikan karakter perlu ditambahkan sebagai dampak pengiring pembelajaran agar
nilai-nilai positif menjadi penyeimbang aspek kognitif yang selama ini dikedepankan dalam dunia
pendidikan. Selain itu efektivitas pembelajaran dapat dicapai lewat pembelajaran yang
dilakukan guru. Efektivitas merujuk pada aktivitas guru yang tidak semata-mata bertindak secara
prosedural, tetapi juga mampu dan menggerakkan partisipasi siswa dalam pembelajaran.

25. Memahami ilmu pengetahuan alam memungkinkan seseorang dengan mudah membedakan
ilmu pengetahuan alam dan non ilmu pengetahuan. Untuk membedakannya ada tiga
pertanyaan mendasar yang harus dijawab dalam ilmu pengetahuan alam. Uraikan ketiga
tertanyaan tersebut !
JAWABAN
Ilmu pengetahuan alam bermula dari rasa ingin tahu manusia, dan pada perkembangannya
telah banyak mempengaruhi kehidupan masyarakat.
IPA pada hakekatnya merupakan suatu produk atau hasil. Dimana IPA merupakan
sekumpulan penetahuan dan sekumpulan konsep-konsep dan bagan konsep yang
merupakan hasil suatu proses tertentu. Dan IPA adalah suatu proses yang digunakan untuk
mempelajari objek studi, menemukan dan mengembangkan produk-produk IPA. Dalam
proses ini digunakan metode ilmiah dan terutama ditekankan pada proses observasi dan
eksperimen.
Sebagai suatu produk, proses maupun penerapan, IPA mempunyai ciri-ciri yang
membedakan dengan non IPA. Adapun ciri-ciri tersebut adalah:
1. Pengetahuan dalam IPA bersifat universal. Ini berarti konsep-konsep dan teori IPA tetap
konsisten dan berlaku dimana-mana. Hal ini antara lain karena IPA tidak membahas nilai-
nilai moral dan etika, keindahan dan seni budaya yang nilainya dipengaruhi oleh
kebudayaan masing-masing tempat.
2. Konsep-konsep dalam IPA dapat diuji kebenarannya oleh siapa saja pada waktu kapan
saja. Ini berarti konsep-konsep IPA dapat dibuktikan oleh ilmuwan-ilmuwan lain pada
waktu yang berbeda-beda.
3. Konsep dari teori IPA bersifat tentatif, yang berarti kemungkinan dapat diubah bila
ditemukan fakta baru yang tidak sesuai dengan konsep teori tersebut.
Sehingga dapat disimpulkan tiga pertanyaan mendasar yang harus dijawab ilmu pengetahuan
alam untuk membedakan ilmu pengetahuan alam dan non ilmu pengetahuan alam adalah:
1. Apakah ilmu pengetahuan itu bersifat universal, yang konsisten dan berlaku dimana-mana?
2. Apakah ilmu pengetahuan itu bisa diuji kebenarannya oleh siapa saja, dimana saja dan pada
waktu kapan saja?
Apakah ilmu pengetahuan itu bersifat tentatif, yang artinya bisa berubah jika telah ditemukan
fakta baru yang tidak sesuai dengan konsep teori yang lama?


26. SAINS itu memiliki karakteristik antara lain SAINS yang tidak demokratis dan SAINS yang tidak
dogmatis. Jelaskan kedua karakteristik tersebut !
JAWABAN
KARAKTERISTIK SAINS YANG TIDAK DOGMATIS
Pertumbuhan dan perkembangan sains (ilmu pengetahuan) yang sangat pesat pada awalnya
hanya berlandaskan satu sumber, yaitu: filsafat. Namun berkat upaya pemikiran manusia,
pertumbuhan dan perkembangan sains menjadi semakin beraneka ragam yang masing-masing
ingin melepaskan diri dari induknya (Runes, 1976; Muhadjir, 2000, Mujani, 1996; Bertens, 1999).
Dari munculnya beragam sains itu, sains menjadi semakin jauh dari realitas kefilsafatannya,
yang kemudian sains hanya mengabdi pada realitas sainstifik (keilmiahaan) saja ketika sains
telah mencapai era modern. Karakter epistemologis sains modern adalah rasional-empiris-
positivistik, sedang karakter ontologis sains modern adalah bersifat materialistik, mekanistik dan
atomistic (reduksionistik) (Kuntowijoyo, 1993). Dari karakter epistemologis dan ontologism ini,
sains modern lalu menjadi tidak mengenal nilai-nilai kemanusiaan, tepatnya dalam tataran
oksiologis ia menjadi bebas nilai .
Sains sebagai hasil karya pemikiran manusia yang berusaha untuk memenuhi kebutuhannya
sendiri dituntut untuk mampu memberikan solusi yang positif. Sains itu harus tumbuh dan
berkembang dalam suasana kebebasan berpikir walaupun model kebebasan berpikir itu sendiri
masih perlu diperbincangkan lebih lanjut (Syahrur, 1994 Barbour, 1996).

Hal ini karena sains dalam perjalanannya berkembang kearah argumenbahwa sains (modern) itu
netral, bahwa sains (ilmu pengetahuan) yang dalam tentang atom dapat menciptakan bom
nuklir dan juga bisa untuk mrnyembuhkan kanker, bahwa ilmu genetika bisa untuk
mengembangkan pertanian di dunia ketiga dan juga bisa menyaingi Tuhan mulai dipertanyakan
oleh para saintis (Bagir & Abidin, 1998). Karena itu para saintis dalam realitas kebutuhan hidup
dan fitrah manusia yang religious.
KARAKTERISTIK SAINS YANG TIDAK DEMOKRATIS
Pengalaman sejauh ini menunjukkan bahwa pembelajaran politik yang dimasukkan secara
formal ke dalam kurikulum sakolah dalam bentuk mata pelajaran tertentu tidak lebih hanya
membawa siswa ke dalam pengetahuan kognitif factual dan atau konseptual sebagaimana mata
pelajaran yang lain. Sedangkan yang terkait dengan perubahan sikap dan perilaku kea rah yang
diharapkan, yaitu sikap dan perilaku demokratik, masih jauh dari yang diharapkan.

27. Jelaskan bagaimana sains merupakan kajian objektif dari fenomena alam dan bukan kajian
subjektif dari seseorang ? Jelaskan gambaran anda mengapa sains sebagai suatu wilayah
kajian

JAWABAN
Definisi dari sains adalah pengetahuan yang diperolehmelalui pembelajaran dan pembuktian
atau pengetahuan yang melingkupi suatu kebenaran umum dari hukum hukum alam yang
terjadi misalnya didapatkan dan dibuktikan melalui metode ilmiah.
Sains dalam hal ini merujuk kepada sebuah sistem untuk mendapatkan pengetahuan yang
dengan menggunakan pengamatan dan eksperimen untuk menggambarkan dan menjelaskan
fenomena fenomena yang terjadi di alam .
Sains dengan definisi diatas seringkali disebut dengan sains murni, untuk membedakannya
dengan sains terapan, yang merupakan aplikasi sains yang ditujukan untuk memenuhi
kebutuhan manusia. ilmu sains biasanya diklasifikasikan menjadi dua yaitu :
Natural sains atau Ilmu pengetahuan Alam
Sosial sains atau ilmu pengetahuan sosial
berikut ini adalah contoh dari begitu banyak pembagian bidang bidang sains, khususnya
natural sains atau IPA
BIOLOGI (Biology) : Anatomi,biofisika,genetika, Ekologi, Fisiologi, taksonomi, virulogi, zoologi, dll
KIMIA (Chemistry) : Kimia Analitik, Elektrokimia, Kimia organik, kimia anorganik, ilmu material,
kimia polimer, thermokimia
Fisika (Physics) : Astronomi, fisika nuklir, kinetika, dinamika, fisika material, optik, mekanika
quantum, thermodinamika
Ilmu Bumi (Earth Science) : Ilmi lingkungan, geodesi, geologi, hydrologi, meteorologi,
paleontologi, oceanografi.
Syarat-syarat ilmu
Berbeda dengan pengetahuan, ilmu merupakan pengetahuan khusus tentang apa penyebab
sesuatu dan mengapa. Ada persyaratan ilmiah sesuatu dapat disebut sebagai ilmu. Sifat ilmiah
sebagai persyaratan ilmu banyak terpengaruh paradigma ilmu-ilmu alam yang telah ada lebih
dahulu.
Objektif. Ilmu harus memiliki objek kajian yang terdiri dari satu golongan masalah yang sama
sifat hakikatnya, tampak dari luar maupun bentuknya dari dalam. Objeknya dapat bersifat ada,
atau mungkin ada karena masih harus diuji keberadaannya.
Dalam mengkaji objek, yang dicari adalah kebenaran, yakni persesuaian antara tahu dengan
objek, sehingga disebut kebenaran objektif; bukan subjektif berdasarkan subjek peneliti atau
subjek penunjang penelitian.
Dari uraian tersebut diatas maka sains bisa dikatakan sebagai wilayah kajian

28. Bagaimana pendapat saudara tentang teori-teori evolusi? Jelaskan

JAWABAN
Evolusi adalah suatu proses perubahan makhluk hidup secara bertahap dan membutuhkan
waktu yang lama dari bentuk yang sederhana, menjadi bentuk yang lebih kompleks. Diperlukan
waktu jutaan tahun agar perubahan tersebut nampak lebih jelas.
Terdapat dua macam evolusi :
Evolusi Progresif : Evolusi yang menuju pada kemungkinan dapat bertahan hidup.
Evolusi Regresif (retrogresif) : Evolusi yang menuju pada kemungkinan menjadi punah.
Teori evolusi itu sendiri adalah perpaduan antara ide (gagasan) dan fakta. Berikut teori dari para
ilmuan mengenai Evolusi makhluk hidup:



1) Jean Baptise Lamarck



Idenya mengenai evolusi, di tuangkan di dalam buku
berjudul "Philosophic zoologique". Dalam buku tersebut,
Lamarck mengungkapkan :
Alam sekitar/lingkungan mempunyai pengaruh pada ciri-ciri atau sifat yang diwariskan
Ciri-ciri/sifat tersebut akan diwariskan kepada keturunannya
organ yang sering digunakan akan berkembang, sedangkan apabila tidak digunakan akan
mengalami kemunduran bahkan hilang
Contoh : Lamacrk berpendapat bahwa dahulu, jerapah memiliki leher yang pendek. Bagi
keturunan jerapah yang dapat beradaptasi baik dengan lingkungan (dapat mengambil
makanan di pohon yang tinggi), leher jerapah akan berkembang menjadi lebih panjang.
Jerapah yang telah beradaptasi menjadi leher panjang tersebut, akan mewariskan sifat-sifat
kepada keturunannya. Namun sebaliknya, bagi keturunan jerapah yang tidak dapat
beradaptasi baik dengan lingkungan, maka ia akan mengalami kemunduran.

2) Charles Darwin

Charles Darwin juga menerbitkan buku mengenai asal mula spesies pada tahun 1859, dengan
judul "on the ofiginof species by means of natural selection" atau "the preservation of
favored races in the struggle for life". Mengenai Evolusi, Darwin berpendapat :
Yang menjadi dasar evolusi organik bukan dari adaptasi lingkungan, melainkan
karena seleksi alam dan seksual
Seleksi alam berupa "pertarungan" dalam kehidupan, yang kuat akan terus hidup
Setiap populasi berkecenderungan untuk tumbuh banyak karena proses bereproduksi
Untuk berkembang biak, diperlukan adanya makanan dan ruang yang cukup
Bertambahnya suatu populasi tidak berjalan terus-menerus

Teori Darwin




3) Alfred Wallace
Memiliki pendapat yang sama dengan Charles Darwin, bahwa spesies yang ada sekarang, berasal
dari spesies masa silam yang mampu bertahan hidup.
4) Count De Buffen
Menyatakan bahwa variasi-variasi kecil yang terjadi karena pengaruh alam sekitar yang
diwariskan. Dengan demikian, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan akan menyebabkan
terjadinya variasi yang mengarah pada terbentuknya spesies baru.
5) Sir Charles Lyeel
Menyatakan bahwa batuan, pulau-pulau, dan benua mengalami perubahan.
6) Thomas Robert Malthus
Menyatakan bahwa pertambahan jumlah penduduk naik seperti deret ukur, sedangkan bahan
makanan yang tersedia, naik seperti nilai hitung.
7) Anaximender
Bumi pada awalnya merupakan lautan, lalu berkembang menjadi daratan. Para makhluk hidup
aquatik pun termodifikasi sehingga dapat hidup di darat. Pada manusia, terdapat masa"part
fish" dan "part human" yang disebut merman dan mermaid. penampilan seperti ikan ini ada pada
masa dalam kandungan bayi selama proses perkembangan. Kemudian, penampilan tersebut akan
hilang pada manusia dewasa.
8) Aristoteles
Benda-benda hidup berkembang makin sempurna karena pengaruh kekuatan tertentu,
yaknientelecy, dan makhluk hidup di daratan berasal dari makhluk hidup di lautan.
9) Epicurus
Epicurus sependapat dengan Aristoteles bahwa organisme berubah dan berkembang makin
kompleks dan makin maju. Namun bukan karena faktor entelecy yang mempengaruhinya,
melainkan karena faktor "natural law".

10) August Weismann

Ilmuan ini melengkapi teori evolusi Darwin dengan teori genetika modern. Menurutnya, evolusi
adalah masalah genetika, yakni soal keturunan bagaimana mewariskan gen-gen melalui sel
kelamin.

Pro dan Kontra tentang berbagai pendapat masalah Evolusi

Lamarck vs Weismann
Weismann menentang pendapat Lamarck, mengenai sifat-sifat makhluk hidup yang diperoleh melalui
proses keturunan dari induknya. Maka, weismann di sini melakukan percobaan dengan memotong
ekor tikus yang panjang, namun pada hasilnya, sampai kepada generasi-20, keturunan induk tikus
yang ekornya di potong tadi, tetap berukuran panjang.

Lamack vs Darwin
Mereka berpendapat mengenai jerapah berleher panjang
Lamarck : Semula, jerapah berleher pendek, namun karena beradaptasi dengan lingkungan (selalu
memakan dedaunan di pohon yang tinggi), maka lehernyapun menjadi panjang
Darwin : Dalam populasi, ada jerapah berleher pendek, dan ada yang berleher panjang. Dalam
kompetisi untuk mendapatkan makanan, jerapah berleher panjang lebih unggul daripada jerapah
berleher pendek, sehingga populasi yang sampai sekarang masih dapat kita lihat adalah jerapah
berleher panjang.

Teori Lamarck dan Darwin

Bukti-Bukti Adanya Evolusi
a) Fosil
Merupakan sisa-sisa, cetakan ataupun berkas dari hewan maupun tumbuhan yang telah
membatu. Fosil ini sebagai bukti adanya peristiwa evolusi yang dapat menentukan umur dengan
cara menghitung laju erosi, sedimentasi, kandungan garam, dan kadar radio aktif.
b) Homologi
Dua organ tubuh dikatakan homolog, apabila mempunyai asal sama (secara embrilogik), tetapi
fungsi dan bentuknya berbeda. Contoh : alat gerak manusia dan sirip ikan. (memiliki bentuk
rangka yang sama, namun berbeda fungsinya).

Homologi
c) Analogi
Merupakan kebalikan dari homologi, yaitu mempunyai asal yang berbeda, namun memiliki fungsi
yang sama. Contoh : sayap kupu-kupu dengan sayap kelelawar (memiliki bentuk rangka yang
berbeda, namun memiliki satu fungsi yang sama, yaitu untuk terbang).

Analogi
d) Embriologi Perbandingan
Merupakan hewan-ewan kelas vertebrata, seperti ikan, reptil, aves dan mamalia, meskipun tubuh
individu dewasanya berbeda, namun fase perkembangan embrionya sangat mirip (lihat pada
gambar, urutan paling atas horizontal, embrio dari manusia, hewan memiliki kemiripan).
Embriologi perbandingan ini dibagi menjadi dua :
Ontogeni : perkembangan individu mulai dari sel telur hingga individu tersebut mati
Filogeni : Sejarah perkembangan organisme dari filum yang paling sederhana hingga yang
paling sempurna

Perkembangan Embrio
e) Adanya variasi dalam satu spesies
Individu yang termasuk dalam suatu spesies tidak pernah bersifat identik (sama persis). variasi ini
terjadi karena faktor genetis dan lingkungan.
f) Petunjuk secara biokimia
Digunakan uji presipitin (endapan) yang pada dasarnya adanya reaksi antara antigen-antibodi.
semakin banyak endapan yang terbentuk maka semakin jauh hubungan kekerabatannya.


g) Adanya Organ-Organ tubuh yang terseisa
Organ-organ tubuh yang tersisa nerupakan bukti adanya proses evolusi. organ-oran ini sudah
tidak berguna, namun masih dijumpai pada manusia, antara lain :
umbai cacing (apendiks)
tulang ekor
gigi taring yang runcing
rambut pada dada
h) Petunjuk Peristiwa Domestikasi
Pembudidayaan makhluk hidup (domestikasi) dapat mengakibatkan terjadinya perubahan
fenotipe sesuai dengan keinginan manusia. cara ini, dapat mengevolusikan makhluk hidup,
artinya, dapat menghasilkan suatu varietas baru yang dikehendaki manusia berdasarkan sifat-sifat
yang berbeda.
Mekanisme Evolusi
Evolusi dapat berlangsung karena :
1) Mutasi
Mutasi adalah perubahan materi genetik (gen/kromosom) yang dapat diwariskan secara genetik
pada keturunannya. Mutasi ini akan menghasilkan alel baru, kemudian melalui proses
perkawinan (kombinasi) akan menghasilkan variasi baru.
2) Seleksi Alam
Seleksi terhadap anggota populasi sehingga anggota yang kuat dan sehat yang dapat bertahan
hidup. (teori Darwin : "survival of the fittest")
Pendapat Teilhard de Chardin mengenai proses evolusi
Menurut Teilhard, proses evolusi dibagi menjadi 3 tahap :
1) Tahap Geosfer
Meripakan tahap pra-hidup (sebelum adanya kehidupan). tahap perubahan ini terutama
menyangkut pada perubahan tata surya.
2) Tahap Biosfer
Permasalahan pada tahap ini adalah "loncatan" munculnya manusia.
3) Tahap Nesosfer
Menurut Teilhard, yang penting pada makhluk hidup, dalam hal ini, manusia adalah
terjadinya evolusi melalui kesadaran batinnya yang semakin mantap.

29. Bagaimana sifat-sifat sains secara umum? Berikan contoh yang berasal dari pengalaman
sendiri!

JAWABAN
Beberapa orang mencoba menghubung-hubungkan sains dengan agama, atau sains dengan
mitos atau yang terbaru, mengatakan kalau sains hanyalah budaya barat. Karena itu, kita
harusnya paham apa saja sifat sains sesungguhnya. Berikut saya sertakan sembilan sifat sains
yang telah diterima luas di kalangan ilmuan.
1. Sains menuntut Bukti
Semua penjelasan ilmiah pada akhirnya harus berdasarkan pada bukti yang sah. Tanpa
bukti, penjelasan yang diajukan tidak lebih dari spekulasi saja. Saat anda mengatakan
bahwa keimanan anda di dukung bukti yang kuat, maka anda sebenarnya tidak beriman,
karena anda memerlukan bukti. Dengan mengatakan hal yang demikian pula, anda telah
memposisikan sains sebagai keimanan. Anda mengalami miskonsepsi. Sains menuntut
bukti, jadi sains bukan keimanan.
2. Sains memakai landasan berpikir kritis
Kemajuan sains tidak akan terjadi seandainya ilmuan tidak mempertanyakan asumsi lama,
memeriksa dan menguji kembali data lama, dan mencari kesalahan teori lama sehingga
membawa pada penjelasan yang baru dan lebih baik. Bila anda mengatakan keyakinan anda
didukung sains modern, anda menempatkan keyakinan anda pada posisi berbahaya.
Keyakinan anda akan mengalami proses pemikiran kritis seperti dipertanyakan, diperiksa
dan dicari kesalahannya. Selain itu, hal ini membawa pada posisi bahaya seandainya
dukungan sains modern tersebut di kemudian hari terbukti salah akibat proses berpikir
kritis sains.


3. Penjelasan sains bersifat sementara
Tidak peduli seberapa kuatnya bukti dan hasil eksperimen, semua penjelasan ilmiah bersifat
sementara. Ia diterima untuk masa kini namun dapat ditolak atau diperluas bila ada bukti
baru yang berhasil menyangkalnya. Dalam hal ini, sains menatap ke masa depan. Bila anda
memasukkan keyakinan anda dengan dukungan sains, anda membuat sifat keyakinan anda
menjadi sementara dan anda harus siap suatu saat mengakui kalau keyakinan anda salah.
4. Sains tidak relevan dengan tradisi
Dalam sains, fakta yang disediakan tradisi adat istiadat tidaklah relevan. Sains tidak peduli
dengan tradisi. Bila anda punya tradisi makan harus di tanah, dan sains menemukan kalau
tradisi makan di tanah itu berbahaya, maka sains tidak akan menerima tradisi tersebut
sebagai sesuatu yang benar untuk dilakukan. Sejarah sains penuh dengan tradisi dari
berbagai suku bangsa yang berserakan karena telah terbukti gagal dan salah. Bila anda
mencoba mempertahankan tradisi anda, jangan mencoba mengkaitkannya dengan sains.
Karena hal demikian, akan membawa pada penilaian ilmiah. Tradisi anda berada dalam
posisi bahaya. Bila penilaian ilmiah ternyata menemukan kalau tradisi anda salah, anda mau
tidak mau harus menerima kalau dunia ilmiah tidak mendukung tradisi anda.
5. Sains berlandaskan pada matematika
Matematika adalah alat berpikir yang dibangun oleh logika. Matematika independen
terhadap realitas. Ada matematika yang sesuai realitas, ada yang tidak sesuai realitas.
Matematika yang sesuai realitas inilah yang digunakan oleh sains. Dan sains terus
mengamati perkembangan matematika dan bila ada yang dapat diambil untuk penjelasan
ilmiah, maka sains akan memakainya. Sebagai contoh, sebelumnya orang mengira kalau
aljabar linier adalah matematika yang tidak sesuai realitas. Tapi kemudian dengan
mencobakan aljabar linier dalam teka-teki fisika kuantum, para ilmuan berhasil meramalkan
berbagai hal dan menunjukkan kalau aljabar linier ternyata dapat digunakan untuk
menjelaskan realitas. Semua rumus dibangun dari definisi yang jelas. Matematika bukanlah
permainan angka seperti numerologi. Matematika adalah sistem bernalar yang melibatkan
persamaan-persamaan yang saling terikat dalam aksioma, definisi, teorema, lemma,
konjektur dan postulat. Bila anda mencoba menerapkan matematika dalam keyakinan
anda, maka anda membuatnya rentan terhadap analisa. Sedikit saja ditemukan tidak
adanya konsistensi, maka keyakinan anda dapat runtuh.
6. Sains bersifat sekuler
Sains tidak memandang ras, agama, budaya, gender maupun bahasa. Sains dapat dilakukan
oleh siapapun tanpa mengalami diskriminasi. Tidak ada yang namanya sains yunani, sains
islam, sains china, sains perempuan, sains kulit putih, sains barat dan sebagainya. Prinsip-
prinsip sains diturunkan murni dari daya intelektual manusia, bukan berdasarkan ras dll
yang disebutkan di atas. Beberapa negara tampak lebih baik dalam sains, karena mereka
lebih menghormati dan menyuburkan sains dalam masyarakatnya, bukan karena mereka
kulit putih, atau karena mereka ateis. Sains mungkin dapat disamakan dengan olahraga.
Setiap orang berhak untuk berolah raga. Singkatnya, sains adalah salah satu Hak Asasi
Manusia.
7. Sains bukan agama
Kekuatan sains terletak pada berpikir kreatif dan kritis secara selaras. Satu pihak
mengajukan sesuatu yang baru, yang lain mengkritik. Agama sebaliknya, bebas dari kritik
dan bertopang sepenuhnya pada ketetapan masa lalu yang tidak boleh diubah.

8. Sains bertujuan memajukan kesejahteraan umat manusia
Sepanjang sejarah, sains telah menghasilkan begitu banyak kemajuan bagi umat manusia.
Sains dapat dibagi dua menjadi sains dasar dan sains terapan. Dalam fisika misalnya, sains
dasar mempelajari elektromagnetik dan membawa pada terapannya yaitu radio, televisi,
ponsel, internet dsb. Dalam kimia, sains murni mempelajari sifat-sifat molekul metana,
terapannya mencoba menjadikan metana sebagai bahan bakar untuk memasak. Dalam
biologi, sains murni mempelajari evolusi virus, terapannya mencoba menemukan obat yang
mampu menghancurkan rantai evolusi virus tersebut. Beberapa pihak dapat saja
memanfaatkan sains untuk membuat bom seperti bom bunuh diri atau menabrakkan
produk sains, seperti pesawat terbang, ke gedung bertingkat. Tapi sains tidak akan pernah
mau menerima tujuan jahat ini. Semua paper ilmiah tidak akan menulis dalam bagian
Manfaat Penelitiannya yaitu untuk menghancurkan negara/agama/ras/gender tertentu.
Tapi akan hampir selalu ditemukan kalau bagian Manfaat Penulisan bertujuan untuk
memajukan kesejahteraan, baik dalam penemuan obat baru, teknologi baru atau hal
lainnya. Sisanya kadang menambahkan ajakan untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
9. Tuhan bukan bagian dari Sains
Sains bersifat materialistik dan naturalistik. Sesuatu yang tidak dapat dibuktikan ada atau
tidak ada secara prinsip, seperti tuhan, tidak dapat digunakan sebagai penjelasan. Sebagai
contoh, saat hujan turun, sains tidak akan menerima penjelasan kalau hujan turun
disebabkan oleh rahmat tuhan. Sains akan mempelajari proses turunnya hujan tersebut,
kenapa bisa turun dsb. Saat terjadi bencana alam, sains tidak menerima pernyataan kalau
bencana disebabkan oleh amarah tuhan, tapi sains akan mencari penjelasan kenapa itu bisa
terjadi secara alami seperti proses kejadiannya, sebab-sebab terjadinya dan kemudian
memberikan saran untuk menghindari kejadian yang serupa terulang kembali.
Dengan adanya pemahaman sifat-sifat sains tersebut, diharapkan kita dapat memposisikan
dengan tepat antara keyakinan, mitos, otoritas, ramalan tokoh kharismatik dan sebagainya
sebagai sumber pengetahuan. Sains adalah salah satu sumber pengetahuan manusia, dan
selama ini, merupakan sumber yang terbaik.

30. Bagaimana suatu ilmu terbentuk dan mengapa ilmu itu terbentuk ?
JAWABAN
Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh
mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.

31. Mengapa perkembangan ilmu selalu ditandai dengan bekerjanya metode ilmiah yang baik ?

JAWABAN 1
Karena kita tahu bahwa Metode ilmiah boleh dikatakan suatu pengejaran terhadap kebenaran
yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Karena ideal dari ilmu adalah untuk
memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk
mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis.
Karena itu, penelitian dan metode ilmiah mempunyai hubungan yang dekat sekali, jika tidak
dikatakan sama. Dengan adanya metode ilmiah, pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil
umum akan mudah terjawab, seperti menjawab seberapa jauh, mengapa begitu, apakah benar,
dan sebagainya.

JAWABAN 2
Ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan yang disusun secara sistematik, konsisten,
dan berkesinambungan satu sama lain yang berasal dari pengalaman dan pengamatan.
Sedangkan, Metode ilmiah (Scientific Method) adalah metode atau cara tertentu dalam
melakukan kajian untuk mendapatkan pengetahuan mengenai realitas dari sesuatu melalui jalan
percobaan (eksperimen) atas sesuatu itu. Adapun berdasarkan pengelompokan ilmu
pengetahuan, maka Ilmu Sosial Budaya Dasar di satu sisi termasuk kelompok ilmu sosial dan di
sisi lain termasuk kelompok pengetahuan budaya. Sedangkan, hubungan antara ilmu
pengetahuan dan metode ilmiah yaitu dengan adanya metode ilmiah maka dapat
mempermudah dalam melakukan konstruksi atau pembentukan ilmu pengetahuan yang baik
dan benar.
Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan
secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan observasi serta membentuk
hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan
hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali,
hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.

32. Bagaimana manusia menyadari akan alam dan menyadari bahwa dirinya mencari
pengetahuan mengenai alam?

JAWABAN
Menyadari bahwa sekian banyak hal berada di sekeliling kita, saat kita sedang beraktifitas apa
pun dengan apa-apa yang ada di sekeliling kita. Ini adalah alam indrawi yang kita rasakan dan
juga dirasakan oleh binatang, karena mereka pun-paling sedikit-mengetahui adanya apa yang
terjangkau oleh matanya, terlepas apakah mereka memahaminya atau tidak. Adanya tanggapan
kita tentang sesuatu itu adalah alam lain yang hanya dimiliki manusia.
Selain alam indrawi ada juga yang menunjukkan kehadiran alam lain, serta melebihi
tingkatannya. Selanjutnya kita berpikir tentang diri kita dan apa yang ada di dalamnya. Ketika itu
kita menemukan adanya keinginan, atau dorongan untuk berbuat sesuatu, baik maupun buruk.
Ada dorongan yang mengantar kita menyadari bahwa ada alam di atas kita bahkan ada Tuhan
Pencipta kita dan Pencipta alam semesta. Seperti apa yang dikemukakan Ibn Khaldun, yang
dikenal sebagai Bapak Sosiologi- kita dapat membuktikan kebenaran adanya alam ketiga ini,
melalui mimpi-mimpi yang tidak kita pikirkan sebelumnya, lalu kita lihat dalam tidur dan
selanjutnya terbukti di alam nyata. Demikian itulah tiga alam yang dialami manusia.
Salah satu kodrat manusia adalah untuk mencari tahu apa yang belum diketahui. Disadari atau
tidak, sebenarnya seseorang lebih banyak belajar dari pertanyaan daripada jawaban. Anak kecil
adalah penanya sejati, dia tanyakan semua apa yang di sekitarnya, dia menganggap segala
sesuatu itu luar biasa, dia selalu ingin tahu, makanya banyak orang beranggapan bahwa anak
kecil adala filosof sejati. Namun pada umumya setelah dewasa, orang menganggap hal-hal yang
ada disekitarnya biasa- biasa saja.. jadi tidak perlu dipertanyakan. Memahami orang dan kodrat
manusia hanyalah soal mangenali dan mengakui seseorang sebagaimana mareka adanya, bukan
apa yang orang pikirkan tentang mereka, dan bukan orang menginginkan mereka menjadi apa.
Tindakan manusia diatur oleh pikirannya sendiri, sifat ini sangat kuat dalam diri manusia
sehingga pikiran yang menonjol dalam kasih sayang adalah kepuasan atau kenikmatan yang
diperoleh si pemberi dengan memberi, bukan dengan menerima. kodrat manusia sejak awal
memang demikian dan akan tetap demikian sampai akhir zaman karena manusia ditempatkan di
bumi dengan kodrat itu. manusia sebagai animal rational dibekali hasrat ingin tahu. Manusia
selalu ingin tahu dalam hal apa sesungguhnya yang ada (know what), bagaimana sesuatu terjadi
(know how), dan mengapa demikian (know why) terhadap segala hal. Orang tidak puas apabila
yang ingin diketahui tidak terjawab.
Keingintahuan manusia tidak terbatas pada keadaan diri manusia sendiri atau keadaan
sekelilingnya, tetapi terhadap semua hal yang ada di alam fana ini bahkan terhadap hal-hal yang
ghaib. Manusia berusaha mencari jawaban atas berbagai pertanyaan itu; dari dorongan ingin
tahu manusia berusaha mendapatkan pengetahuan mengenai hal yang dipertanyakannya. Ilmu
Pengetahuan berawal pada kekaguman manusia akan alam yang dihadapinya, baik alam besar
(macro cosmos), maupun alam kecil (micro-cosmos).
Di dalam sejarah perkembangan pikir manusia ternyata yang dikejar itu esensinya adalah
pengetahuan yang benar, atau secara singkat disebut kebenaran.
Hasrat ingin tahu manusia terpuaskan kalau dia memperoleh pengetahuan mengenai hal yang
dipertanyakannya. Rasa keingintahuan manusia dimulai dari rasa ingin mengenal dirinya sendiri
yang kemudian berkembang kepada rasa keingintahuan manusia pada alam sekitarnya.
Rasa ingin tahu hanya akan mendorong seseorang untuk mengkaji fenomena alam semesta
disaat hati nuraninya menyakini bahwa alam semesta ini telah diciptakan berdasarkan hukum
kausalitas dan aturan yang selaras, keyakinan seperti ini tidak akan muncul kecuali dari
keimanan terhadap Tuhan, dan ia tidak akan dimiliki oleh seorang materialis sejati. Oleh
karenanya seorang materialis yang menghabisi usianya di dalam lab-lab dan pusat-pusat kajian
guna mengkaji dan meneliti rahasia dan fenomena alam semesta, pada dasarnya hati nuraninya
menyakini akan keberadaan Tuhan, walaupun secara zahir ia menampakkan dirinya sebagai
seorang materialis.
Rasa keingintahuan tersebut terpuaskan dengan kemampuan bahasa manusia untuk
berkomunikasi dan bertukar pengalaman tentang segala hal yang ada di alam serta
kegunaannya bagi manusia. Meskipun demikian manusia masih mempunyai keterbatasan
misalnya keterbatasan manusia dalam melihat, mendengar, berpikir dan merasakan tentang
apa yang terjadi disekitarnya secara benar dan utuh.
Manusia adalah mahluk transenden yang tak pernah puas dengan pengetahuan yang telah
dimilikinya. Bahkan leluhur manusia, Adam yang telah diberi pengetahuan langsung oleh Allah
dan berpengetahuan lebih ketimbang mahluk lain masih saja ingin tahu rahasia buah kuldi. Rasa
ingin tahu manusia tak pernah terpuaskan, ia terus bertanya dan bertanya.
Dalam manusia curiosity (rasa ingin tahu) pikiran manusia berkembang dari waktu kewaktu rasa
ingin tahunya atau pengetahuannya selalu bertambah sehingga terjadi timbunan pengetahuan .
Maka terjadilah perkembangan akal manusia sehingga justru daya pikirnya lebih berperan dari
pada fisiknya. Dengan akal tersebut manusia memenuhi tujuan hidupnya disamping untuk
melestarikan hidup untuk memenuhi kepuasan hidup serta juga untuk mencapai cita-cita.
Manusia ingin mengetahui segala sesuatu. Segala sesuatu yang terjadi (situasi, kondisi, keadaan,
sifat, karakter, ciri-ciri, peristiwa, kejadian) maupun apa saja yang ada (benda, hewan,
tumbuhan, dll.) baik yang ada/terjadi di lingkungannya (environment) maupun yang ada/terjadi
di dalam dirinya sendiri (peredaran darah, degup jantung, rasa senang, sedih, dll.)

33. Berikan contoh kasus yang dapat mengelaborasi kesadaran sains kita!

JAWABAN
obvervational learning atau proses belajar dengan mengamati. Jika ada seorang "model" di
dalam lingkungan seorang individu, misalnya saja teman atau anggota keluarga di dalam
lingkungan internal, atau di lingkungan publik seperti para tokoh publik di bidang berita dan
hiburan, proses belajar dari individu ini akan terjadi melalui cara memperhatikan model
tersebut. Terkadang perilaku seseorang bisa timbul hanya karena proses modeling. Modeling
atau peniruan merupakan "the direct, mechanical reproduction of behavior, reproduksi perilaku
yang langsung dan mekanis(Baran & Davis, 2000: 184). Sebagai contoh, ketika seorang ibu
mengajarkan anaknya bagaimana cara mengikat sepatu dengan memeragakannya berulang kali
sehingga si anak bisa mengikat tali sepatunya, maka proses ini disebut proses modeling. Sebagai
tambahan bagi proses peniruan interpersonal, proses modelingdapat juga terlihat pada
narasumber yang ditampilkan oleh media. Misalnya orang bisa meniru bagaimana cara
memasak kue bika dalam sebuah acara kuliner di televisi. Meski demikian tidak semua
narasumber dapat memengaruhi khalayak, meski contoh yang ditampilkan lebih mudah dari
bagaimana cara membuat kue bika.
Contoh diatas dapat mengelaborasi proses belajar dengan faktor-faktor kognitif dan behavioral
yang memengaruhi seseorang dalam proses belajar yang bisa diterapkan dalam pelajaran sains
kita

34. Mengapa kesadaran diperlukan oleh ilmuwan ?
JAWABAN 1
Dalam suatu penelitian, tentunya terdapat berbagai syarat untuk berhasilnya penelitian.
Menurut Somers (1959) dalam buku Metode Penelitian karangan Nazir (1988) mengemukakan
bahwa terdapat beberapa persyaratan supaya penelitian dapat berjalan dengan lancar, salah
satu diantaranya adalah kesadaran. Kesadaran menjadi syarat utama untuk berhasilnya
penelitian, karena dengan kesadaran para ilmuwan mampu untuk :
1) Mengoptimalkan daya nalar yang tinggi untuk memberikan alasan dalam pemecahan
masalah
2) Menuangkan ide-ide segar yang cemerlang, sehingga terhindar dari tindakan plagiat
3) Mengingat dengan kuat, sehingga dapat dengan sigap melayani masalah serta menguasai
fakta-fakta
4) Meningkatkan kewaspadaan yang tinggi sehingga dapat segera mengetahui dan responsif
bilamana terdapat perubahan yang atas suatu sifat fenomena
5) Menghitung secara akurat, tajam, serta beraturan
6) Berkonsentrasi yang tinggi, kemauan yang keras serta tidak cepat bosan
7) Bersifat kooperatif, dan berjiwa leadership
8) Mengembangkan kejujuran intelektual, moral yang tinggi, beriman, dan dapat dipercaya
9) Berpikir logis, kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan penelitiannya
Kesadaran tersebut bukan hanya dimiliki oleh para ilmuwan saja, akan tetapi kesadaran
masyarakat pun mempengaruhi tentang keberhasilan penelitian tersebut. Hal ini disebabkan
karena ilmuwan tidak dapat bekerja bila mana tidak adanya dukungan masyarakat. Misalnya
ilmuwan menghendaki adanya laboratorium, lapangan percobaan, alat-alat, dan lain sebagainya
yang mana hal tersebut memerlukan biaya dari masyarakat yang sadar akan pentingnya
penelitian. Tidak adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya penelitian maka para ilmuwan
sudah tentu tidak dapat berkonsentrasi pada penelitiannya dan akan cenderung mencari
pekerjaan lainnya.


JAWABAN 2
Kesadaran; Alat Untuk Membuka Rahasia Rumus Tuhan
Adalah menjadi tugas umat manusia untuk membuka tabir rahasia kehidupan. Baik dimensi fisik
(wadag), maupun dimensi metafisik berupa misteri alam kegaiban. Semakin banyak kita
mengungkap hukum-hukum alam, kodrat alam atau kodrat Tuhan, maka akan semakin banyak
terungkap misteri kehidupan ini. Sedangkan saat ini, prestasi manusia seluruh dunia
mengungkap rahasia kehidupan mungkin belum lah genap 0,0000000001 % dari keseluruhan
rahasia yang ada. Terlebih lagi rahasia eksistensi alam gaib.
Kesadaran adalah Proses yang Dinamis
Berawal dari ketidaksadaran lalu berproses menjadi kesadaran tingkat awal yakni kesadaran
jasad/ragawi. Dari kesadaran jasad meningkat menjadi kesadaran akal-budi yang diperolehnya
setelah manusia mampu menganalisa dan menyimpulkan sesuatu yang dapat ditangkap oleh
panca-indera. Seiring perkembangan kedewasaan manusia, kesadaran akal-budi (nalar/rasio)
meningkat secara kualitatif dan kuantitatif. Tahap ini seseorang baru disebut orang yang pandai
atau kaya ilmu pengetahuan. Kesadaran akal-budi ini bersifat lahiriah atau wadag, jika
dikembangkan lebih lanjut akan mencapai kesadaran yang lebih tinggi yakni kesadaran batiniah.
Kesadaran Tinggi adalah Berkah Bagi Alam Semesta
Semakin tinggi kesadaran manusia (high consciuousness) menuntut tanggung jawab yang lebih
besar pula. Karena semakin tinggi kesadaran berarti seseorang semakin berkemampuan lebih
serta dapat melakukan apa saja.
Memahami kesadaran tidaklah mudah, karena bekalnya adalah kesadaran pula. Sebagaimana
digambarkan dalam filosofi Jawa dalam bentuk saloka : Nggawa latu ada damar : membawa
api untuk mencari api. Hal itu menjadi satu problematika tersendiri (the problem of
consciousness) umpama tamsil. Kalau ingin cari makan untuk mengisi perutmu, syaratnya
perutmu harus kenyang dulu.

35. Bagaimana cara pengetahuan manusia mengubah isi sains ?

JAWABAN 1
Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan pengetahuan di era modern berkembang pesat bagaikan
aliran arus yang sangat deras. Manusia dengan pengetahuannya mampu mengubah isi sains
melalui riset dan eksperimennya. Dalam kata mutiaranya Albert Einstei berkata Kebanyakan
orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka
salah, karakterlah yang melahirkannya. Dengan karakter dan kreatifitasnya yang berbeda-beda
maka selama itu pula isi sains dapat berubah selaras dengan perkembangan zaman,
sebagaimana sebagai contohnya adalah teknologi. Penggunaan teknologi oleh manusia diawali
dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah
tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan,
sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam beperjalanan dan mengendalikan
lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak,
telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan
memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global.
JAWABAN
Sebelum kita mencari jawaban bagaimana cara mengubah isi sains! Kita harus mengetahui apa
itu sains terlebih dahulu. Sains adalah pengetahuan yang dikumpulkan dengan metoda yang
rasional(logis) dan dibuktikan (diverifikasi) secara empiris dengan eksperimen atau observasi.
Ilmu(sains) berusaha menjelaskan tentang apa dan bagaimana alam sebenarnya dan bagaimana
teori ilmu pengetahuan dapat menjelaskan fenomena yang terjadi di alam. Untuk tujuan ini,
ilmu menggunakan bukti dari eksperimen, deduksi logis serta pemikiran rasional untuk
mengamati alam dan individual di dalam suatu masyarakat.

36. Bagaimana pola perkembangan ilmu alam dari waktu ke waktu? Mengapa dikatakan sebagai
perulangan pola ?
JAWABAN
~ Ilmu alam dalam perkembangannya tidak mengalami banyak perubahan yang siknifikan dari
zaman ke zaman.
~ Dikatakan sebagai perulangan pola Karena ini adalah merupakan gejala alam dan siklus alam
yang akan terus berulang, sebagaimana perulangan sebuah pola.

37. Bagaimana relevansi metode ilmiah dalam perkembangan ilmu alam di zaman modern, yang
diwarnai dengan terjalinnya komunikasi cepat melalui computer dan jaringan internet ?
Jelaskan dengan singkat !
JAWABAN

Dengan kemajuan perkembangan ilmu dan kecanggihan teknologi saat ini terutama melalui
computer dan internet sangat membantu manusia dalam melakukan eksperimen atau
penelitian ilmiah, sehingga pada saat pengolahan data dapat memperoleh hasil yang cepat
dan akurat serta dapat dengan mudah menyebar luaskan melalui internet.

38. Apa saja sumber-sumber pengetahuan alam ? Jelaskan dengan singkat dan padat!
JAWABAN
Sumber-sumber pengetahuan alam hanya terbatas pada gejala-gejala alam yang dapat
diamati. Lebih jauh lagi pengamatan gejala-gejala alam itu dapat diamati oleh orang lain.
Misalnya jika seseorang ingin menyatakan bahwa pengamatannya mendapatkan suatu gejala
alam baru yang belum terdaftar dalam perbendaharaan ilmu-ilmu alam maka ia perlu
memberitahukan data semua lingkungan, peralatan serta cara pengamatan yang digunakan,
sehingga memungkinkan orang lain mengamati kembali jika keadaan mengizinkan. Sehingga
suatu gejala alam baru. Akan terdaftar kedalam perbendaharaan ilmu pengetahuan alam,
setelah melalui ujian berulang kali, sehingga gejala alam baru itu tidak dapat diragukan lagi
kebenarannya.

39. Mengapa manusia memerlukan bahasa dan logika untuk menggali pengetahuan mengenai
alam?

JAWABAN
Bahasa merupakan suatu sistem yang terdiri dari lambang-lambang, kata-kata, dan kalimat-
kalimat yang disusun menurut aturan tertentu dan digunakan sekelompok orang untuk
berkomunikasi. Bahasa dan manusia merupakan dua hal yang tak dapat dipisahkan. Bahasa
tumbuh dan berkembang karena manusia dan manusia berkembang karena bahasa.
Keduanya menyatu dalam segala aktivitas kehidupan. Bahasa pula yang membedakan
manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lain.
Dilihat dari segi fungsinya, bahasa memiliki dua fungsi yaitu sebagai alat untuk menyatakan
ide, pikiran, gagasan atau perasaan, dan sebagai alat untuk melakukan komunikasi dalam
berinteraksi dengan orang lain. Berdasarkan dua fungsi tersebut, mustahil jika manusia tidak
melibatkan bahasa dalam berinteraksi dan berkomunikasi. Komunikasi pada hakekatnya
merupakan proses penyampaian pesan dari pengirim kepada penerima. Hubungan
komunikasi dan interaksi antara si pengirim dan si penerima dibangun berdasarkan
penyusunan kode atau simbol bahasa oleh pengirim dan pembongkaran ide atau simbol
bahasa oleh penerima.
Faktor yang menentukan kecepatan perkembangan sains adalah sarana berpikir ilmiah.
Sarana berpikir ilmiah mencakup bahasa dan logika. Bahasa sebagai sarana berpikir ilmiah
dapat mengantarkan manusia pada pengetahuan yang benar sehingga dari kebenaran-
kebenaran tersebut akan menjadikan sains semakin berkembang

40. Bagaimana bentuk interaksi antara alam dan manusia yang dapat menghasilkan pengetahuan
yang baru ? Jelaskan !

JAWABAN
Interaksi manusia dengan lingkungannya yang sudah terjalin sejak ribuan tahun menghasilkan
sejumlah bentuk strategi adaptasi. Pada awalnya manusia bertahan dengan strategi adaptasi
pengumpul-berburu, kemudian dilanjutkan dengan perladangan-perkebunan, seterusnya
dengan peternakan. Setelah itu berkembang pertanian intensif, dan strategi yang terakhir
adalah dengan cara kehidupan industri. Strategi perladangan-perkebunan sering dianggap
sebagai awal dari peradaban, karena manusia mulai menandai wilayah yang dipakai dan dimiliki
bagi kelangsungan hidupnya. Manusia tidak merubah bentang alam (lingkungan) di tahap
berburu-meramu, namun mulai merubah dalam skala kecil di tahap perladangan, serta
peternakan. Pada bentuk strategi adaptasi kedua perubahan bentang alam sedikit terjadi dan
ada keterbatasan oleh musim.
Pada tahap pertanian intensif manusia mulai merubah lingkungan dan memanfaatkan prinsip
grafitasi untuk mendistribusikan air melalui sistem irigasi. Keterbatasan oleh musim membuat
manusia mampu menandai saat menanam yang tepat dengan melihat pada posisi bintang
seperti Orion. Saat produksi pangan bisa disimpan dan saat proses produksi-distribusinya
terkendali maka kotapun lahir. Pembangunan kota sering merubah bentang alam dan bertujuan
melawan pembatasan dari musim. Pada strategi adaptasi manusia yang terakhir yaitu industri
manusia sudah bisa mengurangi keterbatasan dari musim dan iklim. Namun kota dan industri
sudah meninggalkan proses alamiah dan mematikan indera manusia dalam interaksinya dengan
lingkungan. Manusia mampu menerapkan informasi melalui rencana dan blue print-nya untuk
produksi-distribusi, namun mengabaikan faktor penentu dari lingkungan. Faktor penentu ini
adalah iklim dan keadaan topografis dari lokasi kegiatan industrinya.
Daniel Chira yang ahli lingkungan dan WL Thomas ahli geografi-budaya mengambil pendapat
para antropolog-arkeolog yang menyatakan bahwa perladangan-perkebunan di Asia diawali di
daerah sekitar Timur-tengah dan Selatan Asia yaitu di India, dan Asia Tenggara. Yehudi Cohen
dan Phillip Kottak yang antropolog melihat bahwa perladangan adalah langkah awal manusia
yang mulai merubah lingkungannya walaupun dalam skala yang kecil. Sebagai suatu sistem
produksi makanan, strategi adaptasi perladangan mengambil lahan secukupnya. Para peladang
tetap menyediakan atau menyisakan lahan untuk penanaman di masa depan sekaligus untuk
memulihkan kesuburannya kembali. Dalam hal ini Otto Soemarwoto pernah mengingatkan
pentingnya melaksanakan prinsip secukupnya dalam pemanfaatan sumberdaya lahan.
Hadirnya lahan (ruang) yang di-cadang-kan, menunjukkan pemanfaatan yang bersifat protektif.
Di kalangan peladang sering ada daerah terlarang yang harus selalu di lindungi dan samasekali
tak boleh dijamah, dan umumnya berada di sekitar mata air. Sifat protektif (preservation
principle) sebagai prinsip dari perladangan ini, sering tidak terlihat dan diabaikan oleh orang
luar.
Ahli filsafat Australia yaitu Warwick Fox memilah interaksi manusia dengan lingkungannya
dalam beberapa pola. Pola interaksi pertama manusia mengeksploitasi lingkungan semaksimal
mungkin. Pola kedua manusia memanfaatkan lingkungannya dengan prinsip konservasi untuk
produksi. Pola ketiga manusia memanfaatkan lingkungannya dengan prinsip protektif untuk
menjaga keautentikan dari sebuah sumberdaya alam.
Manusia sebagaimana makhluk lainnya memiliki keterkaitan dan ketergantungan terhadap alam
dan lingkungannya. Namun demikian, pada akhir-akhir ini, manusia justru semakin aktif
mengambil langkah-langkah yang merusak, atau bahkan menghancurkan lingkungan hidup.
Hampir setiap hari kita mendengar berita menyedihkan tentang kerusakan alam yang timbul
pada sumber air, gunung, laut, atau udara. Bencana lumpur lapindo yang kunjung usai, banjir
Jakarta, Adam Air, demam berdarah, flu burung, kekeringan, dan sebagainya selalu menghiasi
berita di televisi maupun di koran-koran.
Pemanfaatan alam lingkungan secara serampangan dan tanpa aturan telah dimulai sejak
manusia memiliki kemampuan lebih besar dalam menguasai alam lingkungannya. . Dengan
mengeksploitasi alam, manusia menikmati kemakmuran hidup yang lebih banyak. Namun
sayangnya, seiring dengan kemajuan ilmu dan teknologi, alam lingkungan malah dieksploitasi
sedemikian rupa sehingga menimbulkan kerusakan yang dahsyat.
Kerusakan alam yang ditimbulkan oleh manusia bersumber dari cara pandang manusia terhadap
alam lingkungannya. Dalam pandangan manusia yang oportunis, alam adalah barang dagang
yang menguntungkan dan manusia bebas untuk melakukan apa saja terhadap alam. Menurtnya,
alam dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi kesenangan manusia. Sebaliknya, manusia
yang religius akan menyadari adanya keterkaitan antara dirinya dan alam lingkungan. Manusia
seperti ini akan memandang alam sebagai sahabatnya yang tidak bisa dieksploitasi secara
sewenang-wenang.
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan masyarakat dalam peran serta dalam audit lingkungan,
yaitu prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan. Prinsip-prinsip dasar pengelolaan lingkungan
sering dikenal dengan 5 R Plus. R yang pertama adalah replace ganti bahan baku/ teknologi
proses. Hal yang berkaitan dengan upaya untuk mencegah pencemaran atau kerusakan
lingkungan akibat dari sumber kegiatan. Kedua, reduce dengan cara mengendalikan
pencemaran atau sumber perusakan lingkungan melalui cara menguurangi beban pencemaran
dan/atau dengan melakukan penghematan sumber daya. R ketiga adalah recycle daur ulang
limbah. Prinsip ini untuk mengurangi pencemaran saat proses melalui pemanfaatan limbah.
Keempat, adalah reuse gunakan kembali limbah hasil produksi. R kelima adalah recovery
melakukan pemulihan akibat pencemaran dan kerusakan lingkungan. Untuk itu, ada hal lain,
yaitu membuang limbah secara aman dan memenuhi peraturan. Prinsip-prinsip pengelolaan
lingkungan tersebut hakekatnya mensyaratkan perubahan perilaku manusia dalam kaitan
dengan pemanfaatan sumberdaya alam. Secara teoritis empirik kemudian dikenal langkah-
langkah untuk membuat prinsip-prinsip tersebut menjadi instrumen normatif dan prosedural,
seperti pembentukan gerakan moral, pemberian insentif ekonomi, merumuskan kebijakan dan
penegakan hukum, pengembangan teknologi sampai pengupayaan Good Governance. Dalam
konteks mengusahakan perubahan perilaku ini peranserta masyarakat menjadi penting.
Dalam kerangka Audit Lingkungan hal-hal tentang pengelolaan lingkungan yang diuraikan di atas
tetap diacu. Namun, dalam hal ini arah pengelolaan lingkungan sebatas arah proyek, bukan
ekosistem atau dalam satuan administrasi pemerintahan ( kabupaten, propinsi, nasional )
maupun global. Artinya, peranserta masyarakat di sini lebih berkenaan dengan kaitan tindakan
perorangan atau sejumlah orang yang diorganisir atau tidak terorganisir berinteraksi dengan
penanggung jawab usaha dan/ atau kegiatan dalam usahanya setelah kegiatan usaha atau suatu
kegiatan berjalan pada tahap operasi dan penanggung jawabnya berusaha menilai tingkat
ketaatan opearsinya itu terhadap persyaratan hukum yang berlaku dan/atau kebijaksanaan dan
standar yang ditetapkan sebelumnya.
Para ilmuwan lingkungan hidup menyatakan bahwa aturan utama dalam memanfaatkan alam
adalah memperhatikan standar dan kapasitas yang ada. Eksploitasi alam secara berlebihan dan
tanpa aturan dan pertimbangan yang matang akan menyebabkan krisis lingkungan.
Pemanfaatan sumber daya alam harus selalu memperhatikan dampak negatif yang terjadi
terhadap lingkungan Misalnya kasus, dalam sebuah tambang emas, biasa digunakan bahan-
bahan kimia untuk memisahkan kandungan emas dari zat-zat lainnya. Sisa-sisa bahan kimia ini
bila dibuang begitu saja ke laut, akan menyebabkan tercemarnya air laut dan teracuninya
makhluk hidup di laut. Akibatnya, manusia tidak dapat memanfaatkan makhluk-makhluk laut
untuk kehidupannya.
Hubungan antara manusia dengan lingakungan alam ini sangat berkaitan dan
berkesinambungan terus menerus, kaya ikan hidup diair, jika keluar dari air, hanya beberapa
menit saja ikan akan mati. Begitu juga jika airnya tercemari oleh racun yang terus menerus, juga
dari limbah industri hasil kreasi manusia ada sebagian ikan mati, maka eko sistem air di
kolam/sungai/danau/ laut, akan terganggu, lama kelamaan produksi ikan berkurang. Jika begitu
kita, manusia ini, tidak bisa makan ikan sehat lagi. Apalagi jika saudara kita yang propesinya
nelayan, cara tangkap ikannya menggunakan bom (diledakan dalam air laut), akan sangat cepat
sekali merusak lingkungan habitat ikan di laut yang akibatnya kehidupan regenerasi ikan akan
berkurang, malahan untuk jenis ikan tertentu akan punah. Jadi ada budaya nelayan kita dalam
menangkap ikan itu sangat merusak lingkungan hidup para ikan. Jadi kita sebagai makhluk
sosial, harus hidup bermasyarakat saling mengingatkan untuk kebaikan lingkunan hidup kita ini
dari kehancuran yang kebanyakan akibat ulah kita sendiri.
Perilaku manusia khususnya terhadap lingkungan sangatlah besar, baik dari segi positif dan
negatifnya. Manusia dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman supaya tidak ketinggalan
dengan yang lain, tetapi kadang-kadang manusia itu sendiri lupa dengan lingkungan sekitar,
sehingga menyebabkan permasalahan bagi lingkungan tersebut maupun manusia lain.
Permasalahan-permasalahan tersebut antara lain, kerusakan lingkungan yang meliputi krisis
energi, pemanasan global dan efek rumah kaca, penipisan ozon, pengaruh pada kualitas air,
tanah, udara, dan kerusakan ekologi dan ekosistem.


41. Bagaimana jika manusia tidak menyadari perbuatannya terhadap alam? Jelaskan !

JAWABAN
Hal yang terjadi adalah keadaan alam tidak seimbang, pengaruh ketidakseimbangan alam itu
mengakibatkan alam akan kembali menyesuaikan diri agar kembali seimbang. Ketika alam
menyeimbangkan dirinya sendiri, makhluk yang ada di atasnya pasti terkena dampaknya secara
nyata. Misalnya saja ketika orang menggali batuan kapur dipegunungan sehingga tercipta rongga
besar di gunung tersebut. Keadaan itu menyebabkan kondisi tanah atau batuan tidak seimbang
atau bisa dikatakan labil, maka gunung tersebut perlu menyesuaikan diri agar tanah kembali
seimbang. Di longsorkanlah batuan-batuan untuk menutup rongga besar bekas galian itu.
sehingga tanah kembali menjadi normal. Jika manusia tidak menyadari akan perbuatannya
terhadap alam, maka manusia tidak akan pernah mengetahui apakah perbuatannya itu
menguntungkan atau merugikan, membangun atau merusak alam. Ada banyak faktor yang bisa
diindikasikan menjadi penyebab mengapa manusia tidak menyadari perbuatannya terhadap
alam, diantaranya adalah:
1. Faktor ketidaktauan (tidak mempunyai ilmu pengetahuan)
Jika manusia tidak memnpunyai atau mengetahui ilmu pengetahuan tentang alam,
biasanya manusia itu tidak tau atau tidak menduga apa dampak dari perbuatannya
terhadap alam.
2. Faktor kebutuhan hidup
Jika manusia beranggapan bahwa apa yang dilakukan terhadap alam dikarenakan
untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, maka manusia itu tidak memperhatikan dan
bahkan tidak memperdulikan dampak dari perbuatannya terhadap alam.
3. Faktor penguasa
Jika manusia merasa menguasai alam, maka manusia itu mempunyai kecenderungan akan
memperlakukan alam dengan semena-mena. Dari sikapnya itu maka akan banyak dampak
negatif dari perbuatannya, karena biasanya manusia seperti itu hanya akan mengambil
keuntungan sebanyak-banyaknya dari alam tanpa memperdulikan efek/akibat yang ditimbulkan
oleh perbuatannya itu.


42. Apa beda metode deduksi dan induksi? Kapan digunakan salah satu dari keduanya dan kapan
digunakan keduanya sekaligus ?
JAWABAN
Metode Deduksi
Metode deduksi adalah metode yang menggunakan logika untuk menarik satu atau lebih
kesimpulan (conclusion) berdasarkan seperangkat premis yang diberikan. Dalam sistem deduksi
yang kompleks, peneliti dapat menarik lebih dari satu kesimpulan. Metode deduksi sering
digambarkan sebagai pengambilan kesimpulan dari sesuatu yang umum ke sesuatu yang khusus
(going from the general to the specific).
Contoh penggunaan metode deduksi pada pengetahuan Aljabar yang berkait dengan bilangan
real a, b, dan c terhadap operasi penjumlahan (+) dan perkalian (.) yang didasarkan pada enam
aksioma berikut:
1) tertutup, a + b = R dan a.b = R.
2) asosiatif, a + (b + c) = (a + b) + c dan a .(b . c) = (a . b) . c
3) komutatif, a + b = b + a dan a.b = b.a
4) distributif, a.(b + c) = a.b + a.c dan (b + c).a = b.a + c.a
5) identitas, a + 0 = 0 + a = a dan a.1 = 1. a = a
6) invers, a + (a) = (a) + a = 0 dan a.1/a = 1/a.a = 1 untuk a != 0.
Berdasar enam aksioma itu, teorema seperti b + (a + b) = a dapat dibuktikan sebagai berikut:
b + (a + b) = b + (b + a) Aksioma 3 (Komutatif)

= (b + b) + a Aksioma 2 (Asosiatif)

= 0 + a Aksioma 6 (Invers)

= a Aksioma 5 (Identitas)

Metode Induksi
Pendekatan induksi menekanan pada pengamatan dahulu, lalu menarik kesimpulan
berdasarkan pengamatan tersebut. Metode ini sering disebut sebagai sebuah pendekatan
pengambilan kesimpulan dari khusus menjadi umum (going from specific to the general).
Metode induksi ini banyak digunakan oleh ilmu pengetahaun, utamanya ilmu pengetahuan
alam, yang dijalankan dengan cara observasi dan eksperimentasi. Jadi metode ini berdasarkan
kepada fakta fakta yang dapat diuji kebenarannya.
Berikut contoh penggunaan metode induktif berikut:
Mangga manalagi yang masih muda masam rasanya.
Mangga harum manis yang masih muda masam rasanya.
Mangga kopyor yang masih muda masam rasanya.
Mangga . yang masih muda masam rasanya.

Jadi, semua mangga yang masih muda masam rasanya.
Kesimpulan di atas bernilai benar karena sampai saat ini belum ada mangga yang masih muda
yang tidak masam rasanya. Pernyataan itu akan bernilai salah jika sudah ada ilmuwan yang
menghasilkan mangga yang tidak masam rasanya meskipun masih muda. Dengan demikian,
hasil yang didapat dari induksi tersebut masih berpeluang untuk menjadi salah.

43. Apa saja kelemahan metode induksi dan deduksi dalam penggalian pengetahuan baru ?

JAWABAN
Kelemahan metode induksi dan beberapa hal yang tidak mungkin untuk dijalankan dengan
ketat adalah sebagai berikut :
Fakta yang diamati tidak dapat lepas dari persepsi manusia . Serta-merta manusia melihat fakta,
maka dalam benaknya telah ada persepsi tertentu dan serta-merta abduksi timbul. Hal ini tidak
dapat dihindarkan dan tidak boleh memaksa ilmuwan untuk bersih dari pikiran dan imajinasi
mengenai fakta tersebut pada saat melihat suatu gejala. Tidak mungkin suatu fakta diamati
bersih dari persepsi awal. Bisa jadi teori dan asumsi sudah memainkan peranan di sini,
walaupun nantinya asumsi terbukti salah.
Fakta tidak pernah tampil sebagai fakta saja, fakta apa adanya yang tampak di mata kita tanpa
proses lebih lanjut. Tidak ada fakta yang hadir telanjang, semua memerlukan spekulasi, imajinasi
untuk membuat fakta tersebut menjadi bermakna dan ada proses terjadinya setelah itu.
Metode induksi tidak pernah lengkap. Metode induksi selalu menekankan pada sifat sementara,
hipotesis maupun kesimpulan yang didapat selalu bersifat sementara karena tidak semua fakta
dapat dikumpulkan, selalu ada di kemudian hari fakta baru yang harus ditambahkan, selalu saja
ada klasifikasi baru yang perlu dibuat, demikian pula faktor dan parameter yang perlu
diperhitungkan. Kesimpulan maupun teori yang sudah ada selalu memerlukan fakta baru yang
mendukungnya dan semakin lama semakin sempurna.
Kelemahan metode deduktif dan beberapa hal yang tidak mungkin untuk dijalankan dengan
ketat adalah metode ini memakan waktu yang cukup lama. Karena dalam beberapa peristiwa
ilmuwan harus menantikan jawaban dari alam, untuk menunggu fenomena baru yang
memperkuat dugaan tersebut.

44. Apa yang disebut dengan siklus empiris? Mengapa siklus empiris sangat penting dalam
perkembangan sains secara utuh ?
JAWABAN
Siklus empiris adalah siklus yang menggambarkan proses penelitian yang termuat pada lima
komponen informasi dan enam komponen metodologis.
Lima komponen informasi tersebut adalah:
1. Hipotesa
2. Pengujian hipotesa
3. Keputusan untuk menerima atau mengolah hipotesa
4. Generalisasi impiris
5. Logika penarikan kesimpulan
Enam komponen metodologi :
1. Pengamatan
2. Pengukuran
3. Pembentukan konsep
4. Teori
5. Deduksi logis
6. Penjabaran instrumen,skala penentuan sampel

Sebab seperti terlihat dari enam komponen pada siklus empiris bisa kita jabarkan :
Langkah pertama ada masalah yang harus dipecahkan, untuk pemecahan msalah tersebut
diperlukan kajian pustaka (inferensi logis) guna mendapatkan teori-teori yang dapat digunakan
untuk pemecahan msalah
Langkah kedua dari teori disusun hipotesa, untuk menyusun hipotesa diperlukan metode deduksi
logis
Langkah ketiga untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesa perlu adanya observasi.
Langkah keempat Setelah observasi selanjutnya melakukan assessment (pengukuran), penetapan
sampel, estimasi kriteria, langkah tersebut dilakukan guna mendapatkan generalisasi empiris
Langkah kelima generalisasi empiris tersebut hakikatnya merupakan hasil pembuktian hipotesa.
Hipotesa yang benar akan memperkuat teori
Langkah keenam hasil generalisasi empiris digunakan untuk bahan pembentukan konsep






45. Apakah metode ilmiah sendiri mengalami perkembangan dari waktu ke waktu ?
JAWABAN
A. Belum ilmiah :
Prasangka: anggapan benar padahal belum tentu, contoh : zaman Babylonia hujan dianggap
dari surga dari jendela
Intuisi : pendapat dari pengetahuan terdahulu seolah-olah muncul dengan sendirinya
Trial and error : coba-coba atau metode untung-untungan
B. Metode ilmiah mengalami pekembangan dengan ditentukannya kriteria metode ilmiah
karena ternyata metode ilmiah itu mengikat dalam hal :
Objektif : kesesuaian dan kebenaran yang dibuktikan dengan empiris
Metodik : pengetahuan diperoleh dengan cara tertentu dan terukur
Sistematik : tersusun dalam suatu sistem yang tidak berdiri sendiri , sehingga
merupakan suatu kesatuan
Berlaku umum : dapat dilakukan dan diketahui semua orang jika mengikuti ketentuan yang
sama
Kriteria Metode ilmiah :
Berdasarkan fakta
Bebas dari prasangka
Menggunakan prinsip-prinsip analisis
Menggunakan hipotesa
Menggunakan ukuran objektif
Menggunakan teknik kuantitatif

46. Apakah suatu metode ilmiah dapat menjadi satu-satunya metode dalam sebuah proyek
penelitian modern ? Jelaskan !
JAWABAN
Ya, karena metode ilmiah merupakan langkah-langkah yang ditempuh untuk memperoleh hasil
ilmiah dalam memperoleh pengetahuan baru atau mengembangkan pengetahuan yang ada,
sehingga tercipta interelasi yang sistematis dari fakta-fakta yang ada
Juga metode ilmiah merupakan cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi
sasaran ilmu yang menjadi proyek penelitian.

47. Jelaskan apa yang dimaksud dengan thinking classroom dalam pembelajaran matematika !
JAWABAN 1
Thinking classroom, pembelajaran dengan mengajarkan siswa untuk berfikir kritis. Sehingga
siswa dapat belajar menghafal sederhana dan regurgitasi fakta. Dalam pembelajaran
matematika sangat membantu siswa untuk memahami, menyimpulkan, mengevaluasi dan
menerapkan informasi untuk memecahkan masalah, hal ini dapat menantang siswa untuk
membedah materi dan memperoleh pemahaman yang lebih baik, sehingga pembelajaran
matematika tidak menjadi pembelajaran yang menakutkan dan membosankan.
JAWABAN 2
Pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam pembelajaran matematika.
Dalam tataran ini siswa yg sedang belajar bersifat pasif menerima apa adanya, mampu
menstrukturkan masalah dg teknik formal seperti matematika dengan kata lain persyaratan
dimaksud adalah kemampuan untuk berpikir dan menghargai pendapat orang lain. Tutor
sebagai yg dikenal dg pembelajaran teman sebaya atay pemberian belajar dengan sesame
kawan.

48. Untuk mengetahui peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia, saat ini dan masa akan
datang dapat terpenuhi melalui pengembangan pembelajaran lingkungan berbasis budaya.
Jelaskan pengertian tersebut di atas !
JAWABAN
Untuk berkembangnya potensi siswa menjadi manusia yg beriman bertakwa kepada Tuhan yg
Esa, berakhlaq mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yg demokratis dg
nilai moral, norma dan keyakinan, pikiran yg dianut oleh suatu masyarakat/bangsa mendasari
prilaku dirinya. Mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa menjadi dasar dalam berpikir
bersikap bertindak dalam mengembangkan dirinya sebagai warga Negara Indonesia.

49. Jelaskan apa yang dimaksud dengan statistika? Apakah statistika dapat digolongkan ke

JAWABAN 1
adalah ilmu yg mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis,
menginterprestasikan dan mempresentasikan data. statistika termasuk salah satu metode
dalam analisis varian (anova) adalah suatu metode analisis statistika yg termasuk kedalam
cabang statistika inferensial.

JAWABAN 2
Statistik adalah ilmu pengetahuan yang merangkum kegiatan- kegiatan antara lain
pengumpulan, pengorganisasian, perangkuman , pemaparan, dan penganalisaan data, serta
pengambilan kesimpulan berdasarkan metode ilmiah yang teruji. Untuk penarikan kesimpulan
yang valid serta pengambilan keputusan yang berdasarkan alasan ilmiah yang kuat dari hasil
analisis tersebut.
Statistik adalah suatu ilmu sekaligus metode yang mempelajari cara-cara mengumpulkan data
untuk selanjutnya dapat dideskriptifkan dan diolah, kemudian dianalisis dalam rangka membuat
kesimpulan agar dapat ditentukan keputusan yang akan diambil berdasarkan data yang dimiliki

50. Mengapa warna sains di zaman modern berbeda dengan sains di zaman sebelumnya?
JAWABAN 1
Setiap bangunan sains berpijak pada 3 pilar utama yaitu pilar ontologis (subjek ilmu), pilar
aksiologis (tujuan yang ingin dicapai oleh sains), dan pilar epistemologis (bagaimana atau
dengan apa kita mencapai pengetahuan). Sains lama dengan sains modern/barat berbeda
dalam pilar-pilar tersebut. Bangunan sains Islamlama secara keseluruhan berdasarkan prinsip
tauhid yang bersumber dari wahyu. Sedangkan bangunan sains barat menjadikan materialisme
sebagai pondasinya.

JAWABAN 2
Karena perkembangan ilmu pengetahuan dan Teknologi sudah berkembang sangat pesat,
dibuktikan dengan keberhasilan dalam berbagai percobaan/penelitian dalam bidang Iptek.
Berbeda dengan zaman sebelumnya yang teknologinya masih terbatas.

51. Apa saja akibat kemajuan di dunia komputerisasi terhadap kemajuan pengetahuan tentang
alam ?

JAWABAN 1
Dengan adanya kemajuan di dunia komputerisasi menyebabkan kemajuan pengetahuan tentang
alam, sehingga lebih banyak lagi penemuan-penemuan tentang alam yang dapat dimanfaatkan
manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

JAWABAN 2
Perkembangan teknologi informasi sangat berpengaruh terhadap inovasi model pembelajaran.
Diawali dari penggunaan komputer dalam pembelajaran secara offline, kemudian berkembang
dengan penggunaan web dalam pembelajaran secara online.


52. Apa saja manfaat sumber belajar di dunia maya bagi kemajuan dunia sains ?

JAWABAN 1
Manfaat sumber belajar di dunia maya bagi kemajuan dunia sains yaitu:
- Sebagai sumber informasi (sumber ilmu) yang sangat cepat dan mudah didapat
- Dapat memunculkan metode-metode pembelajaran baru, untuk memudahkan siswa dalam
mempelajari sains

JAWABAN 2
Penemuan teknologi yang dapat digunakan sebagai fasilitas pendidikan seperti komputer, CD-
ROM & LAN telah mendorong inovasi model pembelajaran. E-learning memberikan pengaruh
besar dalam inovasi model pembelajaran. E-Learning identik dengan penggunaan teknologi
internet untuk menyampaikan materi kuliah.

53. Bagaimana cara paradigm holistic membantu memecahkan permasalahan secara global !
JAWABAN 1
Karakter pertama dalam sistem paradigma holistik-dialogis adalah pandangan ontologis yang
mendekonstruksi realitas yang padat, beku dan statis. Sistem paradigma holistik-dialogis
membalikkan skema metafisika Aristotelean.
Karakter kedua filsafat holistik-dialogis adalah sibernetik ekologis. Maksudnya adalah sebagai
suatu pandangan yang memperlakukan alam raya sebagai sistem hidup yang memiliki sistem
pengendalian dan pengaturan diri.
Karakteristik ketiga paradigma holistik-dialogis berkaitan dengan pandangan antropologisnya
bahwa subjek merupakan pengertian yang berkorelasi dengan subjek-subjek lain.
Keempat, paradigma holistik juga berkarakter realis pluralis, kritis konstruktif, dan sintesis-
dialogis. Oleh karena dibangun atas dasar dialog dan sintesis, maka paradigma holistik ini
dapat berdialog dengan pelbagai wilayah peradaban manusia, seperti dunia sains,
kebudayaan kontemporer dan realitas kehidupan global dengan segenap problematikanya.



JAWABAN 2
Dengan cara mempengaruhicara berpikir (kognitif), bersikap (afektif), dan bertingkah laku
(psikomotorik) baik dalam tataran filosofis, teoritis, dan praktek pendidikan dan pandangan
tersebut merupakan sesuatu yang telah menyatu dan membangundalam berbagai sistem dan
dimensi kehidupan pendidikan, baik dalam kegiatan dan wacana ilmiah maupun dalam
kehidupan sosial-budaya sehari-hari.Dalam paradigma holistic juga dilengkapi seperangkat
asumsi, konsep, nilai, dan praktek yang diterapkan dalam memandang realitias dalam sebuah
komunitas yang sama, khususnya dalam disiplin intelektual
54. Jelaskan bagaimana aspek estetik pada sains mempunyai tempat di dalam kehidupan
masyarakat modern !

JAWABAN 1
Sains yang pada awalnya merupakan suatu produk karya manusia yang bertujuan untuk
memenuhi atau menjadi jalan keluar dari suatu problematika yang dihadapi manusia, sesuai
dengan perkembangannya, pada masa modern selain pada fungsinya juga dituntut memiliki nilai
estetika (keindahan) disamping nilai (fungsi). Hal ini dicontohkan oleh para desainer produk
pakaian atau arsitektur pada bidaang konstruksi/perumahan. Pakaian yang tujuan awalnya
memiliki fungsi pelindung tubuh, sekarang memiliki fungsi nilai estetik.

JAWABAN 2
Masyarakat Modern dilihat dari berbagai Aspek estetik. Pada kehidupan masyarakat modern,
kerja merupakan bentuk eksploitasi kepada diri, sehingga, Kebudayaan itu kelihatan bukan
hanya dalam sains dan teknologi, melainkan, apa selera estetik dan cita rasanya, apakah
keyakinan-keyakinan moral dan religiusnya

55. Apa yang dimaksud pengembangan sains dengan metode semi empiris dewasa ini!
JAWABAN
Bukti empiris (juga data empiris, indra pengalaman, pengetahuan empiris, atau a posteriori)
adalah suatu sumber pengetahuan yang diperoleh dari observasi atau percobaan. Bukti
empiris adalah informasi yang membenarkan suatu kepercayaan dalam kebenaran atau
kebohongan suatu klaim empiris. Dalam pandangan empirisis, seseorang hanya dapat
mengklaim memiliki pengetahuan saat seseorang memiliki sebuah kepercayaan yang benar
berdasarkan bukti empiris. Hal ini bertolak belakang dengan pandangan rasionalism yang
mana akal atau refleksi saja yang dianggap sebagai bukti bagi kebenaran atau kebohongan
dari beberapa proposisi. Indra adalah sumber utama dari bukti empiris. Walaupun sumber
lain dari bukti, seperti ingatan, dan kesaksian dari yang lain pasti ditelusuri kembali lagi ke
beberapa pengalaman indrawi, semuanya dianggap sebagai tambahan, atau tidak langsung.
Dalam arti lain, bukti empiris sama artinya dengan hasil dari suatu percobaan. Dalam arti ini,
hasil empiris adalah suatu konfirmasi gabungan. Dalam konteks ini, istilah semi-empiris
digunakan untuk mengkualifikasi metode-metode teoritis yang digunakan sebagai bagian dari
dasar aksioma atau hukum postulasi ilmiah dan hasil percobaan. Metode-metode tersebut
berlawanan dengan metode teoritis ab initio yang secara murni deduktif dan berdasarkan
prinsip pertama.
Dalam sains, bukti empiris dibutuhkan bagi sebuah hipotesis untuk dapat diterima dalam
komunitas ilmiah. Secara normalnya, validasi tersebut dicapai dengan metode ilmiah dari
komitmen hipotesis, perancangan eksperimen, penelaahan sejawat, penelaahan lawan,
produksi ulang hasil, presentasi konferensi dan publikasi jurnal. Hal ini membutuhkan
komunikasi hipotesis yang teliti (biasanya diekspresikan dalam matematika), kontrol dan
batasan percobaan (diekspresikan dengan peralatan eksperimen yang standar), dan sebuah
pemahaman bersama dari pengukuran.
Ilmu Pengetahuan berkembang, jadi bersifat dinamis. Aktivitas untuk perkembangan ilmu
antara lain dengan kajian/risel (study, search, pursuit, inquiry, quest). Pembuktian kebenaran
ilmiah dan dinamika ilmu atau metode perkembangan ilmu yaitu dengan penelitian atau riset,
yang termasuk kedalam bagian metode semi empiris

56. Apakah lingkungan hidup mendapat tempat dalam sains modern? Dimana dan apa saja yang
dibahas !
JAWABAN
Iya lingkungan hidup mendapat tempat dalam sains modern karena Tidak dipungkiri tentu
perkembangan peradaban manusia modern tidak terlepas dari perkembangan sains dan
teknologi.
Tetapi melihat dampak langsung dan tak langsung dari perkembangan sains modern itu, cukup
menarik melihat kembali tujuan sains modern yg sebenarnya yaitu memanfaatkan alam bagi
kesejahteraan manusia. Teknologi sebagai penerapan sains utk kepentingan manusia ternyata
punya dampak yg cukup menakutkan. Dampak itu adalah dampak militer, dampak ekologis,
dampak sosial, dan dampak psikologis.
Dampak militer adalah potensi destruktif yg ditemukan sains ternyata serta merta dimanfaatkan
langsung oleh sebagai senjata pemusnah massal oleh kekuatan-kekuatan militer dunia. Sejarah
tak memungkiri keterlibatan ilmuwan dalam pengembangan senjata pemusnah massal.
Dampak ekologis adalah dampak tak langsung berupa pencemaran dan perusakan lingkungan
hidup oleh industri sebagai penerapan teknologi utk kpentingan ekonomi.
Industrialisasi adalah positif sementara pencemaran lingkungan, sebagai dampak tak
langsungnya adalah negatif.
Dampak sosial dan psikologis adalah keretakan sosial, keterbelahan personal, keterasingan
mental, yg dibawa misalnya antara lain oleh pola hidup urban yg mengikuti industrialisasi
ekonomi, demikian juga dengan penyalahgunaan obat-obatan hasil industri kimia utk
menaggulangi dampak neagtif urbanisasi tersebut.
Apa saja yang dibahas : yang dibahas adalah dampak positif dan negatif sains modern terhadap
lingkungan hidup serta cara menanganinya sebagai contoh Isu-isu lingkungan hidup seperti
dampak industrialisasi (yang muncul seiring dengan pesatnya kemajuan dalam bidang sains dan
teknologi), hujan asam, berlubangnya lapisan ozon, mencairnya gunung es di Antartika yang
mengakibatkan volume air laut meningkat, serta efek rumah kaca yang mengakibatkan suhu dan
iklim menjadi tidak menentu sehingga dapat mengancam kehidupan manusia dan penghuni
lainnya dibumi.

57. Jelaskan bagaimana cara teknologi memperlancar komunikasi antar ilmuwan di seluruh dunia
bahkan di alam raya ! ARDHA
JAWABAN
a) Meningkatkan aliran komunikasi : Dengan teknologi komunikasi ilmuwan yang terlibat
dalam ruang lingkup penelitian mampu mendapatkan informasi yang lebih cepat.
b) Mempermudah dalam berkomunikasi : Teknologi mempermudah dan mempercepat dalam
menjangkau dan menghubungi orang orang yang ada di dalam ruang lingkup penelitian.
c) Menurunkan biaya komunikasi: Berupaya meminimalis biaya informasi menjadi lebih
murah dengan tujuan peningkatan kinerja peneliti.
Mengubah struktur organisasi: Teknologi komunikasi telah mengubah keterbatasan
keterbatasan yang mengharuskan perusahaan agat terkait secara bersama sama dalam satu
lokasi atau ruangan, tetapi bisa saja karyawan internal berada dalam ruang yang berbeda dan
merekamasih bisa berhubungan dan bekerja sama pada waktu yang sama


58. Apa yang dimaksud dengan benar secara ilmiah dalam dunia ilmu pengetahuan alam ?
Apakah berbeda dengan konsep benar dalam wilayah kajian lain, berikan contohnya !
JAWABAN
a. Benar secara ilmiah adalah benar yang dapat diterima oleh akal dengan menggunakan
langkah-langkah prosedur ilmiah atau benar yang kebenarannya dapat diuji, dipelajari dan
dibuktikan secara empiris.
Jadi benar secara secara ilmiah dalam dunia ilmu pengetahuan alam adalah benarnya
pengetahuan alam yang di uji dengan teori dan dibuktikan adanya dengan berdasarkan data
dan fakta yang sebenarnya.
b. Berbeda dengan kajian diwilayah lain, misalkan diwilayah ilmu agama ada kebenaran yang
mutlak dan ada kebenaran yang harus diterima dengan keyakinan. Contoh adanya kehidupan
setelah kematian

59. Apakah kebenaran ilmiah dapat bersifat subyektif ? Jelaskan dengan contoh !

JAWABAN
Kebenaran dapat bersifat Subyektif
Kebenaran ilmiah dapat bersifat subyektif, apabila kebenaran merupakan kebenaran yang dapat
tidak dapat diterima setiap atau kebenaran yang tidak semua orang dapat memahami
kebenaran tersebut.
Contoh :
a. Pengetahuan biasa atau disebut ordinary knowledge atau common sense knowledge.
Pengetahuan seperti ini memiliki inti kebenaran yang sifatnya subjektif, artinya amat terikat
pada subjek yang mengenal.
b. Pengetahuan ilmiah, yaitu pengetahuan yang telah menetapkan objek yang khas atau
spesifik dengan menerapkan metodologi yang telah mendapatkan kesepakatan para ahli
sejenis. Kebenaran dalam pengetahuan ilmiah selalu mengalami pembaharuan sesuai
dengan hasil penelitian yang penemuan mutakhir.
Pengetahuan filsafat, yaitu jenis pengetahuan yang pendekatannya melalui metodologi
pemikiran filsafat, bersifat mendasar dan menyeluruh dengan model pemikiran analitis, kritis,
dan spekulatif. Sifat kebenaran yang terkandung adalah absolute-intersubjektif.


60. Sebutkan beberapa teori kebenaran yang pernah anda baca dengan serius dan berhubungan
dengan pengetahuan anda akan sains !
JAWABAN
1. TEORI KEBENARAN KORESPONDENSI
Teori kebenaran korespondensi adalah teori yang berpandangan bahwa pernyataan-
pernyataan adalah benar jika berkorespondensi terhadap fakta atau pernyataan yang ada di
alam atau objek yang dituju pernyataan tersebut.
2. TEORI KEBENARAN KOHERENSI ATAU KONSISTENSI
Teori kebenaran koherensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria koheren
atau konsistensi. Suatu pernyataan disebut benar bila sesuai dengan jaringan komprehensif
dari pernyataan-pernyataan yang berhubungan secara logis.
3. TEORI KEBENARAN PRAGMATIS
Teori kebenaran pragmatis adalah teori yang berpandangan bahwa arti dari ide dibatasi oleh
referensi pada konsekuensi ilmiah, personal atau sosial. Benar tidaknya suatu dalil atau teori
tergantung kepada berfaedah tidaknya dalil atau teori tersebut bagi manusia untuk
kehidupannya. Kebenaran suatu pernyataan harus bersifat fungsional dalam kehidupan
praktis.

61. Apakah sains adalah ilmu yang benar-benar pasti dalam kenyataannya ? Jelaskan !

JAWABAN
Tidak, karena kebanaran Sains adalah bersifat relatif, kebenaran dan keyakinan suatu
pengetahuan yang berbeda akan melahirkan persepsi yang beragam pula. Dengan persepsi yang
beragam pula akan semakin sulit bagi organisasi untuk menyimpulkannya, akan tetapi dengan
terus mempertanyakan dan mengkaji sebab-musababnya maka bukan tidak mungkin kita akan
menemukan kebenaran walau masih Relatif, akan tetapi dengan mendekati taraf keyakinan
suatu masalah yang diperdebatkan tersebut menjadi semakin baik.
Dengan demikian tidak ada kebenaran yang mutlak, melainkan pengecualian karena
keterbatasan kita sebagai manusia biasa, yang tidak memiliki kesempurnaan secara hakiki. Yang
olehnya itu, pengetahuan atas kebenaran yang diyakini merupakan sesuatu yang yang tak bisa
di identikkan untuk menjadi supply and demand di dalam menentukan suatu harga, melainkan
menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh bangsa kita.

62. Dimanakah kegunaan metode statistic dalam menjelaskan kebenaran sains ?Jelaskan !
JAWABAN
Statistik adalah Praduga nilai kebenaran dari parametrik, peran statistik dalam sains adalah alat
ukur pembuktian kebenaran dari sains yang bersifat pembuktian secara eksperimen.

63. Bagaiman acara para ilmuwan memberikan kepastian atas hasil pengukuran yang telah
dilakukan ? jelaskan !

JAWABAN
Para ilmuwan memberikan kepastian atas hasil pengukuran yang telah dilakukannya dengan
cara menguraikan langkah berdasakan cara berfikir ilmiah.
Langkah tersebut adalah merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, merancang eksperimen,
mengumpulkan data, menganalisis dan akhimya menyimpulkan.
Maka dari itu, ilmuwan tidak lain adalah orang yang mencari permasalahan dalam alam yang
bersifat kognitif, rasional dan teoritis yang nantinya akan menghasilkan sebuah ilmu. Karena
ilmu yang dikembangkan oleh para ilmuwan untuk mencapai kebenaran atau memperoleh
pengetahuan.
Dari sini tampak bahwa karakteristik yang mendasar dari Sains ialah kuantifikasi artinya gejala
alam dapat berbentuk kuantitas.Tingkat kepastian ilmu alam relatif tinggi mengingat obyeknya
yang kongkrit, karena hal ini ilmu alam lazim juga disebut ilmu pasti

64. Bagaimana sebaiknya ilmuwan sains membantu memecahkan permasalahan social yang ada ?
JAWABAN
Ilmuwan adalah seorang yang berkecimpung dalam beberapa bidang keilmuwan.
Ilmuwan merupakan profesi, gelar atau capaian professional yang diberikan masyarakat kepada
seorang yang mengabdikan dirinya pada kegiatan penelitian ilmiah dalam rangka mendapatkan
pemahaman yang lebih komprehensif tentang alam semesta, termasuk fenomena fisika,
matematis dan kehidupan sosial.
Kewajiban batiniah seorang ilmuwan ialah memberikan sumbangan pengetahuan baru yang
benar ke kumpulan pengetahuan benar yang sudah ada, walaupun ada tekanan-tekanan
ekonomi atau sosial yang memintanya untuk tidak melakukan hal itu, karena tanggung
jawabnya ialah memerangi ketidaktahuan, prasangka dan mitos di kalangan manusia mengenai
alam semesta ini.
Ilmuwan sebagai manusia yang diberi kemampuan merenung dan menggunakan pikirannya
untuk bernalar. Kemampuan berpikir dan bernalar itu pula yang membuat kita sebagai manusia
menemukan berbagai pengetahuan baru.
Pengetahuan baru itu kemudian digunakan untuk mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya
dari lingkungan alam yang tersedia di sekitar kita.
Sebagai contoh seorang ilmuwan di bidang Biologi menemukan vaksin penyakit polio,
penemuan ini digunakan untuk menekan angka kematian manusia akibat penyakit polio yang
suatu saat akan mewabah.

65. Apa saja kemungkinan pola hubungan antara ilmuwan dengan politikus yang mungkin terjadi
dalam kehidupan bernegara ?
JAWABAN
Menurut J. Habermas ada 3 model hubungan keja antara pihak ilmuan dengan pihak politisi,
yaitu :
1. Decicionistic Model. Menurut model ini, keputusan terakhir dari suatu kebijaksanaan public
berada di tangan para pemegang kekuasaan yang pada dasarnya lebih memberikan
perhatian pada konflik kepentingan dan nilai. Ilmuan hanya bertugas melayani kepentingan
kekuasaan sehingga kebijaksanaanya dapat dijalankan di masyarakat.
2. Technocratic model. Model kerjasama ini mengunggulkan peranan ilmuan professional.
Pemegang kekuasaan tergantung pada para ilmuan yang menjadikan dirinya sebagai salah
satu organ masyarakat. Asumsi dari pendekatan ini adalah kebutuhan para pemegang
kekuasaan atas kemajuan teknik dan kontinuitas rasionalitas dalam pemecahan masalah
teknik dan praktis.
3. Fragmatic model. Model ini melihat bahwa antara ilmuwan dan politisi terdapat interaksi
kritis dalam suatu diskusi yang dilengkapi dengan informasi dan pertimbangan-
pertimbangan ilmiah. Kedua belah pihak tidak saling memanfaatkan dan menguasai.
Hubungan antaranya bersifat timbal balik. Ilmuwan menasehati politisi dan politisi
mendorong ilmuwan untuk memikirkan kebutuhan-kebutuhan praktis masyarakat.
Diantara ketiga model tersebut, model yang paling mendekati tuntutan bagi demokrasi adalah
model fragmatis. Model Decicionistis hanya member kewenangan yang luas bagi politisi untuk
mengambil keputusan. Diskusi public kalaupun ada hanya berfungsi untuk memberikan
kemungkinan terbaik pada pengambilan keputusan. Menurut pendekatan ini, keputusan berada
diluar diskusi public.
Sebaliknya model teknokratis justru memberikan kesempatan yang luas bagi ilmuwan.
Kehidupan politik harus diatur oleh administrasi yang rasional. Ilmuwan dengan alas an itu
dapat menjadi elite politik yang karena memiliki kualifikasi professional dapat menentukan
sendiri segala-galanya. Oleh karena itu, baik model decicionistis maupun model technokratik
sama-sama tidak memberikan tempat bagi diskusi public yang menjadi fokus perhatian dari
model fragmatis. Hanya pendekatan fragmatis yang menegaskan bahwa hanya komunikasi
antara ilmuwan dan pelaku politik memecahkan masalah kebutuhan-kebutuhan praktis.

66. Bagaimana aspek kesadaran sebagai ilmuwan berkaitan dengan kehidupan ilmuwan sebagai
anggota masyarakat !
JAWABAN
Keterikatan antara ilmuwan dan masyarakat tidak dapat dipisahkan karena ilmuan merupakan
bagian dari masyarakat itu sendiri, ilmuwan bisa juga sebagai agen perubahan, menurut
Havelock (1973) agen perubahan adalah orang yang membantu terlaksanannya perubahan
sosial masyarakat. Pada tahap ini ilmuwan memasuki aspek aksiologis dimana penggunaan dan
pemanfaatan ilmu menuntut untuk berhubungan langsung dengan masyarakat yang sarat
dengan nilai-nilai moral atau etika yang bersumber dari agama atau tradisi budaya.
Bagaimanapun seorang ilmuwan bersikap netral dalam mengkaji dan menyimpulkan suatu
fakta tetapi pemanfaatan ilmu tersebut selalu berkaitan dengan nilai-nilai moral. Ilmuwan
merupakan bagian dari masyarakat, ilmuwan mengamati dan mengukur masyarakat seolah-
olah mereka terlepas dari masyarakat dan terbebas dari kepentingan pribadi serta semata-mata
menyandarkan diri pada kebenaran-kebenaran obyektif yang dihasilkan dari penelitian
ilmiah. Pada saatnya ilmuwan akan kembali kepada masyarakat dengan segala keterikatannya
terhadap komunitasnya, mengkomunikasikan hasil kajiannya untuk bersama-sama membangun
masyarakat kearah yang lebih baik. Ilmuwan memiliki tanggung jawab profesional dan tanggung
jawab sosial atas peran yang disandangnya. Tanggung jawab profesional lebih ditujukan kepada
komunitas ilmuwan dalam pertanggungjawaban moral yang berkaitan dengan landasan
epistemologis. Tanggung jawab profesional itu menyangkut asas-asas antara lain: kebenaran,
kejujuran, tanpa kepentingan langsung, menyandarkan diri pada kekuatan argumentasi,
rasional, obyektif, kritis, terbuka, pragmatis dan netral .
Dalam struktur masyarakat ilmuwan ada pada lapisan tengah yang seolah menjembatani antara
golongan elite dengan kelas bawah. Lapisan tengah merupakan posisi strategis sehingga
ilmuwan dapat menjangkau ke atas dan merambah ke lapisan bawah. Dalam kondisi seperti ini
ilmuwan dan intelektual dapat menjadi agen perubahan sosial. Posisi yang strategis ini harus
diikuti dengan kemampuan para ilmuwan untuk dapat berkomunikasi dengan elit politik
maupun masyarakat. Apabila ilmuwan mampu memberikan alternatif-alternatif kebijakan yang
dapat diterima oleh elite politik dan mampu mengkomunikasikannya kepada masyarakat,
niscaya tercipta hubungan yang harmonis antara elite politik, ilmuwan dan masyarakat.

67. Apa pentingnya risk manajement dalam menangani proses produksi di zaman modern ini ?
JAWABAN
Risk Management adalah sebuah strategi popular yang berupaya Untuk secara holistic
mengevaluasi dan mengelola semua resiko yang dihadapi oleh perusahaan. Implementasi risk
managemen akan meningkatkan kinerja perusahaan. Risk managemen menambah nilai dalam
berbagai cara, termasuk efesiensi yang lebih baik, lebih memahami resiko, dasar yang lebih baik
untuk alokasi sumber daya, mengurangi votalitas pendapatan.

68. Bagaimana perkembangan ilmu pengetahuan terjadi di zaman modern ini? Berikan contoh
untuk mendukung jawaban anda !
JAWABAN
Perkembangan ilmu pengetahuan yang terjadi pada zaman modern ini berlaju dengan cepat dan
pesat. Ditandai dengan berbagai penemuan-penemuan dalam berbagai bidang ilmu.
Perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman modern ini sesungguhnya sudah dirintis sejak
zaman Renaissance. Awal mula dari suatu masa baru ini ditandai oleh usaha besar dari
Descartes untuk memberikan kepada filsafat suatu bangunan yang baru. Filsafat berkembang
bukan pada zaman Renaissance itu, melainkan kelak pada zaman sesudahnya (Zaman Modern).
Renaissance lebih dari sekedar kebangkitan dunia modern. Renaissance ialah periode
penemuan manusia dan dunia, merupakan periode perkembangan peradaban yang terletak di
ujung atau sesudah Abad Kegelapan sampai muncul Abad Modern. Zaman ini juga disebut
sebagai zaman Humanisme. Maksud ungkapan ini ialah manusia diangkat dari Abad
Pertengahan yang mana manusia dianggap kurang dihargai sebagai manusia. Kebenaran diukur
berdasarkan ukuran Gereja (Kristen), bukan menurut ukuran yang dibuat manusia. Humanisme
menghendaki ukuran haruslah manusia. Karena manusia mempunyai kemampuan berpikir,
maka humanisme menganggap manusia mampu mengatur dirinya dan mengatur dunia.
Selain itu perkembangan ilmu pengetahuan juga ditandai dengan munculnya tokoh-tokoh
penemu dalam bidang sains yang berkembang karena semangat dan hasil empirisisme,
sementara Kristen semakin ditinggalkan karena semangat humanisme.
Tokoh penemu di bidang sains pada masa renaisans (abad 15-16 M) adalah : Nicolaus
Copernicus (1473-1543 M), Johanes Kepler (1571-1630 M), Galileo Galilei (1564-1643M), dan
Francis Bacon (1561-1626 M).
Selanjutnya tokoh penemu di bidang sains pada zaman modern (abad 17-19 M): Sir Isaac
Newton (1643-1727 M), Leibniz (1646-1716 M), Joseph Black (1728-1799 M), Joseph Prestley
(1733-1804 M), Antonie Laurent Lavoiser (1743-1794 M), dan J.J. Thompson.
Dan kemudian perkembangan ilmu pengetahuan pada abad ke-18 telah melahirkan ilmu
pengetahuan seperti taksonomi, ekonomi, kalkulus, dan statistika, sementara pada abad ke-19
lahirlah pharmakologi, geofisika, geomophologi, palaentologi, arkeologi, dan sosiologi. Pada
tahap selanjutnya, ilmu-ilmu zaman modern mempengaruhi perkembangan ilmu pada zaman
kontemporer.

69. Apa fungsi jurnal ilmiah dalam perkembangan ilmu itu sendiri !

JAWABAN
Jurnal ilmiah merupakan salah satu jenis jurnal akademik di mana penulis mempublikasikan
artikel ilmiah. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel
biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer
review (penelaahan sejawat).
Jurnal itu updating keilmuan yang diakui literasinya jadi bagus untuk kemajuan ilmu yang
bersangkutan, apalagi ilmu kan trus berkembang sehingga butuh jurnal, bukan hanya masalah
updating ilmu juga tapi legalitas dan menjaga plagiat.
Fungsi Jurnal ilmiah itu Tentu menambah kekayaan penelitian untuk meyelesaikan permasalah
kehidupan di dunia. jawaban untuk pertanyaan seperti ini akan berbeda- beda sesuai
kebutuhan, tapi menurut saya dengan adanya jurnal ilmiah dalam perkembangan ilmu tentu
berbagai permasalahan bisa diselesaikan dengan tepat sesuai dengan permasalahan yang ada
apalagi melalui berbagai penelitian.Tujuannya memperkaya ilmu pengetahuan untuk
menyelesaikan permasalahan dalam keilmuan
Jurnal tujuannya adalah publikasi karya ilmiah. Dengan adanya jurnal, sumber ilmu pengetahuan
itu legalitasnya terjamin. Sehingga dapat digunakan sebagai acuan.

70. Jelaskan menurut pendapat anda tentang perbedaan Pembelajaran Jarak Jauh dan
scientific inquiri ! berikan contohnya !
JAWABAN
Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ) adalah pembelajaran dengan menggunakan suatu media yang
memungkinkan terjadi interaksi antara pengajar dan pembelajar.
Dalam PPJ antara Pengajar dan Pembelajar berbeda tempat bahkan bisa dipisahkan oleh jarak
yang sangat jauh (Wikipedia), Contoh: melakukan PBB lewat Internet seperti EDMODO, Via sms,
Skype, dll.
Scientific Inquiri is Consisting in systematic Observation, measurement, and experiment and the
formulation, testing, and modification of hypotheses (wikipedia).
Cara mengetahui kebenaran suatu ilmu pengetahuan (Scientific Inquiri) yang terdiri dalam
pengamatan sistematis, pengukuran, dan percobaan, dan perumusan, pengujian, dan modifikasi
hipotesis.
Contoh: belajar matematika berdasarkan fakta yang ada, kemudian siswa membuat
hipotesa/konjektur, dan membuktikan konjektur dengan logis.
Jadi Kesimpulannya:
Jika perbedaannya sudah sangat jelas secara definisi Karena PPJ (Pembelajaran jarak jauh) dan
SI (Scientific inquiri) dua proses yang berbeda. Scientific inquiri bisa di jadikan metode untuk
melakukan pembelajaran jarak jauh, Misalnya: yaitu pengajaran dan pembelajar berada pada
tempat yang berbeda, Pengajaran dapat menggunakan metode Scientific inquri dengan
memandang pengetahuan sebagai hal yang harus di peroleh pembelajar secara mandiri yang
kemudian tetap di perhatikan kaidah seorang pengajar, terutama kontrol dan guide.
PPJ (Pembelajaran jarak jauh) dan SI (Scientific inquiri) itu dua hal yang berbeda/ uncomparable.
Kalau PPJ (Pembelajaran jarak jauh) mestinya di bandingkan dengan pembelajaran Tatap muka
(Konvensional), dari segi tempat belajar (kelas real - kelas Virtual), segi waktu (Sinkronize
Unsincronize), manajemen kelas, dll. Dan perlu di ingat juga bahwa pembelajaran jarak jauh
tidak sama dengan Kelas Jauh.