Anda di halaman 1dari 34

TUMOR JINAK ODONTOGEN

OLEH : TUTORIAL 2
SKENARIO
Seorang penderita laki-laki berusia 40 tahun datang ke dokter gigi mengeluhkan
gusi pada rahang bawah kiri agak bengkak. Pembengkakan tersebut tidak sakit
dan sudah dirasakan sejak dia berumur kurang lebih 25 tahun dan makin besar
tapi tumbuh lambat. Dari pemeriksaan intraoral terlihat pembengkakan
gingival mulai region 34 sampai region gigi 32, gigi tidak goyang, konsistensi
keras dan palapsi tidak fluktuasi. Ekstra oral : tampak pembengkakan di pipi kiri
bawah sehingga wajah asimetri, batas tidak jelas, konsistensi keras.
Pemeriksaan radiografik tampak gambaran radiopak disekitsr mahkota gigi 33
yang impaksi total. Massa radiopak yang dibatasi oleh tepi radiolusen.
Pemeriksaan HPA : menunjukkan terdapat gambaran material gigi yang
ireguler.
Mapping
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
SEL ODONTOGEN
NORMAL ABNORMAL
TUMOR JINAK
ODONTOGEN
PATOGENESIS
PEMERIKSAAN KLINIS
PEMERIKSAAN
RADIOGRAFIS
PEMERIKSAAN HPA
GAMBARAN KLINIS
ETIOLOGI
GAMBARAN
RADIOGRAFIS
GAMBARAN HPA
Learning Object
Mampu mengetahui dan menjelaskan definisi
tumor jinak odontogen.
Mampu mengetahui dan menjelaskan etiologi
tumor jinak odontogen.
Mampu mengetahui dan menjelaskan macam-
macam tumor jinak odontogen.
Mampu mengetahui dan menjelaskan
patogenesis tumor jinak odontogen.
Mampu mengetahui dan menjelaskan gambaran
klinis , gambaran HPA dan gambaran radiologi
dari masing-masing tumor jinak odontogen.

Definisi Tumor Jinak Odontogen
Tumor rongga mulut merupakan suatu
pertumbuhan jaringan baru yang abnormal
yang berasal dari sisa sel-sel atau epitel
odontogen, baik berupa jaringan epitel gigi,
mesenkim, atau keduanya.
Etiologi Tumor Jinak Odontogen
Faktor internal meliputi faktor yang
berhubungan dengan herediter dan faktor-
faktor pertumbuhan, misalnya gangguan
hormonal dan metabolisme
faktor eksternal terdiri dari trauma kronis,
iritasi termal kronis (panas atau dingin),
kebiasaan buruk dan obat-obatan.

Faktor predisposisi
Usia
Defisiensi Nutrisi
Merokok
Mikroorganisme
Makanan
Radiasi
Macam-Macam Tumor Jinak
Odontogen
Tumor yang berasal dari jaringan epitel
odontogen tanpa melibatkan ektomesenkim
odontogen:
Ameloblastoma
Calcifying ephitelial odontogenic tumor
Squamous odontogenic tumor
Clear cell odontogenic tumor
Tumor yang berasal dari jaringan epitel odontogen
dan melibatkan ektomesenkim odontogen dengan
atau tanpa pembentukan jaringan keras gigi:
Ameloblastic fibroma
Ameloblastic fibro-odontoma
Tumor-tumor odontoameloblastoma
Adenomatoid odontogenic tumor
Complex odontoma
Compound odontoma
Tumor yang berasal dari ektomesenkim odontogen
dengan atau tanpa melibatkan epitel odontogen:
Odontogenic fibroma
Myxoma
Cementoblastoma

Pada tumor jinak odontogenik ini prevalensi yang
sering terjadi adalah ameloblastoma, odontoma
dan cementoblastoma.
Ameloblastoma
Ameloblastoma adalah tumor epitelial
odontogenik yang berasal dari jaringan organ
enamel yang tidak menjalani diferensiasi
membentuk enamel. Secara radiografi
ameloblastoma dibagi menjadi tiga tipe, yaitu
solid atau multikistik, unikistik dan periferal
dimana ameloblastoma solid atau multikistik
paling sering terjadi dari seluruh kasus.
Gambaran Macam-Macam
Ameloblastoma
Keterangan A. Tipe multikistik B. Tipe
Unikistik C. Tipe Periferal
Odontoma
Odontoma merupakan jenis tumor odontogenik
yang paling umum. Tumor ini merupakan
perkembangan anomaly non agresif yang terdiri dari
enamel, dentin, sementum bahkan jaringan pulpa.
Menurut WHO, odontoma adalah tumor jinak
odontogen yang mengandung epitel odontogen dan
ektomesenkim odontogen dengan jaringan keras
gigi
Odontoma mempunyai dua tipe yaitu :
Compound odontoma mengandung struktur
seperti gigi yang kecil dan banyak
Complex odontoma mengandung massa
yang besar dari enamel dan dentin dan tidak
menyerupai gigi.
Cementoblastoma
Lesi cementoblastoma merupakan
jaringan kalsifikasi yang menyerupai
tulang. Biasanya lesinya melekat ke
apek gigi yang terkena.
Patogenesis
Neoplasia
Jaringan Labil Jaringan
Permanen
Mitosis Mitosis
Meregenerasi
kerusakan sel
Proliferasi Sel
Mengatur terjadinya
proliferasi ( ki 67 )
Menghentikan
control proliferasi
Represor gen
Ex : P 53
Neoplasia
Terganggu
Patogenesis ODONTOMA

Sel-sel odontogen mengalami apoptosis yang tidak
sempurna.
Sisa-sisa epitel yang inaktif itu bisa menjadi aktif
karena stimulus-stimulus oleh iritasi kronis,
sehingga sel-sel tersebut berproliferasi kembali dan
menjadi over proliferation.
Over proliferation ini terjadi pada dental lamina atau
pada sisa-sisa dental lamina.
Over proliferation ini membentuk lamina odotoma
dan membentuk multiple schizodontia (kondisi lokal
hiperatif dari dental lamina).
Patogenesis AMELOBLASTOMA
Sisa epitel enamel organ tidak terluruhkan secara
sempurna.
Penurunan produksi protein intrinsik, seperti
metalloprotein dan serin proteinase yang befungsi
untuk mendegradasi zona central enamel organ
setelah perkembangan gigi.
Sisa-sisa epitel enamel organ yang inaktif menjadi
aktif kaena stimulus-stimulus, sehingga aktif
membelah lagi dan menjadi ameloblastoma.

Patogenesis CEMENTOBLASTOMA

Proliferasi abnormal pada sel sementoblas dan
proses tersebut bercampur dengan struktur akar
pada sementum.
Selanjutnya, sel-sel abnormal ini terus berkembang
semakin besar, sehingga mengekspansi tulang
alveolar.


Gambaran Klinis, Radiografi,
dan Histopatologi
Ameloblastoma Solid atau Multikistik
Gambaran klinis
o Bisa terjadi pada perempuan dan laki-laki
o Prevalensi lebih tinggi pada kulit hitam
o Ekspansi pada rahang , tidak diserai rasa sakit, dan
parastesia.
o Terjadi pada regio mandibula terutama ramus asendens
Gambaran klinis ameloblastoma solid atau
multikistik
Odontoma
Pada gambar di atas terlihat adanya odontoma yang tererupsi
ke sebelah lingual.
Cementoblastoma
Tidak menimbulkan gejala (asimptomatik)
karena tidak ada tanda tanda infeksi
Dapat melibatkan seluruh gigi-geligi baik di
maksila maupun mandibula
Dapat menyebabkan ekspansi rahang dan
pemebngkakan pada regio gigi yang terlibat

Gambaran Radiografi
Ameloblastoma Solid atau Multikistik

Odontoma
Gambaran radiografis compound odontoma
Gambaran radiografis complex odontoma
Cementoblastoma
Gambaran radiografis sementoblas teknik oklusal
Gambaran radiografis sementoblas teknik panoramik
Gambaran Histopatologi
Ameloblastoma Tipe Follicular

Gambaran Histopatologi
Akantotic Ameloblastoma
Ameloblastoma akantotic menunjukkan proliferasi sel-sel tumor membentuk
processus atau seperti jari (1), dengan pembentukan seperti keratin pearl yang
esentris di daerah tengah yang merupakan diferensiasi dari sel-sel basal tumor (2)
1
2
Odontoma


Cementoblastoma


DAFTAR PUSTAKA
Lee, Chong Heon.2007. Complex and Compound
Odontomas are Clinico Pathological Entitues.
Korean Journal of Basic & Applied
Pathology.Vol.1:30 33

Syafriadi,Mei.2008.Patologi Mulut Tumor Neoplastik
dan Non Neoplastik Rongga Mulut. Yogyakarta: CV
Andi offset. P.41 - 42.

Yunus,Mohammad dkk.2009. Unicystic
Ameloblastoma A Distinct Clinicopathologic Entity.
Pakistan Oral & Dental Journal. Vol. 29,1

Trimakasih Atas
Perhatiannya