Anda di halaman 1dari 29

w

O
W
DIKELOMPOKKAN MENJADI
3;
Infeksi jamur sistemik
Infeksi jamur Subkutan
Infeksi jamur Opportunistik
INFEKSI
JAMUR
SISTEMIK :


- Histoplasmosis
- Coccidiodomycosis
- Blastomycosis
- Cryptococcosis
Etiologi :
- Histoplasmosis
Histoplasma
capsulatum
- Coccidiodomycosis
Coccidioides immitis
- Blastomycosis Bastomyces
dermatitidis
- Cryptococcosis
Cryptococcus neoformans



Infeksi di rongga
mulut :
Implantasi sputum yang
terinfeksi jamur.
Penyebaran jamur secara
hematogen dari paru-paru
.
pada lidah, palatum,
dan gingival
Dapat mengenai daerah bekas
ekstraksi
Terdapat massa
granulasi dg ulserasi
yg sangat nyeri, indurasi

Penderita batuk kronis, demam ringan
malaise, dan kehilangan berat badan

HISTOPATOLOGI
- inflamasi granulomata
- Terdapat mikroorganisme
penyebab
- dominasi makrofag dan sel giant
multinucleat
- Hiperplasia pseudoepitheliomata

DIAGNOSIS
Biopsi
Kultur

DD ;
Ulserasi kronis, nonhealing
Squamous cell carcinoma
Trauma kronis
Oral TB
Syphilis



TERAPI
Ketoconazole
Fluconazole
Amphotericin B
Pembedahan


INFEKSI JAMUR
SUBKUTAN
- Sporotrichosis

ETIOLOGI & PATHOGENESIS
Etiologi : Sporothrix
schenckii
Manifestasi di rongga
mulut
implantasi jamur pd
mukosa dari
kontaminasi tanah atau
tumbuhan berduri
nodula subkutan ulser
GAMBARAN KLINIS
Pada kulit : tampak nodula berwarna
merah, kmd pecah eksudat dan
ulserasi
Di rongga mulut : tampak ulser kronis
nonspesifik
Dapat terjadi Limfadenophathy

HISTOPATOLOGI
Inflamasi granulomata
Abses sentral dapat ditemukan pada
beberapa granulomata
Hiperplasia pseudoepitheliomata
Terdapat Jamur penyebab.




DIAGNOSIS
Biopsi
Kultur pada agar
sabouraud

TERAPI
Larutan potassium
iodida
Jika alergi bisa
dengan
ketoconazole.



INFEKSI JAMUR
OPPOTUNISTIK
- Phycomycosis (Mucormycosis)
- Aspergilosis


ETIOLOGI & PATOGENESIS
Normal ditemukan pada jamur
roti atau pada buah dan sayur
yang busuk
Infeksi Opportunistik.



Aspergilosis; infeksi dari Aspergillus
Infeksi terjadi terutama pada
penderita :
diabet ketoasidosis,
immunosupresif,
penerima transplatasi,
malignant progresif,
terapi steroid,
radiasi,
infeksi HIV dan AIDS
Rute infeksi melalui traktus
gastrointestinal dan respiratory.
GAMBARAN KLINIS
Lesi sering pada nasal cavity, sinus
paranasal dan oropharynx.
Rasa sakit dan pembengkakan
mendahului ulserasi.
Jaringan nekrosis menyebabkan
perforasi palatum
Komplikasi : meluas sampai mata
dan otak.
Jamur cenderung invasi pd dinding
arterial penyebaran secara
hematogen.
HISTOPATOLOGI
Terdapat infiltrat inflamasi
akut dan kronis
Terdapat jamur penyebab
Karakteristik; dinding
pembuluh darah nekrotik,
mengandung thrombi dan
jamur
DD
Perforasi lesi palatal
Gumma nekrosis spt pada
sifilis stadium 3
Midline granulomma (T-cell
lyphoma)
Wegeners granulomatosis
Keganasan pd nasal dan
sinus (squamous cell
carcinoma, salivary gland
adenocarcinoma)


TERAPI
Amphotericin B : drug of
choice
Debridemen pembedahan
dari lesi
Prognosis tgt keparahan
penyakit dan terapi yang
tepat
Kematian relatif sering
pada infeksi ini.

Etiologi dan patogenesis
Etiologi: jamur Candida albicans
opportunistik
Spesies yg lain dari candida (jarang) :
C. parapsilosis
C. tropicalis
C. glabrata
C. krusei
C. pseudotropicalis
C. guilliermondi.
FAKTOR PREDISPOSISI :
PERUBAHAN STATUS IMMUNOLOGY HOST
YANG MELIPUTI:
diskrasia darah atau keganasan,
orang tua / bayi,
terapi radiasi atau kemoterapi,
infeksi HIV atau penyakit deffisiensi imun lain
diabetes mellitus,
kehamilan,
abnormal kelenjar endokrin,
hipotiroidism atau hipoparatiroidism
terapi kortikosteroid.
Faktor yang mengubah
kondisi rongga mulut, seperti
xerostomia, terapi antibiotik,
OH buruk, malnutrisi,
defisiensi vitamin, perokok,
dan displasia epitel mulut.
FAKTOR PREDISPOSISI
Manifestasi oral
candidiasis
1. Acute :
Acute pseudomembranous
candidiasis (moniliasis,
thrush).
Acute atrophic candidiasis
(antibiotic sore tongue).
2. Chonic:
Chronic atrophic candidiasis
(denture stomatitis).
Chronic hyperplastic
candidiasis mirip
leukoplakia


Acute
Pseudomembranous
Candidiasis (Thrush)
Klinis : plak, lunak
atau
pseudomembran,
putih, tebal, sakit.
Pada bayi dan
usia tua
terapi radiasi dan
kemoterapi
(lekemia, tumor)
Acute Atrophic Candidiasis

Klinis : serupa thrush tanpa
pseudomembrane, atropi,
Erythematous, sakit
Chronic Atrophic
Candidiasis

berhubungan dengan
denture.
Klinis : mukosa dibawah
denture erythema dengan
garis batas yang jelas.
Chronic Hyperplastic Candidiasis

Klinis: Plaque
keratotik putih
sukar dikerok,
batas tidak tentu,
halus
Berpotensi ke
arah premalignant
Candida
Leukoplakia
HPA :
parakeratosis,
hiperplasi
pseudoepitheliom
ata, sel radang
khonis>>

DD;
Chemical burn
Traumatik ulser
Mucous patches dr sifilis
Lesi putih keratotik
Lichen planus erosif
Discoid lupus
erythematosus

Tx
Eliminir faktor
predisposisi
Topikal : nystatin,
Clotrimazole
Systemik : fluconazole,
ketoconazole.