Anda di halaman 1dari 64

disusun untuk proses pembelajaran tengah semester pertama

Tahun Pelajaran 2014 2015


oleh
MGMP Matematika SMA Katolik Frateran Surabaya

dicetak terbatas untuk kalangan sendiri Juni 2014


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
- 1 -

PENGANTAR
Matematika adalah bahasa universal untuk menyajikan gagasan atau pengetahuan
secara formal dan presisi sehingga tidak memungkinkan terjadinya multi tafsir.
Penyampaiannya adalah dengan membawa gagasan dan pengetahuan konkret ke
bentuk abstrak melalui pendefinisian variabel dan parameter sesuai dengan yang
ingin disajikan. Penyajian dalam bentuk abstrak melalui matematika akan
mempermudah analisis dan evaluasi selanjutnya.
Permasalahan terkait gagasan dan pengetahuan yang disampaikan secara matematis
akan dapat diselesaikan dengan prosedur formal matematika yang langkahnya
sangat presisi dan tidak terbantahkan. Karenanya matematika berperan sebagai alat
komunikasi formal paling efisien.
Perlu kemampuan berpikir kritis-kreatif untuk menggunakan matematika seperti
uraian diatas:
menentukan variabel dan parameter,
mencari keterkaitan antar variabel dan dengan parameter,
membuat dan membuktikan rumusan matematika suatu gagasan,
membuktikan kesetaraan antar beberapa rumusan matematika,
menyelesaikan model abstrak yang terbentuk, dan
mengkonkretkan nilai abstrak yang diperoleh.

Matematika sebagai bagian dari Kurikulum 2013 harus menekankan pentingnya
keseimbangan kompetensi :
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN

Kemampuan matematika perlu dibentuk melalui pembelajaran berkelanjutan:
dimulai dengan meningkatkan pengetahuan tentang metode-metode matematika,
dilanjutkan dengan keterampilan menyajikan suatu permasalahan secara matematis
dan menyelesaikannya,
akhirnya diharapkan bermuara pada pembentukan sikap jujur, kritis, kreatif, teliti,
dan taat aturan.

Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, peserta didik
diarahkan dan diberanikan untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan
terbentang luas di lingkungan sekitarnya.

MATEMATIKA WAJIB dan PEMINATAN
Materi matematika wajib adalah bahan ajar yang harus dikuasai oleh setiap peserta
didik kelas x, sedangkan materi matematika peminatan adalah bahan ajar yang perlu
dikuasai oleh setiap peserta didik yang memilih bidang peminatan matematika dan ilmu
alam dan/atau peserta didik yang memilih matematika sebagai mata pelajaran lintas
pemintan.




- 2 -

SEBARAN MATERI MATEMATIKA
KURIKULUM 2013

WAJIB PEMINATAN
K
E
L
A
S

X

1. Eksponen dan Logaritma
2. Persamaan dan Pertidaksamaan
Nilai Mutlak
3. Sistem Persamaan dan
Pertidaksamaan Linier Dua
Variabel, dan Sistem Persamaan
Linier Tiga Variabel
4. Matriks
5. Relasi dan Fungsi
6. Barisan dan Deret
7. Persamaan dan Fungsi Kuadrat
8. Geometri
9. Trigonometri
10. Limit Fungsi Aljabar
11. Statistika
12. Peluang
1. Fungsi Eksponensial dan
Logaritma
2. Sistem Persamaan Linier dan
Kuadrat Dua Variabel
3. Sistem Pertidaksamaan Kuadrat
Dua Variabel
4. Pertidaksamaan mutlak,
pecahan, dan irrasional
5. Geometri Bidang Datar
6. Persamaan Trigonometri
K
E
L
A
S

X
I

1. Program Linier
2. Matriks
3. Komposisi Fungsi dan Fungsi
Invers
4. Barisan dan Deret Tak Hingga
5. Hubungan Antar Garis
6. Rumus-rumus Segitiga
7. Statistika
8. Aturan Pencacahan
9. Persamaan Lingkaran
10. Transformasi Geometri
11. Turunan Fungsi
12. Integral
1. Polinomial
2. Irisan Kerucut
3. Irisan Dua Lingkaran
4. Statistika
5. Limit Fungsi
6. Turunan fungsi trigonometri
7. Aplikasi Turunan Fungsi
K
E
L
A
S

X
I
I

1. Bunga, Pertumbuhan, dan
Peluruhan
2. Induksi matematika
3. Diagonal ruang, Diagonal bidang,
Bidang diagonal
4. Integral
1. Penerapan Matriks.
2. Vektor
3. Matematika Keuangan
4. Komposisi dan transformasi
geometri
5. Dimensi Tiga
6. Trigonometri
7. Integral Tentu
8. Integral Parsial



Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
- 3 -
PENGALAMAN BELAJAR
Penulisan sederhana ini bertujuan memberikan pengalaman belajar bagi peserta didik,
agar nantinya dapat menentukan bidang peminatan dan/atau pemilihan mata pelajaran
lintas minat yang akan diambilnya, maka beban pembelajaran matematika hingga
tengah semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015 diatur sebagai berikut,





Secara umum materi wajib akan disajikan melalui model pembelajaran langsung dan
penugasan kelompok sedangkan untuk pengajaran materi peminatan akan disajikan
melalui beberapa model pembelajaran lainnya disertai penugasan individual, hal tersebut
dimaksudkan agar peserta didik memperoleh pengalaman belajar komprehensif,
sekaligus dapat membantu peserta didik menetapkan arah bidang peminatan belajar
dan/atau pemilihan matematika sebagai mata pelajaran lintas peminatan pada semester
semester selanjutnya.

PENILAIAN
Hingga Tengah Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015, Ranah penilaian materi
matematika wajib dan/atau peminatan meliputi :
KOGNITIF (pengetahuan)
adalah ranah penilaian yang mengukur tingkat penguasaan pengetahuan peserta
didik meliputi : KEMAMPUAN MATEMATISASI kemampuan mentransformasi
masalah yang didefinisikan dalam kehidupan sehari-hari ke dalam bentuk matematis
(yang mencakup struktur, konsep, membuat asumsi, dan atau merumuskan model),
atau menafsirkan, mengevaluasi hasil matematika atau model matematika dalam
hubungannya dengan masalah kontekstual . KEMAMPUAN ABSTRAKSI kemampuan
menemukan pemecahan masalah tanpa hadirnya objek permasalahan itu secara
nyata, dalam arti peserta didik melakukan kegiatan berpikir secara simbolik atau
imajinatif terhadap objek permasalahan itu. POLA PIKIR DEDUKTIF pola berfikir
dengan menggunakan analisa yang berpijak dari pengertian-pengertian atau fakta-
fakta yang bersifat umum, kemudian diteliti dan hasilnya dapat memecahkan
masalah khusus. KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (berpikir kritis, dan
berpikir kreatif). Berpikir Kritis adalah berpikir secara beralasan dan reflektif dengan
menekankan pada pembuatan keputusan tentang apa yang harus dipercayai atau
dilakukan. Berpikir Kreatif
adalah berpikir baru yang diperoleh dengan mencoba-coba dengan keterampilan
berpikir lancar, luwes, orisinal, dan elaborasi.
UNIT 1
MATERI WAJIB : Eksponen, Bentuk Akar dan Logaritma dilanjutkan MATERI
PEMINATAN : Fungsi Eksponensial dan Logaritma
UNIT 2
MATERI WAJIB : Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak, Sistem
Persamaan dan Pertidaksamaan Linier Dua Variabel, dan Sistem Persamaan
Linier Tiga Variabel dilanjutkan MATERI PEMINATAN : Sistem Persamaan Linier
dan Kuadrat Dua Variabel


- 4 -


Penilaian kognitif pada raport dilakukan dengan menggunakan huruf : A B C D
yang dilakukan melalui bobot konversi skoring sesuai dengan tabel dibawah ini

SKOR SKORING NILAI
95 100 3,67 4.00 A

88 94 3,34 3,66 A


82 87 3,01 3,33 B
+
75 81 2,67 3,00 B
69 74 2,34 2,66 B


62 68 2,01 2,33 C
+
56 61 1,67 2,00 C
49 55 1,34 1,66 C


43 48 1,01 1,33 D
+
< 42 < 1,00 D


- Pembobotan skoring untuk penilaian pada raport semester I / II diperoleh sesuai
dengan aturan pada peraturan akademik


Nilai kognitif peserta didik pada unit tertentu adalah nilai murni hasil ulangan
harian / uji kompetensi, yang akan dilakukan dengan tes tertulis berbentuk pilihan
ganda dan uraian dengan pembobotan skor 40 : 60 (10 butir soal bentuk pilihan
ganda dan 6 butir soal uraian dengan pembagian tingkat kesukaran 3 mudah, 2
sedang dan 1 sulit.
MATERI ULANGAN HARIAN
- 30% soal berasal dari masalah yang dibuat siswa untuk bahan diskusi kelas
- 40% soal berasal dari latihan uji kompetensi yang dibuat guru untuk salah
satu komponen penilaian psikomotor (keterampilan menyelesaikan masalah)
- 30% soal berasal dari soal soal latihan pada buku pegangan dan/atau buku
penggayaan lainnya


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
- 5 -
PSIKOMOTOR (keterampilan)
adalah ranah penilaian yang merepresentasikan tingkat keterampilan peserta didik
dalam menyelesaikan masalah matematika, ketrampilan berkolaborasi, kemampuan
dan keterampilan berkomunikasi dengan bahasa lisan maupun tulisan.



Penilaian pada raport dilakukan dengan menggunakan huruf : A B C D yang
dilakukan melalui bobot konversi skoring sesuai dengan tabel dibawah ini

SKORING NILAI
3,67 4.00 A

3,34 3,66 A


3,01 3,33 B
+
2,67 3,00 B
2,34 2,66 B


2,01 2,33 C
+
1,67 2,00 C
1,34 1,66 C


1,01 1,33 D
+
< 1,00 D

- Pembobotan skoring untuk penilaian pada raport semester I / II diperoleh sesuai
dengan aturan pada peraturan akademik


Nilai psikomotor peserta didik pada unit bahasan tertentu berasal dari skor rata
rata hasil pengamatan pengajar pada proses pembelajaran kelas, diskusi kelas dan
hasil penugasan melalui komponen penilaian berikut :
KOMPONEN PENILAIAN PSIKOMOTOR
- Kelengkapan dan kerapian catatan peserta didik terkait dengan materi
pembelajaran
(skor : 0 1 2 3 4)
- Kelengkapan, kerapian dan kejelasan penyelesaian latihan uji kompetensi
yang ditugaskan oleh pengajar
(skor : 0 1 2 3 4)
- Aktivitas peserta didik dalam kelompok penugasan dan diskusi
(skor : 0 1 2 3 4)
- Kemampuan dan keterampilan berkomunikasi dengan bahasa lisan maupun
tulisan dalam diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)


- 6 -
AFEKTIF (sikap)
adalah ranah penilaian yang merepresentasikan keadaan khusus peserta didik
terhadap proses pembelajaran yang diikutinya, cara belajar matematika, rasa
percaya diri dalam belajar matematika, tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas
yang diberikan, keberanian mencoba dan kegigihan dalam menyelesaikan
permasalahan matematika, kemampuan bekerjasama , penghargaan budaya dan
penerimaan individu atas berbagai perbedaan yang terjadi, serta jujur dalam
mengungkapkan pendapat.



Penilaian pada raport dilakukan dengan menggunakan huruf : A B C D yang
dilakukan melalui bobot konversi skoring sesuai dengan tabel dibawah ini

SKORING NILAI
3,34 4.00 SB

2,34 3,33 B
1,34 2,33 C

< 1,33 K

- Pembobotan skoring untuk penilaian pada raport semester I / II diperoleh sesuai
dengan aturan pada peraturan akademik


Nilai afektif peserta didik pada unit bahasan tertentu berasal dari skor rata rata
hasil pengamatan pengajar pada sikap dan karakter peserta didik melalui
komponen berikut :
KOMPONEN PENILAIAN PSIKOMOTOR
- Kehadiran dan fokus perhatian peserta didik pada pembelajaran kelas
(skor : 0 1 2 3 4)
- Ketepatan waktu penyerahan tugas dan/atau pengerjaan latihan uji
kompetensi yang ditugaskan oleh pengajar
(skor : 0 1 2 3 4)
- Sikap peserta didik terhadap pengajar dan rekan rekannya pada sesi
pembelajaran maupun sesi diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)
- Kejujuran peserta didik pada pelaksanaan ulangan harian
(skor : 0 4)


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
- 7 -
UNIT 1

EKSPONEN, BENTUK AKAR dan LOGARITMA
(Materi Wajib)

BILANGAN BERPANGKAT BULAT POSITIF
Bilangan berpangkat bulat positif adalah bentuk penulisan bilangan yang digunakan untuk
menyederhanakan operasi perkalian berulang terhadap sebuah bilangan.
Lambang bilangan berpangkat terdiri atas dua bagian yaitu :
Basis (bilangan pokok)
Pangkat (eksponen)
didefinisikan sebagai berikut,


SIFAT SIFAT BILANGAN BERPANGKAT BULAT POSITIF
Dibawah ini adalah sifat sifat dasar yang berlaku pada bilangan berpangkat positif. Jika
al Re b , a e dan m , n adalah bilangan bulat positif dengan n m >

) n m ( n m
a a . a
+
=

) n m (
n
m
a
a
a

= , dengan 0 a =
( )
) mn (
n
m
a a =
( )
n n n
b . a b . a =

n
n
n
b
a
b
a
=
|
.
|

\
|
, dengan 0 b =

BILANGAN BERPANGKAT NOL dan BILANGAN BERPANGKAT BULAT
NEGATIF
Dengan mempertahankan sifat sifat bilangan berpangkat positif tersebut diatas, dapat
diturunkan sifat bilangan berpangkat negative dan nol, sebagai akhibat dari system operasi
aljabar terdahulu, didefinisikan berikut,

CatataN PenuliS
sifat sifat yang berlaku pada bilangan berpangkat bulat positif juga berlaku untuk bilangan
berpangkat bulat negatif.
Bilangan berpangkat dikatakan sederhana jika dan hanya jika bagian pangkatnya adalah
bilangan positif.
Jika dan n adalah bilangan bulat positif maka
Jika dengan n c bilangan bulat positif
maka, dan



- 8 -

BILANGAN BERPANGKAT RASIONAL POSITIF
Dibawah ini adalah pendefinisian dari bilangan berpangkat pecahan.
Jika a b
n
= maka
n
a b = (dibaca b adalah akar ke-n dari a)
dari a b
n
= jika kedua ruas dipangkatkan dengan
n
1
, maka
( )
n
1
n
1
a b
n
=
n
1
a b =
dari kedua fakta tersebut, maka dapat dinyatakan hubungan antara akar ke-n suatu bilangan
dengan bilangan berpangkat rasional,
sebagai berikut,

CatataN PenuliS
sifat sifat yang berlaku pada bilangan berpangkat bulat juga berlaku untuk bilangan
berpangkat rasional

BILANGAN BERPANGKAT RASIONAL NEGATIF
Dari pendefinisian terdahulu tentang bilangan berpangkat bulat negative dan bilangan
berpangkat rasional positif, maka dapat pula diartikan makna dari bilangan berpangkat rasional
negative, sebagai berikut

CatataN PenuliS
Sifat sifat yang berlaku pada bilangan berpangkat tersebut diatas berlaku pula pada
bilangan berpangkat rasional negatif
Bilangan berpangkat pecahan dikatakan sederhana atau memiliki makna jika dan hanya jika
dinyatakan sebagai bilangan bentuk akar

BILANGAN RASIONAL
Bilangan Rasional atau bilangan pecahan, yaitu suatu ekspresi matematika untuk
menyatakan suatu nilai yang dinyatakan sebagai
q
p
dimana Bulat q , p e dan 0 q = .
3 ;
3
2
;
2
1
;
2
1
2 ; 1,12121212 ; adalah contoh bilangan rasional.

BILANGAN IRASIONAL
Bilangan Irasional yaitu suatu ekspresi matematika untuk menyatakan suatu nilai, tetapi
tidak dapat dinyatakan sebagai bentuk
q
p
dimana Bulat q , p e dan 0 q = . 2 ; 3 ;
5 ;
3
4 ; t ; e ; log 2 , 10 log
3

adalah contoh bilangan irasional.
dan selanjutnya



Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
- 9 -
BILANGAN BENTUK AKAR
Bilangan Bentuk Akar adalah salah satu ekspresi matematika yang menyatakan
suatu nilai yang tidak dapat dinyatakan sebagai bentuk rasional, atau secara
sederhana adalah suatu nilai yang dinyatakan sebagai
n
p (dibaca akar ke-n dari p)
dimana al Re pe dan Positif Bulat n dengan , 2 n e >

CatataN PenuliS
untuk n = 2 maka derajat dari bentuk akarnya tidak dituliskan. misal 5

3
12 adalah bentuk akar sejati sebab 12 tidak dapat dinyatakan sebagai x
3
dengan
Bulat xe

3
8 adalah bukan bentuk akar sejati sebab 8 dapat dinyatakan sebagai x
3
dengan
Bulat xe

MENYEDERHANAKAN BENTUK AKAR BERDERAJAT DUA
Suatu bentuk akar berderajat dua ( a ) dikatakan sederhana jika dan hanya jika
bilangan dibawah tanda akar adalah bilangan prima atau hasil perkalian bilangan
bilangan prima yang berbeda, misalnya 10 sebab (= 2 . 5 adalah perkalian bilangan
prima yang berbeda) Maksudnya : 2 , 10 adalah salah satu contoh bilangan bentuk
akar yang sederhana


OPERASI ALJABAR PADA BENTUK AKAR BERDERAJAT DUA


BENTUK AKAR KHUSUS
ab 2 b a + = b a , dengan a > b
ab 2 b a + + = b a +

Definisi :




TEORI
Untuk maka dan
Jika dan c adalah bilangan rasional positif dan

maka
?
?
?
?


- 10
-
MERASIONALKAN PENYEBUT PECAHAN BENTUK AKAR DERAJAT
DUA
Suatu pecahan dikatakan sederhana jika penyebutnya adalah bilangan bulat atau
dengan kata lain jika suatu pecahan masih mengandung bentuk akar pada bagian
penyebutnya, maka harus diupayakan suatu operasi yang lazim disebut
merasionalkan penyebut.
Prinsip utama dari merasionalkan penyebut suatu pecahan adalah mengalikan
penyebutnya dengan bentuk sekawannya yaitu sebuah bentuk yang akan
menghasilkan bilangan rasional jika dilakukan operasi perkalian terhadapnya


PENGANTAR LOGARITMA
Menentukan nilai x yang memenuhi persamaan pangkat sederhana tentunya bukanlah hal yang
sulit mengingat hal tersebut mestinya sudah dipahami dengan baik melalui pembelajaran
sebelumnya. Jika diketahui 8 2
x
= maka tentu jawabnya adalah x = 3, tetapi Bagaimana
dengan masalah menentukan nilai x yang memenuhi persamaan 9 2
x
=

LOGARITMA
Definisi :

Tanda : dibaca ekuivalen (boleh dinyatakan sebagai / boleh ditulis sebagai)
Untuk logaritma dengan basis 10 umumnya tidak dituliskan ( 7 log 7 log
10
= )

SIFAT SIFAT LOGARITMA
Jika x , y > 0 , a > 0 dan a 1 , maka berlaku :
(1) 0 1 log
a
=
(2) 1 a log
a
=
(3) x a log
x a
=
(4) x a
x log
a
=
(5) y log x log ) xy ( log
a a a
+ =
(6) y log x log ) ( log
a a
y
x
a
=
(7) x log . n x log
a n a
=
(8)
a log
1
a log
x log
x log
x p
p
a
= =

(9) y log y log . x log
a x a
=
(10) x log x log
a n a
n
=
(11) x log . x log
a
m
n n a
m
=



, dengan



Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
11

Dibawah ini adalah contoh soal terkait materi bahasan tersebut diatas. Pembahasan contoh soal
berikut akan dilakukan oleh pengajar pada pembelajaran kelas, tetapi tidak tertutup
kemungkinan bagi anda untuk mencoba menyelesaikannya terlebih dahulu.

Tentukan bentuk sederhana dari :
1. 128
2. 294 3
3.
2
1

4.
4
27

5.
8
3
2
6. 27 2 48 3 5 +
7. 7 5 63 28 7 4 +
8. ( )( ) 2 4 3 2 32 12 +
9.
108
96 x 6

10.
32
3 2 x 2 3

11. 24 5
12. 3 4 7 +
13. 7 6 16
14.
2
2

15.
6 2
2 3 3 2

16.
2 1
2 2
+

17.
2 2
2 2
+


18.
2 3
2 3 3 2
+


19.
7 6 16
7 3
+


20.
3 2 1
1
+ +

21. Tentukanlah nilai dari
4
3
1
2
|
.
|

\
|



22. Tentukanlah nilai dari
( )
( )
4
4
2 4
2 x 28
16 x 8 x 14


23. Tentukanlah nilai dari

125 500
500 1000
16 x 6
3 x 2

24. Tentukanlah nilai dari ( )
3
2
27
25. Tentukanlah nilai dari
3
2
1
64 27 8
3
1
3
2
+
26. Tentukanlah nilai dari
4
1
3
1
2
1
81
1
27
8
9
4
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|

27. Tentukanlah nilai dari
4
1
3
1
2
1
16
1
27
8
9
1

|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|

28. Sederhanakan dan nyatakan hasilnya
dalam notasi ilmiah
( ) ( )
7 2
11
10 x 5 , 2 : 10 x 4
10 x 5 , 8


29. Sederhanakan dan nyatakan hasilnya
dalam notasi ilmiah

000 . 000 . 120 x 0,0000018
00006 0000000000 , 0 x .000 24.000.000

Dikerjakan pada buku catatan (AKTIVITAS KELAS)


12
30. Nyatakan hasilnya dalam bentuk
akar
3
1
x 2


31. Nyatakan hasilnya dalam bentuk
akar
( )
3
1
2
1
x 2
x x 2 . x
2


32. Tentukanlah nilai dari 8 log
2

33. Tentukanlah nilai dari
16
1
log
2

34. Tentukanlah nilai dari 2 log
16
1
2 2

35. Tentukan bentuk sederhanakan dari :
36 log 3 log . 3 2 log . 2
9 9 9
+
36. Tentukan bentuk sederhanakan dari :
9
1
25 3
log . 5 log . 2
37. Tentukan bentuk sederhanakan dari :
8 log . 3 log
5 log . 2 3 log 10 log . 2
3 2
2 2 2 2
+

38. Jika a 3 log
2
= dan b 5 log
3
= .
Tentukanlah nilai dari
10
3
6
log
39. Jika a 3 log
2
= , b 5 log
3
= dan
c 7 log
5
= , Tentukanlah nilai dari :
14 log
3

40. Jika a 3 log
2
= , b 5 log
3
= dan
c 7 log
5
= , Tentukanlah nilai dari :
21 log




Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
13
Pengajar matematika adalah orang yang dapat berperan sebagai fasilitator
proses pembelajaran, sehingga bahan belajar atau permasalahan
pembelajaran tidak selalu harus berasal dari pengajar sebab peserta didik
juga memiliki kemampuan dan kesempatan dalam mengakses informasi dari
berbagai sumber belajar.
Pembelajaran matematika selain ditujukan untuk meningkatkan
keterampilan peserta didik dalam berkolaborasi dan berkomunikasi dengan
bahasa lisan maupun tulisan, juga ditujukan sebagai sarana pembentukan
sikap, oleh karena itu pada setiap sesi pengajaran suatu unit bahasan akan
selalu terdapat sesi diskusi kelompok dimana bahan diskusi dapat disediakan
oleh pengajar maupun disediakan oleh peserta didik.



Sebelumnya terlebih dahulu ditentukan
kelompok sebagai berikut :
MEMBUAT PERMASALAHAN Masing masing
kelompok membuat / menuliskan satu buah
soal sesuai materi bahasan tersebut diatas
disertai penyelesaiannya.
DISTRIBUSI Pada waktu yang telah disepakati,
soal tersebut (hanya soalnya saja) diberikan
kepada masing masing kelompok lainnya dan
guru pengajar.
PENYELESAIAN Dengan durasi waktu 15 menit
setiap kelompok menyelesaikan semua soal
yang telah diterimanya.
DISKUSI Dengan arahan pengajar sebagai
moderator, fasilitator dan evaluator
dilaksanakan diskusi kelas.

PENILAIAN
- Aktivitas peserta didik dalam kelompok penugasan dan diskusi
(skor : 0 1 2 3 4)
- Ketepatan waktu penyerahan tugas dan/atau pengerjaan latihan uji kompetensi
yang ditugaskan oleh pengajar
(skor : 0 1 2 3 4)
- Kemampuan dan keterampilan berkomunikasi dengan bahasa lisan maupun tulisan
dalam diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)
- Sikap peserta didik terhadap pengajar dan rekan rekannya pada sesi pembelajaran
maupun sesi diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)


(PENUGASAN) KOMPONEN PSIKOMOTOR & AFEKTIF
KELOMPOK NOMOR ABSENT
1 1 , 11 , 21 , 31
2 2 , 12 , 22 , 32
3 3 , 13 , 23 , 33
4 4 , 14 , 24 , 34
5 5 , 15 , 25 , 35
6 6 , 16 , 26 , 36
7 7 , 17 , 27 , 37
8 8 , 18 , 28 , 38
9 9 , 19 , 29 , 39
10 10 , 20 , 30 , 40



14
FUNGSI EKSPONENTIAL dan LOGARITMA
(Materi Peminatan)



PERSAMAAN EKSPONEN
adalah persamaan dengan variabel yang terletak pada bagian pangkatnya. Secara umum
permasalahan utamanya adalah menentukan nilai pengganti variabel sedemikian hingga
diperoleh pernyataan yang benar.

PERSAMAAN BERBENTUK 1 a
) x ( f
=


PERSAMAAN BERBENTUK
p ) x ( f
a a =


PERSAMAAN BERBENTUK
) x ( g ) x ( f
a a =


PERSAMAAN BERBENTUK
) x ( f ) x ( f
b a =


PERSAMAAN BERBENTUK
) x ( g ) x ( f
b a =


PERSAMAAN BERBENTUK
) x ( g ) x ( f
) x ( h ) x ( h =



Jika dengan a>0 dan a0 , maka f(x) = 0
Jika dengan a>0 dan a0 , maka f(x) = p
Jika dengan a>0 dan a0 , maka f(x) = g(x)
Jika dengan a > 0 dan a 1 ; b > 0 dan b 1, ; a b maka f(x) =0
Jika dengan a > 0 dan a 1 , b > 0 dan b 1, dan a b
maka,
(i) f(x) =0 dan g(x) =0
(ii) Kedua ruas ditarik logaritma, selanjutnya menentukan nilai x
Jika
maka,
(i) f(x) = g(x)
(ii) h(x) = 1
(iii) h(x) = 1 dengan syarat f(x) dan g(x) keduanya bernilai ganjil / genap
pada saat bersamaan
(iv) h(x) = 0 dengan syarat keduanya bernilai positif


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
15
PERSAMAAN BERBENTUK
) x ( h ) x ( h
) x ( g ) x ( f =


PERSAMAAN EKSPONEN MENYANGKUT BENTUK KUADRAT



FUNGSI EKSPONEN
Fungsi eksponen adalah aturan yang memetakan setiap bilangan x Real kepada
x
a
dengan a > 0 dan a = 1.



gambar grafik fungsi eksponen
x
a ) x ( f = , dengan 1 a dan 0 a = > seperti
gambar di bawah ini,



Jika
maka,
(i) f(x) = g(x)
(ii) h(x) = 0 dengan syarat f(x) = 0 dan g(x) = 0
Jika persamaan eksponen dapat diubah menjadi bentuk
maka, lakukan pemisalan atau dengan
menggunakan variabel lain, sehingga persamaan eksponen akan berubah menjadi
persamaan kuadrat .
Lakukan penyelesaian untuk menentukan nilai variabel baru y, dan selanjutnya
tentukan nilai x melalui persamaan
Bentuk Umum :
( 0 , 1 )
sumbu x
sumbu y




16
Berdasarkan kedua gambar tersebut, dapatlah dipahami beberapa hal dibawah ini :
Domain dari fungsi eksponen adalah semua bilangan real x, sedangkan range fungsi
tersebut adalah semua bilangan real positif y.
Grafik fungsi eksponen memotong sumbu y dititik (0 , 1).
Grafik fungsi eksponen semuanya terletak diatas sumbu x dan tidak pernah
memotong sumbu x atau dapat dinyatakan bahwa fungsi eksponen memiliki asimot
datar pada sumbu x.
Untuk 1 a , a ) x ( f
x
> = maka fungsi tersebut monoton naik.
sehingga, jika x1 > x2 maka
) x ( f ) x ( f
2 1
a a >
Hal inilah yang menjadi dasar untuk membuat keputusan berkaitan dengan masalah
pertidaksamaan eksponen.



Untuk 1 a 0 , a ) x ( f
x
< < = maka fungsi tersebut monoton turun.
sehingga, jika x1 > x2 maka
) x ( f ) x ( f
2 1
a a <
Hal inilah yang menjadi dasar untuk membuat keputusan berkaitan dengan masalah
pertidaksamaan eksponen.




PERTIDAKSAMAAN EKSPONEN
adalah pertidaksamaan dengan variabelnya terletak pada bagian pangkat dimana secara
umum permasalahan utamanya adalah menentukan nilai pengganti variabelnya
sedemikian hingga diperoleh pernyataan yang benar. Untuk menyelesaikan pertidaksamaan
eksponen yang sederhana, gunakan teori pengambilan keputusan tersebut diatas.
Catatan Penulis
upayakan selalu menggunakan bilangan berpangkat dengan basis bilangan yang lebih
besar dari pada 1, agar tidak dikacaukan dengan perlu tidaknya tanda pertidaksamaan
berputar.
Kadang masalah pertidaksamaan eksponen dikaitkan dengan bentuk kuadrat, sehingga
pada penyelesaiannya memerlukan variabel lain untuk melakukan penyederhanaan
masalah.



Jika a > 1 dan diketahui maka f(x) > g(x)
atau
Jika a > 1 dan diketahui maka f(x) < g(x)

Jika 0 < a < 1 dan diketahui maka f(x) < g(x)
atau
Jika 0 < a < 1 dan diketahui maka f(x) > g(x)



Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
17


Dibawah ini adalah contoh soal terkait materi bahasan tersebut diatas. Pembahasan
contoh soal berikut akan dilakukan oleh pengajar pada pembelajaran kelas, tetapi tidak
tertutup kemungkinan bagi anda untuk mencoba menyelesaikannya terlebih dahulu.

Tentukan himpunan penyelesaian persamaan eksponen dibawah ini :
1.
( )
1 2
5 x 3 x 2
2
=
+

2.
32
1
2
7 x 2
=


3.
1 x x x
2 2
27 9
+
=
4. 32 2
3 1 x
2
1
2
=
+

5.
4 x 2 x
32 8
+
=
6.
6 x 5 x 6 x 5 x
2 2
8 7
+ +
=
7. ( ) ( )
2 x 5
2
5 x 2
2
11 x 7 x 11 x 7 x
+ +
+ = +
8. ( ) 1 5 x x
1 x
2
2
=


9. ( ) ( )
3 x 4 x
3 x 4 x
2
2
2
3 x 2 9 x 5 x
+
+
+ = +
10. 30 5 5
1 x 3 x 2 x 3 x
2 2
= +
+ +

11.
( )
0 3 2 2
x 1 x 2
= +
+

12.
( ) ( ) ( )
0 20 3 . 10 9 9
x 3 x x 3 x 1 x 3 x
2 2 2
= + +
+

13. 0
9
1
3
4
5 3 . 4 9
x x
x x
= + +

Tentukan himpunan penyelesaian perstidakamaan eksponen dibawah ini :
14.
( )
32
1
2
x 9 x 2
2
>
+

15.
6 x 4 x
4
1
2
1
2
+
|
.
|

\
|
s
|
.
|

\
|

16.
5 x 3 x
x x 2
2
2
2
8
1
+

s
|
.
|

\
|

17. ( ) ( )
3 x
2
1 x 2
2
3 x 2 x 3 x 2 x
+ +
+ s +
18.
( )
0 2 6 . 8 6
x 1 x 2
> +
+

19.
( )
0 8 2 . 5 2
1 x 1 x 2
s +
+ +

20. 0 32 2 2
2
4 x
x
s +
|
.
|

\
| +

Dikerjakan pada buku catatan (AKTIVITAS KELAS)


18
Pengajar matematika adalah orang yang dapat berperan sebagai fasilitator
proses pembelajaran, sehingga bahan belajar atau permasalahan
pembelajaran tidak selalu harus berasal dari pengajar sebab peserta didik
juga memiliki kemampuan dan kesempatan dalam mengakses informasi dari
berbagai sumber belajar.
Pembelajaran matematika selain ditujukan untuk meningkatkan
keterampilan peserta didik dalam berkolaborasi dan berkomunikasi dengan
bahasa lisan maupun tulisan, juga ditujukan sebagai sarana pembentukan
sikap, oleh karena itu pada setiap sesi pengajaran suatu unit bahasan akan
selalu terdapat sesi diskusi kelompok dimana bahan diskusi dapat disediakan
oleh pengajar maupun disediakan oleh peserta didik.



Sebelumnya terlebih dahulu ditentukan
kelompok sebagai berikut :
MEMBUAT PERMASALAHAN Masing masing
kelompok membuat / menuliskan dua buah soal
sesuai materi bahasan tersebut diatas disertai
penyelesaiannya.
DISTRIBUSI Pada waktu yang telah disepakati,
soal tersebut (hanya soalnya saja) diberikan
kepada masing masing kelompok lainnya dan
guru pengajar.
PENYELESAIAN Dengan durasi waktu 25 menit
setiap kelompok menyelesaikan semua soal
yang telah diterimanya.
DISKUSI Dengan arahan pengajar sebagai moderator, fasilitator dan evaluator
dilaksanakan diskusi kelas.

PENILAIAN
- Aktivitas peserta didik dalam kelompok penugasan dan diskusi
(skor : 0 1 2 3 4)
- Ketepatan waktu penyerahan tugas dan/atau pengerjaan latihan uji kompetensi
yang ditugaskan oleh pengajar
(skor : 0 1 2 3 4)
- Kemampuan dan keterampilan berkomunikasi dengan bahasa lisan maupun tulisan
dalam diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)
- Sikap peserta didik terhadap pengajar dan rekan rekannya pada sesi pembelajaran
maupun sesi diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)


(PENUGASAN) KOMPONEN PSIKOMOTOR & AFEKTIF
KELOMPOK NOMOR ABSENT
1 1 , 9 , 17 , 25 , 33
2 2 , 10 , 18 , 26 , 34
3 3 , 11 , 19 , 27 , 35
4 4 , 12 , 20 , 28 , 36
5 5 , 13 , 21 , 29 , 37
6 6 , 14 , 22 , 30 , 38
7 7 , 15 , 23 , 31 , 39
8 8 , 16 , 24 , 32 , 40



Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
19

PERSAMAAN LOGARITMA
adalah persamaan dengan variabel terletak pada bagian numerus atau basis logaritma,
dengan permasalahan utama menentukan nilai pengganti variabelnya sedemikian hingga
diperoleh pernyataan yang benar.

PERSAMAAN BERBENTUK p log ) x ( f log
a a
=



PERSAMAAN BERBENTUK ) x ( g log ) x ( f log
a a
=



PERSAMAAN BERBENTUK ) x ( h log ) x ( g log
) x ( f ) x ( f
=



PERSAMAAN BERBENTUK ) x ( f log ) x ( f log
b a
=



PERSAMAAN BERBENTUK
) x ( g ) x ( f
b a =



CatataN PenuliS
Biasakan melakukan pemeriksaan terhadap jawaban yang diperoleh, dengan cara
mensubstitusikannya kepada soal awal, sebab tidak selalu nilai x yang diperoleh melalui
pengerjaan adalah jawaban dari soal tersebut.



Jika dengan f(x) > 0 , p > 0 , a>0 dan a1 , maka f(x) = p
Jika dengan f(x) > 0 , g(x) > 0 , a>0 dan a1 , maka f(x) = g(x)
Jika dengan f(x) > 0 , g(x)>0 ,h(x)b > 0 dan f(x)1 ,
maka g(x) = h(x)
Jika dengan f(x) > 0 , a>0 , b > 0 dan a1 , maka f(x) = 1
Persamaan berbentuk


20
FUNGSI LOGARITMA
Mengingat fungsi logaritma adalah invers dari fungsi eksponen, maka gambar grafik
fungsi logaritma dapat diperoleh dengan mencerminkan fungsi eksponen
x
a ) x ( f = ,
dengan 1 a dan 0 a = > terhadap garis y = x seperti gambar di bawah ini,

































Berdasarkan gambar tersebut, dapatlah dipahami beberapa hal dibawah ini :
Domain dari fungsi logaritma adalah bilangan real x positif, sedangkan range fungsi
tersebut adalah semua bilangan real y.
Grafik fungsi logaritma memotong sumbu x dititik (1 , 0).
Grafik fungsi logaritma semuanya terletak dikanan sumbu y dan tidak pernah
memotong sumbu y atau dapat dinyatakan bahwa fungsi logaritma memiliki asimot
tegak pada sumbu y.



( 0 , 1 )
sumbu x
sumbu y
( 1 , 0 )
y = x


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
21
Untuk 1 a , x log ) x ( f
a
> = maka fungsi tersebut monoton naik.
sehingga, jika x1 > x2 maka ) x ( f log ) x ( f log
2
a
1
a
>
Hal inilah yang menjadi dasar untuk membuat keputusan berkaitan dengan masalah
pertidaksamaan logaritma



SELARAS DENGAN HAL TERSEBUT DIATAS,

Untuk 1 a 0 , x log ) x ( f
a
< < = maka fungsi tersebut monoton turun.
sehingga, jika x1 > x2 maka ) x ( f log ) x ( f log
2
a
1
a
<
Hal inilah yang menjadi dasar untuk membuat keputusan berkaitan dengan masalah
pertidaksamaan logaritma





PERTIDAKSAMAAN LOGARITMA
Masalah utama pertidaksamaan logaritma adalah menentukan nilai pengganti
variabelnya. Untuk menyelesaikan pertidaksamaan logaritma yang sederhana, gunakan
teori pengambilan keputusan tersebut diatas, untuk lebih mudahnya upayakan selalu
menggunakan logaritma dengan basis bilangan yang lebih besar dari pada 1, agar tidak
dikacaukan dengan perlu tidaknya tanda pertidaksamaan berputar.




Jika a > 1 dan diketahui maka f(x) > g(x)
atau
Jika a > 1 dan diketahui maka f(x) < g(x)
Jika 0 < a < 1 dan diketahui maka f(x) < g(x)
atau
Jika 0 < a < 1 dan diketahui maka f(x) > g(x)
CatataN PenuliS
Sebelum melakukan penyelesaian soal soal yang berkaitan dengan pertidaksamaan
logaritma, sebaiknya terlebih dahulu melakukan pengerjaan berkaitan dengan syarat syarat
logaritma yang harus dipenuhi.


22

Dibawah ini adalah contoh soal terkait materi bahasan tersebut diatas. Pembahasan
contoh soal berikut akan dilakukan oleh pengajar pada pembelajaran kelas, tetapi tidak
tertutup kemungkinan bagi anda untuk mencoba menyelesaikannya terlebih dahulu.

Tentukan himpunan penyelesaian persamaan logaritma dibawah ini :
1. ( )
2
1 3
1
3 x 2 log =
2. ( ) ( ) 2 2 x log 6 x log
3 3
= +
3. ( ) ( ) 0 2 4 x 4 x log 5 x 2 log
2 3 3
= + + + +
4. ( ) ( ) 3 x 5 log 1 x log . 2 2 x 3 log = +
5. ( ) ( ) 10 x 5 log 2 x 3 x log
3 x 2 2 3 x 2
= +
+ +

6. ( ) ( ) 3 x 4 x log 3 x 4 x log
2 7 2 5
=
7. 0 3 x log x log
2 3 2 3
=
8.
100
x
x
3
x log
=

9.
( )
15 x log
x log 2 3
3
=
+



Tentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan logaritma dibawah ini :
10. ( ) 18 log x 7 x log
2 2 2
s
11. ) x 10 ( log ) 2 x 3 x ( log
2 2 2
< +
12. 0 ) 8 x ( log
2
2
1
<
13. ) 3 x 2 ( log ) 1 x 3 ( log
2
1
2
1
+ >
14. 0 1 ) 11 x 6 x log(
2
3
1
> + +
15. 1 ) 3 x 2 x ( log
2
5
1
<


Dikerjakan pada buku catatan (AKTIVITAS KELAS)


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
23
Pengajar matematika adalah orang yang dapat berperan sebagai fasilitator
proses pembelajaran, sehingga bahan belajar atau permasalahan
pembelajaran tidak selalu harus berasal dari pengajar sebab peserta didik
juga memiliki kemampuan dan kesempatan dalam mengakses informasi dari
berbagai sumber belajar.
Pembelajaran matematika selain ditujukan untuk meningkatkan
keterampilan peserta didik dalam berkolaborasi dan berkomunikasi dengan
bahasa lisan maupun tulisan, juga ditujukan sebagai sarana pembentukan
sikap, oleh karena itu pada setiap sesi pengajaran suatu unit bahasan akan
selalu terdapat sesi diskusi kelompok dimana bahan diskusi dapat disediakan
oleh pengajar maupun disediakan oleh peserta didik.



Sebelumnya terlebih dahulu ditentukan
kelompok sebagai berikut :
MEMBUAT PERMASALAHAN Masing masing
kelompok membuat / menuliskan dua buah soal
sesuai materi bahasan tersebut diatas disertai
penyelesaiannya.
DISTRIBUSI Pada waktu yang telah disepakati,
soal tersebut (hanya soalnya saja) diberikan
kepada masing masing kelompok lainnya dan
guru pengajar.
PENYELESAIAN Dengan durasi waktu 25 menit
setiap kelompok menyelesaikan semua soal yang telah diterimanya.
DISKUSI Dengan arahan pengajar sebagai moderator, fasilitator dan evaluator
dilaksanakan diskusi kelas.

PENILAIAN
- Aktivitas peserta didik dalam kelompok penugasan dan diskusi
(skor : 0 1 2 3 4)
- Ketepatan waktu penyerahan tugas dan/atau pengerjaan latihan uji kompetensi
yang ditugaskan oleh pengajar
(skor : 0 1 2 3 4)
- Kemampuan dan keterampilan berkomunikasi dengan bahasa lisan maupun tulisan
dalam diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)
- Sikap peserta didik terhadap pengajar dan rekan rekannya pada sesi pembelajaran
maupun sesi diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)


(PENUGASAN) KOMPONEN PSIKOMOTOR & AFEKTIF
KELOMPOK NOMOR ABSENT
1 1 , 8 , 15 , 22 , 29 , 36
2 2 , 9 , 16 , 23 , 30 , 37
3 3 , 10 , 17 , 24 , 31 , 38
4 4 , 11 , 18 , 25 , 32 , 39
5 5 , 12 , 19 , 26 , 33 , 40
6 6 , 13 , 20 , 27 , 34
7 7 , 14 , 21 , 28 , 35



24

Uji standar kompetensi UNIT 1 akan dilaksanakan guna melakukan penilaian akhir terhadap
penguasaan siswa terhadap unit bahasan bersangkutan. Selesaikan secara mandiri latihan uji
dibawah ini, agar anda mendapat gambaran bentuk dan materi yang akan diujikan sebab
setidaknya 40% soal uji kompetensi berasal dari butir butir soal dibawah ini. SelamaT BelajaR

A. PILIHAN GANDA
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat
1. Nilai dari ........ 729 27
8
1
=
a.
8
17

b.
8
21

c.
8
27

d.
8
28

e.
8
29


2. ........ 112 3 63 343 5 175 2 = +

a. 7 34
b. 7 32
c. 7 31
d. 7 30
e. 7 29

3. . . . . . xy 128 y x 75 x 2 y 4 y 3 xy 6
2 3 2
= +

a. xy y 2 x 2 xy +
b. x 5 y x
2 2

c. x 3 xy 2
d. xy 2 x 5
2

e. x 2 y 4 y 3 xy

4. ( ) ( ) ........ 20 3 x 125 27 = +
a. 23 15
b. 41 15 3
c. 23 15 3
d. 41 15
e. 41 15
5. .......
1 5
) 1 5 2 ( ) 5 9 (
=
+
+ +

a. 5 5
b. 5 6
c. 19
d. 5 10
e. 5 19

6. ........
3 2 3
4
3 2
5
=
+
+
+

a. 3 6
3
7

b. 3 6
3
1

c. 3 6
7
1

d. 3 6
3
7
+
e. 3 6
3
1
+

7. Bentuk sederhana dari
2
5
1
) 1 10 ( 45 3


adalah . . . .
a. -45
b. 10 2 11
c. 10 11
d. 2 5 10
e. 55 10 10 +

8. ......... 3125 x 2 , 0 x 25
3 3 3
=
a. 25
b. 15
c. 10
d. 7
e. 6
(Dikerjakan Pada Buku Latihan) LATIHAN UJI KOMPETENSI


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
25

9. Jika diketahui 414 , 1 2 = dan
732 , 1 3 = maka nilai dari
........
2 3
6
=


a. 0,778
b. 2,368
c. 3,146
d. 7,706
e. 8,024


10. Bilangan dibawah ini yang memiliki
nilai terbesar adalah .
a.
81
2
b.
32
4
c.
18
16
d. ( )
10
4
4
e. ( )
2
3
8

11.
1 1
1 1
b a
ab b a


+

= .
a. b a +
b. b a
c. b a +
d.
b a
1


e.
b a
1
+




12.
3
1
6 3 2
6 3 2
3
11
2
7
3
2
2
1


= .
a.
5
6
b.
6
6
c.
8
6
d.
5
12
e.
6
12

13. Jika x = 216 dan y = 64 maka nilai
dari
3
4
3
2
y x

adalah .
a.
9
1
21
b.
9
1
7
c.
9
7

d.
9
1
7
e.
9
1
21


14. .......
z y x
4
1
z y x
8
1
6
3
1
2
1
3
4
2
3
2
2
=
|
|
|
|
|
.
|

\
|


a. 64x
3
yz
5

b.
4
10
x 64
yz

c.
x
yz 32
6

d.
x 32
z y
2

e.
5 3
2
z y
x 64



15. Nilai x yang memenuhi persamaan
64 4
3 x 2
=

adalah .
a.
18
81

b.
18
27

c.
18
12

d.
18
6

e.
18
4






26
16. Nilai x yang memenuhi persamaan
x 3 6
20 x 2
5 x 4
64
2
16

+

= adalah .
a. 2
b. 1
c. 0
d. 1
e. 2



17. Diketahui 3 20 37 x = dan
3 20 37 y + = maka
....... y x
2
1
2
1
= +


a.
3
4

b.
3
7

c.
9
4

d.
13
7

e.
13
10



18. Jika log 2 = 0,3010 , log 3 = 0,4771
maka ....... ) 3 x 2 ( log
3
=
a. 0,1505
b. 0,1590
c. 0,2007
d. 0,3389
e. 0,3891


19. Bentuk 8 4
x
= ekuivalen dengan
..
a. x 4 log
8
=
b. 4 x log
8
=
c. 8 x log
4
=
d. x 8 log
4
=
e. 4 8 log
x
=

20. Nilai x yang memenuhi 2
x-1
=3
x+3

adalah
a. 16 log
3
1

b. 54 log
3
2

c. 25 log
3
1

d. 18 log
3
2

e. 32 log
5
1



21. Jika
4
5
32 log
x
= maka x = .........
a.
16
1

b.
8
1

c.
2
1

d.
2
4

e.
2
16



22. Nilai dari ........ 2 32 log
5 , 0
=
a.
2
11

b.
2
5

c.
11
2

d.
5
2

e. 5


23. Nilai dari
5 log 2 2 log 2
4 4
4
+
=......
a. 128
b. 100
c. 4
2

d. 4
e. 4
- 2




Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
27
24. Jika 4 ) 1 x ( log y log . 3
3 3
+ + =
maka
a. y = x 3
b. y
2
= 2x + 2
c. y
2
= - 4 ( x + 1 )
d. y
3
= 4 ( x + 1 )
e. y
3
= 4 ( x 1 )




25. 27 log . 5 log
625 3
= .
a. 9
b. 3
c.
3
4

d.
4
3

e.
9
1




26.
5 log . 3 log
5 log . 2 5 log
3 2
4 2
+
= .
a. 3
b. 2
c.
2
3

d.
3
2

e.
2
1




27. Jika p 8 log
5
= , maka nilai dari
........ 125 , 0 log
2 , 0
=
a. 2p
b. p
c. p
d. p
e.
p
1




28. Jika x 4 log
3
= , y 5 log
3
= , maka
20 log
8
=.......
a.
x 2
y x +

b.
x 3
y 2 x +

c.
x 3
y x +

d.
3
y 2 x 2 +

e.
x
) y x ( 3 +



29. Jika 3 x log
a
= dan 3 y log
a 3
=
maka nilai dari .......
x
y
=
a. 81
b. 27
c. 9
d. 3
e. 1


30. Nilai k yang memenuhi persamaan
( ) ( )
1 k
a 1
a
a
1 a a
x x x x

+
= adalah
.....
a. a
b. a 3
c. 1 a 2 +
d. 1 a 3 +
e. a a
2
+


31. Nilai x yang memenuhi
1 x
3
1
27
3
x 5
9
+
=

adalah .......
a.
5
1

b. 4
c. 5
d. 5
e. 4


28

32. Diketahui
3
2
2 x
x 3
3
9
1
3
3
243
1
|
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|

.
Jika
0
x memenuhi persamaan ,
maka nilai .... x
4
3
1
0
=
a.
16
3
1
b.
4
1
1
c.
4
3
1
d.
3
1
2
e.
4
3
2
33. Nilai-nilai yang memenuhi
4 x 3
2
x
1000
3 x 2
2
x
10

= adalah .....
a. 1 x
1
= ;
2
9
x
2
=
b. 1 x
1
= ;
2
7
x
2
=
c.
2
1
x
1
= ; 9 x
2
=
d. 1 x
1
= ;
2
9
x
2
=
e. 1 x
1
= ;
2
7
x
2
=


34. Hasil kali semua nilai x yang
memenuhi persamaan
0 2 4
8 x 4 x 4 6 x 3 x 2 x
2 2 3
=
+ +

adalah ...
a. 4
b. 2
c. 2
d. 3
e. 4


35. Jika m dan n adalah akar akar
persamaan 0 1
x
3 .
3
10
x
9 = + maka
nilai m + n = ......
a. 2
b. 0
c. 1
d. 1
e. 2

36. Jika a dan b adalah akar akar
persamaan 9
x 3
2
x
2 =

+ maka nilai
a + b = .......
a. 3
b. 4
c. 6
d. 8
e. 9

37. Jika 810 9 3
1 x 2 x
= +
+ +
maka
3 x
3

= ..
a.
9
1

b.
3
1

c. 1
d. 3
e. 9

38. Jumlah akar-akar persamaan
30 5 5
x 2 1 x
= +
+
adalah
a. 2
b. 1
c. 0
d. 1
e. 2

39. Jumlah nilai x yang memenuhi
243
1
y x 4
3 =
+
dan 25 y 7 x
2
= +
adalah .......
a. 28
b. 17
c. 28
d. 17
e. 1


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
29
40. Jika x dan y memenuhi sistem
persamaan 7 3 2
y 1 x
=
+
;
1 3 2
1 y 1 x
= +
+
maka nilai y x +
adalah .....
a. 0
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5



41. Jika ( )
4 n 2 n
6 2 n f
+
= dan
( )
1 n
12 n g

= , n bilangan asli, maka
( )
( )
.....
n g
n f
=
a.
32
1

b.
27
1

c.
18
1

d.
9
1

e.
9
2




42. Grafik fungsi 3
x
) 2 (
1 x
2 y +
+
= +
memotong sumbu x di titik dengan
absis x = .
a.
2
log
4
9

b.
2
log
4
9

c.
10
log
4
9

d.
2
log
2
3

e.
2
log
2
3




43. Grafik
x
2 ) 4 ( y

= memotong grafik
x 2
2 y

= di titik yang berordinat
a.
16
1

b.
12
1

c. 2
d. 4
e. 16


44. Jarak kedua titik potong kurva
2
x 2
) 2 ( 5
1 x 2
2 y +
+
= dengan
sumbu-x adalah .......
a. 2
b. 3
c. 4
d. 5
e. 6

45. Kurva
x 1 x
)
9
1
( 3 y =
+
berada
dibawah kurva 1 3 y
x
+ = pada
saat
a. x < 2
b. x > 1
c. x < 1
d. x > 0
e. x < 0


46. Diketahui 12 2 2 ) x ( f
x x 5
+ =

,
jika 0 ) x ( f ) x ( f
2 1
= = maka
=
2 1
x x .
a. 6
b. 5
c. 4
d. 5
e. 6





30
47. Nilai x yang memenuhi
pertidaksamaan ( )
x
4
3
2
x
25
3
x
5

<
adalah .......
a. 1 < x < 3 atau x > 4
b. 0 < x < 1 atau x > 2
c. 0 < x < 3 atau x > 4
d. 1 < x < 3 atau x < 0
e. 0 < x < 1 atau x > 3

48. Nilai x yang memenuhi
pertidaksamaan
( ) 2 x 3
2
x
9
1 x 3
3
1 +
s

|
.
|

\
|
adalah .......
a.
2
1
x 5 s s
b. 5 x
2
1
s s
c.
2
1
x atau 5 x > s
d. 5 x atau
2
1
x > s
e. 5 x atau
2
1
x > s

49. Semua nilai x yang memenuhi
64
1
5 x 3
2
x 2
4 <
+
adalah .......
a.
2
1
< x < 2
b.
2
1
< x < 2
c. 2 < x <
2
1

d. 2 < x <
2
1

e.
2
1
< x <
2
5



50. Himpunan penyelesaian
x
2
9
2 2
x 2 2
> +

, x e R adalah ....
a. {x 1 < x < 2}
b. {x 2 < x < 1}
c. {x x < 1 atau x > 2}
d. {x x < 2 atau x > 1}
e. {x x < 0 atau x > 1}


51. Himpunan penyel esaian
3
4
3 2
x
x x
) 8 ( 64 s

adalah .......
a. { x 0 s x s 1} { x 0 s x s 1}
b. { x 0 s x s 1} { x 0 s x s 1}
c. { x 0 s x s 1} { x 0 s x s 1}
d. { x 0 s x s 1} { x 0 s x s 1}
e. { x 0 s x s 1} { x 0 s x s 1}


52. Jika
1 x
3
2
1 x
6
+
=

|
.
|

\
|
maka nilai x
yang memenuhi adalah .......
a. 3 log
2

b. 2 log
3

c. 3 log
2
1

d. 2 log
3
1

e. 6 log
3


53. Nilai x yang memenuhi
1 x 1 x
4 2 8
+
= adalah .......
a. 1 + 6
2
log3
b. 1 + 4
2
log3
c. 1 + 6
3
log2
d. 1 + 4
3
log2
e. 1 + 6
5
log2


54. Nilai x yang memenuhi persamaan
0 10 2 2 . 3
x 2 x 4
= + adalah
a. 3 log 5 log
2 2

b. ) 3 log 5 log (
2 2
2
1

c. 3 log 5 log
2 2
2
1

d. 3 log 5 log
2
2
1
2

e. ) 3 log 5 (log 2


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
31
55. Jika ( )
2
1 3
1
3 x 2 log = maka nilai x
yang memenuhi persamaan tersebut
adalah .
a. 3
3
2

b. 3
3
4

c. 3
3
8

d. 3 2
e. 3


56. Diketahui
( ) 1 x log 2 x log 2
4
2
4
= Jika
akar-akar persamaan di atas adalah
1
x dan
2
x , maka = +
2 1
x x
a. 5
b.
2
1
4
c.
4
1
4
d.
2
1
2
e.
4
1
2


57. Jika x1 dan x2 penyelesaian
persamaan 2
2 log
1 x log
x
2
=

maka
........ x log x log
1
x
2
x
2 1
= + .
a.
2
5

b.
2
3

c. 1
d.
2
3

e.
2
5



58. Jika 1 ) y x 2 log( = + dan
4
2
2
x 2
y
=
, maka xy =.
a.
4
3

b. 7
c. 8
d. 12
e. 16


59. Jika x dan y memenuhi persamaan
y log x log 2 1 ) y x 3 log(
3 3
+ + =
maka
a.
3
10
y x = +
b.
3
10
y
x
=
c.
3
10
2
xy =
d.
3
10
y x =
e.
3
10
y x 2 = +


60. Jika x memenuhi persamaan
2 16 log log log x log log
4 4 4 4 4
=
maka x log
16
sama dengan :
a. 4
b. 2
c. 1
d. 2
e. 4


61. Jika x1 dan x2 memenuhi
persamaan
x log
10
5
10
x log
10
10
5
x
log
10
x log = maka
= +
2 1
x x .
a. 5
b. 6
c. 60
d. 110
e. 1100


32
62. Penyelesaian persamaan :
x 2 ) 18 9 log(
x 3
+ = + adalah p dan
q, maka = +q p .
a.
3
log 2
b.
3
log 9
c.
3
log 18
d.
3
log 216
e.
3
log 726


63. Hasil kal i semua ni l ai x yang
memenuhi persamaan
0 log
24
) x 40
2
x (
2 64 = |
.
|

\
|

adalah .
a. 144
b. 100
c. 72
d. 50
e. 36


64. Hasil kali akar-akar persamaan
15
) x log
3
2 (
x log
3
=
+
adalah .
a.
9
1

b.
3
1

c. 1
d. 3
e. 9



65. Dari persamaan
0 1 ) 4 log ( 3 ) 8 x 2 log(
x x
= + +
dan
81
1
3
y 4 x
=
+
diperoleh y = .
a. 1
b. 0
c. 1
d. 2
e. 3



66. Nilai x yang memenuhi persaman
x log 1 ) 3 2 log( log
2 1 x 2 2
+ = +
+

adalah .
a. log
3
2

b.
2
log3
c.
3
log2
d. 1 atau 3
e. 8 atau
2
1




67. Jumlah semua akar persamaan :
2 2
) 12 x
2
x log(
2
) 3 x ( ) 4 x ( ) 12 x x ( 10 + =

adalah
a. 2
b. 1
c. 0
d. 1
e. 2

68. Jika x1 dan x2 memenuhi persamaan
100
1
) 2 x log( )) 2 x (log(
3 2
= + + + ,
maka nilai = | x x |
2 1
.
a. 0,9
b. 0,81
c. 0,09
d. 0,01
e. 0,009

69. Jika x1 dan x2 memenuhi persamaan
2 x log
) x log 1 (
2
2
=
+
maka nilai
= +
2 1
x x .
a. 2
4
1

b. 2
2
1

c. 4
2
1

d. 4
4
1

e. 6
4
1




Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
33
70. Hasil kali nilai x yang memenuhi
persamaan
2
6 x log . 2
x
1000
1000
x
10
=


adalah
a.
6
10
b.
4
10
c.
3
10
d.
2
10
e. 10

71. Himpunan semua nilai x yang
memenuhi
( )
( )
( )
( ) 1 x log
2
1 x log
2
2 5 2 5
1 x 1 x
+
+ =
adalah
a. { x ( x bilangan real }
b. { x ( 1 < x < 1 }
c. { x ( 0 < x < 1 }
d. { x ( x > 0 }
e. { x ( x < 1 atau x > 1 }

72. Jika
1
x dan
2
x memenuhi
persamaan
x log
4
x 4 log
x log
4
x
log
2
2
2
2
2
= + ,
maka nilai =
2 1
x x
a.
4
2
b.
2
2
c.
2
2


d.
4
2


e.
8
2



73. Nilai x yang memenuhi
2
1
x
x 2
x 2 log
x 4 log
<
adalah
a. 100 x <
b. 10 x <
c.
100
1
x 0 < <
d.
10
1
x
100
1
< <
e. 10 x 2 < <
74. Himpunan penyelesaian
4 log ) 3 x log( x log + + s adalah
a. {x , 2 s x s 6}
b. {x , x > 6}
c. {x , 0 < x s 6}
d. {x , 0 < x s 2}
e. {x , 0 < x s 2 atau x > 6}

75. Nilai x yang memenuhi
1
1 x log
2
1
x log
2
1
<

adalah .
a. x < 1 atau x > 2
b. 1 < x < 2
c. 0 < x < 2
d. x < 2 atau x > 3
e. 0 < x < 1 atau x > 2

76. Himpunan penyelesaian
3 )
x
12
x log(
2
> +
adalah ......
a. { x e R x s 2 atau x > 6 }
b. { x e R 0 < x s 2 atau x > 6 }
c. { x e R x < 0 atau 2 s x s 6 }
d. { x e R 1 s x s 2 atau x > 6 }
e. { x e R 2 s x s 6 }

77. Hi mpunan penyel es ai an
) 1 x 2 log( ) 2 x log( 2 s adalah
.
a. { x 1 s x s 5 }
b. { x 2 < x s 5 }
c. { x 2 < x s 3 atau x > 5 }
d. { x x > 5 }
e. { x 2 < x s
2
5
atau 3 s x s 5}

78. Himpunan semua x yang memenuhi
pertaksamaan
2
x log ) 3 x log( 4 log s + + adalah

a. {x x > 6}
b. {x 3 < x s 2 atau x > 6}
c. {x| 3 < x s 2 atau x > 6}
d. {x 0 < x s 6}
e. {x x s 2 atau x > 6}


34

B. URAIAN
Selesaikanlah secara singkat, jelas dan tepat

1. Sederhanakan operasi bilangan berpangkat berikut
a.
12 9 5
2 2 2
b.
( )
125
25 5
2 6


c. ( )
( )
5
3
3
4
a 27
b
c b
3
c b a


d.
3
3 7
) 42 (
2 7 3


2. Dengan menggunakan sifat bilangan berpangkat, sederhanakan bentuk
|
|
.
|

\
|

|
|
.
|

\
|


2
3
3 2
3 2 3
) qr ( 12
pqr 2
) q p ( 3
r ) q ( ) p (
.

3. Hitunglah hasil operasi bilangan berpangkat
2
3 2
4 2
p
q
4
) q 3 ( ) p 2 (
) 3 ( q p 3
|
|
.
|

\
|



;
untuk 4 = p dan 6 = q .

4. Tentukan hasil
2 n 2
n 2 2 2 2 n
2 2
2 2 ) 2 (
+
+




5. Misalkan kamu diminta mencari
64
7 . Berapa banyak perkalian yang kamu lakukan
untuk mencapai hasil akhir? Bandingkan dengan teman lain. Pemenang adalah yang
berhasil menggunakan perkalian paling sedikit. Coba tuliskan prosedur pengalian
untuk menghitung
64
7 . Apakah prosedur tersebut dapat digunakan untuk pangkat
positif berapapun?

6. Berdasarkan sifat angka 7, tentukan bilangan satuan dari
4123 3412 2341 1234
7 7 7 7 + + + tanpa menghitung nilainya!

7. Tentukan bilangan satuan dari ( ) ( )
62
26
7 , berdasarkan sifat angka 7, tanpa
menghitung tuntas! Selanjutnya gunakan soal tersebut berdasarkan sifat angka
2,3,4,5,8,9, tentukan juga angka satuan yang diperoleh bilangan-bilangan tersebut
yang dipangkatkan.


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
35
8. Sederhanakan
b a b a
b a b a
3
2
2
1
6
7
2
3
3
2
2
1
3
5

!

9. Jika
x
b ) x ( f = , b konstanta positif, maka ....
) 1 x ( f
) x x ( f
2
=
+
+


10. Bagaimana cara termudah untuk mencari
) 2 3 6 ( 5
) 2 5 10 ( 3
2008 2009 2010 2012
2011 2012 2013 2008
+
+
?

11. Rasionalkan penyebut pecahan-pecahan berikut
a.
a 3
a 2

b.
2 4
2 4
+


c.
y x
xy
+


12. Sederhanakanlah
2 3
5
1 2
3
2 3
4

+


13. Jika 6 b a
3 2
3 2
+ =
+

, tentukan nilai dari b a + !



14. Sederhanakan 5 8 21+

15. Nyatakan b dalam a dan c pada abc
a c
c b
3
3
=

16. Bentuk
4
6 20 49 dapat disederhanakan menjadi ....

17. .... 7 10 32 35 2 12 5 14 54 = + + +



36
18. Tulis bentuk pangkat
a. 2 01 , 0 log =
b.
3
1
2 log
3 2
=
c. 4 0,0625 log
5 , 0
=

19. Sederhanakan
a. ab log
2
1
b log a log +
b. ) y log x log ( 3 x 2 log
a a a
+

20. Jika a 3 log
2
= dan b 5 log
3
= , tentukan
a. 15 log
2

b. 75 log
4


21. Buktikan 0 1 log = dan 1 10 log =

22. Jika
4
a b = , a dan b bilangan real positif, tentukan nilai a log b log
b a


23. Jika 4 b log
a
= , 4 b log
c
= dan a,b,c bilangan positif, 1 , = c a , tentukan nilai
| |
2
1
4 a
) bc ( log

24. Sederhanakan bentuk-bentuk eksponen berikut ini!
a.
3 4 5
x
b.
6
6
1
6
3
1
25 25
c. ( )
2
2
3
3
1
3
2
y x
y
x

|
|
|
|
.
|

\
|

d.
|
|
.
|

\
|
2
3 2 2 4
ab
b a a

e.
( ) ( )
( )
3
2 4
3
2
5
2
3
b a
b a

)
`





Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
37
25. Tentukanlah himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen berikut!
a. 1 3
6 x 5 x
2
=


b. 1 8
3 x 2
=
+

c. 1 3
1 x 3
5 x 4 x
2
=



d. 625 125
3 x 2
=


e. 008 , 0 5
3 x 5 x
2
=
+

f.
1 x 1 x 3
8 2

=
g.
9
1
3
9 x x
2
=


h. 3
9
1
3
4 x 2
=
+

i. 27 9
x 2 x
2
=

1
j. 243
27
1
. 3
1 x 2
=
|
.
|

\
|


k. ( ) 1
20
8
2
5
4
x
2 x 3
= +



26. Tentukanlah himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen berikut!
a.
1 x 3 x 2
81 3
+
=
b.
1 x x
32
2
1
2
2

=
c.
1 x 2 3 x 5
8 4

=
d.
x 6
4 x
32
1
4

+
|
.
|

\
|
=
e.
1 x
2
7
4 x
3 27
2

=
f.
( ) 5 x
3 x
64 4
+
+
=
g.
x 2 2
7 x 3
3
27
1

=
h.
1 x 3
5 x 2 x
5
1
5
2
+
+ +
|
.
|

\
|
=




38
27. Tentukanlah himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen berikut!
a.
6 x 3 6 x 3
3 2

=
b.
3 x 3 x
7 2
+ +
=
c.
1 x 4 x 3 x
25 5
2
+
=
d.
3 8 x 8 2 x 3
125 25

=
e.
2 x
9 x 8 x
2
2
49
1
7

+
=
f.
8 x 6 x 8 x 6 x
2 2
5 3
+ +
=
g.
x 5 x 6 x x 5 x 6 x
2 3 2 3
3 2
+ +
=
h.
2 x 3 1 x
2 7
+
=
i.
x 2 3 x
5 4 =
+

j.
1 x 2 x 5
8 7
+
=
k. ( )
x x 2
4 20 64 4 = +
l. ( ) 0 7 7 2 7
1 x 1 x 2
= +
+ +


28. Tentukanlah himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen berikut!
a. ( ) ( )
x 2 3 x 5
4 x 2 4 x 2

+ = +
b. ( ) ( )
4 x 3 x
5 x 2 5 x 2

=
c. ( ) ( )
6 x 2 2 x 4
3 x 6 3 x 6

+ = +
d. ( ) ( )
4 x 1 x 3 x
3 x 3 x
2
+ + +
+ = +
e. ( ) ( )
3 x 3 x 3 x
2
3 x 3 x
+
+ = +
f. ( ) ( )
5 x 2 x
2
5 x
2
2
4 x 4 x
+
=
g. ( ) ( )
5 x
2
1 x 2
2
1 x 3 x 1 x 3 x
+
+ = +
h. ( ) ( )
4 x 5
2
2 x 3
2
10 x 7 x 10 x 7 x

+ + = + +
i. ( ) ( )
x 4 x
2
4 x
2
2
8 x 6 x 8 x 6 x

+ + = + +
j. ( ) ( )
x
2
2 x
2
15 x 3 x 15 x 3 x
2
+ = +


k. ( ) ( )
3 x
2
3 x
2
2
1 x x 1 x x
+
=
l.
( ) ( )
2 3
2
3 2
2
5 5 5 5

+ = +
x x
x x x x

m. ( ) ( )
x 8 x 3
2
x 9 x
2
2 3
10 x 3 x 10 x 3 x

+ = +




Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
39
29. Tentukanlah himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen berikut!
a. ( ) ( )
6 x 3 6 x 3
4 x 2 2 x

= +
b. ( ) ( )
1 x 2 1 x 2
2 x 6 5 x 3
+ +
+ = +
c. ( ) ( )
16 x 16 x
2 2
5 x x 2

=
d. ( ) ( )
4 x 2
4 x 2
2
5 x x 4 x
+
+
+ =
e. ( ) ( )
9 x
9 x
2
2
2
2 x 1 x 3 x

= +
f. ( ) ( )
27 x 3
2
27 x 3
2
2 2
19 x 3 x 1 x 6 x 2

= +
g. ( ) ( )
12 x 3 12 x 3
2 2
2 x 2 x 4

=
h. ( ) ( )
1 x
2
1 x
2
2 2
3 x x 2 18 x 3 x

+ = +

30. Tentukanlah himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen berikut!
a. ( ) 0 8 2 9 4
3 x 2 3 x 3
= +


b. ( ) 0 5 5 6 5
x
x
= +
c. 0 32 2 12 2
x x 2
= +
d. 0 9 3 82 3
x 2 x 2
= +
+

e. 0 7 9 3 2
x 1 x
= +
+

f. 36 3 3
x x 5
= +



31. Tentukanlah himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan eksponen berikut!
a. 32 2
1 x 3 x
2
>
+

b.
x 1 x x 2 5
3 3
2
+
<
c.
2
5
x
x x 6
25 5
2
+

>
d. ( )
x
4
3
x
x
2
3
25 5

<
e.
3 x 3 x 2
8 2
+
>
f.
9
1
3
1
2 x 4
>
|
.
|

\
|
+

g.
125
1
5
1
2 x 5
>
|
.
|

\
|


h.
4 x 2 1 x
4
1
2
1
+ +
|
.
|

\
|
>
|
.
|

\
|

i.
x 2 3 3 x 4
27
1
9
1

|
.
|

\
|
>
|
.
|

\
|



40

32. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan logaritma berikut!
a. ( ) 4 8 x 4 log
2
=
b. ( ) 5 log 4 x log
4 2 4
=
c. ( ) ( ) 2 log 2 x log 3 x log = +
d. ( ) ( ) 1 3 x log 2 x log
2 2
= +
e. ( ) 3 x log 2 x log
2 2
= +
f. ( ) 1 4 x 5 log x log
5 5
=
g. ( ) ( ) 1 1 x log 5 x log
7 7
= + +
h. ( ) ( ) 3 6 x log 4 x log
2 2
= +
i. ( ) ( ) 0 9 x 6 log 3 x 4 x 2 log
2 2 2
= +
j. ( ) ( ) ( ) 3 2 x log x 5 log 1 x log
2 2 2
= + +


33. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan logaritma berikut!
a. ( ) ( ) ( ) x 2 log 3 x log 2 x log
2 2 2
= + +
b. ( ) ( ) 4 x 3 x log 2 x 2 log
2 3 3
+ =
c. ( ) ( ) 2 x 3 x 2 log 4 x 4 x 3 log
2 3 2 3
+ =
d. ( ) ( ) ( ) 3 x 3 log 2 x log 1 x log + = +


34. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan logaritma berikut!
a. ( ) ( ) 3 x 4 log 3 x 4 log
4 3
=
b. ( ) ( ) 11 x x log 11 x x log
2 6 2 5
=
c. ( ) ( ) 0 8 x log 8 x log
2 3 2 2
=


35. Tentukan himpunan penyelesaian persamaan logaritma berikut!
a.
( )
( )
( )
( ) x 2 8 log 2 x 3 x log
2 x 2 2 x
= +
+ +

b.
( )
( )
( )
( ) x 7 log 25 x 10 x log
2 x 2 2 x
= +


c.
( )
( ) 1 6 x x 3 x log
2 3 x 6
= +


d.
( )
( )
( )
( ) 4 x log 1 x 2 log
5 x 2 5 x 2
+ = +






Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
41
36. Tentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan logaritma berikut!
a. ( ) 2 6 x 2 log
4
< +
b. ( ) 1 6 x 5 x log
2 2
> + +
c. ( ) 2 4 x 5 x log
2
2
1
s +
d. ( ) 2 4 x 4 x log
2
2
1
> + +
e. ( ) ( ) 0 3 x log 3 x 2 log
3 3
> +
f. ( ) ( ) 3 3 x log 2 x log
2 2
> +
g. ( ) ( ) x 2 4 4 log
x 4
s
h. ( ) ( ) 10 x 5 log 4 x 4 x log
2
+ s + +
i. ( ) ( ) ( ) 16 x 2 log 8 x log 4 x log + < + +
j. ( ) 2 x log 1 x log 3 x log
2 2
2
2
> +
k. ( ) ( ) 10 x 2 log 4 x 3 x log
3 2 3
s



42

UNIT 2

PERSAMAAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR
dan NILAI MUTLAK
(Materi Wajib)

PERSAMAAN LINEAR LINEAR SATU VARIABEL (PLSV)
adalah persamaan yang berbentuk 0 b ax = + dengan a, b e R dan a 0.
Sebagai keterangan x disebut variable, a disebut koefisien dari variable x, dan b adalah
konstanta.

PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (PLDV)
adalah persamaan yang berbentuk 0 c by ax = + + dengan a, b e R, dan a dan b tidak
keduanya nol.
Sebagai keterangan x dan y disebut variable, a disebut koefisiaen dari variable x,
b disebut koefisien dari variable y dan c adalah konstanta.

PENYELESAIAN PERSAMAAN LINEAR
Secara umum persamaan linear dapat dinyatakan sebagai kurva berupa garis lurus pada
sistem koordinat kartesius. Perlu dipahami bahwa garis lurus tersebut merupakan
kumpulan titik-titik tak berhingga banyaknya yang memenuhi persamaan tersebut atau
dalam bahasa yang lebih sederhana dapat dinyatakan bahwa penyelesaian suatu
persamaan linear adalah kumpulan titik titik yang membentuk sebuah garis lurus
tertentu.

KETIDAKSAMAAN
adalah ekspresi matematika yang menyatakan hubungan dua buah bilangan







< >
< >
> <
> <
<
+ < +
<
0 p untuk
p
b
p
a
0 p untuk bp ap
0 p untuk
p
b
p
a
0 p untuk bp ap
p b p a
p b p a
b a

< <
< <
> >
> >
>
+ > +
>
0 p untuk
p
b
p
a
0 p untuk bp ap
0 p untuk
p
b
p
a
0 p untuk bp ap
p b p a
p b p a
b a
Secara lebih singkat dan sederhana
dapat dinyatakan bahwa :

Tanda Ketidaksamaan Hanya
Berputar Jika Dilakukan Perkalian /
Pembagian Dengan Bilangan Negatif


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
43
PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABLE (PtLSV)
adalah pertidaksamaan yang berbentuk 0 b ax > + , 0 b ax < + , 0 b ax > + atau
0 b ax s + dengan a, b e R dan a 0.
Sebagai keterangan x disebut variable, a disebut koefisien dari variable x, dan b adalah
konstanta.

PERTIDAKSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (PtLDV)
adalah pertidaksamaan yang berbentuk 0 c by ax > + + , 0 c by ax < + + ,
0 c by ax > + + atau 0 c by ax > + + dengan a, b e R, dan a dan b tidak keduanya nol.
Sebagai keterangan x dan y disebut variable, a disebut koefisiaen dari variable x, b
disebut koefisien dari variable y dan c adalah konstanta.

PENYELESAIAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR
Secara umum pertidaksamaan linear dapat dinyatakan sebagai sebuah daerah atau
bidang luasan pada sistem koordinat kartesius. Perlu dipahami bahwa bidang luasan
tersebut merupakan kumpulan titik-titik tak berhingga banyaknya yang memenuhi
pertidaksamaan tersebut atau dalam bahasa yang lebih sederhana dapat dinyatakan
bahwa penyelesaian suatu pertidaksamaan linear adalah kumpulan titik titik yang
membentuk suatu bidang luasan tertentu. (perlu diperhatikan titik titik pada pembatas
termasuk dalam penyelesaian / tidak, bergantung dari tanda ketidaksamaan
permasalahan)


HARGA MUTLAK
Modulus / Harga Mutlak suatu bilangan real x adalah nilai tidak negatif dari suatu
bilangan, dinyatakan dalam lambang matematika | x | dan didefinisikan sebagai berikut,



SIFAT-SIFAT HARGA MUTLAK
Jika al Re a e dengan 0 a >
1. a x s a x a s s
2. a x >
a x atau a x > s
3. y x <
2 2
y x <
4.
2
x x =
5.
2 2
x x =
6. y . x y . x =
7.
y
x
y
x
=
8. y x y x >
9. y x y x + s +

PERSAMAAN atau PERTIDAKSAMAAN HARGA MUTLAK
adalah persamaan atau pertidaksamaan yang memuat Harga Mutlak.





44


Dibawah ini adalah contoh soal terkait materi bahasan tersebut diatas. Pembahasan
contoh soal berikut akan dilakukan oleh pengajar pada pembelajaran kelas, tetapi tidak
tertutup kemungkinan bagi anda untuk mencoba menyelesaikannya terlebih dahulu.

1. Tentukan / lukiskanlah penyelesaian persamaan linear berikut
a. 0 4 x 2 =
b. 0 6 y 4 = +
c. 0 6 y 3 x 2 = +
d. 0 6 y 2 x 3 =

2. Tentukan / lukiskanlah penyelesaian pertidaksamaan linear berikut
a. 0 4 x 2 <
b. 0 6 y 4 > +
c. 0 6 y 3 x 2 > +
d. 0 6 y 2 x 3 s

3. Tentukan / lukiskanlah penyelesaian persamaan harga mutlak berikut
a. 0 3 x =
b. 0 3 x =
c. x y =
d. 3 x y =
e. 3 x y =
f. 2 3 x y + =

4. Tentukan / lukiskanlah penyelesaian pertidaksamaan harga mutlak berikut
a. 0 3 x >
b. 0 3 x s
c. x y s
d. 3 x y >
e. 3 x y >
f. 2 3 x y + <


Dikerjakan pada buku catatan (AKTIVITAS KELAS)


Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
45

Pengajar matematika adalah orang yang dapat berperan sebagai fasilitator
proses pembelajaran, sehingga bahan belajar atau permasalahan
pembelajaran tidak selalu harus berasal dari pengajar sebab peserta didik
juga memiliki kemampuan dan kesempatan dalam mengakses informasi dari
berbagai sumber belajar.
Pembelajaran matematika selain ditujukan untuk meningkatkan
keterampilan peserta didik dalam berkolaborasi dan berkomunikasi dengan
bahasa lisan maupun tulisan, juga ditujukan sebagai sarana pembentukan
sikap, oleh karena itu pada setiap sesi pengajaran suatu unit bahasan akan
selalu terdapat sesi diskusi kelompok dimana bahan diskusi dapat disediakan
oleh pengajar maupun disediakan oleh peserta didik.



Sebelumnya terlebih dahulu ditentukan
kelompok sebagai berikut :
MEMBUAT PERMASALAHAN Masing masing
kelompok membuat / menuliskan satu buah
soal sesuai materi bahasan tersebut diatas
disertai penyelesaiannya.
DISTRIBUSI Pada waktu yang telah disepakati,
soal tersebut (hanya soalnya saja) diberikan
kepada masing masing kelompok lainnya dan
guru pengajar.
PENYELESAIAN Dengan durasi waktu 15 menit
setiap kelompok menyelesaikan semua soal
yang telah diterimanya.
DISKUSI Dengan arahan pengajar sebagai
moderator, fasilitator dan evaluator
dilaksanakan diskusi kelas.

PENILAIAN
- Aktivitas peserta didik dalam kelompok penugasan dan diskusi
(skor : 0 1 2 3 4)
- Ketepatan waktu penyerahan tugas dan/atau pengerjaan latihan uji kompetensi
yang ditugaskan oleh pengajar
(skor : 0 1 2 3 4)
- Kemampuan dan keterampilan berkomunikasi dengan bahasa lisan maupun tulisan
dalam diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)
- Sikap peserta didik terhadap pengajar dan rekan rekannya pada sesi pembelajaran
maupun sesi diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)

(PENUGASAN) KOMPONEN PSIKOMOTOR & AFEKTIF
KELOMPOK NOMOR ABSENT
1 1 , 2 , 21 , 22
2 3 , 4 , 23 , 24
3 5 , 6 , 25 , 26
4 7 , 8 , 27 , 28
5 9 , 10 , 29 , 30
6 11 , 12 , 31 , 32
7 13 , 14 , 33 , 34
8 15 , 16 , 35 , 36
9 17 , 18 , 37 , 38
10 19 , 20 , 39 , 40



46

SISTEM PERSAMAAN dan PERTIDAKSAMAAN LINEAR
(Materi Wajib)


SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV)
Bentuk umum system persamaan linear dengan dua variable x dan y adalah

= +
= +
) 2 ( .......... c y b x a
) 1 .( .......... c y b x a
2 2 2
1 1 1

dengan ( ) al Re Bilangan c , c , b , b , a , a
2 1 2 1 2 1
e ;
1
a dan
1
b tidak keduanya nol;
2
a
dan
2
b tidak keduanya nol.

PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV)
adalah pasangan nilai (x,y) yang memenuhi persamaan-persamaan yang ada pada
system persamaan tersebut. Secara geometris penyelesaian SPLDV menyatakan titik
persekutuan antara dua buah garis lurus yang mewakili persamaan linear dua variabel
tersebut.
Untuk menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dapat digunakan
beberapa metode berikut :

METODE SUBSTITUSI
Secara umum menyelesaikan SPLDV dengan metode substitusi adalah berupaya
menyatakan salah satu persamaan sebagai bentuk y = atau x = .. ,
Selanjutnya,
Menggantikan bentuk aljabar yang diperoleh pada persamaan lainnya, sehingga
terbentuk persamaan dengan satu variable saja, selanjutnya menentukan nilai variable
tunggal tersebut.

METODE ELIMINASI
Prosedur utama menyelesaikan SPLDV dengan metode substitusi adalah menghilangkan
salah satu variable dari system dengan cara mengalikan persamaan (1) dengan suatu
bilangan dan persamaan (2) dengan suatu bilangan yang lain, sedemikian hingga
koefisien salah satu variabelnya bernilai sama.
Selanjutnya kurangkan jika keduanya bertanda sama atau tambahkan jika keduanya
berlainan tanda, sehingga harga dari variable lainnya akan ditemukan.
Selanjutnya lakukan hal yang sama pada variable kedua.

METODE GABUNGAN (ELIMINASI SUBSTITUSI)
Dengan membandingkan kedua prosedur tersebut diatas, terlihat kesederhanaan
penyelesaian jika dilakukan penggabungan, yang pertama melakukan eliminasi
selanjutnya mensubtitusikan nilai yang diperoleh kedalam salah satu persamaan.
Untuk mengingatkan kembali permasalahan tersebut, sengaja diselesaikan contoh soal
yang sama dengan metode campuran.




Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
47
METODE DETERMINAN
Menyelesaikan SPL Dua Variabel dengan metode determinan adalah pengembangan
metode penyelesaian agar anda memahami bagaimana cara alat hitung elektronik yang
beredar di pasaran diprogram untuk menentukan jawaban suatu SPL Dua Variabel.
Jika x dan y adalah penyelesaian dari

= +
= +
2 2 2
1 1 1
c y b x a
c y b x a

maka,
2 2
1 1
2 2
1 1
b a
b a
b c
b c
x = dan
2 2
1 1
2 2
1 1
b a
b a
c a
c a
y =

Catatan Penulis :
DETERMINAN ordo (2x2)
Sebelum bahasan menyelesaikan SPL Dua Variabel dengan metode determinan,
maka perlu dipahami pengertian determinan, yaitu nilai dari suatu jajaran bilangan
|
|
.
|

\
|
d c
b a
yang didefinisikan sebagai, Det.
|
|
.
|

\
|
d c
b a
=
d c
b a
= ad bc

METODE GRAFIK
Secara umum menyelesaikan SPLDV dengan metode grafik adalah mencari koordinat
titik persekutuan dari kedua buah garis lurus bersangkutan, karena pada hakekatnya
persamaan linear ax + by = c adalah sebuah garis lurus, sehingga untuk melukiskannya
perlu ditentukan dua buah titik sembarang sebagai titik bantu.

BANYAKNYA PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA
VARIABEL (SPLDV)
Banyaknya penyelesaiaan SPLDV serta kedudukan dua buah garis yang mewakili kedua
buah persamaan linear tersebut dapat dirangkum dalam table berikut
Banyaknya
Penyelesaian
Kedudukan Kedua Garis
Syarat Yang Harus
Dipenuhi
Satu Berpotongan
2
1
2
1
b
b
a
a
=

Tidak Ada Sejajar
2
1
2
1
2
1
c
c
b
b
a
a
= =

Tak Berhingga Banyaknya Berimpit
2
1
2
1
2
1
c
c
b
b
a
a
= =






48

SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL (SPLTV)
Bentuk Umum system persamaan linear dengan tiga variable x, y dan z adalah

= + +
= + +
= + +
3 3 3 3
2 2 2 2
1 1 1 1
d z c y b x a
d z c y b x a
d z c y b x a

dengan
3 2 1 , 3 2 1 , 3 2 1 , 3 2 1
d , d , d c , c , c b , b , b a , a , a bilangan real;
1 1 1
c , b , a tidak ketiganya
nol,
2 2 2
c , b , a tidak ketiganya nol.

PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL (SPLTV)
adalah pasangan nilai (x,y,z) yang memenuhi persamaan-persamaan yang ada pada
system persamaan tersebut.
Untuk menentukan penyelesaian sistem persamaan linear tiga variabel digunakan
beberapa metode berikut :

METODE GABUNGAN (ELIMINASI SUBSTITUSI)
Untuk menentukan penyelesaian system persamaan linear tiga variable, cara yang umum
digunakan yaitu metode gabungan karena effisien dalam pengerjaannya.
Langkah utamanya adalah menurunkan derajat masalah dari SPL Tiga Variabel menjadi
SPL Dua Variabel dengan melakukan suatu upaya / operasi aljabar untuk menghilangkan
salah satu variable pada system.

METODE DETERMINAN
Menyelesaikan SPL Tiga Variabel dengan metode determinan adalah salah
pengembangan metode penyelesaian sistem persamaam linear, agar anda memahami
bagaimana cara alat hitung elektronik yang beredar di pasaran diprogram untuk
menentukan jawaban suatu SPL Tiga Variabel.
Jika x , y dan z adalah penyelesaian dari SPL tiga variabel

= + +
= + +
= + +
3 3 3 3
2 2 2 2
1 1 1 1
d z c y b x a
d z c y b x a
d z c y b x a

maka,
D
D
x
x
= ,
D
D
y
y
= ,
D
D
Z
z
=

dengan,

3 3 3
2 2 2
1 1 1
3 3 3
2 2 2
1 1 1
c b a
c b a
c b a
c b d
c b d
c b d
x = ,
3 3 3
2 2 2
1 1 1
3 3 3
2 2 2
1 1 1
c b a
c b a
c b a
c d a
c d a
c d a
y = ,
3 3 3
2 2 2
1 1 1
3 3 3
2 2 2
1 1 1
c b a
c b a
c b a
d b a
d b a
d b a
z =




Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
49
SISTEM PERTIDAKSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPtLDV)
adalah sistem yang terdiri dari beberapa buah pertidaksamaan linear dua variabel

PENYELESAIAN SISTEM PERTIDAKSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
Penyelesaian sistem pertidaksamaan linear dua variabel adalah suatu daerah atau
bidang luasan pada sistem koordinat kartesius yang memenuhi setiap pertidaksamaan
dari system tersebut. Perlu dipahami bahwa bidang luasan tersebut merupakan
kumpulan titik-titik tak berhingga banyaknya yang memenuhi setiap pertidaksamaan
dari system tersebut atau dalam bahasa yang lebih sederhana dapat dinyatakan bahwa
penyelesaian suatu sistem pertidaksamaan linear adalah kumpulan titik titik yang
membentuk suatu bidang luasan tertentu. (perlu diperhatikan titik titik pada pembatas
termasuk dalam penyelesaian / tidak termasuk dalam penyelesaian, bergantung dari
tanda ketidaksamaan permasalahan)


Dibawah ini adalah contoh soal terkait materi bahasan tersebut diatas. Pembahasan
contoh soal berikut akan dilakukan oleh pengajar pada pembelajaran kelas, tetapi tidak
tertutup kemungkinan bagi anda untuk mencoba menyelesaikannya terlebih dahulu.

1. Tentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel :

=
= +
2 y x 4
5 y 2 x
dengan
menggunakan :
a. Metode grafik
b. Metode Substitusi
c. Metode Eliminasi
d. Metode Gabungan
e. Metode Determinan

2. Tanpa melakukan penyelesaian, tentukan banyaknya anggota himpunan penyelesaian
sistem persamaan linear dua variabel berikut:
a.

=
= +
10 y 2 x 4
7 y 3 x 2
b.

=
=
12 y 2 x 3
6 y 2 x 3
c.

= +
= +
5 y 2 x
5 y 2 x


3. Tentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel :

= +
= +
= + +
2 z 2 y 3 x 2
2 z y 2 x 3
6 z y x

dengan menggunakan :
a. Metode Gabungan b. Metode Determinan

4. Tentukan/ lukiskanlah penyelesaian sistem pertidaksamaan linear tiga variabel :

s +
s +
s +
> >
9 y x 3
35 y 7 x 5
30 y 5 x 6
0 y ; 0 x


Dikerjakan pada buku catatan (AKTIVITAS KELAS)


50

SISTEM PERSAMAAN LINEAR KUADRAT
(Materi Peminatan)


SISTEM PERSAMAAN LINEAR KUADRAT DUA VARIABEL (SPLKDV)
adalah system persamaan yang tersusun atas sebuah persamaan linear dan sebuah
persamaan berderajat dua, dengan berbagai bentuk umum,

Contoh Bentuk-Bentuk SPLKDV Dalam Variable x dan y
Bentuk SPLKDV Bentuk Kurva

+ + =
= +
) 2 ( .......... c x b x a y
) 1 .........( .......... c y b x a
2 2
2
2
1 1 1

dengan ( ) al Re Bilangan c , c , b , b , a , a
2 1 2 1 2 1
e ;
1
a dan
1
b tidak keduanya nol; 0 a
2
=
Garis lurus dan Parabola

+ + =
= +
) 2 ( .......... c y b y a x
) 1 .........( .......... c y b x a
2 2
2
2
1 1 1

dengan ( ) al Re Bilangan c , c , b , b , a , a
2 1 2 1 2 1
e ;
1
a dan
1
b tidak keduanya nol; 0 a
2
=
Garis lurus dan Parabola

= +
= +
) 2 .........( c ) b y ( ) a x (
) 1 .( .......... .......... .......... c y b x a
2
2
2
2
2
1 1 1

dengan ( ) al Re Bilangan c , c , b , b , a , a
2 1 2 1 2 1
e ;
1
a dan
1
b tidak keduanya nol
Garis lurus dan Lingkaran
Catatan Penulis
Terdapat bentuk kurva yang lain untuk persamaan derajat dua misalnya elips, hiperbola
dan lainnya. Namun pada jenjang kelas X peminatan hanya disajikan permasalahan yang
menyangkut garis dan parabola saja

PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR KUADRAT DUA VARIABEL
adalah pasangan nilai (x,y) yang memenuhi persamaan-persamaan yang ada pada
system persamaan tersebut. Secara geometris penyelesaian SPLKDV menyatakan titik
persekutuan antara kurva yang mewakili persamaan dua variabel tersebut.
Untuk menentukan penyelesaian sistem persamaan linear kuadrat dua variabel
digunakan metode substitusi :
Nyatakan persamaan linear ke bentuk y = atau x =
Substitusi persamaan itu ke persamaan derajat dua sehingga diperoleh PKG
Selesaikan PKG maka akan diperoleh nilai dari variable x atau y.
Jika yang disubstitusi y = maka akan diperoleh nilai variable x, sedangkan jika yang
disubstitusi x = maka akan diperoleh nilai variable y.
Cari nilai variable lain yang belum diketahui dengan cara mensubstitusi variable yang
sudah diketahui nilainya ke persamaan linear.



Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
51
BANYAKNYA PENYELESAIAN SPLKDV
Banyaknya penyelesaian SPLKDV ditentukan oleh nilai Diskriminan Persamaan Kuadrat
Gabungan (PKG) dari persamaan persamaan penyusunnya. PKG diperoleh dengan cara
mensubstitusi persamaan linear ke persamaan derajat dua.

Banyaknya Penyelesaian Bisa Dilihat Sesuai Table Berikut
Banyaknya Penyelesaian Nilai Diskriminan Hubungan yang terjadi
Dua D > 0 Berpotongan
Satu D = 0 Bersinggungan
Tidak Ada D < 0
Tidak berpotongan dan
tidak bersinggungan




Dibawah ini adalah contoh soal terkait materi bahasan tersebut diatas. Pembahasan
contoh soal berikut akan dilakukan oleh pengajar pada pembelajaran kelas, tetapi tidak
tertutup kemungkinan bagi anda untuk mencoba menyelesaikannya terlebih dahulu.

1. Tentukan penyelesaian sistem persamaan linearkuadrat dua variabel berikut dan
gambarkan grafiknya:

+ =
=
6 x 5 x y
2 y x 2
2


2. Tentukan penyelesaian sistem persamaan linearkuadrat dua variabel berikut dan
gambarkan grafiknya:

=
=
5 x 4 x y
14 x 2 y
2


3. Tentukan persamaan garis yang melalui titik (0 , 1) dan menyinggung parabola
1 x 2 x y
2
+ + =

4. Tentukan persamaan garis yang sejajar dengan 0 5 y x = dan bersinggungan
dengan parabola 3 x 5 x y
2
+ =

5. Tentukan persamaan garis yang tegak lurus terhadap 0 1 y 4 x = + dan
bersinggungan dengan parabola 3 x 2 x y
2
+ =


Dikerjakan pada buku catatan (AKTIVITAS KELAS)


52
Pengajar matematika adalah orang yang dapat berperan sebagai fasilitator proses
pembelajaran, sehingga bahan belajar atau permasalahan pembelajaran tidak selalu
harus berasal dari pengajar sebab peserta didik juga memiliki kemampuan dan
kesempatan dalam mengakses informasi dari berbagai sumber belajar.
Pembelajaran matematika selain ditujukan untuk meningkatkan keterampilan peserta
didik dalam berkolaborasi dan berkomunikasi dengan bahasa lisan maupun tulisan, juga
ditujukan sebagai sarana pembentukan sikap, oleh karena itu pada setiap sesi pengajaran
suatu unit bahasan akan selalu terdapat sesi diskusi kelompok dimana bahan diskusi
dapat disediakan oleh pengajar maupun disediakan oleh peserta didik.



Sebelumnya terlebih dahulu ditentukan
kelompok sebagai berikut :
MEMBUAT PERMASALAHAN Masing masing
kelompok membuat / menuliskan materi
bahasan sistem persamaan kuadrat kuadrat
disertai satu buah contoh permasalahan
disertai penyelesaiannya
DISTRIBUSI Pada waktu yang telah disepakati,
materi bahasan sistem persamaan kuadrat
kuadrat disertai satu buah contoh
permasalahan diberikan kepada masing
masing kelompok lainnya dan guru pengajar.
DISKUSI (I) Dengan arahan pengajar sebagai
fasilitator dan evaluator dilaksanakan diskusi
kelas dengan menunjuk salah satu kelompok
sebagai penyaji dan satu peserta didik sebagai
moderator.
PENYELESAIAN Setiap kelompok
menyelesaikan semua soal yang telah
diterimanya.
DISKUSI (II) Dengan arahan pengajar sebagai moderator, fasilitator dan evaluator
dilaksanakan diskusi kelas.

PENILAIAN
- Aktivitas peserta didik dalam kelompok penugasan dan diskusi
(skor : 0 1 2 3 4)
- Ketepatan waktu penyerahan tugas dan/atau pengerjaan latihan uji kompetensi
yang ditugaskan oleh pengajar
(skor : 0 1 2 3 4)
- Kemampuan dan keterampilan berkomunikasi dengan bahasa lisan maupun tulisan
dalam diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)
- Sikap peserta didik terhadap pengajar dan rekan rekannya pada sesi pembelajaran
maupun sesi diskusi kelas
(skor : 0 1 2 3 4)
(PENUGASAN) KOMPONEN PSIKOMOTOR & AFEKTIF
KELOMPOK NOMOR ABSENT
1 1 , 14 , 27 , 40
2 2 , 15 , 28
3 3 , 16 , 29
4 4 , 17 , 30
5 5 , 18 , 31
6 6 , 19 , 32
7 7 , 20 , 33
8 8 , 21 , 34
9 9 , 22 , 35
10 10 , 23 , 36
11 11 , 24 , 37
12 12 , 25 , 38
13 13 , 26 , 39



Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
53


Uji standar kompetensi UNIT 2 akan dilaksanakan guna melakukan penilaian akhir terhadap
penguasaan siswa terhadap unit bahasan bersangkutan. Selesaikan secara mandiri latihan uji
dibawah ini, agar anda mendapat gambaran bentuk dan materi yang akan diujikan sebab
setidaknya 40% soal uji kompetensi berasal dari butir butir soal dibawah ini. SelamaT BelajaR

A. PILIHAN GANDA
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat
1. Pertidaksamaan
3
ax
2
1 x
a x 2 +

>
mempunyai penyelesaian x > 5. Nilai
a adalah ....
a. 2
b. 3
c. 4
d. 5
e. 6


2. Nilai terbesar dari x yang memenuhi
2
1
8
x 3
4
x 3
x + > adalah ....
a. 1
b. 1
c. 2
d. 3
e. 4


3. Himpunan penyelesaian
pertidaksamaan 0 x 2 6 2 x
2
< +
adalah ....
a. { } R x 3, x 2 - x e < <
b. { } R x 2, x atau 3 x x e > <
c. { } R x 3, x atau 2 x 6 x e > < <
d. { } R x 3, x atau 2 x x e > <
e. { } R x , 3 x x e >



4. Himpunan penyelesaian
pertidaksamaan 6 x 5 x
2
< + adalah
....
a. { } 1 x 6 x s s
b. { } 2 x 3 x s s
c. { } 1 x 2 atau 3 x 6 x s s s s

d. { } 1 x 0 atau 5 x 6 x s s s s
e. { } 0 x 2 atau 3 x 5 x s s s s

5. Nilai dari 1
1 x
7 x 2
>

+
dipenuhi oleh ....
a. 8 x 2 s s
b. 2 x atau 8 x > s
c. 1 x atau 1 x 8 > < s
d. 8 x 1 atau 1 x 2 > < < s
e. 1 x atau 1 x 2 - 1 atau 1 8 x > > s < s

6. Himpunan penyelesaian dari
1
2 x
2 x
>

+
adalah ....
a.
)
`

< <
2
1
x
2
1
x
b. { } 1 x 3 x < <
c.
)
`

< <
2
1
x 1 x
d.
)
`

<
2
1
x x
e.
)
`

>
2
1
x x

(Dikerjakan Pada Buku Latihan) LATIHAN UJI KOMPETENSI


54
7. Pertaksamaan 1
1 x
3 x
<

+
dipenuhi
oleh ....
a. x < 8
b. x < 3
c. x < 3
d. x < 1
e. x < 1


8. Nilai x yang memenuhi
0 2 1 x 2 x
2
s adalah ....
a. 1 < x < 3
b. 1 x s atau 3 x >
c. 3 x 1 s s
d. 1 x 3 s s
e. 3 x s atau 1 x >


9. Nilai x yang memenuhi
2 x 4 1 x 5 + < + adalah ....
a.
3
1
x <
b. x > 1
c. 1 x
3
1
< <
d.
2
1
x <
e. x < 1 atau
2
1
x >


10. Nilai x yang memenuhi ketaksamaan
12 2 x 4 2 x
2
+ > adalah ....
a. 4 < x < 8
b. 2 < x < 6
c. x < 2 atau x > 8
d. x < 4 atau x > 8
e. x < 2 atau x > 6

11. Jika (x , y) adalah penyelesaian dari
system persamaan

= +
=
0 6 y x 2
0 2 x y 2

maka nilai dari x + y =
a. 2
b. 3
c. 4
d. 5
e. 6

12. Jika ( x0 , y0 ) adalah penyelesaian dari

= +
=
5 y x
4 y x 2
maka nilai x0 y0 = .......
a. 2
b. 1
c. 0
d. 1
e. 2

13. Jika suatu sistem persamaan linear

= +
=
2 by 3 ax 2
6 by ax
mempunyai
penyelesaian x = 2 dan y = 1, maka
nilai dari a
2
+ b
2
= .
a. 2
b. 4
c. 5
d. 8
e. 11

14. Jika ( x0 , y0 ) adalah penyelesaian dari

= +
=
xy 7 x y 2
xy x 3 y 5
maka x0 + y0 = .......
a.
6
1

b.
6
2

c.
6
3

d.
6
4

e.
6
5





Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
55
15. Jika ( ) { }
0 0
y , x penyelesaian dari

=
= +
16
y
4
x
3
5
y
3
x
2
maka nilai 4x0y0 = .
a. 16
b. 8
c. 4
d. 1
e.


16. Jika (x , y) adalah penyelesaian dari

=
= +

+
+
0
9 y 5
3
2 x
10
9 y
2
3 x
maka nilai x + y =

a. 3
b. 4
c. 5
d. 6
e. 7

17. Jika (x , y) adalah penyelesaian dari

=
=

+
8 2
64 4
) y x 2 (
) y x (
maka nilai x + y =
a. 0
b. 1
c. 2
d. 3
e. 4


18. Himpunan penyelesaian

=
= +
1 y x 2
7 y xy x
2 2
adalah ..
a. ( ) ( ) { } 3 , 1 , 3 , 2
b. ( ) ( ) { } 3 , 1 , 3 , 2
c. ( ) ( ) { } 3 , 1 , 3 , 2
d. ( ) ( ) { } 3 , 1 , 3 , 2
e. ( ) ( ) { } 3 , 1 , 3 , 2


19. Jika (x,y) adalah penyelesaian

=
=

2 y x
5
125
1
y 2 x
, maka nilai x+y = .
a. 2
b. 1
c. 0
d. 1
e. 2


20. Nilai x yang memenuhi sistem
persamaan

= +
= +
25 y log x log
11 y log x log
7 4
3 2

adalah .
a. 10
b. 100
c. 1.000
d. 10.000
e. 100.000

21. Jika ( x0 , y0 ) adalah penyelesaian dari

=
=

+
8 2
64 4
) y x 2 (
) y x (
maka nilai 2x0 + y0
adalah
a. 4
b. 5
c. 6
d. 7
e. 8

22. Jika penyelesaian

+ =
=
10 x 3 x y
7 y x
2

adalah (x1 , y1) , (x2 , y2) maka nilai
dari x1 + x2 adalah .
a. 3
b. 2
c. 1
d. 2
e. 3




56
23. Jika penyelesaian

=
+ =
x 2 x y
x x 4 8 y
2
2

adalah (x1 , y1) , (x2 , y2) maka nilai
dari x1 + x2 + y1 + y2 = .
a. 10
b. 11
c. 12
d. 13
e. 14

24. Jika ( x0 , y0 , z0 ) adalah penyelesaian
dari

=
=
=
1 z x
3 z 2 y
5 y x 2
maka x
0
+ y
0
= .......
a. 6
b. 5
c. 4
d. 3
e. 2
25. Jika (x , y , z) adalah penyelesaian

= + +
= + +
=
13 z 7 y 3 x 5
10 z 3 y x 4
2 z 2 y 5 x 6
maka x + y + z
adalah
a. 4
b. 5
c. 6
d. 7
e. 8

26. Jika ( x , y , z ) adalah penyelesaian

=
= +
= +
1
6
7 z
3
z
4
y
6
x
2
z
2
y 3
4
x
2
y
3
x
maka x y z = .
a. 7
b. 5
c. 1
d. 7
e. 13

27.

= +
= +
= +
1
z
10
x
10
yz y 12 z 12
xy x 20 y 20
maka z : x : y = .
a. 2 : 4 : 3
b. 2 : 4 : 5
c. 1 : 2 : 4
d. 1 : 2 : 5
e. 2 : 3 : 4


28. Pada tahun 2002 usia seorang anak
sama dengan seperempat usia ibunya.
Jika pada tahun 2006 usia anak
tersenut sama dengan sepertiga usia
ibunya, maka tahun kelahiran anak
tersebut adalah .......
a. 1988
b. 1990
c. 1992
d. 1994
e. 1996


29. Diketahui hasil penjumlahan dua
buah bilangan adalah 28. Jika selisih
kedua buah bilangan tersebut adalah
12, maka salah satu bilangan tersebut
adalah ......
a. 7
b. 8
c. 9
d. 10
e. 11


30. Persamaan garis lurus yang melalui
titik potong antara x + 2y = 4 dan
5x y = 3 serta tegak lurus terhadap
x + y 4 = 0 adalah ..
a. x y = 0
b. x y 1 = 0
c. x y + 1 = 0
d. x + y 1 = 0
e. x + y + 1 = 0



Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
57
31. Perbandingan antara umur A dan B
sekarang adalah 3 : 4. Enam tahun
yang lalu perbandingan umur mereka
adalah 5 : 7, maka perbandingan
umur mereka enam tahun yang akan
datang adalah .......
a. 8 : 11
b. 7 : 9
c. 2 : 3
d. 11 : 13
e. 8 : 9



32. Antara pukul 05.00 dan 05.30, jarum
panjang dan jarum pendek suatu jam
tangan akan berimpit pada 05. .......
a. menit 27
11
1

b. menit 27
11
2

c. menit 27
11
3

d. menit 27
11
4

e. menit 27
11
5




33. Diketahui A dapat menyelesaikan
suatu pekerjaan dalam waktu 2 jam
dan B dapat menyelesaikan suatu
pekerjaan dalam waktu 3 jam. Jika
pekerjaan tersebut dikerjakan secara
bersama sama maka akan selesai
dalam ....... jam
a.
2
1
2
b.
2
1
1
c.
5
6

d.
5
1

e. 1





34. Kopi arabica harganya $ 9,6 per ons
dan kopi robusta $ 12 per ons. Untuk
mendapatkan kopi yang harganya $
10 per ons, maka kedua jenis kopi
tersebut harus dicampur dengan
perbandingan ........
a. 2 : 1
b. 3 : 1
c. 3 : 2
d. 4 : 2
e. 5 : 1


35. Dua buah mobil akan menempuh
jarak 450 km. Kecepatan mobil kedua
adalah 15 km / jam lebih cepat dari
kecepatan mobil pertama. Jika waktu
tempuh mobil pertama adalah satu
jam lebih lama daripada mobil kedua,
maka kecepatan rata-rata kedua
buah mobil tersebut adalah ....... km /
jam
a. 97,5
b. 92,5
c. 87,5
d. 85,0
e. 82,5


36. Sebuah pabrik sepatu memiliki 3 buah
mesin : A , B dan C. Dalam sehari
ketiga mesin tersebut dapat
memproduksi 295 pasang sepatu. Jika
hanya mesin A dan B yang bekerja
maka akan diproduksi 205 pasang
sepatu, dan jika hanya mesin A dan C
yang bekerja maka akan diproduksi
185 pasang sepatu. Jika yang bekerja
hanya mesin B dan C, maka akan
diproduksi ......... pasang sepatu.
a. 170
b. 175
c. 180
d. 190
e. 200




58
37. Jika pembilang suatu pecahan
ditambah 2 dan penyebutnya
ditambah 1 maka nilai pecahan
tersebut menjadi sama dengan
2
1
,
tetapi jika pembilangnya ditambah 1
dan penyebutnya dikurangi 2 maka
nilai pecahan tersebut menjadi sama
dengan
5
3
. Jika pembilang maupun
penyebutnya ditambah 3 maka nilai
pecahan tersebut menjadi sama
dengan .......
a.
2
1

b.
3
1

c.
4
1

d.
5
1

e.
6
1


38. Fungsi kuadrat f(x) = ax
2
+ bx + c
melalui titik (-1,10), (1,4) dan (2,7).
Maka nilai a, b dan c berturut-turut
adalah ..
a. 2, 3, 5
b. 2, 3, 5
c. 2, 3, 5
d. 2, 3, 5
e. 2, 3, 5

39. Pak agus bekerja selama 6 hari
dengan 4 hari diantaranya lembur
mendapat upah Rp. 74.000,- Pak Bardi
bekerja selama 5 hari dengan 2 hari
diantaranya lembur mendapat upah
Rp. 55.000,- Pak Agus, Pak Bardi dan
Pak Dodo bekerja dengan upah yang
sama, jika pak dodo bekerja 5 hari
dan terus menerus lembur, maka upah
yang diterimanya adalah .
a. Rp. 60.000,-
b. Rp. 65.000,-
c. Rp. 67.000,-
d. Rp. 70.000,-
e. Rp. 75.000,-

40. Ani, Nia, dan Ina pergi bersama
sama ke toko buah. Ani membeli 2 kg
apel, 2 kg anggur, dan I kg jeruk
dengan harga Rp 67.000,00. Nia
membeli 3 kg apel, 1 kg anggur, dan
1 kg jeruk dengan harga Rp 61.000,00.
Ina membeli 1 kg apel, 3 kg anggur,
dan 2 kg jeruk dengan harga
Rp 80.000,00. Harga 1 kg apel,
1 kg anggur, dan 4 kg jeruk
seluruhnya adalah .
a. Rp 37.000,00
b. Rp 44.000,00
c. Rp 51.000,00
d. Rp 55.000,00
e. Rp 58.000,00



41. Jika absis titik potong parabola
y = x
2
+ px + 2 dan y = x
2
+ 4x 3
adalah 2, nilai p sama dengan .
a.
b. 1
c. 1
d. 2
e. 3



42. Dua tahun yang lalu umur seorang
ayah sama dengan 6 kali umur
anaknya. Jika delapan belas tahun
yang akan datang umur ayahnya
sama dengan dua kali umur anaknya,
maka pada saat ini umur anaknya
adalah ........ tahun
a. 5
b. 6
c. 7
d. 8
e. 9




Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
59
43. Kereta api I meninggalkan stasiun
dengan kecepatan 40 km/jam. Dua
jam kemudian kereta II meninggalkan
stasiun dengan kecepatan 60 km/jam
menuju arah yang sama. Kereta api II
menyusul kereta api I di suatu tempat
yang dari stasiun pemberangkatan
jaraknya km
a. 240
b. 260
c. 275
d. 300
e. 400

44. Sebuah bilangan terdiri atas dua
angka. Nilai bilangan tersebut sama
dengan 4 kali jumlah kedua angka.
Angka satuan dikurangi angka
puluhan sama dengan 2. Bilangan
tersebut terletak diantara .
a. 1 dan 5
b. 6 dan 10
c. 11 dan 15
d. 16 dan 20
e. 21 dan 25

45. Jika A, B, dan C bekerja bersama,
mereka dapat menyelesaikan suatu
pekerjaan dalarn 2 hari. Jika A dan C
bekerja bersama untuk menyelesaikan
pekejaan itu maka diperlukan waktu
3 hari. Jika B dan C bekerja bersama
untuk menyelesaikan pekerjaan itu
maka diperlukan waktu 3,6 hari.
Lama waktu yang diperlukan
masing - masing oleh A, B, dan C jika
mereka bekerja sendiri-sendiri adalah

a. 4 hari , 5 hari , 6 hari
b. 4 hari , 6 hari , 8 hari
c. 4 hari , 6 hari , 7 hari
d. 4 hari , 7 hari , 8 hari
e. 4 hari , 7 hari , 9 hari




B. URAIAN
Selesaikanlah secara singkat, jelas dan tepat

Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan nilai mutlak berikut :
1. 1 2 x =
2. 5 3 x 2 =
3. 4 x 2 6 =
4. 8 3 x = +
5. 10 x 8 4 =
6. 4 x 4 x =
7. x 3 6 6 x 3 =
8. 8 x 2 x 2 8 =
9. 10 x 5 10 x 5 =
10. 27 3 x x
2
= +
11. 10 30 x 14 x 2
2
= +
12. 8 4 x x
2
= +
13. 12 7 x 9 x 2
2
= + +

Tentukan bentuk sederhana penjumlahan dan pengurangan tanda mutlak di bawah ini
untuk interval 10 x 6 s s .
14. 8 x 2 5 x +
15. x 6 12 x 2
16. 3 x x 2 6 +



60
Tentukan semua nilai x yang memenuhi pertidaksamaan nilai mutlak berikut.
17. 2 x <
18. 4 x >
19. 2 x <
20. 9 1 x 2 <
21. 8 1 x 3 > +
22. 5 1 x 2 s
23. 8 4 x 3 >
24. 2 x 1 x 3 s
25. x 2 1 2 x s
26. 1 x 2 2 x > +
27. x
2
1
x 2 s
28. 1 x 3 x 2 < +
29. x 5 1 x 2 s +
30. 8 17 x
2
s
31. 3 5 x 2
2
<
32. 3 15 x 2
2
>
33. 4 4 x 2 x
2
s +
34. 10 4 x 5 x
2
>
35. 1
3 x
1 x
<
+


36. 1
1 x
3 x
>

+

37. 3
2 x
5 x 2
s


38. 2
4 x
1 x 3
>
+
+

39. 0 3 2 x 4 2 x
2
s +
40. 0 6 3 x 5 3 x
2
> + + +
41. 12 2 x 4 2 x
2
+ <
42. 12 3 x 4 3 x
2
+ >

Tentukanlah himpunan penyelesaian SPLDV berikut dengan substitusi.
43.

= +
= +
0 7 y x
0 1 y x 2
44.

= +
=
0 15 y x 7
0 1 y 7 x 4


Tentukanlah himpunan penyelesaian SPLDV berikut dengan eliminasi.
45.

=
= +
17 y 10 x
34 y 8 x 6
46.

= +
= +
0 5 y x 2
0 1 y x 2


Selesaikan SPLDV berikut dengan metode gabungan substitusi dan eliminasi.
47.

=
= =
43 y 7 x 9
10 y 2 x 3

48.

+
=

+
1
3
2 y
5
6 x
1
2
3 y
3
2 x


Selesaikan SPLDV berikut dengan metode grafik.
49.

=
= +
3 y 3 x
6 y 3 x 2
50.

= +
= +
27 y 2 x 5
9 y 2 x





Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
61
Tentukan penyelesaiannya menggunakan determinan matriks.
51.

= +
= +
23 y 3 x 5
11 y 3 x 2
52.

= +
=
11 y 4 x 3
15 y 5 x 2

53. Jika xo dan yo adalah penyelesaian dari persamaan berikut

=
+
+
= +

8
3
4 y
x
3 y
4
2 x
Tentukan
nilai 7xo + 2yo .


54. Penyelesaian persamaan

=
= +
11 by ax 2
13 by ax
adalah ( 2,1 ) . Tentukan nilai a + b

55. Jika diketahui

=
=

4 x y
9 3
y x 2
, tentukan nilai x !

56. Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan berikut
{ }
{ }

+ =
+ + = +
y x 5 ) 1 y 2 ( 3 x 2 2
20 ) 1 y 3 ( 2 x 3 ) 1 y ( x 5


Tentukanlah himpunan penyelesaian dari SPLTV berikut dengan metode gabungan
eliminasi substitusi
57.

= +
= + +
= + +
3 z y x
4 z y x 2
7 z y 2 x

58.

= + +
= +
= + +
21 z 2 y x 5
19 z 4 y x 3
22 z 3 y 2 x 2

59.

= +
= + +
= + +
3 z y x
4 z y x 2
7 z y 2 x

60.

= + +
= +
= + +
21 z 2 y x 5
19 z 4 y x 3
22 z 3 y 2 x 2

61.

= +
= + +
= + +
3 z y x
4 z y x 2
7 z y 2 x

62.

= + +
= +
= + +
21 z 2 y x 5
19 z 4 y x 3
22 z 3 y 2 x 2


Tentukanlah penyelesaian dari SPLTV berikut menggunakan determinan matriks.
63.

= +
= + +
= + +
3 z y x
4 z y x 2
7 z y 2 x
64.

= + +
= +
= + +
21 z 2 y x 5
19 z 4 y x 3
22 z 3 y 2 x 2





62
Tentukanlah penyelesaian dari sistem persamaan berikut
65.

=
=
= +
2
z
1
x
1
3
z
1
y
2
2
y
1
x
1

66.

= +
= +
= +
2 z
5
1
y
3
2
x
2
1
4 z
5
2
y
3
1
x
2
3
1 z
5
1
y
3
1
x
2
1

67.

= +
= + +
= + +
1
z
6
y
2
x
8
2
z
3
y
4
x
4
1
z
3
y
2
x
4


Tentukanlah himpunan penyelesaian dari persamaan berikut
68.

=
+ =
2
x y
3 x 2 y

69.

+ =
=
x 3 x y
0 y x
2

70.

+ =
=
4 x 5 x y
1 x y
2

71.

+ =
= +
3 x 4 x y
3 y x
2

72.

= +
= +
26 y x
6 y x
2 2

73.

= +
=
12 y 2 x
2 y x 2
2 2

74.

=
=
x 4 y
4 y x
2

75.

=
=
4 y 2 xy x
2 y x
2 2


76. Harga 2 koper dan 5 tas adalah Rp 600.000,00 , sedangkan harga 3 koper dan 2 tas
yang sama adalah Rp 570.000,00. Tentukan harga sebuah koper dan dua tas !

77. Tujuh tahun yang lalu umur Ayah sama dengan enam kali umur Budi. Empat tahun
yang akan datang ,dua kali umur Ayah sama dengan lima kali umur Budi ditambah
sembilan tahun. Berapakah umur Ayah sekarang?

78. Sebuah bilangan pecahan jika pembilangnya ditambah dengan 4 maka pecahan
tersebut bernilai
7
3
. Jika penyebut dari pecahan tersebut dikurangi dengan 13 maka
pecahan tersebut menjadi
2
1
. Tentukan jumlah penyebut dan pembilang pecahan
tersebut!

79. Tiga ons kopi dan empat ons mentega berharga Rp 12.500,00 . Dua bulan kemudian
harga kopi meningkat 5 % dan mentega meningkat 10 % , sehingga jumlah harganya
menjadi Rp 13.525,00. Berapa harga 1 ons kopi dan 1 ons mentega?



Bahan Ajar Tengah Semester Pertama
63
80. Leo secara bergantian berlari pelan dan berjalan ke sekolahnya setiap hari. Ia
berjalan dengan kecepatan rata-rata 3 km / jam dan berlari pelan dengan kecepatan
6 km / jam. Jarak rumah ke sekolahnya adalah 6 km dan ia menempuhnya dalam 1,5
jam. Berapa jauh ia berlari dalam perjalanan itu?

81. Adi , Ali dan Arman berbelanja di sebuah toko swalayan. Adi membeli 3 unit barang A,
4 unit barang B, dan 1 unit barang C. Adi harus membayar Rp 83.000,00. Ali membeli
6 unit barang A, 2 unit barang B dan 1 unit barang C. Ali harus membayar Rp
86.000,00. Arman membeli 2 unit barang A, 5 unit barang B, dan 10 unit barang C.
Arman harus membayar Rp 158.000,00. Jika Silvia membeli 5 unit barang A, 4 unit
barang B dan 3 unit barang C, berapa jumlah uang yang harus dibayar Silvia?

82. Diketahui tiga bilangan a,b,dan c. Rata-rata dari ketiga bilangan itu sama dengan 16.
Bilangan kedua ditambah 20 sama dengan jumlah bilangan yang lainnya.Bilangan
ketiga sama dengan jumlah bilangan yang lain dikurangi empat. Tentukanlah
bilangan-bilangan itu !.

83. Suatu bilangan terdiri dari tiga angka, jumlah ketiga angka itu sama dengan 9. Nilai
bilangan itu sama dengan 14 kali jumlah ketiga angkanya. Angka ketiga dikurangi
angka kedua dan angka pertama sama dengan 3. Tentukan bilangan itu!.

84. Grafik fungsi kuadrat y = ax
2
+ bx + c melalui titik- titik ( 1,4 ), ( - 2 ,18 ), dan ( 3,13 ).
Tentukan persamaan grafik fungsi kuadrat tersebut !

85. Jika A,B, dan C bekerja bersama-sama ,mereka dapat menyelesaikan suatu pekerjaan
dalam 2 hari. Jika A dan C bekerja bersama untuk menyelesaikan pekerjaan itu maka
diperlukan waktu 3 hari. Jika B dan C bekerja bersama untuk menyelesaikan
pekerjaan itu maka diperlukan waktu 3,6 hari. Berapa lama waktu yang diperlukan
masing-masing oleh A,B, dan C jika mereka bekerja sendiri-sendiri?