Anda di halaman 1dari 31

Analisis Efektifitas Pelayanan Antrian Pada

Gardu Tol Otomatis dan


Gardu Tol Reguler
Studi Kasus: Gerbang Tol Cililitan 1

Maharani Putri Wulandari
(1006813216)
S1 Ekstensi Manajemen
Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia

PENDAHULUAN
1
Pesatnya pembangunan dewasa ini, membutuhkan
sarana dan prasarana transportasi yang baik, lancar dan
efisien.

Oleh sebab itu PT. Jasa Marga, Tbk mengantisipasi
dengan membuka jalan bebas hambatan yang dikenal
sebagai jalan tol.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa jalan tol
tidak sepenuhnya bebas hambatan. Antrian panjang
kendaraan di ruas jalan tol sering ditemukan, terutama
pada waktu sibuk. Terlebih lagi, kemacetan di jalan tol
seringkali terjadi karena imbas dari antrian panjang di
gerbang tol

LATAR BELAKANG
2

Untuk mengantisipasi terjadinya antrian yang dapat
merugikan pengguna jalan tol, operator tol, khususnya
PT. Jasa Marga, Tbk telah menerapkan sistem
pengumpulan tol elektronik atau Electronic Toll
Collection (ETC) atau menggunakan E-toll Card sebagai
alternatif dalam pilihan pembayaran tol.

Namun, pada faktanya di lapangan, rasio pengguna
gardu tol otomatis atau yang menggunakan e-toll card
belum melampaui bahkan belum sepadan dengan rasio
pengguna gardu tol reguler.
LATAR BELAKANG
3

Mengetahui efektifitas pelayanan gardu tol otomatis
dengan melakukan perbandingan terhadap pelayanan
gardu tol reguler dengan melakukan analisis sistem
antrian gardu tol otomatis dan analisis sistem antrian
gardu tol reguler.

Melakukan analisis estimasi pertumbuhan pengguna
gardu tol sebagai bahan pertimbangan untuk
pengembangan sistem antrian gardu tol yang lebih
efektif yang akan dilakukan oleh manajemen PT. Jasa
Marga, Tbk cabang Cawang Tomang Cengkareng.


RUMUSAN MASALAH
4

Mengetahui hasil analisis evaluasi pelayanan antrian
dari sisi kecepatan pelayanan pada gardu tol otomatis
dengan melakukan perbandingan terhadap pelayanan
antrian pada gardu tol reguler secara faktual di
lapangan.

Mengetahui hasil perhitungan estimasi pengguna gardu
tol dengan metode peramalan sederhana sebagai dasar
untuk rekomendasi implementasi sistem gardu tol yang
efektif di Gerbang Tol Cililitan 1 di masa depan.

TUJUAN
5

TINJAUAN PUSTAKA
6


Teori antrian adalah sebuah teknik riset operasional
yang menghasilkan sebuah sistem yang mengizinkan
untuk terjadinya antrian, yang kemudian menghitung
performa sistem tersebut dan kemudian menentukan
hal-hal atau properti-properti yang mendukung
sistem tersebut agar dapat membantu manajer dalam
pengambilan keputusan (Mehri & Djemel, 2007).


TEORI ANTRIAN
7
DISIPLIN ANTRIAN
Disiplin
Antrian
First In
First Out
Last In
First Out
Service In
Random
Order
Priority
Service
8
STRUKTUR ANTRIAN
1. Single Channel Single Phase
2. Single Channel Multi Phase
9
STRUKTUR ANTRIAN
3. Multi Channel Single Phase
4. Multi Channel Multi Phase
10

Peramalan adalah suatu perkiraan tingkat
permintaan yang diharapkan untuk suatu produk
atau beberapa produk dalam periode waktu yang
ditentukan di masa yang akan datang
(John E. Biegel,1992).

Tujuan peramalan dalam kegiatan produksi adalah
untuk meredam ketidakpastian, sehingga diperoleh
suatu perkiraan yang mendekati keadaan yang
sebenarnya
(Ginting, 2007).

PERAMALAN
11

METODOLOGI
PENELITIAN
12
METODE PENELITIAN
Metode Penelitian
Observasi Personal
Desain Penelitian
Deskriptif Eksploratif
Data Penelitian
Kuantitatif

Sumber: Malhotra, Naresh K. (2007), Marketing Research, an Applied Orientation 5
th
ed.
New Jersey: Pearson Education

13
METODE
PENGOLAHAN DATA
14
SISTEM ANTRIAN
Characteristics Symbol Formula
Arrival Rate


60
Average Time Since Last Arrival
Service Rate
60
Average Service Time
Time Since Last Arrival 1 / 1 /
Service Time 1 / 1 /
Server Utilization
Expected Waiting Time in
System
Ws
Expected Waiting Time in
Queue
Wq
Probability of The Empty
System
Po 1 -
Sumber: Chase & Aquilano (1995) dan Render & Heizer (2008)
15
PERAMALAN
center line
UCL
LCL
r
e
g
i
o
n

A
r
e
g
i
o
n

B
r
e
g
i
o
n

C
r
e
g
i
o
n

A
r
e
g
i
o
n

B
r
e
g
i
o
n

C
1. Metode Regresi Linier
2. Moving Range Chart
Sumber: Render, Barry and Jay Heizer. (2005), Manajemen Produksi. Jakarta: Salemba Empat.


16

ANALISIS
&
PEMBAHASAN
17
SISTEM ANTRIAN
18
GARDU TOL OTOMATIS
Rata-Rata Perhitungan Sistem Antrian Gardu Tol Otomatis
Sumber: Olahan Data Primer


No. Characteristics Symbol
Result of
Calculation
1 Arrival Rate 241.4
2 Service Rate 551.2
3 Time Since Last Arrival 1 / 15.0
4 Service Time 1 / 6.5
5 Server Utilization 0.44
6 Waiting Time in System Ws' 38.7
7 Waiting Time in Queue Wq' 32.2
8 Expected Waiting Time in System Ws 0.20
9 Expected Waiting Time in Queue Wq 0.09
10 Probability of The Empty System Po 0.56
19
GARDU TOL REGULER
No. Characteristics Symbol
Result of
Calculation
1 Arrival Rate 274.6
2 Service Rate 689.5
3 Time Since Last Arrival 1 / 14.4
4 Service Time 1 / 5.2
5 Server Utilization 0.40
6 Waiting Time in System Ws' 50.1
7 Waiting Time in Queue Wq' 31.4
8 Expected Waiting Time in System Ws 0.16
9 Expected Waiting Time in Queue Wq 0.07
10 Probability of The Empty System Po 0.60
Rata-Rata Perhitungan Sistem Antrian Gardu Tol Reguler
Sumber: Olahan Data Primer


20
HASIL PERBANDINGAN
Gardu Tol Otomatis
Characteristics
Gardu Tol Reguler
Result of
Calculation
Result of Calculation
241.4 Arrival Rate () 274.6
551.2 Service Rate () 689.5
15.0 Time Since Last Arrival (1 / ) 14.4
6.5 Service Time (1 / ) 5.2
0.44 Server Utilization () 0.40
38.7 Waiting Time in System (Ws') 50.1
32.2 Waiting Time in Queue (Wq') 31.4
0.20 Expected Waiting Time in System (Ws) 0.16
0.09 Expected Waiting Time in Queue (Wq) 0.07
0.56 Probability of The Empty System (Po) 0.60
Perbandingan Perhitungan Sistem Antrian Gardu Tol Otomatis dan Gardu Tol Reguler
Sumber: Olahan Data Primer


21
PERAMALAN
22
GARDU TOL OTOMATIS
Peramalan Jumlah Pengguna Gardu Tol Otomatis
Sumber: Olahan Data Sekunder


23
GARDU TOL OTOMATIS
Moving Range Peramalan Gardu Tol Otomatis
Sumber: Olahan Data Sekunder


-40000.00
-30000.00
-20000.00
-10000.00
0.00
10000.00
20000.00
30000.00
40000.00
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
Y'-Y
UCL
LCL
A(+)
A(-)
B(+)
B(-)
24
GARDU TOL REGULER
Peramalan Jumlah Pengguna Gardu Tol Reguler
Sumber: Olahan Data Sekunder


25
GARDU TOL REGULER
-200000.00
-150000.00
-100000.00
-50000.00
0.00
50000.00
100000.00
150000.00
200000.00
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
Y'-Y
UCL
LCL
A(+)
A(-)
B(+)
B(-)
Moving Range Peramalan Gardu Tol Reguler
Sumber: Olahan Data Sekunder


26

KESIMPULAN
&
SARAN
27


Sistem antrian gardu tol otomatis tidak cukup efektif jika
dilakukan perbandingan dengan sistem antrian gardu tol
reguler.

Hasil peramalan menunjukkan bahwa untuk 2 tahun ke
depan pengguna gardu tol otomatis akan meningkat
sebesar 1.54% dan pengguna gardu tol reguler akan
menurun sebesar -0.09%.
KESIMPULAN
28


Pembaharuan server gardu tol otomatis.

Penggantian sebagian gardu tol reguler menjadi
gardu tol otomatis.

Mensosialisasikan penggunaan alat on board
unit (obu).
SARAN
29