Anda di halaman 1dari 6

MATERIAL MODERN

PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi material telah melahirkan suatu material jenis baru yang
dibangun secara bertumpuk dari beberapa lapisan. Material ini lah yang disebut material
komposit.
Material komposit terdiri dari lebih dari satu tipe material dan dirancang untuk
mendapatkan kombinasi karakteristik terbaik dari setiap komponen penyusunnya. Pada
dasarnya, komposit dapat didefinisikan sebagai campuran makroskopik dari serat dan
matriks.
Serat merupakan material yang (umumnya) jauh lebih kuat dari matriks dan berfungsi
memberikan kekuatan tarik. Sedangkan matriks berfungsi untuk melindungi serat dari efek
lingkungan dan kerusakan akibat benturan.
Material komposit terdiri atas :
1. material sebagai matriks Bahan yang menjadi penguat biasanya material dengan karakter
ulet
2. material sebagai penguat, umumnya material berbentuk serat atau laminat dengan
karakter kaku dan tangguh.
SIFAT-SIFAT
1. memiliki kekuatan yang dapat diatur (tailorability)
2. tahanan lelah (fatigue resistance) yang baik
3. tahan korosi
4. dan memiliki kekuatan jenis (rasio kekuatan terhadap berat jenis) yang tinggi.
5. ringan.
6. kuat.
7. kokoh.
JENIS KOMPOSIT
1.Komposit serat : Komposit dengan material penguat berbentuk serat umumnya
digunakan serat gelas atau serat karbon. Sejak tahun 90-an akhir mulai berkembang
penggunaan serat alam sebagai material penguat dalam komposit. Umumnya serat
disusun dengan satu arah atau dibentuk sebagai suatu tenunan. Matriks penguat
umumnya polimer atau karbon. Jenis komposit ini cukup meluas pengunaannya dalam
banyak bidang.
2.Komposit Sandwich : bahan penguat berbentuk lapisan planar yang ditumpuk dengan
susunan tertentu sehingga menghasilkan efek material yang kaku dan tangguh.
3.Komposit Flake : Material penguat berbentuk flake (serpihan), contohnya adalah ban
kendaraan , dengan bahan penguat Black Carbon dan matriks karet alam yang telah
divulkanisasi.
APLIKASI
Penerbangan modern, baik sipil maupun militer, adalah contoh utamanya. Keduanya akan
menjadi sangat tidak efisien tanpa adanya material komposit.
Material komposit canggih kini telah umum digunakan pada bagian sayap dan ekor,
propeller, bilah rotor, dan juga struktur internal pesawat terbang.
Selain aplikasi di industri dirgantara, dewasa ini material komposit telah banyak juga
digunakan untuk badan mobil F1, alat-alat olahraga, jaket anti peluru, struktur kapal dan
industri migas dan masih banyak lagi..
POLIMER
PENDAHULUAN
Bahan dengan berat molekul yang besar itu disebut polimer, mempunyai struktur dan
sifat sifat yang rumit disebabkan oleh jumlah atom pembentuk yang jauh lebih besar
dibandingkan dengan senyawa yang berat atomnya rendah.
Umumnya suatu polimer dibangun oleh satuan struktur tersusun secara berulang diikat
oleh gaya tarik menarik yang kuat yang diseut dengan ikatan kovalen.
SIFAT SIFAT
mampu cetak dengan baik.
Produk yang ringan dan kuat dapat dibuat.
Banyak diantara polimer bersifat isolasi listrik yang baik.
Mempunyai ketahanan air dan zat kimia yang baik.
Umumnya lebih murah.
Beberapa bahan tahan abrasi, atau mempunyai koefisien gesek yang kecil.
Mudah termuati listrik secara elektrostatik.
Kurang tahan terhadap pelarut.
Kekerasan permukaan sangat kurang.
Kurang tahan panas.
APLIKASI DAN JENIS
Bahan ini mempunyai sifat yang baik dalam ketahanan terhadap panas, air, minyak, dan
bahan kimia dan abrasi, dan sukar terdegradasi dengan meningkatnya temperature. Sering
dipakai dalam pembuatan spons, saringan untuk makanan, kosmetik, bantal, kotak alat-alat
listrik, dan lain-lain.
1. polietilen.
Pada umumnya mempunyai ketahanan impact dan tahan kimia ( fleksibel) dan dapat
dimanfaatkan sebagai wadah, botol-botol, film,pipa,dll.
2. Polipropilen.
Hampir sama dengan polietilen, dan banyak juga digunakan sebagai bahan produksi
peralatan meja makan, keranjang,dll.
3. polistiren.
Karena bahan ini memiliki kekuatan impact yang tinggi bahan ini banyak digunakan
dalam pembuatan radio, TV, kulkas, dan peralatan listrik lainnya.
KERAMIK
PENDAHULUAN
Keramik adalah bahan padat anorganik yang bukan logam, senyawa antara logam dan
non logam. Dimasa lalu keramik umumnya dibuat dari bahan baku alam. Karena
terbatasnya kemampuan pengendalian komposisi kimia dan struktur mikronya.
SIFAT-SIFAT
1. sifat mekanik
keramik memiliki kekerasan,kekuatan,dan kestabilan pada temperature tinggi.
2. sifat thermal
memiliki titik cair, kapasitas kalor, pemuaian thermal, hantaran thermal, dll.
3. sifat listrik dan magnet
ditentukan oleh kelakuan electron yang dimiliki atom dan ion yang membentuk bahan.
APLIKASI
Keramik cina, porselen, gelas, refaktori, industri mekanika, alat pendiagnosa kelainan jantung,
TV kendali jauh, corong suara dll.
LOGAM
PENDAHULUAN
Logam terdiri dari logam ferro dan logam non ferro atau logam bukan besi. Umumnya
terdiri dari logam murni dan juga logam campuran,pada umumnya logam campuranlebih kuat
dibandingkan dengan logam yang bersifat murni, hal ini dikarenakan pada proses produksinya
logam ini dicampur atau digabungkan dengan unsure-unsur lainnya yang memiliki keistimewaan
tersendiri
SIFAT SIFAT
berat
mengkilap, karena adanya pergerakan atom yang terus menerus pada setiap kulit.
Kuat.
Mudah dibentuk.
Memiliki titik lebur yang rendah.
Penghantar panas dan listrik yang baik.
APLIKASI
Disemua aspek kehidupan material logam lebih banyak digunakan. Terutama pada bidang
industri seperti pabrik pesawat terbang, kontsruksi besi dan baja dan lain-lain.
Smart Materials (SM)
adalah material yang mempunyai sifat-sifat yang secara signifikan berubah jika ada
stimulan dari luar seperti tekanan, suhu, pH, kelembaban, medan listrik atau magnet.
Material ini mempunyai kapasitas intrinsik dan ekstrinsik yaitu memiliki kemampuan
menanggapi perubahan stimulan dan lingkungan dan mengaktifkan fungsinya sesuai
dengan perubahan itu. Stimulan dapat berasal dari dalam maupun dari luar.
Nano material
Material nano sebenarnya bukan hal yang baru. Beberapa oksida, logam, keramik dan zat
lainnya dengan penyiapan tertentu dapat memiliki ukuran dalam skala nano. Contoh
material nano yang sudah ada cukup lama adalah karbon hitam yang digunakan pada ban
mobil untuk meningkatkan daya tahan ban dan memberikan warna hitam, serta uap silika
yang menjadi salah satu komponen karet silikon. Namun, material-material tersebut baru
diketahui memiliki dimensi nano setelah ditemukan teknik analisis secara mikroskopis
yang lebih maju. Sifat material nano yang khusus disebabkan oleh besarnya perbandingan
luas permukaan terhadap volume material nano dibandingkan dengan material biasa
sehingga semakin banyak atom yang berada di permukaan pada butiran material nano.
Karakteristik ini mempengaruhi sifat fisik dan kimia material tersebut. Dengan mengubah
ukuran suatu material menjadi berskala nano, akan didapatkan sifat fisik atau kimia yang
berbeda dengan sifat material sebelumnya. Contoh sifat-sifat khusus dari material nano
dapat ditemukan pada zirkonia skala nano yang bersifat superplastis (mampu mengalami
deformasi sampai 300%) dan material komposit skala nano yang memiliki kekerasan
hampir sama dengan intan.