Anda di halaman 1dari 10

0

Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia


Sebagai Syarat Mengikuti Ujian Tengah Semester dan Digunakan Sebagai Daftar Pustaka
Dalam Tugas PKM-K

Manajemen Strategis Pengembangan Bisnis
Rumah Makan









Disusun Oleh :

AKBAR SYAMSUDDIN
410010056



SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI
NASIONAL
YOGYAKARTA
1

Daftar Isi
Halaman
BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................................... 2
1.1 Latar Belakang ............................................................................................................... 2
1.2 Rumusan Masalah ........................................................................................................... 3
1.3 Tujuan Penulisan ............................................................................................................. 3

BAB II KAJIAN TEORI ...................................................................................................... 3
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ............................................................................ 5

BAB IV PEMBAHASAN .................................................................................................... 6
4.1 Tips untuk membuka usaha rumah makan ................................................................ 6
4.2 Cara-cara agar kita bisa meraih kesuksesan dalam berbisnis rumah makan ......... 7
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN .............................................................................. 9
KESIMPULAN .................................................................................................................... 9
SARAN .................................................................................................................................. 9















2


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pemenuhan kebutuhan dan keinginan serta nilai kualitas jasa sangat ditentukan oleh
tingkat kepentingan maupun kepuasan pelanggan sebagai pemakainya. Pelayanan yang
kurang memuaskan akan menyebabkan berkurangnya konsumen atau bahkan hilang karena
konsumen berpindah ke jasa layanan lain. Hal ini merupakan tantangan besar bagi
perusahaan dalam membangun citra perusahaan yang tidak hanya mampu membuat dan
membangun tapi juga dapat memberikan pelayanan yang memuaskan.Oleh sebab itu
perusahaan perlu mengetahui perilaku pelanggan dalam membeli, menggunakan dan
mengevaluasi jasa dalam rangka pemenuhan dan pemuasan kebutuhan.
. Rumah makan itu sendiri memiliki tantangan untuk tetap mempertahankan usahanya
antara lain bagaimana menjaga kualitas pelayanan agar dapat bersaing dengan produk serupa
dan juga produk pengganti lainnya yang saat ini semakin banyak bermunculan. Salah satu
faktor yang harus diperhatikan dalam menjaga kualitas pelayanan yaitu dengan memberikan
pelayanan yang memuaskan, sesuai dengan atau melebihi harapan pelanggan.Sehingga
dirasakan sangat penting untuk mengetahui pelayanan yang diharapkan oleh pelanggan.
Bila ditinjau dari sudut pandang perusahaan, salah satu cara yang efektif dalam
melakukan diferensiasi adalah melalui jasa atau pelayanan yang diberikan. Hal ini membawa
perubahan yang cukup mendasar dalam bisnis utama suatu perusahaan.Sebagai contoh,
semakin banyaknya bisnis utama restoran bergeser dari sekedar menyediakan segala macam
makanan untuk dijual, menjadi usaha melayani dan memuaskan rasa lapar pelanggan dengan
disertai usaha menyediakan suasana yang kondusif bagi pelanggan untuk menikmati
hidangan.Bahkan tidak jarang pula di restoran disajikan pula hiburan musik.
Analisis mengenai tingkat kepuasan pelanggan ini nantinya dapat dijadikan sebagai
dasar untuk menentukan strategi dan program pemasaran yang relevan pada situasi dan
kondisi saat ini.Konsep strategi yang baik membutuhkan perumusan masalah yang
berlandaskan kepada wawasan yang lebih luas.
Manajemen pemasaran mengenal konsep bauran pemasaran (Marketing Mix) sebagai
variabel-variabel keputusan yang dapat dikendalikan oleh manajemen untuk mencapai tujuan
perusahaan. Di dalam konsep bauran pemasaran (Marketing Mix) terdapat 7 variabel yaitu
3

roduk (product), harga (price), promosi (promotion) dan tempat (place), proses
(process),personil (personil), dan fasilitas fisik (physical facility). Analisis tingkat kepuasan
pelanggan memberikan landasan yang baik untuk memahami dan memanfaatkan lebih efektif
lagi konsep dan metode-metode pemasaran produk bagi strategi dan program
pemasaran.Strategi dan program pemasaran diperlukan untuk mengatasi permasalahan
pemasaran yang kompleks melalui pendekatan terhadap sistem nyata di dalam perusahaan.

1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana tips untuk membuka usaha rumah makan ?
2. Bagaimana caranya agar kita bisa meraih kesuksesan dalam berbisnis rumah makan ?

1.3 Tujuan Penulisan
1.Agar dapat mengetahui cara untuk memulai atau membuka usaha rumah makan.
2.Agar dapat mengetahui cara-cara untuk meraih kesuksesan dalam berbisnis rumah
makan.


BAB II

KAJIAN TEORI

Definisi Rumah Makan dan Restoran : Menurut SK Menteri Pariwisata, Pos dan
Telekomunikasi No. KM 73/PW 105/MPPT-85 menjelaskan bahwa Rumah Makan adalah
setiap tempat usaha komersial yang ruang lingkup kegiatannya menyediakan hidangan dan
minuman untuk umum.Dalam SK tersebut juga ditegaskan bahwa setiap rumah makan harus
memiliki seseorang yang bertindak sebagai pemimpin rumah makan yang sehari-hari
mengelola dan bertanggungjawab atas pengusahaan RM tersebut.Usaha-usaha lain yang
sejenis dan tidak termasuk dalam Usaha Rumah Makan dalam definisi ini adalah Usaha
Restoran, Usaha Tempat Makan dan Usaha Jasa Boga (Catering). Sedangkan restoran adalah
salah satu jenis usaha dibidang jasa pangan yang bertempat disebagian atau seluruh bangunan
yang permanen, dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan,
penyimpanan, penyajian, dan penjualan makanan dan minuman untuk umum. Pengusahaan
restoran meliputi jasa pelayanan makan dan minum kepada tamu restoran sebagai usaha
pokok dan jasa hiburan didalam bangunan restoran sebagai usaha penunjang yang tidak
4

terpisahkan dari usaha pokok sesuai dengan ketentuan dan persyaratan teknis yang
ditetapkan. Pemimpin restoran adalah seorang atau lebih yang sehari-hari mempimpin dan
bertanggungjawab atas penyelenggaraan usaha restoran tersebut, sedangkan bentuk usaha
restoran ini dapat berbentuk Perorangan atau Badan Usaha (PT, CV, Fa atau koperasi) yang
tunduk kepada hukum Indonesia.
Dalam daftar usaha biasanya usaha makanan termasuk banyak diminati.Selain perlu
memahami pengertian usaha, sebaiknya anda juga perlu mencermati perjanjian usaha sebaik
mungkin.Jika Anda seorang pendatang baru dalam industri yang sudah mapan, Anda harus
memiliki keunikan atau kelebihan yang diminati oleh pasar. Tanpa itu, perjuangan Anda
menembus pasar akan sangat berat. Soalnya, masyarakat cenderung memilih suatu produk
barang atau jasa berdasarkan brand yang telah dikenal reputasi dan citranya demi jaminan
kualitas yang ditawarkan.Penelitian juga menyebutkan kebanyakan perusahaan baru
mengalami kegagalan pada tahun-tahun pertama.Tapi, jangan pesimistis dulu.Model usaha
rumah makan bisa menjadi pilihan solusi bagi para wirausaha yang ingin terjun ke pasar
namun belum memiliki brand yang layak bersaing di pasaran.
Sistem usaha dapat menghindarkan dari risiko kegagalan ketika memulai bisnis
baru.Karena pihak yang menggunakan atau memanfaatkan merk yang sudah dikenal, tinggal
menjalankan konsep bisnis yang mapan yang telah dirumuskan oleh pihak pemilik brand.
Selain itu, sebagai tanggung jawab terhadap reputasi perusahaan, pihak pemilik brand wajib
memberikan dukungan penuh diantaranya dalam hal manajemen, teknis, operasional dan
standardisasi atau kontrol kualitas (seperti pasokan bahan baku, peralatan, training),
pemilihan lokasi, periklanan, pemasaran bahkan promosi. Akan tetapi, perlu dicamkan usaha
bukanlah jaminan sukses, melainkan hanyalah seperangkat peralatan untuk sukses. Juga,
tidak semua cocok dijadikan mitra yang akan mendukung kemajuan berusaha Anda mungkin
akan bertanya apa keuntungan pemilik brand menjalankan bisnis dengan model waralaba,
dimana chance pembajakan sangat tinggi. Sebagai konsultan waralaba nasional dan sering
bekerjasama dengan konsultan internasional, penulis melihat hal ini bukan sesuatu yang perlu
dikhawatirkan karena rahasia usaha (dagang) dilindungi oleh hukum. Misalnya pun suatu
resep dibajak dalam industri makanan, maka ia tidak akan mampu bersaing dengan merk asli
yang telah dikenal konsumen. Ketika suatu perusahaan pemilik brand terkenal dihadapkan
pada keharusan untuk ekspansi pasar, model bisnis usaha bisa jadi merupakan pilihan tepat.
Selain tidak perlu mengubah struktur manajemen perusahaan, sistem bisnis itu sendiri akan
5

menghemat biaya ekspansi dibandingkan membuka cabang sendiri yang membutuhkan
investasi besar.
Dengan usaha yang dilakukan secara serentak ke berbagai daerah, pewaralaba
(pemilik brand) dapat menembus pasar dan menyerap serta melipatgandakan pasar secara
cepat, dengan mengalihkan risiko bisnis kepada pihak terwaralaba. Selain itu, dengan
memberi kesempatan pada pihak terwaralaba yang telah mengenal baik lingkungan bisnisnya,
ide-ide inovatif yang sesuai dengan pasar lokal akan muncul (misalnya penambahan menu
nasi di McDonald Indonesia yang disesuaikan dengan pola makan penduduk setempat). Dan
yang pasti, bisnis waralaba akan menjadi sumber pendapatan rutin bagi pemilik brand yang
didapat dari fee dan royalti. Sedangkan keuntungan yang didapat oleh adalah hematnya biaya
persiapan dan awal usaha karena konsep bisnis yang mapan telah dirumuskan oleh pihak itu
sendiri.Biaya promosi yang harus dikeluarkan juga sangat minim karena konsumen telah
mengenal brand tersebut sehingga tidak perlu bersusah-payah menaikkan citra produk atau
jasa yang ditawarkan.Bayangkan dan bandingkan berapa biaya promosi dan marketing yang
perlu Anda keluarkan jika harus mempromosikan brand baru dari nol.


BAB III

METODOLOGI PENELITIAN
A. Tempat dan Waktu Penelitian

1. Tempat : a. Kampus (J) Gunadarma Kalimalang
b. Dirumah
c. Diwarnet

2. Waktu : 25 Oktober 2010 10 November 2010

B. Metode Penelitian

1. Observasi.
Observasi adalah penglihatan langsung ke tempat sasaran yang dituju sehingga
hasilnya lebih teliti dan lebih mendekat kebenaran.
2. Melalui Media Internet.

Mencari bahan materi tentang usaha catering melalui internet dengan cara membuka
situs www.google.com



6

BAB IV
PEMBAHASAN
4.1 Tips untuk membuka usaha rumah makan
Bisnis rumah makan memang gak pernah mati.bagaimana bisa seperti itu? iya, bisnis
ini memang semakin tumbuh subur seiring dengan perkembangan jumlah penduduk dan gaya
hidup yang ingin serba cepat tersaji. Sadar atau tidak, dengan pertumbuhan penduduk yang
semakin banyak maka semakin banyak pula kebutuhan pangan yang harus disediakan.
Persiapan pertama untuk memulai bisnis apa saja, termasuk rumah makan adalah
mempersiapkan mental untuk menghadapi tantangan ketakutan dan keraguan akan kegagalan.
Setelah langkah pertama ini, kini menyangkut masalah operasional dari rencana usaha
Anda.Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu disiapkan rapi.
Mulai dari menghitung kemampuan diri, keterampilan yang dimiliki yang menyangkut
bidang pekerjaan itu, untuk usaha rumah makan minimal harus mengerti masakan.Pintar
memasak, lebih baik lagi ahli memasak.Namun, untuk menjadi pengusaha restoran tidak
harus menjadi ahli memasak dulu, tetapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu,
tenaga ahli yang bisa memasak bisa direkrut.
Persiapan dalam memulai bisnis restoran/tempat makan lainnya, adalah tersedianya prasarana
dan sarana. Pengertian tersedianya bukan berarti harus menjadi miliknya, tetapi bisa
diperoleh dari meminjam atau menyewa terlebih dahulu, kecuali memang tersedia dana yang
cukup yang sengaja diinvestasikan ke usaha Anda untuk jangka panjang.
Prasarana adalah hal-hal kemudahan bersifat fisik maupun non fisik yang mendukung
pengoperasian sarana-sarana atau alat-alat.Sedangkan sarana adalah alat-alat untuk
melakukan kegiatan-kegiatan tertentu.
Dalam usaha rumah makan/restoran, maka yang termasuk prasarana adalah tempat yang
strategis, tenaga ahli (juru masak), modal usaha, dan izin usaha, sedangkan meja kursi,
peralatan makan, peralatan masak, dan sebagainya adalah sarana.
Bisnis makanan termasuk bisnis yang beresiko besar. Karena bisnis makanan beda dengan
bisnis-bisnis lain. Kecuali yang kita jual adalah makanan kering, yang bisa bertahan sampai
berbulan-bulan. Namun jika anda yakin pangsa pasarnya yang bagus, maka bisnis makanan
akan memberi keuntungan yang berlipat ganda.
Dalam bisnis makanan memang kita tidak dituntut untuk bisa membuat makanan yang akan
dijual tersebut. Karena banyak yang sukses berbisnis makanan dari mengambil makanan
ditempat lain, lalu menjualnya lagi. Lalu bagi anda yang pintar memasak, tetapi tidak bisa
7

menjual, anda juga bisa menitipkannya di kantin, atau di tempat-tempat yang ramai
pengunjung.
Bisnis makanan bukan milik kaum wanita saja, banyak pria yang menjadi koki kelas
dunia.Dan kebanyakan penjual makanan yang sukses adalah pria.Rasa masakannya pun tidak
kalah dari masakan wanita.
Untuk bisnis makanan, jika anda bingung memilih makanan apa yang akan dijual, anda bisa
memulainya dari makanan kesukaan anda. Jika anda lebih berani, anda bisa memulainya dari
makanan yang banyak dijual disekitar tempat anda ingin berjualan, dan tentunya yang banyak
dibutuhkan ditempat tersebut.Silahkan cicipi nikmatnya berbisnis makanan.
Usaha rumah makan juga sangat sensitif terhadap rasa, karena itu penting sekali ada tukang
masakan yang betul-betul ahli dibidangnya.Jual-lah masakan yang terbaik dan bermutu
tinggi.Jangan coba-coba membuka rumah makan jika tidak ada juru masak yang hebat
masakannya.
Sebaiknya Anda juga mengurus izin usahanya.Bisa izin usaha dari RT/RW atau keamanan
setempat.Namun secara prinsip, yang saya maksudkan adalah berbadan hukum yaitu dengan
akte notaris.Hal ini sangat diperlukan bila usaha Anda di pinggir jalan raya dan melibatkan
beberapa pekerja.Tidak perlu mendirikan PT atau CV, misalnya cukup dalam status UD
(Usaha Dagang) milik perseorangan, yaitu Anda yang disahkan oleh notaris.

4.2 Cara-cara agar kita bisa meraih kesuksesan dalam berbisnis rumah makan
Beberapa tahun ini perkembangan usaha makan meningkat drastis, mulai dari
pedagang kaki lima hingga pedagang makanan modern (kafe & resto). Berdasarkan hasil
penelitian & pengembangan usaha kecil menengah (UKM) dibeberapa daerah di Indonesia,
rata-rata pendapatan pengusaha makanan dan minuman kaki lima dan rumahan berada diatas
rata-rata upah minimum regional. Jadi berdasarkan fakta tersebut anda dapat menjadi jutawan
dengan membuka usaha makanan. Berikut 8 hal yang harus diperhatikan untuk membuka
usaha makanan:

1. Modal awal usaha
modal awal usaha dapat dari modal sendiri, meminjam di koperasi, mencari rekanan yang
bisa diajak kerjasama, atau bank melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk pelaku
UKM

2. Menentukan lokasi usaha
8

pilih lokasi harus memperhitungkan modal yang dikeluarkan, jangan sampai modal anda
habis hanya untuk membeli atau menyewa tempat usaha.

Pilihlah lokasi yang strategis seperti kawasan perkantoran, sekolah, kampus, pasar atau mal,
perumahan atau tempat wisata.

3. Sediakan menu andalan
sebelum memulai usaha, sebaiknya anda melakukan survei terlebih dahulu tentang menu
yang beredar di pasar. Lalu, pilihlah menu yang belum banyak dijual di sana guna
mengurangi tingkat persaingan. Namun, pilihlah yang sesuai dengan target pasar / konsumen.

4. Pilihlah pasar
menyesuaikan jenis usaha dengan target pasar merupakan salah satu kunci sukses
menjalankan usaha makanan dan minuman. Walaupun anda menawarkan harga murah
meriah, tapi tidak sesuai selera konsumen ini akan menimbulkan kendala bagi usaha anda

5. Sumber daya manusia / tenaga kerja
karyawan dapat dibagi kedalam kelompok tukang masak, pelayan dan kasir. Tapi bila usaha
tergolong kecil, 1 orang juga cukup un mempermudah pekerjaan anda.

6. Pemasok bahan baku
mempunyai pemasok tetap yamg dapat memasok semua bahan baku produksinya setiap hari
sangat dianjurkan guna kelancaran proses produksi.

7. Perizinan usaha
untuk kenyamanan usaha, anda perlu mengurus izin usaha di instansi pemerintah atau pihak
berwenang setempat. Mengurus izin ini perlu dilakukan untuk menghindari masalah
perizinan yang mungkin timbul dikemudian hari.

8. Promosi yang tepat
promosi dari mulut ke mulut masih menjadi pilihan utama dalam usaha makanan. Pelayanan
yang memuaskan akan membuat pelanggan merekomendasikan usaha makanan anda ke
teman atau relasinya sehingga usaha anda akan cepat dikenal. Selain itu, promosi dapat
9

dilakukan melalui media spanduk, papan nama, pamflet atau leaflet.
Semoga 8 tips diatas dapat membantu anda meningkatkan usaha makanan anda.

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN
Kesimpulannya yaitu memang saat ini usaha rumah makan sedang banyak digemari
oleh para usahawan, ada juga yang bermula dari dekedar hobi memasak hingga akhirnya
memutuskan untuk membuka usaha rumah makan. Di Indonesia banyak sekali berbagai
macam makanan khas, seperti makanan khas sunda, makanan khas padang, makanan khas
yogyakarta, makanan khas jakarta, dan masih banyak lagi. Bisnis rumah makan adalah bisnis
yang menjanjikan, karena itu dengan kita menjadi pengusaha rumah makan kita bisa meraih
keuntungan yang sangat banyak.

SARAN
Saran dari penulis yaitu dalam berbisnis apapun kita harus mempunyai kreatifitas
yang tinggi, sehingga para konsumen tidak bosan atau jenuh untuk memakan atau memakai
produk yang kita buat. Dalam berbisnis rumah makan kita harus mempunyai konsep untuk
menarik para konsumen, sehingga banyak konsumen yang datang ke rumah makan itu
sendiri, kita juga harus memperhatikan lokasi tempat usaha, sebaiknya lokasi berbisnis harus
strategis sehingga banyak konsumen yang berdatangan, dan juda kita haeus mengingat bahwa
pembeli adalah raja sehingga kita harus ramah pada setiap konsumen atau pembeli yang
berdatangan