Anda di halaman 1dari 16

Daya dukung

lingkungan
Pertemuan ke-7
Geografi lingkungan
Bulog 1973
SETIAP 1 HEKTAR SAWAH DI JAWA YANG
DIKONVERSI- HILANG DANA 4000 DOLLAR AS
UNTUK MEMBUAT KEBUN BERAS
JIKA LAJU KONVERSI 145.000 HEKTAR/TAHUN-
NILAI EKONOMI YANG LENYAP SEBESAR?
580 JUTA DOLLAR AS= Rp.5,3 TRILIUN/TAHUN=
1,3 JUTA TON GABAH HILANG
Ketersediaan pangan
Indonesia pada tahun 2015-255juta jiwa
Konsumsi 135kg/kapita/tahun perlu 38,49 juta ton
38,49 juta ton butuh luas panen 13,38 juta hektar
Saat ini luas panen yang tersedia 12, 65 juta hektar.

Lahan pertanian mulai menyempit
1992-2002=110.000 hektar(lajutahunan konversi)
2002-2006=145.000 hektar
2007-2010=200.000 hektar (jawa, kompas 24/5/2011)
Tahun 2007 di jawa masih 4,1 juta hektar, kini tinggal
3,5 juta hektar
Penyediaan lahan pertanian
no US India China brasil thailand australia
Lahan
pertanian
(jutahektar)
175 161 143 58 31 50
UU No 41 tahun 2009- perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan
Dengan maks kurungan 2-7 tahun denda maks 7 miliar rupiah
Multifungsi Sawah
Menjaga ketahanan pangan
Menjaga kestabilan fungsi hidrologis DAS
Menurunkan erosi
Menyerap tenaga kerja
Keunikan & daya tarik pedesaan
Mempertahankan nilai-nilai sosial budaya
pedesaan
Ketersediaan air
Di pulau Jawa dan Bali pada tahun 2020 diprediksi akan terjadi
defisit air di musim kemarau.
Jumlah kebutuhan air saat itu bisa mencapai 44,1 miliar m3
dan ketersediannya hanya sekitar 25,3 miliar m3.
Sedangkan di pulau lainnya, diperkirakan akan terjadi surplus.
Di JATIM, ketersediaan air per tahun dan per kapitanya
mencapai 1750 m3.
standar kebutuhan untuk mencukupi minimal 2000 m3
Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Batu memprediksi jumlah
sumber air di Kota Batu tinggal 50%. Dari 111 sumber air yang
ada saat ini hanya tinggal 58 sumber air saja.Begitu juga di
lerang gunung Penanggungan yang dari 35 sumber mata air
hanya sekitar 7 sumber mata air saja yang masih aktif
pengertian
Daya dukung lingkungan/ carrying capacity adalah
batas atas dari pertumbuhan suatu populasi,
dimana jumlah populasi tersebut tidak dapat lagi
didukung oleh sarana, sumberdaya dan lingkungan
yang ada.( Zoeraini ,1997b).
Daya dukung lingkungan adalah kemampuan
lingkungan hidup untuk mendukung
perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain
(UU Nomor. 23, tahun 1997)

pengertian
carrying capacity could be interpreted as the critical
population density of an environmentpopulation
combination, above which one could expectland
degradation to occur (Allan 1949, 17, emphasis in original)
the environmental resistance created by the growing
population itself, which brings about an increasing reduction
in the potential reproduction rate as population size
approaches the carrying capacity (Odum 1953, 123).
Environmental resistance was a concept necessitated by a
static, ideal carrying capacity. It can be traced to an article by
Chapman (1928), which both Leopold and Odum cited.
The Ehrlichs, like Vogt and Hardin:

The key to understanding overpopulation is not
population density but the numbers of people in an
area relative to its resources and the capacity of the
environment to sustain human activities; that is, to the
areas carrying capacity. When is an area
overpopulated? When its population cant be
maintained without rapidly depleting nonrenewable
resources (or converting renewable resources into
nonrenewable ones) and without degrading the
capacity of the environment to support the population.
In short, if the long-term carrying capacity of an area is
clearly being degraded by its current human occupants,
that area is overpopulated.
kesimpulan ,tentang daya dukung lingkungan, yaitu:

Daya dukung lingkungan menunjukkan tingkat
kemampuan lingkungan dalam mendukung aktivitas
yang ada pada lingkungan tersebut
Daya dukung lingkungan dipengaruhi oleh kondisi
geografis dan aktivitas yang berlangsung di
lingkungan tersebut.
Tingkat daya dukung lingkungan dapat ditunjukkan
oleh ambang batas populasi yang dapat ditampung
oleh lingkungan.
Jadi
Daya dukung, diartikan sebagai jumlah
maksimum jumlah individu spesies yang
dapat ditopang oleh lingkungan atau bumi,
tanpa mengurang kemampuan lingkungan
atau bumi untuk menopang sejumlah
spesies tersebut di masa yang akan
datang.