Anda di halaman 1dari 28

Tugas pemasaran

Studi Tentang Konsep Pemasaran Holistik Di


Perusahaan Fed-Ex
Dosen Pengampu; Dr. Hj. Ratih Hurriyati, M.P.

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Tugas Manajemen Pemasaran Madya
Ilmu Manajemen Bidang Manajemen Pemasaran

Oleh:
ARIE HENDRA SAPUTRO
NIM 1402453

PROGRAM STUDI MANAJEMEN BISNIS
SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
B A N D U N G
2 0 1 4
DAFTAR ISI KONSEP PEMASARAN
HOLISTIK

A. Pemasaran Relasi .............................................................................5
B. Pemasaran Terpadu ..........................................................................8
C. Pemasaran Internal .........................................................................16
D. Pemasaran Bertanggungjawab Sosial ............................................25


DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. 1 Ilustrasi Penggunaan Teknologi Perusahaan Fed-Ex ............................................ 9
Gambar 1. 2 Contoh Teknologi Yang Digunakan Fed-Ex ...................................................... 11
Gambar 1. 3 Ilustrasi Pangsa Pasar Perusahaan Fed-Ex .......................................................... 12
Gambar 1. 4 Struktur Produk Fed-Ex ...................................................................................... 13
Gambar 1. 5 Alur Kegiatan Bisnis Perusahaan Fed-Ex ........................................................... 14
Gambar 1. 6 Manajemen SDM Fed-Ex ................................................................................... 22
Gambar 1. 7 Struktur Organisasi ............................................................................................. 23
Gambar 1. 8 Executive Committee Biographies ...................................................................... 24

KONSEP PEMASARAN HOLISTIK
Pemasaran holistik adalah suatu konsep yang mengoptimalkan interaksi antara pelaku dalam
industri (pelanggan, perusahaan, dan pemasok) dan aktivitas perusahaan dalam melakukan
eksplorasi nilai, kreasi nilai, dan penghantaran nilai.
Tujuan pemasaran holistik adalah membangun hubungan jangka panjang yang saling
memuaskan dan menguntungkan dengan seluruh stakeholders di industri.
A. Pemasaran Relasi
1. Pelanggan
2. Mitra

B. Pemasaran Terpadu
1. Komunikasi
2. Produk dan jasa
3. Saluran

C. Pemasaran Internal
1. Departemen pemasaran
2. Departemen lain

D. Pemasaran bertanggungjawab sosial
1. Etika
2. Lingkungan
3. Masyarakat
4. Hukum
A. Pemasaran Relasi
1. Pelanggan
2. Mitra


A. Pemasaran Relasi
Pemasaran relasi merupakan salah satu aspek dari konsep pemasaran holistik,
pemasaran relasi merupakan cara perusahaan untuk dapat membangun
hubungan yang tepat dengan konstituen yang benar. Konstituen utama
diantarnya adalah
a. Pelanggan (CRM, customer relationship management)
b. Karyawan
c. Mitra pemasaran (saluran, pemasok, distributor, dealer, agen PRM,
partner relationship management)
d. Anggota komunitas keuangan (pemegang saham, investor, analis)
Dengan demikian apabila seluruh komponen konstituen dapat terjalin dengan
baik maka akan terbentuk aset perusahaan yang disebut jaringan pemasaran.
Berdasarkan hal tersebut sehingga dapat disimpulkan bahwa apabila suatu
jaringan hubungan dapat terbentuk dengan baik maka akan berdampak pula
pada keuntungan laba pada perusahaan.
Berdasarkan penjelasan berkenaan pemasaran relasi tersebut maka terdapat 3
aspek dalam membentuk pemasaran relasi diantaranya adalah
1. Pelanggan
2. Mitra
Apabila kita adaptasikan terhadap perusahaan Fed-Ex maka dapat di jabarkan
sebagai berikut;

ANALISIS
PEMASARAN RELASI
a. Pelanggan
b. Mitra


FedEx berawal dari sebuah perusahaan industri transportasi ekspres. Kemudian
mengembangkan bisnisnya dan menjadi perusahaan pelopor industri transportasi ekspres dan
logistik. FedEx berubah dari sebuah perusahaan pengiriman ekspres menjadi sebuah
perusahaan logistic global dan perusahaan pengelola rantai pemasok (supply- chain
management).
a. Pelanggan
Untuk dapat menghubungkan dengan para pelanggannya, Fed-Ex memiliki kelebihan
lebih dibandingkan dengan perusahaan yang lainnya, diantaranya adalah dengan
memanfaatkan keuunggulan dari IT. IT menjadi sesuatu hal yang sangat penting,
mengingat dengan adanya teknologi informasi yang canggih memudahkan akses
informasi dan kemudahan dalam menjalankan interaksi dengan pelanggan. Salah satu
yang dilakukan Fed_Ex adalah dengan menggunakan value-added yg diberikan melalui
integrasi IT nya dengan harapan mempermudah FedEx melakukan bisnis dengan seluruh
keluarga FedEx .
Berdasarkan hal tersebut sesuai dengan visi dan misi dari perusahaan Fed=Ex
yaitu menciptakan suatu e-business dan operasi logistik dimana para costumernya dapat
melakukan pengiriman barang, pengecekan barang dan lain sebagainya dalam satu
waktu. Selain itu, menyediakan market business to business, FedEx rela mengeluarkan
banyak biaya awal untuk pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi yang bertujuan
untuk jangka panjang berupa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan.
Tindakan yang dilakukan perusahaan merupakan solusi yang tepat untuk perusahaan
yang lintas sinergi.Pengembangan infrastruktur informasi dan logistik yang tepat untuk
menciptakan solusie-bisnis terbaik untuk pelanggannya
Berikut merupakan cara perusahaan fed-EX memanjakan para pelanggannya;

a) Call centre merupakan hal penting bagi FedEx dalam menjalin hubungan
denganpelanggannya disamping menggunakan website tracking. Perusahaan
mendapatkanbukti bahwa fokus pada call centre berupa investasi strategis secara
dramatis dapatmempercepat resolusi pelanggan dan meningkatkan kepuasan
pelanggan, yangmendorong orang lain dalam industri jasa untuk bekerja dengan
tim pusat panggilanmereka dan di luar vendor untuk melaksanakan lebih cerdas,
yaitu call centre bergunauntuk pelayanan pelanggan.
b) Perusahaan FedEx mengambil langkah-langkah besar untuk mempertimbangkan
faktor-faktor intangible yang dapat mempengaruhi tingkat layanan, seperti
kepuasan kerja agen
c) Seluruh agent memungkinkan terhubung ke sistem pusat panggilan perusahaan
melaluidata dan suara perumahan jaringan. Program ini memiliki dampak positif
yangmengejutkan di tingkat pelayanan FedEx secara keseluruhan dan
menghasilkankepuasan juga kepada agen.

b. Mitra
Selain menjalin hubungan baik dengan para pelnggan, perusahaan Fed-EX juga
menjalin kerjasama dengan mitra dengan baik. Salah satu bentuk kerjasama dengan
mitra perusahaan adalah bekerjasama dengan perusahan lokal dan international yang
menyediakan layanan transportasi pada berbagai bisnis, memperluas pasar nasional
dan international dalam mencari keuntungan dari pasar baru dan untuk mendapatkan
sumber daya yang murah. Di dalam menjalankan perusahaannya FedEx selalu
membuat strategi-startegi bisnis baru untuk mengunci pelanggannya.
a) Perusahaan perawatan pesawat terbang, Ark Aviation Sales pada tahun 1970.
b) Perusahaan penerbangan internasional yang berbasis di Los Angeles, AS


B. Pemasaran Terpadu
1. Komunikasi
2. Produk dan jasa
3. Saluran

Pemasaran terpadu adalah salah satu aspek dalam menciptakan pemasaran holistik.
Pemasaran terpadu merupakan cara perusahaan dalam menciptakan suatu keunggulan dalam
kegiatan bisnis yang dapat menjadi pelopor dibidangnya dengan menguasai segala
segmentasi pasar. Salah satu cara agar dapat memahami dan menguasai segmentasi pasar
adalah dengan mengenal bauran pemasaran secara menyeluruh. Beberapa cara agar dapat
terciptanya pemasaran terpadu adalah (1) Komunikasi, (2) Produk dan jasa, (3) Saluran
1. Komunikasi
Komunikasi merupakaan salah satu aspek dalam menciptakan pemasaran yang terpadu.
Komunikasi memiliki peranan yang sangat sentral dalam menciptakan pemasaran yang
terpadu mengingat komunikasi merupakan penghubung segala kegiatan bisnis. Apabila
aliran komunikasi terjalin dengan efektif maka aliran bisnispun berjalan dengan baik.

2. Produk dan jasa
Keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan kegiatan bisnis adalah memiliki
keunggulan produk dan jasa. Produk dan jasa merupakan hal yang penting dalam
menciptakan loyalitas pelanggan, sehingga pendapatan suatu perusahaan dapat mengalir
dengan baik.

3. Saluran
Aliran komunikasi serta aliran organisasi merupakan salah satu bentuk saluran dalam
suatu perusahaan. Hal tersebut menjadi dasar bagaimana perusahaan dapat bertahan
dengan baik. Semakin baik saluran komunikasi dan organisasi, maka akan semakin baik
pula kekuatan perusahaan tersebut, terutama dalam kekuatan finansial.
ANALISIS PEMASARAN
TERPADU
a. Komunikasi
b. Produk dan jasa
c. Saluran

1. Komunikasi
komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan Fed-Ex terhadap para pelanggannya
dengan para mitranya adalah dengan menggunakan Strategi teknologi. Fedex
menawarkan pilihan pelacakan otomatis dari barcode yang sederhana ke wireless,
untuk pelanggan mereka dibanding perusahaan lain. Kemampuan pembeda tambahan
yang dimiliki Fedex yaitu muncul dari sumber daya tak terukur dan terukur yakni,
sistempenanganan paket dan pusat kegiatan yang melacakpaket dan fungsi pendukung
pelanggan dan pendukung logistik. Penghalang untuk meniru fungsi
pendukungpelanggan dan logistik didasarkan pada fakta bahwa Fed-ex adalah
pemrakarsa di dalam menetapkan aplikasi website pelacak pertama dan menyediakan
masing-masing pelanggan dengan suatu barcode unik untuk membedakan dengan
pengiriman yang lain. Berikut ilustrasi penggunaan teknologi yang digunakan
perusahaan Fed-Ex

Gambar 1. 1
Ilustrasi Penggunaan Teknologi Perusahaan Fed-Ex
Call centre merupakan hal penting bagi FedEx dalam menjalin hubungan
denganpelanggannya disamping menggunakan website tracking. Perusahaan
mendapatkanbukti bahwa fokus pada call centre berupa investasi strategis secara
dramatis dapatmempercepat resolusi pelanggan dan meningkatkan kepuasan
pelanggan, yangmendorong orang lain dalam industri jasa untuk bekerja dengan tim
pusat panggilanmereka dan di luar vendor untuk melaksanakan lebih cerdas, yaitu call
centre berguna untuk pelayanan pelanggan.
Perusahaan FedEx mengambil langkah-langkah besar untuk mempertimbangkan
faktor-faktor intangible yang dapat mempengaruhi tingkat layanan, seperti kepuasan
kerjaagenc. Seluruh agent memungkinkan terhubung ke sistem pusat panggilan
perusahaan melaluidata dan suara perumahan jaringan. Program ini memiliki dampak
positif yangmengejutkan di tingkat pelayanan FedEx secara keseluruhan dan
menghasilkankepuasan juga kepada agen.
2. Produk dan jasa
Berbeda dengan web perusahaan yang sama bekerja di bidang Transportasi Ekspress,
FedEx merupakan pelopor pertama pembuatan web yang mengoptimalkan Teknologi
Informasi yang ada saatitu untuk menjadikan fasilitas yang menguntungkan bagi
perusahaan. FedEx merupakan perusahaanpertama yang menggunakan S.I.G atau
Sistem Informasi Geografis yang berfungsi agar Pelangganmereka dapat mengecek
status dari keberadaan barang yang mereka kirimkan melalui FedEx. Dalamaplikasi
tersebut Barang akan digambarkan sesuai dengan posisi pengiriman hingga barang
daripelangggan tersebut sampai ke tangan penerima yang dituju. Aplikasi ini akhirnya
banyak ditiru olehpesaing mereka dan beberapa perusahaan dengan bidang yang
sama.












Gambar 1. 2
Contoh Teknologi Yang Digunakan Fed-Ex
Perbedaan FedEx dengan perusahaan kompetitor lainnya adalah inovasi yang mereka
lakukanmulai dari Teknolog Informasi yang mereka investasikan juga dengan
mempelopori pengiriman OverNight atau pengiriman dengan hanya satu malam
saja. Inovasi tersebut sangat memberikandampak kepada perusahaan FedEx dengan
meningkatnya permintaan pengiriman mereka setiapharinya. Selain meningkatkan
keuntungan dari perusahaan, ini juga membuat kompetitor lainnya kalahbersaing
dengan pelayanan yang dilakukan oleh FedEx. Walaupun harga yang FedEx sedikit
lebih mahalnamun, menurut pelanggan mereka itu setimpal dengan hasil yang
mereka inginkan dibandingpengiriman yang lama tapi murah
Sebagai Perusahaan yang berskala internasional,FedEx memiliki pangsa pasar yang
sangat luas. Ditambahdengan dukungan Teknologi Informasi yang merekamiliki,
mempermudah hubungan dengan setiap negarayang mereka layani. Lebih dari 200
lebih negara yangmenjadi pasar mereka di dunia dengan lebih 300.000karyawan di
setiap cabang di masing-masing negaratersebut sehingga mengintegrasikan jaringan
bisnismereka lebih mudah









Gambar 1. 3
Ilustrasi Pangsa Pasar Perusahaan Fed-Ex
Salah satu strategi yang dilakukan Fed-Ex adalah dengan menggunakan strategi Customer
value proposition. FedEx memiliki lebih dari 15.000 karyawan yang yang memberikan
pengalaman memuaskankepada pelanggan dan menjamin kesuksesan FedEx. Inti dari
kesuksesan FedEx terletak dalam filosofi -Service- Profit yang FedEx angkat. Maksudnya,
dengan memerhatikan karyawan FedEx, mereka akan bekerja keras untuk merawat konsumen dan
juga meraih laba bagi FedEx.Hal tersebut terlihat dari cara FedEx merekrut karyawan mereka
dengan sangat teliti dan cermatagar dalam pelayanan mereka yang langsung bertemu dengan
pelanggan memberikan dampakkepuasan di pelanggan. Selain itu FedEx memberikan banyak
sekali layanan yang memudahkanpelanggan mereka untuk men-tracking barang yang mereka
kirimkan dan menikmati segala layananyang diberikan oleh FedEx dengan hanya membuat
Akun di website FedEx.
3. Saluran
Perusahaan Fed-Ex telah meluncurkan beberapa saluran usaha dibidang jasa logistik.
Jenis saluran tersebut diantaranya adalah sebagai berikut;
I. FedEx Express
Menyediakan jasa jasa transportasi Express terbesar di dunia, dimana melayani
di lebih dari 200negara dan setiap alamat di Amerika
II. FedEx Ground
Menyediakan jasa pengiriman paket kecil, yang hemat biaya, dari bisnis ke
bisnis atau alamattempat tinggal


III. FedEx Kinkos
Menyediakan solusi dalam pendokumentasian dan jasa bisnis terbesar di
dunia.
IV. FedEx Freight
Jasa pengiriman barang-barang besar, menyediakan pengiriman tanpa truck,
dengan pilihansatu hari dan dua hari pengiriman baik di Amerika atau Negara-
negara lainnya.
V. FedEx Custom Critical
Meyediakan Jasa pengiriman 24 jam / 7 hari seminggu, pengiriman dari rumah
ke rumah, untukmuatan darurat, pengiriman barang berharga, dll.
VI. FedEx trade Network
Salah satu perusahaan termasuk bea cukai terbesar di Amerika Utara,
memfasilitasiperdagangan Internasional, pengurusan bea cukai, dan
pengiriman lanjutan muatan.
VII. FedEx Supply Chain
Menawarkan Portofolio solusi modular dan terskala untuk perusahaan yang
mengharapkanoutsourcing operasi rantau pasoknya.
VIII. FedEx Service
Mengkoordinasi penjualan, pemasaran dan teknologi informasi yang
mendukung semua operasibisnis FedEx.








Gambar 1. 4
Struktur Produk Fed-Ex

Berdasarkan gambar di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap bidang Fed-ex
masing masing memiliki tugas dan tanggungjawab masing massing dan memiliki arah
saluran terhadap konsumen yang berbeda sesuai dengan jasa yang ditawarkan. Dan
kemudian mengkombinasikan segala informasi yang ada ke pusat informasi Fed-ex corporate
sebagai induk perusahaan.
Salah satu bentuk skema alur keunggulan dari perusahaan Fed-Ex adalah Value chain
activity. Pada awal berdirinya Perusahaan FedEx hanya merupakan sebuah perusahaan
Transportasi Ekspress saja. Namun seiring perkembangan, FedEx banyak sekali permintaan
dalam pengiriman logistic danglobal. Sehinggga dengan adanya permintaan tersebut FedEx
meningkatkan bisnis mereka menjadiperusahaan internasional dan salah satu
cabang bisnisnya adalah menjadi perusahaan Supply Chain.Dengan begitu perusahaan FedEx
pun melebarkan pasar mereka yang awalnya hanya pasar di amerikasaja, saat ini menjadi
perusahaan berskala dunia. Teknologi yang berkembang juga ikut sertamemberikan solusi
bisnis bagi perusahaan dengan mengembangkan sebuah alat pelacak untuk barangdari
pelanggan mereka agar dapat di pantau langsung. Hal tersebut menjadi pendobrak dari
teknologiyang sebelumnya belum pernah dilakukan kompetitor lain dan kali ini menjadi
keunggulan dari FedExsendiri.

Gambar 1. 5
Alur Kegiatan Bisnis Perusahaan Fed-Ex
Seiring berkembangnya bisnis di amerika membutuhkan sebuah solusi dalam mentransfer
kebutuhanperusahaan dengan waktu yang cepat, hal itu dimanfaatkan langsung oleh FedEx
dengan menyediakan jasa OverNight atau pengiriman dengan satu malam saja.








C. Pemasaran Internal
1. Mengorganisasikan Departemen
pemasaran
2. Menjalin hubungan dengan Departemen
lain

Pemasaran internal merupakan salah satu aspek dalam terbentuknya konsep
pemasaran holistik. Peran dari pemasaran internal merupakan segala aspek yang berada di
dalam perusahaan yang dapat menunjang setiap aktivitas bisnis perusahaan. Pemasaran
internal menuntut bahwa setiap orang dalam organisasi berkongsi dengan konsep dan tujuan
pemasaran dan terlibat dalam memilih,menyediakan,dan mengkomunikasikan nilai
pelanggan. perusahaan mengimplementasikan pemasaran efektif hanya ketika semua
karyawan menyadari bahwa pekerjaan mereka adalah menciptakan,melayani,dan memuaskan
pelanggan maka perusahaan menjadi pemasar yang efektif. Banyak perusahaan kini
memfokuskan kembali struktur organisasi mereka pada proses utama dan bukannya pada
departemen karena organisasi departemen dipandang sebagai penghalang kelancaran kinerja
proses yang terkait dengan pelanggan, perusahaan - perusahaan kini mengangkat pemimpin
proses yang mengelola tim - tim lintas-disipliner.
Karyawan pemasaran penjualan menghabiskan makin banyak waktunya sbeagai
anggota-anggota tim proses. Hasilnya, kayawan pemasaran mungkin memiliki tanggung
jawab yang kuat terhadap timnya dan tanggung jawab yang longgar terhadap departemen
pemasaran. Departemen pemasaran tersebut juga bertanggung jawab untuk melatih karyawan
pemasarannya, menempatkan mereka dalam tim baru, dan mengevalusasi seluruh kinerja
mereka.
Dalam menciptakan pemasaran internal yang unggul maka terdapat dua kriteria dalam
menciptakan keunggulan tersebut. Diantaranya adalah dapat mengorganisasikan departemen
pemasaran dan menjalin hubungan dengan departemen yang lainnya. Berikut penjelasan lebih
rinci berkenaan dengan departemen pemasaran dan departemen yang lainnya.
Departemen pemasaran dibagi menjadi :
Organisasi Fungsional
Organisasi fungsional adalah bentuk organisasi pemasaran yang paling umum seperti
wakil presiden membawahi manajer administrasi pemasaran, manajer iklan dan promosi
penjualan, manajer penjualan, manajer riset pemasaran, manajer produk baru. Organisasi
fungsional memiliki keunggulan pada kesederhanaan administrasinya tetapi terdapat
beberapa kekurangan juga seperti keefektivitasannya pada saat produk dan pasar meningkat,
organisasi fungsional sering menyebabkan perencanaan yang tidak memadai dan produk
yang tidak disukai orang terabaikan karena masing-masing bagian focus terhadap bagiannya
dan bersaing satu sama lain untuk mendapatkan anggaran dan status. Sedangkan wakil
presiden pemasaran harus terus-menerus mempertimbanngkan tuntutan-tuntutan spesialis
fungsional yang bersaing dan menghadapi masalah koordinasi yang sulit.

Organisasi Geografis
Organisasi geografis ini sering diterapkan pada perusahaan yang melakukan penjualan
berskala nasional, perusahaan mengorganisasikan tenaga penjualannya berdasarkan lini
geografis. Sebagai contoh manager penjualan nasional akan membawahi manajer penjualan
regional, manajer penjualan regional akan membawahi manajer penjualan daerah dan
seterusnya. Beberapa perusahaan menambahkan spesialis pasar wilayah untuk mendukung
upaya penjualan dalam pasar yang bervolume besar.

Organisasi Manajemen Produk atau Merk
Organisasi manajemen produk atau merk tidak menggantikan organisasi manajemen
fungsional, melainkan berperan sebagai manajemen lain. Organisasi manajemen produk
akan lebih berfungsi jika produk-produk perusahaan tersebut lumayan berbeda, atau jika
jumlah produk itu sendiri melampaui kemampuan organisasi pemasaran fungsional untuk
menanganinya. Contohnya ABC menggunakan organisasi manajemen produk , manajer-
manajer kategori produk yang terpisah bertanggung jawab atas kecap dan minuman yaitu
syrup. Dalam kelompok produk kecap, terdapat manajer subkategori yang terpisah untuk
jenis-jenis kecap yang berbeda.
Manajer produk dan merk kadang-kadang dicirikan sebagai system hub-and-spoke
(pusat dan jari-jari). Manajer merk atau produk berada secara figurative dipusat dengan jari-
jari memancar keluar ke berbagai departemen


Ilustrasi Peran Dari Manajer Produk
Beberapa tugas yang dapat dilaksanakan oleh manajer produk atau merk mencakup :
Menyusun strategi jangka panjang dan strategi bersaing untukn produk
Menyiapkan rencana pemasaran dan perkiraan penjualan tahunan
Bekerjasama dengan agen iklan dan perdagangan untuk mengembangkan naskah
iklan,program dan kampanye
Merangsang dukungan terhadap produk di kalangan tenaga penjualan dan distributor
Mengumpulkan informasi intelejen teru-menerus tentang kinerja produk tersebut,
sikap pelanggan dan penyalur, dan masalah-masalah dan peluang baru
Memprakarsai perbaikan produk guna memenuhi kebutuhan pasar yang berubah.
Organisasi manajemen produk ini juga mempunyai beberapa kelemahan :
Manajer produk atau merk tidak diberi cukup wewenang untuk mengemban
tanggung jawabnya, mereka harus mengandalkan departemen-departemen lain untuk
bekerja sama.
Manajer produk menjadi pakar dibidang produk tetapi jarang mencapai keahlian
fungsional.
manajer
produk
agen iklan
media
layanan
promosi
pengemasan
pembelian pemberitaan
tenaga
penjualan
riset pasar
keuangan
System manajemen produk ternyata sering berbiaya tinggi. Seseorang ditunjuk untuk
mengelola masing-masing produk atau merk utama,sedangkan manajer-manajer
diangka untuk mengelola produk dan merk yang baru muncul atau bahkan yang kecil
Manajer-manajer merk biasanya mengelola merk dalam waktu yang singkat
akibatnya menghasilkan perencanaan jangka pendek dan merusak pembangunan
kekuatan jangka panjang.
Pemecahan pasar mengakibatkan makin sulit mengembangkan strategi nasional dan
pusat. Manajer-manajer tersebut harus menyenangkan hati kel0ompok penjualan
lokal atau regional yang mengakibatkan pemindahan kekuatan dari pemasaran ke
penjualan.
Manajer-manajer produk dan merk menyebabkan perusahaan fokus pada
pembangunan pangsa pasar bukannya hubungan pelanggan. Namun hubungan
pelanggan merupakan penggerak utama bagi penciptaan nilai.
Selanjutnya alternative kedua pada manajemen produk adalah perlaihan manajer produk ke
tim produk. Tim produk mempunyai tiga jenis struktur yaitu tim produk vertical, tim produk
segitiga, dan tim produk horizontal. Mereka yang berpihak pada manajemen aset-merk lebih
menyukai pendekatan horizontal dan segitiga karena mereka yakin bahwa setiap merk utama
harus dijalankan oleh tim manajemen asset merk (BAMT-brand asset management team)
yang terdiri dari perwakilan kunci. Perusahaan terdiri dari beberapa BAMT yang secara
berkala melapor kepada komite direktur BAMT, yang kemudian melapor kepada pejabat
kepala penetapan merk.
Alternative ketiga adalah menghapuskan jabatan manager produk untuk produk-produk kecil
dan menempatkan dua atau lebih produk pada masing-masing manajer yang tersisa.
Contohnya perusahaan kosmetik tidak perlu memisahkan manajer produk untuk masing-
masing produk karena kosmetik melayani kebutuhan utama yaitu kecantikan, tetapi
perusahaan kebutuhan mandi membutuhkan manajer-manajer yang berbesa untuk pasta
gigi,sabun dan shampoo ,karena produk-produk ini berbeda dalam penggunaan dan daya
tarik.
Alternatif keempat adalah memperkenalkan manajemen kategori dimana suatu perusahaan
memjsatkan perhatian pada kategori-kategori produk untuk mengelola merknya. Procter and
gamble, pelopor system manajemen merk.P&G menyebut beberapa keuntungan pada struktur
merk yang kuat manajemen kategori yaitu dapat mendorong kompetensi internal di kalangan
manajemen merk, system manajemen merk tradisional tidak hanya menciptakan intensif
merk yang kuat untuk unggul,melainkan menciptakan banyak persaingan internal bagi
sumber daya dan kurang menciptakan koordinasi. Alas an lain untuk manajemen kategori
adalah meningkatnya kekuatan perdagangan karena perdagangan eceran cenderung berpikir
dari segi kategori produk dan profitabilitas berasal dari departemen berbeda dan bagian dari
took mereka. Manajemen kategori ini masih merupakan system yang digerakkan oleh produk.
Organisasi manajemen pasar
banyak perusahaan menjual produknya ke berbagai pasar berbeda. Apabila pelanggan
terbagi-bagi ke dalam kelompok pemakai yang berbeda-beda dengan preferensi dan
praktik pembelian yang berbeda,organisasi manajemen pasar lebih disukai. Manajer
pasar membawahi manajer pengembangan pasar,spesialis pasar, atau spesialis industri.
Wan Manajer pasar adalah karyawan staf (bukan lini) dan tugasnya mirip dengan tugas
manajer produk. Kinerja mereka dinilai berdasarkan pertumbuhan dan profitabilitas
pasar mereka. Keunggulan system ini adalah kegiatan pemasaran tersebut
diorganisasikan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan kelompok pelanggan yang
berbeda bukan difokuskan pada fungsi pemasaran,wilayah,atau produk. Reorganisasi
dari manajemen pasar adalah organisasi yang terpusat pada pasar.

Organisasi manajemen matriks
Perusahaan yang menghasilkan banyak produk yang mengalir ke banyak pasar mungkin
akan menggunakan organisasi manajemen matriks. Organisasi ini lebih diinginkan dalam
perusahaan multi-produk dan multi-pasar , tetapi kesulitannya bahwa system ini berbiaya
tinggi dan sering menimbulkan konflik. Diperlukan biaya untuk mendukung semua
manajer. Manajemen matriks tampil ke permukaan karena perusahaan-perusahaan
menyediakan konteks dimana matriks dapat tumbuh. Organisasi-organisasi tim yang
datar dan ramping yang difokuskan di sekitar proses n=bisnis yang secara horizontal
bersinggungan dengan semua fungsi.

Organisasi divisi korporat
Beberapa perusahaan multiproduk dan multipasar yang berkembang sering mengubah
kelompok-kelompok produk atau pasarnya yang lebih besar menjadi divisi-divisi yang
terpisah. Perusahaan mendirikan departemen dan layanannya sendiri yang berbeda-beda
:.
Sama sekali tanpa pemasaran korporat : perusahaan tidak mempunyai staf
korporat , bahkan perusahaan tersebut tidak melihat satupun fungsi yang
bermanfaat untuk pemasaran pada tingkat korporat tersebut.sehingga masing-
masing departemen memiliki departemen pemasarannya sendiri
Pemasran korporat moderat : berfungsi untuk membantu manajemen puncak
melakukan seluruh evaluasi peluang, memberikan bantuan konsultasi kepada
divisi-divisi jika diminta, membantu divisinyang memiliki sedikit atau sama
sekali tidak memiliki pemasaran , dan mempromosikan konsep pemasaran di
seluruh perusahaan tersebut.
Pemasaran korporat yang kuat : selain melakukan kegiatan-kegiatan yang
sebelumnya juga menyediakam berbagai layanan pemasaran bagi divisi-divisi,
seperti pelayanan iklan khusus, layanan promosi penjualan, layanan riset
pemasaran, layanan administrasi penjualan.
Webster melihat peran dari pemasaran pada level korporat sebagai :
Mempromosikan kultur orientasi pelanggan dan menjadi pembela pelanggan dalam
pertimbangan-pertimbangan para perumus strategi manajemen puncak
Menilai daya tarik pasar dengan menganalisis kebutuhan dan keinginan pelanggan
serta tawaran yang bersaing
Mengembangkan keseluruhan proposisi nilai perusahaan,visi dan artikulasi tentang
betapa pentingnya memberikan nilai superior bagi pelanggan







ANALISIS PEMASARAN INTERNAL
1. Departemen pemasaran
2. Departemen lain



Perusahaan Fed-Ex telah menerapkan beberapa sistem internal untuk dapat mensejahterahkan
karyawannya. Beberapa sistem yang telah dilakukan perusahaan Fed-Ex adalah dengan
menggunakan Companys management team. FedEx menghargai karyawan dan percaya
bahwa karyawan yang memiliki motivasi tinggi dankepuasan tenaga kerja sangat penting
dalam menyediakan layanan berkualitas. FedEx membuat strategimanajemen sumber daya
manusia secara khusus agar sesuai dengan tujuan perusahaan, merekamerekrut karyawan
berbakat, terampil dan termotivasi sehingga hal ini yang membedakan FedExdengan pesaing
mereka. HR memiliki kebijakan yang dirancang untuk memusatkan perhatian
padakesejahteraan tenaga kerja dengan memberikan kesempatan yang sama, kompetitif gaji
dan tunjangan,pelatihan dan pengembangan karir program, program-program pelatihan yang
efektif dan lain-lain.Angkatan kerja merupakan sumber keunggulan kompetitif bagi FedEx.











Gambar 1. 6
Manajemen SDM Fed-Ex

Bagian SDM keseluruhannya mengarah kepada membangun suatu angkatan kerja yang
setia,lebih disukai dalam lingkungan bukan serikat kerja. Komponen khusus dari strategi
SDM FedEx yaitu:
Menggunakan berbagai mekanisme untuk membangun komunikasi dua arah yang
sehat;
Menyaring manajer potensial yang nilai-nilainya tidak berorientasi orang;
Memberikan gaji yang sangat bersaing dan insentif pembayaran kinerja,
Menjamin seluas mungkin perlakuan yang adil dan keamanan karyawan bagi semua
karyawan dan melembagakan berbagai kegiatan promosi dari dalam yang diarahkan
pada memberikan karyawan setiap peluang untuk menggunakan
sepenuhnyaketerampilan dan bakat mereka ketika bekerja.

FedEx mencanangkan 3 filosofi dasar yaitu People, Service, and Profit. People ditempatkanpada
pondasi utama dalam menunjang pilar bangunan perusahaan. Dalam arti kata, pelayanan
primakepada konsumen untuk mendapatkan laba optimal hanyaakan terjadi apabila didukung
oleh pekerjayang terampil, cerdas, cekatan dengan nilai-nilai moral yang tidak dipertanyakan
lagi. Dengan mengolasumber daya dari perusahaan fedex membuktikan hal tersebut
akan berdapak pada pengoptimalankinerja dari perusahaan sendiri.
Gambar 1. 7
Struktur Organisasi

Gambar 1. 8
Executive Committee Biographies
Berikut program-program human resource department of fedex yang dicanangkan oleh para
pihak executive adalah Survey Komentar Aksi (SFA) Merupakan survey tahunan karyawan
yang menyediakan statistik pengukuran kepuasan karyawan dan pendapat bawahan mengenai
kinerja kepemimpinan manajemen. Setiap bulan April, karyawan diminta untuk
berpartisipasi menjawab 32 pertanyaan yang berkaitan dengan perusahaan dalam survey
online. Hasil ini kemudian ditabulasikan, dan manajer kemudian mengadakan sesi umpan
balik dengan karyawan untuk membahas hasil survey dan mengidentifikasikan masalah di
dalam dan di luar departemen mereka. SFA digunakan sebagai alat untuk memecahkan
masalah, baik yang beroperasi secara horisontal maupun vertikal di seluruh organisasi FedEx.
SFA menjadi alat pengukur numerik untuk menentukan apakah tujuan dari filosofi PSP
Federal Express terpenuhi.
D. Pemasaran Bertanggungjawab
Sosial
1. Etika dan Lingkungan
2. Masyarakat
3. hukum

Pemasaran internal yang efektif harus dicocokkan dengan rasa tanggung jawab sosial yang
besar. Perusahaan sangat perlu mengevaluasi apakah mereka sudah benar-benar
mempraktikkan pemasaran yang bertanggung jawab secara etis dan juga sosial. Beberapa
faktor pendorong perusahaan dalam mempraktikkan level tanggung jawab sosial yang lebih
tinggi adalah: menimbulkan harapan pelaggan, merubah harapan karyawan, legislasi, dan
tekanan pemerintah, minat investor dalam kriteria sosial, dan mengubah praktik untuk
mendapatkan pasokan bisnis. Perusahaan yang paling mengagumkan do dunia tunduk kepada
kode dalam melayani kepentingan orang dan bukan hanya kepentingan mereka sendiri.
Dalam praktiknya, bisnis sering diserang karena situasi bisnis secara rutin
menghadapi dilema dalam hal etis yang berat. Dalam hal tersebut memang bisa dianggap
memiliki kontens yang rumit karena tidak mudah menarik satu garis yang jelas antara
pemasaran yang normal dengan kode etis berperilaku. Ketidaketisan yang terjadi diantaranya
yaitu: suap dan pencurian rahasia dagang, iklan yang palsu dan menipu, kerusakan mutu atau
keamanan produk, jaminan palsu, pelebelan yang tidak akurat, penetapan harga atau
diskriminasi yang tidak semestinya, dan juga hambatan untuk masuk serta dalam persaingan
yang ganas.
Dengan adanya internet, pada masa sekarang ini perusahaan yang berkinerja secara
tidak etis jauh lebih besar untuk disoroti tidak hanya oleh sebagian masyarakat saja tetapi
oleh ribuan orang. Misalnya, The Rainforest Action Network meluncurkan suatu kampanye
humas yang bersifat menghukum pada tahhun 1997 untuk menghentikan The Home Depot
menjual kayu yang sudah tua. Dua tahun kemudian Home Depot dan pemasoknya
bekerjasama dengan kelompok pelindung hutan dan lingkungan dan memastikan produk
kayunya tidak berasal dari wilayah yang membahayakan.
Meningkatnya level pemasaran dengan tanggung jawab sosial menyebabkan hal
tersebut terbagi menjadi tiga bagian yang mengandalkan perilaku tanggung jawab legal, etis,
dan sosial yang memadai:
Perilaku legal, dalam mendefinisikan praktik praktik yang ilegal atau antikompetitif,
masyarakat harus menggunakan undang-undang dan organisasi harus memastikan
bahwa setiap karyawan mengetahui dan memastikan undang-undang apa pun yang
relevan. Misalnya, manajer penjualan dapat memastikan anggotanya tahu dan
memerhatikan hukum, seperti fakta bahwa ilegal bagi wiraniaga untuk menipu atau
menyesetkan konsumen tentang keunggulan suatu produk. Tenaga penjualan juga
tidak harus saling meremehkan produk satu sama lain dengan mengemukakan hal-hal
yang tidak benar.
Perilaku etis, perusahaan-perusahaan haruslah menganut dan menyebarkan satu kode
etik dan mendorong anggotanya bertanggung jawab untuk mematuhi kode etik dan
legal. Pengumpulan pendapat tahun 1999 oleh Environics International menemukan
bahwa 67 persen orang Amerika Utara ingin membeli produk-produk berdasarkan
etika.
Perilaku yang bertanggung jawab sosial, para pemasar individu harus mempraktikkan
perjanjian sosial dengan pelanggan dan pihak terkait. Semakin banyak orang yang
menginginkan informasi sebuah perusahaan dalam bidang tanggung jawab sosial dan
lingkungan dalam memutuskan hal dalam pembelian, investasi, dan perusahaan mana
mereka akan bekerja.
Kemajuan teknologis dalam energi matahari, jaringan online, tv kabel, satelit, bioteknologi
dan komunikasi berjanji mengubah dunia seperti yang kita ketahui. Pada saat yang sama
kekuatan dalam lingkungan sosioekonomik, budaya, dan lingkungan alam akan menimbulkan
limit baru pada praktik pemasaran dan bisnis. Jika perusahaan ingin berhasil maka harus bisa
menginovasi solusi dan nilai baru yang bertanggung jawab sosial.
ANALISIS PEMASARAN
BERTANGGUNGJAWAB SOSIAL
1. Etika, Lingkungan dan Masyarakat
2. Hukum


Berdasarkan pengamatan dan sepak terjang perusahaan kurir Fed-Ex di dunia
bisnis, bila dilihat dari sisi luarnya saja, maka perusahaan Fed-Ex tetap
mengutamakan sisi etika dan tanggung jawab terhadap lingkungannya. Hal
tersebut nampak dari kegiatan bisnis Fed-Ex yang tidak terkena masalah dengan
pihak pihak yang sama sama berbisnis di bidang kurir, contohnya saja UPS.
Berdasarkan hal tersebut membuktikan bahwa etika bisnis yang diterapkan
terhadap rekan rekan lainnya dibidang jasa kurir berlangsung dengan baik.
Bukan hanya dari sang kompetitor tapi menjalankan hubungan baik dengan para
mitra kerjanya. Hal tersebut pun nampak baik baik saja, dikarenakan tidak ada
permasalahan yang di bawa ke meja hijau. Namun hal demikian hanya terlihat
diluar saja, bukan serta merta dalam kegiatan bisnis tidak ada konflik ataupun
permasalahan terutama dengan pihak kompetitor, mitra, masyarakat dan
lingkungan sekitar. Nampaknya perusahaan Fed-ex pintar dalam menyelesaikan
permasalahan hingga tidak terdengar ke wilayah luar. Hal ini merupakan salah
satu bentuk kecerdasan bisnis dalam bidang etika, hukum dan lingkungan.


















ARIE HENDRA SAPUTRO

Anda mungkin juga menyukai