Anda di halaman 1dari 35

1

DR. ARDHIYANTI PR.



FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS ISLAM AL AZHAR MATARAM
2012
EMBRIOLOGI SISTEM MUSKULOSKELETAL
2
SISTEM RANGKA
Sistem rangka berasal dari:
lapisan embriogenik mesoderem paraksial
lempeng lateral dan sel-sel kista neuralis.
Akhir minggu ke 3 : mesoderem paraksial balok-balok somit
Somit :
Dorsolateral dermomyotome
bagian myotome myoblast, dermatom dermis
Ventromedial skleroton
akhir mingguke 4 sel-sel mesenkim berpindah dan berdiferensiasi fibroblas,
kondroblas, osteoblas.

3
4
5
1. HISTOGENESIS TULANG DAN KARTILAGO
6
1.1 Kartilago
Muncul ketika embrio berumur 5 minggu
Pertumbuhan dimulai dari sel-sel mesenkim kondensasi, proliferasi,
diferensiasi condroblast.
Condroblast mensekresikan serat-serat kolagen dan subtansi dasar
matric condrosit.
Condrosit akan terus menerus mengeluarkanmatriks condrosit yang
berdekatan saling mendorong kartilago bertambah panjang.
Sel-sel mesenkim yang letaknya diperifer diferensiasi fibroblast.
Fibroblast suatu jaringan ikat kolagen perichondrium.
.....CONTINUED 1
7
1.2 Tulang
Pertumbuhan tulang berlangsung dengan 2 cara :
Osifikasi intramembranosa
Osifikasi intrakartilago/ endokondral

.......CONT 1.2
8
1.2.1 Osifikasi Intramembranosa
Umumnya pada tulang pipih
Osifikasi berlangsung dalam suatu membran yang dibentu oleh sel -sel
mesenkim itu sendiri.
Sel-sel mesenkim berdiferensiasi osteoblast dan mulai
mensekresikan matriks dan subtansi interseluler osteosit.
Osteoblast diperifer tulang membentuk lapisan-lapisan yang membuat
tulang lebihtebal di bagian perifernya, ditambah lagi dengan aktivitas
osteoklas bagian tengah tulang akan berrongga.
Pada rongga ini sel-sel mesenkim berdiferensiasi sumsum
tulang
1
Blood capillary
Ossification center
Mesenchymal cell
Osteoblast
Collagen fiber
Development of ossification center
Mandible
Flat bone
of skull
1
Blood capillary
Ossification center
Mesenchymal cell
Osteoblast
Osteocyte in lacuna
Canaliculus
Osteoblast
Newly calcified bone
matrix
Development of ossification center
Calcification
Mandible
Flat bone
of skull
2
Collagen fiber
1
Blood capillary
Ossification center
Mesenchymal cell
Osteoblast
Development of ossification center
Calcification
Mandible
Flat bone
of skull
2
Collagen fiber
Osteocyte in lacuna
Canaliculus
Osteoblast
Newly calcified bone
matrix
Mesenchyme
condenses
Blood vessel
Spongy bone
trabeculae
Osteoblast
Formation of trabeculae 3
1
Blood capillary
Ossification center
Mesenchymal cell
Osteoblast
Mesenchyme
condenses
Blood vessel
Spongy bone
trabeculae
Osteoblast
Periosteum
Spongy bone tissue
Compact bone tissue
Development of ossification center
Calcification
Formation of trabeculae
Development of the periosteum
Mandible
Flat bone
of skull
3
4
2
Collagen fiber
Osteocyte in lacuna
Canaliculus
Osteoblast
Newly calcified bone
matrix
.......CONT 1.2
10
1.2.2. Osifikasi Intrakartilago
Umumnya pada tulang panjang diawali terbentuknya tulang rawan.
Pada tingkat selular sel-sel kartilago osteoblas osteosit
Osifikasi pertama kali terjadi di diafisis (pusat osifikasi primer) pada akhir masa
embrionik.
Pada diafisis sel-sel kartilago mengalami 3 hal:
hipertropi,
kalsifikasi matriks
kematian sel-selnya.
Perikondrium vaskularisasi sel-sel kartilago osteoblast.
Pada waktu lahir sebagian besar diafisis osifikasi, epifisis kartilago.
Osifikasi skunder dilempeng epifisis baru berlangsung pada tahun-tahun pertama
usia bayi.
11

2. PERKEMBANGAN SENDI
12
Mulai terbentuk minggu ke 6
Akhir mingguke 8 sudah seperti sendi orang dewasa.
Terdapat 3 jenis sendi berdasarkan materi penyusunnya yaitu :
Sendi fibrosa (sutura di kranium)
Sendi kartilago (simfisis pubis)
Sendi sinovial (sendi lutut)
A. TULANG TENGKORAK
13
Terdiri atas :
Neurokranium (batok pelindung disekitar otak)
Viserokranium (kerangka/tulang wajah)
A.1. NEUROKRANIUM
14
Bagian membranosa tulang pipih yang melindungi otak sebagai
suatu kubah.
Berasal dari :
Sel-sel krista neuralis, atap dan sebagian besar tulang tengkorak
mesoderm paraksial daerah oksipital dan posterior rongga mata
Bagian kartilaginosa (kondrokranium) tulang dasar tengkorak
Berasal dari :
Sel-sel krista neuralis kondrokranium prakordal
Mesoderm paraksial kondrokranium kordal
A.2. VISEROKRANIUM
15
Dibentuk oleh 2 lengkung faring pertama
Lengkung pertama :
Bagian dorsal (prosesus maxilaris) Berjalan kedepan dibawah mata (os.
Maxilaris, os. Zigomatikum, os. Temporalis)
Bagian ventral (prosesus mandibularis) kartilago meckel
Mesenkim sekitar kartilagomeckel memadat, menulang, dan mengalami osifikasi
(penulangan) membranosa membentuk mandibula
Ujung dorsal prosesus mandibularis dan lengkung faring ke 2 (inkus,
maleus,stapes) pada bulan ke 4
Mesenkimuntuk pembentukan wajahberasal dari sel -sel krista neuralis.
Awalnya wajah lebih kecil dibanding neurokranium
16
KORELASI KLINIK :
17
Kubah tengkorak gagal terbentuk (kraniolisis) dan jaringan otak yang terpapar
amnion mengalamidegenerasi sehingga terjadi anensefali, disebabkan
kegagalan neuropore kranial untuk menutup
Jaringan otak dan selaput otak mengalami herniasi (ensefalokel atau
meningokel kranial)
Penutupan satu atau beberapa sutura secara prematur (kraniosinostosis).
Akrosefali (tengkorak menara, pendek/tinggi) karena penutupan dini sutura
koronalis
Skaposefali (tengkorak panjang dan sempit disertai penonjolan frontalis dan
oksipitalis) karena penutupan dini sutura sagitalis
Plagiosefali (kraniosinostosis asimetrik) akibat kegagalan penutupan sutura
keronalis dan sutura lambdadea pada satu sisi
B. ANGGOTA BADAN
18
Tunas anggota badan mulai tampak sebagai kantung-kantung
pada akhir minggu ke 4
Tunas anggota badan :
terdiri dari inti mesenkim lapisan mesoderm lempeng lateral yang
dibungkus oleh selapis ektoderm kuboid.
Inti mesenkim memberi signal kepada ektoderm di ujung badan menebal
dan membentuk rigi ektodermal apeks (REA).
Proses ini berlangsung pada minggu ke 5.
........CONT B.
19
Minggu ke 6 ujung tunas anggota badan pipih lempeng
tangan dan kaki.
Jari-jari tangan dan kaki kematian sel di rigi ektodermal
apeks memisahkannya menjadi 5 bagian.
mesenkim dalam tunas mulai memadat model kartilago hialin
yang pertama bakal tulang anggota badan.
Osifikasi intrakartilago dimulai menjelang akhir masa mudigah.

........CONT B.
20
Pada mingguke 12 kehamilan dari pusat osifikasi primer di
diafisis, osifikasi intrakartilago berangsur-angsur meluas kearah
ujung model kartilago.
Waktu lahir, diafisis tulang telah menjadi tulang seluruhnya, tapi
ujung-ujungnya (epifisis) tetap berupa kartilago pusat osifikasi
sekunder untukproses pemanjangan tulang.
Apabila tulang telah mencapai panjangnya yang
penuh,lempeng epifisis menghilang dan epifisis bersatu dengan
tulang.
21
22
KORELASI KLINIS :
23
Meromelia : tidak ada satu /beberapa anggota badan
Amelia : tidak ada ekstremitas
Fokomelia : tidak ada tulang panjang, tangan dan kaki rudimenter menempel
dibadan melalui tulang-tulang kecil yang berbentuktidak beraturan
Mikromelia : terdapat semua unsur anggota badan tapi sangat pendek
Polidaktili : penambahan jumlah jari tangan dan kaki
Ektrodaktili : hilangnya 1 jari, bersifat unilateral
Sindaktili :jari-jari tangan atau kaki menyatu karena mesenkim gagal membelah
pada lempeng tangan atau kaki
Lobster claw : celah yang dalam pada telapak tangan atau kaki yang
berhubungan dengan sindaktili jari
Dislokasi panggul kongenital : tidak berkembangnya asetabulum dan caput
femuris
C. KOLUMNA VERTEBRALIS
24
Berasal dari sel-sel sklerotom yang berpindah posisi
mengelilingi medula spinalis dan notokord.
o Bagian kaudal masing-masing sklerotom mengalami
proliferasi dan memadat serta meluas ke jaringan antara
segmen dibawahnya, terjadi perlekatan setengah kaudal
sklerotom dengan setengah sefalik sklerotom di bawahnya.
o Sel-sel diantara bagian sefalik dan kaudal membentuk diskus
invertebralis (cakram antar ruas)
KORELASI KLINIS :
25
Skoliosis (vertebrae melengkung ke samping) karena pada
proses pembentukan dan penyusunan kembali sklerotom
segmen terjadi 2 vertebrae yang berurutan menyatu secara
asimetrik atau setengah bagian vertebrae tulang
Sindrom Klippel Feil : jumlah vertebrae servikalis kurang
sementara vertebrae yang lain menyatu atau bentuknya
abnormal.
Spina bifida : fusi lengkung-lengkung vertebra tidak sempurna
D. COSTAE DAN STERNUM
26
Costae terbentuk dari processus costa dari vertebra
thorakalis sklerotome mesoderm paraaksial
Sternum berkembang dalam mesoderm somatik
didinding tubuh bagian ventral
2 pita sternum terbentuk di sisi kiri-kanan mid line
menyatu model cartilago manubrium, sternum,
processus xyphoideus
SISTEM OTOT
27
Otot berasal dari lapisan:
Mesoderm, dibagi menjadi tiga tempat
a) Mesoderm Paraksial ( otot rangka ), membentuk:
1) Somit, membentuk otot dari oksipital ke sacral
2) Somitomer, membentuk otot di daerah kepala
b) Mesoderm Splanknik di usus (otot polos)
c) Mesoderm Splanknik di jantung (otot jantung)
Ectoderm, membentuk piala optic => otot iris
OTOT RANGKA
28
Somit dan somitomer menjadi rangka aksial, dinding
tubuh, anggota badan dan kepala.
Somit berdiferensiasi menjadi sklerotom dan
dermomiotom, sel miotom bergelondong menjadi
mioblast, dan akhir bulan ke tiga terlihat serat lintang
otot rangka.
Somitomer ( 7 buah ) bergelondong menjadi mioblast .
tapi strukturnya jarang karena tidak terpisah menjadi
segmen sklerotom dan dermomiotom
......CONT
29
Akhir minggu ke lima, miotom bersatu menjadi:
Satu bagian dorsal (epimer) : otot ekstensor tulang
belakang. Disarafi oleh Ramus Dorsalis Primer
Satu bagian ventral yang lebih besar ( hipomer): otot flexor
lateral & ventral. Disarafi oleh Ramus Ventralis Primer
Mioblast dari hipomer servikal : otot skalenus,
geniohioideus, M. paravertebrales
......CONT
30
Mioblast dari segmen thorak (ada 3 lapisan)
Pada dada (masih mempertahankan cirri segmentalenya)
M. interkostalis eksterna
M. interkostalis interna
M. interkostalis bagian dalam/ M. transverses torakis
Pada dinding perut (otot segmen bersatu membentuk lembar jaringan
otot yang lebar)
M. oblikus eksternus
M. oblikus interna
M. transversus abdominis
.......CONT
31
Ujung servikal hipomer membentuk kolom
ventral memanjang
Daerah perut : M. rektus Abdominis
Daerah leher : otot infra hioid
Daerah dada : biasanya menghilang, kadang-
kadang menjadi M. sternalis


OTOT ANGGOTA BADAN
32
Minggu ke 7, terjadi pemadatan mesenkim (yang
berasal dari sel dermomiotom somit) di dekat tunas
anggota badan.
Otot terpecah menjadi:
Komponen Ekstensor
Saraf: N. Radialis yang terbentuk melalui penggabungan
cabang dorsal.
Komponen Flexor
Saraf: N. Ulnaris dan medianus (penggabungan cabang
ventral)
REGENERASI OTOT
33
Otot skelet : masih mungkin dari mioblast
Otot polos : sel otot polos miosis
Otot jantung : sangat sulit, kalau ada kerusakan otot jantung biasanya diganti dengan
jaringan ikat
34
35
WASSALAMU ALAIKUM WR.WB
TERIMA KASIH