Anda di halaman 1dari 13

Infark miokard akut

Kriteria diagnosis
Definisi menurut european society of cardiology/american college of
cardiology:
1. Peningkatan tipikal atau penurunan gradual (troponin) atau
peningkatan cepat dan penurunan (kreatin kinase-MB) dari mareker
biokimia dari nekrosis myokard dengan paling sedikit diikuti 1
gejala:
a. Simptom iskemi
b. Perkembangan dari gelombang Q patologid pada EKG
c. Perubahan Ekg yang menindikasikan iskemi miokard (elevasi atau
depresi segmen ST)
d. Intervensi arteri koroner (misalnya coronary angioplasty)

2. Penemuan patologis dari infark miokard akut
Patofisiologi dari MI
1. Trombosis akut
2. Ruptur dari ustable plak
3. Vasospasme
4. Embolism
5. Non-trombotic MI (misalnya yang
berhubungan dengan shock atau aritmia)
Gejala klinis
Karakter nyeri dada pada MI
Nyeri dada berat pada saat istirahat biasanya > 30 menit
Karakteristik dan lokasi yang sama seperti nyeri angina
sebelumnya tetapi lebih berat intensitasnya
Tidak mengalami perbaikan dengan nitrogliserine
Three anginal equivalent (gejala CAD selain nyeri dada)
1. Dispnea
2. Aritmia jantung
3. Kelelahan
Pemeriksaan fisik
1. Keadaan umum:
Gelisah,anxious, keringatan
Ektremitas dingin dan basah berkeringat
2. Vital signs:
Pada infark yang besar, pasien bisa hipotensi, takikardi atau
takipnoe
James refleks:hipertensi dan takikardi diikuti anterior wall MI
Bezold-jarisch refleks: hipotensi dan bradikardi diikuti inferior
wall MI
3. Pemeriksaan jantung:
Detak apeks sulit dipalpasi
Cek gejala CHF: distensi vena jugularis, rales, gallop

Diagnosa banding
Diseksi aorta akut
Pericarditis akut
Emboli paru
Gastritis akut

Tes diagnostik
1. EKG
2. CK-MB, troponin T atau troponin I
3. Rontgen toraks
4. Echocardiography
Kriteria EKG pada miokard infark:
1. ST elevasi : 2 mm pada 2 atau lebih pada chest
leads yang berdekatan atau 1 mm pada 2 atau
lebih pada limb leads yang berdekatan
2. Gelombang Q 0,04 detik (1 Kotak Kecil)

Perubahan EKG pada akut MI
Lead dengan ST elevasi Lokasi MI
V1-V2 Septal wall MI
V1-V3 Antero-septal wall MI
V1-V6 Antero-lateral wall MI
Mirror image of V1-V2 Posterior LV wall MI
I,AVL, V5&V6 Lateral wall MI
II,III,AVF Inferior wall MI
II,III,AVF&V5,V6 Infero-lateral wall MI
II,III,AVF&V3R,V4R Inferior wall MI with right ventricular MI
Hampir di semua lead Massive MI, global MI, atau difus MI
Molecular marker in the diagnosis of acute myocardial infarction
tests Time to
detection
peak duration Most common
sampling
schedule
Troponin T
sn=94%
Sp=60%
3-12 hours 24 hours 5-14 days Once at least
12 hours after
chest pain
Troponin I
Sn=95%
sp=90%
3-12 hours 24 hours 5-10 days Once at least
12 hours after
chest pain
CK-MB 3-12 hours 24 hours 2-3 days Every 12 hours
X 3; start at 6
hours after
chest pain
Killip classification of AMI with expected hospital mortality rate
Killip class Clinic presentation Expected hospital
mortality
I No signs of pulmonary or venous congestion 0-5%
II Moderate heart failure or presence of bibasal
rales, S3 gallo, tachypnea, or signs of right heart
failure including venous (JVP) and hepatic
congestion
10-20%
III Severe heart failure, rales >50% of the lung fields
or pulmonary edema
35-45%
IV Shock with systolic pressure <90 mmHg and
evidence of peripheral vasoconstriction,
peripheral cyanosis, mental confusion and
oliguria
85-95%
Pengobatan MI
1. Restore coronary flow as early as possible
e.g. trombolytics
2. Preserve ischemic or jeopardized myocardium
e.g. Beta-blockers, nitrates, aspirin,heparin
3. Treat cardiac complications
e.g. ACEI, diuretic for heart failure, anti-
arrhytmics for arrhytmia
4. Treat co-existing diseases, prevent death
e.g. Antibiotics for pneumonia

Indikasi penggunaan trombolitik pada
MI
1. Nyeri dada konsisten dengan akut MI
2. Perubahan EKG:
ST elevasi : 2 mm pada 2 atau lebih pada chest leads
yang berdekatan atau 1 mm pada 2 atau lebih pada
limb leads yang berdekatan. Left bundle branch block
(LBBB) baru.
3. Waktu dari nyeri dada ke terapi trombolitik:
a. < 6 jam: paling baik
b. 6-12 jam: kurang bermanfaat tapi masih dapat
diberikan
c. 12-24 jam: kurang bermanfaat


Obat-obatan MI
1. Aspirin
2. Heparin
3. Beta blocker
4. Calcium chanel blocker
5. Nitrat
6. Lidokain
7. ACEI