Anda di halaman 1dari 110

PT J RESOURCES ASIA PASIFIK Tbk DAN ENTITAS ANAK PT J RESOURCES ASIA PASIFIK Tbk AND ITS SUBSIDIARIES

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position


31 Desember 2013 dan 2012 December 31, 2013 and 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, (Figures are Presented in United States Dollar,
kecuali Dinyatakan Lain) unless Otherwise Stated)
Catatan/
2013 Notes 2012
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas 26.791.401 2,3,4,22,35,38 8.622.284 Cash
Piutang usaha - pihak ketiga - 2,3,5,22,35 3.586.738 Trade accounts receivable - third party
Piutang lain-lain 1.856.868 2,3,22,35 2.388.181 Other accounts receivable
Persediaan - setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan Inventories - net of allowance
nilai masing-masing sebesar for decline in value of
US$ 2.545.607 dan US$ 28.971 US$ 2,545,607 and US$ 28,971
pada tanggal 31 Desember 2013 as of December 31, 2013 and 2012,
dan 2012 40.381.856 2,3,6,20 28.569.120 respectively
Pajak dibayar dimuka 13.957.609 2,7 41.141 Prepaid taxes
Pembayaran dimuka, uang muka dan Prepayments, advances and
aset lancar lainnya 6.991.319 2,3,8,22,36,38 9.887.027 other current assets
Jumlah Aset Lancar 89.979.053 53.094.491 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NONCURRENT ASSETS
Aset pajak tangguhan 7.695.449 2,3,32 2.480.836 Deferred tax assets - net
Pajak Pertambahan Nilai masukan 7.025.341 2 5.320.330 Prepaid Value Added Tax
Piutang pihak berelasi non-usaha 3.038.647 2,3,22,34,35 1.344.180 Due from a related party
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi Property, plant and equipment -
penyusutan masing-masing sebesar net of accumulated depreciation of
US$ 83.426.511 dan US$ 76.819.741 US$ 83,426,511 and US$ 76,819,741
pada tanggal 31 Desember 2013 as of December 31, 2013 and 2012,
dan 2012 158.040.033 2,3,9,18,19 49.861.075 respectively
Biaya pengupasan tanah yang
ditangguhkan 29.230.000 2,3,10 6.812.000 Deferred stripping costs
Aset eksplorasi dan evaluasi 52.433.973 2,3,11 70.777.820 Exploration and evaluation assets
Properti pertambangan - setelah dikurangi
akumulasi amortisasi masing-masing Mining properties - net of accumulated
sebesar US$ 131.209.956 dan amortization of US$ 131,209,956 and
US$ 114.380.073 pada tanggal US$ 114,380,073 as of December 31,
31 Desember 2013 dan 2012 422.288.912 2,3,12 347.543.893 2013 and 2012, respectively
Goodwill 31.498.025 1,2,3,13 31.498.025 Goodwill
Aset tidak lancar lain-lain 4.247.901 2,3,22 5.677.887 Other noncurrent assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 715.498.281 521.316.046 Total Noncurrent Assets
JUMLAH ASET 805.477.334 574.410.537 TOTAL ASSETS
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements.
- 1 -
PT J RESOURCES ASIA PASIFIK Tbk DAN ENTITAS ANAK PT J RESOURCES ASIA PASIFIK Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position
31 Desember 2013 dan 2012 December 31, 2013 and 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, (Figures are Presented in United States Dollar,
kecuali Dinyatakan Lain) unless Otherwise Stated)
Catatan/
2013 Notes 2012
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha 33.348.742 2,3,14,22,35,38 25.724.047 Trade accounts payable
Utang pajak 5.795.182 2,15,32 9.866.235 Taxes payable
Beban akrual 13.303.973 2,3,16,22,35,38 4.717.619 Accrued expenses
Bagian liabilitas jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam waktu satu tahun: Current portion of long-term liabilities:
Utang lembaga keuangan bukan bank 196.302 2,3,18,22,30,35,38 162.467 Loans from non-bank financial institutions
Sewa pembiayaan 11.408.664 2,3,19,22,30,35,38 2.008.074 Finance lease
Pinjaman bank 33.854.539 2,3,20,22,30,35 13.460.031 Bank loans
Utang lain-lain 1.591.985 2,3,22,35 1.186.347 Other liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 99.499.387 57.124.820 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NONCURRENT LIABILITIES
Pinjaman kepada pihak ketiga 41.840.000 2,3,17,22,35 - Loan from a third party
Pinjaman pihak berelasi 70.744.277 2,3,22,34,35,38 19.173.761 Loan from related parties
Liabilitas pajak tangguhan 72.125.399 2,32 79.551.235 Deferred tax liabilities
Cadangan biaya reklamasi dan
penutupan tambang 10.330.046 2,3,21 10.036.111 Reclamation and mine closure reserve
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 4.223.257 2,3,31 2.782.104 Long-term employee benefits liability
Liabilitas jangka panjang - setelah
dikurangi bagian yang akan jatuh
tempo dalam waktu satu tahun: Long-term liabilities - net of current portion:
Utang lembaga keuangan bukan bank 151.428 2,3,18,22,30,35,38 251.373 Loans from non-bank financial institutions
Sewa pembiayaan 33.969.570 2,3,19,22,30,35,38 8.933.030 Finance lease
Pinjaman bank 213.206.051 2,3,20,22,30,35 110.841.040 Bank loans
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 446.590.028 231.568.654 Total Noncurrent Liabilities
Jumlah Liabilitas 546.089.415 288.693.474 Total Liabilities
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Equity Attributable to Owners of
kepada Pemilik Entitas Induk the Company
Modal saham - nilai nominal Rp 100
per saham Capital stock - Rp 100 par value per share
Modal dasar - 2.000.000.000 saham Authorized - 2,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor penuh -
756.000.000 saham 8.401.985 23 8.401.985 Issued and paid-up - 756,000,000 shares
Tambahan modal disetor - bersih 152.934.789 24 152.934.789 Additional paid-in capital - net
Transaksi dengan kepentingan
nonpengendali (3.667) 1 - Transaction with noncontrolling interests
Selisih kurs penjabaran 43.902 2 42.411 Translation adjustment
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 11.137 11.137 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 62.387.464 86.582.207 Unappropriated
Jumlah 223.775.610 247.972.529 Total
Kepentingan Nonpengendali 35.612.309 2,25 37.744.534 Noncontrolling Interests
Jumlah Ekuitas 259.387.919 285.717.063 Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 805.477.334 574.410.537 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements.
- 2 -
PT J RESOURCES ASIA PASIFIK Tbk DAN ENTITAS ANAK PT J RESOURCES ASIA PASIFIK Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Consolidated Statements of Comprehensive Income
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2013 dan 2012 For the Years Ended December 31, 2013 and 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, (Figures are Presented in United States Dollar,
kecuali Dinyatakan Lain) unless Otherwise Stated)
Catatan/
2013
Notes
2012
PENDAPATAN USAHA 77.870.619 2,26,37 172.848.585 REVENUES
BEBAN POKOK PENDAPATAN (74.610.694) 2,27,37 (105.825.327) COSTS OF REVENUES
LABA KOTOR 3.259.925 67.023.258 GROSS PROFIT
Pendapatan dari penyelesaian instrumen Income from settlement of commodity
derivatif komoditas 29.500.000 2,36 - derivative instrument
Bagian laba bersih entitas anak yang dilepas 408.850 1 - Share in net income of a disposed subsidiary
Pendapatan bunga 225.302 2 55.575 Interest income
Gain (loss) on sale of property, plant and
Laba (rugi) penjualan aset tetap (1.553.769) 2,9 179.371 equipment
Amortisasi dan penghapusan (15.494.649) 2,9,10,12,13,29 (34.004.650) Amortization and write-off
Beban bunga dan beban keuangan lainnya (25.374.745) 2,30 (10.816.358) Interest and other financial charges
Beban umum dan administrasi (31.807.670) 2,28 (29.416.064) General and administrative expenses
Keuntungan dari akusisi entitas anak - 1 103.111.474 Gain on bargain purchase of subsidiary
Biaya akuisisi - 1 (152.117) Acquisition related costs
Lain-lain - bersih 1.939.260 2 (316.446) Others - net
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK (38.897.496) 95.664.043 INCOME (LOSS) BEFORE INCOME TAX
BEBAN (PENGHASILAN) PAJAK 2,32 TAX EXPENSE (BENEFIT)
Pajak kini 67.314 16.442.601 Current tax
Pajak tangguhan (12.640.449) (8.648.373) Deferred tax
Beban (Penghasilan) Pajak - Bersih (12.573.135) 7.794.228 Tax Expense (Benefit) - Net
LABA (RUGI) BERSIH (26.324.361) 87.869.815 NET INCOME (LOSS)
LABA KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Selisih kurs penjabaran 1.508 2 42.896 Translation adjustment
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF (26.322.853) 87.912.711 TOTAL COMPREHENSIVE INCOME (LOSS)
Laba (rugi) bersih yang dapat
diatribusikan kepada: Net income (loss) atributable to:
Pemilik entitas induk (24.194.743) 86.791.812 Owners of the Company
Kepentingan nonpengendali (2.129.618) 1.078.003 Non-controlling interests
J umlah (26.324.361) 87.869.815 Total
Laba (rugi) komprehensif yang dapat Comprehensive income (loss)
diatribusikan kepada: atributable to:
Pemilik entitas induk (24.193.252) 86.834.223 Owners of the Company
Kepentingan nonpengendali (2.129.601) 25 1.078.488 Non-controlling interests
J umlah (26.322.853) 87.912.711 Total
LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM DASAR (0,032) 2,33 0,123 BASIC EARNINGS (LOSS) PER SHARE
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements.
-3 -
PT J RESOURCES ASIA PASIFIK Tbk DAN ENTITAS ANAK PT J RESOURCES ASIA PASIFIK Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Consolidated Statements of Changes in Equity
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2013 dan 2012 For the Years Ended December 31, 2013 and 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, kecuali Dinyatakan Lain) (Figures are Presented in United States Dollar, unless Otherwise Stated)
Tambahan Selisih Kurs Telah Belum Kepentingan
Modal Disetor/ Penjabaran/ Ditentukan Ditentukan Nonpengendali/
Catatan/ Modal Saham/ Additional Translation Penggunaannya/ Penggunaannya/ Jumlah/ Noncontrolling Jumlah Ekuitas/
Notes Capital Stock Paid-in Capital Adjustment Appropriated Unappropriated Total Interests Total Equity
Saldo pada tanggal 1 J anuari 2012 330.834 153.626 - - 11.137 (209.605) 285.992 - 285.992 Balance as of J anuary 1, 2012
Laba bersih - - - - - 86.791.812 86.791.812 1.078.003 87.869.815 Net Income
Selisih kurs penjabaran - - - 42.411 - - 42.411 485 42.896 Translation adjusment
J umlah laba komprehensif - - - 42.411 - 86.791.812 86.834.223 1.078.488 87.912.711 Total comprehensive income
Modal saham 23,24 8.071.151 152.781.163 - - - - 160.852.314 - 160.852.314 Issuance of capital stock
Kepentingan nonpengendali pada entitas anak Non-controlling interests in
yang diakuisisi 1,2 - - - - - - - 36.666.046 36.666.046 acquired subsidiaries
Saldo pada tanggal 31 Desember 2012 8.401.985 152.934.789 - 42.411 11.137 86.582.207 247.972.529 37.744.534 285.717.063 Balance as of December 31, 2012
Rugi bersih - - - - - (24.194.743) (24.194.743) (2.129.618) (26.324.361) Net Loss
Selisih kurs penjabaran - - - 1.491 - - 1.491 17 1.508 Translation adjusment
J umlah rugi komprehensif - - - 1.491 - (24.194.743) (24.193.252) (2.129.601) (26.322.853) Total comprehensive loss
Kepentingan nonpengendali atas entitas anak
yang dilepas 1,2 - - - - - - - (6.485) (6.485) Noncontrolling interest in a disposed subsidiary
Kepentingan nonpengendali dari entitas anak yang Noncontrolling interest in a newly established
baru didirikan 1,2 - - - - - - - 82 82 subsidiary
Selisih nilai transaksi dengan kepentingan Difference due to transaction with noncontrolling
nonpengendali 1,2 - - (3.667) - - - (3.667) 3.779 112 interest
Saldo pada tanggal 31 Desember 2013 8.401.985 152.934.789 (3.667) 43.902 11.137 62.387.464 223.775.610 35.612.309 259.387.919 Balance as of December 31, 2013
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements.
Saldo Laba (Defisit)/
Retained Earnings (Deficit)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Perusahaan/ Equity Attributable to Owners of the Company
Transaction with
Noncontrolling Interest
Transaksi dengan
Kepentingan
Nonpengendali/
- 4 -
PT J RESOURCES ASIA PASIFIK Tbk DAN ENTITAS ANAK PT J RESOURCES ASIA PASIFIK Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian Consolidated Statements of Cash Flows
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2013 dan 2012 For the Years Ended December 31, 2013 and 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, (Figures are Presented in United States Dollar,
kecuali Dinyatakan Lain) unless Otherwise Stated)
2013 2012
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari pelanggan dan lainnya 113.346.831 169.414.644 Receipts from customers and others
Pembayaran untuk pemasok, karyawan dan lainnya (113.154.369) (113.190.810) Payments to suppliers, employees and others
Arus kas yang dihasilkan dari operasi 192.462 56.223.834 Net cash generated from operations
Pembayaran pajak penghasilan (10.244.749) (11.705.622) Income tax paid
Penerimaan bunga 46.851 55.575 Interest received
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi (10.005.436) 44.573.787 Net Cash Provided by (Used in) Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pencairan (penempatan) deposito berjangka
yang dibatasi pencairannya 746.000 (1.574.000) Placement (withdrawal) in restricted time deposit
Uang muka pembelian saham Advanced payment for purchases of shares of stock
Hasil penjualan aset tetap 497.972 184.113 Proceeds from sale of property and equipment
Penerimaan atas penjualan entitas anak - Proceeds from disposal of a subsidiary - net of
dikurangi saldo kas 136.886 - cash balance
Pemberian pinjaman kepada pihak ketiga (410.206) - Loan granted to a third party
Uang muka pembelian aset tetap (1.003.784) (1.239.947) Advanced payment for purchases
Pemberian pinjaman kepada pihak berelasi (1.694.467) - Loan granted to a related party
Penambahan aset eksplorasi dan evaluasi (20.821.221) (37.445.108) Acquisition of exploration and evaluation assets
Penambahan biaya pengupasan
tanah yang ditangguhkan (23.887.851) (6.812.000) Additions in deferred stripping costs
Penambahan properti pertambangan (62.336.930) (28.918.230) Acquisition of mining properties
Penambahan aset tetap (69.027.386) (10.332.204) Acquisition of property, plant and equipment
Arus kas untuk akuisisi entitas anak - bersih - (134.158.985) Net cash flows on acquisition of a subsidiary
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (177.800.987) (220.296.361) Net Cash Used in Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Perolehan dari pinjaman bank jangka panjang 259.269.194 128.458.224 Proceeds from long-term bank loan
Perolehan dari pinjaman pihak berelasi 74.788.646 6.180.531 Proceeds from loan from related parties
Penerimaan dari pinjaman pihak ketiga 70.000.000 - Proceeds from loan from a third party
Penerimaan atas penjualan investasi saham 103 - Proceeds from sale of investment in shares of stock
Pembayaran utang lembaga keuangan Payments of loans from non-bank financial
bukan bank (275.271) (225.496) institutions
Pembayaran pinjaman pihak berelasi (602.007) - Payments of loan to related parties
Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan (5.273.708) (480.309) Payments of finance lease liabilities
Beban bunga dan keuangan lainnya (28.123.172) (11.395.978) Interest and other financial charges paid
Pembayaran pinjaman pihak ketiga (28.160.000) - Payments of loan to a third party
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang (135.637.333) (100.000.000) Payments of long-term bank loan
Perolehan dari utang lembaga keuangan Proceeds from loan from non-bank financial
bukan bank - 413.840 institutions
Pembayaran utang bank jangka pendek - (55.139) Payments of short-term bank loans
Penerbitan modal saham - 160.852.314 Issuance of capital stock
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 205.986.452 183.747.987 Net Cash Provided by Financing Activities
KENAIKAN BERSIH KAS 18.180.029 8.025.413 NET INCREASE IN CASH
KAS AWAL TAHUN 8.622.284 561.891 CASH AT THE BEGINNING OF THE YEAR
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing (10.912) 34.980 Effect of foreign exchange rate changes
KAS AKHIR TAHUN 26.791.401 8.622.284 CASH AT THE END OF THE YEAR
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan See accompanying notes to consolidated financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. which are an integral part of the consolidated financial statements.
- 5 -
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 6 -
1. Umum 1. General

a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information

PT J Resources Asia Pasifik Tbk
(Perusahaan) didirikan dengan nama
PT Pelita Sejahtera Abadi berdasarkan Akta
No. 16 tanggal 14 J anuari 2002 dari
O. Hartati, S.H., notaris di Semarang.
Akta Pendirian Perusahaan tersebut
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan
No. C-03855.HT.01.01.Th.2002 tanggal
8 Maret 2002 serta diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 48 tanggal
14 J uni 2002, Tambahan Berita Negara
No. 5772.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk
(the Company) was established under the
name of PT Pelita Sejahtera Abadi, based
on Notarial Deed No. 16 dated
J anuary 14, 2002 of O. Hartati, S.H., public
notary in Semarang. The Deed of
Establishment was approved by the
Ministry of J ustice and Human Rights of the
Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. C-03855.HT.01.01.Th.2002 dated
March 8, 2002 and was published in the
State Gazette of the Republic of Indonesia
No. 48 dated J une 14, 2002, Supplement
No. 5772.

Berdasarkan Akta No. 115 dari Humberg
Lie, S.H., notaris di J akarta, tanggal
26 J anuari 2012, mengenai persetujuan atas
pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas I
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu, peningkatan modal disetor
dan ditempatkan Perusahaan, perubahan
kegiatan usaha utama Perusahaan,
penyertaan 98,87% saham baru dalam
PT J Resources Nusantara, perubahan
susunan anggota Dewan Komisaris dan
Direksi Perusahaan serta perubahan nama
Perusahaan. Akta perubahan ini telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat No. AHU-AH.01.10-02869
tanggal 30 J anuari 2012.
Based on Notarial Deed No. 115 of
Humberg Lie, S.H., public notary in J akarta,
dated J anuary 26, 2012, regarding the
approval of Limited Public Offering I with
preemptive rights, increase of the
Companys issued and paid-up capital,
change in the Companys scope of
activities, investment in 98.87% of new
shares in PT J Resources Nusantara
(J RN), change in the composition of the
Companys Board of Commissioners and
Directors, and change in the Companys
name. The amendments were approved by
the Ministry of Law and Human Rights of
the Republic of Indonesia in its Decision
Letter No. AHU-AH.01.10-02869 dated
J anuary 30, 2012.

Anggaran Dasar Perusahaan telah
mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
kali berdasarkan Akta No. 177 tanggal
28 J uni 2012 dari Humberg Lie, S.H., S.E.,
Mkn., notaris di J akarta, mengenai
perubahan kedudukan Perusahaan ke
J akarta Selatan, perubahan pasal 12,
penghapusan pasal 13 ayat 4 dan pasal 16
ayat 4 Anggaran Dasar Perusahaan. Akta
perubahan ini telah memperoleh persetujuan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam surat
No. AHU-36093.AH.01.02. Tahun 2012
tanggal 3 J uli 2012 dan No. AHU-AH.01.10-
24458 tanggal 4 J uli 2012.
The Companys Articles of Association
have been amended several times, most
recently based on Deed No. 177 dated
J une 28, 2012 of Humberg Lie, S.H., S.E.,
Mkn, public notary in J akarta, regarding
change in the Companys domicile to South
J akarta, change in article 12, removal of
articles 13(12) and 16(4) of the Companys
Articles of Association. The amandments
were approved by the Ministry of Law and
Human Rights of The Republic of
Indonesia in its Decision Letters
No. AHU-36093.AH.01.02 Tahun 2012
dated J uly 3, 2012 and No. GU-AH.01.10-
24458 dated J uly 4, 2012.

Berdasarkan pasal 3 dari Anggaran Dasar
Perusahaan, ruang lingkup kegiatan
Perusahaan terutama meliputi
pertambangan, industri, pembangunan,
perdagangan, transportasi, pertanian,
perbengkelan dan jasa.
In accordance with amended article 3 of the
Company's Articles of Association, the
scope of its activities mainly include mining,
industry, housing development, general
trading, transportation, agriculture,
workshop and services.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 7 -
Perusahaan berdomisili di Equity Tower,
Lantai 48, Kawasan Niaga Terpadu
Sudirman Lot 9, J l. J end. Sudirman
Kav 52 - 53, J akarta 12190.
The Company's domicile is at Equity Tower,
48
th
Floor, Sudirman Central Business
District Lot 9, J l. J end. Sudirman
Kav. 52 - 53, J akarta 12190.

Perusahaan memulai usahanya secara
komersial pada tanggal 1 Mei 2002.
The Company started its commercial
operations on May 1, 2002.

Perusahaan dan entitas anak secara
bersama-sama disebut sebagai Grup pada
laporan keuangan konsolidasian.
The Company and its subsidiaries are
collectively referred to as the Group in the
consolidated financial statments.

Pemegang saham akhir Grup adalah
J & Partners LP yang berkedudukan di Hong
Kong.
The ultimate parent of the Group is
J & Partners LP, a limited liability company
incorporated in Hong Kong.

b. Penawaran Umum Saham Perusahaan b. Public Offering of Shares

Pada tanggal 31 Maret 2003, Perusahaan
memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam
atau Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan atau Bapepam-LK) *)
dengan surat No. S-655/PM/2003 untuk
melakukan penawaran umum atas
30.000.000 saham Perusahaan seharga
Rp 100 per saham kepada masyarakat dan
telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia
pada tanggal 22 April 2003.
On March 31, 2003, the Company obtained
the Notice of Effectivity from the Chairman
of the Capital Market Supervisory Agency
(Bapepam or the Capital Market and
Financial Institutions Supervisory Agency
or Bapepam-LK) *) in his letter
No. S-655/PM/2003 for its offering to
the public of 30,000,000 shares
with Rp 100 par value per share.
On April 22, 2003, all of these shares were
listed in the Indonesia Stock Exchange.

Pada tanggal 30 Desember 2011,
Perusahaan memperoleh pernyataan efektif
dari Ketua Bapepam-LK dengan surat
No. S-14017/BL/2011 untuk melakukan
Penawaran Umum Terbatas I Dengan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah
726.000.000 saham seharga Rp 2.000 per
saham. Saham-saham tersebut dicatatkan
pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal
13 J anuari 2012.
On December 30, 2011, the Company
obtained the Notice of Effectivity from the
Chairman of Bapepam-LK in his letter
No. S-14017/BL/2011 for its Limited Public
Offering I with preemptive rights of
726,000,000 shares with Rp 2,000 par
value per share through rights issue to
stockholders. On J anuary 13, 2012, all of
these shares were listed in the Indonesia
Stock Exchange.

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012,
seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan
pada Bursa Efek Indonesia.
As of December 31, 2013 and 2012, all of
the Companys outstanding shares are
listed in the Indonesia Stock Exchange.

*) Sejak tanggal 31 Desember 2012, fungsi, tugas dan wewenang kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal,
perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan dan lembaga jasa keuangan lainnya beralih dari Menteri
Keuangan dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK) ke Otoritas J asa
Keuangan (OJ K)/
Starting December 31, 2012, the functions, duties and authorities of regulating and monitoring the financial service
activities in capital market sector, insurance, pension fund, multi-finance, and other financial services were
transferred from the Minister of Finance, and the Capital Market and Financial Institution Supervisory Agency
(Bapepam-LK) to the Financial Services Authority (OJK).

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 8 -
c. Entitas Anak yang Dikonsolidasikan c. Consolidated Subsidiaries

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012,
entitas anak yang dikonsolidasikan, baik
dimiliki langsung maupun tidak langsung
termasuk persentase kepemilikan
Perusahaan adalah sebagai berikut:
As of December 31, 2013 and 2012, the
subsidiaries which were consolidated,
owned directly or indirectly, including the
respective percentages of ownership held
by the Company, are as follows:

Status Operasi/
Tempat Kegiatan Usaha/ Status of
Entitas Anak/ Kedudukan/ Nature of Commercial
Subsidiary Domicile Business Operations 2013 2012 2013 2012
% %
Pemilikan Langsung/Direct Investments
PT J Resources Nusantara (J RN) J akarta, Perdagangan umumdan jasa/ - 98,87 98,87 793.448.709 560.174.275
Indonesia General trading and services
Pemilikan Tidak Langsung/Indirect Investments
Entitas anak J RN/Subsidiaries of JRN
J Resources Netherland B.V. (J BV) Amsterdam/ Perusahaan Investasi/ - 98,87 98,87 156.333.247 117.289.690
The Netherlands Investment Company
Belanda
PT Sago Prima Pratama (SPP) J akarta, Pertambangan/ Pengembangan/ 98,67 98,87 109.373.457 15.562.297
Indonesia Mining Development
PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) Gorontalo, Pertambangan/ Eksplorasi/ 98,86 98,86 18.350.155 10.992.865
Indonesia Mining Exploration
PT J Resources Mining Services Indonesia (J RMSI) Sulawesi Utara/ J asa Pertambangan/ - 98,70 98,70 230.734 252.353
North Sulawesi Mining Services
Indonesia
J &P Resources Gold OHQ (Malaysia) SDN. BHD. Malaysia J asa Pertambangan/ - 98,87 98,87 99.327 202.297
(J PRG) Mining Services
PT Arafura Surya Alam(ASA) J akarta, Pertambangan/ Eksplorasi/ 98,38 98,38 23.616.688 19.238.774
Indonesia Mining Exploration
PT J Resources Bolaang Mongondow(J RBM) Sulawesi Utara/ Pertambangan/ Produksi/ 79,10 79,10 224.892.757 87.948.947
North Sulawesi Mining Production
Indonesia
PT Bukit Makmur Istindo Nikeltama (Bumanik) *) J akarta, Pertambangan/ Eksplorasi/ - 79,10 - 15.361.743
Indonesia Mining Exploration
Labuan Mining Services Ltd. Malaysia J asa Pertambangan/ - 98,87 98,87 36.612.418 22.471.502
Mining Services
Entitas anak J BV/Subsidiary of JBV
J Resources Gold (UK) Limited (J RGL) Inggris/ Pertambangan/ Produksi/ 98,87 98,87 156.666.561 117.548.000
England Mining Production
Entitas anak J RGL/Subsidiary of JRGL
Specific Resources Sdn. Bdn. (SRS) Malaysia J asa Pertambangan/ - 98,87 98,87 12.333.000 17.298.000
Mining Services
Entitas anak GSM/Subsidiary of GSM
PT Puncak Emas Gorontalo (PEG) Gorontalo, Perdagangan umumdan jasa/ - 98,67 - 451.227 -
Indonesia General trading and services
*) Per tanggal 31 Desember 2013, Bumanik tidak lagi menjadi entitas anak/As of December 31, 2013, Bumanik has ceased to be a subsidiary
Effective Percentage of Ownership
Persentase Kepemilikan Efektif/ J umlah Aset (SebelumEliminasi)/
Total Assets (Before Elimination)


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 9 -
Transaksi dengan Kepentingan
Nonpengendali pada Tahun 2013
Transaction with Noncontrolling Interest
in 2013

SPP SPP

Berdasarkan Akta No. 118 tanggal
28 J anuari 2013 dari Humberg Lie, S.H.,
S.E., MKn., notaris di J akarta, J RN
menyetujui penjualan 1 saham SPP kepada
Rusmin sebesar Rp 1.000.000 (ekuivalen
US$ 103), yang mengakibatkan kepemilikan
efektif Perusahaan dalam SPP berkurang
menjadi 98,67%. Selisih antara penerimaan
dengan nilai tercatat kepemilikan yang dijual
oleh J RN adalah sebesar US$ 3.716. Bagian
Perusahaan terkait dengan transaksi
tersebut adalah sebesar US$ 3.667 dicatat
pada akun Transaksi dengan kepentingan
nonpengendali bagian dari ekuitas dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian tahun
2013.
Based on Deed No. 118 dated
J anuary 28, 2013 of Humberg Lie, S.H.,
S.E., MKn., a public notary in J akarta, J RN
agreed to sell 1 share of SPP to Rusmin for
Rp 1,000,000 (equivalent to US$ 103),
which has decreased the effective
ownership interest of the Company in SPP
to 98.67%. The negative difference of
proceeds over the carrying value of the
ownership interest sold by J RN amounted
to US$ 3,716. The Companys portion in
relation to such transaction amounted to
US$ 3,667 and was recorded under
Transaction with noncontrolling interest
account presented as part of equity in the
2013 consolidated statement of financial
position.

Pendirian Entitas Anak pada Tahun 2013 Establishment of a Subsidiary in 2013

PEG PEG

Berdasarkan Akta No. 181 tanggal
19 Desember 2013 dari Humberg Lie, S.H.,
S.E., MKn, notaris di J akarta, GSM, entitas
anak, dan J immy Budiarto, pihak berelasi,
mendirikan PEG, yang akan bergerak di
bidang perdagangan, pembangunan,
perindustrian, percetakan, jasa dan
angkutan, dengan modal dasar sebesar
Rp 1.000.000.000 terdiri dari 1.000 saham
dengan nilai nominal sebesar
Rp 1.000.000 per saham. Modal ditempatkan
dan disetor pada PEG sebesar
Rp 500.000.000. Kepemilikan GSM dan
J immy Budiarto pada PEG masing-masing
sebesar 99,80% dan 0,20%.
Based on Deed No. 181 dated
December 19, 2013 of Humberg Lie, S.H.,
S.E., MKn, a public notary in J akarta, GSM,
a subsidiary, and J immy Budiarto,
a related party, established PEG, which will
engage in trading, development, industry,
printing, transportation and services with
authorized capital amounting to
Rp 1,000,000,000 consisting of 1,000
shares with nominal value of Rp 1,000,000
per share. Total issued and paid-up capital
of PEG amounted to Rp 500,000,000. GSM
and J immy Budiarto have ownership
interests in PEG of 99.80% and 0.20%,
respectively.

Akta pendirian PEG telah disahkan oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-67840.AH.01.01.Tahun 2013
tanggal 24 Desember 2013.
The Deed of Establishment of PEG was
approved by the Ministry of Law and
Human Rights of the Republic of Indonesia
in its Decision Letter
No. AHU-67840.AH.01.01.Tahun 2013
dated December 24, 2013.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 10 -
Pelepasan Entitas Anak pada Tahun 2013 Disposal of a Subsidiary in 2013

BUMANIK BUMANIK

Berdasarkan Akta No. 88 tanggal
16 September 2013 dari Humberg Lie, S.H.,
S.E., MKn, notaris di J akarta, para
pemegang saham Bumanik meyetujui
penjualan seluruh saham Bumanik yang
dimiliki oleh J RN atau 80% kepemilikan
kepada PT Istindo Marunda Graha Perdana,
pihak ketiga, dengan harga sebesar
Rp 2.000.000.000 (ekuivalen sebesar
US$ 175.085). Selisih antara harga jual dan
nilai tercatat investasi yang dijual sebesar
US$ 17.574 diakui sebagai laba pelepasan
entitas anak dan dicatat pada akun Lain-lain
- bersih pada laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian tahun 2013.
Based on Notarial Deed No. 88 dated
September 16, 2013 of Humberg Lie, S.H.,
S.E., MKn, a public notary in J akarta, the
Bumanik shareholders agreed to sell to
PT Istindo Marunda Graha Perdana, a third
party, all of shares in Bumanik owned by
J RN which represented 80% ownership
interest at selling price of Rp 2,000,000,000
(equivalent to US$ 175,085). The difference
between the selling price and the carrying
value of investment sold amounting to
US$ 17,574 was recognized as gain on
disposal of a subsidiary and was recorded
as part of Others - net in the 2013
consolidated statement of comprehensive
income.

Rincian arus kas sehubungan dengan
pelepasan Bumanik adalah sebagai berikut:
The details of cashflows relating to the
disposal of Bumanik is as follows:

2013
Nilai tercatat investasi yang dijual 157.511 Carrying value of investment sold
Laba pelepasan entitas anak 17.574 Gain on disposal of a subsidiary
Harga pelepasan 175.085 Disposal price
Saldo kas Bumanik (38.199) Cash balance of Bumanik
Penerimaan bersih dari pelepasan Bumanik 136.886 Net proceeds from disposal of Bumanik


Ekuitas J RN pada laba bersih Bumanik
sebelum pelepasan sebesar US$ 408.850
disajikan sebagai Bagian laba bersih entitas
anak yang dilepas pada laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian tahun 2013.
Share of J RN in net income of Bumanik
prior to disposal amounting to US$ 408,850
is presented as Share in net income of
a disposed subsidiary in the 2013
consolidated statement of comprehensive
income.

Akuisisi Entitas Anak pada Tahun 2012 Acquisition of Subsidiaries in 2012

J RN J RN

Berdasarkan Akta No. 91 tanggal
19 J anuari 2012 dari Humberg Lie, S.H.,
S.E., MKn, Notaris di J akarta, Perusahaan
telah mengakuisisi 98,87% kepemilikan
saham J RN, dengan jumlah kas yang di
keluarkan sebesar Rp 1.443.848.000.000
(ekuivalen US$ 159.101.708).
Based on Deed No. 91 dated
J anuary 19, 2012 of Humberg Lie, S.H,
S.E, MKn, public notary in J akarta, the
Company has acquired 98.87% ownership
interest of J RN, for a cash consideration of
Rp 1,443,848,000,000 (equivalent to
US$ 159,101,708).


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 11 -
Pengakuisisian J RN menimbulkan
keuntungan atas akuisisi saham. Tabel
berikut menyajikan nilai transaksi, nilai wajar,
jumlah tercatat aset dan liabilitas
teridentifikasi dari J RN pada tanggal akuisisi:
The acquisition of J RN had resulted to a
gain on bargain purchase. The table below
summarizes the total consideration, total
fair values and total carrying values of
identifiable assets and liabilities of J RN at
acquisition date:

Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair Value
Kas 24.794.792 24.794.792 Cash
Piutang lain-lain 820.802 820.802 Other accounts receivable
Persediaan 23.845.156 23.845.156 Inventories
Pajak dibayar dimuka 1.430.191 1.430.191 Prepaid taxes
Pembayaran dimuka, uang muka dan Prepayments, advances and
aset lancar lainnya 2.745.702 2.745.702 other current assets
Aset pajak tangguhan 137.427 137.427 Deferred tax assets
Pajak Pertambahan Nilai masukan 3.780.748 3.780.748 Prepaid Value Added Tax
Piutang pihak berelasi non-usaha 434.271 434.271 Due from related parties
Aset tetap 38.827.645 38.827.645 Property, plant and equipment
Properti pertambangan 332.193.449 343.726.466 Mining properties
Aset eksplorasi dan evaluasi 24.186.955 28.060.839 Exploration and evaluation assets
Goodwill 29.809.430 29.809.430 Goodwill
Aset tidak lancar lain-lain 18.270.829 18.270.829 Other noncurrent assets
Utang usaha (10.750.981) (10.750.981) Trade accounts payable
Utang pajak (2.120.157) (2.120.157) Taxes payable
Beban akrual dan utang lain-lain (6.210.660) (6.210.660) Accrued expenses
Utang bank (96.260.000) (96.260.000) Bank loans
Liabilitas sewa pembiayaan (38.664) (38.664) Finance lease liabilities
Utang pihak berelasi non-usaha (9.251.106) (9.251.106) Loan from related parties
Liabilitas pajak tangguhan (80.105.463) (80.105.463) Deferred tax liabilities
Provisi biaya reklamasi dan Provision for reclamation and mine
penutupan tambang (8.389.479) (8.389.479) closure costs
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (826.835) (826.835) Long-term employee benefits liability
Aset bersih terindentifikasi 287.324.052 302.730.953 Indentifiable net assets
Liabilitas pajak tangguhan (3.851.725) Deferred tax liability
Aset bersih setelah liabilitas Indentifiable net assets after
pajak tangguhan 298.879.228 deferred tax liability
J umlah kas yang dikeluarkan (159.101.708) Cash consideration
Kepentingan nonpengendali (36.666.046) Noncontrolling interests
Keuntungan atas akuisisi saham 103.111.474 Gain on bargain purchase

Nilai wajar aset dan liabilitas bersih yang
dapat diidentifikasi dibuat oleh penilai
independen yang terakreditasi.
The fair values of the net identifiable assets
and liabilities are made by an accredited
independent valuer.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 12 -
Rincian arus kas yang timbul sehubungan
dengan akuisisi J RN pada tanggal akuisisi
adalah sebagai berikut:
The details of cash flows from the
acquisition of J RN at acquisition date
follows:

2013
J umlah nilai wajar aset bersih yang teridentifikasi 302.730.953 Fair value of identifiable net assets
Bagian kepentingan nonpengendali atas Noncontrolling interest share in fair value
nilai wajar aset bersih yang teridentifikasi (36.666.046) of identifiable net assets
Liabilitas pajak tangguhan atas akusisi (3.851.725) Deferred tax liabilitiy arising on acquisition
Keuntungan dari akuisisi saham (103.111.474) Gain on bargain purchase
Harga beli 159.101.708 Purchase price
Dikurangi saldo kas pada tanggal akuisisi (24.794.792) Less cash balance at the acquisition date
Arus kas yang timbul untuk akuisisi entitas anak Cash flows from acquisition of a subsidiary -
setelah dikurangi saldo kas entitas anak 134.306.916 net of cash balance of a subsidiary

J RMSI J RMSI

Berdasarkan Akta Pengalihan Kepemilikan
Saham No. 7 tanggal 1 Februari 2012 dari
Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, notaris
di J akarta, J RN membeli 599 saham J RMSI
atau sebesar 99,83% kepemilikan dari
Avocet Mining Plc (AMP) dengan harga
pembelian sebesar US$ 8.622.327.
Based on Deed of Transfer Shares No. 7
dated February 1, 2012 of Humberg Lie,
S.H., S.E., MKn, public notary in J akarta,
J RN purchased 599 shares of J RMSI or
equivalent to 99.83% ownership interest
from Avocet Mining Plc (AMP) for a cash
consideration of US$ 8,622,327.

J RMSI didirikan pada tanggal 9 J anuari 2007
dan bergerak dalam bidang jasa kontraktor
pertambangan umum.
J RMSI was established on J anuary 9, 2007
and is primarily engaged in general mining
contractor services.

SPP SPP

Berdasarkan Akta Pemindahan Hak atas
Saham No. 142 dan 143 tanggal 16 Februari
2012 dari Humberg Lie, S.H., S.E., MKn,
notaris di J akarta, J RN membeli 100%
kepemilikan pada SPP atau 500 saham yang
terdiri dari 490 saham dan 10 saham SPP
masing-masing dari Emy Lasminisyah dan
Lies Nun Heriyatisyah dengan harga
pembelian keseluruhan sebesar
US$ 1.923.076.
Based on Deeds of Transfer of Shares
No. 142 and 143 dated February 16, 2012
of Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, public
notary in J akarta, J RN purchased 100%
ownership interest or 500 shares of SPP
which consist of 490 shares and 10 shares
of SPP from Emy Lasminisyah and Lies
Nun Heriyatisyah, respectively, for a total
cash consideration of US$1,923,076.

SPP didirikan pada tanggal 3 September
2004 dan terutama bergerak dalam kegiatan
pertambangan. Pada tanggal 31 Desember
2013, SPP dalam tahap konstruksi dan
tambang berlokasi di Seruyung, Kabupaten
Nunukan, Kalimantan Timur.
SPP was established on September 3, 2004
and is primarily engaged in mining activities.
As of December 31, 2013, SPP is in
development stage and its mining site is
located in Seruyung, Regency of Nunukan,
East Kalimantan.




PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 13 -
Pengakuisisian J RMSI dan SPP
menimbulkan goodwill. Tabel berikut
merangkum nilai transaksi, nilai wajar dan
jumlah tercatat aset dan liabilitas
teridentifikasi dari J RMSI dan SPP pada
tanggal akuisisi:
Acquisitions of J RMSI and SPP had
resulted to goodwill. The table summarizes
the total consideration, total fair values and
total carrying values of identifiable assets
and liabilities of J RMSI and SPP as at dates
of acquisition:

Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair Value
Kas 147.931 147.931 Cash
Piutang lain-lain 25.639 25.639 Other accounts receivable
Pembayaran dimuka, uang muka dan Prepayments, advances and
aset lancar lainnya 205.264 205.264 other current assets
Exploration and evaluation
Aset eksplorasi dan evaluasi 4.497.720 4.942.686 assets
Aset tetap - bersih 48.343 7.250.585 Property, plant and equipment
Aset tidak lancar lain-lain 13.914 13.914 Other noncurrent assets
Utang usaha (8.252) (8.252) Trade accounts payable
Beban akrual dan Accrued expenses and
utang lain-lain (13.286) (13.286) other liabilities
Utang pajak (236) (236) Taxes payable
Utang jangka panjang (6.259.541) (6.259.541) Long-term payable
Aset (liabilitas) bersih teridentifikasi (1.342.504) 6.304.704 Identifiable net assets (liabilities)
Liabilitas pajak tangguhan (1.911.802) Deferred tax liabilities
Aset bersih setelah liabilitas pajak tangguhan 4.392.902 Net assets after deferred tax liabilities
J umlah kas yang dikeluarkan (10.545.403) Cash consideration
Goodwill (6.152.501) Positive goodwill

Rincian arus kas yang timbul sehubungan
dengan akuisisi entitas anak pada tanggal
akuisisi adalah sebagai berikut:
The details of cash flows from the
acquisitions of the subsidiaries at acquisition
dates are as follows:

2013
J umlah nilai wajar aset bersih yang teridentifikasi 6.304.704 Fair value of identifiable net assets
Liabilitas pajak tangguhan atas akusisi (1.911.802) Deferred tax liabilities arising on acquisition
Goodwill atas akuisisi 6.152.501 Goodwill arising from acquisition
Harga beli 10.545.403 Purchase price
Ditambah: Add:
Utang 3.599.753 Consideration payable
Dikurangi: Less:
Kas pada tanggal akuisisi (147.931) Cash at the acquisition date
Uang muka pembelian saham (14.145.156) Advances for purchase of shares
J umlah (10.693.334) Total
Arus kas yang timbul dari akuisisi
entitas anak setelah dikurangi Cash flows from acquisition of subsidiaries -
saldo kas entitas anak (147.931) net of cash balance of subsidiaries



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 14 -
LABUAN LABUAN

Berdasarkan akta pengalihan saham tanggal
21 Desember 2012, J RN membeli sebanyak
2 saham LABUAN dari pihak ketiga seharga
US$ 2. Kepemilikan J RN atas saham
LABUAN sebesar 100%.
Based on Transfer of Shares dated
December 21, 2012, J RN purchased 2
shares in LABUAN from a third party for
US$ 2. J RN ownership in shares of
LABUAN is 100%.

d. Ijin Usaha Pertambangan dan Informasi
Mengenai Cadangan dan Sumber Daya
d. Mining Business Licenses and Reserves
and Resources Information

Luas Area (Ha)
(tidak diaudit)/
Pemilik/ Nama Lokasi/ J enis Ijin/ No. Surat Keputusan/ Masa Berlaku/ Size of Area (Ha) Terbukti/ Terduga/ Terukur/ Terkira/
Owner Location Type Decision Letter No. Expiration Date (unaudited) Proven Probable Measured Indicated
Ounce (Oz) Ounce (Oz) Ounce (Oz) Ounce (Oz)
J RBM Lanut Kontrak Karya/ Tanggal 9 Agustus 2034/ 58.150 - - a 141.484 a 55.668
Bakan Contract of Work 28 April 1997/ August 9, 2034 - b 310.000 - b 540.000
Dated
April 28, 1997
J RGL Penjom, Malaysia Sertifikat Sertifikat Tambang No/ J atuh tempo pada 1.223 c 57.000 c 512.000 57.000 c 910.283
Tambang/ Mining Certificate No. berbagai tanggal
Mining 1-103, 1-106, 1-108, 1 -119, (25 April 2011 -
Certificate 1-120, 1-123, 1-130, 1-131,1-132 20 Oktober 2020)/
Various dates
(April 25, 2011 -
October 12, 2020)
ASA Kotabunan Ijin Usaha Keputusan Bupati 10 J uni 2033/ 4.000 - - d 194.900 d 883.000
Pertambangan (IUP) Bolaang MongondowTimur/ June 10, 2033
Operasi Produksi/ Decision of Bolaang
Operation Mongondow East Regents
No. 100 Tahun 2013
GSM Pani Kontrak Karya/ Tanggal - 14.570 - - - e 69.000
Bolangitang Contract of Work 15 Agustus 1994/
Bulagidun Dated
August 15, 1994
SPP Seruyung Ijin Usaha Keputusan Bupati Nunukan/ 3 Mei 2033/ 3.560 203.200 71.500 f 207.000 f 158.000
Pertambangan (IUP) Decision of Nunukan Regents May 3, 2033
Operasi Produksi/ No.188.45/254/V/2013
Operation
a) Berdasarkan data internal/Based on internal data
b) Berdasarkan JORC Reserve Statement dari Optiro Pty Ltd, pihak independen per Agustus 2012 /
Based on JORC Reserve Statement from Optiro Pty Ltd, an independent party, as of August 2012
c) Berdasarkan JORC Reserve Statement dari J &P Resources Gold OHQ (Malaysia) Sdn Bhd, per Desember 2011/
Based on JORC Reserve Statement from J&P Resources Gold OHQ (Malaysia) Sdn Bhd, as of December 2011
d) Berdasarkan JORC Resource Statement dari CSA Global Pty Ltd, pihak independen per J uli 2012 /
Based on JORC Resource Statement from CSA Global Pty Ltd, an independent party, as of July 2012
e) Berdasarkan JORC Resource Statement dari Optiro PtyLtd, pihak independen per J uni 2012 /
Based on JORC Resource Statement from Optiro Pty Ltd, an independent party, as of June 2012
f) Berdasarkan JORC Resource Statement dari Optiro PtyLtd, pihak independen per J uni 2013 /
Based on JORC Resource Statement from Optiro Pty Ltd, an independent party, as of June 2013
Mining Business
License
Mining Business
License
Cadangan (tidak diaudit)/ Sumber Daya (tidak diaudit)/
Ijin Usaha Pertambangan/Mining License Reserves (unaudited) Resources (unaudited)

e. Jumlah Produksi e. Total Production

J umlah produksi emas Grup (tidak diaudit)
sebagai berikut:
Total Groups gold production (unaudited)
are as follows:

Lokasi/Location 2013 2012
Ounce (Oz) Ounce (Oz)
J RGL Penjom 36.635 56.203
J RBM Lanut
28.831
45.111
J RBM Bakan
1.491
-
J umlah/Total
66.957 101.314
Pemilik Ijin/License Owner
J umlah Produksi/Total production


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 15 -
f. Karyawan, Direksi dan Dewan Komisaris f. Employees, Directors and Board of
Commissioners

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Perusahaan pada tanggal 31 Desember
2013, berdasarkan Akta Notaris No. 281
tanggal 31 Mei 2013 dari Humberg Lie, S.H.,
S.E., MKn, notaris di J akarta, adalah sebagai
berikut:
As of December 31, 2013, the composition
of the Companys Board of Commissioners
and Directors based on Notarial Deed
No. 281 dated May 31, 2013 of Humberg
Lie, S.H., S.E., MKn, public notary in
J akarta, is as follows:

Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Christian Wijayanto A.J : President Commissioner
Komisaris : Yung Chris Hui : Commissioner
Komisaris Independen : Daud Silalahi : Independent Commissioner
Direksi Directors
Direktur Utama : J immy Budiarto : President Director
Direktur : Edi Permadi : Directors
: William Surnata :
: Budikwanto Kuesar :
Direktur Tidak Terafiliasi : Colin J ames Davies : Non-affiliated Director


Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Perusahaan pada tanggal 31 Desember
2012, berdasarkan Akta Notaris No. 99
tanggal 13 Agustus 2012 dari Humberg Lie,
S.H., S.E., MKn, notaris di J akarta, adalah
sebagai berikut:
As of December 31, 2012, the composition
of the Companys Board of Commissioners
and Directors based on Notarial Deed
No. 99 dated August 13, 2012 of Humberg
Lie, S.H., S.E., MKn, public notary in
J akarta, is as follows:

Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Christian Wijayanto A.J : President Commissioner
Komisaris : Yung Chris Hui : Commissioner
Komisaris Independen : Daud Silalahi : Independent Commissioner
Direksi Directors
Direktur Utama : J immy Budiarto : President Director
Direktur : Edi Permadi : Directors
: J ohn Anthony Rasmussen :
: William Surnata :
: Budikwanto Kuesar :
Direktur Tidak Terafiliasi : Colin J ames Davies : Non-affiliated Director


Personel manajemen kunci Grup terdiri dari
Komisaris dan Direksi.
Key management personnel of the Group
consist of the Commissioners and Directors.

J umlah rata-rata karyawan Grup (tidak
diaudit) masing-masing adalah 2.505 dan
1.536 karyawan pada tahun 2013 dan 2012.
The Group has an average total number of
employees (unaudited) of 2,505 in 2013 and
1,536 in 2012.

J umlah gaji dan tunjangan yang diberikan
dan diakru Perusahaan kepada Dewan
Komisaris dan Direksi masing-masing
sebesar US$ 695.751 dan US$ 751.725
pada tahun 2013 dan 2012.
The aggregate salaries and benefits paid to
and accrued by the Company for all
Commissioners and Directors amounted to
US$ 695,751 and US$ 751,725 in 2013 and
2012, respectively.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 16 -
Laporan keuangan konsolidasian
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan entitas
anak untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2013 telah diselesaikan dan
diotorisasi untuk terbit oleh Direksi
Perusahaan pada tanggal 28 Maret 2014.
Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas
penyusunan dan penyajian laporan
keuangan konsolidasian tersebut.
The consolidated financial statements of
PT J Resources Asia Pasifik Tbk and its
subsidiaries for the year ended
December 31, 2013 were completed and
authorized for issuance on March 28, 2014
by the Companys Directors who are
responsible for the preparation and
presentation of the consolidated financial
statements.


2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan
Keuangan Penting
2. Summary of Significant Accounting and
Financial Reporting Policies

a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran
Laporan Keuangan Konsolidasian
a. Basis of Consolidated Financial
Statements Preparation and
Measurement

Laporan keuangan konsolidasian disusun
dan disajikan dengan menggunakan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia, meliputi
pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan
No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik, Lampiran
Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar
Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam
dan LK) (sekarang Otoritas J asa
Keuangan/OJ K) No. Kep-347/BL/2012
tanggal 25 J uni 2012.
The consolidated financial statements have
been prepared and presented in
accordance with Indonesian Financial
Accounting Standards SAK, which
comprise the statements and interpretations
issued by the Board of Financial Accounting
Standards of the Indonesian Institute of
Accountants and Regulation No. VIII.G.7
regarding Presentation and Disclosures of
Public Companies Financial Statements
included in the Appendix of the Decree of
the Chairman of the Capital Market and
Financial Institution Supervisory Agency
(Bapepam - LK) (currently Financial
Services Authority) No. KEP-347/BL/2012
dated J une 25, 2012. Such consolidated
financial statements are an English
translation of the Groups statutory report in
Indonesia.

Laporan keuangan konsolidasian disusun
sesuai dengan Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK)
No. 1 (Revisi 2009), Penyajian Laporan
Keuangan.
The consolidated financial statements are
prepared in accordance with the Statement
of Financial Accounting Standard (PSAK)
No. 1 (Revised 2009), Presentation of
Financial Statements.

Dasar pengukuran laporan keuangan
konsolidasian ini adalah konsep biaya
perolehan (historical cost), kecuali beberapa
akun tertentu disusun berdasarkan
pengukuran lain, sebagaimana diuraikan
dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut. Laporan keuangan
konsolidasian ini disusun dengan metode
akrual, kecuali laporan arus kas.
The measurement basis used is the
historical cost, except for certain accounts
which are measured on the bases
described in the related accounting policies.
The consolidated financial statements,
except for the consolidated statements of
cash flows, are prepared under the accrual
basis of accounting.

Laporan arus kas konsolidasian disusun
dengan menggunakan metode langsung
dengan mengelompokkan arus kas dalam
aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
The consolidated statements of cash flows
are prepared using the direct method with
classifications of cash flows into operating,
investing, and financing activities.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 17 -
Kebijakan akuntansi yang diterapkan
dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2013 adalah konsisten
dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan
dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian untuk tahun yang berakhir
tanggal 31 Desember 2012.
The accounting policies adopted in the
preparation of the consolidated financial
statements for the year ended
December 31, 2013 are consistent with
those adopted in the preparation of the
consolidated financial statements for the
year ended December 31, 2012.

Mata uang penyajian yang digunakan dalam
penyusunan laporan keuangan
konsolidasian adalah mata Dolar Amerika
Serikat (US$) yang juga merupakan mata
uang fungsional Perusahaan.
The presentation currency used in the
preparation of the consolidated financial
statements is the United States Dollar
(US$) which is also the functional currency
of the Company.

Penyusunan laporan keuangan
konsolidasian sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan penggunaan estimasi
tertentu. Hal tersebut juga mengharuskan
manajemen untuk membuat pertimbangan
dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Grup. Area yang kompleks atau
memerlukan tingkat pertimbangan yang
lebih tinggi atau area di mana asumsi dan
estimasi berdampak signifikan terhadap
laporan keuangan konsolidasian
diungkapkan di Catatan 3.
The preparation of consolidated financial
statements in conformity with Indonesian
Financial Accounting Standards requires
the use of certain critical accounting
estimates. It also requires management to
exercise its judgment in the process of
applying the Groups accounting policies.
The areas involving a higher degree of
judgment or complexity, or areas where
assumptions and estimates are significant
to the consolidated financial statements are
disclosed in Note 3.

b. Prinsip Konsolidasi b. Principles of Consolidation

Laporan keuangan konsolidasian meliputi
laporan keuangan Perusahaan dan entitas
anak sebagaimana diungkapkan pada
Catatan 1c.
The consolidated financial statements
include the accounts of the Company and
Subsidiaries mentioned in Note 1c.

Seluruh transaksi, saldo akun dan laba atau
rugi yang belum direalisasi dari transaksi
antar entitas telah dieliminasi.
Inter-company transactions, balances and
unrealized gains or loss on transactions
between Group companies are eliminated.

Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh
sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal
Perusahaan memperoleh pengendalian,
sampai dengan tanggal Perusahaan
kehilangan pengendalian. Pengendalian
dianggap ada ketika Perusahaan memiliki
secara langsung atau tidak langsung melalui
entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan
suara entitas, kecuali dalam keadaan yang
jarang dapat ditunjukkan secara jelas bahwa
kepemilikan tersebut tidak diikuti dengan
pengendalian. Dalam kondisi tertentu,
pengendalian juga ada ketika terdapat:
Subsidiaries are fully consolidated from the
date of acquisition, being the date on which
the Company obtained control, and
continue to be consolidated until the date
such control ceases. Control is presumed
to exist if the Company owns, directly or
indirectly through another subsidiary, more
than half of the voting power of an entity
unless, in exceptional circumstances, it can
be clearly demonstrated that such
ownership does not constitute control.
Control also exists under certain
circumstances when there is:

kekuasaan yang melebihi setengah
hak suara sesuai perjanjian dengan
investor lain;
power over more than half of the
voting rights by virtue of an agreement
with other investors;
kekuasaan untuk mengatur kebijakan
keuangan dan operasional entitas
berdasarkan anggaran dasar atau
perjanjian;
power to govern the financial and
operating policies of the entity under a
statute or an agreement;
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 18 -
kekuasaan untuk menunjuk atau
mengganti sebagian besar direksi atau
dewan komisaris atau organ pengatur
setara dan mengendalikan entitas
melalui dewan atau organ tersebut;
atau
power to appoint or remove the
majority of the members of the board
directors or equivalent governing body
and control of the entity is by that
board or body; or
kekuasaan untuk memberikan suara
mayoritas pada rapat direksi dan
dewan komisaris atau organ pengatur
setara dan mengendalikan entitas
melalui direksi dan dewan komisaris
atau organ tersebut.
power to cast the majority of votes at
meetings of the board of directors or
equivalent governing body and control
of the entity is by the board or body.

Rugi entitas anak yang tidak dimiliki secara
penuh diatribusikan pada Kepentingan
Nonpengendali (KNP) bahkan jika hal ini
mengakibatkan KNP mempunyai saldo
defisit.
Losses of a non-wholly owned subsidiary
are attributed to the non-controlling interests
(NCI) even if that results in a deficit
balance.

J ika kehilangan pengendalian atas suatu
entitas anak, maka Perusahaan dan/atau
entitas anak:
In case of loss of control over a subsidiary,
the Company and/or its subsidiaries:


menghentikan pengakuan aset
(termasuk setiap goodwill) dan liabilitas
entitas anak;
derecognizes the assets (including
goodwill) and liabilities of the
subsidiary;
menghentikan pengakuan jumlah
tercatat setiap KNP;
derecognizes the carrying amount of
any NCI;
menghentikan pengakuan akumulasi
selisih penjabaran, yang dicatat di
ekuitas, bila ada;
derecognizes the cumulative
translation differences, recorded in
equity, if any;
mengakui nilai wajar pembayaran yang
diterima;
recognizes the fair value of the
consideration received;
mengakui setiap sisa investasi pada
nilai wajarnya;
recognizes the fair value of any
investment retained;
mengakui setiap perbedaan yang
dihasilkan sebagai keuntungan atau
kerugian dalam komponen laba rugi;
dan
recognizes any surplus or deficit in
profit or loss; and
mereklasifikasi bagian entitas induk
atas komponen yang sebelumnya
diakui sebagai pendapatan
komprehensif lain ke kompenen laba
rugi, atau mengalihkan secara
langsung ke saldo laba.
reclassifies the parents share of
components previously recognized in
other comprehensive income to profit
or loss or retained earnings, as
appropriate.

KNP mencerminkan bagian atas laba atau
rugi dan aset neto dari entitas anak yang
tidak dapat diatribusikan secara langsung
maupun tidak langsung oleh Perusahaan,
yang masing-masing disajikan dalam laporan
laba rugi komprehensif konsolidasian dan
dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian, terpisah dari bagian yang
dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk.
NCI represents the portion of the profit or
loss and net assets of the subsidiaries
attributable to equity interests that are not
owned directly or indirectly by the Company,
which are presented in the consolidated
statement of comprehensive income and
under the equity section of the consolidated
statement of financial position, respectively,
separately from the corresponding portion
attributable to the owners of the Company.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 19 -
Transaksi dengan KNP yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian
dicatat sebagai transaksi ekuitas. Selisih
antara nilai wajar imbalan yang dialihkan
dengan bagian relatif atas nilai tercatat aset
bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di
ekuitas. Laba atau rugi dari pelepasan
kepada kepentingan nonpengendali juga
dicatat di ekuitas.
Transactions with NCI that do not result in
loss of control are accounted for as equity
transactions. The difference between the fair
value of any consideration paid and the
relevant share acquired of the carrying value
of net assets of the subsidiary is recorded in
equity. Gains or losses on disposals to NCI
also recorded in equity.

c. Kombinasi Bisnis c. Accounting for Business Combinations

Kombinasi bisnis dicatat dengan
menggunakan metode akuisisi. Biaya
perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada
nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur
pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap KNP pada pihak yang
diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis,
pihak pengakuisisi mengukur KNP pada
entitas yang diakuisisi pada nilai wajar atau
sebesar proporsi kepemilikan KNP atas aset
neto yang teridentifikasi dari entitas yang
diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
dibebankan langsung.
Business combinations are accounted for
using the acquisition method. The cost of
an acquisition is measured as the
aggregate of the consideration transferred,
measured at acquisition date fair value and
the amount of any NCI in the acquiree. For
each business combination, the acquirer
measures the NCI in the acquiree either at
fair value or at the proportionate share of
the acquirees identifiable net assets.
Acquisition related costs incurred are
directly expensed.

Ketika melakukan akuisisi atas sebuah
bisnis, Grup mengklasifikasikan dan
menentukan aset keuangan yang diperoleh
dan liabilitas keuangan yang diambil alih
berdasarkan pada persyaratan kontraktual,
kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang
ada pada tanggal akuisisi.
When the Group acquires a business, it
assesses the financial assets acquired and
liabilities assumed for appropriate
classification and designation in
accordance with the contractual terms,
economic circumstances and pertinent
conditions as of the acquisition date.

Dalam suatu kombinasi bisnis yang
dilakukan secara bertahap, pada tanggal
akuisisi pihak pengakuisisi mengukur
kembali nilai wajar kepentingan ekuitas yang
dimiliki sebelumnya pada pihak yang
diakuisisi dan mengakui keuntungan atau
kerugian yang dihasilkan dalam komponen
laba rugi.
If the business combination is achieved in
stages, the acquisition date fair value of the
acquirers previously held equity interest in
the acquire is remeasured to fair value at
the acquisition date through profit or loss.

Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak
pengakuisisi diakui sebesar nilai wajar pada
tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar atas
imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi
yang diklasifikasikan sebagai aset atau
liabilitas, akan diakui dalam komponen laba
rugi atau pendapatan komprehensif
lain sesuai dengan PSAK No. 55. J ika
diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan
kontinjensi tidak diukur kembali dan
penyelesaian selanjutnya diperhitungkan
dalam ekuitas.
Any contingent consideration to be
transferred by the acquirer will be
recognized at fair value at the acquisition
date. Subsequent changes to the fair value
of the contingent consideration which is
deemed to be an asset or liability will be
recognized in accordance with
PSAK No. 55 either in profit or loss or as
other comprehensive income. If the
contingent consideration is classified as
equity, it should not be measured until it is
finally settled within equity.



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 20 -
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya
diukur pada harga perolehan yang
merupakan selisih lebih nilai agregat dari
imbalan yang dialihkan dan jumlah yang
diakui untuk KNP atas aset bersih
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas
yang diambil alih. J ika nilai agregat tersebut
lebih kecil dari nilai wajar aset neto entitas
anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui
dalam komponen laba rugi.
At acquisition date, goodwill is initially
measured at cost being the excess of the
aggregate of the consideration transferred
and the amount recognized for NCI over the
net identifiable assets acquired and
liabilities assumed. If this consideration is
lower than the fair value of the net assets of
the subsidiary acquired, the difference is
recognized in profit or loss.

Setelah pengakuan awal, goodwill diukur
pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi
kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji
penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari
suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal
akuisisi, dialokasikan kepada setiap Unit
Penghasil Kas (UPK) dari Perusahaan
dan/atau entitas anak yang diharapkan akan
menerima manfaat dari sinergi kombinasi
tersebut, terlepas dari apakah aset atau
liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
dialokasikan ke UPK tersebut.
After initial recognition, goodwill is
measured at cost less any accumulated
impairment losses. For the purpose of
impairment testing, goodwill acquired in a
business combination is, from the
acquisition date, allocated to each of the
Company and/or its subsidiaries cash-
generating units (CGU) that are expected
to benefit from the combination, irrespective
of whether other assets or liabilities of the
acquired are assigned to those CGUs.

J ika goodwill telah dialokasikan pada
suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK
tersebut dihentikan, maka goodwill yang
diasosiasikan dengan operasi yang
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah
tercatat operasi tersebut ketika menentukan
keuntungan atau kerugian dari pelepasan.
Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur
berdasarkan nilai relatif operasi yang
dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Where goodwill forms part of a CGU and
part of the operation within that CGU is
disposed of, the goodwill associated with
the operation disposed of is included in the
carrying amount of the operation when
determining the gain or loss on disposal of
the operation. Goodwill disposed of in this
circumstance is measured based on the
relative values of the operation disposed of
and the portion of the CGU retained.

d. Penjabaran Mata Uang Asing d. Foreign Currency Translation

Mata Uang Fungsional dan Pelaporan Functional and Reporting Currencies

Akun-akun yang tercakup dalam laporan
keuangan setiap entitas dalam Grup diukur
menggunakan mata uang dari lingkungan
ekonomi utama dimana entitas beroperasi
(mata uang fungsional).
Items included in the financial statements of
each of the Groups companies are
measured using the currency of the primary
economic environment in which the entity
operates (the functional currency).

Laporan keuangan konsolidasian disajikan
dalam Dolar Amerika Serikat, yang
merupakan mata uang fungsional dan mata
uang penyajian Perusahaan.
The consolidated financial statements are
presented in United States Dollar which is
the Companys functional and presentation
currency.

Transaksi dan Saldo Transactions and Balances

Transaksi dalam mata uang asing
dijabarkan kedalam mata uang fungsional
menggunakan kurs pada tanggal transaksi.
Laba atau rugi selisih kurs yang timbul dari
penyelesaian transaksi dan dari penjabaran
pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing diakui
dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian.
Foreign currency transactions are
translated into the functional currency using
the exchange rates prevailing at the dates
of the transactions. Foreign exchange gains
and losses resulting from the settlement of
such transactions and from the translation
at year end exchange rates of monetary
assets and liabilities denominated in foreign
currencies are recognized in the
consolidated statement of comprehensive
income.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 21 -
Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012,
kurs konversi yakni kurs tengah Bank
Indonesia, yang digunakan oleh Grup adalah
sebagai berikut:
As of December 31, 2013 and 2012, the
conversion rates used by the Group were
the middle rates of Bank Indonesia as
follows:

2013 2012
Rupiah (Rp) 0,0001 0,0001 Rupiah (Rp)
Dolar Australia (AUD) 0,8923 1,0368 Australian Dollar (AUD)
Ringgit Malaysia (MYR) 0,3042 0,3267 Malaysian Ringgit (MYR)
Euro 1,3801 1,3247 Euro


Kelompok usaha Grup Group Companies

Hasil usaha dan posisi keuangan dari entitas
anak yang memiliki mata uang fungsional
yang berbeda dengan mata uang penyajian,
dijabarkan pada mata uang penyajian
sebagai berikut:
The results and financial position of a
subsidiary that has a functional currency
different from the presentation currency are
translated into the presentation currency as
follows:

a. aset dan liabilitas dijabarkan pada kurs
penutup pada tanggal laporan posisi
keuangan;

a. assets and liabilities are translated at
the closing rate at the date of the
statement of financial position;

b. penghasilan dan beban dijabarkan
menggunakan kurs rata-rata; dan
b. income and expenses are translated
at average exchange rates; and

c. seluruh selisih kurs yang timbul diakui
dalam pendapatan komprehensif lain.
c. all resulting exchange differences are
recognized in other comprehensive
income.

Mata uang fungsional J PRG adalah MYR
pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012.
Laporan keuangan entitas anak tersebut
dijabarkan kedalam mata uang penyajian
menggunakan kurs berikut ini:
The functional currency of J PRG is MYR,
as of December 31, 2013 and 2012. Its
financial statements were translated into
presentation currency using the following
exchange rates:

2013 2012
MYR MYR
Akun laporan posisi keuangan 0,3042 0,3267 Statement of financial position accounts
Akun laporan laba rugi komprehensif 0,3143 0,3243 Profit and loss accounts

Selisih kurs yang timbul dari penjabaran
investasi neto dalam kegiatan usaha luar
negeri disajikan dalam ekuitas. J ika kegiatan
usaha luar negeri tersebut dilepaskan, maka
selisih kurs yang berasal dari penjabaran
investasi neto dalam kegiatan usaha luar
negeri tersebut, yang sebelumnya disajikan
dalam ekuitas, diakui dalam laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian sebagai bagian
dari laba atau rugi penjualan
The translation of the net investment in
foreign entities is taken to equity. When a
foreign operation is sold, exchange
differences arising from the translation of
the net investment in such foreign operation
taken to equity are recognized in the
consolidated statement of comprehensive
income as part of the gain or loss on sale.

Goodwill dan penyesuaian nilai wajar yang
timbul dari akuisisi kegiatan usaha luar
negeri diperlakukan sebagai aset dan
liabilitas kegiatan usaha luar negeri dan
dijabarkan menggunakan kurs penutup.
Goodwill and fair value adjustments arising
on the acquisition of a foreign entity are
treated as assets and liabilities of the
foreign entity and translated at the closing
rate.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 22 -
e. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi e. Transactions with Related Parties

Pihak berelasi adalah orang atau entitas
yang terkait dengan Grup:
A related party is a person or entity that is
related to the Group:

a. Orang atau anggota keluarga terdekat
mempunyai relasi dengan Grup jika
orang tersebut:
a. A person or a close member of that
persons family is related to the Group
if that person:

i. memiliki pengendalian atau
pengendalian bersama atas Grup;
(i) has control or joint control over
the Group;

ii. memiliki pengaruh signifikan atas
Grup; atau
(ii) has significant influence over the
Group; or

iii. personil manajemen kunci Grup
atau entitas induk Perusahaan.
(iii) is a member of the key
management personnel of the
reporting entity or of a parent of
the Group.

b. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika
memenuhi salah satu hal berikut:
b. An entity is related to the Group if any
of the following conditions applies:

(i) entitas dan Grup adalah anggota
dari kelompok usaha yang sama.
(i) the entity and the Group are
members of the same group.

(ii) satu entitas adalah entitas
asosiasi atau ventura bersama
dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama
yang merupakan anggota suatu
kelompok usaha, yang mana
entitas lain tersebut adalah
anggotanya).
(ii) one entity is an associate or joint
venture of the other entity (or an
associate or joint venture of a
member of a group of which the
other entity is a member).

(iii) kedua entitas tersebut adalah
ventura bersama dari pihak ketiga
yang sama.
(iii) both entities are joint ventures of
the same third party.

(iv) satu entitas adalah ventura
bersama dari entitas ketiga dan
entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga.
(iv) one entity is a joint venture of a
third entity and the other entity is
an associate of the third entity.

(v) entitas tersebut adalah suatu
program imbalan pascakerja untuk
imbalan kerja dari Grup atau
entitas yang terkait dengan Grup.
J ika Grup adalah entitas yang
menyelenggarakan program
tersebut, maka entitas sponsor
juga berelasi dengan Grup.
(v) the entity is a post-employment
defined benefit plan for the benefit
of employees of either the Group
or an entity related to the Group. If
the Group is itself such a plan, the
sponsoring employers are also
related to the Group.

(vi) entitas yang dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang
yang diidentifikasi dalam huruf (a).
(vi) the entity is controlled or jointly
controlled by a person identified in
(a).



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 23 -
(vii) orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a) (i) memiliki pengaruh
signifikan atas entitas atau
merupakan personil manajemen
kunci entitas (atau entitas induk
dari entitas).
(vii) a person identified in (a) (i) has
significant influence over the entity
or is a member of the key
management personnel of the
entity (or of a parent of the entity).

Semua transaksi signifikan dengan pihak
berelasi telah diungkapkan dalam laporan
keuangan konsolidasian.
All significant transactions with related
parties are disclosed in the consolidated
financial statements.

f. Kas f. Cash

Kas terdiri dari kas dan bank yang tidak
dijaminkan serta tidak dibatasi pencairannya.
Cash consists of cash on hand and in
banks which are not used as collateral and
are not restricted.

g. Instrumen Keuangan g. Financial Instruments

Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas
keuangan pada laporan posisi keuangan
konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup
menjadi salah satu pihak dalam ketentuan
pada kontrak instrumen tersebut. Pembelian
atau penjualan yang regular atas instrumen
keuangan diakui pada tanggal transaksi.
The Group recognizes a financial asset or a
financial liability in the consolidated
statement of financial position if, and only if,
they become parties to the contractual
provisions of the instrument. All regular way
purchases and sales of financial
instruments are recognized on the
transaction date.

Instrumen keuangan pada pengakuan awal
diukur pada nilai wajarnya, yang merupakan
nilai wajar kas yang diserahkan (dalam hal
aset keuangan) atau yang diterima (dalam
hal liabilitas keuangan). Nilai wajar kas yang
diserahkan atau diterima ditentukan dengan
mengacu pada harga transaksi atau harga
pasar yang berlaku. J ika harga pasar tidak
dapat ditentukan dengan andal, maka nilai
wajar kas yang diserahkan atau diterima
dihitung berdasarkan estimasi jumlah seluruh
pembayaran atau penerimaan kas masa
depan, yang didiskontokan menggunakan
suku bunga pasar yang berlaku untuk
instrumen sejenis dengan jatuh tempo yang
sama atau hampir sama. Pengukuran awal
instrumen keuangan termasuk biaya
transaksi, kecuali untuk instrumen keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laporan
laba rugi.
Financial instruments are recognized
initially at fair value, which is the fair value
of the consideration given (in case of an
asset) or received (in case of a liability).
The fair value of the consideration given or
received is determined by reference to the
transaction price or other market prices. If
such market prices are not reliably
determinable, the fair value of the
consideration is estimated as the sum of all
future cash payments or receipts,
discounted using the prevailing market
rates of interest for similar instruments with
similar maturities. The initial measurement
of financial instruments, except for financial
instruments at fair value through profit and
loss (FVPL), includes transaction costs.

Biaya transaksi adalah biaya-biaya yang
dapat diatribusikan secara langsung pada
perolehan atau penerbitan aset keuangan
atau liabilitas keuangan, dimana biaya
tersebut adalah biaya yang tidak akan terjadi
apabila entitas tidak memperoleh atau
menerbitkan instrumen keuangan. Biaya
transaksi tersebut diamortisasi sepanjang
umur instrumen menggunakan metode suku
bunga efektif.
Transaction costs include only those costs
that are directly attributable to the
acquisition of a financial asset or issuance
of a financial liability and they are
incremental costs that would not have been
incurred if the instrument had not been
acquired or issued. Such transaction costs
are amortized over the terms of the
instruments based on the effective interest
rate method.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 24 -
Metode suku bunga efektif adalah metode
yang digunakan untuk menghitung biaya
perolehan diamortisasi dari aset keuangan
atau liabilitas keuangan dan metode untuk
mengalokasikan pendapatan bunga atau
beban bunga selama periode yang relevan,
menggunakan suku bunga yang secara tepat
mendiskontokan estimasi pembayaran atau
penerimaan kas di masa depan selama
perkiraan umur instrumen keuangan, atau
jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih
singkat untuk memperoleh nilai tercatat
bersih dari instrumen keuangan. Pada saat
menghitung suku bunga efektif, Grup
mengestimasi arus kas dengan
mempertimbangkan seluruh persyaratan
kontraktual dalam instrumen keuangan
tersebut, tanpa mempertimbangkan kerugian
kredit di masa depan, namun termasuk
seluruh komisi dan bentuk lain yang
dibayarkan atau diterima, yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif.
Effective interest rate method is a method
of calculating the amortized cost of a
financial asset or a financial liability and
allocating the interest income or expense
over the relevant period by using an interest
rate that exactly discounts estimated future
cash payments or receipts through the
expected life of the instruments or, when
appropriate, a shorter period to the net
carrying amount of the financial
instruments. When calculating the effective
interest, the Group estimates future cash
flows considering all contractual terms of
the financial instruments excluding future
credit losses and includes all fees and
points paid or received that are an integral
part of the effective interest rate.

Biaya perolehan diamortisasi dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan adalah
jumlah aset keuangan atau liabilitas
keuangan yang diukur pada saat pengakuan
awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah
atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif
menggunakan metode suku bunga efektif
yang dihitung dari selisih antara nilai awal
dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi
penurunan nilai atau nilai yang tidak dapat
ditagih.
Amortized cost is the amount at which the
financial asset or financial liability is
measured at initial recognition, minus
principal repayments, plus or minus the
cumulative amortization using the effective
interest rate method of any difference
between the initial amount recognized and
the maturity amount, minus any reduction
for impairment.


Pengklasifikasian instrumen keuangan
dilakukan berdasarkan tujuan perolehan
instrumen tersebut dan mempertimbangkan
apakah instrumen tersebut memiliki kuotasi
harga di pasar aktif. Pada saat pengakuan
awal, Pada saat pengukuran awal, Grup
mengklasifikasikan instrumen keuangan
dalam kategori berikut: aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba
rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang,
investasi dimiliki hingga jatuh tempo, aset
keuangan tersedia untuk dijual, liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi, dan liabilitas
keuangan lain-lain; dan melakukan evaluasi
kembali atas kategori-kategori tersebut pada
setiap tanggal pelaporan, apabila diperlukan
dan tidak melanggar ketentuan yang
disyaratkan.
The classification of the financial
instruments depends on the purpose for
which the instruments were acquired and
whether they are quoted in an active
market. At initial recognition, the Group
classifies its financial instruments in the
following categories: financial assets at
FVPL, loans and receivables, held-to-
maturity (HTM) investments, available for
sale (AFS) financial assets, financial
liabilities at FVPL, and other financial
liabilities; and, where allowed and
appropriate, re-evaluates such
classifications at every reporting date.



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 25 -
Penentuan Nilai Wajar Determination of Fair Value

Nilai wajar instrumen keuangan yang
diperdagangkan di pasar aktif pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian
adalah berdasarkan kuotasi harga pasar
atau harga kuotasi penjual/dealer (bid price
untuk posisi beli dan ask price untuk posisi
jual), tanpa memperhitungkan biaya
transaksi. Apabila bid price dan ask price
yang terkini tidak tersedia, maka harga
transaksi terakhir yang digunakan untuk
mencerminkan bukti nilai wajar terkini,
sepanjang tidak terdapat perubahan
signifikan dalam perekonomian sejak
terjadinya transaksi. Untuk seluruh instrumen
keuangan yang tidak terdaftar pada suatu
pasar aktif, maka nilai wajar ditentukan
menggunakan teknik penilaian. Teknik
penilaian meliputi teknik nilai kini (net present
value), perbandingan terhadap instrumen
sejenis yang memiliki harga pasar yang
dapat diobservasi, model harga opsi (options
pricing models), dan model penilaian lainnya.
The fair value of financial instruments traded
in active markets at the consolidated
statements of financial position date is
based on their quoted market price or dealer
price quotations (bid price for long positions
and ask price for short positions), without
any deduction for transaction costs. When
current bid and asking prices are not
available, the price of the most recent
transaction is used since it provides
evidence of the current fair value as long as
there has not been a significant change in
economic circumstances since the time of
the transaction. For all other financial
instruments not listed in an active market,
the fair value is determined by using
appropriate valuation techniques. Valuation
techniques include net present value
techniques, comparison to similar
instruments for which market observable
prices exist, options pricing models, and
other relevant valuation models.

Laba/Rugi Hari ke-1 Day 1 Profit/Loss

Apabila harga transaksi dalam suatu pasar
yang tidak aktif berbeda dengan nilai wajar
instrumen sejenis pada transaksi pasar
terkini yang dapat diobservasi atau berbeda
dengan nilai wajar yang dihitung
menggunakan teknik penilaian dimana
variabelnya merupakan data yang diperoleh
dari pasar yang dapat diobservasi, maka
Grup mengakui selisih antara harga
transaksi dengan nilai wajar tersebut (yakni
Laba/Rugi hari ke-1) dalam laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian, kecuali jika
selisih tersebut memenuhi kriteria
pengakuan sebagai aset yang lain. Dalam
hal tidak terdapat data yang dapat
diobservasi, maka selisih antara harga
transaksi dan nilai yang ditentukan
berdasarkan teknik penilaian hanya diakui
dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian apabila data tersebut menjadi
dapat diobservasi atau pada saat instrumen
tersebut dihentikan pengakuannya. Untuk
masing-masing transaksi, Grup menerapkan
metode pengakuan Laba/Rugi Hari ke-1
yang sesuai.
Where the transaction price in a non-active
market is different from the fair value of
other observable current market
transactions in the same instrument or
based on a valuation technique whose
variables include only data from observable
market, the Group recognizes the
difference between the transaction price
and fair value (a Day 1 Profit/Loss) in the
consolidated statement of comprehensive
income unless it qualifies for recognition as
some other type of asset. In cases where
the data is not observable, the difference
between the transaction price and model
value is only recognized in the consolidated
statement of comprehensive income when
the inputs become observable or when the
instrument is derecognized. For each
transaction, the Group determines the
appropriate method of recognizing the
Day 1 Profit/Loss amount.



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 26 -
Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012,
Grup memiliki instrumen keuangan dalam
kategori pinjaman yang diberikan dan
piutang dan liabilitas keuangan lain-lain.
Oleh karena itu, kebijakan akuntansi terkait
dengan instrumen keuangan dalam kategori
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi, investasi yang
dimiliki hingga jatuh tempo, aset keuangan
tersedia untuk dijual, dan liabilitas keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laporan
laba rugi tidak diungkapkan.
As of December 31, 2013 and 2012, the
Group has financial instruments under loans
and receivables and other financial liabilities
categories. Thus, accounting policies related
to the financial assets at FVPL, HTM
investments, AFS financial assets, and
financial liabilities at FVPL were not
disclosed.

Aset Keuangan Financial Assets

Pinjaman yang Diberikan dan Piutang Loans and Receivables

Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah
aset keuangan non-derivatif dengan
pembayaran tetap atau telah ditentukan dan
tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Aset
keuangan tersebut tidak dimaksudkan untuk
dijual dalam waktu dekat dan tidak
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba
rugi, investasi dimiliki hingga jatuh tempo,
atau aset tersedia untuk dijual.
Loans and receivables are non-derivative
financial assets with fixed or determinable
payments that are not quoted in an active
market. They are not entered into with the
intention of immediate or short-term resale
and are not classified as financial assets at
FVPL, HTM investments or AFS financial
assets.

Setelah pengukuran awal, pinjaman yang
diberikan dan piutang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi menggunakan
metode suku bunga efektif, dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai.
Biaya perolehan diamortisasi tersebut
memperhitungkan premi atau diskonto yang
timbul pada saat perolehan serta imbalan
dan biaya yang merupakan bagian integral
dari suku bunga efektif. Amortisasi dicatat
sebagai bagian dari pendapatan bunga
dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian. Kerugian yang timbul akibat
penurunan nilai diakui dalam laporan laba
rugi komprehensif konsolidasian.
After initial measurement, loans and
receivables are subsequently measured at
amortized cost using the effective interest
method, less allowance for impairment.
Amortized cost is calculated by taking into
account any discount or premium on
acquisition and fees and costs that are an
integral part of the effective interest rate.
The amortization is included as part of
interest income in the consolidated
statement of comprehensive income. The
losses arising from impairment are
recognized in the consolidated statement of
comprehensive income.

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012,
kategori ini meliputi kas, piutang usaha,
piutang lain-lain, deposito berjangka yang
dibatasi pencairannya dan lain-lain yang
disajikan sebagai aset lancar, piutang pihak
berelasi non-usaha, setoran jaminan dan
jaminan reklamasi yang disajikan sebagai
aset tidak lancar yang dimiliki oleh Grup.
As of December 31, 2013 and 2012, the
Groups cash, trade accounts receivable,
other accounts receivable, restricted time
deposits and others presented under other
current assets, due from related parties,
security deposits and reclamation guarantee
presented under other noncurrent assets are
classified in this category.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 27 -
Liabilitas Keuangan dan Instrumen
Ekuitas
Financial Liabilities and Equity
Instruments

Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas
Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi
perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas
keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan
akuntansi yang diterapkan atas instrumen
keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.
Financial liabilities and equity instruments
of the Group are classified according to the
substance of the contractual arrangements
entered into and the definitions of a
financial liability and equity instrument. The
accounting policies adopted for specific
financial instruments are set out below.

Instrumen Ekuitas Equity Instruments

Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak
yang memberikan hak residual atas aset
suatu entitas setelah dikurangi dengan
seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas
dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah
dikurangkan dengan biaya penerbitan
langsung.
An equity instrument is any contract that
evidences a residual interest in the assets
of an entity after deducting all of its
liabilities. Equity instruments are recorded
at the proceeds received, net of direct issue
costs.

Liabilitas Keuangan Financial Liabilities

Liabilitas Keuangan Lain-lain Other Financial Liabilities

Kategori ini merupakan liabilitas keuangan
yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan
atau pada saat pengakuan awal tidak
ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi.
This category pertains to financial liabilities
that are not held for trading or not
designated at FVPL upon the inception of
the liability.

Instrumen keuangan yang diterbitkan atau
komponen dari instrumen keuangan
tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai
liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laporan laba rugi,
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan
lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual
mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas
atau aset keuangan lain kepada pemegang
instrumen keuangan, atau jika liabilitas
tersebut diselesaikan tidak melalui
penukaran kas atau aset keuangan lain atau
saham sendiri yang jumlahnya tetap atau
telah ditetapkan.
Issued financial instruments or their
components, which are not classified as
financial liabilities at FVPL are classified as
other financial liabilities, where the
substance of the contractual arrangement
results in the Group having an obligation
either to deliver cash or another financial
asset to the holder, or to satisfy the
obligation other than by the exchange of a
fixed amount of cash or another financial
asset for a fixed number of own equity
shares.

Liabilitas keuangan lain-lain pada pengakuan
awal diukur pada nilai wajar dan sesudah
pengakuan awal diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, dengan
memperhitungkan dampak amortisasi (atau
akresi) berdasarkan suku bunga efektif atas
premi, diskonto, dan biaya transaksi yang
dapat diatribusikan secara langsung.
Other financial liabilities are recognized
initially at fair value and are subsequently
carried at amortized cost, taking into
account the impact of applying the effective
interest method of amortization (or
accretion) for any related premium,
discount, and any directly attributable
transaction costs.

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012,
kategori ini meliputi utang usaha, beban
akrual, utang lain-lain, utang lembaga
keuangan bukan bank, sewa pembiayaan,
pinjaman bank jangka panjang, pinjaman
kepada pihak ketiga dan pinjaman pihak
berelasi dimiliki oleh Grup.
As of December 31, 2013 and 2012, the
Groups trade accounts payable, accrued
expenses, other liabilities, loans from non-
bank financial institutions, finance lease,
long-term bank loans, loans from a related
party and loan from a third party are
classified in this category.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 28 -
Instrumen Keuangan Derivatif Derivative Financial Instruments

Derivatif pada pengakuan awal diakui sebesar
nilai wajar pada tanggal kontrak derivatif dan
selanjutnya diukur kembali pada nilai wajar.
Metode pengakuan laba atau rugi yang timbul
dari pengukuran kembali tergantung apakah
derivatif tersebut ditujukan untuk instrumen
lindung nilai, dengan demikian tergantung
pada, sifat item yang dilindung nilai
Derivatives are initially recognized at fair
value on the date a derivative contract is
entered into and are subsequently
remeasured at their fair values. The method
of recognizing the resulting gain or loss
depends on whether the derivative is
designated as a hedging instrument, and if
so, the nature of the item being hedged.

Saling Hapus Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling
hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian jika,
dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak
yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui
tersebut; dan berniat untuk menyelesaikan
secara neto atau untuk merealisasikan aset
dan menyelesaikan liabilitasnya secara
simultan.
Financial assets and liabilities are offset and
the net amount reported in the consolidated
statement of financial position if, and only if,
there is a currently enforceable right to offset
the recognized amounts and there is
intention to settle on a net basis, or to realize
the asset and settle the liability
simultaneously.


Penurunan Nilai Aset Keuangan pada
Biaya Perolehan Diamortisasi
Impairment of Financial Assets Carried at
Amortized Cost

Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan,
manajemen Grup menelaah apakah suatu
aset keuangan atau kelompok aset keuangan
telah mengalami penurunan nilai.
The Groups management assesses at each
consolidated statement of financial position
date whether a financial asset or group of
financial assets is impaired.

Manajemen pertama-tama menentukan
apakah terdapat bukti obyektif mengenai
penurunan nilai secara individual atas aset
keuangan yang signifikan secara individual,
atau secara kolektif untuk aset keuangan
yang jumlahnya tidak signifikan secara
individual. J ika manajemen menentukan tidak
terdapat bukti obyektif mengenai penurunan
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara
individual, baik aset keuangan tersebut
signifikan atau tidak signifikan, maka aset
tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset
keuangan yang memiliki karakteristik risiko
kredit yang sejenis dan menilai penurunan
nilai kelompok tersebut secara kolektif. Aset
yang penurunan nilainya dinilai secara
individual, dan untuk itu kerugian penurunan
nilai diakui atau tetap diakui, tidak termasuk
dalam penilaian penurunan nilai secara
kolektif.
The management first assesses whether
objective evidence of impairment exists
individually for financial assets that are
individually significant, or collectively for
financial assets that are not individually
significant. If the management determines
that no objective evidence of impairment
exists for an individually assessed financial
asset, whether significant or not, the asset is
included in a group of financial assets with
similar credit risk characteristics and that
group of financial assets is collectively
assessed for impairment. Assets that are
individually assessed for impairment and for
which an impairment loss, is or continues
to be recognized are not included in
a collective assessment of impairment.





PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 29 -
J ika terdapat bukti obyektif bahwa rugi
penurunan nilai telah terjadi, maka jumlah
kerugian tersebut diukur sebagai selisih
antara nilai tercatat aset dengan nilai kini
estimasi arus kas masa depan (tidak
termasuk kerugian kredit di masa depan yang
belum terjadi) yang didiskonto menggunakan
suku bunga efektif awal dari aset tersebut
(yang merupakan suku bunga efektif yang
dihitung pada saat pengakuan awal). Nilai
tercatat aset tersebut langsung dikurangi
dengan penurunan nilai yang terjadi atau
menggunakan akun cadangan dan jumlah
kerugian yang terjadi diakui dalam laporan
laba rugi komprehensif konsolidasian.
If there is an objective evidence that an
impairment loss has been incurred, the
amount of the loss is measured as the
difference between the assets carrying
amount and the present value of estimated
future cash flows (excluding future credit
losses that have not been incurred)
discounted at the financial assets original
effective interest rate (i.e., the effective
interest rate computed at initial recognition).
The carrying amount of the asset is reduced
either directly or through the use of an
allowance account. The amount of loss is
charged to the consolidated statement of
comprehensive income.

J ika, pada tahun berikutnya, jumlah kerugian
penurunan nilai berkurang karena suatu
peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai
tersebut diakui, maka dilakukan penyesuaian
atas cadangan kerugian penurunan nilai yang
sebelumnya diakui. Pemulihan penurunan
nilai selanjutnya diakui dalam laporan laba
rugi komprehensif konsolidasian, dengan
ketentuan nilai tercatat aset setelah
pemulihan penurunan nilai tidak melampaui
biaya perolehan diamortisasi pada tanggal
pemulihan tersebut.
If, in a subsequent year, the amount of the
impairment loss decreases because of an
event occurring after the impairment was
recognized, the previously recognized
impairment loss is reversed. Any subsequent
reversal of an impairment loss is recognized
in the consolidated statement of
comprehensive income, to the extent that
the carrying value of the asset does not
exceed its amortized cost at the reversal
date.

Penghentian Pengakuan Aset dan
Liabilitas Keuangan
Derecognition of Financial Assets and
Liabilities

1. Aset Keuangan 1. Financial Assets

Aset keuangan (atau bagian dari
aset keuangan atau kelompok
aset keuangan serupa) dihentikan
pengakuannya jika:
Financial asset (or, where applicable, a
part of a financial asset or part of a
group of similar financial assets) is
derecognized when:

a. Hak kontraktual atas arus kas yang
berasal dari aset keuangan tersebut
berakhir;
a. the rights to receive cash flows
from the asset have expired;

b. Grup tetap memiliki hak untuk
menerima arus kas dari aset
keuangan tersebut, namun juga
menanggung liabilitas kontraktual
untuk membayar kepada pihak
ketiga atas arus kas yang diterima
tersebut secara penuh tanpa
adanya penundaan yang signifikan
berdasarkan suatu kesepakatan;
atau
b. the Group retains the right to
receive cash flows from the asset,
but has assumed an obligation to
pay them in full without material
delay to a third party under a
pass-through arrangement; or



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 30 -
c. Grup telah mentransfer haknya
untuk menerima arus kas dari aset
keuangan dan (i) telah mentransfer
secara substansial seluruh risiko
dan manfaat atas aset keuangan,
atau (ii) secara substansial tidak
mentransfer atau tidak memiliki
seluruh risiko dan manfaat atas aset
keuangan, namun telah mentransfer
pengendalian atas aset keuangan
tersebut.
c. the Group has transferred its
rights to receive cash flows from
the asset and either (i) has
transferred substantially all the
risks and rewards of the asset, or
(ii) has neither transferred nor
retained substantially all the risks
and rewards of the asset, but has
transferred control of the asset.

Ketika Grup telah mentransfer hak untuk
menerima arus kas dari suatu aset
keuangan atau telah menjadi pihak
dalam suatu kesepakatan, dan secara
substansial tidak mentransfer dan tidak
memiliki seluruh risiko dan manfaat atas
aset keuangan dan masih memiliki
pengendalian atas aset tersebut, maka
aset keuangan diakui sebesar
keterlibatan berkelanjutan Grup dengan
aset keuangan tersebut. Keterlibatan
berkelanjutan dalam bentuk pemberian
jaminan atas aset yang ditransfer diukur
berdasarkan jumlah terendah antara
nilai aset yang ditransfer dengan nilai
maksimal dari pembayaran yang
diterima yang mungkin harus dibayar
kembali oleh Grup.
Where the Group has transferred its
rights to receive cash flows from an
asset or has entered into a pass-
through arrangement, and has neither
transferred nor retained substantially
all the risks and rewards of the asset
nor the transferred control of the asset,
the asset is recognized to the extent of
the Group continuing involvement in
the asset. Continuing involvement that
takes the form of a guarantee over the
transferred asset is measured at the
lower of the original carrying amount of
the asset and the maximum amount of
consideration that the Group could be
required to repay.

2. Liabilitas Keuangan 2. Financial Liabilities

Liabilitas keuangan dihentikan
pengakuannya jika liabilitas keuangan
tersebut berakhir, dibatalkan atau telah
kadaluarsa. J ika liabilitas keuangan
tertentu digantikan dengan liabilitas
keuangan lain dari pemberi pinjaman
yang sama namun dengan persyaratan
yang berbeda secara substansial, atau
terdapat modifikasi secara substansial
atas ketentuan liabilitas keuangan yang
ada saat ini, maka pertukaran atau
modifikasi tersebut dianggap sebagai
penghentian pengakuan liabilitas
keuangan awal. Pengakuan timbulnya
liabilitas keuangan baru serta selisih
antara nilai tercatat liabilitas keuangan
awal dengan yang baru diakui dalam
laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian.
A financial liability is derecognized
when the obligation under the contract
is discharged, cancelled or has
expired. Where an existing financial
liability is replaced by another from the
same lender on substantially different
terms, or the terms of an existing
liability are substantially modified, such
an exchange or modification is treated
as a derecognition of the original
liability. The recognition of a new
liability and the difference in the
respective carrying amounts is
recognized in the consolidated
statement of comprehensive income.



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 31 -
h. Persediaan h. Inventories

Persediaan tambang dan lain-lain Mining and other inventories

Persediaan terdiri dari bahan baku, peralatan
kantor, barang katering, barang dalam
proses dan barang jadi.
Mining and other inventories consist of raw
materials, supplies, catering goods, work in
process and finished goods.

Persediaan pertambangan dan persediaan
lain-lain dinyatakan berdasarkan biaya atau
nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah
(the lower of cost and net realizable value).
Biaya persediaan ditentukan berdasarkan
metode rata-rata.
Mining and other inventories are stated at
cost or net realizable value, whichever is
lower. Cost is determined by using the
average method.

Persediaan real estat Real estate inventories

Persediaan real estat terdiri dari tanah dan
bangunan yang siap dijual dinyatakan
sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya
perolehan atau nilai realisasi bersih (the
lower of cost and net realizable value).
Real estate inventories consist of land and
buildings ready for sale which are stated at
the lower of cost and net realizable value.

Beban yang tidak berhubungan dengan
proyek real estat dibebankan ke laporan laba
rugi komprehensif konsolidasian pada saat
terjadinya.
Costs which are not related to real estate
development are charged to current
operations when incurred.

Cadangan kerugian penurunan nilai
persediaan dibentuk untuk menyesuaikan
nilai persediaan ke nilai realisasi bersih. Nilai
realisasi bersih adalah estimasi harga jual
dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi
biaya yang diperlukan untuk membuat
penjualan.
Allowances for decline in value of the
inventories are provided to reduce the
carrying value of inventories to their net
realizable values. Net realizable value is an
estimated selling price in the ordinary
course of business less the estimated costs
of completion and the estimated costs
necessary to make the sale.

i. Biaya Dibayar Dimuka i. Prepaid Expenses

Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama
manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
Prepaid expenses are amortized over their
beneficial or contract periods using the
straight-line method.

j. Aset Tetap j. Property, Plant and Equipment

Pemilikan Langsung Direct Acquisition

Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya
perolehan, tetapi tidak termasuk biaya
perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi
penyusutan dan akumulasi rugi penurunan
nilai, jika ada.
Property, plant and equipment are carried
at cost, excluding day-to-day servicing, less
accumulated depreciation and any
impairment in value.



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 32 -
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi
harga perolehan termasuk bea impor dan
pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan
dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan
secara langsung untuk membawa aset ke
lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai
dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.
Pengukuran setelah pengakuan awal aset
adalah menggunakan metode biaya.
The initial cost of property, plant and
equipment consists of its purchase price,
including import duties and taxes and any
directly attributable costs in bringing the
property, plant and equipment to its working
condition and location for its intended use.
After recognition as an asset, property,
plant and equipment are measured using
the cost model.

Beban-beban yang timbul setelah aset tetap
digunakan, seperti beban perbaikan dan
pemeliharaan, dibebankan ke laporan laba
rugi komprehensif konsolidasian pada saat
terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
menimbulkan peningkatan manfaat
ekonomis di masa mendatang dari
penggunaan aset tetap tersebut yang dapat
melebihi kinerja normalnya, maka beban-
beban tersebut dikapitalisasi sebagai
tambahan biaya perolehan aset tetap.
Expenditures incurred after the property,
plant and equipment have been put into
operations, such as repairs and
maintenance costs, are normally charged to
operations in the year such costs are
incurred. In situations where it can be
clearly demonstrated that the expenditures
have resulted in an increase in the future
economic benefits expected to be obtained
from the use of the property, plant and
equipment beyond its originally assessed
standard of performance, the expenditures
are capitalized as additional costs of
property, plant and equipment.

Penyusutan yang berhubungan dengan
aktivitas pertambangan secara langsung
dihitung berdasarkan metode unit produksi,
kecuali untuk aset tetap yang tidak
berhubungan langsung dengan aktivitas
pertambangan disusutkan berdasarkan
metode garis lurus (straight-line method)
selama masa manfaat aset tetap sebagai
berikut:
Depreciation of property, plant and
equipment directly related to mining
activities is computed using the unit-of-
production method based on estimated ore
reserves commenced at the start of
commercial production. Other property,
plant and equipment are depreciated using
straight-line method based on the estimated
useful lives of the assets, as follows:

Tahun/
Years


Bangunan 10 - 20 Buildings
Kendaraan 4 - 8 Vehicles
Perlengkapan kantor 2 - 5 Office equipment
Peralatan lain-lain 4 - 8 Other equipment

Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan
dilakukan penurunan nilai apabila terdapat
peristiwa atau perubahan kondisi tertentu
yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut
tidak dapat dipulihkan sepenuhnya.
The carrying values of property, plant and
equipment are reviewed for impairment
when events or changes in circumstances
indicate that the carrying values may not be
recoverable.

Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya
inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset
tetap sebagai suatu penggantian apabila
memenuhi kriteria pengakuan. Biaya
inspeksi signifikan yang dikapitalisasi
tersebut diamortisasi selama periode sampai
saat inspeksi signifikan berikutnya.
When each major inspection is performed,
its cost is recognized in the carrying amount
of the item of property, plant and equipment
as a replacement if the recognition criteria
are satisfied. Such major inspection is
capitalized and amortized over the next
major inspection activity.



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 33 -
J umlah tercatat aset tetap dihentikan
pengakuannya (derecognized) pada saat
dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari
penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap
yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari
kelompok aset tetap berikut akumulasi
penyusutan serta akumulasi penurunan nilai
yang terkait dengan aset tetap tersebut.
Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset tetap ditentukan sebesar
perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat
dari aset tetap tersebut, dan diakui dalam
laporan laba rugi komprehensif konsolidasian
pada tahun terjadinya penghentian
pengakuan.
An item of property, plant and equipment is
derecognized upon disposal or when no
future economic benefits are expected from
its use or disposal. When assets are sold or
retired, the cost and related accumulated
depreciation and any impairment loss are
eliminated from the accounts. Any gain or
loss arising from derecognition of property,
plant and equipment (calculated as the
difference between the net disposal
proceeds, if any, and the carrying amount
of the item) is included in the consolidated
statement of comprehensive income in the
year the item is derecognized.

Nilai residu, umur manfaat, serta metode
penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan
dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah
berbeda dengan estimasi sebelumnya.
The assets residual values, if any, useful
lives and depreciation method are reviewed
and adjusted if appropriate, at each
financial year.

Aset Tetap dalam Pembangunan Construction in Progress

Aset tetap dalam pembangunan merupakan
aset tetap dalam tahap konstruksi, yang
dinyatakan pada biaya perolehan dan
tidak disusutkan. Akumulasi biaya akan
direklasifikasi ke akun aset tetap yang
bersangkutan dan akan disusutkan pada
saat konstruksi selesai secara substansial
dan aset tersebut telah siap digunakan
sesuai tujuannya.
Construction in progress represents
property, plant and equipment under
construction which is stated at cost and is
not depreciated. The accumulated costs will
be reclassified to the respective property,
plant and equipment account and will be
depreciated when the construction is
substantially complete and the asset is
ready for its intended use.

k. Biaya Tangguhan k. Deferred Costs

Biaya Pengupasan Tanah yang
Ditangguhkan
Deferred Stripping Costs

Biaya pengupasan tanah dibebankan
sebagai biaya produksi berdasarkan Rasio
Rata-rata Tanah Penutup. Dalam keadaan
dimana Rasio Aktual Tanah Penutup (yaitu
rasio antara kuantitas tanah/batuan yang
dikupas pada periode tertentu terhadap
kuantitas bagian cadangan yang diproduksi
untuk periode yang sama) tidak berbeda jauh
dengan rasio rata-ratanya, maka biaya
pengupasan tanah yang timbul pada periode
tersebut seluruhnya dapat dibebankan
sebagai biaya produksi.
Stripping costs are charged as production
costs based on the Average Stripping
Ratio. In situations where the Actual
Stripping Ratio (which is the ratio between
the quantity of land/rock which has been
stripped for a certain period and the
quantity of reserve produced for the same
period) is not significantly different from the
average stripping ratio, the whole stripping
cost incurred during the period can be
charged to expense as production costs.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 34 -
Dalam hal rasio aktual berbeda jauh dengan
rasio rata-ratanya, maka bila rasio aktual
lebih besar dari rasio rata-ratanya, kelebihan
biaya pengupasan ditangguhkan
pembebanannya dan dibukukan sebagai
Biaya pengupasan tanah yang
ditangguhkan. Selanjutnya, biaya yang
ditangguhkan ini dibebankan sebagai biaya
produksi pada periode dimana rasio aktual
jauh lebih kecil dari rasio rata-ratanya.
When the actual stripping ratio is
significantly different from the average
stripping ratio, as in the case when the
actual stripping ratio is higher than average
stripping ratio, the excess stripping costs
are deferred and recorded as Deferred
stripping costs. On the other hand, these
deferred costs are charged to production
costs in periods where the actual stripping
ratio is significantly lower than the average
stripping ratio.

Aset Eksplorasi dan Evaluasi Exploration and Evaluation Assets

Kegiatan eksplorasi dan evaluasi melibatkan
pencarian mineral, penentuan kelayakan
teknis dan penilaian kelayakan komersial
dari sebuah sumber daya teridentifikasi.
Exploration and evaluation activities involve
the search for mineral, the determination of
technical feasibility and the assessment of
commercial viability of an identified
resource.

Biaya eksplorasi dan evaluasi termasuk
bahan dan bahan bakar yang digunakan,
survei biaya, biaya pengeboran, pembayaran
kepada kontraktor dan biaya lainnya
dikapitalisasi. Biaya administrasi yang tidak
langsung dapat diatribusikan dengan suatu
daerah eksplorasi khusus dibebankan ke
laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian.
Exploration and evaluation costs include
materials and fuel used, surveying costs,
drilling costs, payments made to
contractors and other capitalizable costs.
Administration costs that are not directly
attributable to a specific exploration area
are charged to consolidated statement of
comprehensive income.

Biaya eksplorasi dan evaluasi (termasuk
amortisasi atas biaya lisensi yang
dikapitalisasi) dikapitalisasi pada saat
terjadinya, kecuali dalam keadaan berikut:
Exploration and evaluation costs (including
amortization of capitalized license costs)
are capitalized as incurred, except in the
following circumstances:

(i) sebelum memperoleh hak hukum untuk
mengeksplorasi suatu wilayah tertentu;
(i) before the legal rights to explore a
specific area are obtained;

(ii) setelah dapat dibuktikan dengan
kelayakan teknis dan komersial atas
penambangan sumber daya mineral
atau ditemukannya cadangan terbukti.
(ii) after the technical feasibility and
commercial viability of extracting a
mineral resource are demonstrable or
proven reserves are discovered.

Kapitalisasi biaya eksplorasi dan evaluasi
dicatat dalam akun Aset eksplorasi dan
evaluasi dan selanjutnya diukur sebesar
biaya perolehan dikurangi cadangan
penurunan nilai. Aset tersebut tidak
disusutkan karena belum tersedia untuk
digunakan tetapi ditelaah untuk indikasi
penurunan nilai. Apabila suatu penurunan
potensial terindikasi, penilaian dilakukan
untuk setiap area of interest dalam kaitannya
dengan kelompok aset operasi terkait (yang
merupakan unit penghasil kas) terhadap
eksplorasi yang terkait tersebut. Sejauh
biaya eksplorasi dan evaluasi tidak
diharapkan untuk dipulihkan, biaya tersebut
dibebankan ke laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian.
Capitalized exploration and evaluation
costs are recorded under Exploration and
evaluation assets and are subsequently
measured at cost less any allowance for
impairment. Such assets are not
depreciated as they are not available for
use but monitored for indications of
impairment. Where a potential impairment
is indicated, an assessment is performed
for each area of interest in conjunction with
the group of operating assets (representing
a cash generating unit) to which the
exploration is attributed. To the extent that
exploration and evaluation costs are not
expected to be recovered, these are
charged to consolidated statement of
comprehensive income.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 35 -
Pada saat cadangan terbukti ditentukan, aset
eksplorasi dan evaluasi yang diuji untuk
penurunan nilai dan dipindahkan dalam
Properti pertambangan.
When proven reserves are determined,
exploration and evaluation assets are
tested for impairment and transferred to
Mining Properties.

Properti Pertambangan Mining Properties

Properti pertambangan mencakup aset
dalam tahap produksi dan pengembangan
dan aset yang ditransfer dari aset eksplorasi
dan evaluasi. Properti pertambangan dalam
tahap pengembangan tidak diamortisasi
sampai tahapan produksi dimulai.
Mining properties include assets in
production and in development, and assets
transferred from exploration and evaluation
assets. Mining properties in development
are not amortized until production
commences.

Setelah pengalihan Aset eksplorasi dan
evaluasi ke Properti pertambangan, semua
pengeluaran selanjutnya yang terkait dengan
pengembangan tambang dikapitalisasi dalam
Properti pertambangan. Biaya
pengembangan merupakan biaya yang
dikeluarkan untuk memperoleh akses ke
cadangan terbukti dan tereka dan biaya
penyediaan fasilitas untuk mengekstraksi,
menangani, mengumpulkan, mengangkut
dan menyimpan mineral.
Upon transfer of Exploration and
evaluation assets into Mining properties,
all subsequent expenditures related to the
development of mines are capitalized within
Mining properties. Development costs
represents costs incurred to obtain access
to proven and probable reserves and to
provide facilities for extracting, treating,
gathering, transporting and storing the
minerals.

Ketika proyek konstruksi tambang masuk ke
dalam tahap produksi, kapitalisasi atas biaya
pembangunan tambang tertentu dihentikan
dan biaya-biaya dapat diakui sebagai bagian
dari nilai persediaan atau dibebankan. Aset
tambang yang telah berproduksi dicatat
sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan
akumulasi amortisasi dan rugi penurunan
nilai. Akumulasi biaya dari tambang yang
telah berproduksi diamortisasi dengan
menggunakan metode unit produksi
sepanjang cadangan tambang tersebut
dapat dipulihkan secara ekonomis.
When a mine construction project moves
into the production stage, the capitalization
of certain mine construction costs ceases
and costs are either regarded as part of the
cost of inventory or expensed. Items of
assets of producing mine are stated at cost,
less accumulated amortization and
accumulated impairment losses. The
accumulated costs of producing mines are
amortized on the unit-of-production basis
over the economically recoverable reserves
of the mine concerned.

l. Transaksi Sewa l. Lease Transactions

Penentuan apakah suatu kontrak merupakan
atau mengandung unsur sewa adalah
berdasarkan substansi kontrak pada tanggal
awal sewa, yakni apakah pemenuhan syarat
kontrak tergantung pada penggunaan aset
tertentu dan kontrak tersebut berisi hak untuk
menggunakan aset tersebut.
The determination of whether an
arrangement is or contains a lease is based
on the substance of the arrangement at
inception date of whether the fulfillment of
the arrangement is dependent on the use of
a specific asset or assets and the
arrangement conveys a right to use the
asset.

Evaluasi ulang atas perjanjian sewa
dilakukan setelah tanggal awal sewa hanya
jika salah satu kondisi berikut terpenuhi:
A reassessment is made after inception of
the lease only if one of the following
applies:

a. Terdapat perubahan dalam persyaratan
perjanjian kontraktual, kecuali jika
perubahan tersebut hanya memperbarui
atau memperpanjang perjanjian yang
ada;
a. there is a change in contractual terms,
other than a renewal or extension of
the agreement;
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 36 -
b. Opsi pembaruan dilakukan atau
perpanjangan disetujui oleh pihak-pihak
yang terkait dalam perjanjian, kecuali
ketentuan pembaruan atau
perpanjangan pada awalnya telah
termasuk dalam masa sewa;
b. a renewal option is exercised or
extension granted, unless the term of
the renewal or extension was initially
included in the lease term;

c. Terdapat perubahan dalam penentuan
apakah pemenuhan perjanjian
tergantung pada suatu aset tertentu;
atau
c. there is a change in the determination
of whether the fulfillment is dependent
on a specified asset; or

d. Terdapat perubahan subtansial atas
aset yang disewa.
d. there is a substantial change to the
asset.

Apabila evaluasi ulang telah dilakukan, maka
akuntansi sewa harus diterapkan atau
dihentikan penerapannya pada tanggal
dimana terjadi perubahan kondisi pada
skenario a, c, atau d dan pada tanggal
pembaharuan atau perpanjangan sewa pada
skenario b.
Where a reassessment is made, lease
accounting shall commence or cease from
the date when the change in circumstances
gave rise to the reassessment for scenarios
a, c or d and the date of renewal or
extension period for scenario b.

Sewa pembiayaan, yang mengalihkan
secara substansial seluruh risiko dan
manfaat yang terkait dengan kepemilikan
suatu aset kepada Grup, dikapitalisasi pada
awal sewa sebesar nilai wajar aset sewaan
atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa
minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai
wajar. Pembayaran sewa dipisahkan antara
bagian yang merupakan beban keuangan
dan bagian yang merupakan pelunasan
liabilitas sehingga menghasilkan suatu suku
bunga periodik yang konstan atas saldo
liabilitas. Beban keuangan dibebankan ke
laporan laba rugi komprehensif konsolidasian
tahun berjalan.
Leases which transfer to the Group
substantially all the risks and benefits
incidental to ownership of the leased item,
are capitalized at the inception of the lease
at the fair value of the leased property or, if
lower, at the present value of the minimum
lease payments. Lease payments are
apportioned between the finance charges
and reduction of the lease liability so as to
achieve a constant rate of interest in the
remaining balance of the liability. Finance
charges are charged directly against
consolidated statement of comprehensive
income.

Aset sewaan yang digunakan dalam
kegiatan pertambangan disusutkan dengan
menggunakan metode unit produksi. Aset
sewaan lain-lain, selain yang digunakan
dalam kegiatan pertambangan, disusutkan
sepanjang estimasi umur manfaatnya,
apabila tidak terdapat keyakinan memadai
bahwa Grup akan memperoleh hak
kepemilikan atas aset tersebut pada akhir
masa sewa, maka aset sewaan disusutkan
sepanjang estimasi umur manfaat aset atau
masa sewa, mana yang lebih pendek.
Pembayaran sewa dalam sewa operasi
diakui sebagai beban dalam laporan laba
rugi komprehensif konsolidasian dengan
dasar garis lurus (straight-line basis) selama
masa sewa.
Capitalized leased assets used in mining
activities are depreciated using the unit-of-
production method. Other capitalized
leased assets are depreciated over the
estimated useful life of the assets, except if
there is no reasonable certainty that the
Group will obtain ownership by the end of
the lease term, in which case the lease
assets are depreciated over the shorter of
the estimated useful life of the assets and
the lease term. Operating lease payments
are recognized as an expense in the
consolidated statement of comprehensive
income on a straight-line basis over the
lease term.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 37 -
m. Aset Tak Berwujud m. Intangible Assets

Goodwill Goodwill

Goodwill merupakan selisih lebih biaya
perolehan akuisisi atas nilai wajar
kepemilikan Grup pada aset teridentifikasi
milik entitas anak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi. Goodwill diuji penurunan
nilainya setiap tahun dan dicatat sebesar
biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi
penurunan nilai. Penurunan nilai goodwill
tidak dapat dipulihkan. Laba atau rugi yang
diakui pada saat pelepasan entitas anak
harus memperhitungkan nilai tercatat
goodwill dari entitas anak yang dijual
tersebut.
Goodwill represents the excess of the cost
of an acquisition over the fair value of the
Groups share of the net identifiable assets
of the acquired subsidiary at the date of
acquisition. Goodwill is tested annually for
impairment and carried at cost less
accumulated impairment losses.
Impairment losses on goodwill are not
reversed. Gains and losses on the disposal
of an entity include the carrying amount of
goodwill relating to the entity sold.

Goodwill dialokasikan ke UPK untuk tujuan
uji penurunan nilai. Alokasi dilakukan ke
UPK atau kelompok UPK yang diharapkan
akan mendapat manfaat dari kombinasi
bisnis yang menimbulkan goodwill tersebut.
Goodwill is allocated to CGU for the
purpose of impairment testing. The
allocation is made to those CGU or groups
of CGU that are expected to benefit from
the business combination in which the
goodwill arose.

Lain-lain Others

Aset tidak berwujud yang diperoleh secara
terpisah diamortisasi sepanjang masa
manfaatnya selama 8 tahun dengan
menggunakan metode garis lurus. Umur
manfaat dan metode amortisasi ditelaah
setiap akhir periode pelaporan dan dilakukan
penyesuaian secara prospektif apabila hasil
telaah berbeda dengan estimasi
sebelumnya.
Intangible asset acquired separately is
amortized over its beneficial period of eight
(8) years using the straight-line method.
The estimated useful life and amortization
method are reviewed at the end of each
annual reporting period, with the effect of
any change in estimate being accounted for
on a prospective basis.

n. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan n. Impairment of Non-Financial Assets

Pada setiap akhir periode pelaporan
tahunan, Grup menelaah apakah terdapat
indikasi suatu aset mengalami penurunan
nilai. J ika terdapat indikasi tersebut atau
pada saat uji tahunan penurunan nilai aset
perlu dilakukan, maka Grup membuat
estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
The Group assesses at each annual
reporting period whether there is an
indication that an asset may be impaired. If
any such indication exists, or when annual
impairment testing for an asset is required,
the Group makes an estimate of the assets
recoverable amount.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 38 -
J umlah terpulihkan yang ditentukan untuk
aset individual adalah jumlah yang lebih
tinggi antara nilai wajar aset atau UPK
dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai
pakainya, kecuali aset tersebut tidak
menghasilkan arus kas masuk yang secara
signifikan independen dari aset atau
kelompok aset lain. J ika nilai tercatat aset
lebih besar daripada nilai terpulihkannya,
maka aset tersebut dinyatakan mengalami
penurunan nilai dan nilai tercatat aset
diturunkan nilai menjadi sebesar nilai
terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari
operasi yang berkelanjutan diakui dalam
laporan laba rugi komprehensif konsolidasian
sebagai Rugi penurunan nilai. Dalam
menghitung nilai pakai, estimasi arus kas
masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini
dengan menggunakan tingkat diskonto
sebelum pajak yang mencerminkan penilaian
pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko
spesifik atas aset. Dalam menghitung nilai
wajar dikurangi biaya untuk menjual,
transaksi pasar kini juga diperhitungkan, jika
tersedia.
An assets recoverable amount is the higher
of an assets or CGUs fair value less costs
to sell and its value in use, and is
determined for an individual asset, unless
the asset does not generate cash inflows
that are largely independent of those from
other assets or groups of assets. Where the
carrying amount of an asset exceeds its
recoverable amount, the asset is
considered impaired and is written down to
its recoverable amount. Impairment losses
of continuing operations are recognized in
the consolidated statement of
comprehensive income as Impairment
losses. In assessing the value in use, the
estimated net future cash flows are
discounted to their present value using a
pre-tax discount rate that reflects current
market assessments of the time value of
money and the risks specific to the asset. In
determining fair value less costs to sell,
recent market transactions are taken into
account, if available.

J ika transaksi pasar kini tidak tersedia,
Grup menggunakan model penilaian yang
sesuai untuk menentukan nilai wajar
aset. Perhitungan-perhitungan ini harus
didukung oleh metode penilaian tertentu
(valuation multiples) atau indikator nilai wajar
lain yang tersedia.
If no such transactions can be identified, an
appropriate valuation model is used to
determine the fair value of the assets.
These calculations are corroborated by
valuation multiples or other available fair
value indicators.

Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui
dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian sesuai dengan kategori biaya
yang konsisten dengan fungsi dari aset yang
diturunkan nilainya.
Impairment losses of continuing operations,
if any, are recognized in the consolidated
statement of comprehensive income under
expense categories that are consistent with
the functions of the impaired assets.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 39 -
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap
periode pelaporan tahunan untuk
mengetahui apakah terdapat indikasi bahwa
rugi penurunan nilai aset yang telah diakui
dalam periode sebelumnya mungkin tidak
ada lagi atau mungkin telah menurun. J ika
indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup
mengestimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut. Kerugian penurunan nilai yang
diakui dalam periode sebelumnya dipulihkan
hanya jika terdapat perubahan asumsi-
asumsi yang digunakan untuk menentukan
jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi
penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini,
jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah
terpulihkannya. Pemulihan tersebut dibatasi
sehingga nilai tercatat aset tidak melebihi
jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat,
neto setelah penyusutan, seandainya tidak
ada rugi penurunan nilai yang telah diakui
untuk aset tersebut pada tahun-tahun
sebelumnya. Pemulihan rugi penurunan nilai
diakui dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian. Setelah pemulihan tersebut,
penyusutan aset tersebut disesuaikan
di periode mendatang untuk mengalokasikan
nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai
sisanya, dengan dasar yang sistematis
selama sisa umur manfaatnya.
An assessment is made at each annual
reporting period as to whether there is any
indication that previously recognized
impairment losses recognized for an asset
may no longer exist or may have
decreased. If such indication exists, the
recoverable amount is estimated. A
previously recognized impairment loss for
an asset is reversed only if there has been
a change in the assumptions used to
determine the assets recoverable amount
since the last impairment loss was
recognized. If that is the case, the carrying
amount of the asset is increased to its
recoverable amount. The reversal is limited
so that the carrying amount of the assets
does not exceed its recoverable amount nor
exceed the carrying amount that would
have been determined, net of depreciation,
had no impairment loss been recognized for
the asset in prior years. Reversal of an
impairment loss is recognized in the
consolidated statement of comprehensive
income. After such a reversal, the
depreciation charge on the said asset is
adjusted in future periods to allocate the
assets revised carrying amount, less any
residual value, on a systematic basis over
its remaining useful life.

Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap
tahun (pada tanggal 31 Desember) dan
ketika terdapat suatu indikasi bahwa nilai
tercatatnya mengalami penurunan nilai.
Penurunan nilai goodwill dihitung melalui
penelaahan jumlah terpulihkan tiap UPK
(atau kelompok UPK) dimana goodwill
terkait. J ika jumlah terpulihkan UPK lebih
kecil dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan
nilai diakui. Rugi penurunan nilai goodwill
tidak dapat dipulihkan pada periode-periode
berikutnya.
Goodwill is tested for impairment annually
(as of December 31) and when
circumstances indicate that the carrying
value may be impaired. Impairment is
determined for goodwill by assessing the
recoverable amount of each CGU (or group
of CGUs) to which the goodwill relates.
Where the recoverable amount of the CGU
is less than their carrying amount, an
impairment loss is recognized. Impairment
losses relating to goodwill cannot be
reversed in future periods.

o. Provisi o. Provisions

Umum General

Provisi diakui jika Grup mempunyai
kewajiban kini (hukum maupun konstruktif)
sebagai akibat peristiwa masa lalu, yang
memungkinkan Grup harus menyelesaikan
kewajiban tersebut dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat
dibuat.
Provisions are recognized when the Group
has present obligation (legal or
constructive) as a result of a past event, it is
probable that the Group will be required to
settle the obligation, and a reliable estimate
can be made of the amount of the
obligation.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 40 -
J umlah yang diakui sebagai provisi adalah
hasil estimasi terbaik pengeluaran yang
diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban
kini pada tanggal pelaporan, dengan
mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian
terkait kewajiban tersebut. Ketika provisi
diukur menggunakan estimasi arus kas untuk
menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai
tercatat provisi adalah nilai kini arus kas
tersebut.
The amount recognized as a provision is
the best estimate of the consideration
required to settle the obligation at the
reporting date, taking into account the risks
and uncertainties surrounding the
obligation. Where a provision is measured
using the cash flows estimated to settle the
present obligation, its carrying amount is
the present value of those cash flows.


J ika sebagian atau seluruh pengeluaran
untuk menyelesaikan provisi diganti oleh
pihak ketiga, maka penggantian itu diakui
hanya pada saat timbul keyakinan bahwa
penggantian pasti akan diterima dan jumlah
penggantian dapat diukur dengan andal.
When some or all of the economic benefits
required to settle a provision are expected
to be recovered from a third party, the
receivable is recognized as an asset if it is
virtually certain that reimbursement will be
received and the amount of the receivable
can be measured reliably.

Pengeluaran Biaya Lingkungan untuk
Reklamasi
Environmental Expenditures for
Reclamation Cost

Operasional Grup saat ini dan di masa
depan terpengaruh dari waktu ke waktu oleh
perubahan regulasi tentang lingkungan.
Kebijakan Grup ialah untuk memenuhi dan
bila memungkinkan melebihi persyaratan
yang ditentukan oleh regulasi yang
dikeluarkan pemerintah dengan
menggunakan aplikasi yang terbukti secara
teknis dan ekonomis dapat dilakukan.
The operations of the Group has been, and
may in the future be, affected from time to
time to varying degrees by changes in
environmental regulations. The Groups
policy is to meet or, if possible, surpass the
requirements of all applicable regulations
issued by the Government by application of
technically proven and economically
feasible measures.

Biaya-biaya yang terkait dengan program
reklamasi dan lingkungan yang berjalan
dibebankan ke laporan laba rugi
komprehensif saat terjadi atau dikapitalisasi
dan disusutkan berdasarkan manfaat
ekonomis di masa depan. Restorasi,
rehabilitasi dan biaya lingkungan yang terjadi
saat tahap operasi produksi dibebankan
sebagai bagian dari biaya produksi.
Cadangan jaminan reklamasi telah disusun
sesuai dengan persyaratan pemerintah
Indonesia (Catatan 21 dan 36).
Expenditures that relate to ongoing
environmental and reclamation programs
are charged to the consolidated statement
of comprehensive income as incurred, or
capitalized and depreciated depending on
their future economic benefits. Restoration,
rehabilitation, and environmental
expenditure incurred during the production
phase of operations is charged as part of
the cost of production. A reclamation
guarantee reserve has also been set up in
accordance with applicable Government
requirements in Indonesia (Notes 21
and 36).


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 41 -
Untuk masalah lingkungan yang mungkin
tidak memerlukan penghentian suatu aset,
dimana Grup merupakan pihak yang
bertanggung jawab dan ditentukan bahwa
ada liabilitas dan jumlahnya dapat
ditentukan, maka Grup mencatat akrual
untuk liabilitas estimasi. Dalam menentukan
apakah terdapat liabilitas sehubungan
dengan masalah lingkungan, maka Grup
menerapkan kriteria pengakuan liabilitas
berdasarkan standar akuntansi yang berlaku.
For environmental issues that may not
involve the retirement of an asset, where
the Group is a responsible party and it is
determined that a liability exists, and
amounts can be quantified, the Group
accrues for the estimated liability. In
determining whether a liability exists in
respect of such environmental issues, the
Group applies the criteria for liability
recognition under applicable accounting
standards.

Pengeluaran Biaya Lingkungan untuk
Penutupan Tambang
Environmental Expenditures for Mine
Closure

Pengelolaan tambang umumnya diharuskan
untuk merestorasi tambang dan lokasi
pemrosesan pada akhir umur produksi
tambang tersebut ke kondisi yang dapat
diterima oleh otoritas berwenang dan
konsisten dengan kebijakan lingkungan
yang diterapkan oleh Grup. Kewajiban Grup
untuk merestorasi dan merehabilitasi area
pertambangan saat selesainya masa
produksi dicatat sebagai akrual, sehingga
akrual tersebut cukup untuk memenuhi
kewajiban tersebut saat masa produksi
sudah selesai.
Mining operations are generally required to
restore mine and processing sites at the
end of their producing lives to a condition
acceptable to the relevant authorities and
consistent with the Groups environmental
policies. The Group has certain obligations
to restore and rehabilitate mining areas
following the completion of production.
Such obligations are being accrued, so that
the accrual will be adequate to meet those
obligations once production from the mine
resource is completed.

p. Pengakuan Pendapatan dan Beban p. Revenue and Expense Recognition

Pengakuan Pendapatan Revenue Recognition

Pendapatan diakui ketika kemungkinan
besar manfaat ekonomi masa depan akan
mengalir ke Grup dan manfaat ini dapat
diukur secara andal. Kriteria pengakuan
pendapatan berikut harus dipenuhi sehingga
pendapatan dapat diakui.
Revenue is recognized to the extent that it
is probable that the economic benefits will
flow to the Group and the revenue can be
reliably measured. The following specific
recognition criteria must also be met before
revenue is recognized.

Pendapatan diukur dengan nilai wajar
imbalan yang diterima atau dapat diterima
dari penjualan barang dan jasa dalam
kegiatan usaha normal Grup.
Revenue is measured as the fair value of
the consideration received or receivable for
the sale of goods and services in the
ordinary course of the Groups activities.

Pendapatan dari Penjualan Persediaan
Pertambangan dan dari Jasa
Revenues from Sale of Mining Inventories
and from Services

Pendapatan atas penjualan persediaan
pertambangan diakui pada saat barang
diserahkan dan hak kepemilikan telah
berpindah kepada pelanggan.
Revenue from sale of mining inventories is
recognized when the goods are delivered to
the customers.

Pendapatan dari jasa diakui pada saat jasa
diserahkan.
Revenue from services is recognized when
services are rendered to customers.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 42 -
Pendapatan dari Penjualan Persediaan Real
Estat
Revenues from Sale of Real Estate
Inventories

Pendapatan penjualan kapling tanah tanpa
bangunan, diakui dengan menggunakan
metode akrual penuh (full accrual method),
apabila seluruh kriteria berikut ini terpenuhi:
Revenues from retail sale of land, without
building thereon, are recognized based on
the full accrual method when all of the
following conditions are met:

jumlah pembayaran oleh pembeli
sekurang-kurangnya telah mencapai
20% dari harga jual yang disepakati dan
jumlah tersebut tidak dapat diminta
kembali oleh pembeli;
the total payments made by the buyer
is at least 20% of the total agreed
selling price, and that amount is not
refundable;

harga jual akan tertagih; the selling price is collectible;

tagihan penjual tidak bersifat
subordinasi terhadap pinjaman lain yang
akan diperoleh pembeli di masa yang
akan datang;
the sellers receivable is not subject to
future subordination;

proses pengembangan tanah telah
selesai sehingga penjual tidak
berkewajiban lagi untuk menyelesaikan
kapling tanah yang dijual, seperti
kewajiban untuk mematangkan kapling
tanah atau kewajiban untuk
membangun fasilitas-fasilitas pokok
yang dijanjikan oleh atau yang menjadi
kewajiban penjual, sesuai dengan
pengikatan jual beli atau ketentuan
peraturan perundang-undangan; dan
the land development process is
complete so that the seller has no
further obligations related to the land
sold, such as a requirement to improve
the land, or to construct facilities
thereon as agreed or is the obligation
of the seller based on the purchase
and sale contract or the provisions of
prevailing laws and regulations; and

hanya kapling tanah saja yang dijual,
tanpa diwajibkan keterlibatan penjual
dalam pendirian bangunan di atas
kapling tanah tersebut.
only the land is sold and without any
requirement of the sellers involvement
in the construction of the building on
the land.

Pendapatan bunga Interest income

Pendapatan bunga dari instrumen keuangan
diakui dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian secara akrual menggunakan
metode suku bunga efektif.
Interest income for all financial instruments
is recognized in the consolidated statement
of comprehensive income on accrual basis
using the effective interest rate method.

Pengakuan Beban Expense Recognition

Beban pokok pendapatan dan beban diakui
pada saat terjadinya (accrual basis), kecuali
biaya pinjaman yang memenuhi persyaratan
kapitalisasi sebagai bagian dari biaya
perolehan aset kualifikasian.
Cost of revenue and expenses are
recognized when incurred (accrual basis),
except for certain borrowing costs that
qualify for capitalization as part of cost of a
qualifying asset.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 43 -
Beban bunga dari instrumen keuangan
diakui dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian secara akrual menggunakan
metode suku bunga efektif.
Interest expense for all financial
instruments are recognized in the
consolidated statement of comprehensive
income on accrual basis using the effective
interest rate method.

Biaya transaksi yang terjadi dan dapat
diatribusikan secara langsung terhadap
perolehan atau penerbitan instrumen
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi diamortisasi
sepanjang umur instrumen keuangan
menggunakan metode suku bunga efektif
dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan
bunga untuk biaya transaksi terkait aset
keuangan, dan sebagai bagian dari beban
bunga untuk biaya transaksi terkait liabilitas
keuangan.
Transaction costs incurred and are directly
attributable to the acquisition or issuance of
financial instruments not measured at FVPL
are amortized over the life of financial
instruments using the effective interest rate
method and recorded as part of interest
income for transaction costs directly
attributable to financial assets, and as part
of interest expense for transaction costs
directly attributable to financial liabilities.


q. Biaya Pinjaman q. Borrowing Costs

Biaya pinjaman merupakan bunga dan
selisih kurs pinjaman yang diterima dalam
mata uang asing dan biaya lainnya
(amortisasi diskonto/premi dari pinjaman
diterima) yang terjadi sehubungan dengan
peminjaman dana.
Borrowing costs are interest and exchange
difference on foreign currency denominated
borrowings and other costs (amortization of
discounts/premiums on borrowings, etc.)
incurred in connection with the borrowing of
funds.

Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan,
konstruksi, atau pembuatan aset
kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian
dari biaya perolehan aset tersebut. Biaya
pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada
saat terjadinya.
Borrowing costs which are directly
attributable to the acquisition, construction,
or production of qualifying assets are
capitalized as part of the acquisition cost of
the qualifying assets. Other borrowing costs
are recognized as an expense in the period
in which they are incurred.

J ika Grup meminjam dana secara khusus
untuk tujuan memperoleh aset kualifikasian,
maka entitas menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasikan
sebesar biaya pinjaman aktual yang terjadi
selama tahun berjalan dikurangi penghasilan
investasi atas investasi sementara dari
pinjaman tersebut.
To the extent that the Group borrows funds
specifically for the purpose of obtaining a
qualifying asset, the entity determines the
amount of borrowing costs eligible for
capitalization as the actual borrowing costs
incurred on that borrowing during the year
less any investment income on the
temporary investment of those borrowings.

J ika pengembangan aktif atas aset
kualifikasian dihentikan, Grup menghentikan
kapitalisasi biaya pinjaman selama periode
yang diperpanjang tersebut.
The Group suspends capitalization of
borrowing costs during extended periods in
which it suspends active development of a
qualifying asset.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 44 -
Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan saat
selesainya secara subtansi seluruh aktivitas
yang diperlukan untuk mempersiapkan aset
kualifikasian agar dapat digunakan atau
dijual sesuai dengan maksudnya.
The Group ceases capitalizing borrowing
costs when substantially all the activities
necessary to prepare the qualifying asset
for its intended use or sale are completed.

r. Imbalan Kerja r. Employee Benefits

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Short-term Employee Benefits Liability

Imbalan kerja jangka pendek merupakan
upah, gaji dan iuran jaminan sosial. Imbalan
kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah
yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada
laporan posisi keuangan konsolidasian
setelah dikurangi dengan jumlah yang telah
dibayar dan sebagai beban pada laporan
laba rugi komprehensif konsolidasian tahun
berjalan.
Short-term employee benefits are in the
form of wages, salaries, and social security
contribution. Short-term employee benefits
are recognized at its undiscounted amount
as a liability after deducting any amount
already paid in the consolidated statement
of financial position and as an expense in
the consolidated statement of
comprehensive income.

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Long-term Employee Benefits Liability

Dana Pensiun Manfaat Pasti Defined-Benefit Pension Plan

Liabilitas imbalan kerja jangka panjang
merupakan imbalan pasca kerja manfaat
pasti yang dibentuk tanpa pendanaan
khusus dan didasarkan pada masa kerja dan
jumlah penghasilan karyawan pada saat
pensiun. Metode penilaian aktuarial yang
digunakan untuk menentukan nilai kini
liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini yang
terkait dan beban jasa lalu adalah metode
Projected Unit Credit. Beban jasa kini, beban
bunga, beban jasa lalu yang telah menjadi
hak karyawan dan dampak kurtailmen atau
penyelesaian (jika ada) diakui pada laporan
laba rugi komprehensif konsolidasian tahun
berjalan. Beban jasa lalu yang belum
menjadi hak karyawan dan keuntungan atau
kerugian aktuarial yang timbul dari
penyesuaian atau perubahan asumsi
aktuarial yang melebihi batas koridor atau
lebih besar daripada 10% dari nilai kini
imbalan pasti dibebankan atau dikreditkan ke
komponen laba rugi selama jangka waktu
rata-rata sisa masa kerja karyawan, sampai
imbalan tersebut menjadi hak karyawan
(vested).
Long-term employee benefits liability
represents post-employment benefits,
unfunded defined-benefit plans which
amounts are determined based on years of
service and salaries of the employees at
the time of pension. The actuarial valuation
method used to determine the present
value of defined-benefit liability, related
current service costs and past service costs
is the Projected Unit Credit. Current
service costs, interest costs, vested past
service costs and effects of curtailments
and settlements (if any) are charged directly
to current operations. Past service costs
which are not yet vested and actuarial gains
and losses arising from experience
adjustments and changes in actuarial
assumptions in excess of the corridor or
greater of 10% of the present value of the
defined benefit obligation are charged or
credited to profit or loss over the employees
expected average remaining working lives,
until the benefits become vested.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 45 -
Dana Pensiun Iuran Pasti Defined-Contribution Pension Plan

Liabilitas imbalan kerja jangka panjang
merupakan imbalan pasca-kerja iuran pasti
melalui dana pensiun dan didasarkan pada
masa kerja dan jumlah penghasilan
karyawan saat pensiun. J umlah iuran yang
terutang diakui sebagai liabilitas pada
laporan posisi keuangan konsolidasian
setelah dikurangi dengan jumlah yang telah
dibayar dan sebagai beban pada laba rugi
komprehensif konsolidasian tahun berjalan.
Long-term employee benefits liability
represents post-employment benefits,
defined-contribution plans through a certain
pension fund which amounts are
determined based on years of service and
salaries of the employees at the time of
pension. The contribution payable is
accrued as a liability after deducting any
amount already paid in the consolidated
statement of financial position and an
expense in the consolidated statement of
comprehensive income.

Manfaat iuran pasti ditentukan berdasarkan
akumulasi iuran dan hasil pengembangan
investasi.
Defined-contribution plan benefits are
determined based on accumulated
contributions and returns on investments.

s. Pajak Penghasilan s. Income Tax

Pajak Penghasilan Final Final Income Tax

Sesuai dengan peraturan perundangan
perpajakan, pendapatan yang telah
dikenakan pajak penghasilan final tidak lagi
dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak,
dan semua beban sehubungan dengan
pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak boleh dikurangkan. Di
lain pihak, baik pendapatan maupun beban
tersebut dipakai dalam perhitungan laba rugi
menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak
terdapat perbedaan temporer sehingga tidak
diakui adanya aset atau liabilitas pajak
tangguhan.
In accordance with the tax laws and
regulations, income subject to final income
tax is not to be reported as taxable income
and all expenses related to income subject
to final income tax are not deductible.
However, such income and expenses are
included in the profit and loss calculation for
accounting purposes. Accordingly, no
temporary difference, deferred tax asset
and liability are recognized.

Beban pajak atas pendapatan yang
dikenakan pajak penghasilan final diakui
secara proporsional dengan jumlah
pendapatan menurut akuntansi yang diakui
pada tahun berjalan.
The current tax expense on income subject
to final income tax is recognized in
proportion to the total income recognized
during the year for accounting purposes.

Selisih antara jumlah pajak penghasilan final
terutang dengan jumlah yang dibebankan
sebagai pajak kini pada laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian diakui sebagai
pajak dibayar dimuka atau utang pajak.
The difference between the amount of final
income tax payable and the amount
charged as current tax in the consolidated
statement of comprehensive income is
recognized either as prepaid taxes and
taxes payable, accordingly.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 46 -
Pajak Penghasilan Tidak Final Nonfinal Income Tax

Beban pajak kini ditentukan berdasarkan
laba kena pajak dalam tahun yang
bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif
pajak yang berlaku.
Current tax expense is determined based
on the taxable income for the year
computed using prevailing tax rates.


Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui
atas konsekuensi pajak periode mendatang
yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat
aset dan liabilitas menurut laporan keuangan
dengan dasar pengenaan pajak aset dan
liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui
untuk semua perbedaan temporer kena
pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan
serta rugi fiskal yang dapat
dikompensasikan, sepanjang besar
kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk
mengurangi laba kena pajak pada masa
datang.
Deferred tax assets and liabilities are
recognized for the future tax consequences
attributable to the differences between the
financial statements carrying amounts of
existing assets and liabilities and their
respective tax bases. Deferred tax liabilities
are recognized for all taxable temporary
differences and deferred tax assets are
recognized for deductible temporary
differences and carryforward tax benefit of
unused fiscal losses, to the extent that it is
probable that taxable income will be
available in future periods against which the
deductible temporary differences and
carryforward tax benefit of fiscal losses, can
be utilized.

Pajak tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku atau
secara substansial telah berlaku pada
tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian. Pajak tangguhan dibebankan
atau dikreditkan dalam laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian, kecuali pajak
tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan
langsung ke ekuitas.
Deferred tax is calculated at the tax rates
that have been enacted or substantively
enacted at the consolidated statement of
financial position date. Deferred tax is
charged or credited in the consolidated
statement of comprehensive income,
except when it relates to items charged or
credited directly to equity, in which case the
deferred tax is also charged or credited
directly to equity.

Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan
di laporan posisi keuangan konsolidasian,
kecuali aset dan liabilitas pajak tangguhan
untuk entitas yang berbeda, atas dasar
kompensasi sesuai dengan penyajian aset
dan liabilitas pajak kini.
Deferred tax assets and liabilities are offset
in the consolidated statement of financial
position, except if these are for different
legal entities, in the same manner the
current tax assets and liabilities are
presented.

Perubahan atas liabilitas pajak dicatat ketika
hasil pemeriksaan diterima atau, jika banding
diajukan oleh Grup, ketika hasil banding
telah ditentukan.
Amendments to tax obligations are
recorded when an assessment is received
or, if appealed against by the Group, when
the result of the appeal is determined.

t. Laba per Saham t. Earnings per Share

Laba per saham dasar dihitung dengan
membagi laba bersih yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham
yang beredar pada tahun yang
bersangkutan.
Earnings per share are computed by
dividing net income attributable to owners
of the Company by the weighted average
number of shares outstanding during the
year.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 47 -
u. Informasi Segmen u. Segment Information

Informasi segmen disusun sesuai dengan
kebijakan akuntansi yang dianut dalam
penyusunan dan penyajian laporan
keuangan konsolidasian.
Segment information is prepared using the
accounting policies adopted for preparing
and presenting the consolidated financial
statements.

Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan
laporan internal komponen-komponen Grup
yang secara berkala dilaporkan kepada
pengambil keputusan operasional dalam
rangka alokasi sumber daya ke dalam
segmen dan penilaian kinerja Grup.
Operating segments are identified on the
basis of internal reports about components
of the Group that are regularly reviewed by
the chief operating decision maker in order
to allocate resources to the segments and
to assess their performances.

Segmen operasi adalah suatu komponen
dari entitas:
An operating segment is a component of an
entity:

a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk
memperoleh pendapatan dan
menimbulkan beban (termasuk
pendapatan dan beban terkait dengan
transaksi dengan komponen lain dari
entitas yang sama);
a) that engages in business activities
which it may earn revenue and incur
expenses (including revenue and
expenses relating to the transaction
with other components of the same
entity);

b) hasil operasinya dikaji ulang secara
reguler oleh pengambil keputusan
operasional untuk membuat keputusan
tentang sumber daya yang dialokasikan
pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; dan
b) whose operating results are reviewed
regularly by the entitys chief operating
decision maker to make decision about
resources to be allocated to the
segments and assess its performance;
and

c) tersedia informasi keuangan yang dapat
dipisahkan.
c) for which discrete financial information
is available.

Informasi yang dilaporkan kepada pengambil
keputusan operasional untuk tujuan alokasi
sumber daya dan penilaian kinerjanya lebih
difokuskan pada kategori masing-masing
produk, yang mana serupa dengan segmen
usaha yang dilaporkan pada periode-periode
terdahulu.
Information reported to the chief operating
decision maker for the purpose of
resources allocation and assessment of its
performance is more specifically focused on
the category of each product, which is
similar to the business segment information
reported in the prior period.

v. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v. Events after the Reporting Date

Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah
periode pelaporan yang menyediakan
tambahan informasi mengenai posisi
keuangan konsolidasian Grup pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian
(peristiwa penyesuai), jika ada, telah
tercermin dalam laporan keuangan
konsolidasian. Peristiwa-peristiwa yang
terjadi setelah periode pelaporan yang tidak
memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
penyesuai), apabila jumlahnya material, telah
diungkapkan dalam laporan keuangan
konsolidasian.
Post year-end events that provide
additional information about the
consolidated statement of financial position
at the reporting date (adjusting events), if
any, are reflected in the consolidated
financial statements. Post year-end events
that are not adjusting events are disclosed
in the notes to consolidated financial
statements when material.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 48 -
3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan
Asumsi Manajemen
3. Management Use of Estimates, Judgments
and Assumptions

Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup,
seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada
laporan keuangan konsolidasian, manajemen
harus membuat estimasi, pertimbangan, dan
asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang
tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi
dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman
historis dan faktor lain yang dipertimbangkan
relevan.
In the application of the Groups accounting
policies, which are described in Note 2 to the
consolidated financial statements, management
is required to make estimates, judgments, and
assumptions about the carrying amounts of
assets and liabilities that are not readily apparent
from other sources. The estimates and
assumptions are based on historical experience
and other factors that are considered to be
relevant.

Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan
berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat
oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta
pengungkapan dalam laporan keuangan
konsolidasian.
Management believes that the following
represent the summary of significant estimates,
judgments, and assumptions made that affected
certain reported amounts and disclosures in the
consolidated financial statements.

Pertimbangan Judgments

Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh
manajemen dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Grup yang memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui
dalam laporan keuangan konsolidasian:
The following judgments are made by
management in the process of applying the
Groups accounting policies that have the most
significant effects on the amounts recognized in
the consolidated financial statements:

a. Mata Uang Fungsional a. Functional Currency

Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas
anak adalah mata uang lingkungan ekonomi
utama dimana masing-masing entitas
beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang
paling mempengaruhi harga jual barang dan
jasa, dan mata uang dari negara yang
kekuatan persaingan dan peraturannya
sebagian besar menentukan harga jual
barang dan jasa entitas, dan merupakan mata
uang yang mana dana dari aktivitas
pendanaan dihasilkan.
The functional currency of the Company and
its subsidiaries is the currency of the primary
economic environment in which each of
them operates. It is the currency, among
others, that mainly influences sales prices
for goods and services, and of the country
whose competitive forces and regulations
mainly determine the sales prices of its
goods and services, and the currency in
which funds from financing activities are
generated.

b. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas
Keuangan
b. Classification of Financial Assets and
Financial Liabilities

Grup menentukan klasifikasi aset dan
liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas keuangan dengan menilai apakah
aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi
yang ditetapkan dalam PSAK No. 55. Aset
keuangan dan liabilitas keuangan dicatat
sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
The Group determines the classifications of
certain assets and liabilities as financial
assets and financial liabilities by judging if
they meet the definition set forth in
PSAK No. 55. Accordingly, the financial
assets and financial liabilities are accounted
for in accordance with the Groups
accounting policies disclosed in Note 2.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 49 -
c. Aset Eksplorasi dan Evaluasi c. Exploration and Evaluation Assets

Penerapan kebijakan Grup atas aset
eksplorasi dan evaluasi membutuhkan
pertimbangan dalam menentukan apakah
akan ada manfaat ekonomis di masa depan
yang dihasilkan dari eksploitasi atau
penjualan di masa depan atau saat dimana
aktivitas-aktivitas belum mencapai tahap yang
membutuhkan penilaian yang andal akan
keberadaan dari cadangan. Penentuan
cadangan dan sumber daya merupakan suatu
proses estimasi yang membutuhkan berbagai
tingkatan ketidakpastian sesuai dengan
subklasifikasi dan estimasi ini secara
langsung mempengaruhi penangguhan dari
aset eksplorasi dan evaluasi. Kebijakan
penangguhan mengharuskan manajemen
untuk membuat estimasi dan asumsi tertentu
tentang peristiwa atau kejadian di masa
depan, terutama mengenai kemungkinan
terciptanya kegiatan operasional yang
ekonomis. Estimasi dan asumsi yang telah
dibuat dapat berubah apabila terdapat
informasi baru yang tersedia. J ika, setelah
biaya dikapitalisasi, informasi baru yang
tersedia menunjukkan bahwa pemulihan dari
biaya tidak mungkin terjadi, maka jumlah
yang sudah dikapitalisasi dihapus dan
dibebankan ke laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian pada periode
dimana informasi baru tersebut tersedia.
The application of the Groups accounting
policy for exploration expenditures requires
judgment in determining whether it is likely
that future economic benefits can be
recovered either from future exploitation or
sale or where activities have not reached a
stage which permits a reasonable
assessment of the existence of reserves.
The determination of ore reserves and
resource is itself an estimation process that
requires varying degrees of uncertainty
depending on sub-classification and these
estimates directly impact the point of deferral
of exploration cost. The deferral policy
requires management to make certain
estimates and assumptions about future
events or circumstances, in particular
whether an economically viable extraction
operation can be established. Estimates and
assumptions made may change if new
information becomes available. If, after
expenditure is capitalized, information
becomes available suggesting that the
recovery of expenditure is unlikely, the
amount capitalized is written off in the
consolidated statement of comprehensive
income in the period when the new
information becomes available.

Nilai tercatat aset eksplorasi dan evaluasi
diungkapkan pada Catatan 11.
The carrying value of exploration and
evaluation assets is disclosed in Note 11.

d. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset
Keuangan
d. Allowance for Impairment of Financial
Assets

Cadangan kerugian penurunan nilai pinjaman
yang diberikan dan piutang dipelihara pada
jumlah yang menurut manajemen adalah
memadai untuk menutup kemungkinan tidak
tertagihnya aset keuangan. Pada setiap
tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian, Grup secara spesifik menelaah
apakah telah terdapat bukti obyektif bahwa
suatu aset keuangan telah mengalami
penurunan nilai (tidak tertagih).
Allowance for impairment losses is
maintained at a level considered adequate
to provide for potentially uncollectible
receivables. The Group assesses
specifically at each consolidated statement
of financial position date whether there is an
objective evidence that a financial asset is
impaired (uncollectible).



Cadangan yang dibentuk adalah berdasarkan
pengalaman penagihan masa lalu dan faktor-
faktor lainnya yang mungkin mempengaruhi
kolektibilitas, antara lain kemungkinan
kesulitan likuiditas atau kesulitan keuangan
yang signifikan yang dialami oleh debitur atau
penundaan pembayaran yang signifikan.
The level of allowance is based on past
collection experience and other factors that
may affect collectability such as the
probability of insolvency or significant
financial difficulties of the debtors or
significant delay in payments.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 50 -
J ika terdapat bukti obyektif penurunan nilai,
maka saat dan besaran jumlah yang dapat
ditagih diestimasi berdasarkan pengalaman
kerugian masa lalu. Cadangan kerugian
penurunan nilai dibentuk atas akun-akun yang
diidentifikasi secara spesifik telah mengalami
penurunan nilai. Akun pinjaman yang
diberikan dan piutang dihapusbukukan
berdasarkan keputusan manajemen bahwa
aset keuangan tersebut tidak dapat ditagih
atau direalisasi meskipun segala cara dan
tindakan telah dilaksanakan. Suatu evaluasi
atas piutang, yang bertujuan untuk
mengidentifikasi jumlah cadangan yang harus
dibentuk, dilakukan secara berkala sepanjang
tahun. Oleh karena itu, saat dan besaran
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
yang tercatat pada setiap periode dapat
berbeda tergantung pada pertimbangan dan
estimasi yang digunakan.
If there is an objective evidence of
impairment, timing and collectible amounts
are estimated based on historical loss data.
Allowance for impairment loss is provided
on accounts specifically identified as
impaired. Written off loans and receivables
are based on managements decisions that
the financial assets are uncollectible or
cannot be realized in whatsoever actions
have been taken. Evaluation of receivables
to determine the total allowance to be
provided is performed periodically during
the year. Therefore, the timing and amount
of allowance for impairment loss recorded
at each period might differ based on the
judgments and estimates that have been
used.

Nilai tercatat pinjaman diberikan dan piutang
Grup tanggal 31 Desember 2013 dan 2012
sebagai berikut:
The carrying value of the Groups loans and
receivables as of December 31, 2013 and
2012 are as follows:

2013 2012
Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables
Kas 26.791.401 8.622.284 Cash
Piutang usaha - 3.586.738 Trade accounts receivable
Piutang lain-lain 1.856.868 2.388.181 Other accounts receivable
Deposito berjangka yang dibatasi
pencairannya dan lain-lain Restricted time deposits and
(Catatan 8) 1.335.950 1.975.556 others (Note 8)
Piutang pihak berelasi non-usaha 3.038.647 1.344.180 Due from a related party
J aminan reklamasi Reclamation guarantee
Aset tidak lancar lain-lain 1.776.599 48.353 Other noncurrent assets
J umlah 34.799.465 17.965.292 Total

e. Komitmen Sewa e. Lease Commitments

Komitmen sewa operasi Grup sebagai
lessee
Operating lease commitments Group as
lessee

Grup telah menandatangani perjanjian sewa
ruangan. Grup menentukan bahwa sewa
tersebut adalah sewa operasi karena Grup
tidak menanggung secara signifikan seluruh
risiko dan manfaat dan kepemilikan aset-aset
tersebut.
The Group has entered into lease
agreements for commercial spaces. The
Group has determined these are operating
leases since the Group does not bear
substantially all the significant risks and
rewards of ownership of the related assets.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 51 -
Komitmen sewa pembiayaan - Grup sebagai
lessee
Finance lease commitments - Group as
lessee

Grup telah menandatangani sejumlah
perjanjian sewa alat berat. Grup menentukan
bahwa sewa tersebut adalah sewa
pembiayaan, karena sewa tersebut
memberikan opsi beli pada akhir masa sewa
dan Grup menanggung secara signifikan
seluruh risiko dan manfaat dari kepemilikan
aset-aset tersebut.
The Group has entered into commercial
heavy equipment leases. The Group has
determined that these are finance leases
since it has been granted options to
purchase at the end of the lease term and it
bears substantially all the significant risks
and benefits incidental to the ownership of
these properties.

f. Pajak Penghasilan g. Income Taxes

Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan
untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
Terdapat banyak transaksi dan perhitungan
yang mengakibatkan ketidakpastian
penentuan jumlah pajak penghasilan. Grup
telah membukukan liabilitas untuk
mengantisipasi hasil pemeriksaan pajak
berdasarkan estimasi timbulnya tambahan
pajak. J ika hasil pemeriksaan pajak berbeda
dengan jumlah yang sebelumnya telah
dibukukan, maka selisih tersebut akan
berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak
kini dan tangguhan dalam periode dimana
hasil pemeriksaan tersebut terjadi.
Significant judgment is required in
determining the provision for income taxes.
There are many transactions and
calculations for which the ultimate tax
determination is uncertain. The Group
recognizes liabilities for anticipated tax audit
issues based on estimates of whether
additional taxes will be due. Where the final
tax outcome of these matters is different
from the amounts that were initially recorded,
such differences will have an impact on the
current and deferred income tax assets and
liabilities in the period in which such
determination is made.

Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions

Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber
utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko
signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah
ini. Grup mendasarkan estimasi dan asumsi pada
parameter yang tersedia saat laporan keuangan
konsolidasian disusun. Kondisi yang ada dan
asumsi mengenai perkembangan masa depan
dapat berubah karena perubahan situasi pasar
yang berada di luar kendali Grup. Perubahan
tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan
tersebut terjadi:
The key assumptions concerning the future and
other key sources of estimation uncertainty at the
reporting date that have a significant risk of
causing a material adjustment to the carrying
amounts of assets and liabilities within the next
financial period are disclosed below. The Group
based its estimates and assumptions on
parameters available when the consolidated
financial statements were prepared. Existing
circumstances and assumptions about future
developments may change due to market
changes on circumstances arising beyond the
control of the Group. Such changes are reflected
in the assumptions when they occur:

a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas
Keuangan
a. Fair Value of Financial Assets and Financial
Liabilities

Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mensyaratkan pengukuran aset keuangan
dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai
wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan
penggunaan estimasi. Komponen pengukuran
nilai wajar yang signifikan ditentukan
berdasarkan bukti-bukti obyektif yang dapat
diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga),
sedangkan saat dan besaran perubahan nilai
wajar dapat menjadi berbeda karena
penggunaan metode penilaian yang berbeda.
Indonesian Financial Accounting Standards
require measurement of certain financial
assets and liabilities at fair values, and the
disclosure requires the use of estimates.
Significant component of fair value
measurement is determined based on
verifiable objective evidence (i.e. foreign
exchange rate, interest rate), while timing
and amount of changes in fair value might
differ due to different valuation method
used.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 52 -
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas
keuangan diungkapkan pada Catatan 22.
The fair values of financial assets and
financial liabilities are set out in Note 22.

b. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Persediaan
b. Allowance for Decline in Value of
Inventories

Grup membentuk cadangan kerugian
penurunan nilai persediaan berdasarkan
estimasi bahwa tidak terdapat penggunaan
masa depan dari persediaan tersebut, atau
terdapat kemungkinan persediaan tersebut
menjadi usang. Manajemen berkeyakinan
bahwa asumsi-asumsi yang digunakan dalam
estimasi cadangan kerugian penurunan nilai
persediaan dalam laporan keuangan
konsolidasian adalah tepat dan wajar, namun
demikian, perubahan signifikan dalam
asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak
signifikan terhadap nilai tercatat persediaan
dan jumlah beban penyisihan penurunan nilai
persediaan, yang akhirnya akan berdampak
pada hasil operasi Grup.
The Group provides allowance for decline
in value of inventories based on its
estimation that there will be no future usage
of such inventories or such inventories will
be slow moving in the future. While it is
believed that the assumptions used in the
estimation of the allowance for decline in
the value of inventories reflected in the
consolidated financial statements are
appropriate and reasonable, significant
changes in these assumptions may
materially affect the assessment of the
carrying value of the inventories and
provision for decline in value of inventories
expense, which ultimately impact the result
of the Groups operations.

Berdasarkan penelaahan manajemen, jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai
persediaan pada tanggal 31 Desember 2013
dan 2012 masing-masing sebesar
US$ 2.545.607 dan US$ 28.971 adalah
memadai (Catatan 6).
Based on the assessment of management,
the allowance for decline in value of
inventories as of December 31, 2013 and
2012 amounting to US$ 2,545,607 and
US$ 28,971, respectively, is adequate
(Note 6).

c. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap c. Estimated Useful Lives of Property, Plant
and Equipment

Masa manfaat dari aset tetap Grup diestimasi
berdasarkan jangka waktu aset tersebut
diharapkan tersedia untuk digunakan.
Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian
kolektif berdasarkan bidang usaha yang
sama, evaluasi teknis internal dan
pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi
masa manfaat setiap aset ditelaah secara
berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda
dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan
karena pemakaian, usang secara teknis atau
komersial serta keterbatasan hak atau
pembatasan lainnya terhadap penggunaan
aset. Dengan demikian, hasil operasi di masa
mendatang mungkin dapat terpengaruh
secara signifikan oleh perubahan dalam
jumlah dan waktu terjadinya biaya karena
perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor
yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi
masa manfaat ekonomis setiap aset tetap
akan menyebabkan kenaikan beban
penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset
tetap.
The useful life of each of the items of the
Groups property, plant and equipment is
estimated based on the period over which
the asset is expected to be available for
use. Such estimation is based on a
collective assessment of similar business,
internal technical evaluation and experience
with similar assets. The estimated useful
life of each asset is reviewed periodically
and updated if expectations differ from
previous estimates due to physical wear
and tear, technical or commercial
obsolescence, and legal or other limits on
the use of the asset. It is possible, however,
that future results of operations could be
materially affected by changes in the
amounts and timing of recorded expenses
brought about by changes in the factors
mentioned above. A reduction in the
estimated useful life of any item of property,
plant and equipment would increase the
recorded depreciation and decrease the
carrying values of property, plant and
equipment.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 53 -
Tidak terdapat perubahan signifikan dalam
estimasi masa manfaat aset tetap selama
tahun berjalan.
There is no change in the estimated useful
lives of property, plant and equipment
during the year.

Nilai tercatat aset tetap pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012 diungkapkan
pada Catatan 9.
The carrying values of property, plant and
equipment as of December 31, 2013 and
2012 are disclosed in Note 9.

d. Penyusutan dan Amortisasi Berdasarkan Unit
Produksi
d. Units-of-Production Depreciation and
Amortization

Estimasi cadangan yang terpulihkan
digunakan dalam menentukan penyusutan
dan amortisasi dari aset pertambangan
tertentu seperti aset tetap dan properti
pertambangan. Hal ini menghasilkan beban
penyusutan dan amortisasi yang proporsional
terhadap penurunan estimasi dari masa
manfaat produksi tambang. Masa manfaat
aset yang dinilai secara tahunan dipengaruhi
oleh batasan masa manfaat secara fisik dan
penilaian kini dari cadangan tambang yang
dapat dipulihkan secara ekonomis di tempat
aset itu berada. Penilaian ini membutuhkan
penggunaan estimasi dan asumsi, termasuk
jumlah cadangan yang dapat terpulihkan dan
estimasi dari pengeluaran modal di masa
depan. Perubahan estimasi diakui secara
prospektif.
Estimated recoverable reserves are used in
determining the depreciation and
amortization of specific mining assets such
as property, plant and equipment and
mining properties. This results in a
depreciation and amortization charges
proportional to the depletion of the
estimated remaining life of mine production.
Each items life, which is assessed
annually, has regard to both its physical life
limitations and to present assessments of
economically recoverable reserves of the
mine property at which the asset is located.
These calculations require the use of
estimates and assumptions, including the
amount of recoverable reserves and
estimates of future capital expenditures.
Changes are accounted for prospectively.

Nilai tercatat aset tetap dan properti
pertambangan yang disusutkan dengan
menggunakan metode unit produksi
diungkapkan pada Catatan 9 dan 12.
The carrying values of property, plant and
equipment and mining properties
depreciated using units-of-production
method are set out in Notes 9 and 12.

e. Penurunan Nilai Goodwill e. Impairment of Goodwill

Uji penurunan nilai goodwill wajib dilakukan
sedikitnya setahun sekali tanpa
memperhatikan apakah telah terjadi indikasi
penurunan nilai. Penentuan nilai pakai aset
takberwujud membutuhkan estimasi arus kas
yang diharapkan akan dihasilkan dari
pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir
atas aset tersebut (UPK) serta tingkat
diskonto yang tepat untuk menghitung nilai
kini.
Impairment testing of goodwill is required to
be performed at least annually irrespective
of whether or not there are indications of
impairment. Determining the value in use of
assets requires the estimation of cash flows
expected to be generated from the
continued use and ultimate disposition of
such assets (CGU) and a suitable discount
rate in order to calculate the present value.

Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-
asumsi yang digunakan dalam estimasi nilai
pakai dalam laporan keuangan konsolidasian
adalah tepat dan wajar, namun demikian,
perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi
tersebut dapat berdampak signifikan pada
jumlah nilai terpulihkan dan jumlah kerugian
penurunan nilai yang terjadi mungkin
berdampak material pada hasil operasi Grup.
While it is believed that the assumptions
used in the estimation of the value in use of
assets reflected in the consolidated
financial statements are appropriate and
reasonable, significant changes in this
assumptions may materially affect the
assessment of recoverable values and any
resulting impairment loss could have a
material adverse impact on the results of
Groups operation.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 54 -
Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak
ada kerugian penurunan nilai yang diakui
di tahun 2013, sementara itu jumlah
penghapusan sebesar US$ 4.463.906 diakui
pada tahun 2012. Nilai tercatat goodwill,
dimana telah diuji penurunan nilai,
diungkapkan dalam Catatan 13.
Based on the assessment of management,
no impairment loss was recognized in 2013
while in 2012, US$ 4,463,906 was written
off. The carrying amount of goodwill, on
which impairment analysis was applied, is
disclosed in Note 13.

f. Liabilitas Imbalan Kerja J angka Panjang f. Long-term Employee Benefits Liability

Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka
panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu
yang digunakan oleh aktuaris dalam
menghitung jumlah tersebut. Asumsi yang
digunakan diungkapkan dalam Catatan 31
dan mencakup, antara lain, tingkat diskonto
dan tingkat kenaikan gaji. Hasil aktual yang
berbeda dari asumsi Grup diakumulasi dan
diamortisasi ke masa depan dan oleh karena
itu, secara umum berdampak pada beban
yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada
periode-periode mendatang. Manajemen
berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang
digunakan adalah tepat dan wajar, namun
demikian, perbedaan signifikan pada hasil
aktual, atau perubahan signifikan dalam
asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak
signifikan pada jumlah liabilitas imbalan kerja
jangka panjang.
The determination of the long-term
employee benefits is dependent on the
selection of certain assumptions used by
actuary in calculating such amounts. Those
assumptions are described in Note 31 and
include, among others, discount rate and
rate of salary increase. Actual results that
differ from the Groups assumptions are
accumulated and amortized over future
periods and therefore, generally affect the
recognized expense and recorded
obligation in such future periods. While it is
believed that the Groups assumptions are
reasonable and appropriate, significant
differences in actual experience or
significant changes in assumptions may
materially affect the amount of long-term
employee benefits liability.

Nilai tercatat liabilitas imbalan kerja jangka
panjang diungkapkan pada Catatan 31.
The carrying value of long-term employee
benefits liability is set out in Note 31.

g. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan g. Impairment of Non-Financial Assets

Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan
apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset
tertentu. Penentuan nilai wajar aset
diperlukan estimasi arus kas yang diharapkan
akan dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan
dan pelepasan akhir atas aset tersebut.
Perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi
yang digunakan untuk menentukan nilai wajar
dapat berdampak signifikan pada nilai
terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan
nilai yang terjadi mungkin berdampak material
pada hasil operasi Grup. Berdasarkan
penilaian manajemen, aset eksplorasi dan
evaluasi dan aset tetap tertentu masing-
masing sebesar US$ 1.736.013 dan
US$ 7.292 telah dihapuskan pada tahun
2013, lalu aset tetap tertentu sebesar
US$ 7.207.963 telah dihapuskan pada tahun
2012.
Impairment review is performed when
certain impairment indicators are present.
Determining the fair value of assets
requires the estimation of cash flows
expected to be generated from the
continued use and ultimate disposition of
such assets. Any significant changes in the
assumptions used in determining the fair
value may materially affect the assessment
of recoverable values and any resulting
impairment loss could have a material
impact on results of operations. Based on
the assessment of management,
exploration and evaluation assets, and
property, plant and equipment amounting to
US$ 1,736,013 and US$ 7,292,
respectively, were written off in 2013, while
property, plant and equipment amouting to
US$ 7,207,963 was wriiten off in 2012.

Nilai tercatat aset non-keuangan berupa
aset tetap, aset eksplorasi dan evaluasi dan
properti pertambangan masing-masing
diungkapkan pada Catatan 9, 11 dan 12.
The carrying values of non-financial assets
which consist of property, plant and
equipment, exploration and evaluation
assets and mining properties are set out in
Notes 9, 11 and 12, respectively.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 55 -
h. Cadangan Biaya Reklamasi dan Penutupan
Tambang
h. Reclamation and Mine Closure Reserve

Grup menilai cadangan untuk rehabilitasi
tambang secara tahunan. Estimasi dan
asumsi signifikan dibuat dalam menentukan
besarnya cadangan biaya reklamasi dan
penutupan tambang terutama karena terdapat
banyak faktor yang akan mempengaruhi
liabilitas tersebut. Faktor-faktor ini meliputi
estimasi biaya aktivitas rehabilitasi,
perubahan teknologi, dan perubahan
peraturan. Ketidakpastian tersebut dapat
menyebabkan adanya perbedaan antara
biaya aktual di masa depan dengan jumlah
yang sudah dicadangkan. Cadangan pada
tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian menunjukkan estimasi terbaik
manajemen atas nilai kini dari biaya-biaya
rehabilitasi yang dibutuhkan di masa depan.
The Group assesses its mine rehabilitation
reserve annually. Significant estimates and
assumptions are made in determining the
reclamation and mine closure reserve as
there are numerous factors that will affect
the ultimate liability payable. These factors
include estimates of the extent and costs of
rehabilitation activities, technological
changes, and regulatory changes. Those
uncertainties may result in future actual
expenditures different from the amounts
currently provided. The reserve at
consolidated statement of financial position
date represents managements best
estimate of the present value of the future
rehabilitation costs.

Nilai tercatat cadangan biaya reklamasi dan
penutupan tambang diungkapkan pada
Catatan 21.
The carrying value of reclamation and mine
closure reserve is set out in Note 21.

i. Estimasi Cadangan dan Sumber Daya Bijih i. Ore Reserves and Resources Estimates

Cadangan bijih diestimasi berdasarkan nilai
bijih yang secara ekonomis dan legal dapat
dihasilkan dari pertambangan Grup. Grup
melakukan estimasi atas cadangan bijih dan
sumber daya mineral berdasarkan informasi
tentang data geologis, kedalaman dan bentuk
bijih, dan pertimbangan geologis yang
komplek yang dikumpulkan oleh orang-orang
yang memiliki kualifikasi yang layak.
Perubahan pada estimasi cadangan dan
sumber daya akan mempengaruhi nilai
tercatat dari aset eksplorasi dan evaluasi,
properti pertambangan, aset tetap, provisi
biaya reklamasi dan penutupan tambang,
pengakuan aset pajak tangguhan serta
besarnya amortisasi dan penyusutan.
Ore reserves are estimates of the amount
of ore that can be economically and legally
extracted from the Groups mining
properties. The Group estimates its ore
reserves and mineral resources based on
information compiled by appropriately
qualified persons relating to the geological
data on the size, depth and shape of the
ore body, and requires complex geological
judgments to interpret the data. Changes in
the reserve or resource estimates may
impact upon the carrying value of
exploration and evaluation assets, mining
properties, property, plant and equipment,
provision for reclamation and mine closure
costs, recognition of deferred tax assets,
and depreciation and amortization charges.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 56 -
j. Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan j. Deferred Stripping Costs

Biaya pengupasan tanah ditangguhkan pada
situasi dimana Rasio Aktual Tanah Penutup
(yaitu rasio antara kuantitas tanah/batuan
yang dikupas pada periode tertentu terhadap
kuantitas cadangan yang diproduksi untuk
periode yang sama) jauh lebih besar dari
rasio rata-ratanya. Rasio Rata-rata Tanah
Penutup yaitu perbandingan antara taksiran
kuantitas lapisan batuan/tanah penutup
terhadap Taksiran ketebalan bahan galian
emas dan dinyatakan dalam satuan unit
kuantitas. Bila terjadi perubahan atas
Rasio Rata-rata Tanah Penutup, dapat
berdampak material terhadap jumlah-jumlah
biaya pengupasan tanah yang ditangguhkan,
perubahan ini merupakan perubahan
estimasi. Biaya pengupasan tanah
yang ditangguhkan pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012 masing-masing
sebesar US$ 29.230.000 dan US$ 6.812.000
(Catatan 10).
Stripping costs are deferred in situations
where the Actual Stripping Ratio (which is
the ratio between the quantity of land/rock
which has been stripped for a certain period
and the quantity of reserve produced for the
same period) is significantly higher than the
average stripping ratio. The average
stripping ratio is the ratio of the estimated
rock/land cover layer to the estimated
amount of gold stated in unit quantity. Any
change in average stripping ratio may
materially affect the amount of deferred
stripping costs and it is considered as
change in estimate. The balances of
deferred stripping costs as of
December 31, 2013 and 2012 amounted to
US$ 29,230,000 and US$ 6,812,000,
respectively (Note 10).

k. Aset Pajak Tangguhan k. Deferred Tax Assets

Aset pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer antara nilai tercatat aset
dan liabilitas pada laporan keuangan dengan
dasar pengenaan pajak jika besar
kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal akan
memadai untuk pemanfaatan perbedaan
temporer yang diakui. Estimasi manajemen
yang signifikan diperlukan untuk menentukan
jumlah aset pajak tangguhan yang diakui
berdasarkan kemungkinan waktu
terealisasinya dan jumlah laba kena pajak
pada masa mendatang serta strategi
perencanaan pajak masa depan. Pada
tanggal 31 Desember 2013 dan 2012, saldo
aset pajak tangguhan bruto masing-masing
sebesar US$ 8.025.777 dan US$ 1.374.532
(Catatan 32).
Deferred tax assets are recognized for all
temporary differences between the
consolidated financial statements carrying
amounts of existing assets and liabilities
and their respective taxes bases to the
extent that it is probable that taxable profit
will be available against which the
temporary differences can be utilized.
Significant management estimates are
required to determine the amount of
deferred tax assets that can be recognized,
based upon the likely timing and the level of
future taxable profits together with future
tax planning strategies. As of December 31,
2013 and 2012, gross deferred tax assets
amounted to US$ 8,025,777 and
US$ 1,374.532, respectively (Note 32).


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 57 -
4. Kas 4. Cash

2013 2012
Kas Cash on hand
Dolar Amerika Serikat 8.239 1.662 U.S. Dollar
Rupiah (Catatan 38) 108.076 56.526 Rupiah (Note 38)
Ringgit Malaysia (Catatan 38) 7.113 5.550 Malaysian Ringgit (Note 38)
J umlah - Kas 123.428 63.738 Total - Cash on hand
Bank Cash in banks
Dolar Amerika Serikat U.S. Dollar
PT Bank CIMB Niaga Tbk 16.094.339 6.288.868 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank QNB Kesawan Tbk 4.236.269 - PT Bank QNB Kesawan Tbk
PT Bank Permata Tbk 1.971.485 4.919 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 290.356 127.473 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
CIMB Bank Bhd 257.000 47.000 CIMB Bank Bhd
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 250.998 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 116.697 267.825 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 29.969 - PT Bank OCBC NISP Tbk
Standard Chartered Bank 19.686 76.603 Standard Chartered Bank
PT Bank ICBC Indoensia 1.615 - PT Bank ICBC Indoensia
PT Bank Central Asia Tbk 1.008 4.000 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank DBS Indonesia - 60.287 PT Bank DBS Indonesia
J umlah 23.269.422 6.876.975 Subtotal
Rupiah (Catatan 38) Rupiah (Note 38)
PT Bank CIMB Niaga Tbk 1.427.812 140.416 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank QNB Kesawan Tbk 896.661 - PT Bank QNB Kesawan Tbk
PT Bank Permata Tbk 367.644 1.227 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 345.974 655.824 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 47.387 94.535 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 17.927 5.719 PT Bank Central Asia Tbk
Standard Chartered Bank 5.902 72.471 Standard Chartered Bank
PT Bank ICBC Indoensia 4.780 - PT Bank ICBC Indoensia
PT Bank DBS Indonesia - 22.803 PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - 17.825 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - 1.199 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT ANZ Panin Bank - 4 PT ANZ Panin Bank
J umlah 3.114.087 1.012.023 Subtotal
Ringgit Malaysia (Catatan 38) Malaysian Ringgit (Note 38)
Standard Chartered Bank 236.321 40.000 Standard Chartered Bank
Maybank Berhad 38.000 191.000 Maybank Berhad
CIMB Bank Bhd - 413.404 CIMB Bank Bhd
J umlah 274.321 644.404 Subtotal
Euro (Catatan 38) Euro (Note 38)
Citco Bank Netherland BV 10.000 6.000 Citco Bank Netherland BV
Dolar Australia (Catatan 38) Australian Dollar (Note 38)
PT ANZ Panin Bank 143 19.144 PT ANZ Panin Bank
J umlah - bank 26.667.973 8.558.546 Total - Cash in banks
J umlah 26.791.401 8.622.284 Total

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 58 -
5. Piutang Usaha 5. Trade Accounts Receivable

Pada tanggal 31 Desember 2012, akun ini
merupakan piutang dari AGR Matthey (The Perth
Mint Australia), pihak ketiga, sebesar
US$ 3.586.738 sehubungan dengan penjualan
emas.
As of December 31, 2012, this account
represents receivable from AGR Matthey
(the Perth Mint Australia) a third party, amounting
to US$ 3,586,738 in relation to sale of gold.

Piutang ini jatuh tempo 1 - 30 hari dan tidak
mengalami penurunan nilai.
This receivable is 1 30 days past due but not
impaired.

Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan
nilai adalah sebagai berikut:
The changes in allowance for impairment loss
are as follows:

2013 2012
Saldo awal - 8.692 Beginning balance
Perubahan selama tahun berjalan: Changes during the year:
Pemulihan - (8.692) Recovery
Saldo akhir - - Ending balance

Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap
kolektibilitas saldo masing-masing piutang pada
tanggal 31 Desember 2012, tidak dibentuk
cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang
usaha karena manajemen berpendapat bahwa
seluruh piutang tersebut dapat ditagih.
Based on managements evaluation of the
collectibility of the individual receivable account
as of December 31, 2012, no allowance for
impairment loss was provided on trade accounts
receivable as management believes that such
receivables was collectible.

Pada tanggal 31 Desember 2012, seluruh piutang
digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit
yang diperoleh J RN, entitas anak, dari PT Bank
CIMB Niaga Tbk (Catatan 20).
As of December 31, 2012, trade accounts
receivables are used as collaterals on the credit
facilities obtained by J RN, a subsidiary, from
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Note 20).


6. Persediaan 6. Inventories

2013 2012
Persediaan tambang Mining inventories
Barang jadi 22.467.218 5.796.490 Finished goods
Barang dalam proses 9.908.137 11.897.459 Work in process
J umlah 32.375.355 17.693.949 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.516.636) - Allowance for decline in value
J umlah - bersih 29.858.719 17.693.949 Net
Persediaan real estat Real estate inventories
Tanah dan bangunan perumahan 50.087 50.087 Land and buildings housing
Cadangan kerugian penurunan nilai (28.971) (28.971) Allowance for decline in value
J umlah - bersih 21.116 21.116 Net

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 59 -
2013 2012
Persediaan lain-lain Other inventories
Bahan baku dan perlengkapan 10.502.021 10.849.410 Raw materials and supplies
Barang persediaan umum General supplies
Barang jasa boga - 4.645 Catering goods
J umlah 10.502.021 10.854.055 Total
J umlah - Bersih 40.381.856 28.569.120 Net

Manajemen berpendapat bahwa cadangan
kerugian penurunan nilai pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012 tersebut memadai
untuk menutup kemungkinan kerugian atas
persediaan tersebut.
Management believes that the allowance for
decline in value as of December 31, 2013 and
2012 is adequate to cover possible losses on
these inventories.

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012,
persediaan telah diasuransikan secara gabungan
dengan aset tetap (Catatan 9).
As of December 31, 2013 and 2012, inventories
are insured under blanket policy with property,
plant and equipment (Note 9).

Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian aset yang
dipertanggungkan.
The management believes that the sum insured
is adequate to cover possible losses on the
assets insured.

Persediaan J RBM, entitas anak, sebesar
US$ 4.533.839 pada tanggal 31 Desember 2013
dijadikan sebagai jaminan atas utang bank
sindikasi (Catatan 20).
Inventories of J RBM, a subsidiary, amounting to
US$ 4,533,839 as of December 31, 2013 are
pledged as collateral on the syndicated bank
loan (Note 20).

Pada tanggal 31 Desember 2012, seluruh
persediaan digunakan sebagai jaminan atas
fasilitas kredit yang diperoleh J RN, entitas anak,
dari PT Bank CIMB Niaga Tbk (Catatan 20).
As of December 31, 2012, inventories are used
as collateral on the credit facilities obtained by
J RN, a subsidiary, from PT Bank CIMB Niaga
Tbk (Note 20).

Perusahaan mempunyai tanah yang bersertifikat
Hak Guna Bangunan yang berlokasi di Desa
Derekan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten
Semarang, J awa Tengah seluas 14.732 meter
persegi.
The Company has a parcel of land under Hak
Guna Bangunan located in the Desa Derekan,
Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang,
and Central J ava with a total area of 14,732
square meters.


7. Pajak Dibayar Dimuka 7. Prepaid Taxes

2013 2012
Pajak Pertambahan Nilai 6.520.034 36.849 Value Added Tax
Pajak penghasilan Income tax
Pasal 22 226.960 - Article 22
Pasal 25 5.083.615 4.292 Article 25
Pajak dibayar dimuka entitas anak di
luar negeri 2.127.000 - Prepaid tax of foreign subsidiaries
J umlah 13.957.609 41.141 Total


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 60 -
8. Pembayaran Dimuka, Uang Muka dan Aset
Lancar Lainnya
8. Prepayments, Advances and Other Current
Assets

2013 2012
Pembayaran dimuka Prepayments
Sewa 270.093 257.774 Rental
Asuransi 121.940 20.600 Insurance
Lain-lain 950.491 746.117 Others
J umlah 1.342.524 1.024.491 Subtotal
Uang muka Advances
Kontraktor 1.717.089 1.423.142 Contractor
Purchase of property, plant
Pembelian aset tetap 1.003.784 1.239.947 and equipment
Perjalanan dinas 641.913 607.864 Business advance
Pembelian persediaan 73.674 639.057 Purchase of inventories
Luar negeri - 2.764.683 Overseas
Lain-lain 876.385 212.287 Others
J umlah 4.312.845 6.886.980 Subtotal
Aset lancar lainnya Other current assets
Deposito berjangka yang
dibatasi pencairannya 828.000 1.574.000 Restricted time deposits
Lain-lain 507.950 401.556 Others
J umlah 1.335.950 1.975.556 Subtotal
J umlah 6.991.319 9.887.027 Total

Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya
pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012
dikenakan bunga masing-masing berkisar
3,05% - 3,15% per tahun dan jatuh tempo dalam
waktu satu tahun.
Restricted time deposits as of December 31,
2013 and 2012 bear interest rates of
3.05% - 3.15%, respectively, per annum and will
mature within one year.

Deposito tersebut dijaminkan sehubungan dengan
penerbitan bank garansi kepada SRS, entitas
anak, dan tidak dapat digunakan untuk tujuan
umum.
These deposits are pledged for bank guarantees
granted to SRS, a subsidiary, and are not
available for general use.



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 61 -
9. Aset Tetap 9. Property, Plant and Equipment

Pelepasan
entitas anak
(Catatan 1c)/ Selisih kurs
1 J anuari/ Disposal of penjabaran/ 31 Desember/
January 1, a subsidiary Translation Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31,
2013 (Note 1c) adjustment Additions Deductions Reclassifications 2013
Biaya perolehan: At cost:
Pemilikan langsung Direct acquisition
Bangunan 3.039.149 - (8.257) - (110.571) - 2.920.321 Buildings
Kendaraan 5.559.473 (75.025) - 315.451 (462.285) - 5.337.614 Vehicles
Perlengkapan kantor 3.816.776 (100.320) (14.235) 256.710 (52.885) 3.906.046 Office equipment
Peralatan lain-lain 93.160.768 (64.124) 18.507.691 (3.979.000) 31.130 107.656.465 Other equipment
J alan dan saluran 3.587.520 - - - - - 3.587.520 Road and earthworks
Konstruksi dalampenyelesaian 5.326.074 (725.699) - 58.692.768 - (31.130) 63.262.013 Construction in progress
Aset sewa pembiayaan 12.191.056 - (3.732) 42.609.241 - - 54.796.565 Leased assets
J umlah 126.680.816 (965.168) (26.224) 120.381.861 (4.604.741) - 241.466.544 Total
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Pemilikan langsung Direct acquisition
Bangunan 2.996.367 - (7.257) 26.502 (103.352) - 2.912.260 Buildings
Kendaraan 4.748.923 (33.321) - 167.275 (427.924) - 4.454.953 Vehicles
Perlengkapan kantor 2.633.909 (33.724) (9.431) 418.424 (49.432) - 2.959.746 Office equipment
Peralatan lain-lain 62.826.881 (35.725) - 2.936.952 (1.965.000) - 63.763.108 Other equipment
J alan dan saluran 3.511.142 - - 34.782 - - 3.545.924 Road and earthworks
Aset sewa pembiayaan 102.519 - (3.732) 5.691.733 - - 5.790.520 Leased assets
J umlah 76.819.741 (102.770) (20.420) 9.275.668 (2.545.708) - 83.426.511 Total
Nilai Tercatat 49.861.075 158.040.033 Net Book Value
Changes during year 2013
Perubahan selama tahun 2013/

Akuisisi
entitas anak
(Catatan 1c)/ Selisih kurs
1 J anuari/ Acquisition of penjabaran/ 31 Desember/
January 1, subsidiaries Translation Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31,
2012 (Note 1c) adjustment Additions Deductions Reclassifications 2012
Biaya perolehan: At cost:
Pemilikan langsung Direct acquisition
Bangunan 31.791 3.002.918 4.440 - - - 3.039.149 Buildings
Kendaraan 377.229 4.943.960 - 595.476 (374.550) 17.358 5.559.473 Vehicles
Perlengkapan kantor 52.559 2.723.281 55.442 1.056.163 (70.669) - 3.816.776 Office equipment
Peralatan lain-lain - 97.681.572 - 2.657.735 (7.202.240) 23.701 93.160.768 Other equipment
J alan dan saluran - 3.559.846 - 27.674 - - 3.587.520 Road and earthworks
Konstruksi dalam penyelesaian - 2.509 - 5.347.266 - (23.701) 5.326.074 Construction in progress
Aset sewa pembiayaan 17.357 98.109 (44.055) 12.137.003 - (17.358) 12.191.056 Leased assets
J umlah 478.936 112.012.195 15.827 21.821.317 (7.647.459) - 126.680.816 Total
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Pemilikan langsung Direct acquisition
Bangunan 27.913 2.741.164 2.980 224.310 - - 2.996.367 Buildings
Kendaraan 292.712 4.408.099 - 416.329 (369.534) 1.317 4.748.923 Vehicles
Perlengkapan kantor 44.451 2.016.293 5.574 632.811 (65.220) - 2.633.909 Office equipment
Peralatan lain-lain - 53.750.522 - 9.076.359 - - 62.826.881 Other equipment
J alan dan saluran - 2.985.462 - 525.680 - - 3.511.142 Road and earthworks
Aset sewa pembiayaan 723 32.425 1.404 69.284 - (1.317) 102.519 Leased assets
J umlah 365.799 65.933.965 9.958 10.944.773 (434.754) - 76.819.741 Total
Nilai Tercatat 113.137 49.861.075 Net Book Value
Changes during year 2012
Perubahan selama tahun 2012/

Pengurangan tahun 2013 dan 2012 termasuk
penghapusan aset tetap masing-masing sebesar
US$ 7.292 dan US$ 7.207.963 (Catatan 29).
Deductions in 2013 and 2012 include write-off of
property, plant and equipment amounting to
US$ 7,292 and US$ 7,207,963, respectively
(Note 29).

Pengurangan aset tetap yang merupakan
penjualan sebagai berikut:
The details of the sale of property, plant and
equipment are as follows:

2013 2012
Harga jual 497.972 184.113 Selling price
Nilai tercatat (2.051.741) (4.742) Net book value
Laba (rugi) penjualan aset tetap (1.553.769) 179.371 Gain (loss) on sale of property, plant

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 62 -
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: Depreciation expense is allocated as follows:

2013 2012
Aset eksplorasi dan evaluasi 25.616 69.257 Exploration and evaluation assets
Properti pertambangan 2.705.956 - Mining properties
Beban pokok penjualan 6.029.425 10.450.363 Costs of revenues
Beban administrasi dan umum General and administrative expenses
(Catatan 28) 514.671 425.153 (Note 28)
J umlah 9.275.668 10.944.773 Total

Pada tanggal 31 Desember 2013, aset tetap
konstruksi dalam penyelesaian merupakan
akumulasi biaya konstruksi pabrik Grup sebesar
US$ 63.262.013 atau sebesar 76% dari nilai
kontrak. Berdasarkan evaluasi manajemen, aset
tetap konstruksi dalam penyelesaian diperkirakan
akan selesai pada tahun 2014 dan tidak terdapat
hambatan penyelesaian proyek tersebut.
As of December 31, 2013, the construction in
progress represents accumulated construction
costs of Groups factories amounting to
US$ 63,262,013 or 76% of the contract value.
Based on managements evaluation, the
construction in progress is expected to be
completed in 2014 and that there will be no
hindrance on the project completion.

Aset tetap yang digunakan sebagai jaminan atas
pinjaman yang diperoleh Grup pada tanggal
31 Desember 2013 (Catatan 20) adalah sebagai
berikut:
J RN, J RBM dan SPP - terhadap fasilitas
utang sindikasi dengan nilai sebesar
Rp 7.439.224.917 dan US$ 502.501;
J RBM dan SPP - terhadap fasilitas utang
sindikasi, pinjaman kepada PT Bank
Permata Tbk dan PT Bank Danamon Tbk
masing-masing sebesar US$ 14.690.300 dan
Rp 5.141.272.727.
Property, plant and equipment are used as
collateral on loans obtained by the Group as of
December 31, 2013 (Note 20) with details as
follows:
J RN, J RBM, and SPP - for syndicated loan
amounting to Rp 7,439,224,917 and
US$ 502,501;
J RBM and SPP for syndicated loan,
facility loan from PT Bank Permata Tbk and
PT Bank Danamon Tbk amounting to
US$ 14,690,300 and Rp 5,141,272,727,
respectively.

Seluruh aset tetap Grup pada tanggal
31 Desember 2012 digunakan sebagai jaminan
atas fasilitas kredit yang diperoleh Grup
(Catatan 18, 19 dan 20).
All property, plant and equipment of the Group
as of December 31, 2012 are used as collateral
on loans obtained by the Group (Notes 18, 19
and 20).

Aset tetap telah diasuransikan kepada pihak
ketiga terhadap risiko kebakaran dan risiko
lainnya sebagai berikut:
Property, plant and equipment are insured to
third parties against losses from fire and other
risks as follows:

a. Pada tanggal 31 Desember 2013, aset tetap
dan persediaan (Catatan 6) telah
diasuransikan dengan jumlah pertanggungan
sebesar US$ 30.740.000 dan
RM 208.630.053. Selain asuransi itu, aset
tetap telah diasuransikan dengan jumlah
pertanggungan sebesar Rp 16.420.100.000
dan US$ 52.211.098.
a. As of December 31, 2013, property, plant
and equipment and inventories (Note 6) are
insured with a total insurance coverage of
US$ 30,740,000 and RM 208,630,053.
Further, property, plant and equipment are
insured for a coverage of
Rp 16,420,100,000 and US$ 52,211,098.

b. Pada tanggal 31 Desember 2012, aset tetap
dan persediaan (Catatan 6) telah
diasuransikan dengan jumlah pertanggungan
sebesar US$ 30.370.000 dan
RM 346.902.000. Selain asuransi itu, aset
tetap telah diasuransikan dengan jumlah
pertanggungan sebesar Rp 11.997.000.000
dan US$ 5.020.376;
b. As of December 31, 2012, property, plant
and equipment and inventories (Note 6) are
insured with a total insurance coverage
both of US$ 30,370,000 and
RM 346,902,000. Further, property, plant
and equipment are insured for
a coverage of Rp 11,997,000,000 and
US$ 5,020,376.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 63 -
Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
Management believes that the insurance
coverages are adequate for cover possible
losses on the assets insured.

Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat
penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012, selain yang
dihapuskan.
As of December 31, 2013 and 2012
management believes that there is no
impairment in value of the aforementioned
property, plant and equipment, other than those
written-off

10. Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan 10. Deferred Stripping Costs

Biaya pengupasan tanah yang ditangguhkan akan
dibebankan sebagai biaya produksi pada saat
rasio pengupasan aktual secara signifikan lebih
rendah dibandingkan estimasi rasio pengupasan
rata-rata.
These represent costs that will be charged to
production costs when the actual stripping ratio is
significantly lower than estimated average
stripping cost.

Rasio pengupasan aktual pada area konsesi
J RGL, entitas anak, sebesar 42,10:1 dan 28,12:1,
masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2013 dan 2012.
The actual stripping ratio on concession area of
J RGL, a subsidiary, is 42.10:1 and 28.12:1, for
the years ended December 31, 2013 and 2012,
respectively.


11. Aset Eksplorasi dan Evaluasi 11. Exploration and Evaluation Assets

2013 2012
Aset eksplorasi dan evaluasi pada Exploration and evaluation assets
area of interest: per area of interest:
Doup 28.989.572 24.589.455 Doup
Pani 21.493.326 14.381.547 Pani
Lanut (Extension) 1.951.075 2.334.073 Lanut (Extension)
Seruyung - 15.470.963 Seruyung
Tompira - 14.001.782 Tompira
J umlah 52.433.973 70.777.820 Total

Mutasi dari aset eksplorasi dan evaluasi
berdasarkan area of interest adalah sebagai
berikut:
The changes in the exploration and evaluation
assets per area of interest are as follows:

Pelepasan
entitas anak
(Catatan 1c)/
1 J anuari/ Disposed 31 Desember/
January 1, subsidi ary Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31,
2013 (Note 1c) Additi ons Deductions Recl assifications 2013
Doup 24.589.455 - 4.400.117 - - 28.989.572 Doup
Pani 14.381.547 - 7.111.779 - - 21.493.326 Pani
Lanut (Extension) 2.334.073 - 1.353.015 (1.736.013) - 1.951.075 Lanut (Extension)
Seruyung 15.470.963 - 8.233.495 - (23.704.458) - Seruyung
Tompira 14.001.782 (14.001.782) - - - - Tompira
J umlah 70.777.820 (14.001.782) 21.098.406 (1.736.013) (23.704.458) 52.433.973 Total
Area Area
Changes during 2013
Perubahan selama tahun 2013/

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 64 -
Akuisisi
entitas anak
(Catatan 1c)/
1 J anuari/ Acquisition 31 Desember/
January 1, of subsidiaries Penambahan/ Pengurangan/ December 31,
2012 (Note 1c) Additions Deductions 2012
Doup - 13.300.915 11.288.540 - 24.589.455 Doup
Seruyung - 4.942.686 10.528.277 - 15.470.963 Seruyung
Tompira - 8.586.418 5.415.364 - 14.001.782 Tompira
Pani - 6.173.506 8.208.041 - 14.381.547 Pani
- - 2.334.073 - 2.334.073 Lanut (Extension)
J umlah - 33.003.525 37.774.295 - 70.777.820 Total
Changes during 2012
Area
Perubahan selama tahun 2012/
Area

Reklasifikasi pada tahun 2013 sebesar
US$ 23.704.458 merupakan jumlah biaya
eksplorasi dan evaluasi aset yang dipindahkan ke
properti pertambangan setelah cadangan terbukti
telah ditentukan di area of interest Seruyung
(Catatan 12).
Reclassifications in 2013 amounting to
US$ 23,704,458 represent the total cost of
exploration and evaluation assets transferred to
mining properties as proven reserves has been
determined in area of interest Seruyung area
(Note 12).

Pengurangan di tahun 2013 merupakan
penghapusan aset eksplorasi dan evaluasi
(Catatan 29).
Deduction in 2013 represents write-off of
exploration and evaluation assets (Note 29).

Biaya pinjaman yang dikapitalisasi untuk tahun-
tahun yang berakhir 31 Desember 2013 dan 2012
masing-masing sebesar nihil dan US$ 686.192
(Catatan 34).
Borrowing costs capitalized for the years ended
December 31, 2013 and 2012 amounted to
nil and US$ 686,192, respectively (Note 34).

Pemulihan aset eksplorasi dan evaluasi
bergantung pada keberhasilan pengembangan
dan eksploitasi komersial atau penjualan area of
interest tersebut.
The ultimate recovery of exploration and
evaluation assets is dependent upon successful
development and commercial exploitation or sale
of the area of interest.

Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat
penurunan nilai atas aset eksplorasi dan evaluasi
pada tanggal 31 Desember 2013 and 2012, selain
yang dihapuskan.
Management believes that there is no
impairment in values of the exploration and
evaluation assets as of December 31, 2013 and
2012, other than those written-off.


12. Properti Pertambangan 12. Mining Properties

2013 2012
Properti pertambangan pada Mining properties per area
area of interest: of interest:
Lanut dan Bakan 291.104.985 251.042.943 Lanut and Bakan
Penjom 221.501.305 211.701.675 Penjom
Seruyung 40.892.578 - Seruyung
J umlah 553.498.868 462.744.618 Total
Akumulasi amortisasi (131.209.956) (115.200.725) Accumulated amortization
Bersih 422.288.912 347.543.893 Net


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 65 -
Mutasi dari properti pertambangan berdasarkan
area of interest adalah sebagai berikut:
The changes in the mining properties per area of
interest are as follows:

1 J anuari/ 31 Desember/
January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31,
2013 Additions Deductions Reclassifications 2013
Lanut dan Bakan 193.014.836 39.846.672 (7.758.736) - 225.102.772 Lanut and Bakan
Penjom 154.529.057 10.015.000 (8.250.495) - 156.293.562 Penjom
Seruyung - 17.188.120 - 23.704.458 40.892.578 Seruyung
J umlah 347.543.893 67.049.792 (16.009.231) 23.704.458 422.288.912 Total
Area Area
Changes during 2013
Perubahan selama tahun 2013/
Akuisisi
entitas anak
(Catatan 1c)/
1 J anuari/ Acquisition 31 Desember/
January 1, of subsidiaries Penambahan/ Pengurangan/ December 31,
2012 (Note 1c) Additions Deductions 2012
Lanut dan Bakan - 186.931.233 21.374.861 (15.291.258) 193.014.836 Lanut and Bakan
Penjom - 156.795.233 8.573.000 (10.839.176) 154.529.057 Penjom
J umlah - 343.726.466 29.947.861 (26.130.434) 347.543.893 Total
Changes during 2012
Area
Perubahan selama tahun 2012/
Area


Pengurangan untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2013 dan 2012 termasuk amortisasi
properti pertambangan telah dicatat ke dalam
akun sebagai berikut:
Deductions during the years ended December 31,
2013 and 2012 represent amortization of mining
properties which were charged to the following
accounts:

2013 2012
Beban pokok penjualan 2.257.887 3.797.653 Costs of revenues
Amortisasi dan penghapusan (Catatan 29) 13.751.344 22.332.781 Amortization and write-off (Note 29)
J umlah 16.009.231 26.130.434 Total

Biaya pinjaman yang dikapitalisasi untuk tahun-
tahun yang berakhir 31 Desember 2013 dan 2012
adalah sebesar US$ 752.369 dan nihil
(Catatan 20).
Borrowing costs capitalized for the years ended
December 31, 2013 and 2012 amounted to
US$ 752,369 and nil, respectively (Note 20).

Manajemen berpendapat bahwa masing-masng
tidak terdapat penurunan nilai atas properti
pertambangan pada tanggal 31 Desember 2013
dan 2012.
Management believes that there is no
impairment in values of the mining properties as
of December 31, 2013 and 2012.


13. Goodwill 13. Goodwill

Merupakan goodwill yang diperoleh J RN atas
akusisi pada entitas anak dengan rincian sebagai
berikut:
This represents goodwill which resulted from
J RNs acquisition of the following subsidiaries:

Perubahan Selama Tahun 2013/
Changes during 2013
1 J anuari 2013/ Penambahan/ Pengurangan/ 31 Desember 2013/
January 1, 2013 Additons Deductions December 31, 2013
PT Gorontalo Sejahtera Mining 19.761.019 - - 19.761.019
PT Arafura Surya Alam 10.048.411 - - 10.048.411
PT Sago Prima Pratama 1.688.595 - - 1.688.595
J umlah/Total
31.498.025 - - 31.498.025
Nama Entitas Anak/
Name of Subsidiary

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 66 -
Perubahan Selama Tahun 2012/
Changes during 2012
Akuisisi Entitas
Anak (Catatan 1c)/
1 J anuari 2012/ Acquired Penambahan/ Pengurangan/ 31 Desember 2012/
January 1, 2012 Subsidiaries (Note 1c) Additons Deductions December 31, 2012
PT Gorontalo Sejahtera Mining - 19.761.019 - - 19.761.019
PT Arafura Surya Alam - 10.048.411 - - 10.048.411
PT Sago Prima Pratama - - 1.688.595 - 1.688.595
PT J Resources Mining Services Indonesia - - 4.463.906 (4.463.906) -
J umlah/Total
- 29.809.430 6.152.501 (4.463.906) 31.498.025
Nama Perusahaan/
Name of Subsidiary

Uji Penurunan Nilai Goodwill Impairment Test for Goodwill

Goodwill yang dialokasikan untuk UPK Grup. Goodwill is allocated to the CGUs of the Group.

J umlah terpulihkan dari UPK-UPK di atas
ditentukan berdasarkan perhitungan nilai pakai.
Nilai pakai ditentukan dengan mendiskontokan
arus kas masa depan yang diharapkan akan
dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan atas
UPK-UPK tersebut. Perhitungan nilai pakai
berdasarkan pada asumsi-asumsi berikut:
The recoverable amounts of the CGUs have
been determined based on value-in-use
calculations. Value in use was determined by
discounting the future cash flows expected to be
generated from the continuing use of the units.
The calculation of the value in use was based on
the following key assumptions:

Arus kas di masa depan ditentukan
berdasarkan proyeksi penjualan emas dan
perak. Beban operasional lainnya diestimasi
berdasarkan data historis.
Future cash flows were based on the
projected sales of gold and silver. Other
operational expenses were estimated
based on historical rate.

Tingkat diskonto sebelum pajak yang
digunakan untuk menghitung jumlah
terpulihkan adalah sebesar 6% dan 7%
masing-masing untuk tahun 2013 dan 2012,
yang merupakan tingkat suku bunga
pinjaman inkremental dari Grup.
Pre-tax discount rate of 6% and 7% in 2013
and 2012, respectively, were applied in
determining the recoverable amounts,
which is the incremental borrowing rate of
the Group.

Asumsi utama sebagaimana dijelaskan di atas
dapat berubah sejalan dengan perubahan kondisi
ekonomi dan pasar. Grup memperkirakan bahwa
kemungkinan perubahan asumsi ini tidak akan
mengakibatkan nilai tercatat UPK-UPK tersebut
melebihi jumlah terpulihkannya secara material.
The key assumptions described above may
change as economic and market conditions
change. The Group estimates that reasonably
possible changes in these assumptions would
not cause the carrying value of each CGUs to
materially exceed its recoverable amount.

Setelah akuisisi entitas anak, manajemen
mengkaji ulang dan mengevaluasi kembali bisnis
dan operasional termasuk pemulihan kelebihan
nilai wajar di atas nilai buku atas aset
teridentifikasi dari masing-masing entitas anak
yang diakuisisi. Berdasarkan penilaian dan uji
penurunan nilai, goodwill dari akuisisi J RMSI
dihapuskan pada tahun 2012. Manajemen
berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan
nilai atas goodwill pada tanggal 31 Desember
2013.
After the acquisition of subsidiaries, the
management re-assessed and re-evaluated the
business and operations including the
recoverability of the excess of fair values over net
book values of net identifiable assets of each
acquired subsidiary. Based on these
assessments and from the impairment testing,
the goodwill from acquisition of J RMSI was
written-off in 2012. As of December 31, 2013, the
management believes that there is no
impairment in carrying value of goodwill.





PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 67 -
14. Utang Usaha 14. Trade Accounts Payable

2013 2012
Pihak ketiga Third parties
PT McConnell Dowell Indonesia 3.803.776 - PT McConnell Dowell Indonesia
PT Thiess Contractors Indoensia 3.267.514 - PT Thiess Contractors Indoensia
PT ODG Wormald Indonesia 3.123.239 - PT ODG Wormald Indonesia
PT AKR Corporindo Tbk 2.198.426 1.027.391 PT AKR Corporindo Tbk
Indodrill (Malaysia) Sdn. Bhd. 1.821.000 401.518 Indodrill (Malaysia) Sdn. Bhd.
PT Manado Teknik Mandiri 1.505.054 1.410.275 PT Manado Teknik Mandiri
Atlas Copco (Malaysia) Sdn. Bhd. 1.277.586 - Atlas Copco (Malaysia) Sdn. Bhd.
Orica-CCM Energy Systems Sdn. Bhd. 881.000 1.320.000 Orica-CCM Energy Systems Sdn. Bhd.
Sime Darby Industrial Sdn. Bhd. 714.000 688.000 Sime Darby Industrial Sdn. Bhd.
Petronas Dagangan Berhad 650.000 865.000 Petronas Dagangan Berhad
PT Samudera Mulia Abadi 649.541 200.828 PT Samudera Mulia Abadi
PT Multi Nitrotama Kimia 429.622 265.669 PT Multi Nitrotama Kimia
PT Pentawira Agraha Sakti 411.992 13.668 PT Pentawira Agraha Sakti
PT Suar Alam Engineering 332.755 - PT Suar Alam Engineering
Burklyn Trading Pte. Ltd. 297.000 - Burklyn Trading Pte. Ltd.
PT Arta Batrindo 296.000 - PT Arta Batrindo
ME Elecmetal 292.000 - ME Elecmetal
Professional Cost Consultant (Australia) Pty. Ltd. 290.050 - Professional Cost Consultant (Australia) Pty. Ltd.
Shell Malaysia Trd Sdn. Bhd. 265.000 - Shell Malaysia Trd Sdn. Bhd.
Yep Brothers Construction Sdn. Bhd. 256.000 - Yep Brothers Construction Sdn. Bhd.
PT Wira Ariandi Utama 249.576 - PT Wira Ariandi Utama
Dow Chemical Pacific (Singapore) Pte. Ltd. 240.000 67.000 Dow Chemical Pacific (Singapore) Pte. Ltd.
PT Kemindo Cao Resources 221.227 - PT Kemindo Cao Resources
PT Germanister Lloyd Nusantara 215.593 - PT Germanister Lloyd Nusantara
Boliver International 211.000 - Boliver International
PT KSB Indonesia 193.629 - PT KSB Indonesia
Hiap Seng Tyre Sdn. Bhd. 191.000 - Hiap Seng Tyre Sdn. Bhd.
CV. Putra Abdi Sarana 187.669 - CV. Putra Abdi Sarana
PT Indramas Enviro Karya 182.211 - PT Indramas Enviro Karya
PT Prima Unggul Sedayu 176.220 - PT Prima Unggul Sedayu
PT GL-Nusantara (GL-Noble Denton) 171.847 - PT GL-Nusantara (GL-Noble Denton)
CV Banua Perkasa 167.347 35.539 CV Banua Perkasa
PT GCC Services Indonesia 166.578 - PT GCC Services Indonesia
PT Intertek Utama Services 152.461 586.948 PT Intertek Utama Services
Shelook RED (Beijing) Co. Ltd. 140.054 - Shelook RED (Beijing) Co. Ltd.
PT Atlas Copco Nusantara 123.231 298 PT Atlas Copco Nusantara
PT Indodrill Indonesia 122.706 3.742.761 PT Indodrill Indonesia
PT Bambang Djaja 110.880 - PT Bambang Djaja
PT Adimitra Prima Lestari 99.815 125.791 PT Adimitra Prima Lestari
Toko Mulia Motor 71.014 177.881 Toko Mulia Motor
PT Prasmanindo Boga Utama 66.695 205.669 PT Prasmanindo Boga Utama
PT Mekanindo Pratama 44.828 715.074 PT Mekanindo Pratama
PT Energy Logistic 12.500 196.107 PT Energy Logistic
PT Asahi Diamond Industrial Indonesia 9.053 163.829 PT Asahi Diamond Industrial Indonesia
CSBP Limited - 1.319.100 CSBP Limited
Yee Long Engineering Sdn. Bhd. - 586.000 Yee Long Engineering Sdn. Bhd.
Lim Brothers Tyre & Auto - 582.000 Lim Brothers Tyre & Auto
PT Parts Sentra Indomandiri - 492.229 PT Parts Sentra Indomandiri
PT Indo Star Aviation - 221.827 PT Indo Star Aviation
PT Bajra Mandalasakti - 167.317 PT Bajra Mandalasakti
CV Meryati Bersaudara - 123.983 CV Meryati Bersaudara
Lain-lain (masing-masing kurang dari US$ 100.000) 7.060.053 10.022.345 Others (less than US$ 100,000 each)
J umlah 33.348.742 25.724.047 Total


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 68 -
Umur utang usaha adalah sebagai berikut: The aging of trade accounts payable is as
follows:

2013 2012
Kurang dari atau sama dengan 1 bulan 24.202.291 16.782.816 Less than or equal to 1 month
Lebih dari 1 bulan tapi kurang dari 3 bulan 4.168.230 3.076.742 More than 1 month but less
Lebih dari 3 bulan 4.978.221 5.864.489 More than 3 months
Total 33.348.742 25.724.047 Total

Utang usaha berdasarkan mata uang adalah
sebagai berikut:
Trade accounts payable by currencies are as
follows:

2013 2012
Dolar Amerika Serikat 25.068.252 12.095.881 U.S. Dollar
Mata uang asing (Catatan 38) Foreign currencies (Note 38)
Ringgit Malaysia 4.431.312 10.217.000 Malaysian Ringgit
Rupiah 3.702.804 3.105.981 Rupiah
Dolar Australia 146.374 296.788 Australian Dollar
Euro - 8.397 Euro
Total 33.348.742 25.724.047 Total

15. Utang Pajak 15. Taxes Payable

2013 2012
Pajak penghasilan Income taxes
Pasal 4 ayat 2 381.443 697 Article 4 (2)
Pasal 15 3.741 2.908 Article 15
Pasal 21 2.099.115 1.399.054 Article 21
Pasal 23 678.181 240.026 Article 23
Pasal 25 406.579 242.472 Article 25
Pasal 26 29.300 - Article 26
Pasal 29 - 3.615.739 Article 29
Pajak Pertambahan Nilai 1.827.823 379.339 Value Added Tax
Pajak penghasilan badan entitas anak Corporate income tax of foreign
di luar negeri 369.000 3.986.000 subsidiaries
J umlah 5.795.182 9.866.235 Total

Kecuali entitas anak diluar negeri, besarnya pajak
yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan
pajak yang dilakukan sendiri oleh wajib pajak (self-
assessment). Berdasarkan Undang-undang
No. 28 Tahun 2007 mengenai Perubahan Ketiga
atas Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan,
Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas
perhitungan pajak dalam jangka waktu 5 tahun
setelah terutangnya pajak, dengan beberapa
pengecualian, sedangkan untuk tahun pajak 2007
dan sebelumnya ketetapan tersebut berakhir
paling lama pada akhir tahun pajak 2013.
Except for foreign subsidiaries, the filing of tax
returns is based on the Groups own calculation
of tax liabilities (self-assessment). Based on the
third amendment of the General Taxation
Provisions and Procedures No. 28 Year 2007,
the time limit for the tax authorities to assess or
amend taxes was reduced to five (5) years,
subject to certain exceptions, since the tax
became payable and for year 2007 and prior
years, the time limit ended on fiscal year 2013.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 69 -
16. Beban Akrual 16. Accrued Expenses

2013 2012
Bunga 7.474.876 524.284 Interest
Beban keuangan 2.255.110 - Financial charges
J asa profesional 664.915 302.429 Professional fees
Royalti 636.505 886.606 Royalty
Gaji dan tunjangan karyawan 426.289 528.055 Salaries and wages
Lain-lain 1.846.278 2.476.245 Others
J umlah 13.303.973 4.717.619 Total

17. Pinjaman kepada Pihak Ketiga 17. Loan from a Third Party

Pada tanggal 1 April 2013, J RN, entitas anak,
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman
dengan Burklyn Trading Pte. Ltd, pihak ketiga,
dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
US$ 35.000.000 dan dikenakan tingkat suku
bunga 6% per tahun. Pinjaman ini tanpa jaminan
dan akan jatuh tempo pada tanggal
31 J anuari 2016. Berdasarkan perjanjian
perubahan tanggal 1 Agustus 2013, jumlah
fasilitas pinjaman ini ditingkatkan menjadi sebesar
US$ 70.000.000.
On April 1, 2013, J RN, a subsidiary, entered into
a loan facility agreement with Burklyn Trading
Pte. Ltd, a third party, with a maximum facility of
US$ 35,000,000 which bears interest at 6% per
annum. This unsecured loan will be due on
J anuary 31, 2016. Based on amendment
agreement dated August 1, 2013, the loan facility
was increased to a maximum of US$ 70,000,000.

Pada tanggal 31 Desember 2013, saldo pinjaman
J RN kepada Burklyn Trading Pte. Ltd sebesar
US$ 41.840.000.
As of December 31, 2013, outstanding loan of
J RN to Burklyn Trading Pte. Ltd. amounted to
US$ 41,840,000.

Beban bunga pada tahun 2013 adalah sebesar
US$ 1.705.653 (Catatan 30).
Interest expense in 2013 amounted to
US$ 1,705,653 (Note 30).


18. Utang Lembaga Keuangan Bukan Bank 18. Loans From Non-Bank Financial Institutions

Pada tahun 2013 dan 2012, J RN memperoleh
fasilitas pembiayaan dari PT Bank Central Asia
Finance dengan jumlah fasilitas masing-masing
sebesar Rp 2.149.880.000 dan Rp 5.541.000.000.
J angka waktu pinjaman masing-masing tiga puluh
enam (36) bulan dengan tingkat suku bunga
sebesar 7,28% - 9,64% per tahun.
In 2013 and 2012, J RN obtained financing
facilities from PT Bank Central Asia Finance with
maximum credit facilities amounting to
Rp 2,149,880,000 and Rp 5,541,000,000,
respectively. The term of these facilities are
thirty-six (36) months and bears an interest
of 7.28% to 9.64% per annum.

Pada tahun 2013 dan 2012, beban bunga
pinjaman ini masing-masing sebesar US$ 59.814
dan US$ 39.931 (Catatan 30).
In 2013 and 2012, interest expense on these
loans amounted to US$ 59,814 and US$ 39,931,
respectively (Note 30).



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 70 -
J adwal pembayaran utang lembaga keuangan
bukan bank adalah sebagai berikut:
The repayment schedule of loans from non-bank
financial institutions is as follows:

2013 2012
Pembayaran yang jatuh tempo: Payments due in:
2013 - 162.467 2013
2014 196.302 176.747 2014
2015 119.738 74.626 2015
2016 31.690 - 2016
J umlah 347.730 413.840 Total
Dikurangi: bagian utang yang akan
jatuh tempo dalam waktu satu tahun (196.302) (162.467) Less: current portion
Bagian utang setelah dikurangi
bagian yang akan jatuh tempo
dalam waktu satu tahun 151.428 251.373 Long-term portion

19. Liabilitas Sewa Pembiayaan 19. Finance Lease Liabilities

Rincian atas akun ini adalah: The details of this account are as follows:

Lembaga Pembiayaan/ Lessee/ Aset Sewa/ Nilai Sewa/ J angka Waktu/ Tingkat Suku Bunga Efektif/
Lessor Lessee Leased Asset Lease Amount Lease Period Effective Interest Rate
2013
PT Caterpillar Finance Indonesia J RN Alat berat/ US$ 23.797.851 5 tahun/years 5,23% - 5,27% per tahun/annum
Heavy equipment
PT Caterpillar Finance Indonesia J RBM Alat berat/ US$ 1.936.094 4 tahun/years 5,23% - 5,27% per tahun/annum
Heavy equipment
PT Caterpillar Finance Indonesia SPP Alat berat/ US$ 3.506.237 4 tahun/years 5,23% - 5,27% per tahun/annum
Heavy equipment
PT Komatsu Astra Finance J RBM Alat berat/ US$ 4.461.980 4 tahun/years 4,57% - 5,26% per tahun/annum
Heavy equipment
PT Komatsu Astra Finance SPP Alat berat/ US$ 4.343.100 4 tahun/years 4,57% - 5,26% per tahun/annum
Heavy equipment
PT Orix Finance Indonesia SPP Alat berat/ US$ 1.665.576 4 tahun/years 6% per tahun/annum
Heavy equipment
2012
PT Caterpillar Finance Indonesia J RN Alat berat/ US$ 12.137.003 5 tahun/years 5,06% - 5,10% per tahun/annum
Heavy equipment
2009
Public Bank Bhd J PRG Kendaraan/ MYR 162.000 4 tahun/years 6,12% - 6,14% per tahun/annum
Vehicle
TC Capital Resources Sdn Bhd J PRG Kendaraan/ MYR 111.000 4 tahun/years 3,79% per tahun/annum
Vehicle












PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 71 -
J adwal pembayaran liabilitas sewa pembiayaan
pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 adalah
sebagai berikut:
The schedule of future minimum lease payments
as of December 31, 2013 and 2012 are as follows:

2013 2012
Pembayaran yang jatuh tempo pada tahun: Payments due in:
2013 - 2.074.883 2013
2014 13.454.785 2.299.643 2014
2015 12.897.600 2.299.643 2015
2016 12.343.210 2.299.643 2016
2017 9.586.696 2.034.101 2017
2018 1.833.165 - 2018
J umlah pembayaran liabilitas sewa
pembiayaan minimum 50.115.456 11.007.913 Total minimum lease payments
Dikurangi: bunga atas pembayaran
liabilitas sewa pembiayaan minimum (4.737.222) (66.809) Less: minimum interest payments
Nilai sekarang pembayaran liabilitas Present value of minimum lease
sewa pembiayaan minimum 45.378.234 10.941.104 payments
Dikurangi: bagian liabilitas sewa
pembiayaan yang akan jatuh tempo
dalam waktu satu tahun (11.408.664) (2.008.074) Less: current portion
Liabilitas sewa pembiayaan yang
akan jatuh tempo dalam waktu lebih
dari satu tahun 33.969.570 8.933.030 Long-term portion

Pada tahun 2013 dan 2012, beban bunga sewa
pembiayaan ini masing-masing sebesar
US$ 1.683.363 dan US$ 86.451 (Catatan 30).
In 2013 and 2012, interest expense on these
finance leases amounted to US$ 1,683,363 and
US$ 86,451, respectively (Note 30).


20. Pinjaman Bank Jangka Panjang 20. Long-Term Bank Loans

2013 2012
Pihak ketiga - Dolar Amerika Serikat Third parties - U.S. Dollar
Pinjaman sindikasi 240.000.000 - Syndicated loan
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 7.906.946 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Permata Tbk 4.183.138 - PT Bank Permata Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk - 128.458.224 PT Bank CIMB Niaga Tbk
J umlah 252.090.084 128.458.224 Total
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (5.029.494) (4.157.153) Unamortized transaction costs
J umlah - bersih 247.060.590 124.301.071 Net
Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo
dalam satu tahun Less current portion
Utang sindikasi 32.250.000 - Syndicated loan
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 2.301.731 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Permata Tbk 1.075.971 - PT Bank Permata Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk - 14.557.637 PT Bank CIMB Niaga Tbk
J umlah 35.627.702 14.557.637 Total
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (1.773.163) (1.097.606) Unamortized transaction costs
J umlah - bersih 33.854.539 13.460.031 Net
Bagian yang akan jatuh tempo lebih
dari satu tahun 213.206.051 110.841.040 Long-term portion

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 72 -
J adwal pembayaran kembali pinjaman bank
jangka panjang adalah sebagai berikut:
The repayment schedule of long-term bank loans
is as follows:

2013 2012
Pembayaran yang jatuh tempo pada tahun: Payments due in:
2013 - 14.557.637 2013
2014 35.627.701 21.903.459 2014
2015 63.696.913 34.249.282 2015
2016 72.296.913 46.595.105 2016
2017 80.468.557 11.152.741 2017
J umlah 252.090.084 128.458.224 Total

Pinjaman Sindikasi Syndicated Loan

Pada tanggal 14 November 2013, J RN, J RBM dan
SPP, sebagai peminjam dalam negeri dan J BV,
J RGL, dan SRS, sebagai peminjam luar negeri
memperoleh fasilitas pinjaman sindikasi dari
Indonesia Eximbank (Exim), PT Bank Permata Tbk
(Permata), PT Bank ICBC Indonesia (ICBC),
PT Bank QNB Kesawan Tbk (QNB) dan Qatar
National Bank S.A.Q (SAQ) dengan jumlah
fasilitas pinjaman sebesar US$ 275 juta. J angka
waktu pinjaman sindikasi tersebut sampai dengan
30 Desember 2017. Pada tanggal 31 Desember
2013, jumlah fasilitas pinjaman yang telah
dicairkan oleh Grup sebesar US$ 240 juta.
On November 14, 2013, J RN, J RBM and SPP,
as onshore borrowers, and J BV, J RGL and SRS,
as offshore borrowers, obtained a syndicated
loan facility from Indonesia Eximbank (Exim),
PT Bank Permata Tbk (Permata), PT Bank ICBC
Indonesia (ICBC), PT Bank QNB Kesawan Tbk
(QNB), and Qatar National Bank S.A.Q (SAQ)
with total credit facilities of US$ 275 million.
The term of syndicated loan is until
December 30, 2017. As of December 31, 2013,
total loan drawdowns by the Group amounted to
US$ 240 million.


Fasilitas pinjaman tersebut terdiri dari Fasilitas A
sebesar US$ 200 juta, Fasilitas B sebesar US$ 50
juta, dan Fasilitas C sebesar US$ 25 juta.
Peminjam dalam negeri harus menggunakan
pinjaman Fasilitas A dengan prioritas untuk
membayar biaya-biaya (termasuk biaya legal,
biaya dibayar dimuka dan biaya komitmen), biaya
pajak yang terjadi sehubungan dengan pinjaman
tersebut dan pelunasan fasilitas yang ada, dan
pendanaan saldo minimum yang diperlukan di
setiap akun Debt Service Reserve Account
(DSRA), serta untuk melunasi fasilitas pinjaman
yang ada; sebesar US$ 50 juta akan digunakan
oleh J RBM untuk modal kerja dan pembangunan
infastruktur Proyek Bakan; dan sebesar US$ 55
juta akan digunakan oleh SPP untuk modal kerja
pembangunan infrastruktur Proyek Seruyung.
Fasilitas B akan digunakan oleh J RGL untuk
pembangunan infrastruktur Proyek Penjom.
Fasilitas C digunakan sebagai modal kerja umum
oleh peminjam dalam negeri.
The loan facility consists of Facility A amounting
to US$ 200 million, Facility B amounting to
US$ 50 million, and Facility C amounting to
US$ 25 million. Onshore borrowers shall apply all
amount borrowed under facility Facility A in the
following order of priority, for payments of fees
(including legal fees, prepayment fees, and
commitment fees), taxes incurred by the
borrowers in connection with the facilities and the
repayment of the existing facilities and funding
the minimum required balance in each of Debt
Service Reserve Accounts (DSRA); repayment of
the existing facilities in full; US$ 50 million shall
be utilized by J RBM for financing and/ or
refinancing, capital expenditure and/ or the
development of the infrastructure in respect of
Bakan Project; and US$ 55 million shall be
utilized by SPP for financing and/or development
and infrastructure in respect of Seruyung Project.
Facility B shall be utilized by J RGL for financing
and/ or refinancing capital expenditure and/or
the development of the infrastructure in respect
of Penjom Project. Facility C shall be used for
general working capital purposes of onshore
borrowers.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 73 -
Masing-masing fasilitas pinjaman dikenakan
bunga agregat per tahun yaitu London Interbank
Offered Rate (LIBOR) dan Margin. Sebelum atau
sampai dengan 31 Desember 2014 Margin adalah
sebesar 6% untuk pemberi pinjaman dalam negeri
(Exim, ICBC, Permata dan QNB) dan 5,75% untuk
pemberi pinjaman luar negeri (SAQ), dan setelah
31 Desember 2014 Margin adalah sebesar 5,75%,
untuk pemberi pinjaman dalam negeri dan 5%
untuk pemberi pinjaman luar negeri.
The interest rate of each facility is the aggregate
percentage per annum of London Interbank
Offered Rate (LIBOR) and Margin. The Margin
is 6% in respect of Onshore lender (Exim, ICBC,
Permata and QNB) and 5.75% in respect of
Offshore lender (SAQ) on or prior to
December 31, 2014 and 5.75% in respect of
Onshore Lender and 5% in respect of Offshore
Lender after December 31, 2014.

Fasilitas pinjaman sindikasi ini dijamin dengan
jaminan fidusia atas aset bergerak, piutang,
persediaan, bangunan, penerimaan asuransi,
51% dari seluruh saham J RN yang ditempatkan
oleh Perusahaan, dan 100% dari seluruh saham
J RN yang ditempatkan pada entitas anak yang
ikut serta dalam pinjaman sindikasi.
The security under the syndicated loan facility
are fiducias of moveable assets, receivable,
inventory, buildings, insurance proceeds, and
51% of the Companys shares in J RN, all of
J RNs shares in subsidiaries that entered into
syndicated loan facility.

J RN harus memastikan kondisi keuangan sebagai
berikut:
J RN is required to maintain financial ratios and
conditions as follows:

a. Rasio keuangan: a. Financial ratios:

Debt to Equity Ratio tidak melebihi
1,25:1 mulai 31 Desember 2013.
The ratio of Total Debt to Equity not to
exceed 1.25:1 from December 31,
2013.
Debt to EBITDA Ratio ini tidak melebihi: The ratio of Total Debt to EBITDA
shall not exceed:
i. 5,0:1 pada tanggal 30 J uni 2014
dan 30 September 2014;
i. 5.0:1 on J une 30, 2014 and
September 30, 2014;
ii. 3,5:1 pada tanggal 31 Desember
2014;
ii. 3.5:1 as of December 31, 2014;
iii. 3,0:1 setelah 31 Desember 2014
sampai dengan akhir masa
pinjaman
iii. 3.0:1 after December 31, 2014
until the end of term of loan

EBITDA to Debt Service Ratio, mulai
dari 31 Desember 2013, tidak kurang
dari 1,2:1.

The ratio of Adjusted EBITDA to Debt
Service, from December 31, 2013,
shall not be less than 1.2:1.

b. J RN harus memastikan produksi emas dari
entitas anak lebih besar atau sama dengan
75% dari tingkat estimasi produksi yang
dimuat di dalam anggaran.
b. J RN shall ensure that gold production
levels of the Group are all at times greater
than or equal to 75% of the projected and
budgeted production levels set out in the
Budget.

c. J RN harus memenuhi Reserve Tail Ratio
tidak kurang dari 1,2:1
c. J RN shall procure that at all times the
Reserve Tail Ratio shall not be less than
1.2:1

Periode pengujian untuk persyaratan rasio-rasio
keuangan di atas dilakukan setiap tiga bulan mulai
dari akhir tahun Desember 2013.
Testing period for the requirement of the financial
ratios are every three months starting from the
end of December 2013.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 74 -
Peminjam diharuskan untuk memenuhi
pembatasan pinjaman tertentu selain pembatasan
keuangan diantaranya, membatasi peminjam
untuk menjual, menyewakan, mengalihkan atau
melepaskan aset, melakukan demerger, merger or
corporate reconstruction, untuk membayar atau
mengumumkan dividen, dan mengubah kegiatan
usahanya tanpa persetujuan tertulis dari kreditur.
The borrowers is required to fulfill certain loan
covenants other than the financial covenants
which among others, restrict the borrowers to
sell, lease, transfer or dispose their assets;
conduct demerger, merger or corporate
reconstruction; to pay or declare dividends; and
to change the nature of their business without
a written consent from the lenders.

Rincian saldo pinjaman berdasarkan anggota
sindikasi adalah sebagai berikut:
The details of the outstanding balance of the
facility based on syndicated participants are
as follows:

2013
Indonesia Eximbank 95.250.000 Indonesia Eximbank
PT Bank Permata Tbk 52.250.000 PT Bank Permata Tbk
PT Bank QNB Kesawan Tbk 23.000.000 PT Bank QNB Kesawan Tbk
PT Bank ICBC Indonesia 23.000.000 PT Bank ICBC Indonesia
Qatar National Bank S.A.Q. 46.500.000 Qatar National Bank S.A.Q.
J umlah 240.000.000 Total

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon)

Pada tangal 22 Mei 2013, J RBM dan SPP, entitas
anak, memperoleh fasilitas pinjaman dari
Danamon untuk pembiayaan pembelian alat-alat
berat, dengan jumlah maksimum pinjaman
keseluruhan sebesar US$ 10.000.000. J angka
waktu pinjaman 48 bulan terhitung sejak setiap
tanggal penarikan termasuk 3 bulan masa
tenggang (grace period). Fasilitas pinjaman
tersebut dikenakan tingkat bunga 6% per tahun
dan dijamin dengan aset tetap (Catatan 9).
On May 22, 2013, J RBM and SPP, subsidiaries,
have obtained loan facilities from Danamon, for
heavy equipment financing with total maximum
loan facilities of US$ 10,000,000. The term of
loan facilities are 48 months as of each
drawdown date including 3 months grace period.
These loans bear interest at 6% per annum and
secured with property, plant and equipment
(Note 9).


PT Bank Permata Tbk (Permata) PT Bank Permata Tbk (Permata)

Pada tanggal 21 J uni 2013, J RBM dan SPP,
entitas anak, memperoleh fasilitas pinjaman dari
Permata untuk pembiayaan pembelian alat-alat
berat dengan jumlah maksimum pinjaman sebesar
US$ 10.000.000. J angka waktu pinjaman adalah
48 bulan termasuk 3 bulan availability period dan
6 bulan masa tenggang (grace period). Tingkat
bunga untuk fasilitas pinjaman tersebut adalah 6%
per tahun dan dijamin dengan aset tetap
(Catatan 9).
On J une 21, 2013, J RBM and SPP, subsidiaries,
have obtained loan facilities from Permata for
heavy equipment financing with total maximum
facilities of US$ 10,000,000. The term of loans
shall be 48 months including 3 months availability
period and 6 months grace period. These loan
bear interest at 6% per annum.and secured with
property, plant and equipment (Note 9).

J RBM dan SPP telah menandatangani Akta
Perubahan Pertama Pemberian Fasilitas
Perbankan No. 8 dan 10 pada tanggal
2 Agustus 2013.
J RBM and SPP have signed Deed of First
Amendment Providing Banking Facilities No. 8
and 10 on August 2, 2013.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 75 -
Mulai J uni 2014, J RBM dan SPP diharuskan untuk
mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai
berikut:
Starting J une 2014, J RBM and SPP are required
to maintain financial ratios as follows:

Debt to Equity Ratio maksimum 4,0:1 Total Debt to Equity Ratio maximum 4.0:1

Debt Service Coverage Ratio minimum 1,1:0 Total Debt Service Coverage Ratio minimum
1.1:0

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga)

Pada tanggal 2 Oktober 2012, J RN, sebagai
peminjam, menandatangani Secured Facility
Agreement sebesar US$ 135 juta dengan
beberapa pihak sebagai kreditur, dan CIMB Niaga
sebagai arranger dan agen. Pinjaman tersebut
dibagi dalam empat tranche, yaitu dengan fasilitas
masing-masing sebesar US$ 90 juta (Tranche A),
US$ 15 juta (Tranche B), US$ 25 juta (Tranche C)
dan US$ 5 juta (Tranche D). Tranche A digunakan
untuk melakukan pembayaran fasilitas pinjaman
yang masih tersisa, Tranche B digunakan untuk
pembangunan infastruktur Proyek Bakan,
Tranche C digunakan untuk Proyek Penjom dan
Tranche D digunakan untuk modal kerja aset Grup
yang berada di Indonesia. Masing-masing
pinjaman ini dikenakan bunga dengan persentase
per tahun yang lebih tinggi antara 7% atau margin
ditambah dengan average reference bank rate dan
berjangka waktu lima (5) tahun untuk Tranche A, B
dan C dan satu (1) tahun untuk Tranche D
terhitung sejak tanggal penandatangan perjanjian
kredit.
On October 2, 2012, J RN, as borrower, entered
into a US$ 135 million Secured Facility
Agreement with, among other parties, certain
financial institutions listed therein, as original
lenders, and CIMB Niaga, as arranger and agent.
The loan has four (4) tranches with a credit
facility of US$ 90 million (Tranche A),
US$ 15 million (Tranche B), US$ 25 million
(Tranche C) and US$ 5 million (Tranche D),
respectively. Tranche A is used for repayment of
the Existing Facility, Tranche B is used for the
development of infrastructures of the Bakan
Project, Tranche C is used to pay the loans from
J RGL to the Company in respect to the Penjom
Project, and Tranche D is used for general
working capital purposes in relation to the assets
of the Group located in Indonesia. The rate of
interest on each tranche is the percentage rate
per annum which is the higher of 7% or
aggregate of margin plus average reference bank
rate with term of five (5) year for Tranche A, B
and C and one (1) year for Tranche D from
signing of the facility agreement.

Fasilitas kredit ini dijamin dengan 51% dari seluruh
saham J RN yang ditempatkan oleh pemegang
saham, 100% dari seluruh saham J RN yang
ditempatkan pada entitas anak, piutang
(Catatan 5), persediaan (Catatan 6), dan aset
tetap (Catatan 9).
This facility is collateralized by 51% of the total
shares issued to J RNs shareholders, all of J RNs
shares in its subsidiaries, receivables (Note 5),
inventories (Note 6) and property, plant and
equipment (Note 9).

J RN diharuskan untuk mempertahankan rasio-
rasio keuangan sebagai berikut:
J RN is required to maintain financial ratios as
follows:

Debt to Equity Ratio tidak melebihi 2,0:1 mulai
dari 1 Oktober 2012 - 31 Desember 2015 dan
mulai 1 J anuari 2016 sampai dengan tanggal
jatuh tempo tidak melebihi 1,0:1.
Total Debt to Equity Ratio not to exceed 2.0:1
from October 1, 2012 - December 31, 2015
and from J anuary 1, 2016 until the maturity
date not to exceed 1.0:1.

Debt to EBITDA tidak melebihi 3,0:1 mulai
dari 1 Oktober 2012 - 31 Desember 2013 dan
mulai 1 J anuari 2014 sampai dengan
31 Desember 2016 tidak melebihi 2,0:1 dan
mulai 1 J anuari 2016 sampai dengan tanggal
jatuh tempo tidak melebihi 1,0:1.
Total Debt to EBITDA not to exceed 3.0:1
from October 1, 2012 - December 31, 2013
and from J anuary 1, 2014 until the
December 31, 2016 not to exceed 2.0:1 and
from J anuary 1, 2016 until the maturity date
not to exceed 1.0:1.

EBITDA to Debt Service Ratio tidak kurang
dari 2,0:1
EBITDA to Debt Service Ratio shall not be
less than 2.0:1
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 76 -
J RN dan perusahaan yang diakuisisi diberi
batasan-batasan dengan tidak boleh terlibat dan
mengadakan transaksi-transaksi sebagai berikut
kecuali dengan persetujuan tertulis dari pemberi
pinjaman:
J RN and acquired companies shall not enter into
following, among others, transactions, excepts
generally with written consent from the lender or
agent:


Penjualan aset-aset, kecuali yang tertera di
perjanjian;
Dispose of any asset, except as provided in
the agreement;

Merger, kecuali untuk reorganisasi yang
diijinkan;
Merger, except for the permitted
reorganization;

Perubahan bisnis atas perusahaan-
perusahaan yang diakuisisi;
Change of business of acquired companies;

Akuisisi suatu perusahaan atau aset bisnis
atau pengambilalihan oleh perusahaan-
perusahaan yang diakuisisi, kecuali untuk
reorganisasi yang diijinkan;
Acquisition, except for the Permitted
Reorganization, of any company, business
assets or undertakings, by any of the
acquired company;

Memperoleh pinjaman dari pihak lain, atau
memberi pinjaman kepada pihak manapun
(kecuali atas transaksi usaha normal),
memberikan jaminan atas kewajiban pihak
lain; dan
Make any loans, grant any credit (except in
the ordinary course of business), give any
guarantee or indemnity, voluntarily assume
any liability of any obligation of any person;
and

Mendapat, menciptakan atau mengijinkan
untuk menciptakan utang finansial
Incur, create or permit to create any financial
indebtedness

J RN dan pihak-pihak yang terlibat dalam
perjanjian diharuskan untuk melakukan dan
mempertahankan lindung nilai komoditas
(commodity hedging agreement) atas produksi
emas berdasarkan produksi dan harga emas
minimum seperti yang dijelaskan di perjanjian
(Catatan 36).
J RN and parties in the security documents are
required to enter into and maintain the
commodity hedging agreement on their gold
production volume based on the minimum
volume of production and price as defined in the
agreement (Note 36).

Pada tanggal 20 November 2013, J RN telah
melunasi seluruh saldo pinjaman dan CIMB Niaga
telah melepaskan jaminan atas pinjaman.
On November 20, 2013, J RN has fully paid the
outstanding loan and CIMB Niaga has released
all the collaterals.

Beban bunga pinjaman bank jangka panjang
dialokasikan sebagai berikut:
Interest expense of long-term bank loan is
allocated as follows:

2013 2012
Properti pertambangan (Catatan 12) 752.369 - Mining properties (Note 12)
Beban bunga dan keuangan Interest and other financial charges
lainnya (Catatan 30) 14.777.006 10.195.513
J umlah 15.529.375 10.195.513 Total






PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 77 -
21. Cadangan Biaya Reklamasi dan Penutupan
Tambang
21. Reclamation and Mine Closure Reserve

Akun ini merupakan estimasi biaya dari J RBM dan
J RGL yang berhubungan dengan biaya reklamasi
dan penutupan tambang yang akan terjadi pada
akhir masa produksi tambang.
This account represents estimated costs of
J RBM and J RGL related to the reclamation and
mine closure cost to be incurred at the end of a
mines life.

Mutasi dari cadangan biaya reklamasi dan
penutupan tambang adalah sebagai berikut:
The movements in the reclamation and mine
closure reserve are as follows:

2013 2012
Cadangan biaya reklamasi Reclamation reserve
Saldo awal tahun 212.754 - Balance at the beginning of the year
Penambahan selama tahun berjalan 157.751 672.139 Addition during the year
Pengeluaran selama tahun berjalan (128.816) (459.385) Expenditures during the year
Saldo akhir tahun 241.689 212.754 Balance at the end of the year
Cadangan penutupan tambang Mine closure reserve
Saldo awal tahun 9.823.357 - Balance at beginning of the year
Saldo entitas anak pada tanggal Balance of the acquired subsidiaries at
akuisisi (Catatan 1c) - 8.389.479 acquisition date (Note 1c)
Penambahan selama tahun berjalan 265.000 1.433.878 Addition during the year
Saldo akhir tahun 10.088.357 9.823.357 Balance at the end of the year
J umlah 10.330.046 10.036.111 Total

Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan pada
tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 sudah
memadai untuk menutupi semua liabilitas yang
timbul dari aktivitas penutupan tambang.
The management believes that the reserve as of
December 31, 2013 and 2012 is adequate to
cover all liabilities arising from the mine closure
activities.

Berdasarkan Surat Keputusan
No. 964/30/DJ B/2013 tanggal 11 J uni 2013 dan
No.1329/30/DJ B/2012 tanggal 20 April 2012 dari
Direktorat J enderal Mineral, Batubara, dan Panas
Bumi, provisi biaya reklamasi J RBM untuk tahun-
tahun yang berakhir 31 Desember 2013 dan 2012
masing-masing sebesar US$ 157.151 dan
US$ 672.139.
Based on Decision Letter from Director General
of Mineral, Coal and Geothermal
No. 964/30/DJ B/2013 dated J une 11, 2013, and
No.1329/30/DJ B/2012, dated April 20, 2012,
provision for reclamation of J RBM for the years
ended December 31, 2013 and 2012 amounted
to US$ 157,151 and US$ 672,139, respectively.

J RBM telah mengakui estimasi cadangan terkait
penutupan tambang dalam bentuk cadangan
secara akuntansi. Pada tanggal 24 November
2009, J RBM telah menyerahkan rencana
penutupan tambang untuk proyek Lanut Utara.
Pada tanggal 29 J anuari 2013, J RBM mengajukan
permohonan penyampaian laporan perbaikan
rencana penutupan tambang kepada Direktorat
J enderal Mineral dan Batubara selambat-
lambatnya pada bulan J uni 2013. Sampai dengan
tanggal penyelesaian laporan keuangan
konsolidasian, J RBM masih dalam proses
menyusun dokumen sehubungan dengan laporan
perbaikan tersebut.
J RBM has recognized an estimated reserve
relating to the mining closure in the form of
an accounting reserve. On November 24, 2009,
J RBM has submitted draft mine closure plan for
North Lanut project. On J anuary 29, 2013, J RBM
submit request letter to Directorate General of
Mining and Coal for extension period to submit
the revised mine closure plan not later than J une
2013. As of the completion date of the
consolidated financial statements, J RBM is still in
the process of completing the documents related
to the revised mine closure plan.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 78 -
22. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas
Keuangan
22. Fair Value of Financial Assets and Liabilities

Nilai wajar adalah nilai dimana suatu instrumen
keuangan dapat dipertukarkan antara pihak yang
memahami dan berkeinginan untuk melakukan
transaksi wajar, dan bukan merupakan nilai
penjualan akibat kesulitan keuangan atau likuidasi
yang dipaksakan. Nilai wajar diperoleh dari
kuotasi harga atau model arus kas diskonto.
Fair value is defined as the amount at which the
financial instruments could be exchanged in
a current transaction between knowledgeable,
willing parties in an arms length transaction,
other than in a forced sale or liquidation. Fair
values are obtained from quoted prices,
discounted cash flows model, as appropriate.

Berikut adalah nilai tercatat dan estimasi nilai
wajar atas aset dan liabilitas keuangan Grup pada
tanggal 31 Desember 2013 dan 2012:
The following table sets forth the carrying
amounts and estimated fair values of the Groups
financial assets and financial liabilities as of
December 31, 2013 and 2012:

Estimasi Estimasi
Nilai Wajar/ Nilai Wajar/
Nilai Tercatat/ Estimated Nilai Tercatat/ Estimated
Carrying Value Fair Value Carrying Value Fair Value
Aset Keuangan Financial Assets
Pinjaman yang diberikan dan piutang Loan and receivables
Kas 26.791.401 26.791.401 8.622.284 8.622.284 Cash
Piutang usaha - - 3.586.738 3.586.738 Trade accounts receivable
Piutang lain-lain 1.856.868 1.856.868 2.388.181 2.388.181 Other accounts receivable
Deposito berjangka yang dibatasi Restricted time deposits
pencairanya dan lain-lain (Catatan 8) 1.335.950 1.335.950 1.975.556 1.975.556 and others (Note 8)
Piutang pihak berelasi non-usaha 3.038.647 3.038.647 1.344.180 1.344.180 Due from a related party
Aset tidak lancar lain-lain 1.776.599 1.776.599 48.353 48.353 Other noncurrent assets
Jumlah Aset Keuangan 34.799.465 34.799.465 17.965.292 17.965.292 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas keuangan lain-lain Other financial liabilities
Utang usaha 33.348.742 33.348.742 25.724.047 25.724.047 Trade accounts payable
Beban akrual 13.303.973 13.303.973 4.717.619 4.717.619 Accrued expenses
Utang lain-lain 1.591.985 1.591.985 1.186.347 1.186.347 Other liabilities
Pinjaman kepada pihak ketiga 41.840.000 40.872.621 - - Loans from a third party
Pinjaman pihak berelasi 70.744.277 61.142.516 19.173.761 18.992.958 Loans from related parties
Utang lembaga keuangan bukan bank Loans from non-bank financial
(termasuk bagian yang jatuh tempo institutions (including current
dalam waktu satu tahun) 347.730 347.730 413.840 413.840 and noncurrent portion)
Pinjaman bank jangka panjang (termasuk
bagian yang jatuh tempo dalam Long-term bank loans (including
waktu satu tahun) 247.060.590 240.263.429 124.301.071 122.225.576 current and noncurrent portion)
Liabilitas sewa pembiayaan Finance lease liabilities (including
(termasuk bagian yang jatuh tempo current and noncurrent
dalam waktu satu tahun) 45.378.234 45.378.234 10.941.104 10.941.104 portion)
Jumlah Liabilitas Keuangan 453.615.531 436.249.230 186.457.789 184.201.491 Total Financial Liabilities
2012 2013

Metode dan asumsi berikut ini digunakan oleh
Grup untuk melakukan estimasi atas nilai wajar
setiap kelompok instrumen keuangan:
The following methods and assumptions were
used by the Group to estimate the fair value of
each class of financial instrument:

Aset keuangan lancar dan liabilitas keuangan
jangka pendek
Current financial assets and liabilities

Instrumen keuangan lancar/jangka pendek
dengan sisa jatuh tempo satu (1) tahun atau
kurang terdiri dari kas, piutang usaha, piutang lain-
lain, deposito berjangka yang dibatasi
pencairannya dan lain-lain, utang usaha, beban
akrual, dan utang lain-lain.
Current financial instruments with remaining
maturities of one (1) year or less consist of cash,
trade accounts receivable, other accounts
receivable, restricted time deposits and others,
trade accounts payable, accrued expenses and
other liabilities.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 79 -
Karena instrumen keuangan tersebut jatuh tempo
dalam jangka pendek, maka nilai tercatat aset
keuangan lancar dan liabilitas jangka pendek telah
mendekati estimasi nilai wajarnya.
Due to the short-term nature of the transactions,
the carrying amounts of the current financial
assets and liabilities approximate the estimated
fair market values.

Aset keuangan tidak lancar dan liabilitas
keuangan jangka panjang
Noncurrent financial assets and liabilities

Nilai wajarnya ditentukan dengan mendiskontokan
arus kas masa datang menggunakan suku bunga
yang berlaku dari transaksi pasar yang dapat
diamati untuk instrumen dengan persyaratan,
risiko kredit dan jatuh tempo yang sama.
The fair values of noncurrent financial assets and
liabilities are determined by discounting future
cash flows using applicable rates from
observable current market transactions for
instruments with similar terms, credit risk and
remaining maturities.


23. Modal Saham 23. Capital Stock

Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada
tanggal 31 Desember 2013 and 2012 adalah
sebagai berikut:
The share ownership in the Company as of
December 31, 2013 and 2012 is as follows:

Modal
Persentase Ditempatkan dan
Kepemilikan/ Disetor Penuh/
J umlah Saham/ Percentage of Issued and
Total Shares Ownership Paid-up Capital
% US$
J Resources Mining Limited 715.155.798 94,597 7.950.593 J Resources Mining Limited
Masyarakat (kepemilikan masing- Public (ownership interest of
masing kurang dari 5%) 40.844.202 5,403 451.392 less than 5% each)
J umlah 756.000.000 100,000 8.401.985 Total
Pemegang Saham Name of Stockholders

Pemegang Saham Perusahaan menyetujui
peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari
Rp 3.000.000.000 (ekuivalen US$ 336.373) yang
terbagi atas 30.000.000 saham menjadi
Rp 75.600.000.000 (ekuivalen US$ 8.401.985)
yang terbagi atas 756.000.000 saham dengan nilai
nominal Rp 100 per saham yang
didokumentasikan pada Akta No. 115 tanggal
26 J anuari 2012 dari Humberg Lie, S.H., notaris
di J akarta.
The Companys Stockholders have approved to
increase its issued and paid-up capital from
Rp 3,000,000,000 (equivalent to US$ 336,373)
divided into 30,000,000 shares to
Rp 75,600,000,000 (equivalent to
US$ 8,401,985) divided into 756,000,000 shares
with par value of Rp 100 per share,
as documented in Notarial Deed No. 115 dated
J anuary 26, 2012 of Humberg Lie, SH, public
notary in J akarta.

Akta perubahan ini telah memperoleh
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Surat
No. AHU-AH.01.10-02869 tanggal
30 J anuari 2012.
The amendments were approved by the
Ministry of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. AHU-AH.01.10-02869 dated
J anuary 30, 2012.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 80 -
Manajemen Permodalan Capital Management

Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup
adalah untuk memastikan bahwa Grup
mempertahankan rasio modal yang sehat dalam
rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan
nilai pemegang saham.
The primary objective of the Groups capital
management is to ensure that it maintains
healthy capital ratios in order to support its
business and maximize shareholder value.

Grup mengelola struktur modal dan membuat
penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan
dengan perubahan kondisi ekonomi. Grup
memantau modalnya dengan menggunakan
analisa gearing ratio (rasio utang terhadap
modal), yakni membagi utang bersih terhadap
jumlah modal. Struktur modal Grup terdiri dari
ekuitas (terdiri dari modal saham, tambahan
modal disetor, transaksi dengan kepentingan
nonpengendali selisih kurs penjabaran dan saldo
laba) dan pinjaman (terdiri dari pinjaman pihak
berelasi, pinjaman dari pihak ketiga utang
lembaga keuangan bukan bank, pinjaman bank
jangka panjang dan sewa pembiayaan) diterima
dikurangi dengan kas.
The Group manages its capital structure and
makes adjustments to it, in light of changes in
economic conditions. The Group monitors its
capital using gearing ratios, by dividing net debt
by total capital. The Groups capital structure
consists of equity (consist of capital stock,
additional paid-in capital, transaction with
noncontrolling interest, translation adjustment
and retained earnings) and loans (consists of
loan from related parties, loan from a third party,
loans from non-bank financial institution, long-
term bank loans and finance lease liabilities)
received reduced by cash.


24. Tambahan Modal Disetor 24. Additional Paid-in Capital

Merupakan tambahan modal disetor sehubungan
dengan penerbitan saham, sebagai berikut:
This account represents additional paid-in capital
in connection with the issuance of shares,
as follows:

J umlah/Total
Penjualan saham Perusahaan pada penawaran Sale of the Company's shares through public
umum kepada masyarakat tahun 2003 offering in 2003
J umlah yang diterima untuk pengeluaran Proceeds from the issuance of
12.000.000 saham 202.066 12,000,000 shares
Biaya emisi saham (45.680) Stock issuance costs
Bersih 156.386 Net
Selisih kurs penjabaran (2.760) Translation adjustment
Penawaran umum terbatas I kepada
pemegang saham tahun 2012 Rights offering I to stockholders in 2012
J umlah yang diterima untuk pengeluaran Proceeds from the issuance of
726.000.000 saham 153.351.863 726,000,000 shares
Biaya emisi saham (570.700) Stock issuance costs
Bersih 152.781.163 Net
Saldo 31 Desember 2013 dan 2012 152.934.789 Balance as of December 31, 2013 and 2012


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 81 -
25. Kepentingan Nonpengendali 25. Noncontrolling Interests

i. Kepentingan nonpengendali atas aset bersih
entitas anak:
a. Noncontrolling interests in net assets of
subsidiaries:

2013 2012
Kepentingan nonpengendali Noncontroling interests in
pada aset bersih entitas anak: net assets of subsidiaries:
J RBM 32.633.671 34.502.094 J RBM
J RN 2.967.045 3.225.727 J RN
SPP 9.193 - SPP
ASA 2.318 10.228 ASA
PEG 82 - PEG
Bumanik - 6.485 Bumanik
J umlah 35.612.309 37.744.534 Total

ii. Kepentingan nonpengendali atas jumlah laba
(rugi) komprehensif entitas anak:
b. Noncontrolling interests in total
comprehensive income (loss) of subsidiaries:

2013 2012
SPP 5.372 - SPP
ASA (7.910) 1.279 ASA
J RN (258.640) (151.607) J RN
J RBM (1.868.423) 1.210.547 J RBM
Bumanik - 18.269 Bumanik
J umlah (2.129.601) 1.078.488 Total

26. Pendapatan Usaha 26. Revenues

2013 2012
Pihak ketiga Third parties
Penjualan emas dan perak 77.870.619 172.589.048 Sale of gold and silver
J asa boga - 168.060 Catering service
Perdagangan umum - 51.914 General trading
Transportasi - 39.563 Transportation
J umlah 77.870.619 172.848.585 Total

Pada tahun 2013 dan 2012, penjualan kepada
Perth Mint Australia masing-masing sebesar
US$ 77.870.619 dan US$ 172.589.048
mencerminkan sebesar 100% dan 99,85% dari
jumlah pendapatan usaha.
In 2013 and 2012, sales to Perth Mint Australia
amounting to US$ 77,870,619 and
US$ 172,589,048, respectively, represent 100%
and 99.85%, respectively, of the total revenues.



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 82 -
27. Beban Pokok Pendapatan 27. Costs of Revenues

2013 2012
Beban penjualan emas dan perak 74.610.694 105.568.776 Cost of sale of gold and silver
J asa boga - 173.942 Catering service
Perdagangan umum - 54.893 General trading
Transportasi - 27.716 Transportation
J umlah 74.610.694 105.825.327 Total

Tidak ada pembelian dari pemasok pihak ketiga
yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha.
No purchases from any third party supplier
which exceeded 10% of the total revenues.


28. Beban Umum dan Administrasi 28. General and Administrative Expenses

2013 2012
Gaji dan tunjangan 13.976.853 9.653.487 Salaries and wages
J asa profesional 5.805.056 4.853.275 Professional fees
Transportasi dan akomodasi 2.527.992 1.155.277 Transportation and accomodation
Sewa 1.936.548 1.473.412 Rental
Royalti 1.918.743 3.248.911 Royalty
Perlengkapan kantor 1.469.639 1.508.519 Office supplies
Beban pajak 805.910 536.507 Tax expense
Beban imbalan kerja jangka panjang Long-term employee benefits
(Catatan 31) 680.038 1.532.783 (Note 31)
Penyusutan (Catatan 9) 514.671 425.153 Depreciation (Note 9)
Representasi dan jamuan 472.606 413.080 Representation and entertainment
Perbaikan dan pemeliharaan 221.645 111.020 Repairs and maintenance
Asuransi 208.243 503.598 Insurance
Telekomunikasi 10.635 21.955 Telecommunication
Lain-lain 1.259.091 3.979.087 Others
J umlah 31.807.670 29.416.064 Total

29. Amortisasi dan Penghapusan 29. Amortization and Write-off

2013 2012
Amortisasi properti pertambangan Amortization of mining properties
(Catatan 12) 13.751.344 22.332.781 (Note 12)
Penghapusan aset eksplorasi dan Exploration and evaluation assets
evaluasi (Catatan 11) 1.736.013 - written-off (Note 11)
Property, plant and equipment
Penghapusan aset tetap (Catatan 9) 7.292 7.207.963 written-off (Note 9)
Penghapusan goodwill (Catatan 13) - 4.463.906 Write-off of goodwill (Note 13)
J umlah 15.494.649 34.004.650 Total



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 83 -
30. Beban Bunga dan Beban Keuangan Lainnya 30. Interest and Other Financial Charges

2013 2012
Bunga atas: Interest on:
Pinjaman bank (Catatan 20) 14.777.006 10.195.513 Bank loans (Note 20)
Pinjaman kepada pihak berelasi
(Catatan 34) 7.148.909 494.463 Loan from related parties (Note 34)
Pinjaman dari pihak ketiga (Catatan 17) 1.705.653 - Loan from a third party (Note 17)
Sewa pembiayaan (Catatan 19) 1.683.363 86.451 Finance lease (Note 19)
Utang lembaga keuangan bukan bank Loans from non-bank financial
(Catatan 18) 59.814 39.931 institutions (Note 18)
J umlah 25.374.745 10.816.358 Total

31. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 31. Long-term Employee Benefits Liability

Untuk perusahaan di Indonesia besarnya liabilitas
imbalan kerja jangka panjang dihitung
berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003. Tidak
terdapat pendanaan khusus yang disisihkan
sehubungan dengan imbalan pasti pasca-kerja
tersebut.
For companies in Indonesia, the amount of long-
term employee benefits liability is determined
based on Law No. 13 Year 2003. No funding of
the benefits has been made to date.

Perhitungan aktuaria terakhir atas liabilitas
imbalan kerja jangka panjang Grup dilakukan oleh
PT Prima Aktuaria, aktuaris independen,
tertanggal 7 Maret 2014.
The latest actuarial valuation of the Groups long-
term employee benefits was calculated by
PT Prima Aktuaria an independent actuary, in its
report dated March 7, 2014.

J umlah karyawan yang berhak atas imbalan pasti
pasca-kerja tersebut sebanyak 1.484 dan
637 karyawan (tidak diaudit) masing-masing
pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012.
Number of eligible employees covered
(unaudited) is 1,484 and 637 as of
December 31, 2013 and 2012, respectively.

Rekonsiliasi antara nilai kini liabilitas imbalan kerja
jangka panjang yang tidak didanai dengan jumlah
liabilitas imbalan kerja jangka panjang pada
laporan posisi keuangan konsolidasian adalah
sebagai berikut:
A reconciliation of the present value of unfunded
long-term employee benefits liability to the
amount of long-term employee benefits liability
presented in the consolidated statements of
financial position is as follows:

2013 2012 2011 2010 2009
Nilai kini liabilitas imbalan kerja Present value of unfunded
jangka panjang yang long-term employee benefits
tidak didanai 3.902.598 2.760.250 33.263 17.206 12.940 liability
Keuntungan (kerugian) aktuarial Unrecognized actuarial gain
yang tidak diakui 320.659 21.854 (15.050) (3.151) (2.033) (loss)
Liabilitas imbalan kerja jangka Long-term employee benefits
panjang 4.223.257 2.782.104 18.213 14.055 10.907 liability


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 84 -
Berikut adalah rincian beban imbalan kerja
jangka panjang:
Following are the details of long-term employee
benefits expense:

2013 2012
Beban jasa kini 2.050.240 1.962.484 Current service costs
Beban bunga 102.065 37.233 Interest costs
Beban jasa lalu 51.812 - Past service cost
Amortisasi Kerugian aktuaria 142 1.793 Amortization of actuarial loss
Penyesuaian aktuaria (18.115) - Actuarial adjustment
Beban imbalan kerja jangka panjang
2.186.144 2.001.510 Long-term employee benefits expense

Alokasi beban liabilitas imbalan kerja jangka
panjang adalah sebagai berikut:
Long-term employee benefits expense was
allocated as follows:

2013 2012
Aset eksplorasi dan evaluasi 251.569 259.930 Exploration and evaluation assets
Properti pertambangan - bersih 1.254.537 208.797 Mining properties - net
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 28) 680.038 1.532.783 expenses (Note 28)
J umlah 2.186.144 2.001.510 Total

Mutasi liabilitas imbalan kerja jangka panjang
adalah sebagai berikut:
The movements in long-term employee benefits
liability are as follows :
2013 2012
Liabilitas imbalan kerja jangka Long-term employee benefits liability
panjang awal tahun 2.782.104 18.213 at the beginning of the year
Beban imbalan kerja jangka Long-term employee benefits
panjang tahun berjalan 2.186.144 2.001.510 expense during the year
Pembayaran manfaat (11.164) - Benefits paid
Pelepasan entitas anak (Catatan 1c) (207.340) - Balance of disposed subsidiary (Note 1c)
Akuisisi entitas anak (Catatan 1c) - 826.835 Balance of acquired subsidiaries (Note 1c)
Selisih penjabaran mata uang asing (526.487) (64.454) Translation adjustment
Liabilitas imbalan kerja jangka
Long-term employee benefits liability
panjang akhir tahun 4.223.257 2.782.104

Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan
dalam perhitungan liabilitas imbalan kerja jangka
panjang adalah sebagai berikut:
Principal actuarial assumptions used in the
valuation of the long-term employee benefits
liability are as follows:

2013 2012
Tingkat diskonto 7,79%-9,18% 4,81%-6,24% Annual discount rate
Tingkat kenaikan gaji 10% 10% Annual salary increase rate
Usia pensiun normal (tahun) 55 55 Normal retirement age (years)
Tabel mortalita TMII TMII Mortality table


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 85 -
Untuk perusahaan Malaysia, Grup membayar
kepada lembaga program pensiun iuran pasti
untuk karyawan. Grup tidak memiliki kewajiban
pembayaran lebih lanjut kepada karyawan setelah
iuran dibayar. Pada tahun 2013 dan 2012,
kontribusi masing-masing sebesar US$ 3.059.000
dan US$ 903.000 diakui sebagai beban imbalan
kerja yang dicatat sebagai bagian dari Beban
pokok pendapatan, dan beban akrual terkait
dengan beban tersebut masing-masing sebesar
US$ 278.602 dan US$ 163.180 dicatat sebagai
bagian dari akun Beban akrual.
For Malaysian companies, the Group pays
contributions to privately administered defined
contribution pension plans for employees. The
Group has no further payment obligation to the
employees once the contributions have been
paid. In 2013 and 2012, the total contributions
amounting to US$ 3,059,000 and US$ 903,000,
respectively, are recognized as employee
benefits expense included as part of Cost of
revenues and the related accrual of
US$ 278,602 and US$ 163,180 in 2013 and
2012, respectively, are included in Accrued
expenses account.


32. Pajak Penghasilan 32. Income Tax

Beban (penghasilan) pajak Grup terdiri dari: The net tax expense (benefit) of the Group
consists of the following:

2013 2012
Pajak kini 67.314 16.442.601 Current tax
Pajak tangguhan (12.640.449) (8.648.373) Deferred tax
J umlah (12.573.135) 7.794.228 Total

Pajak Kini Current Tax

Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak
penghasilan menurut laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian dengan akumulasi
rugi fiskal adalah sebagai berikut:
A reconciliation between income (loss) before tax
per consolidated statements of comprehensive
income and accumulated fiscal losses is as
follows:

2013 2012
Laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan Income (loss) before tax per consolidated
laba rugi komprehensif konsolidasian (38.897.496) 95.664.043 statements of comprehensive income
Rugi (laba) sebelum pajak Loss (income) before tax of
entitas anak - bersih 37.319.651 (98.676.805) subsidiaries - net
Rugi sebelum pajak Perusahaan (1.577.845) (3.012.762) Loss before tax of the Company
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Beban imbalan kerja jangka panjang 57.830 5.933 Long-term employee benefits expense
Sewa pembiayaan - 4.704 Capital lease
Cadangan kerugian penurunan
nilai - bersih - (8.692) Provision for impairment loss - net
57.830 1.945
Perbedaan tetap: Permanent differences:
Sumbangan 15.088 2.267 Donations
Denda pajak 34.253 - Tax penalties
Pendapatan bunga yang telah Interest income already subjected to
dikenakan pajak penghasilan final - (10.150) final tax
49.341 (7.883)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 86 -
2013 2012
Rugi fiskal tahun berjalan (1.470.674) (3.018.700) Fiscal loss during the year
Rugi fiskal tahun-tahun lalu Prior years' fiscal loss
2012 (3.018.700) - 2012
2011 (149.380) (149.380) 2011
2010 (67.712) (67.712) 2010
2009 (47.638) (47.638) 2009
Akumulasi rugi fiskal (4.754.104) (3.283.430) Accumulated fiscal losses
Beban pajak kini entitas anak 67.314 16.442.601 Current tax of subsidiaries

Perusahaan memiliki saldo akumulasi rugi fiskal
pada tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
2013 dan 2012 sehingga tidak terdapat utang
pajak penghasilan.
No provision for current income tax was
recognized for the years ended December 31,
2013 and 2012 since the Company is in fiscal
loss position.

Pajak Tangguhan Deferred Tax

Dikreditkan
(dibebankan) ke
laporan laba rugi
komprehensif
konsolidasian/
Credited in
(charged to)
consolidated
1 J anuari/ statements of 31 Desember/
January 1, comprehensive December 31,
2012 income 2013
Penyisihan untuk penurunan Allowance for decline in value
nilai persediaan 7.243 233.556 240.799 of inventories
Rugi fiskal - 5.555.211 5.555.211 Fiscal loss
Liabilitas imbalan kerja Long-term employee benefits
jangka panjang 286.761 168.862 455.623 liability
Cadangan biaya reklamasi dan Reclamation and mine closure
penutupan tambang 1.080.528 7.234 1.087.762 reserve
Sewa pembiayaan - (329.837) (329.837) Finance lease
Biaya transaksi yang belum diamortisasi - (16.491) (16.491) Unamortized transaction cost
Depresiasi dan amortisasi (2.897.696) 3.584.078 686.382 Depreciation and amortizations
Perbedaan antara nilai wajar dan Difference of the fair value and
nilat tercatat dari aset eksplorasi dan carrying value of exploration and
evaluasi dan properti pertambangan (75.547.235) 3.437.836 (72.109.399) evaluation assets and mining properties
J umlah liabilitas pajak tangguhan - bersih (77.070.399) 12.640.449 (64.429.950) Total deferred tax liabilities - net
Dikreditkan
(dibebankan) ke
laporan laba rugi
Aset (liabilitas) komprehensif
pajak tangguhan konsolidasian/
entitas anak Credited in
yang diakuisisi/ (charged to)
Deferred tax assets consolidated
1 J anuari/ (liabilities) of statements of 31 Desember/
January 1, acquired comprehensive December 31,
2012 subsidiary income 2012
Penyisihan untuk: Allowance for:
Penurunan nilai persdiaan 7.243 - - 7.243 Decline in value of inventories
Penurunan nilai piutang 2.172 - (2.172) - Impairment loss of receivable
Sewa pembiayaan (1.176) - 1.176 - Finance lease
Liabilitas imbalan kerja Long-term employee benefits
jangka panjang 4.553 21.506 260.702 286.761 liability
Cadangan biaya reklamasi dan Reclamation and
penutupan tambang - 734.370 346.158 1.080.528 mine closure reserve
Depresiasi dan amortisasi - (3.556.449) 658.753 (2.897.696) Depreciation and amortization
Perbedaan antara nilai wajar dan Difference of the fair value and
nilat tercatat dari aset eksplorasi dan carrying value of exploration and
evaluasi dan properti pertambangan - (82.930.991) 7.383.756 (75.547.235) evaluation assets and mining properties
J umlah liabilitas pajak tangguhan - bersih 12.792 (85.731.564) 8.648.373 (77.070.399) Total deferred tax liabilities - net

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 87 -
2013 2012
Aset pajak tangguhan - bersih Deferred tax assets - net
Perusahaan 27.737 13.280 The Company
Entitas anak 7.667.712 2.467.556 Subsidiaries
J umlah 7.695.449 2.480.836 Total
Liabilitas pajak tangguhan - bersih Deferred tax liabilities - net
Entitas anak (72.125.399) (79.551.235) Subsidiaries
Bersih (64.429.950) (77.070.399) Net

Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku, rugi
fiskal dapat dikompensasikan dengan laba kena
pajak untuk periode 5 tahun mendatang sejak
terjadinya rugi fiskal tersebut. Namun demikian,
manajemen berkeyakinan bahwa Perusahaan
tidak akan dapat menghasilkan penghasilan kena
pajak yang memadai terhadap akumulasi rugi
fiskal, sehingga tidak terdapat aset pajak
tangguhan yang diakui dari akumulasi rugi fiskal.
According to tax regulations, fiscal losses can be
carried forward and applied against the taxable
income immediately within a period of five years
after such fiscal losses were incurred. However,
management believes that the Company will not
be able to generate sufficient taxable income
against which fiscal losses can be utilized, thus,
no deffered tax assets was recognized on these
accumulated fiscal loss.

Rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan
hasil perkalian rugi akuntansi sebelum pajak
menurut laporan laba komprehensif konsolidasian
dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai
berikut:
A reconciliation between the tax expense
(benefit) and the amounts computed by applying
the effective tax rates to income (loss) before tax
per consolidated statements of comprehensive
income is as follows:

2013 2012
Laba (rugi) sebelum pajak menurut Income (loss) before tax
laporan laba rugi komprehensif per consolidated statements
konsolidasian (38.897.496) 95.664.043 of comprehensive income
Rugi (laba) sebelum pajak entitas Loss (income) before tax
anak - bersih 37.319.651 (98.676.805) of subsidiaries - net
Rugi sebelum pajak Perusahaan (1.577.845) (3.012.762) Loss before tax of the Company
Penghasilan pajak dengan tarif pajak
yang berlaku (394.461) (753.191) Tax benefit at effective tax rates
Pengaruh pajak atas perbedaan tetap Tax effect of permanent differences
Sumbangan 3.772 567 Donations
Denda pajak 8.563 - Tax penalties
Pendapatan bunga yang telah Interest income already
dikenakan pajak penghasilan final - (2.538) subjected to final tax
J umlah - bersih 12.335 (1.971) Net
J umlah (382.126) (755.162) Subtotal
Pajak tangguhan dari rugi fiskal yang Unrecognized deferred tax
tidak diakui 367.668 754.674 on fiscal loss
Beban pajak entitas anak (12.558.677) 7.794.716 Tax expense of the subsidiaries
J umlah beban (penghasilan) pajak (12.573.135) 7.794.228 Total tax expense (benefit)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 88 -
Pemeriksaan pajak Tax Assessments

Pada tanggal 16 April 2013, Perusahaan
menerima surat Surat Ketetapan Pajak Kurang
Bayar (SKPKB) Pajak Penghasilan pasal 23 dari
Direktorat J endral Pajak untuk tahun fiskal 2011
sebesar Rp 46.424.498 (ekuivalen US$ 4.756).
On April 16, 2013, the Company received an
Assesment Letter of Tax Underpayment
(SKPKB) for Income Tax article 23 from the
Directorate General for fiscal year 2011
amounting to Rp 46,424,498 (equivalent to
US$ 4,756).

Pada tanggal 16 April 2013, Perusahaan
menerima beberapa SKPKB dan Surat Tagihan
Pajak (STP) Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari
Direktorat J endral Pajak, untuk tahun fiskal 2011
sebesar Rp 287.921.914 (ekuivalen US$ 29.497).
On April 16, 2013, the Company received
SKPKB and Tax Collection Letter (STP) for Value
Added Tax (VAT) from the Directorate General
for fiscal year 2011 totaling to
Rp 287,921,914(equivalent to US$ 29,497).

Perusahaan telah membayar kekurangan dan
tagihan pajak tersebut masing-masing pada
tanggal 8 dan 10 Mei 2013.
The Company has paid the tax underpayment
and STP on May 8 and 10, 2013, respectively.


33. Laba (Rugi) Per Saham 33. Earnings (Loss) Per Share

Berikut ini adalah data yang digunakan untuk
perhitungan laba (rugi) per saham:
The following are the data used for the
computation of earnings (loss) per share:

2013 2012
Laba (rugi) bersih yang diatribusikan Net income (loss) attributable to owners
kepada pemilik entitas induk (24.194.743) 86.791.812 of the Company
J umlah rata-rata tertimbang saham untuk Weighted average number of shares
perhitungan satu tahun 756.000.000 706.409.836 outstanding during the year
Laba (rugi) per saham dasar (0,032) 0,123 Basic earnings (loss) per share

34. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 34. Nature of Relationship and Transactions with
Related Parties

Sifat Pihak Berelasi Nature of Relationship

a. Sifat dari hubungan berelasi Grup dengan
pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
a. The nature of the Groups relationships with
related parties are as follows:

Hubungan/Relationship Transaksi/Transactions
PT Bukit Makmur Widya Entitas sepengendali dengan entitas anak/ Pinjaman jangka panjang dan beban bunga/
Under common control with the Subsidiary Long-term loan and interest expense
PT Mentari Bukit Makmur Manajemen yang sama dengan entitas anak/ Pinjaman jangka panjang dan beban bunga/
Common management with the Subsidiary Long-term loan and interest expense
J Resources Mining Limited Pemegang saham/ Pinjaman jangka panjang/
Stockholder Long-term loans
Entitas/Entities


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 89 -
Transaksi dengan Pihak Berelasi Transactions with Related Parties

Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan
transaksi tertentu dengan pihak berelasi yang
meliputi:
In the normal course of business, the Group
entered into certain transactions with related
parties.

a. Rincian transaksi dengan pihak berelasi
adalah sebagai berikut:
a. The accounts involving transactions with
related parties are as follows:

2013 2012 2013 2012
% %
Aset Assets
Piutang pihak berelasi-non usaha Due from a related party
J Resources Mining Limited 3.038.647 1.344.180 0,38 0,23 J Resources Mining Limited
Piutang lain-lain Other accounts receivable
J Resources Mining Limited 178.451 - 0,02 - J Resources Mining Limited
Liabilitas Liabilities
Pinjaman pihak berelasi Loan from related parties
PT Bukit Makmur Widya 70.744.277 18.000.000 12,95 6,23 PT Bukit Makmur Widya
PT Mentari Bukit Makmur - 773.761 - 0,28 PT Mentari Bukit Makmur
J Resources Mining Limited - 400.000 - 0,14 J Resources Mining Limited
J umlah 70.744.277 19.173.761 12,95 6,65 Total
Beban akrual Accrued expenses
PT Bukit Makmur Widya 7.057.782 - 1,29 - PT Bukit Makmur Widya
PT Mentari Bukit Makmur 340.510 - 0,06 - PT Mentari Bukit Makmur
J umlah 7.398.292 - 1,35 - Total
General and administrative
Beban umum dan administrasi expenses
Beban sewa Rental expense
PT Mentari Bukit Makmur 661.048 247.037 34,14 16,77 PT Mentari Bukit Makmur
Beban bunga dan Interest and other financial
beban keuangan lainnya charges
Beban bunga Interest expenses
PT Bukit Makmur Widya 7.057.782 384.298 27,81 3,55 PT Bukit Makmur Widya
PT Mentari Bukit Makmur 91.127 110.165 0,36 1,02 PT Mentari Bukit Makmur
J umlah 7.148.909 494.463 28,17 4,57 Total
Persentase terhadap jumlah Aset/Liabilitas dan
Total respective expenses
terhadap beban yang bersangkutan/
Percentage to Total Assets/Liabilities and to

b. Pinjaman kepada Pihak Berelasi b. Loan from Related Parties

PT Bukit Makmur Widya (BMW) PT Bukit Makmur Widya (BMW)

Pada tanggal 21 Oktober 2010, Bumanik
(entitas anak yang telah dilepas pada tahun
2013) menandatangani perjanjian fasilitas
pinjaman dengan BMW, pihak berelasi,
dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
US$ 6.000.000 dan dikenakan tingkat suku
bunga 7% per tahun. Pinjaman ini tanpa
jaminan dan akan jatuh tempo pada tanggal
21 Oktober 2012. Berdasarkan perjanjian
tanggal 25 J uni 2011, jumlah fasilitas
pinjaman ini ditingkatkan menjadi sebesar
US$ 8.000.000. Berdasarkan perubahan
perjanjian tanggal 26 Maret 2012, jatuh
tempo pinjaman ini diperpanjang sampai
dengan tanggal 21 Oktober 2015.
On October 21, 2010, Bumanik (subsidiary
which has been disposed in 2013) entered
into an agreement with BMW, a related
party, to obtain a loan facility up to
US$ 6,000,000 which bears interest of
7% per annum. This unsecured loan will be
due on October 21, 2012. Based on the
agreement dated J une 25, 2011, the loan
facility is increased up to the limit of
US$ 8,000,000. Based on the amendment
agreement dated March 26, 2012, this loan
has been extended until October 21, 2015.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 90 -
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset
eksplorasi dan evaluasi untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2012 adalah sebesar
US$ 686.192 (Catatan 11).
Borrowing costs capitalized to exploration
and evaluation assets for the year ended
December 31, 2012 amounted to
US$ 686,192 (Note 11).

Pada tanggal 9 Mei 2012, J RN
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman
dengan BMW, dengan jumlah fasilitas
maksimum sebesar US$ 10.000.000 dan
dikenakan tingkat suku bunga 6% per tahun
dan akan jatuh tempo pada tanggal
30 Desember 2012. Berdasarkan perubahan
perjanjian tanggal 21 Desember 2012,
tingkat suku bunga menjadi 7% per tahun
dan jatuh tempo pinjaman ini diperpanjang
sampai dengan tanggal 30 Desember 2013.
Berdasarkan perubahan perjanjian tanggal
5 Februari 2013, jumlah fasilitas pinjaman
ditingkatkan menjadi sebesar
US$ 50.000.000.
On May 9, 2012, J RN entered into an
agreement with BMW, to obtain a loan
facility up to US$ 10,000,000 which bears
interest of 6% per annum and loan will be
due on December 30, 2012. Based on the
amendment agreement dated December
21, 2012, the interest is 7% per annum and
this loan has been extended until
December 30, 2013. Based on the
amendment agreement dated
February 5, 2013, the loan facility was
increased up to US$ 50,000,000.

Pada tanggal 5 Februari 2013, J RN
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman
dengan BMW, dengan jumlah fasilitas
maksimum sebesar Rp 300.000.000.000 dan
dikenakan tingkat suku bunga 12% per
tahun. Pinjaman ini tanpa jaminan dan
akan jatuh tempo pada tanggal
30 Desember 2013. Berdasarkan perubahan
perjanjian tanggal 10 J uni 2013, jumlah
fasilitas pinjaman ditingkatkan menjadi
sebesar Rp 600.000.000.000.
On February 5, 2013, J RN entered into an
agreement with BMW, to obtain a loan
facility up to Rp 300,000,000,000 which
bears interest of 12% per annum.
This unsecured loan will be due on
December 30, 2013. Based on the
amendment agreement dated
J une 10, 2013, the loan facility was
increased up to Rp 600,000,000,000.

Sehubungan dengan transaksi penjualan
seluruh saham J RN di Bumanik kepada
PT Istindo Marunda Graha Perdana (Istindo),
pihak ketiga (Catatan 1c), J RN, Istindo dan
BMW menandatangi perjanjian novasi pada
tanggal 16 September 2013 untuk
mengalihkan piutang J RN dari Bumanik
sebesar Rp 75.638.621.980 dan
US$ 2.274.952 kepada Istindo sebaliknya
Istindo akan mengambil alih utang J RN
kepada BMW dengan jumlah yang sama.
In relation to sale of all of shares of J RN in
Bumanik to PT Istindo Marunda Graha
Perdana (Istindo), a third party, (Note 1c),
J RN, Istindo and BMW have signed
novation agreement on September 16,
2013 to assign J RNs receivables from
Bumanik amounting to Rp 75,638,621,980
and US$ 2,274,952 to Istindo, and Istindo
will take over J RNs payable to BMW by the
same amount.

Berdasarkan perubahan perjanjian pinjaman
tanggal 2 Desember 2013, J RN dan BMW
sepakat bahwa jumlah pinjaman J RN kepada
BMW setelah transaksi pengalihan
utang/piutang tersebut di atas menjadi
sebesar Rp 524.361.378.200 dan
US$ 27.725.048, dan jatuh tempo pinjaman
diperpanjang sampai dengan 30 Desember
2016.
Based on amendment agreements dated
December 2, 2013, J RN and BMW agreed
that the outstanding loan of J RN to BMW
after the assignment of receivable and
payable as mentioned above to be
Rp 524,361,378,200 and US$ 27,725,048,
and the loan facility has been extended until
December 30, 2016.



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 91 -
PT Mentari Bukit Makmur (MBM) PT Mentari Bukit Makmur (MBM)

Pada tanggal 1 Maret 2011, J RN
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman
dengan MBM sebesar Rp 5.000.000.000,
dengan tingkat suku bunga 12% per tahun.
Pinjaman akan digunakan oleh J RN untuk
modal kerja dan kepentingan umum J RN.
Pinjaman ini tanpa jaminan. Berdasarkan
adendum perjanjian tanggal 23 J uni 2011,
jumlah fasilitas pinjaman ditingkatkan
menjadi sebesar Rp 20.000.000.000.
On March 1, 2011, J RN entered into a loan
facility agreement with MBM for a facility
amounting to Rp 5,000,000,000, which
bears interest of 12% per annum.
The proceeds from borrowing will be used
by J RN for its working capital and general
corporate purposes. This borrowing
is unsecured. Based on the amendment
agreement dated J une 23, 2011,
the loan facility was increased to
Rp 20,000,000,000.

Berdasarkan addendum perjanjian tanggal
22 Februari 2012, jatuh tempo pinjaman
tersebut diperpanjang sampai dengan
1 Maret 2015.
Based on the amendment agreement dated
February 22, 2012, the loan facility shall be
extended up to March 1, 2015.

Pada tanggal 4 Desember 2013, J RN telah
melunasi seluruh saldo pinjaman.
On December 4, 2013, J RN has fully paid
the loan.

c. Grup memberikan kompensasi kepada
karyawan kunci. Imbalan yang diberikan
kepada karyawan kunci (Dewan Komisaris
dan Direksi) adalah sebagai berikut:
c. The Group provides compensation to the
key management personnel. The
remuneration of the key management
(Board of Commissioners and Directors)
were as follows:

Dewan Komisaris/
Board of Direksi/
Commissioners Directors J umlah/Total
Gaji dan imbalan kerja Salaries and other short-term
jangka pendek 160.744 2.930.813 3.091.557 employee benefits
2013
Dewan Komisaris/
Board of Direksi/
Commissioners Directors J umlah/Total
Gaji dan imbalan kerja Salaries and other short-term
jangka pendek 194.030 3.304.929 3.498.959 employee benefits
2012

d. Transaksi Sewa d. Lease Transactions

Pada tanggal 2 Mei 2011, J RN
menandatangani perjanjian sewa menyewa
ruangan kantor seluas 380 meter persegi
dengan PT Mentari Bukit Makmur selama
satu tahun. Berdasarkan addendum
perjanjian tanggal 27 Mei 2013, sewa
tersebut diperpanjang sampai dengan
31 Desember 2016.
On May 2, 2011, J RN entered into an office
rental agreement covering an area of 380
square meters with PT Mentari Bukit
Makmur for one year. Based on the
amendment agreement dated
May 27, 2013, the term of the lease shall be
extended up to December 31, 2016.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 92 -
35. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko
Keuangan
35. Financial Risk Management Objectives and
Policies

Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen
keuangan yang dimiliki Grup adalah risiko pasar,
risiko kredit dan risiko likuiditas. Kegiatan
operasional Grup dijalankan secara berhati-hati
dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak
menimbulkan potensi kerugian bagi Grup.
The main risks arising from the Groups financial
instruments are market risk, credit risk and
liquidity risk. The operational activities of the
Group are managed in a prudential manner by
managing those risks to minimize potential
losses.

Direksi bertugas menentukan prinsip dasar
kebijakan manajemen risiko Grup secara
keseluruhan serta kebijakan pada area tertentu
seperti risiko suku bunga, risiko komoditi, risiko
mata uang asing, risiko kredit, dan risiko likuiditas.
The Directors have the responsibility to
determine the basic principles of the Groups risk
management as well as principles covering
specific areas, such as interest rate risk,
commodity risk, foreign exchange risk, credit risk,
and liquidity risk.

Risiko Pasar Market Risk

Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari
arus kas masa depan dari suatu instrumen
keuangan akan berfluktuasi karena perubahan
harga pasar. Grup dipengaruhi oleh risiko pasar,
terutama risiko tingkat suku bunga, risiko
komoditas dan risiko nilai tukar mata uang asing.
Market risk is the risk that the fair value of future
cash flows of a financial instrument will fluctuate
because of changes in market prices. The Group
is exposed to market risks, in particular, interest
rate risk, commodity risk and foreign exchange
risk.

a. Risiko Suku Bunga a. Interest Rate Risk

Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai
wajar atau arus kas kontraktual masa datang
dari suatu instrumen keuangan akan
terpengaruh akibat perubahan suku bunga
pasar. Eksposur Grup yang terpengaruh risiko
suku bunga terutama terkait dengan pinjaman
bank jangka panjang dan sewa pembiayaan.
Interest rate risk is the risk that the fair value
or contractual future cash flows of a financial
instrument will be affected due to changes in
market interest rates. The Groups exposure
to the interest rate risk relates primarily to
long-term bank loan and finance lease.

Walaupun Grup memiliki pinjaman dengan
tingkat suku bunga tetap, manajemen Grup
juga melakukan penelaahan atas suku bunga
yang telah ditetapkan, apabila suku bunga
pasar turun secara signifikan, manajemen
Grup akan melakukan negosiasi untuk
menurunkan suku bunga tersebut.
Eventhough the Group has liabilities with
fixed interest rate, management of the Group
also conducts assessments on such rates
and if market interest rate decreases
significantly, management of the Group
would negotiate to decrease the interest rate
on its obligations.

Tabel berikut adalah nilai tercatat,
berdasarkan jatuh temponya, atas liabilitas
keuangan Grup yang terkait risiko suku
bunga:
The following table sets out the carrying
amount, by maturity, of the Groups financial
liabilities that are exposed to interest rate
risk:

2013
Kurang dari atau
sama dengan Lebih dari
satu tahun/ satu tahun/
Within More than J umlah/
one year one year Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Sewa pembiayaan 11.408.664 33.969.570 45.378.234 Finance lease
Pinjaman bank 30.495.809 204.514.238 235.010.047 Bank loans
J umlah 41.904.473 238.483.808 280.388.281 Total
Floating interest rate
Suku bunga mengambang/

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 93 -
2012
Kurang dari atau
sama dengan Lebih dari
satu tahun/ satu tahun/
Within More than J umlah/
one year one year Total
Li abil itas Keuangan Financial Li abil iti es
Sewa pembiayaan 2.008.074 8.933.030 10.958.904 Finance lease
Pinjaman bank 13.460.031 110.841.040 124.301.071 Bank loans
J umlah 15.468.105 119.774.070 135.259.975 Total
Floating interest rate
Suku bunga mengambang/

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012,
jika suku bunga atas pinjaman bank dan
liabilitas sewa pembiayaan yang lebih
tinggi/rendah 1% dan variabel lain dianggap
tetap, laba sebelum pajak untuk tahun
berjalan akan lebih rendah/tinggi masing-
masing sebesar US$ 2.803.883 dan
US$ 1.352.600, terutama sebagai akibat
tingginya/rendahnya beban bunga dari
pinjaman bank dan liabilitas sewa
pembiayaan suku bunga mengambang.
As of December 31, 2013 and 2012,
if interest rates on bank loans and lease
liabilities had been 1% higher/lower with all
other variables held constant, income before
tax for the year would have been
US$ 2,803,883 and US$ 1,352,600
lower/higher, mainly as a result of
higher/lower interest expense on floating
rate bank loan and finance lease liabilities.

b. Risiko Komoditas b. Commodity Risk

Risiko komoditas adalah risiko adanya
fluktuasi pada harga pasar komoditas atas
gabungan produk-produk mineral yang
diproduksi, termasuk emas yang merupakan
produk utama. Kebijakan Grup untuk
mengelola risiko ini adalah dengan
menggunakan harga berdasarkan kontrak
dengan pelanggan. Grup tidak terlibat dalam
kontrak derivatif atas komoditas, namun
pada tanggal 31 Desember 2012, PT Bank
CIMB Niaga Tbk, kreditur J RN, mensyaratkan
J RN dan entitas anak untuk melakukan
lindung nilai atas komoditas emas
berdasarkan produksi dan harga emas
minimum seperti yang dijelaskan di perjanjian
pinjaman (Catatan 20 dan 36).
Commodity risk is the risk of fluctuations in
prevailing market commodity prices on the
mix of mineral products it produces including
gold, its main product. The Groups policy is
to manage this risk through the use of
contract based prices with customers. The
Group is not engaged in any derivative
commodity contracts; however,
as of December 31, 2012, PT Bank CIMB
Niaga Tbk, J RNs creditor, requires J RN and
its subsidiaries to enter into commodity
hedging on their gold production volume
based on minimum volume of production
and price as defined in the related loan
agreement (Notes 20 and 36).

Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas
perubahan harga pasar dari harga emas pada
tanggal 31 Desember 2013 dan 2012, dimana
semua variabel lain konstan, terhadap laba
sebelum beban pajak untuk tahun-tahun yang
berakhir tanggal 31 Desember 2013 dan
2012:
The following table demonstrates the
sensitivity to a reasonably change in market
price of gold at December 31, 2013 and
2012, with all other variables held constant,
to the income before tax for the years ended
December 31, 2013 and 2012:

2013 2012
Kenaikan (Penurunan) Efek Terhadap Efek Terhadap
dalam Persentase/ Laba Sebelum Laba Sebelum
Increase Pajak/ Pajak/
(Decrease) Effect on Income Effect on Income
in Percentage before Tax before Tax
Harga emas 10% 7.760.513 9.566.404 Price of gold
(10)% (7.760.513) (9.566.404)


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 94 -
c. Risiko Nilai Tukar c. Foreign Exchange Risks

Risiko nilai tukar adalah risiko dimana nilai
wajar atau arus kas kontraktual masa
mendatang dari suatu instrumen keuangan
akan terpengaruh akibat perubahan nilai
tukar. Eksposur Grup yang terpengaruh risiko
nilai tukar terutama terkait dengan kas, utang
usaha, beban akrual dan pinjaman pihak
berelasi.
Foreign exchange rate risk is the risk that
the fair value or future contractual cash flows
of a financial instrument will fluctuate
because of changes in foreign exchange
rates. The Groups exposure to the foreign
exchange risk relates primarily to cash, trade
accounts payable, accrued expenses and
loan from related parties.

Grup mengelola risiko nilai tukar dengan
menyesuaikan antara penerimaan dan
pembayaran dalam mata uang yang sama
dan melakukan pengawasan.
The Group manages the foreign curreny
exchange risk by matching receipts and
payments in the same currency and through
monitoring.

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012,
kurs konversi yang digunakan diungkapkan
pada Catatan 2d atas laporan keuangan
konsolidasian.
On December 31, 2013 and 2012, the
conversion rates used were disclosed in
Note 2d to the consolidated financial
statements.

Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas
perubahan yang wajar dari nilai tukar mata
uang asing terhadap Dolar Amerika Serikat,
dimana semua variabel lain konstan, terhadap
laba sebelum pajak untuk tahun-tahun yang
berakhir 31 Desember 2013 dan 2012. Lima
persen (5%) adalah tingkat sensitivitas yang
digunakan pada saat pelaporan mata uang
asing kepada manajemen kunci secara
internal dan merupakan penilaian manajemen
yang mungkin terjadi atas nilai tukar.
The following table demonstrates the
sensitivity to a reasonably possible change
in foreign currencies exchange rate against
U.S. Dollar with all other variables held
constant, to the income before tax for the
years ended December 31, 2013 and 2012.
Five percent (5%) is the sensitivity rate used
when reporting foreign currency risk
internally to key management personnel and
represents management assessment of a
reasonably possible change in foreign
exchange rates.

2013 2012
Kenaikan (Penurunan) Efek Terhadap Efek Terhadap
dalam Persentase/ Laba Sebelum Laba Sebelum
Increase Pajak/ Pajak/
(Decrease) Effect on Income Effect on Income
in Percentage before Tax before Tax
Dolar Amerika Serikat: U.S. Dollar:
Rupiah 5% (2.369.423) (84.911) Rupiah
(5%) 2.369.423 84.911
Ringgit Malaysia 5% (207.494) (482.227) Malaysian Ringgit
(5%) 207.494 482.227
Dolar Australia 5% (7.542) (13.882) Australian Dollar
(5%) 7.542 13.882
Euro 5% (500) (120) Euro
(5%) 500 120

Dampak dari perubahan nilai tukar Dolar
Amerika Serikat untuk mata uang lainnya
terutama perubahan nilai aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing.
The impact of the above change in
exchange rate of U.S. Dollar to other
currencies is mainly the result of change in
the value of foreign currencies denominated
monetary assets and liabilities.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 95 -
Risiko Kredit Credit Risk

Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan
mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan
atau pihak lawan akibat gagal memenuhi liabilitas
kontraktualnya. Manajemen berpendapat bahwa
tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi
secara signifikan. Grup mengendalikan risiko
kredit dengan cara melakukan hubungan usaha
dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas,
menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi
kredit, serta memantau kolektibilitas piutang
secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang
tak tertagih.
Credit risk is the risk that the Group will incur
a loss arising from the customers or
counterparties which fail to fulfill their contractual
obligations. Management believes that there are
no significant concentrations of credit risk. The
Group manages and controls the credit risk by
dealing only with recognized and credit worthy
parties, setting internal policies on verifications
and authorizations of credit, and regularly
monitoring the collectibility of receivables to
reduce the exposure to bad debts.

Tabel berikut menunjukkan eksposur maksimum
risiko kredit untuk komponen dari laporan posisi
keuangan konsolidasian pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012:
The table below shows the maximum exposure
to credit risk for the component of the
consolidated statements of financial position as
of December 31, 2013 and 2012:

2013 2012
Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables
Kas 26.667.973 8.558.546 Cash
Piutang usaha - 3.586.738 Trade accounts receivable
Piutang lain-lain 1.856.868 2.388.181 Other accounts receivable
Deposito berjangka yang dibatasi
pencairannya dan lain-lain Restricted time deposits and
(Catatan 8) 1.335.950 1.975.556 others (Note 8)
Piutang dari pihak berelasi-non usaha 3.038.647 1.344.180 Due from a related party
Aset tidak lancar lain-lain 1.776.599 48.353 Other noncurrent assets
J umlah 34.676.037 17.901.554 Total

Risiko Likuiditas Liquidity Risk

Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul
karena Grup tidak memiliki arus kas yang cukup
untuk memenuhi likuiditasnya.
Liquidity risk is a risk arising when the cash flows
position of the Group is not enough to cover the
liabilities which become due.

Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen
memantau dan menjaga jumlah kas yang
dianggap memadai untuk membiayai operasional
Grup dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus
kas. Manajemen juga melakukan evaluasi berkala
atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual,
termasuk jadwal jatuh tempo pinjaman dan utang,
dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar
keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan
yang optimal.
In the management of liquidity risk, management
monitors and maintains a level of cash deemed
adequate to finance the Groups operations and
to mitigate the effects of fluctuation in cash flows.
Management also regularly evaluates the
projected and actual cash flows, including loan
maturity profiles, and continuously assess
conditions in the financial markets for
opportunities to obtain optimal funding sources.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 96 -
Berikut adalah jadwal jatuh tempo liabilitas
keuangan konsolidasian berdasarkan pembayaran
kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012:
The consolidated table below summarizes the
maturity profile of consolidated financial liabilities
based on contractual undiscounted payments
as of December 31, 2013 and 2012:

2013
<=1 tahun/ 1-2 tahun/ 3-5 tahun/ Biaya transaksi/ Nilai Tercatat/
<= 1 Year 1-2 Years 3-5 Years Transaction Costs As Reported
Liabil itas Liabi lities
Utang usaha 33.748.742 - - - 33.748.742 Trade account payables
Utang lain-lain 1.591.985 - - - 1.591.985 Other liabilities
Beban akrual 13.303.973 - - - 13.303.973 Accrued expenses
Utang lembaga keuangan bukan bank 196.302 119.738 31.690 - 347.730 Loans from non-bank financial institutions
Sewa pembiayaan 11.408.664 11.432.716 22.536.854 - 45.378.234 Finance lease
Pinjaman pihak berelasi - - 70.744.277 - 70.744.277 Loan from related parties
Pinjaman kepada pihak ketiga - - 41.840.000 - 41.840.000 Loan from a third party
Pinjaman bank 35.627.701 63.696.913 152.765.470 (5.029.494) 247.060.590 Bank loans
Jumlah 95.877.367 75.249.367 287.918.291 (5.029.494) 454.015.531 Total

2012
<=1 tahun/ 1-2 tahun/ 3-5 tahun/ Biaya transaksi/ Nilai Tercatat/
<= 1 Year 1-2 Years 3-5 Years Transaction Costs As Reported
Liabil itas Liabilities
Utang usaha 25.724.047 - - - 25.724.047 Trade accounts payable
Beban akrual 4.717.619 - - - 4.717.619 Accrued expenses
Utang lain-lain 1.186.347 - - - 1.186.347 Other liabilities
Pinjaman bank jangka panjang 14.557.637 21.903.460 91.997.127 (4.157.153) 124.301.071 Long-term bank loans
Sewa pembiayaan 2.008.074 4.673.911 4.259.119 - 10.941.104 Finance lease
Utang lembaga keuangan bukan Loans from non-bank financial
bank 162.467 176.747 74.626 - 413.840 institutions
Pinjaman pihak berelasi - 19.173.761 - - 19.173.761 Loan from related parties
Jumlah 48.356.191 45.927.879 96.330.872 (4.157.153) 186.457.789 Total


36. Perjanjian Penting dan Komitmen 36. Significant Contracts and Commitments

a. Undang-undang Pertambangan
No. 4/2009 dan Peraturan Pemerintah
a. Mining Law No. 4/2009 and Government
Regulation

Pada tanggal 12 J anuari 2009, Pemerintah
Republik Indonesia mengeluarkan Undang-
Undang No. 4 Tahun 2009 tentang
Pertambangan Mineral dan Batubara. Saat
ini, entitas anak, sebagai pemilik Kontrak
Karya (KK) dan Ijin Usaha Pertambangan
(IUP), sedang mengevaluasi dampak dari
Undang-Undang ini terhadap operasional
Entitas Anak, seperti:
On J anuary 12, 2009, the Government of
the Republic of Indonesia issued Law No. 4
year 2009 regarding Mineral and Coal
Mining (Law). Currently, the subsidiaries, as
a Contract of Work (CoW) and Mining
Rights (KP) holders, is still evaluating the
impact of this new Law on its operations,
such as:

a. Dalam provisi transisi KK, menyatakan
bahwa peraturan baru akan
menghormati KK yang sudah ada
sampai dengan jatuh tempo. Namun,
dinyatakan pula bawa KK yang ada
harus disesuaikan dengan provisi yang
ada dalam peraturan baru, Undang-
undang baru.
a. the CoW transitional provisions, states
the new Law will honor existing CoW
until their expiration. However, it also
states that existing CoW must be
amended within one year to conform
with the provisions of the new Law.



PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 97 -
b. Persyaratan dari pemegang KK yang
sudah berjalan, dalam waktu satu tahun
sejak berlakunya Undang-Undang baru,
mengajukan perencanaan aktivitas
pertambangan untuk lokasi kontrak.
J ika rencana tersebut tidak dipenuhi,
lokasi kontrak akan dikurangi sesuai
dengan ijin Undang-Undang yang baru.
b. the requirement for CoW holder which
has already commenced with some
form of activities to, within one year of
enactment of the new Law, submit the
mining activity plan for the entire
contract area. If this plan is not
fulfilled, the contract area maybe
reduced to that allowed for licenses
under the new Law.

Sehubungan dengan implementasi Undang-
Undang No. 4 Tahun 2009, pada tanggal
1 Februari 2010, Pemerintah Republik
Indonesia mengeluarkan dua Peraturan
Pemerintah (PP) No. 22 dan 23 Tahun 2010,
yang meliputi hal-hal sebagai berikut:
In relation with the implementing regulation
for Mining Law No. 4 year 2009, on
February 1, 2010, the Government of
Indonesia released two Government
Regulations (PP) No. 22 and 23 year 2010,
covering the following:

a. PP No. 22 mengatur tentang
pembentukan area tambang dengan
menggunakan ijin usaha
pertambangan yang baru (Ijin Usaha
Pertambangan atau IUP).
a. PP No. 22 deals with the
establishment of mining areas under
the new mining business license (Ijin
Usaha Pertambangan or IUP).

b. PP No. 23 memperjelas prosedur
untuk memperoleh IUP yang baru dan
juga menyatakan bahwa KK yang ada
akan tetap diakui oleh Pemerintah.
Namun demikian, perpanjangan atas
KK tersebut akan dilakukan melalui
penerbitan IUP. Terdapat beberapa
perubahan dalam PP No. 23 yang
dicantumkan dalam PP No. 24 Tahun
2012 pada tanggal 21 Februari 2012.
b. PP No. 23 provides clarifications
surrounding the procedures to obtain
new IUPs. It also indicates that
existing CoW will be honored by the
Government although any extension
of existing CoW will be through the
issuance of an IUP. Certain provisions
in PP No. 23 have been amended
since the issuance of PP No. 24 Year
2012 on February 21, 2012.

Pada tanggal 5 J uli 2010, Pemerintah
Indonesia mengeluarkan PP No. 55/2010,
PP ini mengatur mengenai pembinaan dan
pengawasan penyelenggaraan usaha
pertambangan mineral dan batubara di
Indonesia.
On J uly 5, 2010, the Government of
Indonesia released PP No. 55/2010,
regarding the development and supervision
of implementation of mineral and coal
mining activities in Indonesia.

Pada tanggal 20 Desember 2010,
Pemerintah Indonesia mengeluarkan
peraturan implementasi atas Undang-
Undang Mineral No. 4/2009, yaitu Peraturan
Pemerintah No. 78/2010 (PP No. 78) yang
mengatur aktivitas reklamasi dan pasca
tambang untuk pemegang IUP-Eksplorasi
dan IUP-Operasi Produksi. Peraturan ini
memperbaharui Peraturan Menteri Energi
dan Sumber Daya Mineral No. 18/2008
tanggal 29 Mei 2008.
On December 20, 2010, the Government of
Indonesia released an implementing
regulation for Mining Law No. 4/2009, i.e.
Government Regulation No. 78/2010
(GR No. 78) that deals with reclamations
and post-mining activities for both
IUP-Exploration and IUP-Production
Operation holders. This regulation updates
Minister of Energy and Mineral Resources
No. 18/2008 dated May 29, 2008.

Ketentuan peraturan ini antara lain: The regulation requires among others:

a. Pemegang IUP-Eksplorasi, harus
memuat rencana reklamasi di dalam
rencana kerja dan anggaran biaya
ekplorasinya dan menyediakan jaminan
reklamasi berupa deposito berjangka
yang ditempatkan pada bank
pemerintah.
a. An IUP-Exploration holder, must
include a reclamation plan in its
exploration work plan and budget and
provide a reclamation guarantee in the
form of a time deposit placed at a
state-owned bank.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 98 -
b. Pemegang IUP-Operasi Produksi,
harus menyiapkan (1) rencana
reklamasi lima tahunan; (2) rencana
pasca tambang; (3) menyediakan
jaminan reklamasi yang dapat berupa
rekening bersama atau deposito
berjangka yang ditempatkan pada bank
pemerintah, bank garansi, atau
cadangan akuntansi (bila diizinkan);
dan (4) menyediakan jaminan pasca
tambang berupa deposito berjangka
yang ditempatkan di bank pemerintah.
b. An IUP-Production Operation holder,
must prepare (1) a five-year
reclamation plan; (2) a post-mining
plan; (3) provide a reclamation
guarantee which may be in the form of
a joint account or time deposit placed
at a state-owned bank, a bank
guarantee, or an accounting provision
(if eligible); and (4) provide a post-
mine guarantee in the form of a time
deposit at a state-owned bank.

Grup terus memonitor perkembangan dari
implementasi peraturan pelaksanaan dari
Undang-Undang Pertambangan baru ini dan
menganalisis pengaruhnya terhadap
operasional Grup. Manajemen berpendapat
bahwa implementasi peraturan ini tidak akan
menimbulkan kerugian material pada
operasional Grup.
The Group has monitored the development
and implementation of new Mining Law and
analyzed the impact on the Groups
operations. The Groups management
believes that the provisions of the new law
will have no significant impact to the Group
in the near term.

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012,
Grup telah menempatkan jaminan reklamasi
masing-masing sebesar nihil dan
Rp 250.000.000 (ekuivalen US$ 25.853)
dalam bentuk deposito.
As of December 31, 2013 and 2012, Group
has placed reclamation guarantees
amounting to nil and
Rp 250,000,000 (equivalent to
US$ 25,853), respectively, in the form of
time deposit.

b. Perjanjian Pengalihan b. Assignment Agreement

Pada tanggal 24 J uni 2011, J RN
menandatangani Agreement and Assigment
Relating to Proceeds Payment Obligations of
JRBM dengan Avocet Mining Plc (AMP) dan
Franco-Nevada US Corporation (Franco
Nevada) dimana AMP (i) telah mengalihkan
kepada J RN semua hak, kepemilikan dan
kepentingannya dalam Sales and Purchase
Agreement tertanggal 25 J anuari 2002 yang
dibuat AMP dan Newmont Indonesia Ltd.,
pemilik sebelumnya J RBM (Perjanjian
Royalti); (ii) mendelegasikan kepada J RN
semua kewajibannya termasuk, tidak
terbatas pada J umlah Pembayaran
(Payment Amounts) seperti yang tertera
pada Royalty Agreement; dan (iii) harus
menyediakan akta jaminan fidusia atas hak
kepada Franco-Nevada sebagai jaminan
untuk pelunasan kewajiban sampai dengan
US$ 10,3 juta atau ekuivalen dengan harga
emas per ounce tertentu seperti yang tertera
di Royalty Agreement. Pada tanggal 18 J uli
2011, J RN telah menyelesaikan dan
memberikan akta tersebut kepada Franco-
Nevada.
On J une 24, 2011, J RN entered into an
Agreement and Assignment Relating to
Proceeds Payment Obligations of J RBM
with Avocet Mining Plc (AMP) and Franco-
Nevada US Corporation (Franco Nevada)
whereby AMP (i) has assigned to J RN all of
its rights, title and interest in and to that
Sales and Purchase Agreement dated
J anuary 25, 2002 made by AMP and
Newmont Indonesia Ltd., the former owner
of J RBM (now referred to as Royalty
Agreement); (ii) has delegated to J RN all
its obligations thereunder including, without
limitation those obligations for Payment
Amounts as defined under the Royalty
Agreement; and (iii) has to provide Franco-
Nevada a deed of Fiduciary Security over
Rights as security for the settlement of the
obligations up to a maximum principal
amount of US$ 10.3 million or equivalent to
certain ounces of gold under the Royalty
Agreement. On J uly 18, 2011, the
Company has executed this deed to
Franco-Nevada.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 99 -
Beban royalti untuk tahun-tahun yang
berakhir 31 Desember 2013 dan 2012
sebesar US 1.583.578 dan US$ 2.932.343,
dan diakui sebagai Beban administrasi dan
umum dalam laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian (Catatan 28).
Royalty for the years ended December 31,
2013 and 2012 amounted to US$ 1,583,578
and US$ 2,932,343, respectively, was
presented as part of General and
administrative expenses in the
consolidated statements of comprehensive
income (Note 28).

c. Komoditas Lindung Nilai c. Commodity Hedging

Pada tanggal 2 Agustus 2011, J RN
mengadakan perjanjian Gold Zero Cost
Collar Dealing Term Sheet dengan CIMB
Bank Berhad (CIMB Bank) dalam rangka
lindung nilai untuk melindungi kemungkinan
terjadinya penurunan produksi emas seperti
yang disyaratkan dalam perjanjian pinjaman
dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk
(Catatan 20). Dalam perjanjian Term Sheet
ini, J RN dan CIMB Bank Berhad setuju untuk
melakukan penyelesaian neto (net
settlement) dengan ketentuan-ketentuan
sebagai berikut:
On August 2, 2011, J RN has entered into
Gold Zero Cost Collar Dealing Term Sheet
with CIMB Bank Berhad (CIMB Bank) to
hedge its possible downside of its gold
production as required in the Loan
Agreements with PT Bank CIMB Niaga Tbk
(Note 20). Under this term sheet J RN and
CIMB Bank have agreed to have a net
settlement on the following terms:


Tanggal perdagangan dan tanggal awal
masing-masing pada tanggal
1 Agustus 2011 dan 1 September 2011
sampai dengan tanggal penyelesaian
31 Agustus 2013.
The trade date and start date
will be on August 1, 2011 and
September 1, 2011, respectively, until
the termination date, on
August 31, 2013.

J RN akan membayar CIMB Bank pada
setiap periode penghitungan, bila
terdapat kelebihan dari harga rata-rata
melebihi harga tertinggi sebesar
US$ 1.900 per ounces emas.
J RN will pay CIMB Bank if in respect
of each calculation period, there will
be an excess (if any) of average
floating price over the cap price of
US$ 1,900 per ounce of gold.

CIMB Bank akan membayar J RN pada
setiap periode penghitungan, bila
terdapat kelebihan dari harga terendah
sebesar US$ 1.400 per ounces diatas
harga rata-rata emas.
CIMB Bank will pay J RN if in respect
of each calculation period, there will
be excess (if any) of the floor price of
US$ 1,400 per ounce over the floating
price of gold.

Sehubungan dengan perjanjian Term Sheet,
pada tanggal 2 Agustus 2011, J RN
menandatangani ISDA 2002 Master
Agreement dengan CIMB Bank untuk
menyetujui penyelesaian dan ketentuan
lainnya atas perjanjian Term Sheet tersebut.
In connection with the term sheet, on
August 2, 2011, J RN entered into ISDA
2002 Master Agreement with CIMB Bank to
agree on the settlement and other terms of
the above Term Sheet.

Sehubungan dengan pelunasan lebih awal
seluruh pinjaman PT Bank CIMB Niaga Tbk
pada tahun 2013, maka perjanjian ini telah
diakhiri (Catatan 20).
In relation to early settlement of loans to
PT Bank CIMB Niaga Tbk in 2013, this
contract has been terminated (Note 20).


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 100 -
Pendapatan dari penyelesaian perjanjian
sebesar US$ 29.500.000 disajikan sebagai
Pendapatan dari penyelesaian instrumen
derivatif komoditas dalam laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian tahun 2013.
Income from this terminated agreement
amounting to US$ 29,500,000 is presented
in the 2013 consolidated statement of
comprehensive income as Income from
settlement of commodity derivative
instrument.

d. Perjanjian Kerjasama Pertambangan d. Mining Cooperation Agreement

Pada tanggal 24 Desember 2013, PEG, yang
merupakan entitas anak GSM selaku pemilik
Kontrak Karya dengan luas wilayah lebih dari
7.000 hektar yang mengelilingi 100 hektar
wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik
KUD Dharma Tani Marisa, pihak ketiga, telah
sepakat untuk mengadakan kerja sama
dengan KUD Dharma Tani Marisa,
pemegang tunggal IUP mineral logam emas
seluas 100 hektar berdasarkan Surat
Keputusan Bupati Pohuwato
No.316/13/XI/Tahun 2009 tertanggal
23 November 2009 tentang IUP Operasi
Produksi yang bertujuan untuk
mengembangkan investasi kegiatan
pertambangan yang dapat memberikan
manfaat baik secara ekonomi maupun sosial
bagi para pihak dalam wilayah IUP.
On December 24, 2013, PEG, a subsidiary
of GSM as the owner of Contract of Work
with the area expanding more than 7,000
hectare which area surrounding the 100
hectare area of Mining Business License
(IUP) owned by KUD Dharma Tani Marisa,
a third party, has agreed to entered into
a cooperation agreement with KUD Dharma
Tani Marisa, the sole owner IUP of gold
with area of 100 hectare based on
Decision Letter of Regent of Pohuwato
No. 316/13/XI/Tahun 2009 dated
November 23, 2009 regarding IUP of
Production Operation, to develop
investment in mining activities which has
economic and social benefit for the parties
within the area of IUP.

e. Perjanjian Utang Piutang e. Loan Receivable Agreement

Pada tanggal 24 Desember 2013, PEG
menandatangani perjanjian utang piutang
dengan KUD Dharma Tani Marisa, pihak
ketiga. Dalam perjanjian tersebut PEG
memberikan fasilitas pinjaman kepada KUD
Dharma Tani Marisa sebesar
Rp 10.000.000.000 Pada tanggal
31 Desember 2013 saldo piutang PEG dari
KUD sebesar Rp 5.000.000.000
On December 24, 2013, PEG signed a loan
agreement with KUD Dharma Tani Marisa,
a third party. PEG granted a loan facility to
KUD amounting to Rp 10,000,000,000. As
of December 31, 2013, the outstanding loan
of KUD Dharma Tani Marisa to PEG
amounted to Rp 5.000.000.000.


37. Informasi Segmen 37. Segment Information

Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan
pelaporan internal kepada pembuat keputusan
operasional, yang bertanggung jawab atas alokasi
sumber daya ke masing-masing segmen yang
dilaporkan serta menilai kinerja masing-masing
segmen tersebut. Pada tahun 2013, Grup hanya
memiliki satu (1) segmen yang dilaporkan yakni
penjualan emas dan perak sehingga Grup tidak
menyajikan informasi segmen pasa tahun 2013.
Pada tahun 2012, Grup memiliki lima (5) segmen
yang dilaporkan; perdagangan umum, jasa boga,
perumahan, transportasi, penjualan emas dan
perak.
Operating segments are reported in accordance
with the internal reporting provided to the chief
operating decision maker, which is responsible
for allocating resources to the reportable
segments and assesses its performance. In
2013, the Group has only one (1) reportable
segment which is the sale of gold and silver
thus, the Group did not present segment
information in 2013. In 2012, the Group has five
(5) reportable segments including general
trading, catering service, real estate,
transportation and sale of gold and silver.


PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 101 -
Perdagangan Penjualan Emas
umum/ J asa boga/ dan Perak/
General Catering Perumahan/ Transportasi/ Sale of Gold J umlah/
trading service Housing Transportation and Silver Total
Laporan Laba Rugi Consolidated Statement of
Komprehensif Comprehensive Income
konsolidasian
Pendapatan usaha 51.914 168.060 - 39.563 172.589.048 172.848.585 Revenues
Hasil segmen Segment results
Laba kotor (2.979) (5.882) - 11.847 67.020.272 67.023.258 Segment gross profit
Beban umum dan General and administrative
administrasi (20.393) (52.736) (6.307) (8.681) (29.327.947) (29.416.064) expenses
Pendapatan (beban) Other income (expenses) -
lain-lain - bersih (34.837) (90.090) (10.775) (14.830) 58.207.381 58.056.849 net
Laba (rugi) sebelum pajak (58.209) (148.708) (17.082) (11.664) 95.899.706 95.664.043 Income (loss) before tax
Penghasilan pajak kini - - - - (16.442.601) (16.442.601) Current tax expense
Penghasilan pajak
tangguhan 113 291 35 48 8.647.886 8.648.373 Deferred tax benefit
Laba (rugi) bersih (58.096) (148.417) (17.047) (11.616) 88.104.991 87.869.815 Net income (loss)
Aset Segmen 15.273 61.868 71.089 148.503 534.773.472 535.070.205 Segment Assets
Liabilitas Segmen 48.231 576.554 22.285 636.167 197.992.767 199.276.004 Segment Liabilities
*)
2012
Aset segmen tidak termasuk pajak dibayar dimuka, aset pajak tangguhan, pajak pertambahan nilai masukan dan goodwill dan sedangkan liabilitas segmen tidak
termasuk utang pajak dan liabilitas pajak tangguhan/Segment assets exclude prepaid taxes, deferred tax assets, prepaid value added tax and goodwill while
segment liabilities exclude taxes payable and deferred tax liabilities



38. Aset dan Liabilitas Moneter Bersih dalam Mata
Uang Asing
38. Net Monetary Assets and Liabilities
Denominated in Foreign Currencies

Berikut adalah posisi aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing Grup pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012:
The following table shows the Groups monetary
assets and liabilities and foreign currencies as of
December 31, 2013 and 2012:

Mata Uang Mata Uang
Asing/ Ekuivalen/ Asing/ Ekuivalen/
Foreign Equivalent in Foreign Equivalent in
Currency US$ Currency US$
Aset Assets
Kas IDR 39.274.944.807 3.222.163 10.332.868.830 1.068.549 Cash
MYR 925.207 281.434 1.988.176 649.954
EUR 13.801 10.000 4.529 6.000
AUD 160 143 18.446 19.144
Piutang lain-lain IDR 3.587.137.377 294.293 20.650.332.919 2.135.505 Other receivables
J aminan reklamasi IDR - - 250.000.000 25.853 Reclamation guarantee
Aset lain-lain IDR 524.053.866 42.994 - - Other asset
Aset tidak lancar lain-lain IDR 8.732.163.033 716.397 160.661.243 16.614 Other noncurrent assets
Jumlah Aset 4.567.424 3.921.619 Total Assets
Liabil itas Li abi liti es
Utang usaha MYR 14.567.101 4.431.312 31.268.975 10.217.000 Trade accounts payable
IDR 45.133.477.956 3.702.804 30.137.282.572 3.105.981
AUD 164.041 146.374 286.182 296.788
EUR - - 6.355 8.397
Beban akrual IDR 58.358.177.286 4.717.774 6.597.313.298 680.350 Accrued expenses
MYR - - 182.676 59.688
AUD 5.163 4.607 - -
Pinjaman pihak berelasi IDR 524.361.382.281 43.019.229 7.200.000.000 744.571 Loan from related parties
Utang lembaga keuangan Loans from non-bank
bukan bank IDR 4.238.493.159 347.731 4.001.840.101 413.841 financial institutions
Sewa pembiayaan MYR - - 54.476 17.800 Finance lease
Jumlah Li abil itas 56.369.831 15.544.416 Total Liabili ties
Bersih (51.802.407) (11.622.797) Net
31 Desember/December 31, 2012 31 Desember/December 31, 2013

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 102 -
Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012, kurs
konversi yang digunakan diungkapkan pada
Catatan 2d atas laporan keuangan konsolidasian.
On December 31, 2013 and 2012, the
conversion rates used were disclosed in Note 2d
to the consolidated financial statements.


39. Perkara Hukum 39. Legal Matter

a. Gugatan PT Lebong Tandai a. PT Lebong Tandai Lawsuit

Pada tanggal 11 April 2012, PT Lebong
Tandai (LT) (Penggugat) mengajukan
gugatan terhadap Avocet Mining Plc
(Tergugat 1)
di Pengadilan Negeri J akarta Selatan
sehubungan dengan transaksi Penjualan
80% saham milik Avocet Mining Plc di
J RBM (dahulu PT Avocet Bolaang
Mongondow) kepada J Resources Mining Ltd
(dahulu J &Partners Asia Limited)
(Tergugat II), J RN (Tergugat III) dan J RAP
(Tergugat IV).
On April 11, 2012, PT Lebong Tandai (LT)
(Plaintiff) had filed a lawsuit against Avocet
Mining Plc (Defendant I) in Distric Court of
South J akarta concerning the sale
transaction of 80% share owned by Avocet
Mining Plc in J RBM (formerly PT Avocet
Bolaang Mongondow) to J Resources
Mining Ltd (formerly J &Partners Asia
Limited) (Defendant II), J RN (Defendant III)
and J RAP (Defendant IV).

Gugatan LT tersebut telah ditolak berturut-
turut oleh Pengadilan Negeri J akarta Selatan
pada tanggal 19 September 2012 dan
Pengadilan Tinggi DKI J akarta pada tanggal
21 Oktober 2013, dan menghukum LT untuk
membayar biaya perkara untuk kedua tingkat
pengadilan. Kemudian pada tanggal
1 November 2013, LT kembali mengajukan
gugatan yang sama kepada Pengadilan
Negeri J akarta Selatan dengan cara
mengubah para tergugat menjadi J RBM
(Tergugat I), Sri Darmawan (Tergugat II) dan
J RN (Tergugat III). Sampai dengan periode
pelaporan, proses persidangan telah
mencapai tahap penyerahan berkas eksepsi
kompetensi absolut oleh para tergugat ke
Majelis Hakim Pengadilan Negeri J akarta
Selatan.
LTs lawsuit has been rejected successively
by the District Court of South J akarta on
September 19, 2012 and the High Court of
J akarta on October 21, 2013, and punished
LT to pay court costs for both level of courts
Then on November 1, 2013, LT re-filed the
same lawsuit to the District Court of South
J akarta by changing the defendants into
J RBM (Defendant I), Sri Darmawan
(Defendant II) and J RN (Defendant III). As
of reporting period, the proceedings have
reached a stage of submission of absolute
competence exception file by the
defendants to the Panel of J udges of
District Court of South J akarta.


b. Perkara Arbitrase di London b. Arbitration Case in London

Pada tanggal 21 September 2012, Avocet
Mining Plc. (Avocet) telah mengajukan
permohonan arbitrase melawan J &Partners
dan J RN ke London Court of International
Arbitration (LCIA) dalam kaitannya dengan
perselisihan yang timbul sehubungan
dengan Sale & Purchase Agreement,
Interconditionality Agreement, the
Assignment and the Undertaking.
On September 21, 2012, Avocet Mining Plc.
(Avocet) has filed request for arbitration
against J &Partners and J RN to the London
Court of International Arbitration (LCIA) in
relation to the disputes arising out of and in
connection with the Sale and Purchase
Agreements, the Interconditionality
Agreement, the Assignment and the
Undertaking.

Sampai dengan tanggal penyelesaian
laporan keuangan konsolidasian, para pihak
di arbitrase masih menunggu keputusan
mengenai penentuan tanggal sidang/hearing
dari pihak arbiter.
As of date of completion of the consolidated
financial statements, the parties in the
arbitration is still waiting for decision on the
determination of the date of the trial/
hearing from the arbiter.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 103 -
40. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan 40. Subsequent Events

a. Terhitung sejak tanggal 3 J anuari 2014
sampai dengan tanggal penyelesaian
laporan keuangan konsolidasian,
Perusahaan telah beberapa kali menerima
surat dari One Asia Resources Ltd.
mengenai keberatannya atas kerjasama
di bidang pertambangan yang dilakukan oleh
PT Puncak Emas Gorontalo (PEG), entitas
anak, dengan KUD Dharma Tani Marisa
(KUD). Perusahaan telah memberikan
penjelasan tertulis kepada One Asia
Resources Ltd., Bursa Efek Indonesia dan
OJ K sehubungan dengan hal tersebut.
a. Since J anuary 3, 2014 until the date of
completion of the consolidated financial
statements, the Company has received
letters from One Asia Resources Ltd. for
several times concerning its objection on
the cooperation agreement in mining which
was entered by PT Puncak Emas Gorontalo
(PEG), a subsidiary, with KUD Dharma Tani
Marisa (KUD). The Company has given
written explanation to One Asia Resources
Ltd., Indonesia Stock Exchange and OJ K
regarding the matter.

b. Berdasarkan Akta No. 45 tanggal
10 Februari 2014 dari Humberg Lie, S.H.,
S.E., MKn, notaris di J akarta, PEG dan KUD
Dharma Tani Marisa mendirikan perusahaan
patungan PT Puncak Emas Tani Sejahtera
(PETS), yang akan bergerak di bidang
pertambangan dengan modal dasar sebesar
Rp 2.000.000.000 terdiri dari 2.000 saham
dengan nilai nominal sebesar Rp 1.000.000
per saham. Modal ditempatkan dan disetor
pada PETS sebesar Rp 500.000.000.
Kepemilikan PEG dan KUD Dharma Tani
Marisa pada saham PETS masing-masing
sebesar 49% dan 51% (Catatan 36).
b. Based on Deed No. 45 dated
February 10, 2014 of Humberg Lie, S.H.,
S.E., MKn, a public notary in J akarta, PEG
and KUD, Dharma Tani Marisa established
a joint venture company PT Puncak Emas
Tani Sejahtera (PETS), which will engage
in mining with authorized capital amounting
to Rp 2,000,000,000 consisting of 2,000
shares with nominal value of Rp 1,000,000
per share. Total issued and paid up capital
of PETS amounted to Rp 500,000,000 of
PEG and KUD Dharma Tani Marisa have
ownership interests in PETS of 49% and
51%, respectively (Note 36).


41. Pengungkapan Tambahan Laporan Arus Kas
Konsolidasian
41. Supplemental Disclosures for Consolidated
Statements of Cash Flows

Aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak
mempengaruhi kas dan setara kas:
The following are the noncash investing and
financing activities of the Group:

2013 2012
Kapitalisasi biaya berikut ke aset Capitalization of the following costs into
eksplorasi dan evaluasi: exploration and evaluation assets:
Biaya penyusutan 25.616 69.257 Depreciation expense
Beban imbalan kerja jangka panjang 251.569 259.930 Long-term employee benefits expense
Kapitalisasi biaya berikut ke Capitalization of the following costs
properti pertambangan: into mining properties:
Beban penyusutan 2.705.956 - Depreciation expense
Beban imbalan kerja jangka panjang 1.254.537 208.979 Long-term employee benefits expense
Reklasifikasi aset eksplorasi dan evaluasi Reclasification of exploration and evaluation
ke properti pertambangan 23.704.458 - assets to mining properties
Reklasifikasi dari uang muka pembelian Reclassification from advances for
saham ke investasi - 14.145.156 purchase of share to investment
Penambahan aset tetap melalui Additional property, plant and equipment
sewa pembiayaan, utang lembaga through finance lease, loan from non-bank
keuangan non-bank, utang usaha financial instutions, trade account
dan uang muka 51.354.475 11.489.113 payable and down payment

PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan Entitas Anak
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2013 dan 2012
(Angka-angka Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat,
kecuali Dinyatakan Lain)

PT J Resources Asia Pasifik Tbk and Its Subsidiaries
Notes to Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Figures are Presented in United States Dollar,
unless Otherwise Stated)

- 104 -
42. Penerbitan Standar Akuntansi Keuangan Baru 42. Prospective Accounting Pronouncements

Ikatan Akuntan Indonesia telah menerbitkan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK)
dan Pernyataan Pencabutan Standar Akuntansi
Keuangan (PPSAK) yang berlaku efektif pada
periode yang dimulai 1 J anuari 2014 sebagai
berikut:
The Indonesian Institute of Accountants has
issued the following Interpretations of Financial
Accounting Standards (ISAKs) and Statement of
Withdrawal of Financial Accounting Standards
(PPSAK) which will be effective for annual period
beginning J anuary 1, 2014 as follows:

ISAK ISAK

1. ISAK No. 27, Pengalihan Aset dari
Pelanggan
1. ISAK No. 27, Transfer of Assets from
Customers

2. ISAK No. 28, Pengakhiran Liabilitas
Keuangan dengan Instrumen Ekuitas
2. ISAK No. 28, Extinguishing Financial
Liabilities with Equity Instruments

3. ISAK No. 29, Biaya Pengupasan Lapisan
Tanah dalam Tahap Produksi pada
Tambang Terbuka
3. ISAK No. 29, Stripping Costs in the
Production Phase of a Surface Mine

PPSAK PPSAK

PPSAK No. 12, Pencabutan PSAK No. 33:
Aktivitas Pengupasan Lapisan Tanah dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup pada
Pertambangan Umum
PPSAK No. 12, Withdrawal of PSAK No. 33:
Accounting of Land Stripping Activities and
Environmental Management in General Mining.

Grup berpendapat bahwa ISAK dan PPSAK
di atas tidak berdampak terhadap laporan
keuangan konsolidasian.
The Group does not expect that these revised
ISAKs and PPSAK will have an impact on the
consolidated financial statements.


********