Anda di halaman 1dari 16

UTILITAS

PUPUK KUJANG
Utilitas merupakan bagian yang menyediakan bahan pembantu proses atau
biasa disebut sebagai sarana penunjang proses. Unit ini memegang peranan yang
sangat penting dalam produksi, karena tanpa adanya unit ini maka proses produksi
tidak dapat berjalan secara optimal.
Unit penunjang (utilitas) yang ada di PT. Pupuk Kujang Cikampek dibagi
menjadi beberapa unit meliputi :
. Unit Penyediaan !ir.
". Unit Penyediaan Uap (steam).
#. Unit Penyediaan Tenaga listrik.
$. Unit Penyediaan Udara Tekan Kering dan Udara %nstrumen.
I.1. Penyediaan Air
Kebutuhan air untuk keperluan pabrik sebesar &'.''' m
#
(hari dengan
perincian sebagai berikut :
!ir untuk keperluan kantor dan permukiman : &''' m
#
(hari
!ir pendingin : "&.''' m
#
(hari
!ir umpan ketel : "'.''' m
#
(hari
)ahan baku air yang digunakan diperolah dari *ungai Parungkadali yang
berjarak ' km, dan *ungai Cikao yang berjarak kurang lebih "' km dari
pabrik. !ir dari *ungai Parungkadali dipompakan dengan dua buah pompa
yang masing+masing memiliki debit &.&'' gpm, dimana '.''' gpm
dialirkan kelokasi pabrik sedangkan sisanya ditampung pada delapan buah
kolam penampungan yang terdapat dilingkungan pabrik dengan kapasitas
,''.''' m
#
untuk persediaan jika suplainya terputus, sedangkan air dari
*ungai Cikao dipompakan dengan dua buah pompa yang masing+masing
memiliki debit &.&'' gpm. Kapasitas tempat penampungan untuk mensuplay
kebutuhan air pabrik diperkirakan selama dua bulan.
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro

Tabel 4.1 Karakteristik Bahan Baku dan Karakteristik Uman Air Pabrik
Karakteristik )ahan )aku !ir Karaktersitik Umpan !ir Pabrik
- Kekeruhan antara "' + "''
ppm
- p- antara .,& sampai ,,,
- Kadar Cl
"
'
- Kesadahan &' ppm
- Kekeruhan lebih kecil dari ',&
ppm
- p- antara ,,' sampai ,,&
- Kadar Cl
"
',& ppm
- Kesadahan lebih kecil dari &'
ppm
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang1998)
/ari tabel $. terlihat bah0a air bahan baku yang diperoleh harus diolah
terlebih dahulu agar memenuhi syarat sebagai air kebutuhan pabrik. 1enurut
karakteristik air baku, pengolahan yang harus dilakukan adalah menurunkan
kekeruhan, yaitu dengan menghilangkan 2at+2at yang terlarut dan tersuspensi
di dalam air. Prinsip pengolahan yang perlu dilakukan adalah pengendapan
2at+2at terlarut dan tersuspensi tersebut dengan bantuan koagulan. p- air
juga harus disesuaikan dengan karakteristik umpan air pabrik.
Pr!ses Pen"!lahan Air Kebutuhan Pabrik
1ula+mula air baku diumpankan ke premi tank dengan debit 3'' m
#
(jam,
kemudian diaduk dengan putaran tinggi sambil diinjeksikan bahan+bahan
kimia berikut :
. !lum (!l
"
*4
$
)
#
antara #' sampai $' ppm, yang ber5ungsi sebagai
5lokulan.
". Klorin atau Cl
"
sejumlah ',& sampai ppm, yang ber5ungsi sebagai
desin5ektan atau membunuh mikroorganisme.
/alam premi tank dilakukan pengadukan agar terjadi percampuran yang
sempurna antara 2at+2at yang ditambahkan tersebut dengan air. Keluar dari
premi tank, air dimasukkan ke dalam !lari"ier, dimana 5lok+5lok yang
terbentuk diendapkan secara gra6itasi sambil diaduk dengan putaran rendah.
Untuk membantu terjadinya proses tersebut, sebelum masuk ke !lari"ier,
air ditambah dahulu dengan koagulan ai# dengan konsentrasi antara ',
sampai '," ppm. Tujuannya adalah untuk membantu menggabungkan
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
"
partikel+partikel besar sehingga dapat diendapkan dengan mudah. 7umpur
hasil pengendapan diblo$%#o$n (dibuang dari ba0ah), sedangkan air keluar
dari bagian atas.
!ir keluar dari !lari"ier ini mempunyai karakteristik sebagai berikut :
p- antara .,& sampai .,8,
Kekeruhan kurang dari ppm,
Kadar Cl antara ',& sampai ppm.Untuk memenuhi syarat sebagai
air kebutuhan pabrik, p- air harus dinaikkan antara ,,' sampai
dengan ,,& dengan menambahkan 9a4-, lalu dialirkan ke !lear
$ell sebagai tempat penampungan sementara.
*elanjutnya air diumpankan ke san# "ilter. /i san# "ilter ini air #ari
!lear $ell yang kemungkinan masih mengandung partikel+partikel kotoran
yang halus disaring, kemudian ditampung ke dalam dua buah tangki, yaitu :
. &iltere# $ater storage tank, ber5ungsi untuk menampung air yang
digunakan untuk keperluan make up air pendingin, air hidran dan umpan
unit demineralisasi air.
". Portable $ater storage tank, ber5ungsi menampung air yang digunakan
untuk keperluan sehari+hari di pabrik dan pemukiman.
:ambar unit pengolahan air dapat dilihat dalam gambar $..
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
#
Gambar 4.1. Unit Pen"!lahan Air
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang, 1998)
Gambar 4.#. Bl!k $ia"ram Pen"!lahan Air
I.1.1. Unit $emineralisasi Air
Kebutuhan air umpan ketel adalah 8' m
#
dalam setiap jam. /ari tabel
$.". terlihat bah0a air tersaring dari "iltere# $ater storage tank belum
memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai air umpan ketel. Untuk itu harus
dilakukan pengolahan dalam demin plant agar diperoleh syarat+syarat
sebagai air umpan ketel.
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
$
!ir sungai Premik Tank Clari5ier Clear ;ell
Chlorin !lum Coagulan !id Caustic
<ndapan
*and =ilter
=ilter ;ater
*torage
Portable ;ater
*torage

Tabel 4.#. Karakteristik Uman Air Pabrik dan Karakteristik Air Uman
Ketel.
Karaktersitik Umpan !ir Pabrik Karaktersitik !ir Umpan Ketel
+ p- antara ,,' sampai ,,&
+ Kadar Cl
"
',& ppm
+ Kesadahan lebih kecil dari &'
ppm
+ Kekeruhan lebih kecil dari ',&
+ p- antara 3,8 sampai dengan ',
+ Kondukti6itasnya <'' mm-ous,
+ Kadar *i4
"
'," ppm
+ Kadar P4
$
antara & + "' ppm,
+ Padatan terlarutnya '," ppm,
+ Kadar =e ',' ppm
+ 4
"
sampai kurang dari ','', ppm.
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang,1998)
/emineralisasi dipe rlukan karena )=; harus memenuhi syarat+syarat
tertentu. -al ini dimaksudkan agar :
. Tidak menimbulkan kerak pada kondisi uap yang dikehendaki maupun pada
tube 'eat e!'anger, jika uap digunakan sebagai pemanas. -al ini akan
mengakibatkan turunnya e55isiensi operasi, bahkan bisa mengakibatkan tidak
beroperasi sama sekali.
". )ebas dari gas+gas yang mengakibatkan terjadinya korosi terutama gas
oksigen dan karbondioksida.
>adi pengolahan yang harus dilakukan adalah penghilangan mineral+mineral
yang terkandung di dalam air, seperti Ca
??
, 1g
??
, 9a
?
, -C4
#+
, *4$
"+
, Cl
+
dan lain+
lain, dengan menggunakan resin. !ir yang diperoleh adalah air bebas mineral
yang akan diproses lebih lanjut menjadi air umpan ketel ((oiler &ee# )ater (
);=).
!ir dari "iltere# $ater storage diumpankan ke !arbon "ilter 6ertikal yang
ber5ungsi untuk menghilangkan gas klorin, 0arna, bau dan 2at+2at organik
lainnya. !ir yang keluar dari !arbon "ilter diharapkan mempunyai p- sekitar ,,'
sampai dengan ,,&. *elanjutnya air tersebut diumpankan ke dalam !ation
e!'anger untuk menghilangkan kation+kation mineralnya. Kemungkinan jenis
kation yang ditemui adalah 1g
??
,Ca
??
, K
?
, =e
??
, 1n
??
dan !l
#?
.
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
&
*ation e!'anger merupakan suatu silinder baja tegak yang berisi resin @+-,
yaitu polimer dengan rantai karbon @ yang mengikat ion -.
@eaksi yang terjadi :
7
?A
? A @+- @
A
7 ? A -
?
(kation) (resin) (resin+kation)
%on 7
?A
dalam operasi akan diganti oleh ion -
?
dari resin @+- sehingga air
yang dihasilkan bersi5at asam dengan p- sekitar #," sampai #,#. @egenerasi
dilakukan jika resin sudah berkurang keakti5annya (jenuh), biasanya dilakukan
pada selang 0aktu tertentu atau berdasarkan jumlah air yang telah mele0ati unit
ini. @egenerasi ini dilakukan dengan asam sul5at dan dilakukan dalam tiga tahap,
yaitu ba!k $as' atau cuci balik, regenerasi dengan menggunakan bahan kimia
asam sul5at dan pembilasan dengan air demin. @eaksi yang terjadi pada proses
regenerasi adalah kebalikan dari reaksi operasi, yaitu :
" @
A
7 ? A -
"
*4
$
"A @+- ? 7
"
(*4
$
)
A
(resin jenuh) (asam sul5at) (resin)
!ir yang keluar dari !ation e!'anger kemudian diumpankan ke anion
e!'anger untuk menghilangkan anion+anioan mineralnya. Kemungkinan jenis
anion yang ditemui adalah -C4
#+
, C4#
"+
, Cl
+
94
+
dan *i4#
"+
.
*eperti pada !ation e!'anger, anion e!'anger ini juga berupa tiga buah
bejana tekan yang berisi resin. @esin yang terdapat pada anion e!'anger dapat
dituliskan dengan simbol @+4-. @eaksi yang terjadi pada unit ini adalah sebagai
berikut :
97
+A
? A @+4- @
A
97 ? A 4-
+
(anion) (resin) (resin+anion)
Pada saat operasi, reaksi akan berlangsung ke kanan, sehingga ion negati5
97
+A
akan diganti oleh ion 4-
+
dari resin @+4-. !ir yang keluar dari anion
eAchanger diharapkan mempunyai p- sekitar 8,. sampai 8,3. @egenerasi
dilakukan dengan menambahkan larutan 9a4- $B dengan suhu $3
'
C sebagai
regenerant. @eaksi berlangsung sehingga resin jenuh akan kembali menjadi @+
4-. @eaksi yang terjadi adalah sebagai berikut :
@
A
97 ? A 9a4- A @+4- ? (9a)
A
97
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
.
(resin jenuh) (natrium hidroksida) (resin)
Untuk menyempurnakan kerja kedua unit penukar ion diatas, maka air dari
anion e!'anger selanjutnya dialiran ke unit mie# be# e!'anger untuk menjaga
kemungkinan sisa+sisa kation dan anion yang masih lolos. Unit ini berupa +essel
dengan isi resin penukar ion negati5 dan positi5 yang telah dicampur.
!ir yang keluar dari unit ini diharapkan mempunyai p- sekitar ., sampai
.," dan selanjutnya dikirim ke unit #eminerali,e# $ater storage sebagai
penyimpanan sementara sebelum diproses lebih lanjut sebagai )=;. :ambar unit
demineralisasi dapat dilihat pada gambar ..#, dan gambar pertukaran ion beserta
regenerasinya dapat dilihat pada gambar ..&.
Gambar 4.%. Unit $emineralisasi
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang, 1998)
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
,
Gambar 4.4. Bl!k $ia"ram Pr!ses $emineralisasi
Gambar 4.&. Pr!ses Pertukaran I!n dan 'e"enerasi ada I!n ()*an"er.
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang, 1998)
!ir yang sudah mengalami demineralisasi masih mengandung gas+gas
terlarut terutama oksigen dan karbon dioksida. :as+gas tersebut dihilangkan dari
air karena dapat menimbulkan korosi.
:as+gas tersebut dihilangkan dalam suatu #eaerator (:ambar ..$) dengan di
stripping menggunakan uap bertekanan rendah (',. kg(cm
"
) dan suhu sekitar
&'
'
C.
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
8
!nion
<Achanger
1iA )ed
<Achanger
/emine
Tank
=ilter ;ater
*torage
Carbon
=ilter
Cation
<Achanger
Gambar 4.+. $eaerat!r.
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang, 1998)
Pada #eaerator diinjeksikan bahan+bahan kimia berikut :
. -idra2in yang ber5ungsi mengikat oksigen berdasarkan reaksi berikut:
9
"
-
"
? 4
"
"9
"
? -
"
4
9itrogen sebagai hasil reaksi besama+sama dengan gas lain dihilangkan
melalui stripping dengan uap bertekanan rendah.
". 7arutan ammonia yang ber5ungsi mengontrol p-
!ir yang keluar dari #eaerator p-+nya sekitar 3,8 sampai ' dan
temperatur kira+kira ",&
o
C. p- ini diatur sedemikian rupa sehingga
korosi pada bahan konstruksi besi tidak terjadi.
#. 9a
#
P4
$
."-
"
4 untuk mengatur kesadahan air dengan cara mengendapkan
semua kesadahan sebagai phospat, kemudian endapan dikeluarkan le0at
blo$ #o$n (pembuangan dari ba0ah).
/iharapkan kadar oksigen yang ada dalam air setelah keluar dari unit
deaerasi bisa turun sampai kurang dari ','', ppm.
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
3
I.1.#. Unit Air Pendin"in
*istem air pendingin ini merupakan sistem sirkulasi air panas yang
telah digunakan untuk pendinginan peralatan atau e!'anger di pabrik,
kemudian didinginkan dalam menara pendingin (!ooling to$er). :ambar
!ooling to$er dapat dilihat pada gambar ..&.
!ir pendingin harus mempunyai si5at+si5at yang tidak korosi5, tidak
menimbulkan kerak dan tidak mengandung mikroorganisme yang dapat
menimbulkan lumut.
Tabel 4.%. Karakteristik Uman Air Pabrik dan Karakteristik Air Pendin"in
Karakteristik Umpan !ir Pabrik Karakteristik !ir Pendingin
- Kekeruhan lebih kecil dari ',&
- p- antara ,,' sampai ,,&
- kadar Cl
"
C ',& ppm
- kesadahan lebih kecil dari &' ppm
- kekeruhan mencapai ',& atau kurang
- mempunyai p- antara ,,' +,,8
- kadar Cl kurang dari ',& ppm,
Untuk mempertahankan kondisi air agar seperti yang diinginkan, maka
ke dalam air pendingin diinjeksikan bahanDbahan kimia sebagai berikut :
. Klorine untuk membunuh mikroorganisme.
". Ca4P4
$
untuk mencegah terjadinya penggumpalan.
#. !sam sul5at untuk mengatur keasaman.
/alam !ooling to$er ini, air panas dari bagian atas menara dicurahkan
ke ba0ah, sehingga akan terkontakkan dengan udara yang masuk le0at kisi+
kisi menara akibat tarikan dari in#u!e "an yang ada dibagian puncak menara.
Kemudian air yang sudah dingin dengan temperatur sekitar #"C ditampung
dalam bak penampung yang ada di bagian ba0ah menara.
Kehilangan air karena, terba0a tetesan oleh udara maupun dilakukan
blo$n #o$n di !ooling to$er diganti dengan air yang disediakan oleh "iltere#
$ater storage. Kebutuhan air pendingin adalah &,#,$ m
#
(jam.
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
'
Gambar 4.,. -!!lin" T!.er.
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang, 1998)
I.1.%. Air /inum
Kebutuhan air minum mencapai ,& m
#
(jam, dengan karakteristik yang sama
dengan karakteristik air umpan pabrik, sehingga biasanya air umpan pabrik dapat
langsung digunakan sebagai bahan air minum.Tapi jika air yang berasal dari san#
"ilter jika belum memenuhi syarat, maka perlu ditambahkan klorin ke dalamnya.
Tabel 4.4. Karakteristik Uman Air Pabrik dan Karakteristik Air /inum
Karakteristik Umpan !ir Pabrik Karakteristik !ir 1inum
- kekeruhan lebih kecil dari ',&
- p- antara ,,' + ,,&
- kadar Cl
"
C ',& ppm
- kesadahan lebih kecil dari &' ppm
- kekeruhan lebih kecil dari ',& ppm,
- p- antara ,,' + ,,&
- kadar Cl
"
C ',& ppm,
- kesadahan lebih kecil dari &' ppm.
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang, -../)
I.#. Unit Penyediaan Ua
Kebutuhan uap di PT Pupuk Kujang dipenuhi oleh Unit Utilitas dan Unit
!monia. /ari Unit Utilitas dihasilkan uap bertekanan menengah ($&
kg(cm
"
) dan uap bertekanan rendah (',& kg(cm
"
). *edangkan Unit
!monia menghasilkan uap dengan tekanan tinggi ('& kg(cm
"
).
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro

Unit ini terdiri dari tiga buah boiler, yaitu :


a. *atu buah $aste 'eat boiler (;-)).
)oiler ini dapat memenuhi $&B dari kebutuhan steam di pabrik. ;-)
ketel ini tipe pipa air dengan luas permukaan panas :
+
0!onomi,er E #$,,& 1
"
+
(oiler tube E #.8',', 1
"
+
Super 1eater E &"# 1
"
Kapasitas boiler ini 3',, ton(jam, dan beroperasi pada temperatur
#3,C dan tekanan $",# kg(cm
"
. Untuk media pemanas digunakan
panas dari e'aust gas turbin 1ita!'i dan dipanaskan lagi dalam
pembakaran gas alam. :ambar ;-) dapat dilihat pada gambar $...
b. /ua buah pa!kage boiler.
)oiler ini dapat menghasilkan uap sebanyak &&B dari kebutuhan.
Pa!kage boiler merupakan ketel tipe pipa air dengan kapasitasnya
mencapai '",'. ton(jam dan beroperasi pada temperatur #33C dan
tekanan $",# kg(cm
"
. )ahan bakar menggunakan gas alam. :ambar
pa!kage boiler dapat dilihat pada gambar $.,.
/istribusi pemakaian Steam dari pabrik utilitas adalah untuk :
Supplay ke pabrik urea E ' ton(jam
Supplay ke pabrik ammonia E ' ton(jam (se0aktu+0aktu bila
dibutuhkan)
Konsumsi unit utilitas E ", ton(jam
Pemakaian uap untuk proses keseluruhan pabrik meliputi :
a. Uap tekanan tinggi ('ig' pressure steam).
Uap ini dihasilkan oleh Unit !mmonia dengan tekanan '& kg(cm
"
.
Uap ini dibuat dengan meman5aatkan panas dari Se!on#ary 2e"ormer
yang bersuhu '''
'
C. Kapasitasnya mencapai #'' ton(jam.
b. Uap bertekanan menengah (mi##le pressure steam).
Uap ini didapat dengan tiga cara, yaitu :
Uap bertekanan tinggi yang diekspansikan melalui turbin sehingga
mempunyai tekanan $" kg(cm
"
.
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
"
Uap yang berada di blo$ #o$n yang berasal dari steam #rum dan
mu# #rum pada boiler.
Uap yang berasal dari reduksi uap bertekanan menengah melalui
+al+e.
c.Uap bertekanan rendah (lo$ pressure steam).
Uap ini dihasilkan dengan tiga cara, yaitu :
-asil ekspansi uap bertekanan menengah yang keluar dari turbin.
&las'ing dan blo$ #o$n dari steam #rum dan mu# #rum boiler.
1enurunkan tekanan uap bertekanan menengah melalui +al+e3
Gambar 4.0. 1aste 2eat B!iler
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang, 1998)
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
#
Gambar +.,. Pa*ka"ed B!iler
Gambar 4.3. Pa*ked B!iler
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang, 1998)
I.%. Unit Penyediaan Tena"a Listrik
Tugas dari unit ini adalah menyediakan tenaga listrik untuk
kebutuhan pabrik, perkantoran dan perumahan. /aya listrik yang
dikonsumsi adalah mencapai daya " 1F!. Kebutuhan listrik tersebut
disediakan dari beberapa sumber, yaitu sumber utamanya diperoleh dari
generator 1ita!'i, sedangkan cadangan listriknya adalah dari P79, Stan#
by 4enerator, dan 0mergen!y 4enerator3
a3 4as Turbin 4enerator 1ita!'i3
Turbin ini mampu menghasilkan listrik #,8 kF dengan daya " 1F!.
Pada kapasitas normal, generator tersebut membutuhkan gas alam
sebanyak #,'' m
#
(jam. :enerator 1ita!'i ini merupakan sumber
listrik utama dalam keadan operasi normal.
b. P79.
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
$
*umber ini hanya ber5ungsi untuk cadangan saja bila generator yang
digunakan mengalami kerusakan. 7istrik dari P79 dapat memenuhi
tegangan sebesar &' KF! dengan daya & 1F!.
c. Stan# by 4enerator3
)erjumlah tiga buah, berupa mesin diesel yang mampu menghasilkan
listrik sebesar $&' 6olt dengan daya sebesar # A ,&' KF!. :enerator
ini digunakan hanya pada 0aktu kedua sumber listrik lainnya
mengalami gangguan.
#3 0mergen!y 4enerator3
0mergen!y generator akan langsung menyediakan listrik saat adanya
pergantian sumber listrik.
/aya generator ini sebesar #'' KF!. Tenaga yang dihasilkan ini hanya
dipakai untuk :
D %nstrumentasi di panel Unit Utilitas, Unit !monia dan Unit Urea,
D Penerangan panel,
D Pompa+pompa bermotor.
Ketiga sumber listrik ini di dalam penggunaannya diubah dulu oleh
trans5ormator sehingga tegangannya menjadi #,8 KF. Kemudian
tegangan diubah lagi dalam pendistribusiannya sehingga diperoleh
tegangan yang sesuai dengan yang diinginkan.
Gambar 4.14. Generat!r 2ITA-2I
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
&
(Sumber : Dokumen Unit Utility, PT Pupuk Kujang, 1998)
I.4. Unit Penyediaan Udara Tekan Kerin" dan Udara Instrumen
Udara yang dipakai di pabrik ada " macam, yaitu udara pabrik dan udara
instrumen. Udara pabrik merupakan udara kering yang digunakan untuk proses,
pembersihan peralatan dan pemipaan. *edangkan udara instrumen digunakan
untuk penggerak instrumen yang bekerja dengan sistem pneumatis3
Udara diperoleh dari udara bebas yang dihisap dengan kompresor pada
tekanan 8,$ kg(cm
"
. Keluar dari kompresor, udara dibagi menjadi dua, .",,"&
m
#
(jam untuk udara instrumen dan ,3.,&3 m
"
(jam untuk udara pabrik.
Untuk udara instrumen, udara dari kompresor harus dikeringkan terlebih
dahulu pada sili!a gel #rier sehingga mempunyai titik beku D$'
'
C serta bebas dari
minyak dan debu agar cukup aman untuk menggerakkan pneumati! +al+e3
Kandungan air harus dihilangkan untuk mencegah korosi. Udara instrumen ini
biasanya mempunyai tekanan sampai 3 kg(cm
"
.
Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro
.