Anda di halaman 1dari 38

BAB III

METODA STUDI
ALIF REZA RACHMADI
3.1 PENDEKATAN STUDI
Sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja, pendekatan studi dilakukan dengan mengacu
pada pertimbangan komponen rencana kegiatan pembangunan, kondisi lingkungan area
sekitar kegiatan pembangunan dan pertimbangan dasar hukum yang berlaku. Data
tersebut diperoleh dari data sekunder dan pengamatan lapangan.
Gambar 3.1.
Metoe Pe!e"ata! St#$
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 1
Re!%a!a Ke&$ata!
Tahap ra Konstruksi
Tahap Konstruksi
Tahap !persai
Data Sekunder
engamatan "apangan
Ro!a L$!&"#!&a! A'a(
#isik Kimia
$ioligi
Sosekbud
Data Sekunder
engamatan "apangan
Da)ar H#"#m
%& Tahun 1'''
enentuan dampak penting
Data Sekunder
Identi(ikasi dampak))..Dampak enting
elingkupan))).dampak potensial penting)).isu pokok
Komponen "ingkungan yang akan ditelaah
Komponen Kegiatan yang akan ditelaah
"ingkup *ilayah studi
+etodologi Studi
engumpulan dan Analisis data
rakiraan dan enentuan Dampak
$esar dan enting
,-aluasi Dampak $esar dan enting
Alternati( enanganan Dampak
$esar dan enting
.encana engelolaan dan emantauan
"ingkungan /.K" dan ."0
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
Ketiga komponen data utama tersebut dipergunakan sebagai kajian dalam proses
pelingkupan untuk disesuaikan dengan isu pokok. Isu pokok yang telah ditetapkan
masih bersi(at sementara dan tentunya masih dapat berkembang setelah data primer dan
data pengamatan lapangan secara intensi( telah dilakukan. Isu pokok berguna untuk
menuntun dan mengarahkan pola kajian dan penelitian, sehingga studi A+DA" dapat
ber(okus pada dampak besar dan penting.
Selanjutnya dilakukan pemilihan komponen kegiatan dan komponen lingkungan yang
akan ditelaah, lingkup *ilayah studi, serta metodologi studi. $erdasarkan keempat
komponen tersebut, diharapkan objek dan metode studi lebih terarah.
enelitian lapangan dilakukan untuk mendukung kajian dan analisis lebih cermat. Dari
data tersebut dilakukan indenti(ikasi, prediksi dan e-aluasi dampak, yang berguna untuk
mendapatkan masukan dampak-dampak mana yang perlu dikelola sehingga sasaran
akhir berupa rencana pengelolaan dan pemantauan dampak dapat dicapai. 1ntuk lebih
jelasnya, pendekatan studi disajikan pada Gambar 3.1.
3.* METODE PENGUMPULAN DATA
Secara umum jenis data yang akan dibutuhkan dalam pekerjaan ini mencakup data
primer dan data sekunder. Data primer adalah jenis data yang diperoleh dari sumbernya
baik melalui *a*ancara, pengamatan atau obser-asi dan dengan pengukuran langsung
di lapangan. Sedangkan data sekunder adalah jenis data yang diperoleh dari hasil
pengkajian terhadap sejumlah dokumen /data dan peta0 yang dianggap rele-an. Data
yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder.
3.*.1 PENGUMPULAN DATA PRIMER.
Data primer untuk komponen (isik-kimia dan sosial mencakup kebisingan, tata guna
lahan, air permukaan, data dasar /base line data0 sosial ekonomi masyarakat yang akan
terkena pembangunan jalan tol, adat istiadat atau tradisi dan persepsi masyarakat, serta
sarana dan prasarana umum.
A. KOMPONEN GEOFISIK+KIMIA
a. K#a($ta) Uara, Keb$)$!&a! a! Getara!
arameter kualitas udara dilakukan dengan menggunakan air sampler dan high volume
sampler. eralatan pengukuran kualitas udara berupa gas sampler dipasang di lokasi
yang telah ditentukan. arameter yang diukur adalah debu /TS0, 2!, S!
%
, 3!
%
, b dan
34
5
. Sebelum pelaksanaan pengukuran, peralatan terlebih dahulu dikalibrasi. rosedur
sampling kualitas udara menggunakan metode basah /*et mehods0. $ahan kimia yang
digunakan sebagai penyerap 6at pencemar /obsurbing solution0 akan diganti setiap
selesai pengukuran, untuk selanjutnya larutan ini dianalisis di laboratorium.
"okasi pengukuran kualitas udara mencakup area sekitar rencana 7!.. II dan Depok-
Antasari, dimana terdapat akti-itas pembangunan tahap pra konstruksi, konstruksi dan
pasca konstruksi. engamatan kualitas udara dilaksanakan di lokasi permukiman,
pertokoan atau perkantoran. Sampel udara diambil pada lokasi terdekat yang dituju oleh
angin /pada titik rencana on dan off ramp), atau sumber dampak dari main road jalan tol
atau perkiraan lokasi kemacetan lalulintas pada persimpangan jalan akses tol dengan
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
jalan lokal. engukuran kualitas udara /pengambilan sampel0 dilakukan untuk 18 lokasi
sebagaimana Tabel 5.1.
Tabe( 3.1 -
Lo"a)$+(o"a)$ .e!&amb$(a! )am.e( K#a($ta) Uara
No R#a) Lo"a)$ Sam.($!&
Ketera!&a!
/Daera0 terba!&#!1
1 2ikarang-Tanjung riok
Ka*asan $erikat 3usantara,
7l. .aya 2acing 7l. .aya 2acing
Desa 2ilincing
Kel. +arunda
Kel. Semper Timur
$ojong Taruma 7aya Desa Segara jaya
Desa +uara bakti
Desa Sukamekar
Desa Srimahi
Desa Sumberjaya
ondok Taman +as 2ibitung Desa 9anajaya
Desa Telaga Asih
% 2ibitung-7agora*i 7l. Setu ertigaan 2ijengkol 7l. .aya Setu
Desa "ubang $uaya
Desa $urangkeng
Desa Taman Sari
Desa Taman .ahayu
Desa asir Angin
7l. 3arogong 7l. 3arogong
Kota *isata ,state
.a((les 4ills 2itra :ran ,state
Kel. 3agrak
5 7agora*i-2inere .a((les 4ill ,state
Kompleks AD
Kompleks ertamina
Kompleks Deppen
7l. +argonda .aya Kel. +argonda
esona Kayangan ,st.
Kompleks 1I
erum. ondok Kukusan
Tanah $aru
8 2inere-Serpong 7l. "imo .aya
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 5
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
No R#a) Lo"a)$ Sam.($!&
Ketera!&a!
/Daera0 terba!&#!1
Kel.2inangka
7l. amulang ermai $arat Desa amulang
Desa Serua
; Serpong-Tangerang Kel. Kunciran
7l. alapa, <ila Dago Tol Kel. ondok 7agung
Sekolah :lobal arigi $aru Kel. arigi $aru
= Tangerang-2engkareng 7l. 4usein
7l. eta $arat 7l. eta barat
Desa 7urumudi
7". embangunan I Desa $elendung
7l. K4. 4asyim Ashari 7l. Daan +ogot
7l. :aruda
Kel. $atujaya
& Depok-Antasari
7l. T$. Simatupang dekat
pintu tol #atma*ati 7l. T$. Simatupang
7l. "imo .aya Kel. 2ilandak $arat
Kel. ondok "abu
7l. .aja*ali Krukut Kel. angkalan 7ati $aru
7l. $rigi(
Kel.:rogol
7l. .aya Keadilan
Data kualitas udara hasil pengukuran dibandingkan dengan baku mutu kualitas udara
menurut eraturan emerintah .I 3o. 81 Tahun 1'''.
Tabe( 3.* -
Parameter K#a($ta) Uara 2a!& $te($t$
No. Parameter Metoa A!a($)$)
Pera(ata!
Sam.($!&
Ba"# m#t# Uara Amb$e!t
Kep. >+,3"4
3o. 8' >1''=
PP 3141555 /*3
6am1
1.
%
5
8
;
=
Debu /TS0
Karbon +onoksida /2!0
3itrogen Dioksida /3!%0
Sul(ur Dioksida /S!%0
Timah 4itam /b0
Amonia /3450
S3I 1'-8?8@-1''?
2oA meter eA Sibata
S3I 1'-8?81-1''=
S3I 1'-81&8-1''=
S3I 1'-%'==-1''%
7IS K @@''-1'';
4igh <ol.Sampler
:as Sampler
:as Sampler
:as Sampler
:as Sampler
:as Sampler
@,%= mg>m
5
%@ ppm
@,@; ppm
@,1 ppm
@,@= mg>m
5
15=' 1g>3m
5
%5@ 1g>3m
5

1@.@@@ 1g>3m
5

1;@ 1g>3m
5

5=; 1g>3m
5

% 1g>3m
5

-
engukuran kebisingan dilakukan dengan peralatan sound level meter. arameter yang
diukur "aB selama periode 1; menit. engambilan sampel dilakukan dengan durasi 1;
menit setiap jam selama ? jam untuk setiap titik yang berjumlah 18 lokasi sebagaimana
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 8
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
Tabel 5.5. "okasi sampel yang dipilih adalah .umah Sakit dan Sekolah terdekat dengan
batas kegiatan pembangunan.
Tabe( 3.3 - Lo"a)$+(o"a)$ .e!&amb$(a! )am.e( Keb$)$!&a!
No R#a) Lo"a)$ Sam.($!&
Ketera!&a!
/Daera0 Terba!&#!1
1 2ikarang-Tanjung riok
Ka*asan $erikat 3usantara,
7l. .aya 2acing 7l. .aya 2acing
Desa 2ilincing
Kel. +arunda
Kel. Semper Timur
$ojong Taruma 7aya Desa Segara jaya
Desa +uara bakti
Desa Sukamekar
Desa Srimahi
Desa Sumberjaya
ondok Taman +as 2ibitung Desa 9anajaya
Desa Telaga Asih
% 2ibitung-7agora*i 7l. Setu ertigaan 2ijengkol 7l. .aya Setu
Desa "ubang $uaya
Desa $urangkeng
Desa Taman Sari
Desa Taman .ahayu
Desa asir Angin
7l. 3arogong 7l. 3arogong
Kota *isata ,state
.a((les 4ills 2itra :ran ,state
Kel. 3agrak
5 7agora*i-2inere .a((les 4ill ,state
Kompleks AD
Kompleks ertamina
Kompleks Deppen
7l. +argonda .aya Kel. +argonda
esona Kayangan ,st.
Kompleks 1I
erum. ondok Kukusan
Tanah $aru
8 2inere-Serpong 7l. "imo .aya
Kel.2inangka
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - ;
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
No R#a) Lo"a)$ Sam.($!&
Ketera!&a!
/Daera0 Terba!&#!1
7l. amulang ermai $arat Desa amulang
Desa Serua
; Serpong-Tangerang Kel. Kunciran
7l. alapa, <ila Dago Tol Kel. ondok 7agung
Sekolah :lobal arigi $aru Kel. arigi $aru
= Tangerang-Sedyatmo 7l. 4usein
7l. eta $arat 7l. eta barat
Desa 7urumudi
7". embangunan I Desa $elendung
7l. K4. 4asyim Ashari 7l. Daan +ogot
7l. :aruda
Kel. $atujaya
& Depok-Antasari
7l. T$. Simatupang dekat
pintu tol #atma*ati 7l. T$. Simatupang
7l. "imo .aya Kel. 2ilandak $arat
Kel. ondok "abu
7l. .aja*ali Krukut Kel. angkalan 7ati $aru
7l. $rigi(
Kel.:rogol
7l. .aya Keadilan
Data kebisingan hasil pengukuran dibandingkan dengan baku tingkat kebisingan
mengacu pada Keputusan +enteri "ingkungan 4idup .I 3o. 8? Tahun 1''=. $aku
mutu setiap arameter yang digunakan adalah seperti yang disajikan pada Tabel 5.8.
Tabe( 3.3 - Parameter Keb$)$!&a! 2a!& $te($t$
No. Parameter Metoa A!a($)$) Pera(ata! Sam.($!&
Ba"# T$!&"at b$)$!&
Ke.. 4MENLH No.
35 41557
1
%
5
8
;
erumahan C emukiman
erdagangan C 7asa
erkantoran C erdagangan
emerintahan C (asilitas
1mum
engukuran
engukuran
engukuran
engukuran
Sound "e-el Sampling
Sound "e-el Sampling
Sound "e-el Sampling
Sound "e-el Sampling
;;
&@
=;
=@
d$A
d$A
d$A
d$A
Dalam pekerjaan pembangunan jalan tol penggunaan alat pancang dan vibrator tidak
dapat dihindari.
Keterangan tentang (rekuensi dari alat dapat dilihat pada label yang ada pada alat
tersebut. $ilamana hal tersebut tidak dapat dilaksanakan, maka dapat diukur dengan alat
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - =
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
pencatat getaran yaitu accelerometer atau seismometer untuk mengukur getaran alat
sejenis yang sedang dioperasikan.
engukuran getaran dilakukan pada periode konstruksi dengan peralatan enangkap
:etaran /Accelometer atau Seismometer0 dan alat ukur > analisis getaran / Vibration
meter atau vibration Analyzer0 di 18 lokasi sebagaimana Tabel 5.;.
Tabe( 3.8 -
Lo"a)$+(o"a)$ re!%a!a .e!&amb$(a! )am.e( Getara!
No R#a)
Lo"a)$ De)a4
Ke(#ra0a!
9m(
S.(
A(a)a!
1 2iakarang-Tanjung riok Segara 7aya 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
Telaga Asih 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
% 2ibitung-7agora*i 2ijengkol 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
Taman .ahayu 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
4arjamukti 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
5 2inere-7agora*i +ekarjaya 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
"imo 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
8 2inere-Serpong amulang $arat 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
; Serpong-Tangerang arigi $aru 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
= Tangerang-2engkareng Tanah Tinggi 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
orispla*ad 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
egadungan 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
& Depok-Antasari 2ilandak $arat 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
.angkapanjaya 1
Terdapat bangunan berdekatan kegiatan pembangunan
milik masyarakat yang terpapar oleh getaran
Alat penangkap getaran diletakkan pada lantai atau permukaan yang bergetar dan
disambungkan kealat ukur getaran yang dilengkapi dengan (ilter. engukuran getaran
untuk kenyamanan dan kesehatanD alat ukur dipasang pada besaran simpangan atau bila
tidak maka digunakan kon-ersi besaran. embacaan dan pencatatan dilakukan untuk
setiap (rekuensi 8 E =5 46 atau dengan sapuan oleh alat pencatat getaran. 4asil
pengukuran sebanyak 15 data digambarkan dalam gra(ik. Sedangkan perbedaan
pengukuran getaran untuk keutuhan bangunan dilakukan hanya pada besaran kecepatan
getaran puncak /Peak velocity0.
Data getaran hasil pengukuran dibandingkan dengan baku tingkat getaran mengacu pada
Keputusan +enteri "ingkungan 4idup .I 3o. 8' Tahun 1''=. $aku mutu setiap
arameter yang digunakan adalah seperti yang disajikan pada Tabel 5.=, 5.& dan 5.?
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - &
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
Tabe( 3.7 -
Ba"# T$!&"at Getara! Me"a!$" /mm4t1
Bera)ar"a! Dam.a" Ker#)a"a!
3o arameter #rekuensi
Kategori
A $ 2 D
1.
%.
Kecepatan
:etaran
/ +m>detik 0
#rekuensi
/ 46 0
8
;
=,5
?
1@
1%,;
1=
%@
%;
51,;
8@
;@
F %
F ;
F &
F =
F ;,%
F 8,?
F 8
F 5,?
F 5,%
F 5
F %
F 1
F % - %&
F &,; E %;
F & E %1
F = E 1'
F ;,% E 1=
F 8,? E 1;
F 8 E 18
F 5,? E 1%
F 5,% E 1@
F 5 E '
F % E ?
F 1 E &
G %& - 18@
G %; E 15@
G %1 E 11@
G 1' E 1@@
G 1= E '@
G 1; E ?@
G 18 E &@
G 1% E =&
G 1@ E =@
G ' E ;5
G ? E ;@
G &; - 8%
G 18@
G 15@
G 11@
G 1@@
G '@
G ?@
G &@
G =&
G =@
G ;5
G ;@
G 8%
Tabe( 3.: -
Ba"# T$!&"at Ke%e.ata! Getara! Me"a!$" /mm4t1
Bera)ar"a! 9e!$) Ba!&#!a!
Ke(a) T$.e Ba!&#!a!
Fre;#e!)$ Paa .o!a)$ /H<1
Paa B$a!& Datar
$ Lt Pa($!& Ata)
= 1> 1> ? 8> 8> ? 1>>@1
Cam.#ra! Fr;.
1. $angunan u>. keperluan niaga,
bangunan industri> bangunan
sejenis
F 1@ %@ - 8@ 8@ - ;@ 8@
% erumahan> bangunan dengan
rancangan> kegunaan sejenis
; ; E 1; 1; E %@ 1;
5 Struktur yang karena si(atnya 5 5 - ? ? - 1@ ?,;
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - ?
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
Ke(a) T$.e Ba!&#!a!
Fre;#e!)$ Paa .o!a)$ /H<1
Paa B$a!& Datar
$ Lt Pa($!& Ata)
= 1> 1> ? 8> 8> ? 1>>@1
Cam.#ra! Fr;.
peka terhadap getaran, tidak
seperti tersebut pada no.1 dan
%, dan mempunyai nilai budaya
tinggi, seperti bangunan yang
dilestarikan
*) Untuk frekuensi > !! "z# sekurang$kurangnya nilai yang tersebut dalam kolom harus dipakai
A3DI3I "A.AS 1T.I
Tabe( 3.A -
Ba"# T$!&"at Getara! Ke6#t
/mm>detik0
Ke(a) 9e!$) Ba!&#!a!
Ke%e.ata! Getara!
ma")$m#m
1
eruntukan dan bangunan kuno yang mempunyai
nilai sejarah yang tinggi
%
%
$angunan dengan kerusakan yang sudah ada,
tampak keretakan-keretakan pada tembok
;
5
$angunan dalam kondisi teknis yang baik, ada
kerusakan-kerusakan kecil seperti D plesteran yang
retak
1@
8
$angunan HkuatI /misalnya D bangunan industri
terbuat dari beton atau baja0
1@ - 8@
engamatan kebisingan dilaksanakan di lokasi bangunan .umah Sakit > uskesmas
dan>atau bangunan Sekolah dalam radius kurang dari 1@@ meter atau rumah penduduk
yang berbatasan langsung dengan kegiatan pembangunan. Dibandingkan lokasi lain,
maka lokasi-lokasi tersebut memiliki persyaratan yang lebih tinggi terhadap tingkat
kenyamanan kebisingan.
+etode ini diharapkan dapat me*akili kondisi sebelum ada kegiatan terutama *ilayah
yang diperkirakan mendapat dampak besar setelah ada kegiatan. "okasi pengambilan
sampel kualitas udara, kebisingan dan getaran sebagaimana terlihat pada gambar 5.%.1 a
sampai gambar 5.%.& c
b. Per#ba0a! Tata G#!a La0a!
embangunan jalan tol ini akan menyebabkan perubahan tata guna lahan baik pada
tahap konstruksi yang akan terjadi perubahan lahan pada tapak kegiatan
pembangunannya sendiri maupun pada pasca konstruksi, yakni dengan ditandai semakin
meningkatnya jaringan in(rastruktur. 7alan tol ikut merangsang pertumbuhan ka*asan
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - '
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
bisnis, industri, perumahan dan jasa yang akan merubah tata guna lahan di sekitar
koridor jalan tol tersebut.
1ntuk memperoleh data primer besarnya perubahan tata guna lahan pada ka*asan
sekitar koridor jalan tol pada saat pengoperasian bisa dengan metode *a*ancara baik
terhadap pemegang otoritas ka*asan, pengusaha, masyarakat maupun komunitas
lainnya yang kemungkinan berkepentingan untuk mengembangkan ka*asan di sekitar
jalan tol.
+etode pengumpulan data sekunder perubahan tata guna lahan termasuk status tanah ini
yang berupa eta tata guna lahan antara lain didapatkan dari $apeda> $apeko,
sedangkan data lainnya dari $3, $akosurtanal dsb. Dari peta tersebut bisa
diperkirakan besarnya perubahan tata guna lahan sepanjang rencana jalan tol.
%. Ter&a!&&#!2a a($ra! a$r .erm#"aa!
embangunan jalan tol ini akan menyebabkan terganggunya aliran air permukaan pada
tahap konstruksi dan tahap operasi. engambilan data primer dilakukan, terutama di
lokasi genangan /yang sering banjir0, gorong-gorong, saluran air pembuangnya dan
daerah tangkapan air hujan di tapak kegiatan pembangunan dan sekitarnya /catchment
area0
+etode pengumpulan data terganggunya aliran air permukaan yaitu D
Dilakukan obser-asi langsung terhadap ele-asi permukaan air dan genangan, serta
debit air larian di setiap saluran air di dalam batas *ilayah ekologi.
+engumpulkan data dari masyarakat mengenai ele-asi tertinggi muka air saluran.
Kemudian menyusun data ele-asi muka air secara periodik untuk mendapat ele-asi
tertinggi %; tahun terakhir.
enelitian aspek hidrologi ditekankan kepada parameter debit saluran drainase, pola dan
(luktuasi banjir.
engukuran debit dilakukan dengan cara mengukur penampang saluran drainase dan
kecepatan air yang mengalir. "uas penampang diperoleh dengan cara membagi lebar
saluran drainase ke dalam beberapa segmen dan di setiap segmen akan dilakukan
pengukuran kedalaman.
1ntuk mengetahui kecepatan aliran akan digunakan metode pengukuran kecepatan
dengan menggunakan current meter atau pelampung. "etak dan lokasi pengukuran debit
diusahakan dapat menggambarkan kondisi perairan yang ada di areal kegiatan
pembangunan. Data banjir dihimpun melalui serangkaian *a*ancara dengan
masyarakat setempat. Secara rinci tabel pengumpulan data hidrologi dapat dilihat pada
Tabel.5.'.
Tabe( 3.5.
Data H$ro(o&$
Kom.o!e! Parameter Sat#a! Metoe
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 1@
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
4S#b Kom.o!e!
4idrologi
- Sumber Air
Debit
$anjir +usiman
-
m
5
>dt
-
Data Sekunder
Data Sekunder /#S0
9a*ancara C Data
Sekunder
B. KOMPONEN BIOLOGI
Ber"#ra!&!2a Po.#(a)$ Be&eta)$
arameter yang diamati adalah keberadaan jenis dan habitat -egetasi dalam kondisi
lingkungan saat ini yang merupakan daerah pemukiman, perkantoran, pergudangan,
pertanian, kebun campuran, lahan terbuka dan (asilitas umum. engambilan sample
dilakukan terhadap & lokasi sebagaimana Tabel 5.1@.
Tabe( 3.1> -
Lo"a)$+(o"a)$ .e!&amb$(a! )am.e( B$o(o&$
No R#a) Lo"a)$
9m(
)am.e(
A(a)a!
1 Tanjung riok E 2ibitung Desa Sri +akmur,
Kecamatan $abelan
1
7enis dan jumlah tanaman yang akan banyak
berubah karena kegiatan pembangunan jalan tol
% 2ibitung E 7agora*i Desa 2ijengkol,
Kecamatan Setu
1
7enis dan jumlah tanaman yang akan banyak
berubah karena kegiatan pembangunan jalan tol
5 7agora*i E 2inere Kelurahan Tanah
$aru, Kec. $eji
1
7enis dan jumlah tanaman yang akan banyak
berubah karena kegiatan pembangunan jalan tol
8 Serpong E Tangerang Kelurahan 2ipete,
Kecamatan inang
1
7enis dan jumlah tanaman yang akan banyak
berubah karena kegiatan pembangunan jalan tol
; Tangerang E 2engkareng Kelurahan $enda,
Kecamatan $enda
1
7enis dan jumlah tanaman yang akan banyak
berubah karena kegiatan pembangunan jalan tol
=
Depok - Antasari Kelurahan 2iganjur,
Kecamatan 2ilandak
1
7enis dan jumlah tanaman yang akan banyak
berubah karena kegiatan pembangunan jalan tol
Data keberadaan jenis dikumpulkan dengan cara in-entarisasi jenis yang bertujuan
untuk mengidenti(ikasi jenis-jenis -egetasi yang berada di dalam batas *ilayah ekologi.
In-entarisasi dilakukan setelah melakukan pengamatan langsung di lapangan dari
berbagai habitat. Kemudian disajikan dalam deskripsi > uraian berisi mengenai
keberadaan jenis dan status keberadaannya.
"okasi pengambilan sampel biologi sebagaimana terlihat pada gambar 5.%.1 a sampai
gambar 5.%.& c
engamatan terhadap populasi -egetasi perlu dilakukan lebih mendalam di areal sekitar
ruas Tanjung riok - 2ibitung dan Tangerang E 2engkareng -ia Teluk 3aga.
C. KOMPONEN SOSEKBUD
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 11
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
Data untuk komponen sosial ekonomi budaya diperoleh dari data primer dan data
sekunder. Data primer dikumpulkan melalui kegiatan *a*ancara dengan responden
yang menggunakan kuesioner serta pengamatan langsung di lapangan. .esponden yang
dipilih adalah kepala keluarga. "okasi sur-ey yang akan dipilih adalah lokasi tempat
responden yang diperkirakan akan terkena dampak baik secara langsung maupun tidak
langsung oleh kegiatan kegiatan pembangunan, di dalam batas *ilayah sosial.
5 /tiga0 kelompok penduduk yang di*a*ancarai sebagai responden adalah yang D
- terkena dampak langsung kegiatan kegiatan pembangunan, yaitu yang
terdiri dari penduduk yang rumah dan atau lahannya terkena pembebasan lahan
- penduduk yang mendiami dan>atau berusaha di tapak kegiatan
pembangunan /s%uatter0
- serta masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi kegiatan
pembangunan namun tidak terkena dampak langsung kegiatan kegiatan
pembangunan.
Tabe( 3.11 -
Lo"a)$+(o"a)$ .e!&amb$(a! )am.e( So)e"b#
No R#a) Lo"a)$ De)a4 Ke(#ra0a!
&'asyarakat di (ilayah ini banyak yang akan terkena
dampak langsung kegiatan pembangunan )l* +ol)
9#m(a0
Sam.e(
1 2ikarang-Tanjung riok +arunda 8
antai +arunda 5
Srijaya &
Semper Timur 8
Segara +akmur ;
Sukamekar 8
$unibakti %
Srimahi ;
9anasari &
Telaga Asih 5
9anajaya %
Sumberjaya =
2ilincing 1
,U'-A" 53
% 2ibitung-7agora*i 4arjamukti ;
2ibuntu &
"ambangjaya ;
2ijengkol 5
$urangkeng 15
Taman .ahayu ?
asir angin %
2imuning 5
3agrak 5
2ikeasudik 5
,U'-A" 52
5 7agora*i-2inere 2urug =
$aktijaya 5
Sukatani 1
+ekarjaya %
4arjamukti &
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 1%
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
No R#a) Lo"a)$ De)a4 Ke(#ra0a!
&'asyarakat di (ilayah ini banyak yang akan terkena
dampak langsung kegiatan pembangunan )l* +ol)
9#m(a0
Sam.e(
Kemirimuka %
Kukusan 15
Sa*angan ?
ondok 2ina 5
Tanah $aru &
2isalak 1&
Krukut ?
"imo =
$eji Timur 8
,U'-A" 87
8 2inere-Serpong $ambu Apus ;
ondok 2abe 1dik 8
amulang Timur 1=
amulang $arat 85
,U'-A" 68
; Serpong -Tangerang arigi ;
arigi $aru %5
akualam 8
Kunciran 1
7elupang 1
ondok 7agung 1%
Serua %
7ombang 5
akujaya 5
,U'-A" 54
= Tangerang-2engkareng egadungan 1
orispla*ad Indah ?
2ipete 8
$atujaya &
$uaran Indah 5
Tanah tinggi %
7urumudi 8
$enda %
,U'-A" 31
& Depok-Antasari .angkapan 7aya 5
2ipayung %
+ampang %
angkalanjati $aru &
Krukut 8
:rogol '
:andul %
2ipayungjaya 1@
ondok labu ;
2ilandak $arat 8
2ilandak Timur 5
Susukan 8
abuaran 5
,U'-A" 58
TOTAL SAMPLING 3>3
.esponden di setiap *ilayah dalam batas sosial dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu
yang terkena dampak langsung dan yang tidak terkena dampak langsung kegiatan
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 15
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
kegiatan pembangunan. +asing-masing kelompok dipilih secara proporsional dari
masing-masing jumlah masyarakatnya. +elihat lokasi sebaran masyarakat disekitar
lokasi kegiatan pembangunan, maka untuk responden yang tidak terkena dampak
langsung kegiatan digunakan unit sampling .T /.ukun Tetangga0.
Data dari setiap ruas jalan tol di*akili responden yang terdiri dari responden yang
terkena pembebasan, sBuatter dan responden yang tinggal disekitar kegiatan
pembangunan. Data yang diperoleh dari masing-masing ketiga kelompok responden
relati( berjumlah sama. Sehingga untuk seluruh ruas jalan tol dapat tersusun tabel
dengan total 8@@ responden.
"okasi pengambilan sampel sosekbud berjumlah %@ lokasi sebagaimana terlihat pada
Tabel 5.11 dan gambar 5.%.1 a sampai gambar 5.%.& c.
Data sekunder dikumpulkan dari Kantor Statistik emerintah Kota Depok, Kota 7akarta
Selatan, Kab. $ogor, 7akarta 1tara, 7akarta $arat, Kab. dan Kota $ekasi, Kota dan
Kabupaten Tangerang. serta instansi lain yang memiliki data dan in(ormasi yang terkait
dengan -ariabel--ariabel yang hendak dikumpulkan.
arameter ekonomi meliputi D
erekonomian lokal
,konomi rumah tangga
erekonomian lokal meliputi kontribusi beberapa sektor kegiatan terhadap
perekonomian daerah di masing-masing *ilayah studi yang diperoleh dari data D.$,
serta perkembangan arus barang di elabuhan Tanjung riok dalam periode *aktu
tertentu.
,konomi rumah tangga berupa data kegiatan ekonomi masyarakat baik yang terkena
dampak langsung maupun yang tidak terkena dampak langsung kegiatan kegiatan
pembangunan serta tingkat pengeluaran rata-rata per bulan masyarakat yang di*akili
oleh responden.
$. Me!$!&"at!2a "e)em.ata! "er6a
Data kesempatan kerja selama masa konstruksi dapat dikumpulkan dari kontraktor
pelaksana, sub kontraktor, suplier, serta unit .ukun Tetangga sekitar kegiatan
pembangunan. Data sekunder didapat dari bagian penerimaan tenaga kerja pada instansi
tersebut. Di samping sektor (ormal dalam kesempatan kerja terdapat pula sektor
in(ormal.
+asyarakat yang berdiam disekitar lokasi kegiatan pembangunan terdiri dari berbagai
etnis yang berasal dari berbagai daerah di Indonesai yang menggeluti berbagai jenis
kegiatan di sektor in(ormal tersebut.
$$. T$mb#(!2a ).e"#(a! ta!a0
9alaupun kegiatan pengumpulan data dilaksanakan pada masa prakonstruksi, tetapi
data yang dikumpulkan meliputi proses jual-beli tanah sejak setahun sebelumnya. Data
yang dikumpulkan meliputi data transaksi jual beli tanah meliputi besaran harga tanah,
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 18
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
jarak lokasi lahan terhadap kegiatan pembangunan dan *aktu kejadian transaksi, yang
berada dalam batas *ilayah studi.
Data primer diperoleh dari *a*ancara dengan penduduk, petugas Kelurahan dan
Kecamatan setempat. Data sekunder dapat diperoleh dari Instansi Kecamatan setempat,
$3 dan Kantor 3otaris terdekat.
$$$. Ter&a!&&#!2a a")e)$b$($ta) (o"a( a! '$(a2a0
Diperlukan identi(ikasi terhadap beberapa ruas jalan yang akan terputus dalam *ilayah
studi.
Dampaknya antara lain keterlambatan sampai di tempat bekerja atau sekolah.
Sedangkan yang bertujuan untuk mengunjungi kerabat maka akan semakin mengurangi
(rekuensi berkunjung karena dirasakan akan memakan *aktu yang lama untuk sampai
ke tujuan.
$C. Ter.#t#)!2a 0#b#!&a! "e"erabata!
arameter budaya untuk hubungan kekerabatan yang diamati adalah D
Interaksi sosial.
Sarana dan prasarana sosial
Interaksi sosial berupa pengamatan di lapangan serta *a*ancara dengan penduduk
sekitar lokasi kegiatan pembangunan. erolehan data berupa pola hubungan sosial antar
*arga, kondisi kamtibmas di sekitar lokasi kegiatan pembangunan.
$. T$mb#(!2a "ere)a0a! ter0aa. !$(a$ &a!t$ r#&$
arameter keresahan masyarakat yang diamati adalah D
engetahuan responden terhadap rencana kegiatan pembangunan
endapat responden mengenai rencana kegiatan pembangunan.
endapat responden mengenai rencana kegiatan pembangunan berupa pendapat
responden mengenai adanya rencana kegiatan pembangunan, rencana responden untuk
pindah tempat tinggal>usaha, pilihan pindah apabila adanya uang ganti rugi, pilihan
pindah responden apabila hanya sebagian tanah yang terkena kegiatan pembangunan.
a. Pe!&eta0#a! Re).o!e! Ter0aa. Re!%a!a Ke&$ata! .emba!&#!a!
.esponden yang di*a*ancarai apakah mengetahui dan sumber in(ormasi rencana
kegiatan pembangunan pembangunan jalan tol 7!..-II dan Depok-Antasari.
Termasuk masyarakat s%uatter apakah menyadari pembangunan jalan ini mengingat
bah*a mereka meman(aatkan lahan yang telah dibebaskan untuk pembangunan jalan
tol ini baik untuk tempat tinggal maupun sebagai tempat usaha yang si(atnya
sementara. 4asil *a*ancara yang diperoleh melalui kuisioner disajikan dalam tabel
5.1% sbb.
Tabe( 3.1*
Pe!&eta0#a! Re).o!e! Ter0aa. Re!%a!a Ke&$ata! .emba!&#!a!
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 1;
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
a! S#mber I!Dorma)$ Me!&e!a$ Ke&$ata! .emba!&#!a!
No Ketera!&a!
R#a) I R#a) II )t
E F E F E F
1. engetahuan responden
terhadap rencana kegiatan
pembangunan
a. Tahu
b. Tidak tahu
%. Sumber in(ormasi
a. ejabat usat
b. ejabat ropinsi
c. ejabat emerintah Kota
d. emuka masyarakat
e. Tetangga
(. Koran, T<, .adio
b. Pe!a.at Re).o!e! Me!&e!a$ Re!%a!a Ke&$ata! .emba!&#!a!
Tabe( 3.13
Pe!a.at Re).o!e! Me!&e!a$ Re!%a!a Ke&$ata! .emba!&#!a! a!
Ke$!&$!a! #!t#" P$!a0
No Ketera!&a!
R#a) I R#a) II )t
E F E F E F
1. endapat responden mengenai
rencana kegiatan pembangunan
a. Setuju
b. +enolak
c. Tidak ada pilihan lain
kecuali menerima
%. .esponden merencanakan
pindah tempat tinggal > usaha
a. Ja
b. Tidak
c. Tergantung
5. ilihan pindah dengan uang
ganti rugi
a. +encari lokasi
pemukiman sendiri
b. +emilih pemukiman yang
diatur pemerintah
c. Tergantung lokasi yang
ditentukan
8. ilihan responden apabila
hanya sebagian tanah yang
terkena kegiatan pembangunan
a. +embangun>memperbaiki
rumah kebelakang
b. +enjual sisa asset
c. Tergantung luas
tanah>bangunan yang
terkena kegiatan
pembangunan>tidak tahu
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 1=
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
Data tentang pendapat responden terhadap rencana kegiatan pembangunan terkait
dengan legalitas keberadaan mereka, dan setuju atau tidaknya untuk pindah. Data
tentang masyarakat yang menyatakan bersedia pindah tempat tinggal atau tempat
berusaha atau mencari sendiri lokasi pemukiman dan tempat berusaha.
Data tentang pendapat responden yang sebagian tanahnya terkena kegiatan
pembangunan,. Tabel 5.15 adalah (ormulir untuk data hasil *a*ancara dengan
responden di *ilayah studi.
DITA J13I3TIKA
D. KOMPONEN KESMAS
Tabe( 3.13 -
Lo"a)$+(o"a)$ .e!&amb$(a! )am.e( Ke)ma)
No R#a) Lo"a)$ De)a4 Ke(#ra0a!
&'asyarakat di (ilayah ini banyak yang akan terkena
dampak langsung kegiatan pembangunan )l* +ol)
9#m(a0
Sam.e(
1 2ikarang-Tanjung riok +arunda 8
antai +arunda 5
Srijaya &
Semper Timur 8
Segara +akmur ;
Sukamekar 8
$unibakti %
Srimahi ;
9anasari &
Telaga Asih 5
9anajaya %
Sumberjaya =
2ilincing 1
,U'-A" 53
% 2ibitung-7agora*i 4arjamukti ;
2ibuntu &
"ambangjaya ;
2ijengkol 5
$urangkeng 15
Taman .ahayu ?
asir angin %
2imuning 5
3agrak 5
2ikeasudik 5
,U'-A" 52
5 7agora*i-2inere 2urug =
$aktijaya 5
Sukatani 1
+ekarjaya %
4arjamukti &
Kemirimuka %
Kukusan 15
Sa*angan ?
ondok 2ina 5
Tanah $aru &
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 1&
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
No R#a) Lo"a)$ De)a4 Ke(#ra0a!
&'asyarakat di (ilayah ini banyak yang akan terkena
dampak langsung kegiatan pembangunan )l* +ol)
9#m(a0
Sam.e(
2isalak 1&
Krukut ?
"imo =
$eji Timur 8
,U'-A" 87
8 2inere-Serpong $ambu Apus ;
ondok 2abe 1dik 8
amulang Timur 1=
amulang $arat 85
,U'-A" 68
; Serpong -Tangerang arigi ;
arigi $aru %5
akualam 8
Kunciran 1
7elupang 1
ondok 7agung 1%
Serua %
7ombang 5
akujaya 5
,U'-A" 54
= Tangerang-2engkareng egadungan 1
orispla*ad Indah ?
2ipete 8
$atujaya &
$uaran Indah 5
Tanah tinggi %
7urumudi 8
$enda %
,U'-A" 31
& Depok-Antasari .angkapan 7aya 5
2ipayung %
+ampang %
angkalanjati $aru &
Krukut 8
:rogol '
:andul %
2ipayungjaya 1@
ondok labu ;
2ilandak $arat 8
2ilandak Timur 5
Susukan 8
abuaran 5
,U'-A" 58
TOTAL SAMPLING 3>3
Data untuk komponen kesehatan masyarakat diperoleh dari data primer dan data
sekunder. Data primer dikumpulkan melalui *a*ancara dengan responden yang
menggunakan kuesioner serta pengamatan langsung di lapangan. "okasi sur-ey yang
akan dipilih adalah *ilayah yang diperkirakan akan terkena dampak baik secara
langsung maupun tidak langsung oleh kegiatan kegiatan pembangunan, yaitu meliputi
*ilayah-*ilayah administrati( yang termasuk dalam lokasi kegiatan pembangunan.
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 1?
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
.esponden yang di*a*ancarai adalah masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi
kegiatan pembangunan, baik yang terkena dampak langsung maupun yang tidak
langsung. +elihat lokasi sebaran masyarakat di sekitar lokasi kegiatan pembangunan
maka untuk responden yang tidak terkena dampak langsung kegiatan digunakan unit
sampling .T. +asing-masing kelompok dipilih secara proporsional dari masing-masing
jumlah masyarakatnya.
Total responden yang diharapkan seluruhnya berjumlah 8@@ orang. "okasi pengambilan
sampel kesmas berjumlah %@ lokasi sebagaimana terlihat pada gambar 5.%.1 a sampai
gambar 5.%.& c./ Tabel 5.18 0
Data sekunder dikumpulkan dari Kantor Statistik emerintah Kota Depok, Kota 7akarta
Selatan, Kab. $ogor, 7akarta 1tara, 7akarta $arat, Kab. dan Kota $ekasi, Kota dan
Kabupaten Tangerang. serta instansi lain yang memiliki data dan in(ormasi yang terkait
dengan -ariabel--ariabel yang hendak dikumpulkan. Data kesehatan masyarakat
diperoleh juga dari Suku Dinas Kesehatan +asyarakat di masing-masing kota *ilayah
studi, serta beberapa uskesmas di *ilayah studi.
Data yang diperoleh harus dianalisis dengan menggunakan perhitungan matemetika
sederhana dan disajikan dalam bentuk tabulasi silang dengan (rekuensi. Selain itu juga
disajikan analisis berupa analisis deskripti(.
Adapun parameter yang harus diamati pada sub komponen kesehatan masyarakat adalah
meningkatnya penderita ISA.
enyakit ini tergolong penyakit yang berbasis lingkungan atau dengan kata lain penyakit
yang terutama terjadinya disebabkan oleh kondisi udara yang tercemar oleh berbagai
bakteri penyebab penyakit ISA.
arameter yang terkait dengan penyakit ISA meliputi D
Dampak dan pengaruh terhadap kesehatan
roses dan potensi terjadinya pemajanan.
otensi besarnya dampak timbulnya penyakit /angka kesakitan dan kematian0
Karakteristik spesi(ik penduduk yang beresiko
Sumberdaya kesehatan
Kondisi sanitasi lingkungan
Status gi6i masyarakat
Kondisi lingkungan yang memperburuk proses penyebaran penyakit
Indikator dari parameter kesehatan yang diamati adalah sebagai berikutD
arameter lingkungan yang diperkirakan terkena dampak rencana pembangunan dan
berpengaruh terhadap penyakit ISA meliputi komponen udara dan tanah.
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 1'
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
roses dan potensi terjadinya pemajanan melihat sejauh mana dampak gangguan pada
penduduk akibat kegiatan kegiatan pembangunan dihubungkan dengan kelembaban
udara, arah dan kecepatan angin.
enduduk yang beresiko adalah masyarakat yang berjarak sekitar %@ E %; meter dari
tapak kegiatan pembangunan.
Tenaga, sarana dan prasarana pelayanan kesehatan adalah ketersediaan jenis dan jumlah
tenaga, sarana dan prasarana kesehatan yang ada di masing-masing *ilayah studi.
DITA J13I3TIKA
E. KOMPONEN PRASARANA DAN SARANA
Tabe( 3.18 -
Lo"a)$+(o"a)$ .e!&amb$(a! )am.e( La(# ($!ta)
No Lo"a)$ 9a(a! 9m( S.( A(a)a!
1 7l. +arunda +akmur 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
% 7l. Imam $onjol 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
5 7l. Satriamekar /Tambelang0 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
8 7l. S. arman /Setu0 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
; 7l. Sili*angi /3arogong0 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
= 7l. .aya $ogor 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
& 7l. Trans Jogi 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
? 7l. +argonda 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
' 7l. Ir. 4. 7uanda 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
1@ 7l. "imo .aya 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
11 7l. .,. +artadinata 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
1% 7l. 7ombang .aya 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
15 7l. Tembus :raha 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
18 7l. 4asyim Asyari 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
1; 7l. 4usein Sastranegara 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
1= 7l. Kosambi /Kamal0 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
1& 7l. . Antasari 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
1? 7l. ondok "abu 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
1' 7l. $rigi( 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
%@ 7l. Sa*angan 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
%1 7l. Tegar $eriman 1 Kondisi jalan yang akan terpengaruh oleh tra(ik jalan tol
1ntuk mengetahui tingkat kepadatan arus lalu lintas di jalan sekitar 7!.. II dan
Depok-Antasari yang telah beroperasi dan belum beroperasi, antara lain dengan
meman(aatkan data dari hasil penghitungan -olume lalu lintas kendaraan yang ada saat
ini dari T. 7asa +arga /persero0. Data ini akan dijadikan data kondisi a*al lingkungan
mengenai arus lalu lintas, serta perkiraan jumlah kendaraan yang keluar masuk kegiatan
pembangunan pada tahap konstruksi dan operasional, sehingga dapat diperkirakan
pengaruh kegiatan kegiatan pembangunan terhadap komponen lalu lintas. Selain itu,
akan meman(aatkan juga data lainnya /antrian, persimpangan0 dan data kecelakaan dari
laporan tahunan T. 7asa +arga /ersero0 Di-isi +anajemen "alu "intas.
Data primer diambil dari %1 lokasi sebagaimana terlihat pada gambar 5.%.1a dan 5.%.&c.
/Tabel 5.1;0
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %@
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
$. T$mb#(!2a "ema%eta! (a(#($!ta)
arameter transportasi meliputi D
Kinerja "alu "intas 7alan di 7abodetabek.
Kinerja "alu "intas pada ruas jalan terkait
ermasalahan dan isu-isu transportasi
Kecelakaan pada jalan Tol 7!.. I yang telah beroperasi.
Indikator dari parameter transportasi yang diamati adalah sebagai berikut D
Kinerja lalu lintas jaringan jalan 7abodetabek dilihat dari kecepatan rata-rata jaringan
jalan periode per sepuluh tahun dengan dua kondisi yaitu tanpa pembangunan 7!.. II,
dan apabila dibangun 7!.. II.
Kinerja lalu lintas pada ruas jalan terkait ditinjau dari -olume lalu lintas dan derajat
kejenuhan pada ruas jalan yang terkait dengan ruas ermasalahan dan isu-isu
transportasi meliputi data komuter dari $odetabek ke DKI /1@@@ orang>hari0, kecepatan
pada jalan arteri, perbaikan jalan, dan isu-isu lain yang terkait dengan masalah
transportasi.
$$. Me!$!&"at!2a "e%e(a"aa! (a(#($!ta)
Data kecelakaan lalulintas merupakan data sekunder yang didapat dari instansi
Kepolisian di masing-masing kab>kota setempat. Dari data kecelakaan dapat di hitung
tingkat kecelakaan dan tingkat (atalitas yang terjadi untuk mendapatkan angka yang
menggambarkan perubahan kondisi lalulintas.
Tingkat kecelakaan yaitu perbandingan antara D
ojumlah kecelakaan per 1@@ juta kendaraan > km dengan /"4. A panjang jalan0 A
jumlah hari.
Sedangkan tingkat (atalitas adalah perbandingan antara D
ojumlah korban per 1@@ juta kendaraan > km dengan /"4. A panjang jalan0 A jumlah
hari.
3.*.* PENGUMPULAN DATA SEKUNDER.
a. Pero(e0a! ata )"#!er.
Data sekunder geo-(isik-kimia, biologi, dan sosial yang didapatkan dari D hasil
penelitian, data dan in(ormasi dari berbagai instansi terkait serta sumber lainnya sesuai
kebutuhan analisis, dimaksudkan untuk melengkapi data primer yang diperoleh
langsung di lapangan. Instansi-instansi yang dihubungi untuk mendapatkan data-data
sekunder antara lainD
- $apeda DKI 7akarta.
- Direktorat rasarana 7aringan 7alan, Dirjen $ina +arga, Dep. 1.
- $apeko, Kota Depok, Kodya 7akarta Selatan, Kodya 7akarta $arat,
Kodya 7akarta 1tara, Kota $ekasi, Kota Tangerang dan $apeda Kabupaten $ekasi,
Kabupaten $ogor dan Kabupaten Tangerang.
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %1
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
- $adan +eteorologi dan :eo(isika 7akarta, $ogor, Kab. Dan Kota
$ekasi, Depok, dan Kab. dan Kota Tangerang.
- $iro usat Statistik Kota Depok, Kodya 7akarta Selatan, Kodya
7akarta 1tara, Kodya 7akarta $arat, Kabupaten $ekasi, Kota $ekasi, Kabupaten
$ogor, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.
- Dinas ertanahan Kota Depok, 7akarta Selatan, 7akarta 1tara, 7akarta
$arat, Kabupaten $ekasi, Kabupaten $ogor, Kabupaten Tangerang dan Kota
Tangerang.
- Kantor Kecamatan sekitar 7!.. II dan Depok Antasari
- Kantor Kelurahan> Desa yang dilalui .uas 7!.. II dan Depok-
Antasari.
Data iklim merupakan data yang diperlukan karena terkait kegiatan geo-(isik-kimia dan
kesmas. Data iklim /cuaca0 diperoleh dari stasiun meteorologi terdekat yang dapat
me*akili areal proyek, yaitu dari $adan +eteorologi dan :eo(isika Departemen
erhubungan 7akarta, $ogor, Kab. dan Kota $ekasi, Kota Depok serta Kab. dan Kota
Tangerang, untuk lokasi dalam batas *ilayah ekologi atau yang terdekat. arameter
iklim yang dikumpulkan meliputi curah hujan, hari hujan, temperatur udara /maA-min0,
kelembaban udara, kecepatan dan arah angin, serta lama penyinaran matahari. Data ini
dikumpulkan secara periodik, untuk 1@ tahun terakhir. engumpulan data iklim dapat
dilihat pada Tabel. 5.1=.
Tabe(.3.17- Data I"($m
S#b Kom.o!e! Parameter Sat#a! Metoe
I k l i m
Suhu 1dara
Kelembaban 1dara
2urah 4ujan C 4ari 4ujan
Kecepatan Angin
Arah Angin
enyinaran +atahari
@
2
K
mm
km>jam
-
K
Data Sekunder
Data Sekunder
Data Sekunder
Data Sekunder
Data Sekunder
Data Sekunder
b. S#mber Data Se"#!er.
+etode pengambilan sampel dan peralatan yang dipakai, serta metode analisis di
laboratorium disesuaikan dengan komponen> parameter lingkungan yang diambil seperti
terlihat pada Tabe( 3+1, dan mengacu pada ketentuan dan persyaratan teknis yang baku.
4asil analisis data primer tersebut dan hasil pengambilan data sekunder akan disajikan
dalam bentuk tabel, gra(ik, gambar maupun peta.
Tabe( 3+1: - S#mber Data S"#!er
No
Kom.o!e!
L$!&"#!&a!
9e!$) Data
S#mber
Data Pr$mer
S#mber Data
S"#!er
1. Iklim +ikro
- 2urah 4ujan
- Arah dan Kecepatan
Angin
Kantor $+: dan SK
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %%
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
No
Kom.o!e!
L$!&"#!&a!
9e!$) Data
S#mber
Data Pr$mer
S#mber Data
S"#!er
%. Kualitas
1dara
Kualitas 1dara Ambien
Debu, 3oA, S!%, 42, b,
2!
- Diukur
"angsung
5. #isiogra(i - Topogra(i
- Struktur :eologi
- Stabilitas "ereng
- Tanah
- Site sur-ey>
engamatan
- Site sur-ey>
engamatan
- eta TopoD
$akosurtanal, 7antop
T3I>AD, eta 7akarta
- :T" $andung.
- Studi Kelayakan.
- Data pokok pem-
bangunan daerah.
8 4idrologi - Karakteristik (isik
sungai C debit rata-rata
- ola aliran air
permukaan
- Si(at (isik serapan
genangan air
- eriode banjir
- Site sur-ey>
engamatan
- Site sur-ey>
engamatan
- Site sur-ey>
engamatan
Dinas 1>Ditjen SDA.
Dinas 1>Ditjen SDA.
Dinas 1>Ditjen SDA.
Dinas 1>Ditjen SDA.
; $ising - $ising
- Diukur
langsung
-
= $iologi - #lora
- #auna
- Site sur-ey>
engamatan
- Site sur-ey>
engamatan
- Ditjen Kehut C ari*isata
- Ditjen erlindungan 4utan
elestarian Alam /4A0
& lanologi>
tata ruang>
pengembangan
*ilayah
- Tata guna, peruntukan pola
pantauan lahan.
- .1T.
- engembang 9ilayah
- ,stetika bentang alam
-enghijauan>jalur hijau
- Site sur-ey>
pengamatan
- Site sur-ey >
pengamatan
- Site sur-ey
pengamatan
- $A,DA, SK
- Dinas Tata Kota C
$angunan
- emda 7abar, $atn,
DKI
? "ahan - Kesesuaian lahan
- Tata guna tanah
- .1T.K > .DT.K
-
-
- emda 7abar, $atn,
DKI.
5: $andung
emda 7abar, $nten>
$A,DA>$3
' Sosial E
,konomi
$udaya
- Kependudukan
- Sosial E ,konomi
- Sosial E $udaya
- Kesehatan- masyarakat
- embebasan Tanah
- ersepsi +asyarakat
- Kuesioner
- Kuesioner
- Kuesioner
- Kuesioner
- Kuesioner
- +onogra(i emda
Kan. Dep.3aker, SK.
- $S>Kantor>
Statistik >Daerah dlm
Angka
- emda
- 1SK,S+AS, .S1
terdekat, Dinas Kes.
- emrakarsa Kegiat.
pembangunan>Tim
embebasan Tanah
1@ Sarana> Kabel listrik, kabel tele- engamatan - Instansi pengelola
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %5
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
No
Kom.o!e!
L$!&"#!&a!
9e!$) Data
S#mber
Data Pr$mer
S#mber Data
S"#!er
rasarana
1mum
pon, pipa air minum lapangan terkait
- $1+3 terkait
11 "alu-"intas - Dit "alu-lintas sekitar tapak
kegiatan pembangunan skg
- Sistem lalu-lintas sebelum
ada kegiatan pembangunan
- <ol. dan kepadatan la-lin
- Site sur-ey>
pengamatan
- D""7A.
- D""7A.
- Studi Kelayakan
KeteranganD - Kantor $+: L Kantor +eteorologi dan :eo(isika
- SK L Studi Kelayakan 7alan Tol
- :T" L :eologi Tata "ingkungan
- 7antop T3I>AD L 7a*atan Topogra(i T3I>AD
D9IKI .IMKI #
3.3 METODE PRAKIRAAN DAMPAK BESAR DAN PENTING
+etoda yang digunakan dalam studi Andal untuk memprakiraan besaran dampak dan
penentuan tingkat kepentingan dampak adalah metoda #ormal dan 3on #ormal.
a. Pe!#r#!a! K#a($ta) #ara
Analisis kualitas udara menggunakan metoda dari .nvironmental Protection Agency
/,A0 edisi terbaru hasilnya dibandingkan dengan baku mutu yang berlaku dari
eraturan emerintah .I 3o. 81 Tahun 1'''.
1ntuk memperkirakan besaran dampak rencana kegiatan terhadap kualitas udara
digunakan model matematis untuk mengetahui besarnya konstribusi polutan yang
diemisikan dari sumber-sumber pencemar terhadap kualitas udara serta pola sebaran
dari polutan tersebut. 1ntuk menghitung besarnya laju emisi dari suatu kegiatan
digunakan rumus sebagai berikut D
-a)u .misi / 0aktor .misi 1 +ingkat .misi Pencemar dari 2egiatan Spesifik
Konsentrasi udara ambient sebagai akibat suatu akti-itas dari sumber garis, baik tahap
konstruksi mapun tahap operasi dihitung dengan menggunakan (ormula berikut
N sO
u 6
Dimana D 2 L Konsentrasi ambien /g>m
5
0
N L laju emisi /g>detik>m
%
0
6 L tinggi pencampuran /m0
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %8
= 3
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
s L panjang daerah tinjauan sesuai dengan arah angina /m0
u L kecepatan angin /m>dtk0
sedangkan untuk memprediksi sebaran > dispersi gas pencemar udara dari suatu sumber
dengan menggunakan model Dispersi :ausian.
1ntuk menghitung jarak sebaran partikel debu yang terba*a angin ke daerah sekitarnya,
digunakan rumus persamaan yang diambil dari buku 4andbook o( ,n-iromental
,ngineering 2alculations, 2.2. "ee, Shun Dar "in, 1'''.
1ntuk menentukan jarak terjauh yang dicapai oleh partikel debu diperlukan data primer
dan sekunder meliputi kecepatan arah dan angin. Diameter partikel debu jatuh, berat
jenis partikel debu, densitas air, -iskositas udara, berat molekul udara, percepatan
gra-itasi bumi dan bilangan A-ogrado.
b. Me!$!&"at!2a Keb$)$!&a!
Kebisingan analisisnya menggunakan metoda dan teknik analisis kebisingan mengacu
pada buku oleh Sansongko D. tahun %@@@, kemudian dibandingkan dengan baku mutu
tingkat kebisingan sesuai SK. +en"4 3o. 8@>11>1''=.
Sebaran dari tingkat kebisingan dapat diprediksi dengan anggapan ada sumber
kebisingan, (ormula /.a* C 9ooten,1'?@0 yang digunakan adalah D
a. 1ntuk sumber titik
1
%
log %@ 1 %
r
r
-p -p =
b. 1ntuk sumber garis
1
%
log 1@ 1 %
r
r
-p -p =
"p1 L tingkat kebisingan pada jarak r
1
"p% L tingkat kebisingan pada jarak r
%
r
1
L jarak 1 dari smber kebisingan tingkat kebisingan pada jarak r
1
r
%
L jarak % dari sumber kebisingan /hektar0
%.Ga!&&#a! &etara!
4asil pencatatan getaran dari alat yang digunakan dituangkan dalam gra(ik. Data yang
digambarkan dalam gra(ik kemudian dibandingkan dengan batas-batas baku tingkat
getaran. :etaran disebut melampaui baku tingkat getaran apabila getaran pada salah satu
(rekuensi sudah melampaui baku getaran yang diharapkan. $aku tingkat getaran dibagi
dalam 8 kategori, yaitu A, $, 2 dan D, dengan masing-masing prakiraan dampak
kerusakan sebagai berikut D
- Kategori A D Tidak menimbulkan kerusakan
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %;
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
- Kategori $ D Kemungkinan keretakan plesteran / retak 0 terlepas
plesteran pada dinding pemikul beban.
- Kategori 2 D Kemungkinan rusak komponen struktur dinding pemikul
beban
- Kategori D D Dinding pemikul rusak
. Ter&a!&&#!2a a($ra! a$r .erm#"aa!
Analisis data hidrologi untuk menghitung debit banjir akibat dari pembangunan jalan tol
dapat diperkirakan dengan +etode .asional sbb.
G. H >.>>*::A CIA
DimanaD
Np L debit air larian dalam kondisi puncak /mP>detik0
2 L koe(isien aliran air permukaan /@ Q 2 Q 10
I L intensitas hujan /mm>jam0
A L luas daerah aliran sungai /hektar0
/ 1''5, Suripin ,Dr., Ir., +.,ng, %@@50
enghitungan debit air larian dilakukan sebelum ada proyek dan setelah ada proyek
jalan tol. $eda hasil perhitungannya adalah sama dengan kenaikan air larian.
1ntuk memperoleh ele-asi banjir akibat air laut pasang surut digunakan data empiris
dengan mencari data di lapangan yang bisa didapatkan dari literatur, studi sebelum-nya,
*a*ancara dengan *arga setempat atau tanda-tanda lainnya yang masih ada.
e. Per#ba0a! Tata G#!a La0a!
Analisis tata guna lahan menggunakan metode super impose /tumpang tindih0 yaitu
dengan teknik o-erlay peta dari peta tematik sesuai dengan maksud dan tujuan
peman(aatan lahan yang dapat membantu mengidenti(ikasi potensi dan masalah tata
guna lahan secara tepat dalam pola ruang. 4asil analisis ini akan menjadi masukan
penting dalam membantu memprediksi dampak penting terhadap tata guna lahan.
erangkat lunak yang mendukung metoda ini adalah Arc vie( versi 4*4 atau Arc 5is
versi 6! yang mirip -ersi terbaru.
D. Ber"#ra!&!2a Ce&eta)$
In(ormasi mengenai kondisi -egetasi atau tumbuhan terutama di ruas 2ikarang E
Tanjung riok dan Tangerang E 2engkareng -ia Teluk 3aga diperlukan untuk
pendugaan dampak lingkungan dan memantau pengelolaan lingkungan. 1ntuk
komponen biologi ditentukan berdasarkan atas berkurangnya populasi dan
keanekaragaman hayati serta berkurangnya jenis-jenis (lora yang langka.
$eberapa hal yang harus diamati dalam melakukan prakiraan dampak terhadap
komponen tumbuhan adalah D
a.erubahan dan kehilangan serta kerusakan komunitas tumbuhan di lokasi tersebut di
atas
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %=
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
b. Komunitas tumbuhan yang ra*an beserta sat*a liar yang hidup di dalamnya
c.Kerusakan tumbuhan yang bernilai ekonomis dan ekologis
d. 7alur hijau yang membatasi suatu 6ona dengan 6ona pembangunan yang penting
untuk dipertahankan dan dipelihara
1ntuk melakukan prakiraan dampak terhadap -egetasi harus mempertimbangkan
beberapa (aktor D tujuan penelitian, skala penelitian dan tipe habitat. +etode yang umum
digunakan adalah metode Kuadrat, yaitu metode analisis -egetasi yang didasarkan pada
luasan petak contoh. etak contoh dalam metode ini dapat berbentuk persegi, persegi
empat dan lingkaran.
arameter-parameter yang umum digunakan D
a0. Kerapatan dan kerapatan relati(
b0. #rekuensi dan (rekuensi relati(
c0. Dominasi dan dominasi relati(
d0. Indeks 3ilai enting /I30
e0. Koe(isien kesamaan dan ketidaksamaan.
(0. Indeks keanekaragaman jenis Shanon-9iener
&. So)e"b#
Analisis data sosial ekonomi budaya, yang meliputi D meningkatnya kesempatan kerja,
timbulnya spekulan tanah, terganggunya aksesibilitas lokal dan *ilayah, terputusnya
hubungan kekerabatan, timbulnya keresahan terhadap nilai ganti rugi, dilakukan dengan
menggunakan pendekatan analisis uni-ariat dalam bentuk tabel distribusi (rekuensi
terhadap -ariabel yang ditelaah dan disajikan dalam bentuk tabulasi silang dengan
(rekuensi. Selain itu juga disajikan analisis berupa analisis deskripti(. Data dari tabel
akan dideskripsikan sesuai dengan kontennya. embahasan data menggunakan standard
baku yang berlaku dari berbagai ketentuan dan justi(ikasi para ahli.
0. Ke)ma)
Analisis data kesehatan masyarakat menggunakan pendekatan epidemiologi dan
biostatistik yang dituangkan dalam bentuk tabel dan narasi. $erdasarkan standard dan
tolok ukur yang berlaku serta justi(ikasi para ahli, akan ditetapkan hasil metoda analisis
dampak kesehatan masyarakat > yang diperoleh dari data primer maupun sekunder.
$. K$!er6a (a(# ($!ta)
rakiraan terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas dilakukan melalui
perhitungan kinerja lalu lintas. Kinerja lalu lintas yang diakibatkan oleh pembangunan
jalan tol 7!.. II dan Depok - Antasari diperhitungkan dengan menganalisis kinerja
jaringan jalan 7abodetabek secara menyeluruh. Analisis ini akan mengacu pada hasil
studi #S 7!.. II dan Depok E Antasari, 1kuran kinerja jaringan yang dianalisis adalah
besaran e(i(isiensi perjalanan jaringan dari aspek *aktu /jumlah smp-jam0, jarak /smp-
km0 dan kecepatan rata-rata perjalanan pada seluruh jaringan.
Dampak terhadap ruas-ruas jalan yang terkait dengan pembangunan ruas jalan-ruas jalan
yang terkait dengan ruas jalan tol yang akan dibangun akan ditinjau secara parsial
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %&
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
dengan metode analisis lalu lintas menurut +anual Kapasitas 7alan Indonesia /+K7I,
1''&0 seperti diuraikan pada sub bab berikut D
a1. 9a(a! Per"otaa!
/10 Arus dan komposisi lalu lintas
3ilai arus lalu - lintas /N0 mencerminkan komposisi lalu-lintas, dengan menyatakan
arus dalam satuan mobil penumpang /smp0. Semua nilai arus lalu - lintas /per arah dan
total0 diubah menjadi satuan mobil penumpang /smp0 dengan menggunakan eki-alensi
mobil penumpang /smp0.
o Kendaraan ringan termasuk mobil penumpang, minibus, pick-up, truk kecil dan
jeep0.
o Kendaraan berat /termasuk truk dan bus0 dan sepeda motor .
o engaruh kendaraan tak bermotor dimasukkan sebagai kejadian terpisah dalam
(aktor penyesuaian hambatan samping.
,ki-alensi mobil penumpang /emp0 untuk masing-masing tipe kendaraan tergantung
pada tipe jalan dan arus lalu-lintas total yang dinyatakan dalam kend>jam.
/%0 Kecepatan arus bebas
Kecepatan arus bebas /#<0 dide(inisikan sebagai kecepatan pada tingkat arus nol,
yaitu kecepatan yang akan dipilih pengemudi jika mengendarai kendaraan bermotor
tanpa dipengaruhi oleh kendaraan bermotor lain di jalan. Kecepatan arus bebas telah
diamati melalui pengumpulan data lapangan, dimana hubungan antara kecepatan arus
bebas dengan kondisi geometrik dan lingkungan telah ditentukan dengan metode
regresi. Kecepatan arus bebas kendaraan ringan telah dipilih sebagai kriteria dasar
untuk kinerja segmen jalan pada arus L @. Kecepatan arus bebas untuk kendaraan berat
dan sepeda motor juga diberikan sebagai re(erensi. Kecepatan arus bebas untuk mobil
penumpang biasanya 1@-1;K lebih tinggi dari tipe kendaraan ringan lain. ersamaan
untuk penentuan kecepatan arus bebas mempunyai bentuk umum berikutD
FB H /FB
o
I FB
J
1 K FFB
SF
K FFB
CS
dimanaD
#< L Kecepatan arus bebas kendaraan ringan pada kondisi lapangan
/km>jam0
#<
o
L Kecepatan arus bebas dasar kendaraan ringan pada jalan yang
diamati /lihat $agian %.8 di ba*ah0
#<
9
L enyesuaian kecepatan untuk lebar jalan /km>jam0
##<
S#
L #aktor penyesuaian untuk hambatan samping dan lebar
bahu atau jarak kerb penghalang
##<
2S
L #aktor penyesuaian kecepatan untuk ukuran kota
/50 Kapasitas
Kapasitas dide(inisikan sebagai arus maksimum melalui suatu titik di jalan yang dapat
dipertahankan per satuan jam pada kondisi tertentu. 1ntuk jalan dua-lajur dua-arah,
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %?
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
kapasitas ditentukan untuk arus dua arah /kombinasi dua arah0, tetapi untuk jalan
dengan banyak lajur, arus dipisahkan per arah dan kapasitas ditentukan> lajur.
ersamaan dasar untuk menentukan kapasitas adalah sebagai berikut
C =C
o
K FC
J
K FC
SP
K FC
SF
K FC
CS
dimana:
2 L Kapasitas /smp>jam0
2o L Kapasitas dasar /smp>jam0
#2
9
L #aktor penyesuaian lebar jalan
#2
S
L #aktor penyesuaian pemisahan arah /hanya untuk jalan tak terbagi0
#2
S#
L #aktor penyesuaian hambatan samping dan bahu jalan> kereb
#2
2S
L #aktor penyesuaian ukuran kota
7ika kondisi sesungguhnya sama dengan kondisi dasar /ideal0 yang ditentukan
sebelumnya, maka semua (aktor penyesuaian menjadi 1,@ dan kapasitas menjadi sama
dengan kapasitas dasar.
/80 Derajat kejenuhan
Derajat kejenuhan /DS0 dide(inisikan sebagai rasio arus terhadap kapasitas, digunakan
sebagai (aktor utama dalam penentuan tingkat kinerja simpang dan segmen jalan. 3ilai
DS menunjukkan apakah segmen jalan tersebut mempunyai masalah kapasitas atau
tidak.
DS H G4C
Derajat kejenuhan dihitung dengan menggunakan arus dan kapasitas dinyatakan dalam
smp>jam. DS digunakan untuk A3A"ISIS perilaku lalu-lintas berupa kecepatan.
/;0 Kecepatan
+anual menggunakan kecepatan tempuh sebagai ukuran utama kinerja segmen jalan,
karena mudah dimengerti dan diukur, dan merupakan masukan yang penting untuk
biaya pemakai jalan dalam A3A"ISIS ekonomi. Kecepatan tempuh dide(inisikan
dalam manual ini sebagai kecepatan rata-rata ruang dari kendaraan ringan /"<0
sepanjang segmen jalan.
B H L4TT
dimanaD
< L Kecepatan rata-rata ruang "< /km>jam0
" L anjang segmen /km0
TT L 9aktu tempuh rata-rata "< sepanjang segmen /jam0
$agan alir prosedur perhitungan untuk jalan perkotaan sesuai dengan +anual
Kapasitas 7alan Indonesia /+K7I0.
b1. 9a(a! Beba) Hambata!
/10 Arus dan Komposisi "alu "intas
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - %'
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
Seluruh nilai arus lalu lintas /per arah dan total0 pada jalan bebas hambatan dikon-ersi
menjadi satuan mobil penumpang /smp0 dengan menggunakan emp /eki-alensi mobil
penumpang0 yang diturunkan secara empiris untuk tipe kendaraan berikutD
- Kendaraan ringan /meliputi kendaraan penumpang, minibus, truk pik-up dan jeep0.
- Kendaraan berat menengah /meliputi truk dua gandar dan bus kecil0.
- $us besar.
- Truk besar /meliputi truk tiga-gardan dan truk kombinasi).
/%0 Kecepatan arus bebas
Kecepatan arus bebas /#<0 dide(inisikan sebagai kecepatan pada tingkat arus nol, yaitu
kecepatan yang akan dipilih pengemudi jika mengendarai kendaraan bermotor tanpa
dipengaruhi oleh kendaraan bermotor lain di jalan
ersamaan untuk penentuan kecepatan arus bebas pada jalan bebas hambatan
mempunyai bentuk umum sebagai berikutD
FB H FB
o
I FFB
J
/)m.46am1
di manaD
#< L Kecepatan arus bebas untuk kendaraan ringan pada kondisi lapangan
#<
o
L Kecepatan arus bebas dasar bagi kendaraan ringan untuk kondisi jalan dan
tipe alinyemen yang dipelajari
#<
9
L enyesuaian untuk lebar jalur lalu lintas dan bahu jalan /km>j0.
/50 Kapasitas
3ilai kapasitas telah diamati dengan pengumpulan data lapangan sejauh me-
mungkinkan. Kapasitas dinyatakan dalam satuan mobil penumpang /smp0, seperti yang
terlihat di ba*ah ini.
ersamaan dasar untuk menentukan kapasitas adalah sebagai berikut
C H Co K FC
J
K FC
SP
/)m.461
di manaD
2 L kapasitas
2o L kapasitas dasar
#2
9
L (aktor penyesuaian lebar jalan bebas hambatan
#2
S
L (aktor penyesuaian pemisahan arah /hanya untuk jalan bebas
hambatan tak terbagi0
- 2apasitas )alur penghubung &7amp)
.umus di atas memberi kapasitas suatu segmen jalan bebas hambatan /2
+9
0
dengan penampang melintang tertentu. Kapasitas suatu jalur penghubung pada
segmen yang sama /2
.
0 dapat diperkirakan seperti diuraikan di ba*ahD
2
.
L 3ilai terendah dari pernyataan-pernyataan berikutD
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 5@
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
10 Kapasitas jalur penghubung itu sendiri, sebagai (ungsi penampang
melintang dan alinyemen jalur penghubung tersebut
%0 erbedaan antara kapasitas 2
+9
,
"
dan arus N
+9,"
pada lajur kiri jalan
bebas hambatan.
C
R
H C
MJ,L
+ G
MJ,L
Arus pada lajur kiri jalan bebas hambatan /N
+9,"
0biasanya ber-ariasi sesuai arus
total dan derajat kejenuhan segmen jalan bebas hambatan.
Kapasitas lajur kiri jalan bebas hambatan /2
+9,,"
0 dapat dihitung dengan
menggunakan metode yang diuraikan pada bagian 52 di ba*ah.
Arus pada lajur kiri jalan bebas hambatan /N
+9,"
0biasanya ber-ariasi sesuai arus
total dan derajat kejenuhan segmen jalan bebas hambatan.
/80 Derajat Kejenuhan
Derajat kejenuhan dide(inisikan sebagai rasio arus terhadap kapasitas, digunakan
sebagai (aktor kunci dalam penentuan tingkat kinerja suatu simpang. Ini adalah ukuran
yang banyak digunakan untuk menunjukkan apakah suatu segmen jalan bebas
hambatan akan mempunyai masalah kapasitas atau tidak.
DS H G4C
/;0 Kecepatan
KA.TIKA A.I +1.TI
Dalam +K7I, kecepatan tempuh dide(inisikan sebagai kecepatan rata-rata ruang dari
kendaraan ringan sepanjang segmen jalan bebas hambatanD
B H L4TT
di manaD
< L kecepatan rata-rata ruang kend. ringan /km>jam0
" L panjang segmen /km0
TT L *aktu tempuh rata-rata dari kend. ringan sepanjang segmen /jam0.
/=0 Derajat Iringan
Indikator lebih lanjut yang berguna untuk perilaku lalu lintas pada segmen jalan bebas
hambatan tak terbagi adalah derajat iringan yang terjadi, yaitu rasio arus kendaraan
yang bergerak dalam peleton terhadap arus total. Dalam manual ini iringan dianggap
terjadi bila salah satu atau lebih kendaraan mengikuti kepala peleton dengan *aktu
antara /gandar depan ke gandar depan kendaraan berikutnya0 lebih kecil atau sama
dengan ; detik.
/&0 erilaku lalu lintas
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 51
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
Di dalam 1S 42+ kinerja jalan bebas hambatan di*akili oleh tingkat pelayanan
/"!S0D suatu ukuran kualitati( yang mencerminkan persepsi pengemudi tentang mutu
berkendaraan. "!S dihubungkan dengan suatu ukuran pendekatan kuantitati(, seperti
kerapatan atau persentase tundaan, *aktu atau kecepatan tempuh. Konsep tingkat
pelayanan telah dikembangkan untuk penggunaan di Amerika Serikat dan de(inisi "!S
tidak secara langsung berlaku di Indonesia.
%1. S$m.a!& Ber)$!2a(
Data mengenai lalu lintas Simpang bersinyal bersumber dari 7,T.! %@@8 &0easibility
Study ,877)
Ka.a)$ta)
Kapasitas pendekat simpang bersinyal dapat dinyatakan sebagai berikut :
C H S L &4%
dimana D
2 L Kapasitas /smp>jam0
S L Arus 7enuh, yaitu arus berangkat rata-rata dari antrian dalam pendekat selama
sinyal hijau /smp>jam hijau L smp per-jam hijau0
g L 9aktu hijau /det0.
c L 9aktu siklus, yaitu selama *aktu untuk urutan perubahan sinyal yang
lengkap /yaitu antara dua a*al hijau yang berurutan pada (ase yang sama0
Arus jenuh /S0 dapat dinyatakan sebagai hasil perkalian dari arus jenuh dasar /S
o
0
yaitu arus jenuh pada keadaan standar, dengan (aktor penyesuaian /#0 untuk
penyimpangan dari kondisi sebenarnya, dari suatu kumpulan kondisi-kondisi /ideal0
yang telah ditetapkan sebelumnya.
S H S
o
L F
1
L F
*
L F
3
L F
3
................. L F
!
1ntuk pendekat terlindung arus jenuh dasar ditentukan sebagai (ungsi dari lebih e(ekti(
pendekat /9
e
0D
S
o
H 7>> L J
e
enyesuaian kemudian dilakukan untuk kondisi-kondisi berikut iniD
1kuran kota 2S, jutaan penduduk
4ambatan samping S#, kelas hambatan samping dari lingkungan jalan
dan kendaraan tak bermotor
Kelandaian :, K naik /R0 atau turun /-0
arkir , jarak garis henti E kendaraan parkir pertama
:erakan membelok .T, K belok-kanan
o "T, K belok-kiri
a. Pe!e!t#a! 'a"t# )$!2a(
9aktu Siklus
c L /1,; A " TI R ;0 > /1 E #.
crit
0
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 5%
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
dimana D
c L 9aktu siklus sinyal /detik0
"TI L 7umlah *aktu hilang per siklus /detik0
#. L Arus dibagi dengan arus jenuh /N>S0
#.
crit
L 3ilai #. tertinggi dari semua pendekat yang berangkat pada suatu (ase
sinyal.
/#.
crit
0 L .asio arus simpang Ljumlah #.
crit
dari semua (ase pada siklus tersebut.
9aktu hijau
G$ H /% ? LTI1 K FR%r$t 4 /FR%r$t)
dimana D
g
i
L Tampilan *aktu hijau pada (ase i /detik0
b. Ka.a)$ta) a! Dera6at Ke6e!#0a!
Kapasitas pendekat diperoleh dari perkalian arus jenuh dengan rasio hijau /g>c0 pada
masing-masing pendekat.
Derajat kejenuhan diperoleh sebagai berikutD
DS = Q / C = (Q X c) / (S X g)
Sedangkan untuk memprakirakan tingkat kepentingan dampak digunakan edoman
enentuan Dampak $esar dan enting./Kep-@;= Tahun1''80, yaitu ciri-ciri HdampakI
yang Hdikategorikan pentingI adalah apabila terdapat kesesuaian dengan salah satu dari
beberapa kriteria berikut D
a. 7umlah manusia yang terkena dampak di *ilayah studi tetapi tidak menikmati
man(aat dari kegiatan pembangunan jalan 7!.. II dan Depok-Antasari jumlahnya
sama dengan atau lebih besar dari jumlah manusia yang menerima man(aat di
*ilayah studi.
b. "uas *ilayah persebaran dampaknya mengakibatkan perubahan mendasar pada
suatu *ilayah dari segi intensitas dampak, atau tidak berbaliknya dampak atau segi
kumulati( dampak.
c. "amanya dampak berlangsung pada satu atau lebih tahapan kegiatan yang
mengakibatkan perubahan mendasar dari segi intensitas dampak, atau tidak
berbaliknya dampak atau segi kumulati( dampak.
d. Intensitas dampak yang terjadi mengakibatkan perubahan yang mendasar terhadap
komponen lingkungan sehingga melampaui baku mutu lingkungan menurut
peraturan perundang-undangan yang berlaku S kriteria yang diakui berdasarkan
pertimbangan ilmiah S mengakibatkan terancamnya kepunahan spesies langka dan
endemic serta dilindungiS menimbulkan kerusakan atau gangguan terhadap
ka*asan lindung atau habitat spesies langka dan dilindungi yang telah ditetapkan
menurut peraturan perundang-undanganS dapat memusnahkan bangunan
bersejarah atau kepurbakalaan yang bernilai tinggiS mengakibatkan kon(lik sosial
atau kontro(ersi baik di kalangan masyarakat, pemerintah daerah, maupun
pemerintah pusat, mengubah atau memodi(ikasikan areal yang mempunyai nilai
keindahan yang tinggi.
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 55
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
e. $anyaknya komponen lingkungan lain yang terkena dampak atau menimbulkan
dampak lanjutan yang jumlah komponennya sama atau lebih dengan komponen
yang terkena dampak primer.
(. Dampak kumulati( karena adanya hubungan yang antagonis dan sinergitis di
antara dampak-dampak yang diperkirakan timbul dan berlangsung terus menerus
dan tidak dapat diasimilasi atau diperbaiki oleh lingkungan secara alami.
g. Dampak yang timbul tidak terbalikkan meskipun dengan inter-ensi manusia atau
ada upaya - upaya mitigasinya.
Secara rinci kriteria penentuan besaran dampak dan tingkat penting dampak dapat
dilihat pada Tabe( 3.1A a! 3.15
+engingat setiap jenis dampak terdapat perbedaan dalam skala pengukuran, maka
dapat digunakan kriteria penentuan dampak besar dan penting. Sehingga untuk setiap
jenis dampak yang terjadi dapat dibuat matrik penentuan yang diperlihatkan sebagai
berikut D
Tabe( 3.1A
Pe!e!t#a! be)ara! am.a" #!t#" "om.o!e! ($!&"#!&a! 0$#.
a(am St#$ ANDAL 9ORR II a! De.o"+A!ta)ar$
No
Kr$ter$a
T$!&"at Ke.e!t$!&a! Dam.a"
Be)ara!
Dam.a" 2a!& t$mb#(
Be)ar 4 Ke%$(
7enis Dampak yang diprakirakan
1 7umlah manusia yang terkena dampak
% "uas *ilayah persebaran dampak
5 "amanya dampak berlangsung
8 Intensitas dampak
; $anyaknya komponen lingkungan lainnya
yang akan terkena dampak
= Si(at kumulati( dampak
& $erbalik atau tidak berbaliknya dampak
7umlah dampak $esar T0
*) 9ila )umlah dampak besar >:/ # maka dampak dinyatakan besar dan penting
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 58
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
Tabe( 3+15
Kr$ter$a Pe!e!t#a! Dam.a" Pe!t$!&
No Fa"tor Pe!e!t#
T$a" Pe!t$!&
/3ilai L 10
Pe!t$!&
/3ilai L %0
1 Pe!##" /P1 H P14P*
1 L enduduk yang terkena dampak
% L enduduk yang menikmati dampak
= 1>>F M 1>>F
* Per)ebara! am.a" /L1 H L14L*
"1 L "uas persebaran dampak
"% L "uas *ilayah rencana kegiatan
= 1>>F
Tidak ada yang mengalami
perubahan mendasar
M 1>>F
Ada yang mengalami perubahan
mendasar
3 Ber(a!&)#!&!2a am.a" /J1 H J14J*
91 L "amanya dampak berlangsung
9% L "amanya rencana> tahap kegiatan
= 1 ta0a.a! "e&$ata! M 1 ta0a.a! "e&$ata!
3 Ie!t$ta) am.a"
R$!&a!
opulasi terkena dampak tidak
terpengaruh
Sea!& )4 berat
opulasi terkena dampak
terpengaruh
8 Kom.o!e! ter"e!a am.a" /D1 H Sr4Pr
Sr L dampak sekunder
r L dampak primer
= 1>>F M 1>>F
7 S$Dat "om#(at$D am.a" T$a" "om#(at$D Kom#(at$D
Tidak bias diasimilasi oleh
lingkungan
: Berba($" ata# t$a" berba($"
B$)a $.#($0"a! T$a" b$a) $.#($0"a!
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 5;
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
3.3 METODE EBALUASI DAMPAK BESAR DAN PENTING
,-aluasi dampak besar dan penting dilakukan secara holistis dan kausati( atas
berbagai komponen lingkungan yang mengalami perubahan yang mendasar akibat
kegiatan pembangunan 7alan Tol 7!.. II dan Depok - Antasari.
Telaahan secara holistis ini merupakan telaahan secara totalitas terhadap berbagai
dampak besar dan penting yang timbul, dikaji secara satu kesatuan yang saling terkait
dan saling mempengaruhi, sehingga dapat diketahui perimbangan antara dampak
positi( dan dampak negati(.
Sedangkan telaahan secara kausati(, menguraikan secara rinci sebab akibat terjadinya
dampak besar dan penting, baik yang bersi(at positi( maupun yang bersi(at negati(,
berlangsung sementara atau terus menerus, serta mempunyai hubungan timbal balik
yang bersi(at antagonis atau sinergis.
Kriteria e-aluasi dampak besar dan penting mengacu pada eraturan emerintah
.epublik Indonesia 3omor %& tahun 1''' tentang Analisis +engenai Dampak
"ingkungan, yang termuat pada asal ; ayat /10, dimana kriteria yang menentukan
adanya dampak besar dan penting dalam ayat tersebut ditetapkan berdasarkan tingkat
ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada. !leh karena itu, kriteria tersebut dapat
berubah sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
+etoda yang digunakan adalah metoda bagan alir. ada dasarnya metoda ini
mengupayakan penggambaran interaksi dalam suatu bagan sebab akibat dampak
yang akan terjadi terhadap suatu komponen lingkungan dan bagaimana kondisinya
setelah terkena dampak yang dimaksud. Dengan bagan alir ini dapat dituangkan
akibat dampak baik yang bersi(at primer, sekunder dan tersier. Karena menguraikan
sebab dan akibat serta kondisi sebagai akibat dampak, maka dapat langsung
diupayakan langkah pencegahannya.
,-aluasi dampak kesehatan
Dalam hal e-aluasi dampak kesehatan masyarakat> kesehatan lingkungan, suatu
kegiatan atau proyek dianggap memiliki dampak penting terhadap kesehatan
masyarakat apabila pada analisis prakiraan dampak baik secara kualitati( dan atau
kuantitati(, secara menyeluruh dalam hubungan antara sumber dampak /emisi0,
ambient dan penderita mempunyai indikasi keterkaitan terhadap potensi bahaya
penyakit baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Atau suatu dampak
penting kesehatan masyarakat dapat diidenti(ikasi dengan menggunakan (ormulaD
Simpul 1 simpul % simpul 5 simpul 8
Simpul 1 simpul % simpul 5
Simpul 1 simpul % simpul 8
4ubungan secara menyeluruh /holistic0 dan keterkaitan /kausatip0 dari ke empat
simpul /1-80 dinyatakan penting apabila akan menimbulkan perkembangan baru E
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 5=
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
kondisi penyakit, terjadi penyakit baru, menimbulkan kelainan>cacat dan atau
meningkatkan timbulnya kelainan (ungsi anggota>organ tubuh.
3.8 PERUMUSAN RKL DAN RPL.
ada hakikatnya perumusan .K" dan ." ini memiliki (ungsi paling penting dalam
proses penyusunan Dokumen A+DA", karena di dalamnya memuat berbagai upaya
penanganan dampak penting serta pemantauan terhadap tingkat keberhasilannya.
Dokumen .encana engelolaan "ingkungan /.K"0 merupakan dokumen yang
memuat pokok-pokok arahan, prinsip-prinsip, pedoman atau upaya mencegah,
mengendalikan dan menanggulangi dampak penting lingkungan yang bersi(at negati(
dan meningkatkan dampak positi( yang timbul sebagai akibat dari suatu rencana
usaha atau kegiatan.
Dalam pengertian tersebut upaya pengelolaan lingkungan mencakup kelompok
akti-itasD
engelolaan lingkungan yang bertujuan untuk menghindari atau mencegah
dampak negati( lingkungan melalui pemilihan atas alternati(, tata letak /tata
ruang mikro0 lokasi, dan rancang bangun kegiatan pembangunan.
engelolaan lingkungan yang bertujuan untuk menanggulangi, meminimalisasi,
atau mengendalikan dampak negati( baik yang timbul disaat usaha atau
kegiatan beroperasi, maupun hingga saat usaha atau kegiatan berakhir.
engelolaan lingkungan yang bersi(at meningkatkan dampak positi( sehingga
dampak tersebut dapat memberikan man(aat lebih besar baik kepada
pemrakarsa maupun pihak lain, terutama masyarakat yang turut menikmati
dampak positi( tersebut.
engelolaan lingkungan yang bersi(at memberikan pertimbangan ekonomi
sebagai dasar untuk memberikan kompensasi atas sumber daya tidak dapat
pulih, hilang atau rusak /baik dalam arti sosial ekonomi dan atau ekologis0
sebagai akibat usaha atau kegiatan.
Sedangkan .encana emantauan "ingkungan /."0 bersi(at konsisten dan
mempunyai keterkaitan langsung dengan hal-hal yang dikemukakan dalam laporan
A3DA" dan .K", baik lingkup kegiatan maupun kedalamannya.
Kegiatan .encana emantauan "ingkungan dapat digunakan untuk memahami
(enomena-(enomena yang terjadi pada berbagai tingkatan, mulai dari tingkat kegiatan
pembangunan /untuk memahami HperilakuI dampak yang timbul akibat usaha atau
kegiatan0, sampai ke tingkat ka*asan atau bahkan regional, tergantung pada skala
keacuhan terhadap masalah yang dihadapi yang harus dapat dilakukan oleh
pemrakarsa, pengelola atau instansi terkait serta diuraikan dengan jelas baik
keterkaitannya dengan instansi penga*as maupun instansi penerima laporan.
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 5&
PT.ADHIPRAKOSO CIPTAMANDIRI
.encana engelolaan "ingkungan /.K"0 dan .encana emantauan "ingkungan
/."0 dirumuskan dengan memperhatikan D
Dampak yang terjadi memperhatikan isu utama.
Dampak yang terjadi merupakan dampak turunan.
Dampak yang terjadi merupakan dampak lanjutan.
.encana engelolaan "ingkungan /.K"0 dan .encana emantauan "ingkungan
/."0 disusun dalam dokumen yang terpisah dari dokumen A3DA". .encana
engelolaan "ingkungan /.K"0 berisi ketentuan tentangD
1. 7enis dampak penting.
%. Sumber dampak.
5. Tolak ukur dampak.
8. Tujuan rencana pengelolaan lingkungan.
;. 1paya pengelolaan lingkungan.
=. "okasi pengelolaan lingkungan.
&. Institusi pengelolaan lingkungan.
.encana emantauan "ingkungan /."0 berisikan ketentuan-ketentuan pokok
pemantauan terhadap hasil pelaksanaan .K" yang meliputi D
1. 7enis dampak penting.
%. Sumber dampak.
5. arameter lingkungan.
8. Tujuan pemantauan lingkungan.
;. +etode dan cara pemantauan lingkungan.
=. "okasi periode dan (rekuensi pemantauan loingkungan.
&. Institusi pemantauan lingkungan
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL JORR II DAN DEPOK-
ANTASARI
BAB III METODA STUDI
III - 5?