Anda di halaman 1dari 3

Nama kelompok :

1. Irwanda As Yanto
2. Rony dwi Pratama
3. Eko Rubianto
4. Amos Albertus
5. Yudha Dwitama
6. Alvia Segarti
7. Tri Maylihandayani
8. Yunita kusuma Wardani
















Sistem Satuan Internasional
Sistem Satuan Internasional (nama aslinya dalam bahasa Perancis: Systme
I nternational d'Units atau SI) adalah sistem satuan atau besaran yang paling umum digunakan.
Dalam sistem SI terdapat 7 satuan dasar/pokok SI dan 2 satuan tanpa dimensi. Selain itu, dalam
sistem SI terdapat standar awalan-awalan (prefix) yang dapat digunakan untuk penggandaan atau
menurunkan satuan-satuan yang lain.
Satuan pokok
7 satuan pokok SI adalah sebagai berikut :
Meter untuk panjang (m, l)
Kilogram untuk massa (kg, m)
Sekon untuk waktu (s, t)
Ampere untuk arus listrik (A, i)
Kelvin untuk suhu (K, T)
mol untuk jumlah molekul (mol, n)
Kandela untuk intensitas cahaya (cd, j)
1. Panjang
Panjang adalah dimensi suatu benda yang menyatakan jarak antar ujung. Panjang dapat
dibagi menjadi tinggi, yaitu jarak vertikal, serta lebar, yaitu jarak dari satu sisi ke sisi yang
lain, diukur pada sudut tegak lurus terhadap panjang benda.
2. Meter
Meter adalah satuan dasar untuk ukuran panjang dalam sistem SI. Satuan ini didefinisikan
sebagai jarak yang ditempuh dalam perjalanan cahaya di ruang hampa (vakum) selama
1/299.792.458 detik. Satuan meter disingkat menggunakan simbol m. Meter bisa ditulis
sebagai metre dalam bahasa Inggris, atau meter dengan ejaan Amerika.
3. Massa
Massa (berasal dari bahasa Yunani ) adalah suatu sifat fisika dari suatu benda yang
digunakan untuk menjelaskan berbagai perilaku objek yang terpantau. Dalam kegunaan
sehari-hari, massa biasanya disinonimkan dengn berat. Namun menurut pemahaman ilmiah
modern, berat suatu objek diakibatkan oleh interaksi massa dengan medan gravitasi.
4. Waktu
Waktu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah seluruh rangkaian saat
ketika proses, perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung. Dalam hal ini, skala waktu
merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian, atau bisa merupakan lama
berlangsungnya suatu kejadian.
5. Arus listrik
Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit
listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam satuan Coulomb/detik atau
Ampere. Contoh arus listrik dalam kehidupan sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah
dalam satuan mikroAmpere (A) seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang sangat
kuat 1-200 kiloAmpere (kA) seperti yang terjadi pada petir. Dalam kebanyakan sirkuit arus
searah dapat diasumsikan resistansi terhadap arus listrik adalah konstan sehingga besar arus
yang mengalir dalam sirkuit bergantung pada voltase dan resistansi sesuai dengan hukum
Ohm. Arus listrik merupakan satu dari tujuh satuan pokok dalam satuan internasional.
Satuan internasional untuk arus listrik adalah Ampere (A).
6. Suhu
Suhu menunjukkan derajat panas benda. Mudahnya, semakin tinggi suhu suatu benda,
semakin panas benda tersebut. Secara mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki
oleh suatu benda. Setiap atom dalam suatu benda masing-masing bergerak, baik itu dalam
bentuk perpindahan maupun gerakan di tempat berupa getaran. Makin tingginya energi
atom-atom penyusun benda, makin tinggi suhu benda tersebut. Suhu juga disebut temperatur
yang diukur dengan alat termometer. Empat macam termometer yang paling dikenal adalah
Celsius, Reumur, Fahrenheit dan Kelvin. Perbandingan antara satu jenis termometer dengan
termometer lainnya mengikuti:
7. Intensitas cahaya
Intensitas cahaya adalah besaran pokok fisika untuk mengukur daya yang dipancarkan oleh
suatu sumber cahaya pada arah tertentu per satuan sudut. Satuan SI dari intensitas cahaya
adalah Candela (Cd). Dalam bidang optika dan fotometri (fotografi), kemampuan mata
manusia hanya sensitif dan dapat melihat cahaya dengan panjang gelombang tertentu
(spektrum cahaya nampak) yang diukur dalam besaran pokok ini.