Anda di halaman 1dari 11

CUT AND FILL

KELOMPOK 5 :
1. Eva Oktarina Sari (08-01) 8. Heri Wibowo (08-48)
2. Alfinsyah Fridiyandra (08-08) 9. Puspa Sari Dewi (08-53)
3. Yasnia Efrika (08-14) 10. Rizki Martarozi (08-58)
4. Yudo Hariyanto (08-20) 11. Fradika (08-69)
5. Ojak Panduan (08-26) 12. Erros sitompul (08-77)
6. Kurniawan (08-31) 13. Tumpol Richardo G (08-86)
7. Ihsan Princiary Akbar (08-38) 14. Furqan Mahmuda Busyra (07-44)
METODA PENAMBANGAN BAWAH TANAH
UNDERGROUND MINING METHODS
room & pillar
Sublevel and longhole
open stoping
Cut and fill
stoping
Shrinkage stoping
VCR stoping
Longwall
mining
Sublevel caving
Block caving
Naturally supported
artificially supported
unsupported
Definisi
Cut and fill merupakan metode penambangan
dengan cara memotong batuan untuk
membuat stope dalam level. Setelah selesai
menambang dalam satu stope, maka stope
tersebut diisi kembali tanpa menunggu
selesai dalam satu level.
Prinsip Kerja
Bijih diambil dalam potongan yang
sejajar dan setiap potongan yang telah
diambil dilakukan pengisian dengan waste
fill dalam stope sehingga menyisakan
ketinggian ruang yang mencukupi untuk
melakukan pemboran bijih selanjutnya.
Prinsip Kerja
Material Filling digunakan sebagai tempat
berpijak untuk melakukan pemboran bijih
selanjutnya.
Material filling sering berupa waste rock
dari kegiatan development dan eksplorasi sekitar
tambang yang kemudian ditumpahkan melalui rise
mengarah ke stope yang akan di isi dan untuk
meningkatkan kekuatan material pengisi maka
ditambahkan semen.
Syarat Cut and Fill Stoping
1.Endapan bijih tebalnya antara 1 6 m.
2.Arah endapan relative mendatar tapi cukup
tebal.
3.Sebaiknya untuk endapan vein, kemiringannya
harus lebih dari 45
o
. Dan untuk endapan yang
bukan vein kurang dari 45
o
4.Endapan bijih keras, tapi batuan induknya
boleh tidak kompeten mengingat hampir secara
langsung disangga dengan material filling.
5.Endapan bijih bernilai tinggi baik kadar maupun
harganya.
Keuntungan
1. Ventilasi mudah diatur
2. Dilusi seminimum mungkin
3. Dinding antara 2 stope yg berdekatan bisa
lebih tipis dibanding metode stoping yang
lain
4. Stope fleksibel mengikuti cebakan sempit
kadar tinggi
5. Stope stabil karena dengan yang lemah
disangga dengan waste filling
Kerugian
1. Butuh material filling yang banyak
2. Butuh buruh banyak untuk menangani
filling
3. Butuh banyak air untuk pulp
4. Semen dan pasir halus untuk filling bisa
menyumbat pompa/pipa
5. Output dari stope terbatas karena adanya
kegiatan filling
Cut and Fill
Let See Cut And Fill
Video
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
C H E C K I T
O U T . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ( ^ _ ^ )
TQ

Anda mungkin juga menyukai