Anda di halaman 1dari 7

III.

ENLARGEMENTS ASSOCIATED WITH SYSTEMIC DISEASE


Banyak penyakit sistemik dapat mengembangkan manifestasi oral, termasuk juga
gingival enlargement. Penyakit dan kondisi ini dapat mempengaruhi periodontium
dengan dua mekanisme yang berbeda, yaitu:
1. Pembesaran dari adanya inflamasi awal oleh dental plak (Conditioned
Enlargement), termasuk beberapa kondisi hormonal (seperti kehamilan dan
pubertas), penyakit nutrisional seperti defisiensi vitamin C, dan beberapa
kasus yang pengaruh sistemiknya tidak teridentifikasi (nonspecific conditioned
enlargement).
2. Manifestasi dari penyakit sistemik yang menyebabkan inflamasi gingiva
(Systemic Disease Causing Gingival Enlargement and Neoplastic
Enlargement)

1. Conditioned Enlargement
terjadi saat kondisi sistemik pasien berlebih atau penyimpangan respon
gingiva terhadap dental plak.
bakteri plak dibutuhkan sebagai permulaan pada tipe pembesaran gingiva ini.
a. Enlargement in Pregnancy
bisa terjadi marginal dan keseluruhan, atau single or multiple seperti tumor
ada peningkatan hormon progesteron dan estrogen pada trimester ketiga
akhir.
perubahan hormonal ini merangsang perubahan pada permeabilitas vaskular,
utamanya gingival edema dan peningkatan respon inflamasi terhadap dental
plak.
mikrobiotik subgingiva dapat juga mengalami perubahan, termasuk
peningkatan Provotella intermedia.

Marginal Enlargement. Biasanya merupakan hasil dari gangguan pada
inflamasi sebelumnya, dan insiden ini dilaporkan mulai dari 10% hingga 70%.
Pembesaran gingiva tidak terjadi tanpa adanya bakteri plak.
Gambaran klinis sangat bervariasi. Pembesaran ini biasanya menyeluruh dan
cenderung lebih menonjol di interproksimal daripada di permukaan fasial dan lingual.
Berwarna merah terang atau magenta soft, rapuh dan licin, permukaan mengkilap.
Perdarahan terjadi secara spontan atau jika ada rangsangan kecil.
Tumorlike Gingival Enlargement. Tumor kehamilan bukan merupakan
neoplasma, tapi merupakan respon inflamasi terhadap bakteri plak dan dimodifikasi
dengan kondisi pasien. Biasanya muncul setelah bulan ketiga dari kehamilan tapi
dapat terjadi lebih dulu. Insidensinya 1,8%-5%.
Lesi berbentuk discrete, seperti jamur yang datar berkoloni, menonjol dari
margin gingiva atau lebih dari interpoksimal space dan terikat oleh sessile atau
pedunculated base. Cenderung berekspamsi lateral dan menekan dari lidah dan pipi
terus menerus. Umumnya merah kehitam-hitaman atau magenta, licin, permukaan
mengkilap yang sering kelihatan banyak deep-red, bertanda. Merupakan lesi
superfisial dan biasanya tidak mengenai tulang dasar. Konsistensinya bervariasi,
biasanya keras, tapi mempunyai derajat yang bervariasi dari kelembutan dan
kerapuhan. Biasanya tidak disertai nyeri, namun jika ukuran dan bentuknya dapat
menyebabkan terakumulasinya debris di bawah margin atau menganggu oklusi,
pada kasus ini, nyeri ulserasi dapat terjadi.

b. Enlargement in Puberty
Terjadi pada laki-laki dan perempuan remaja, dan muncul di daerah akumulasi plak.
Biasanya ada hubungan dengan faktor lokal
Terjadi di marginal dan interdental; karakter bulat mencolok di interproksimal papilae
Gambaran klinis secara umum sama dengan penyakit inflamasi gingiva kronis.
Derajat pembesaran dan kecenderungan berkembangnya kekambuhan di dalam
hubungannya dengan berkurangnya deposit plak, yang membedakan dengan
pembesaran gingiva karena uncomplicated chronic inflammatory gingival
enlargement.
Pembesaran berkurang secara spontan, tapi tidak hilang sampai plak dan kalkulus
dibuang..


c. Deficiency Vit.C
Umumnya di kenal sebagai scurvy
Pada keadaan akut, tidak hanya keradangan tetapi juga perdarahan,
degenerasi kolagen dan oedem.
Clinical Features :
o Terdapat pada marginal
o Berwarna merah kebiruan
o Konsistensinya lunak
o Mudah berdarah
o Permukaan mengkilap
o Terdapat pseudomembrane

d. Plasma Cell Gingivitis
disebut juga atypical gingivitis dan plasma cell gingivostomatitis
Plasma Cell Gingivitis merupakan pembesaran margin gingival yang ringan
yang meluas ke attachement gingiva. Bila berbentuk local dinamakan plasma
cell granuloma.
Gambaran Klinis :
Gingiva berwarna merah, mudah pecah, kadang granular dam nudah
berdarah, berlokasi pada attachement gingiva.
Etiologi
Plasma cell gingivitis ini berhubungan dengan cheilitis dan glossitis, atau
mungkin alergi terhadap benda asing seperti komponen permen karet, pasta
gigi atau komponen makanan lain.

e. Nonspecific Conditioned Enlargement (Pyogenic Granuloma)
Pyogenic granuloma merupakan pembesaran gingival yang bentuknya menyerupai
tumor. Kondisi ini sejauh ini diduga muncul karena respon terhadap trauma minor.
Klinis:
Lesi bervariasi mulai berbentuk sferis discrete, massa berbentuk tumor yang
memiliki attachment berupa peduncula hingga pembesaran mirip keloid dengan
dasar yang luas. Permukaannya dapat berwarna merah terang hingga ungu, friable
hingga padat, serta biasanya disertai eksudasi purulen dan ulserasi permukaan.
HPA:
bentuknya berupa massa jaringan granulasi disertai infiltrasi sel-sel inflamatori
kronis. Pembentukan vaskularisasi baru yang jumlahnya banyak disertai proliferasi
endothelial. Epitel permukaan menjadi atrofik sebagian, sementara di bagian lain
hiperplastik.

2. Systemic Disease
a. Kelainan darah
Leukemia
Leukemia adalah keadaan di mana jumlah sel darah putih meningkat drastic
(>300.000/L) dalam sirkulasi organ dan jaringan, termasuk gingival. Manifestasi
padagingiva sering terdapat pada leukemia jenis akut, monositik, mielogenus dan
limfatik.
Klinis:
Leukemia akut=gingiva lunak, warnanya merah gelap, bengkak sangat besar (dapat
menutupi gigi), pendarahan spontan.
bisa difus/ marginal, dan terlokalisasi/seluruhnya
umumnya berwarna merah kebiruan dan permukaan mengkilap
konsistensinya setengah padat, tapi cenderung genjur dan hemorrhage
(pendarahan) terjadi secara spontan atau ada iritasi ringan
pasien juga mengalami inflamasi kronis simpel tan;pa melibatkan sel leukemik dan
memperlihatkan klinis dan gambaran mikroskopis seperti pasien tanpa penyakit
true leukemic enlargement sering terjadi pada leukemia akut, tapi terlihat seperti
subakut. Jarang pada leukemia kronis.
b. Granulomatous Disease
Wegeners Granulomatosis
- tanda khas oleh karena lesi acute granulomatous necrotizing dari saluran
pernafasan, termasuk ke hidung dan mulut
- penyakit tidak diketahui, mungkin berhubungan dengan imunologi sarcoidosis
Sarcoidosis
- penyakit granulomatous yang tidak diketahui penyebabnya
- biasanya mulai umur 20 30 th
- mengenai seluruh organ tubuh termasuk gingiva, warna merah, lunak, tidak sakit

Perubahan Gingiva yang Berhubungan dengan Bernafas Melalui Mulut
Gingivitis dan gingival enlargement sering terjadi pada orang yang memiliki
kebiasaan bernafas melalui mulut.
Tanda-tanda klinis :
- gingiva berwarna merah, edematous, permukaan gingival mengkilap
sering terjadi pada daerah anterior rahang atas