Anda di halaman 1dari 2

1.

Balanced Scorecard
Alat pengukuran kinerja yang menekankan pada keseimbangan antara ukuran-ukuran
strategis yang berlainan satu dengan yang lain, dalam usaha untuk mencapai keselarasan
tujuan sehingga mendorong karyawan bertindak demi kepentingan terbaik perusahaan.
2. Perspektif financial
Bagaimana kita berorientasi pada para pemegang saham.
3. Perspektif customer
Bagaimana kita bisa menjadi supplier utama yang paling bernilai bagi para customer.
4. Perspektif proses bisnis internal
Proses bisnis apa saja yang terbaik yang harus kita lakukan, dalam jangka panjang
maupun jangka pendek untuk mencapai tujuan finansial dan kepuasan customer.
5. Inovasi
Mengidentifikasi keinginan dan kebutuhan para pelanggan (yang sekarang dimiliki
maupun pelanggan potensial) dimasa kini dan yang akan datang
6. Operasi
Proses Pembuatan produk atau jasa. Pemasaran secara efektif produk dan jasa kepada
pelanggan
7. Pelayanan Purna Jual
Perusahaan berupaya memberikan manfaat tambahan kepada pelanggan dalam berbagai
bentuk layanan pasca transaksi jual beli
8. Break Even Point
Suatu analisis untuk menentukan dan mencari jumlah barang atau jasa yang harus dijual
kepada konsumen pada harga tertentu untuk menutupi biaya-biaya yang timbul serta
mendapatkan keuntungan / profit.
9. Pemberdayaan Karyawan
Ditinjau dari sudut pandang manajer adalah proses pemberian kesempatan kepada
karyawan mampu dalam merencanakan, mengendalikan, dan membuat keputusan
tentang pekerjaan yang menjadikan tanggung jawabnya. Sedangkan dari sudut pandang
karyawan adalah proses untuk meningkatkan keandalan dirinya agar dapat dipercaya
oleh manajer didalam merencanakan, mengendalikan dan membuat keputusan tentang
pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
10. Activity Measures
Output atau atribut fisik dari sebuah aktivitas.

11. Performance Measures
Mekanisme untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan organisasi dalam
menerapkan strategi.
12. Half-life metric
Tolak ukur yang dikembangkan oleh Art Schedeman untuk mengetahui jangka waktu
perbaikan proses kinerja sebesar 50%
13. Manufacturing Cycle Effectiveness
Ukuran yang menunjukkan persentase value added activities yang terdapat dalam suatu
aktivitas yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan value bagi customer.
14. Activity Based Costing
Sistem akumulasi biaya dan pembebanan biaya ke produk dengan menggunakan
berbagai cost driver, dilakukan dengan menelusuri biaya dari aktivitas dan setelah itu
menelusuri biaya dari aktivitas ke produk.
15. Total Quality Management
Suatu pendekatan dalam menjalankan bisnis untuk memaksimumkan daya saing
organisasi melalui perbaikan secara terus-menerus.