Anda di halaman 1dari 15

Rangkaian Sirine Sederhana

Kelompok BB
OGES FOLER ( 3331110835 )
ANGGA RAHARDIAN MUSTOFA ( 3331110704 )
AL AFGHANI ( 3331110431 )
ANDJAS APRI N.C. ( 3331112127 )
MULYA MAUDUDY (NR) ( 3331103302 )
MAULANA IBRAHIM ( 3331111415 )
HIDMA ROFI ( 3331110636 )
ANDI SALIM ( 3331111038 )
FAJAR MAULANA ( 3331111358 )
RICKY HIKMATULLAH ( 3331112188 )
FITRIA EKO J ( 3331111393 )
RUBEN AUSTIN ( 3331111022 )

LATAR BELAKANG
Dalam kehidupan saat ini kejahatan sering terjadi, untuk mengatasi
kejahatan dalam skala cukup besar, satu atau dua orang penjaga tidak dapat
mengatasinya. Oleh karena itu, mereka harus memanggil bantuan. Dan untuk
mengatasi masalah tersebut, maka dibuatlah alat yang disebut sirine, yang
berfungsi memberitahukan kepada masyarakat atau pun orang di sekitar akan
keadaan darurat yang tengah terjadi.
Pada kesempatan ini praktikan mencoba membuat alat sirine, dalam
contoh ini adalah sirine sebagai tanda peringatan dan menyajikan informasi
tentang pembuatan alat sirine itu pada jurnal ini.
RUMUSAN MASALAH
Karena luasnya ruang lingkup mengenai
elektronika, maka penulis merumuskan masalah
yang akan dibahas, pada hal - hal yang
menyangkut pada pembuatan dari alat sirine saja
yang bertujuan untuk mempermudah dalam
pemahaman dan pengertian tentang masalah
masalah pada sirine.
TUJUAN
Adapun tujuan lebih lanjut dari penulisan laporan ini
adalah :

Memberikan penjelasan dan cara kerja secara garis besar
dari alat peraga yang telah dibuat yaitu Sirine.
Memberikan pengenalan dasar tentang rangkaian elektronik
serta komponen komponen dalam perangkat elektronika.
Sebagai tuntutan untuk memenuhi tugas praktek fisika
dasar.
Menambah wawasan praktikan dalam penerapan ilmu
ilmu fisika dasar.
Melatih praktikan dalam karya tulis dengan membuat
jurnal.

SIRINE
Sirine adalah sebuah perangkat elektronik
dimana output dari rangkaian sirine ini adalah dalam
bentuk gelombang suara atau bunyi, yang keluar
pada speaker. Sirine ini berfungsi sebagai alat
pemberitahu atau peringatan, sehingga pengaruh
suara dalam penyajiannya sangat diperlukan untuk
menarik perhatian pendengar, sehingga orang yang
mendengar suara atau bunyi tersebut dapat langsung
mengetahui bahwa suara atau bunyi yang didengar
itu adalah suara sirine dan disini sirine berfungsi
sebagai alat pemberitahu atau peringatan.

KOMPONEN KOMPONEN
SIRINE
Resistor
Kapasitor
Transistor
Speaker
Kabel
Solder
Timah
Multitester
Catu Daya
Pengatur hambatan

RESISTOR

Resistor adalah komponen elektronik dua kutub yang didesain untuk
menahan arus listrik dengan memproduksi tegangan listrik di antara kedua kutubnya,
nilai tegangan terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir,
berdasarkan hukum Ohm:
V = I . R ... ( 1 )
R = V / R ... ( 2 )
Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik,
dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat
dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang
dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel - kronium).

KAPASITOR
Kapasitor atau kondensator adalah alat untuk menyimpan energi didalam
medan listrik dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal
dari muatan listrik. Kondensator memiliki satuan yang disebut Farad dari
nama Michael Faraday. Kondensator juga dikenal sebagai "kapasitor", namun
kata "kondensator" masih dipakai hingga saat ini. Pertama disebut
oleh Alessandro Volta seorang ilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari bahasa
Itali condensatore), berkenaan dengan kemampuan alat untuk menyimpan
suatu muatan listrik yang tinggi dibanding komponen lainnya.
TRANSISTOR
Transistor adalah alat semi konduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai
sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilasi tegangan, modulasi signal atau
sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi seperti kran listrik, dimana
berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan
pengaliran listrik yang sangat akurat dari sumber listriknya. Pada umumnya transistor
memilki tiga terminal, yaitu basis (B), emitor (E) dan kolektor (C). Tegangan yang disatu
terminalnya misalnya emitor dapat dipakai untuk mengatur arus dan tegangan yang
lebih besar daripada arus input basis, yaitu pada keluaran tegangan dan arus output
kolektor.

SPEAKER
Pengeras suara (bahasa Inggris: loud
speaker atau speaker) adalah transduser yang
mengubah sinyal elektrik ke frekuensi
audio (suara) dengan cara menggetarkan
komponennya yang berbentuk membran.

DIODA
Dalam elektronika, dioda adalah komponen aktif bersaluran dua (diode termionik mungkin
memiliki saluran ketiga sebagai pemanas). Dioda mempunyai dua elektrode aktif dimana isyarat
listrik dapat mengalir, dan kebanyakan diode digunakan karena karakteristik satu arah yang
dimilikinya. Dioda varikap (Variable Capacitor / kondensator variabel) digunakan
sebagai kondensator terkendali tegangan.
Sifat kesearahan yang dimiliki sebagian besar jenis diode seringkali disebut karakteristik
menyearahkan. Fungsi paling umum dari diode adalah untuk memperbolehkan arus listrik
mengalir dalam suatu arah (disebut kondisi panjar maju) dan untuk menahan arus dari arah
sebaliknya (disebut kondisi panjar mundur). Karenanya, diode dapat dianggap sebagai versi
elektronik dari katup pada transmisi cairan.
DIAGRAM ALIR SIRINE
CATU DAYA
( INPUT SUMBER LISTRIK )
DIODA
SPEAKER
( OUTPUT SUARA SIRINE )
RANGKAIAN SIRINE
PROSEDUR PERCOBAAN
Rakit rangkaian seperti Gambar Rancangan Alat.
Setelah merakit komponen tersebut, cek sekali lagi apakah
pemasangan kaki kaki komponen tidak ada yang salah.
Jika semuanya sudah benar, hubungkan dengan catu daya 3
volt samapi 6 volt DC, sebaiknya jangan melebihi 6 volt.
Jika melebihi 6 volt suara yang dihasilkan akan lebih keras,
tetapi TR2 akan lebih cepat dan cepat rusak.
Atur lentingan suara dengan mengubah besar kecilnya
hambatan pada VR.
Jika ingin mengubah frekuensi nada, dapat dilakukan
dengan mengubah nilai C1. Semakin besar nilai C1,
semakin rendah nada yang dihasilkan.
Sirine sederhana sudah jadi dan dapat di coba.


GAMBAR RANGKAIAN ALAT
SEKIAN & TERIMA KASIH
KELOMPOK
BB