Anda di halaman 1dari 13

TUGAS

STRUKTUR BETON
BERTULANG II
KELOMPOK 5
WAHYU TANADY (12 0404 143)
PRAYOGO LIUPUTRA (12 0404 166)
VICTOR (12 0404 120)
YOSUA G C SIANIPAR (12 0404 147)
BAGUS HERIAWAN (12 0404
MICHAEL KIELSON (12 0404 076)
LARRY DJONO (12 0404 072)
Soal Struktur Beton Bertulang
Suatu sistem struktur lantai seperti tampak
gambar 7.4 terdiri dari plat penulangan satu arah
menerus didukung oleh balok-balok struktur
menerus. Beban bekerja pada lantai terdiri dari
beban mati 1,2 Kpa (tidak termasuk berat sendiri
plat),Beban hidup 10 Kpa, Fc = 20 Mpa ,Fy = 300
Mpa.
Tentukan dan rencanakan plat lantai dengan
penulangan satu arah !

Gambar 7.4
3,9m
3,9m
300 300 300 3600 3600 3600
Balok Spandrel
Bentang Ujung Bentang Dalam
Penyelesaian
Perbedaan mendasar dibandingkan dengan
perencanaan lentur seperti yang dibahas dahulu
adalah bentang- bentang bersambungan sehingga
membentuk struktur menerus dan untuk
menentukan momen dan gaya geser digunakan
persamaan dari koefisien SK SNI 2002
Tebal plat :
Plat dirancang dengan berdasarkan persyaratan ketebalan
minimum SK-SNI 2002 Tabel 9.5a kemudian dengan
tebal yang didapat diperkirakan berat sendiri plat
Plat dengan kedua tepi ujung menerus


Plat dengan satu tepi menerus


Berdasarkan hasil tersebut ditentukan tebal plat
125mm harap dicatat bahwa perhitungan
menggunakan satuan lebar b = 1m
Menentukan beban :
Beban mati plat = 0,125 x 23 = 2,875 Kpa
Beban mati total = 1,2 + 2,875 = 4,075 Kpa
Wu = 1,2 WDL + 1,6 WLL = 20,89 Kpa (Beban rencana)
Untuk perencanaan tiap lebar 1m maka Wu = 20,89 KN/m

Menentukan momen dan gaya geser
Dengan menggunakan persamaan momen dan
mengacu pada gambar 7.1 dan 7.4 momen dapat
ditentukan sebagai berikut :

Dengan cara yang sama dan menggunakan koefisien yang sesuai gaya geser
dapat ditentukan pula
Pada dukungan permukaan sebelah dalam dibentang ujung (eksterior)
Vu = 1,15(1/2 Wuln) = 43,24 KN
Sedangkan pada dukungan lainnya
Vu = Wuln = 37,60 KN
Perencanaan Plat :
Dengan perkiraan batang tulangan D10 yang akan dipakai sebagai tulangan
tarik pokok selimut beton 20 mm tebal plat 125mm maka nilai D dapat
ditentukan.
D= 125 5 20 = 100 mm
Perencanaan penulangan baja :

dari beberapa nilai momen pilihlah nilai terbesar didapat momen yang terjadi
pada muka dukungan dalam yang pertama dari bentang ujung.
Mu = 0,10 Wu(ln)(ln) = 27,07 KNm
Mr = b(d)(d) k
Karena perencanaan menggunakan Mu=Mr sebagai limit maka :
Kperlu = Mu/Mr = 3,3838 Mpa
Dari Tabel A.15
= 0,017 < maks = 0,0241
As perlu = bd = 1270mm2
Dengan cara yang sama dicari luas batang
tulangan baja yang diperlukan untuk tempat
lain yang nilainya lebih kecil dari nilai
maksimum tersebut didalam ungkapan berikut
Kperlu = Mu / Mr
Kecuali Mu nilainya tetap sehingga dapat
dilakukan penyederhanaan sebagai berikut :

Lokasi K(Mpa) perlu As
Eksterior

Balok tepi

Tengah bentang


1,4100

2,4175


0,049

0,087


490

870
Interior

Balok interior

Tengah bentang


3,0763

2,1150


0,0114

0,0075


1140

750
Jarak spasi maksimum yang diijinkan adalah
nilai terkecil dari 3h dan 500 mm
3h = 375mm
Pemeriksaan Kuat Geser :


Dengan demikian maka tidak diperlukan
mengunakan penulangan geser.
Pemeriksaan penjangkaran batang tulanagan
balok :
Prosedur pada BAB 6
1. Panjang penyaluran dasar : 234mm dari tabel
A39
2. Faktor modifikasi untuk batang tulangan
puncak gunakan 1,4 untuk batang dengan
jarak spasi lebih dari 150mm digunakan 0.8


As perlu = 870 mm2
As = D13-300 = 442,40mm2
As= D16-300 = 670,20mm2
As perlu = 750mm2
As= D13-150 = 884,90 mm2
3. Dengan demikian, maka panjang penyaluran dasar adalah
Ld perlu = 233mm
4. Lhb = 291mm
5.Dengan menggunakan faktor modifikasi
Ldh = 194mm
6.Pemeriksaan terhadap lebar balok diperlukan
194 + 40 = 234 < 300 yang berarti masi tersedia
Tempat
Tempat pemberhentian batang tulangan baja :
Untuk jenis struktur umum pola penghentian pada
pemotongan tulangan sebagaimana disarankan seperti
gambar 7.3 dapat digunakan tempat pemberhentian batang
tulangan ditentukan sedimikian rupa sehingga berada didaerah
desak.


Tebal plat 125
D16-150
3600
D13-300
D13-300c
Minimum
150
300
3600
Minimum
150
300
D13-300
D13-300
40
bersih