Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PRAKTIKUM METABOLISME

REAKSI HOPKINS-COLE
KELOMPOK 9 :
1. DIAN KURVAYANTI I (120306501!"
2. DENYS ARLIANOVITA (1203065019"
3. BELLA #IDDIINI R (1203065021"
. ELLA $AHYUNI (1203065039"
5. NURUL #ATHONAH (1203065050"
PEND. SAINS A 2012
UNIVERSITAS NE%ERI SURABAYA
#AKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PEN%ETAHUAN ALAM
PRODI PENDIDIKAN SAINS
201
A. &'(') P*+,-.//0 : Reaksi Hopkins-Cole
B. T'1'/0 P*+,-.//0 : Menguji kandungan Tryptophan pada bahan makanan
C. K/12/0 T*-+2 :
Uji Hopkins-Cole digunakan untuk menunjukan inti indol asam aminotriptofan yang
ditandai dengan terbentuknya cincin berwarna ungu pada sampel percobaan !adi reaksi
Hopkins-Cole merupakan cara untuk menguji keberadaan "sam amino tryptofan pada
bahan makanan #ereaksi Hopkins Cole mengandung asam glioksilat $Hg%&
'
( #rinsip uji
Hopkins-Cole adalah kondensasi inti indol dengan aldehid dimana jika terdapat asam kuat
yang menyebabkan terbentuknya cincin ungu pada bidang batas Reaksi tersebut hanya
akan berhasil jika ada oksidator kuat) seperti senyawa H
*
%&' yang digunakan pada
percobaan ini +ungsi penambahan asam sulfat ini adalah sebagai oksidator agar terbentuk
cincin ungu pada larutan sampel $#oedjiadi *,,-(
.ambar /0 Reaksi Hopkins-Cole $!oshy dan %araswat *,,*(
.ambar /* .ugus asam amino Triptofan $1uwono Triwibowo *,,2(
3arutan protein yang mengandung tryptofan direaksikan dengan asam glioksilat)
kemudian ditambahkan asam sulfat pekat sehingga membentuk larutan pekat berwarna
4iolet
D. R/0,/03/0 P*+,-.//0
0 .ambar Rangkaian
a b
0 m3
formaldehid
3arutan protein
encer
0 tetes
larutan
millon
.ambar 0 3arutan " dari larutan protein
encer
.ambar * 3arutan " dari larutan protein
encer dicampuran 0 m3 formaldehid dan
0 tetes larutan millon
c
.ambar / 3arutan 5 dari larutan protein
pekat
d
.ambar ' 3arutan 5 dari larutan protein
pekat dicampuran 0 m3 formaldehid dan
0 tetes larutan millon
* "lat dan 5ahan
"lat:
- Tabung reaksi
- #ipet tetes
- Rak tabung
* buah
' buah
0 buah
5ahan:
- 3arutan Millon
- 3arutan +ormaldehid
- 3arutan H
*
%&
'

- #utih Telor
0, m3
0, m3
0, m3
0, m3
/ %ifat +isika dan %ifat 6imia bahan
3arutan protein encer
3arutan protein pekat
0 m3
formaldehid
3arutan protein
pekat
0 tetes
larutan
millon
0( %ifat +isika
a +ormaldehid : cairan jernih $tidak berwarna() berbau menusuk) titik didih dan
titik cair yaitu 78
o
C dan 902
o
C
b H
*
%&
'
:
- "sam sulfat murni berupa cairan bening seperti minyak
- H
*
%&
'
anhidrat adalah cairan yang sangat polar
- 6onstanta kesetimbangan autopirolisisnya adalalah
6
ap
$*2 :C(; <H
/
%&
'
=
><H%&
'
?
> ; *)- @ 0,
?'

*( %ifat 6imia
a +ormaldehid :
5erat jenis dan pH : 0,A grBcm
/
dan *A
Colatilasi $*0
o
C( : 0,,
6epadatan uap $0 atm(: 0,'
Tekanan Uap: 0/ D pada *,
b. H
*
%&
'
:
- Reaksi hidrasi asam sulfat sangatlah eksotermik
- asam sulfat bereaksi dengan kebanyakan basa) menghasilkan garam sulfat
- "sam sulfat bereaksi dengan kebanyakan logam 4ia reaksi penggantian
tunggal) menghasilkan gas hidrogen dan logam sulfat
' 3angkah #ercobaan
3angkah pertama membuat larutan " yaitu protein encer dan larutan 5 yaitu
protein pekat 3alu masing-masing larutan di teteskan 0 m3 formaldehid dan 0 tetes
larutan millon melalui dinding tabung 6emudian mengocok hingga terjadi * lapisan
3angkah terakhir adalah mengamati perubahan warna dan adanya endapan yang
terjadi kemudian mencatat pada tabel pengamatan
E. H/42) P*03/5/6/0
Eari praktikum yang telah kami lakukan di dapat data hasil pengamatan sebagai berikut
N- B/7/0 P*+)/8'/0
P*03/5/6/0
S*.*)'5 S*4'(/7
0
#rotein cair
+ormaldehid
Milon
H
*
%&
'
Eicampur
lalu
dikocok
Farna putih
bening
5ening
5ening
5ening
o Terbentuk *
lapisan dan ada
lingkaran warna
ungu
*
#rotein pekat
+ormaldehid
Milon
H
*
%&
'
Eicampur
lalu
dikocok
Farnanya
kuning
bening
5ening
5ening
o Terbentuk *
lapisan 3apisan
pertama
berwarna
bening
5ening
kekuningan dan
lapisan kedua
seperti endapan
berwarna
orange
keunguan
#. A0/)2424 D/6/
#ada tabel dapat dilihat bahwa pada percobaan 0 dengan menggunakan bahan
uji berupa protein $putih telur( yang telah diencerkan) kemudian di campur dengan
reagen serta H
*
%&
'
Eari percobaan ini diperoleh perubahan pada keadaan sebelum
perlakuan dan sesudah perlakuan %emua bahan yang digunakan awalnya berwarna
beningB putih bening 6emudian setelah diperlakukan dengan dicampur dan dikocok
muncul * lapisan serta adanya cincin atau lingkaran ungu
%edangkan pada percobaan *) bahan yang digunakan adalah sampel protein
$putih telur( pekat) kemudian dicampur dengan reagen dan H
*
%&
'
Eari percobaan *
diperoleh hasil perubahan yang berbeda dari percobaan 0 #ada percobaan * perubahan
yang terjadi adalah setelah perlakuan) terbentuk pula * lapisan Gamun tidak terbentuk
cincin ungu 3apisan pertamaB atas berwarna bening kekuningan) sedangkan lapisan
kedua berbentuk seperti endapan berwarna putih dibagian bawah dan orange keunguan
dibagian atas
%. D248'42
Tryptofan merupakan satu dari *, asam amino penyusun protein yang bersifat
esensial bagi manusia 5entuk yang umum pada mamalia adalah) seperti asam amino
lainnya) 3-triptofan Meskipun demikian E-triptofan ditemukan pula di alam .ugus
fungsional yang dimiliki triptofan) indol) tidak dimiliki asam-asam amino dasar lainnya
Tryptofan bisa ditemukan pada telur) terutama bagian putih telur
Eari data dapat diketahui bahwa uji protein Hopkins Cole yang pertama
menggunakan bahan protein cair) formaldehid) milon dan H
*
%&
'
6etika semua bahan
telah dicampur terbentuk * lapisan dan ada lingkaran berwarna ungu Hal ini
menunjukkan bahwa protein cair ini positif mengandung triptofan Triptofan ini
mengandung gugus indol yang akan berkondensasi dengan aldehid bila ada asam kuat
yaitu H
*
%&
'
sehingga terbentuk cincin berwarna ungu dibagian atas Ealam hal ini
sebagai H
*
%&
'
oksidator kuat
Eengan reaksi :
6edua menggunakan bahan protein pekat) formaldehid) milon dan H
*
%&
'

6etika semua bahan telah dicampur terbentuk * lapisan 3apisan pertama berwarna
bening kekuningan dan lapisan kedua seperti endapan berwarna orange keunguan Hal
ini menunjukkan bahwa protein pekat ini negatif mengandung triptofan Cincin warna
ungu akan terbentuk jika triptofan mengandung gugus indol yang akan berkondensasi
dengan aldehid bila ada asam kuat yaitu H
*
%&
'
#rotein pekat ini tidak mengandung
triptofan sehingga tidak terbentuk cincin warna ungu pada bagian atas "dapun endapan
putih ini akibat penambahan milon "pabila milon ditambahkan pada senyawa protein
yang mengandung asam amino dengan rantai samping gugus fenolik akan menghasilkan
endapan warna putih yang akan berubah menjadi merah jika dipanaskan %edangkan
warna kuning berasal dari warna protein pekatnya yang mengakibatkan lapisan kedua
seperti endapan berwarna putih kekuningan atau orange
H. K*4259')/0
Uji triptofan pada protein dapat dilakukan dengan mencampurkan protein
dengan reagen Hopkins cole) diantaranya berbahan formaldehid) milon) dan penambahan
H
*
%&
'
sebagai oksidator kuat Uji triptofan dikatakan positif jika terbentuk cincin ungu
pada campuran Reaksi yang terjadi pada uji triptofan ini adalah
LAMPIRAN
5ahan-bahan yang digunakan yaitu H
*
%&
'
) +ormaldehid) dan Milon
#ada protein cair terbentuk dua lapisan
dengan lingkar ungu pudar
#ada protein pekat terbentuk dua
lapisan yaitu adanya endapan
#erbedaan yang terlihat antara menggunakan protein cair dan protein pekat
DA#TAR PUSTAKA
#oedjadi) "na dan Titin %upriyanti 077' Easar-dasar 5iokimia !akarta: Uni4ersitas
Hndonesia
Firahadikusuma) Muhamad *,,0 5iokimia: #rotein) InJim dan "sam Gukleat 5andung:
#enerbit HT5
%ari)Risna dkk*,,73aporan #raktikum 5iokim #rotein
http://www.scribd.com/doc/75367880/62148145-Laporan-Praktikum-iokim-
Prot!in-1 diakses pada tanggal / !uni *,0' #ukul ,802 FH5