Anda di halaman 1dari 5

TUGAS MATA KULIAH PSIKOLOGI SOSIAL

DAMPAK TINGKAH LAKU MANUSIA DILIHAT DARI SEGI PERSEPSI,


MEMORY DAN KEBUTUHAN





NAMA : NILA TRIE AGUSTIN
NIM : E12111001
JURUSAN : ILMU PEMERINTAHAN


DAMPAK TINGKAH LAKU MANUSIA JIKA DILIHAT DARI SEGI PERSEPSI, MEMORY,
DAN KEBUTUHAN.

Banyaknya ketidakpuasan dan komplain masyarakat atas kinerja pejabat publik di dalam
memberikan pelayanan selama ini mengindikasikan kurangnya kesadaran para pejabat publik
terhadap nilai-nilai, norma-norma, falsafah kerja, serta orientasi kerja. Hal ini dapat dilihat dari
sejumlah kasus yang terjadi yang mengindikasikan penyimpangan perilaku di kalangan pejabat
publik, misalnya kasus kavling gate, korupsi, dan sejenisnya. Padahal dalam konteks masyarakat
yang patrimonial, perilaku pemimpin menjadi contoh yang diteladani masyarakat.
Akibatnya, perilaku pejabat publik pada Pemerintah cenderung mengarah pada perilaku yang
tidak diharapkan, sebagaimana diindikasikan dari banyaknya perilaku yang mengarah pada
ritualisme, kejahatan kerah putih, penyuapan, dan menerima suap (kickbacks). Kondisi ini
terbentuk dipengaruhi oleh faktor-faktor nilai dan norma kolektif yang membentuk budaya
organisasi serta faktor-faktor kontrol sosial dan situasi anomi yang menentukan perilaku pejabat
publik. Disini saya akan membahas mengenai dampak tingkah laku manusia dilihat dari segi
persepsi, memory, dan kebutuhan.

1. Persepsi
Dimasa depan pemerintah sudah terlalu besar untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan
kecil tetapi terlalu kecil untuk dapat menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi
masyarakat. Pemerintah akan menghadapi masyarakat yang semakin cerdas dan masyarakat yang
semakin banyak tuntutan.
Menyikapi hal tersebut pemerintah menyamakan presepsi nya dengan masyarakat harus
mengubah cara pandang, perilaku, dan caranya mengelola sektor publik ini secara moderen.
Hal penting yang perlu mendapat perhatian adalah bahwa pendapat masyarakat ternyata harus
diekspresikan, sehingga bisa diketahui apakah masyarakat menyetujui atau menolak suatu issu
tersebut. Dalam kajian Ilmu Komunikasi mengekspesikan pendapat merupakan bagian dari
proses komunikasi. Ada orang yang bertindak sebagai penyampai pesan (komunikator),
penerima pesan (komunikan), pesan yang ingin disampaikan, melalui media apa pesan tersebut
disampaikan, dan apa saja efek yang muncul, bisa jadi berupa perubahan pendapat, sikap dan
maupun perubahan perilaku.
Dukungan bagi pemerintah akan mendapatkan sambutan, jika pemerintah mau memperhatikan
apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat.
Cara pemerintah untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan masyarakatnya yakni dengan
konsisten memantau pendapat umun (public opinion) dalam berbagai soalan. Seperti yang tertera
pada judul tulisan ini, bahwa public opinion merupakan wujud eksperesi dari pendapat
masyarakat. Jika pemerintah mengetahui apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat,
mudah-mudahan dukungan positif akan mengalir. Pembangunan akan lancer dan Negara kita
bisa bangkit menyamai Negara tetangga. Pembangunan yang lancer akan menuju kepada
kehidupan yang lebih baik.

2. Memory
Indonesia adalah sebuah Negara yang berdaulat karena kemerdekaannya sudah diakui oleh
dunia. Perjalanan panjang dalam memperebutkan kemerdekaan itu tentu tidak perlu saya ulas di
sini karena yang terpenting ialah bagaimana kita mampu melanjutkan kemerdekaan itu dengan
sebaik-baiknya, tidak menjadi pengkhianat apalagi duri dalam daging bagi kemerdekaan yang
telah diperjuangkan dengan susah payah ini. Disamping kemerdekaan Negara yang sudah diakui
oleh dunia, bahwa Indonesia juga memiliki wilayah kekuasaan yang cukup strategis. Dikatakan
strategis karena wilayah kita merupakan wilayah kepulauan, hal ini berarti peluang besar untuk
menjadi juragan dinegeri sendiri sesungguhnya lebih terbuka lebar.

Bagaimana manusia mengingat masa lalunya adalah salah satu pertanyaan utama yang menjadi
perhatian banyak sarjana dan peneliti dari pelbagai macam disiplin ilmu, mulai dari biologi,
psikologi, filsafat, antropologi hingga sosiologi. Jalan panjang dalam rangka menjawab
pertanyaan diatas setidaknya telah menghasilkan banyak temuan dan teori. Studi tentang
mengingat (remembering) dan tentang ingatan (memory) dalam perspektif ingatan individual
(individual memory) terutama dalam model kognitif atau yang sering juga disebut dengan model
pengolahan informasi (human information processing).
Memory atau ingatan kolektif adalah: ingatan, gambaran, pengetahuan tentang masa lalu yang
dikenang secara bersama oleh individu-individu yang ada dalam kelompok. Ingatan tersebut
sifatnya dibagi (shared). Ditransmisikan, dan dilanggengkan bersama lewat proses diskursif
(komunikasi, bahasa, tulisan, percakapan, dialog, diskusi, dll) atau juga lewat tindakan nyata
(bodily practices) seperti perayaan dan upacara (commeration), pergerakan sosial (social
movement).

Dalam hal ini, antara ingatan individual dan ingatan kolektif saling melengkapi satu sama lain,
dalam arti kata proses berbagi bersama secara sosial (social sharing) akan membingkai dan
mengarahkan persepsi dan ingatan masing-masing individu tentang masa lalu, dan semacam
narasi tentang hal itu akan timbul dalam kelompok. Isu dalam ingatan kolektif bukan sekedar
apa yang diingat tetapi mengapa itu yang diingat dan bagaimana mengingatnya.

3. Kebutuhan
Inilah keadaan yang sedang terjadi di Indonesia Negara paling korup nomor 5 setelah Negara
Kamerun dari 146 negara di dunia, baik dari aspek moral sampai kekuasaan semua telah
terdegradasi dari nilai kehidupan yang sesungguhnya. yaitu hidup dengan idealisme Negara
timur yang dijunjung tinggi di Negara ini.
Budaya Korupsi terjadi karena bebarapa factor yang mempengaruhi,
Pertama, kurangnya penghayatan atas ajaran yang dianutnya, sehingga moral tergadaikan dengan
hal yang sifatnya materi saja. lebih parah lagi Negara Indonesia yang dikenal dengan Negara
yang berpenduduk mayoritas muslim sekarang dipandang oleh Negara lain dengan sebelah mata
karena perkara korupsi yang sering muncul sekarang ini.
Kedua, lingkungan pekerjaan yang mendukung juga menjadi aspek penting yang mendukung
para pejabat melakukan tidakan korupsi tanpa ada rasa takut sekalipun karena semua yang ada
dalam lingkungan itu memiliki idealisme yang sama yaitu idealime materalistik.
Ketiga, karena kebutuhan keluarga yang hanya mengedepankan sifat materialisme sehingga para
pejabat negeri ini berlomba-lomba untuk menebalkan kantongnya sendiri tanpa menilik ke
belakang nasib para rakyat nantinya akan menjadi seperti apa?inilah kebodohan para pejabat
negeri yang tak berdemokrasi dengan rakyat.
Jika semua pejabat hanya mengedepankan materi tanpa kinerja yang baik, semuanya hanya
memperkaya diri sendiri dan memiskinkan para rakyat yang akan merasakan penderitaan.